Uts landasan problematika pendidikan

496 views

Published on

  • Be the first to like this

Uts landasan problematika pendidikan

  1. 1. 1PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNOLOGI PENDIDIKANFKIP UNIVERSITAS SRIWIJAYAUjian Tengah SemesterNama : Feralia Eka PutriNIM : 06122603052Mata Kuliah : Landasan-landasandanProblematika KependidikanSemester/Kelas : I / Jumat-SabtuDosen : 1. Dr. Aisyah A.R.2. Dr. YosefSoal:Landasan-landasan pendidikan merupakan dasar-dasar yang pentinguntuk diperhatikan dan dipertimbangkan oleh siapapun yang inginberkecimpung di dalam dunia pendidikan.Landasan-landasan yang telah didiskusikan di kelas---filosofis, hukum,psikologis, sosial-budaya, historis, ekonomi, teknologi, teori dan konsepsistem---sedikit banyak telah memberikan wawasan kepada Anda untukmengkaji lebih mendalam dari yang telah dibahas bersama-sama.Sehubungan dengan pembahasan tersebut, lakukanlah refleksi terhadapmasing-masing landasan terkait dengan apa yang telah Anda pahami,yang masih Anda ragukan, dan yang Anda ingin ketahui lebih lanjut.Uraikan pula partisipasi Anda di kelas dalam mendiskusikan masing-masing landasan dimaksud.Jawab:Pendidikan akan dapat dilaksanakan secara mantap, jelas arah tujuannya,relevan isi kurikulumnya, serta efektif dan efisien metode atau cara-carapelaksanaannya hanya apabila dilaksanakan dengan mengacu padasuatu landasan yang kokoh. Sebab itu, sebelum melaksanakanpendidikan, para pendidik perlu terlebih dahulu memperkokoh landasanpendidikannya. Berikut ini saya akan menjelaskan tentang landasan-
  2. 2. 2landasan pendidikan : landasan filosofis, landasan hukum, landasanpsikologis, landasan sosial-budaya, landasan historis, landasan ekonomi,landasan teknologi, landasan teori dan konsep sistem.Landasan Filosofis Pendidikan berarti berkenaan dengan tujuanfilosofis suatu praktik pendidikan sebagai sebuah ilmu. Oleh karena itu,kajian yang dapat dilakukan untuk memahami landasan filosofispendidikan adalah dengan menggunakan pendekatan filsafat ilmu yangmeliputi tiga bidang kajian yaitu ontologi, epistimologi dan aksiologi. Adaberbagai aliran filsafat, antara lain: Idealisme, Realisme, Pragmatisme,Pancasila dan lain sebagainya.Dari landasan filosofis pendidikan, hal yang telah saya pahamiadalah peranan dari filosofis pendidikan itu sendiri yaitu memberikanrambu-rambu mapa dan bagaimana seharusnya pendidikan dilaksanakan.Rambu-rambu tersebut bertolak pada kaidah metafisika, epistemologi danaksiologi pendidikan sebagaimana studi dalam filsafat pendidikan. Haltersebut dapat terlihat dari profesionalisme guru. Kemampuan guru untukmelakukan tugas pokoknya sebagai pendidik dan pengajar meliputikemampuan merencanakan, melakukan, dan melaksanakan evaluasipembelajaran haruslah dilandasi oleh filososis pendidikan.Hal yang masih saya ragukan dalam landasan filosofis pendidikanadalah ketika beberapa aliran filsafat berpengaruh terhadap kegiatanpendidikan. Contoh: Penganut Realisme antara lain berpendapat bahwa“pengetahuan yang benar diperoleh manusia melalui pengalaman diri”.Implikasinya, penganut Realisme hanya mengutamakan metode mengajaryang memberikan kesempatan kepada para siswa untuk memperolehpengetahuan melalui pengalaman langsung.
  3. 3. 3Hal yang ingin saya ketahui lebih lanjut adalah sejauh mana landasanfilosofis dapat memberikan pengaruh terhadap pendidikan?Ketika presentasi kelompok landasan filosofis saya mengikuti jalannyadiskusi, mendengarkan dengan seksama dan membuat beberapa catatanpenting.Misalnya mengenai hubungan filsafat dan teori-teori dalampendidikan dan filsafat pendidikan.Landasan yuridis atau hukum pendidikan, yaitu asumsi-asumsi yangbersumber dari peraturan perundang-undangan yang berlaku yangmenjadi titik tolak dalam rangka praktek pendidikan dan atau studipendidikan. Landasan yuridis pendidikan Indonesia dapat juga diartikansebagai seperangkat konsep peraturan perundang-undangan yangmenjadi titik tolak sistem pendidikan Indonesia, yang meliputi : 1) UUD1945 sebagai Landasan Yuridis Pendidikan Indonesia, 2) Pancasilasebagai Landasan Idiil Sistem Pendidikan Indonesia, 3) Ketetapan MPRsebagai Landasan Yuridis Pendidikan Nasional 4) Undang-Undang danPeraturan Pemerintah sebagai Landasan Yuridis Pendidikan Nasional, 5)Keputusan Presiden sebagai Landasan Yuridis Pelaksanaan PendidikanNasional, 6) Keputusan Menteri sebagai Landasan Yuridis PelaksanaanPendidikan Nasional, 7) Instruksi Menteri sebagai Landasan yuridisPelaksanaan Pendidikan Nasional.Dari landasan hukum pendidikan, hal yang telah saya pahami adalahimplikasi landasan hukum pendidikan di Indonesia yang ditandaidengan adanya politik pendidikan. Politik pendidikan yang dimaksudtermanifestasikan dalam kebijakan-kebijakan strategis pemerintah dalambidang pendidikan. Munculnya UU mengenai guru menunjukkan adanyakebijakan politik pendidikan di era reformasi. Kebijakan ini ditandai dengandikeluarkannya Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional N0 20 tahun2003. Perlunya pemberdayaan pendidikan sebagai bagian penting dari
  4. 4. 4proses politik di Indonesia, khususnya politik karakter bangsa daripembangunan. Artinya landasan politik merupakan unsur penting untukmelatih jiwa masyarakat, berbangsa dan bertanah air dan juga dapatdimaknai sebagai suatu studi untuk mengkritisi suatu sistem pemerintahandan pemerintah yang bila memungkinkan melakukan penyimpanganamanat.Namun masih ada saya ragukan adalah hal-hal yang berkaitandengan pelaksanaan dari UU Pendidikan yang tercantum dalamUndang Undang Dasar 1945, yaitu pasal 31 dan 32. Pasal 31 mengaturtentang pendidikan kewajiban pemerintah membiayai wajib belajar 9 tahundi SD dan SMP, anggaran pendidikan minimal 20% dari APBN dan APBD,dan sistem pendidikan nasional. Sedangkan pasal 32 mengatur tentangkebudayaan. Dalam pelaksanaannya, pemerataan pendidikan masihbelum tercapai di Indonesia. Anggaran pendidikan yang diberikanterkadang tidak sampai ke tangan masyarakat.Hal yang ingin saya ketahui lebih lanjut adalah bagaimana arahkebijakan pemerintah dalam menangani masalah ketidakmerataanpendididkan di Indonesia?Ketika presentasi kelompok landasan hukum pendidikan, saya mengikutijalannya diskusi, mendengarkan dengan seksama dan membuatbeberapa catatan penting.Misalnya mengenai implikasi landasan hukumpendidikan di indonesia.Landasan psikologis pendidikan. Pengertian landasan psikologis dalampendidikan merupakan pemahaman peserta didik yang berkaitan denganaspek kejiwaan. Karena merupakan salah satu kunci keberhasilanpendidikan bagi seorang pendidik. Oleh karena itu, hasil kajian danpenemuan psikologis sangat diperlukan penerapannya dalam bidang
  5. 5. 5pendidikan. Implikasi landasan psikologi dalam pendidikan terlihat padaseorang pendidik dalam proses pebelajarannya memberikan kemungkinanuntuk membentuk kepribadian individu sesuai yang diharapkan akantetapi tetap memperhatikan faktor-faktor hereditas yang ada pada individu.Seorang pendidik dalam proses pembelajarannya harus memperhatikantugas perkembangan pada setiap masa perkembangan anak.Dari landasan psikologis pendidikan, hal yang telah saya pahamiadalah sumbangan psikologi terhadap pendidikan. Subjek dan objekpendidikan adalah manusia (individu) psikologi memberikan wawasanbagaimana memahami perilaku individu dalam proses pendidikan danbagaimana membantu individu agar dapat berkembang secara optimalserta mengatasi permasalahan yang timbul dalam diri individu (siswa)terutama masalah belajar yang dalam hal ini adalah masalah dari segipemahaman dan keterbatasan pembelajaran yang dialami oleh siswa.Namun masih ada saya ragukan adalah terkadang terdapat pendidik(guru) dalam proses pembelajarannya tidak memperhatikan gejala-gejala yang berkaitan dengan aspek pribadi peserta didik pada setiaptahapan usia perkembangan tertentu. Padahal keberhasilan pendidikdalam menjalankan tugasnya sangat dipengaruhi oleh pemahamannyatentang peserta didik, untuk mengenali dan menyikapi sesuai dengantahapan usia perkembangannya.Hal yang ingin saya ketahui lebih lanjut adalah apakah aspekpsikologis siswa yang dalam hal ini adalah hereditas (bawaan) dapatmempengaruhi mutu belajar siswa tersebut?Ketika presentasi kelompok landasan psikologis pendidikan, sayamengikuti jalannya diskusi, mendengarkan dengan seksama dan
  6. 6. 6membuat beberapa catatan penting. Misalnya mengenai pengaruhhereditas dan lingkungan terhadap perkembangan individu.Landasan sosial budaya yang membahas sosiologi, kebudayaan,masyarakat, dan kondisi masyarakat indonesia dikaitkan denganpendidikan memberi konsep pendidikan, antara lain lembaga pendidkantidak dapat dipisahkan dengan masyarakat, keduanya saling menunjang,dan lembaga pendidikan seharusnya menjadi agen pembangunan dimasyarakat. Antara pendidikan dan kebudayaan terdapat hubungan yangsangat erat dalam arti keduanya berkenaan dengan suatu hal yang samayaitu nilai-nilai. Pendidikan membuat orang berbudaya, pendidikan danbudaya bersama dan memajukan. Makin banyak orang menerimapendidikan makin berbudaya orang itu dan makin tinggi kebudayaanmakin tinggi pula pendidikan atau cara pendidiknya. Sosiologi pendidikanadalah sebuah warisan budaya dari generasi kegenerasi, agar kehidupanmasyarakat berkelanjutan, dan identitas masyarakat itu tetap terpelihara.Dari landasan sosial-budaya pendidikan, hal yang telah saya pahamiadalah fungsinya yang amat penting dalam dunia pendidikan yaitu:1) Mewujudkan Masyarakat yang Cerdas, 2) Transmisi Budaya 3)Pengendalian Sosial, 4) Meningkatkan Iman dan Taqwa Kepada TuhanYang Maha Esa, 5) Analisis Kedudukan Pendidikan dalam Masyarakat,dan 6) Dampak Konsep Pendidikan.Namun masih ada saya ragukan adalah maraknya tawuran di kalanganpelajar dan mahasiswa menjadi bukti bila kebijakan pendidikan yang adaselama ini gagal. Kebijakan pendidikan yang selama ini dibangunpemerintah terlalu berorientasi pada nilai atau akademik semata. Banyakorang menganggap bahwa pendidikan di kota, lebih-lebih di kota besarlebih unggul dibandingkan dengan pendidikan di kota kecil dan apalagi dipedesaan.
  7. 7. 7Hal yang ingin saya ketahui lebih lanjut adalah bagaimana carameningkatkan mutu pendidikan pedesaan yang terkadang minim saranadan prasarana pendidikan?Landasan sosial-budaya adalah materi diskusi kelompok saya. Adabeberapa pertanyaan muncul seperti: 1) Apa pengaruh budaya antaradaerah desa dan kota, 2) Apa peran landasan sosial budaya dalampengendalian sosial, 3) Apa pendapat Anda tentang pendidikanmultikultural dan bagaimana penerapannya, 4) Apa dampak positif dannegatif pendidikan multikultural.Tinjauan landasan sejarah atau historis pendidikan nasionalIndonesia merupakan pandangan ke masa lalu atau pandanganretrospektif. Pandangan ini melahirkan studi-studi historis tentang prosesperjalanan pendidikan nasional Indonesia yang terjadi pada periodetertentu di masa yang lampau. Pendidikan di Indonesia telah ada sejakmasa lampau, dimulai dengan zaman kuno (tradisional) yaitu zamanpengaruh agama Hindu dan Budha, zaman pengaruh Islam, zamanpenjajahan (kolonial Belanda), dan zaman kemerdekaan (Orde Lama,Orde Baru sampai masa Reformasi). Masa lampau memperjelaspemahaman kita tentang masa kini. Sistem pendidikan yang kita milikisekarang adalah hasil perkembangan pendidikan yang tumbuh dalamsejarah pengalaman bangsa kita pada masa yang telah lalu.Dari landasan historis pendidikan, hal yang telah saya pahami bahwalandasan historis memberi implikasi konsep-konsep pendidikanseperti: 1) Tujuan Pendidikan, 2) Proses Pendidikan, 3) KebudayaanNasional, 4) Inovasi-inovasi Pendidikan.Hal yang ingin saya ketahui lebih lanjut adalah bagaimana sejarahperkembangan awal pendidikan modern di Indonesia?
  8. 8. 8Ketika presentasi kelompok landasan historis pendidikan, saya mengikutijalannya diskusi, mendengarkan dengan seksama dan membuatbeberapa catatan penting. Misalnya mengenai pewarisan peradabanmasa lampau sehingga peradaban masa lampau yang memiliki nilai-nilailuhur dapat dipertahankan dan diajarkan lalu digunakan generasi penerusdalam kehidupan di masa sekarang.Landasan ekonomi adalah suatu hal yang membahas peran ekonomi,fungsi adalah suatu hal yang membahas peran ekonomi, fungsi produksi ,efisiensi, dan efektivitas biaya dalam pendidikan. Ekonomi merupakansalah satu faktor yang cukup berpengaruh dalam mengembangkanpendidikan. Dalam membangun pendidikan memang diperlukan danabesar dan diperlukan perhatian pemerintah terhadap kondisi pendidikan.Terutamama dengan mengubah anggaran pendidikan menjadi lebihbesar. UU Nomor 20/2003 tentang sistem pendidikan nasional disebutkanbahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama untukmemperoleh pendidikan yang bermutu.Dari landasan ekonomi pendidikan, hal yang telah saya pahamibahwa kebijakan pendidikan nasional telah menunjukkan beberapaperkembangan meski belum tumbuh secara maksimal kesadaran dimasyarakat tentang pentingnya pendidikan sebagai investasi jangkapanjang dan penentu terjadinya mobilitas sosial. Masih cukup besarpemahaman bahwa pendidikan hanya bisa dijalankan ketikaperekonomian dan tingkat kesejahteraan sudah cukup maju.Namun masih ada saya ragukan adalah apakah masyarakat yangsejahtera secara ekonomi, kemungkinan besar akan mampumengembangkan pendidikan yang berkualitas?Hal yang ingin saya ketahui lebih lanjut adalah bagaimanameningkatkan mutu pendidikan bagi masyarakat yang lemah ekonomi?
  9. 9. 9Ketika presentasi kelompok landasan ekonomi pendidikan, saya mengikutijalannya diskusi, mendengarkan dengan seksama dan membuatbeberapa catatan penting. Misalnya mengenai UU kebijakan mengenaianggaran pendidikan.Landasan teknologi pendidikan meliputi perkembangan teknologiinformasi dan komunikasi (TIK) yang memberikan pengaruh terhadapdunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. MenurutRosenberg (2001), dengan berkembangnya penggunaan TIK ada limapergeseran dalam proses pembelajaran yaitu: (1) dari pelatihan kepenampilan, (2) dari ruang kelas ke di mana dan kapan saja, (3) darikertas ke “on line” atau saluran, (4) fasilitas fisik ke fasilitas jaringan kerja,(5) dari waktu siklus ke waktu nyata.Dari landasan teknologi pendidikan, hal yang telah saya pahamibahwa manfaat teknologi informasi dalam pendidikan mampumerubah peran guru dari penyampai sumber pengetahuan menjadinavigator pengetahuan. Dari mengendalikan dan mengarahkan segalaaspek pembelajaran menjadi lebih banyak memberikan alternatif dantanggung jawab terhadap siswa dalam proses pembelajaran.Namun masih ada saya ragukan adalah terkadang guru belum melekteknologi, guru yang belum mampu mengoperasikan media maupunmetode pembelajaran yang berkaitan dengan teknologi.Hal yang ingin saya ketahui lebih lanjut adalah bagaimana pemerintahmampu melakukan pemerataan sarana teknologi, sehingga bisa dijangkauoleh masyarakat terpencil?Ketika presentasi kelompok landasan teknologi pendidikan, sayamengikuti jalannya diskusi, mendengarkan dengan seksama, mengajukansebuah pertanyaan, yaitu mengenai UU yang berkaitan dengan teknologidimana dewasa ini kegiatan (transaksi) sering kali dilakukan secara online.
  10. 10. 10Landasan teori dan konsep sistem pendidikan memuat teori-teori ataukonsep-konsep dasar, yang diambil dari buku-buku acuan yang langsungberkaitan dengan bidang ilmu yang diteliti sebagai tuntunan, untukmemecahkan masalah penelitian dan untuk merumuskan hipotesis.konsep pendidikan melalui dalam konsepsi negara kita yaitu UUD RI 1945dalam pasal 31. Selanjutnya ditegaskan dalam UU RI No. 20 tahun 2003ayat (1) pasal 5. Konsep pendidikan di negara kita adalah penetapansistem pendidikan nasional dengan mempertimbangkan kemajemukanatau keberagaman (pluritas) sosial dan kebudayaan masyarakat.Dari landasan teori dan konsep sistem pendidikan, hal yang telahsaya pahami bahwa , pendidikan diarahkan kepada pembentukankeahlian dan kecakapan hidup (life skills) manusia sehinggadiharapkan mampu meningkatkan martabat kemanusiaannya. Hal iniberarti bahwa berbicara tentang rancang bangun atau desain daripendidikan itu sendiri. Rancang bangun pendidikan sudah menjadikewajiban negara kepada masyarakatnya. Penetapan sistem pendidikan,kurikulum, sarana prasarana, proses, dan hal-hal yang lain harusdirancang dan dibangun dengan tepat, efektif dan efisien dalammembangun konsep pendidikan suatu negara.Namun masih ada saya ragukan adalah apakah konsep sistempendidikan di Indonesia sudah sesuai dengan warga negara yangmemiliki kemajemukan budaya, perbedaan letak geografis, sehinggaterkadang pendidikan tidak merata.Hal yang ingin saya ketahui lebih lanjut adalah bagaimana sebaiknyakonsep sistem pendidikan di Indonesia?Ketika presentasi kelompok landasan teori dan konsep sistem pendidikan,saya mengikuti jalannya diskusi, mendengarkan dengan seksama, danmembuat beberapa catatan penting. Misalnya mengenai konseppendidikan di Indonesia.

×