Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 1PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNOLOGI PENDIDIKANFAKULTAS KEGURUAN DA...
Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 2proses pengambilan keputusan, yakni saluran media massa dan sal...
Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 3disekitar mereka yang sudah menggunakan inovasi tersebut danapa...
Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 4Rogers mengemukakan ada 7 langkah kegiatan agen pembaharu dalam...
Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 54. Membangkitkan kemauan klien untuk berubah.Setelah agen pemba...
Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 6sebagai anggota sistem sosial yang selalu mendapat tantangan ke...
Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 7dengan pendidikan. Maka berikut ini akan diiuraikan mengenai em...
Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 8peningkatan mutu guru, sistem kenaikan pangkat, aturan tata ter...
Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 9Dalam proses pembelajaran, jika dikaitkan dengan komponenkomuni...
Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 10tugas dapat membuat proses belajar menjadi menyenangkan, efekt...
Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 11masyarakat. Dalam inovasi pendidikan, metode mengajar terutama...
Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 12makin banyak waktu yang digunakan di tempat tinggal klien, mak...
Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 133) Sesuai dengan kebutuhan klienSalah satu tugas agen pembahar...
Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 145) HomophilySebagaimana telah kita ketahui yang dimaksud denga...
Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 15Dalam pelaksanaan difusi inovasi sering diadakan latihan atau ...
Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 16keselamatan (savety, credibility). Seharusnya agen pembaharu y...
Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 17pembaharu tetap masih sangat dibutuhkan untuk menatar atau mam...
Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 18mempercepat penerimaan inovasi. Usaha ini lebih ekonomis karen...
Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 19untuk bertindak sesuai dengan keahliannya dalamengaruhi klien ...
Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 20Jadi jelaslah bahwa hubungan antara lembaga pendidikan sangate...
Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 21REFERENSIDahar, Ratna Wilis. 2011. Teori – Teori Belajar. Erla...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Jawaban uts difusi inovasi feralia eka putri- 06122503052-teknologi pendidikan jumat sabtu 2012

693 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
693
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
412
Actions
Shares
0
Downloads
17
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Jawaban uts difusi inovasi feralia eka putri- 06122503052-teknologi pendidikan jumat sabtu 2012

  1. 1. Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 1PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNOLOGI PENDIDIKANFAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANUNIVERSITAS SRIWIJAYAUJIAN TENGAH SEMESTERMata Kuliah : Difusi InovasiDosen Pengampu : Dr. Aisyah. A.R, M.PdDr. Sri SumarniNama Mahasiswa : Feralia Eka PutriNIM : 06122503052Kelas : Jumat-Sabtu angkatan 20121. Jelaskan yang dimaksud dengan saluran komunikasi dalamtahapan proses pengambilan keputusan.Jawaban:Informasi diperlukan bukan hanya oleh individu dan berbagaikelompok dalam masyarakat, akan tetapi juga oleh semua jenisorganisasi, termasuk organisasi bisnis, organisasi sosial, organisasi politik,birokrasi pemerintahan dan organisasi nirlaba, termasuk organisasikeagamaan. Pentingnya peranan informasi terlihat baik oleh perorangan,kelompok, maupun semua jenis organisasi yang dalam menjalanikehidupan dan penghidupan ini selalu dihadapkan kepada keharusanmengambil berbagai keputusan, baik yang sifatnya rutin, sederhana, danrepetitif maupun yang insidental, episodik, kritikal, rumit, dan strategis.Informasi memerlukan saluran untuk berpindah. Saluran tersebut adalahsaluran komunikasi.Saluran komunikasi memegang peranan penting dalam prosespenyebaran inovasi, karena melalui itulah inovasi dapat tersebar kepadaanggota sistem sosial. Dalam tahap-tahap tertentu dari prosespengambilan keputusan inovasi, suatu jenis saluran komunikasi tertentujuga memainkan peranan lebih penting dibandingkan dengan jenis salurankomunikasi lain. Ada dua jenis kategori saluran komunikasi yangdigunakan dalam proses difusi inovasi sehingga dapat mempengaruhi
  2. 2. Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 2proses pengambilan keputusan, yakni saluran media massa dan saluranantarpribadi atau saluran lokal dan kosmopolit.Saluran lokal adalah saluran yang berasal dari sistem sosial yangsedang diselidiki. Saluran kosmopolit adalah saluran komunikasi yangberada di luar sistem sosial yang sedang diselidiki. Media massa dapatberupa radio, televisi, surat kabar, dan lain-lain. Kelebihan media massaadalah dapat menjangkau audiens yang banyak dengan cepat dari satusumber. Sedangkan saluran antarpribadi dalam proses difusi inovasi inimelibatkan upaya pertukaran informasi tatap muka antara dua atau lebihindividu yang biasanya memiliki kekerabatan dekat.Hasil penelitian berkaitan dengan saluran komunikasi menunjukanbeberapa prinsip sebagai berikut:a. Saluran komunikasi masa relatif lebih penting pada tahappengetahuan dan saluran antar pribadi (interpersonal) relatif lebihpenting pada tahap persuasi. Hal ini disebabkan salurankomunikasi massa dapat membentuk awareness secara serempakdalam waktu yang dikatakan cukup singkat dibandingkan dengenefek komunikasi antarpribadi.b. Saluran kosmopolit lebih penting pada tahap pengetahuan dansaluran lokal relatif lebih penting pada tahap persuasi.c. Saluran media masa relatif lebih penting dibandingkan dengansaluran antar pribadi bagi adopter awal (early adopter)dibandingkan dengan adopter akhir (late adopter). Sesuai dengankarakteristiknya masing-masing, golongan adopter awal menyukaiide-ide baru tanpa perlu persuasi yang berlebihan sehingga mediamassa saja sudah cukup membuat mereka mau mengadopsisebuah inovasi berbeda dengan orang-orang dari golongan adopterakhir, karakteristik mereka yang kurang menyukai risikomenyebabkan komunikasi antarpribadi yang paling bekerja denganbaik. Mereka cenderung melihat atau berkaca pada orang-orang
  3. 3. Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 3disekitar mereka yang sudah menggunakan inovasi tersebut danapabila berhasil mereka baru mau mengikutinya.d. Saluran kosmopolit relatif lebih penting dibandingkan denan saluranlokal bagi bagi adopter awal (early adopter) dibandingkan denganadopter akhir (late adopter).Para ahli psikologi mengemukakan bahwa proses pengambilankeputusan merupakan bagian dari kegiatan otak manusia dan kognitif.Oleh karena itu saluran komunikasi mesti mencakupi segala pola pikiradopter. Proses pengambilan keputusan dalam inovasi merupakan suatuproses dimana individu atau unit berubah dari pengetahuan awalnyatentang inovasi ke arah pembentukan sikap terhadap inovasi atau ke arahpengambilan keputusan untuk mengadopsi atau menolak ke arahimplementasi ide baru dan ke arah konfirmasi. Proses pengambilankeputusan memiliki jenis atau tipenya masing-masing. Disinilah peransaluran komunikasi yaitu sebagai pintu gerbang untuk masuknya informasimengenai inovasi. Oleh karena itu saluran komunikasi sangat eratkaitannya dengan difusi yang merupakan proses komunikasi untukmenyebarluaskan gagasan, ide sebagai karya dan produk inovasi makaaspek komunikasi menjadi yang sangat penting dalam menyebar luaskangagasan, ide atau produk tersebut.2. Rogers mengemukakan 7 langkah tugas dari pembaharuinovasi, menurut saudara mengapa harus dipenuhi langkah-langkah tersebut.Jawaban:Agen pembaharu (change agent) ialah orang yang bertugasmempengaruhi klien agar mau menerima inovasi sesuai dengan tujuanyang diinginkan oleh pengusaha pembaharuan (change agency).Misalnya: guru, penyuluh kesehatan, penyuluh pertanian dan sebagainya.
  4. 4. Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 4Rogers mengemukakan ada 7 langkah kegiatan agen pembaharu dalampelaksanaan tugasnya memperkenalkan inovasi tunggal kepada sistemklien, yaitu:1. Membangkitkan kebutuhan untuk berubah.Biasanya agen pembaharu pada awal tugasnya diminta untuk membantukliennya agar mereka sadar akan perlunya perubahan.Agen pembaharumulai dengan mengemukakan berbagaimasalah yang ada, membantumenemukan masalah yang penting dan mendesak, serta meyakinkanklien bahwa mereka mampu memecahkan masalah tersebut. Pada tahapini agen pembaharu menentukan kebutuhan klien dan juga membantucaranya menemukan masalah atau kebutuhan dengan cara konsultatif .2. Memantapkan hubungan pertukaran informasi.Sesudah ditentukannya kebutuhan untuk berubah, agen pembaharu harussegera membina hubungan yang lebih akrab dengan klien. Agenpembaharu dapat meningkatkan hubungan yang lebih baik kepada kliendengan cara menumbuhkan kepercayaan klien pada kemampuannya,saling mempercayai dan juga agen pembaharu harus menunjukan empatipada masalah dan kebutuhan klien.3. Mendiagnosa masalah yang dihadapi.Agen pembaharu bertanggung jawab untuk menganalisa situasi masalahyang dihadapi klien, agar dapat menentukan berbagai alternatif jika tidaksesuai kebutuhan klien. Untuk sampai pada kesimpulan diagnosa agenpembaharu harus meninjau situasi dengan penuh emphati. Agenpembaharu melihat masalah dengan kacamata klien, artinya kesimpulandiagnosa harus berdasarkan analisa situasi dan psikologi klien, bukanberdasarkan pandangan pribadi agen pembaharu.
  5. 5. Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 54. Membangkitkan kemauan klien untuk berubah.Setelah agen pembaharu menggali berbagai macam cara yang mungkindapat dicapai oleh klien untuk mencapai tujuan, maka agen pembaharubertugas untuk mencari cara memotivasi dan menarik perhatian agar klientimbul kemauannya untuk berubah atau membuka dirinya untuk menerimainovasi. Namun demikian cara yang digunakan harus tetap berorientasipada klien, artinya berpusat pada kebutuhan klien jangan terlalumenoinjolkan inovasi.5. Mewujudkan kemauan dalam perbuatan.Agen pembaharu berusaha untuk mempengaruhi tingkah laku kliendengan persetujuan dan berdasarkan kebutuhan klien jadi janganmemaksa. Dimana komunikasi interpersonal akan lebih efektif kalaudilakukan antar teman yang dekat dan sangat bermanfaat kalaudimanfaatkan pada tahap persuasi dan tahap keputusan inovasi. Olehkerena itu dalam hal tindakan agen pembaharu yang paling tepatmenggunakan pengaruh secara tidak langsung, yaitu dapat menggunakanpemuka masyarakat agar mengaktifkan kegiatan kelompok lain.6. Menjaga kestabilan penerimaan inovasi dan mencegah tidakberkelanjutannya inovasi.Agen pembaharu harus menjaga kestabilan penerimaan inovasi dengancara penguatan kepada klien yang telah menerapkan inovasi. Perubahantingkah laku yang sudah sesuai dengan inovasi dijaga jangan sampaiberubah kembali pada keadaan sebelum adanya inovasi.7. Mengakhiri hubungan ketergantungan.Tujuan akhir tugas agen pembaharu adalah dapat menumbuhkankesadaran unrtuk berubah dan kemampuan untuk merubah dirinya,
  6. 6. Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 6sebagai anggota sistem sosial yang selalu mendapat tantangan kemajuanjaman. Agen pembaharu harus berusaha mengubah posisi klien dariikatan percaya pada kemampuan agen pembaharu menjadi bebas danpercaya kepada kemampuan sendiri.Seluruh langkah tersebut haruslah dipenuhi agar tujuannya agarinovasi dapat diterima atau diterapkan oleh klien sesuai dengan keinginanpengusaha pembaharuan. Kunci keberhasilan diterimanya inovasi olehklien terutama terletak pada komunikasi antara agen pembaharu denganklien. Jika komunikasi lancar dan efektif proses penerimaan inovasi akanlebih cepat dan makin mendekati tercapainya tujuan yang diinginkan.Sebaliknya jika komunikasi terhambat makin tipis harapan diterimanyainovasi. Oleh karena tugas utama yang harus dilakukan pembaharuinovasi adalah memantapkan hubungan dengan klien. Kemantapanhubungan antara agen pembaharu dengan klien, maka komunikasi akanlebih lancer sehingga inovasi yang diinginkan berhasil sampai danteraplikasi pada klien.3. Bagaimana aplikasi dari unsur-unsur inovasi dalam duniapendidikan?Jawaban:Menurut Rogers, proses difusi inovasi melibatkan empat unsurutama, meliputi:1) Inovasi2) saluran komunikasi3) waktu4) sistem sosial.Dalam dunia pendidikan keempat unsur tersebut dapatdiaplikasikan karena pada hakikatnya kegiatan pendidikan adalahmenyebarkan (difusi) segala pembaharuan (inovasi) yang berkaitan
  7. 7. Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 7dengan pendidikan. Maka berikut ini akan diiuraikan mengenai empatunsur inovasi dalam pendidikan:1) Inovasi pendidikan adalah inovasi dalam bidang pendidikan atauinovasiuntuk memecahkan masalah pendidikan. Jadi inovasipendidikan ialah suatu ide,barang, metode, yang dirasakan ataudiamati sebagai hal yang baru bagi seseorang atau sekelompok orang(masyarakat) baik berupa hasil invensi atau discovery yang digunakanuntuk mencapai tujuan pendidikan atau untuk memecahkan masalahpendidikan.Pendidikan adalah suatu sistem, maka inovasi pendidikan mencakuphal-hal yang berhubungan dengan komponen sistem pendidikan, baiksistem dalam arti sekolah, perguruan tinggi atau lembaga pendidikanyang lain, maupun sistem dalam arti yang luas misalnya sistempendidikan nasional.Mattew B. Miller menjelaskan pengertian inovasi pendidikan sebagaiberikut:”To give more concreteness the universe called „educationalinnovations‟ some samples are described billow. They are organizedaccording to the aspect of a social system which they appear to bemost clearly associated. In most cases social system involved shouldbe taken to be that of a school or cell although some innovations takeplace within the context of many larger systems.”Berikut ini contoh-contoh inovasi pendidikan dalam setiap komponenpendidikan atau komponen sistem sosial sesuai dengan yangdikemukakan oleh B. Miles, dengan perubahan isi disesuaikandengan perkembangan pendidikandewasa ini.- Pembinaan personalia. Pendidikan yang merupakan bagian darisistem sosial tentu menentukan personal (orang) sebagai komponensistem. Inovasi yang sesuai dengan komponen personel misalnya:
  8. 8. Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 8peningkatan mutu guru, sistem kenaikan pangkat, aturan tata tertibsiswa, dan sebagainya.- Banyaknya personal dan wilayah kerja. Sistem sosial tentumenjelaskantentang berapa jumlah personalia yang terikat dalam sistem sertadimana wilayah kerjanya. Inovasi pendidikan yang relevan denganaspek ini misalnya: berapa ratio guru siswa pada satu sekolah dalamsistem PAMONG pernah diperkenalkan ini dengan ratio 1 : 200artinya satu guru dengan 200 siswa). Sekolah Dasar di Amerika satuguru dengan 27 siswa, perubahan besar wilayah kepenilikan, dansebagainya.- Fasilitas fisik. Sistem sosial termasuk juga sistem pendidikanmendayagunakan berbagai sarana dan hasil teknologi untukmencapai tujuan.Inovasi pendidikan yang sesuai dengan komponen ini misalnya:perubahan bentuk tempat duduk (satu anak satu kursi dan satu meja),perubahan pengaturan dinding ruangan (dinding batas antar ruangdibuat yang mudah dibuka, sehingga pada diperlukan dua ruangandapat disatukan), perlengkapan perabot laboratorium bahasa,penggunaan CCTV (TVCT- Televisi Stasiun Terbatas), dansebagainya.2) Saluran KomunikasiPembelajaran pada hakekatnya adalah proses komunikasi. Melaluiproses komunikasi, pesan dapat diterima, diserap, dan dihayatipenerima pesan, maka agar tidak terjadi kesalahan dalam proseskomuniaksi, perlu digunakan sarana yang dapat membantu proseskomunikasi. Dalam pembelajaran dikelas, sarana/fasilitas alat yangdigunakan untuk memperlancar komunikasi disebut dengan mediapembelajaran. Komponen yang terdapat dalam proses komunikasiadalah pesan, sumber pesan, saluran atau media, dan penerima pesan.
  9. 9. Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 9Dalam proses pembelajaran, jika dikaitkan dengan komponenkomuniksi diatas, maka komponen yang terdapat pada aktivitas atauproses pembelajaran pada prinsipnya sama dengan komponenkomunikasi. Artinya pada proses pembelajaran telah menjalankanproses komunikasi tersebut. Komponen yang terdapat dalampembelajaran sebagai komunikasi adalah: (a) pengajar dapatmenjalankan fungsinya sebagai pemberi pesan / komunikator, (b)pembelajar sebagai penerima pesan, (c) materi pelajaran sebagaipesan, (d) alat bantu pembelajaran sebagai saluran atau mediapembelajaran, (e) ada faktor lain dalam pembelajaran adalah umpanbalik yang manifestasinya berupa pertanyaan, jawaban, danpersilangan pendapat, baik dari pembelajar maupun pengajar.Apabila proses pembelajaran adalah komunikasi, maka pertama, pesanyang aakan dikomunikasikan adalah isi pelajaran yang terdapat dalamkurikulum. Kedua, sumber pesan, dapat saja pengajar, pembelajar,penulis buku, ataupun orang lain. Pada posisi ini, pembelajar, dapatsaja sebagai sumber pesan dalam proses pembelajaran dan pengajardapat menerima informasi dari pembelajar dan komunikasi yang terjadiadalah komunikasi timbale balik dan posisi pengajar tentun sajasebagai penerima pesan. Ketiga, penerima pesan adalah pembelajar.Dalam proses belajar dapat saja pembelajar sebagai penerima pesandan juga sebagai pemberi pesan kepada pengajar. Keempat, saluranyang digunakan. Dalam pembelajaran dapat menggunkan alat-alatBantu pembelajaran atau media pembelajaran, yang disebut dalamkomponen komunikasi adalah saluran.Pengajar perlu mengetahui dasar-dasar komunikasi dan keterampilandasar mengajar dalam proses pembelajaran. Seorang pengajarbiasanya mampu berkomunikasi secara baik dengan siapapun, baikdengan pembelajarannya, maupun dengan sesame koleganya. Selainketerampilan dasar komunikasi pengajar juga harus mampu mendesaindan menggunakan metode pemberian tugas kepada pembelajar, sebab
  10. 10. Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 10tugas dapat membuat proses belajar menjadi menyenangkan, efektif,dan efisien.3) waktuSuatu sistem pendidikan tentu memiliki perencanaan penggunaanwaktu. Inovasi yang relevan dengan komponen ini misalnya:pengaturan waktu belajar (semester, catur wulan, pembuatan jadwalpelajaran yang dapat memberi kesempatan mahasiswa untuk memilihwaktu sesuai dengan keperluannya, dan sebagainya.Dalam hal ini unsur waktu menandakan periode yang dibutuhkansebuah inovasi pendidikan untuk bisa diterapkan pada target inovasi itusendiri. Misalnya, sebuah kurikulum membutuhkan penerimaan yangcepat bagi praktisi pendidikan dikarenakan dibutuhkannya kemajuanpendidikan dalam tempo yang singkat. Hal ini saya coba kaitkandengan wacana pemerintah mengenai pemberlakuan kurikulum 2013.Meskipun ujicoba mengenai kurikulum tersebut masih simpang-siur,akan tetapi para praktisi pendidikan diharapkan cepat menyerap sertamampu mengaplikasikan inovasi yang ada dalam kurikulum tersebut.Lain halnya jika inovasi pendidikan tersebut ditargetkan pada adopteryang memiliki kelemahan ekonomi. Misalnya, sebuah alat atau mediapembelajaran yang berbasis ICT akan sulit diterima oleh masyarakatpedalaman yang belum memiliki akses listrik atau internet yang baik.Sehingga waktu yang dibutuhkan pun cenderung lama dikarenakancalon adopter memiliki background ekonomi yang lemah.4) Sistem Sosialmasyarakat adalah suatu bentuk penggabungan kelompok-kelompokmanusia yang memiliki karakteristik berbeda. Sekolah dan masyarakatmemliki peranan penting dalam kemajuan pendidikan. Salah satunyadengan cara membawa sekolah ke dalam masyarakat atau membawamasyarakat ke dalam sekolah guna mencapai tujuan pembelajaranyang telah ditetapkan, atau sering disebut sebagai kurikulum berbasis
  11. 11. Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 11masyarakat. Dalam inovasi pendidikan, metode mengajar terutamadititikberatkan pada pemecahan masalah untuk memenuhi kebutuhanperorangan dan kebutuhan sosial atau kelompok. Bentuk hubunganatau kerjasama sekolah dan masyarakat pun bisa berupa mempelajarisumber-sumber masyarakat, menggunakan sumber-sumber tersebut,dan memperbaiki masyarakat tersebut. Misalnya strategi pembelajaranmeliputi karyawisata, manusia (nara sumber), survei masyarakat,berkemah, kerja lapangan, pengabdian masyarakat, kuliah kerja nyata,proyek perbaikan masyarakat dan sekolah pusat masyarakat. Intinyaadalah sistem sosial dalam inovasi pendidikan merupakan keterkaitanmasyarakat dalam rangka menerima perubahan (inovasi) di setiapaspek pendidikan.4. Faktor-faktor apa yang mempengaruhi keberhasilan agenpembaharu, jelaskan menurut pendapat saudara mengapa hal inipenting?Jawaban:Faktor-faktor Keberhasilan Agen Pembaharu Berdasarkan hasilpenelitian maupun pengamatan terhadap berbagai proyek difusi inovasidan hasilnya dirumuskan dalam bentuk generalisasi. Adapun factor-faktoryang mempengaruhi keberhasilan agen pembaharu, berkenaan denganhal-hal sebagai berikut:1) Usaha agen pembaharuSebagai indikator untuk mengetahui kegigihan usaha yangdilakukan agen pembaharu. Sebagai indikator untuk mengetahuikegigihan (besarnya) usaha agen pembeharu ialah : jumlah klien yangdihubungi untuk berkomunikasi, banyaknya waktu yang digunakan untukberpartisipasi di desa (tempat tinggal) klien dibandingkan dengan waktu dikantor atau di rumah sendiri, banyaknya keaktifan yang dilakukan dalamproses difusi inovasi, ketepatan memilih waktu untuk berkomunikasidengan klien dan sebagainya. Makin banyak jumlah klien yang dihubungi,
  12. 12. Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 12makin banyak waktu yang digunakan di tempat tinggal klien, makinbanyak keaktifan yang dilakukan dalam proses difusi dan makin tepatagen pembeharu memilih waktu untuk berkomunikasi dengan klien,dikatakan makin gigih atau makin besar usaha klien untuk kontak denganklien.Dari berbagai bukti dirumuskan generalisasi bahwa Keberhasilan agenpembaharu berhubungan positif dengan besarnya usaha mengadakankontak dengan klien.2) Orientasi pada klien.Sebagaimana telah kita ketahui posisi agen pembeharu beradaditengah-tengah antara pengusaha pembeharuan dan sistem klien. Agenpembeharu harus mempertanggungjawabkan pekerjaannya kepadapengusaha pembeharuan, tetapi dilain pihak ia juga harus bekerjabersama dan untuk memenuhi kepentingan klien. Agen pembeharu akanmengalami kesukaran jika apa yang diminta oleh pengusaha pembeharutidak sesusai dengan kebutuhan klien. Namun demikian agen pembaharuakan berhasil melaksanakan tugasnya jika ia mampu untuk mengambilkebijakan dengan lebih berorientasi pada klien. Agen pembaharu harusmenunjukan keakraban dengan klien, memperhatikan kebutuhan klien,sehingga memperoleh kepercayaan yang tinggi dari klien. Dengan dasarhubungan yang baik itu agen pembaharu dapat mengambil kebijakanmenyesuaikan kebutuhan klien dengan kemauan pengusahaPembaharuan. Tetapi jika agen pembeharu tampat berorientasi padapengusaha pembaharuan, maka akan dianggap lawan oleh klien dansama sekali tidak dapat mengadakan kontak atau komunikasi.Dari berbagai bukti hasil pengamatan dan penelitian dirumuskangeneralisasi. Keberhasilan agen pembaharu berhubungan positif denganorientasi pada klien dari pada orientasi pada pengusaha pembaharuan.
  13. 13. Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 133) Sesuai dengan kebutuhan klienSalah satu tugas agen pembaharu yang sangat penting dan sukarmelaksanakannya ialah mendiagnosa kebutuhan klien. Banyak terbuktiusaha difusi Inovasi gagal karena tidak mendasarkan kebutuhan klien,tetapi lebih mengutamakan pada target inovasi sesuai kehendakpengusaha pembaharuan. Sebagai contoh, disebuah desa suku Indian,mendapat dana dari pemerintah untuk membangu irigasi agar dapatmeningkatkan hasil pertaniannya. Tetapi sangat dibutuhkan orang di desaitu tendon air untuk minum, karena mereka harus berjalan sejauh 3 kmuntuk mendapatkan air sungai. Maka akhirnya penduduk membangunwaduk air bukan di sawah tetapi didekat desa dan menggunakan air ituuntuk minum bukan untuk irigasi. (Rogers, 1983, hal 320).Dari berbagai bukti itu, dirumuskan generalisasi. Keberhasilan agenpembaharu berhubungan positif dengan kesesuaian program difusidengan kebutuhan klien.4) EmpatiSeperti telah kita ketahui bahwa emphati akan mempengaruhiefektifitas komunikasi. Komunikasi yang efektif akan mempercepatditerimanya inovasi. Generalisasi “Keberhasilan agen pembaharuberhubungan positif dengan emphatic terhadapat klien”.Perlu diperhatikan bahwa makin banyak perbedaan antara agenpembaharu dengan klien makin sukar agem pembaharu menunjukanemphatic. Untuk mengatasi hal ini biasanya diadakan pemilihan calonagen pembaharu dipilihkan orang yang mempunyai latar belakangkehidupan sesuai dengan klien dimana agen pembaharu akan bekerja.
  14. 14. Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 145) HomophilySebagaimana telah kita ketahui yang dimaksud dengan homophilyialah pasangan individu yang berinteraksi dengan mimiliki ciri-ciri ataukarakteristik yang sama (sama bahasa, kepercayaan, adat istiadat dansebagainya). Heterophily ialah pasangan individu yang berinteraksidengan memiliki ciri-ciri atau karakteristik yang berbeda. Biasanya agenpembaharu yang berbeda dengan klien lebih disegani, dan lebih sukamengadakan dengan klien yang memiliki persamaan dengan dia.Dari pernyataan umum ini melahirkan serangkaian generelisasi yangditunjang dengan bukti-bukti berdasarkan pengalaman para ahli.Generalisasi tersebut berdasarkan pemikiran bahwa kontak komunikasiantara agen pembaharu dengan klien akan lebih efektif jika homophily‟.6) Kontak agen pembaharu dengan klien yang berstatus lebihrendah.Sebenarnya klien yang kurang mampu ekonominya, rendahpendidikannya, harus mendapat lebih banyak bantuan dan bimbingan dariagem pembaharu. Tetapi sesuai dengan prinsip homophily maka justruagen pembaharu lebih banyak kontak dengan klien yang berstatus lebihtinggi baik pendidikan maupun ekonominya. Sehingga dapat tibulpendapat yang kurang benar dari agen pembaharu yang menyatakanbahwa klien yang berstatus lebih rendah tidak termasuktanggungjawabnya dalam pelaksanaan difusi inovasi. Jika ini terjadi makaakibatnya makin parah, karena makin terbuka kemungkinan klien yangberstatus lebih rendah tidak terjamah sama sekali oleh bantuan agenpembaharu. Salah satu cara untuk mengatasi dengan jalan memilihpembaharu yang sedapat mungkin sama dengan klien atau paling tidakmendekati, misalnya sama daerahnya, sama bahasanya, samakepercayaannya dan sebagainya.Dengan dasar itu maka dirumuskan generalisasi ‟Keberhasilan agenpembaharu berhubungan positif dengan klien yang homophily‟.
  15. 15. Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 15Dalam pelaksanaan difusi inovasi sering diadakan latihan atau penataranagen pembaharu. Dalam penataran atau latihan itu diberi petunjuk tentangcara pelaksanaan penyebaran inovasi dengan berbagai macam teknikyang dianggap relevan dengan klien. Tetapi tidak selalu menunjukanbahwa hasil latihan akan meningkatkan kemampuan dalam penampilanberkomunikasi dengan klien, bahkan makin tinggi jarak pengetahuan agenpembaharu dengan klien. Jadi terjadi masalah hubungan agen pembaharudengan klien heterophily. Salah satu cara mengatasi ini denganmengadakan pembantu propesional.7) Pembantu para-profesionalPembantu para-propesional ialah orang yang bertugas membantuagen pembaharu agar terjadi kontak dengan klien yang berstatus lebihrendah. Pembantu para-propesional dari segi pengetahuan tentanginovasi dan teknik penyebaran inovasi, kurang dari agen pembaharu.Tetapi dengan mengangkat pembantu para-propesional adakeuntungannya yaitu biaya lebih rendah dapat kontak dengan klien yangberstatus lebih rendah dari agen pembaharu, karena para pembantu para-propesional lebih dekat dengan klien (homophily).8) Kepercayaan klien terhadap agen pembaharu (credibility).Pembantu agen pembaharu kurang memperoleh kepercayaan dariklien, jika ditinjau dari segi kompentensi professional karena ia memangkurang professional. Tetapi pembantu agen pembaharu, memilikikepercayaandari klien karena adanya hubungan yang akrab sehinggatidak timbul kecurigaan. Klien percaya pada pembantu agen pembaharukarena keyakinannya akan membawa kebaikan bagi dirinya, yang disebut: kepercayaan, keselamatan (Savety, credibility). Pada umumnya agenpembaharu (professional dan hetrophily) memiliki kepercayaankompetensi (competency credibility), sedangkan pembantu agenpembaharu (tidak professional dan homophily) memiliki kepercayaan
  16. 16. Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 16keselamatan (savety, credibility). Seharusnya agen pembaharu yang idealharus memiliki kedua kepercayaan tersebut secara seimbang. Tetapi halini sukar diperoleh, karena jika agen pembaharu itu profesional berarti iasarjana yang menguasai ilmu dan teknik, maka timbul perbedaan denganklien yang berpendidikan rendah (heterophily). Salah satu cara untukmengatasi ini dengan jalan mengangkat orang yang telah menerima danmenerapkan inovasi, sebagai pembantu agen pembaharu mempengaruhiteman-temannya (anggota sistem klien yang lain) untuk menerima inovasi.Cara ini telah terbukti berhasil di India dalam difusi inovasi keluargaberencana dengan cara pasektomi. Pengusaha pembaharu memberi upahkepada orang yang sudah melaksanakan vasektomi yang mau dijadikanCanvasser (membantu mencari pengikut KB) Ternyata canvasser di Indiaini memiliki keseimbangan antara kepercayaan kompetensi dankepercayaan keselamatan. Ia dimata klien telah memiliki kopetensi karenatelah berpengalaman manjalani operasi vasektomi. Canvasser jugamemperoleh kepercayaan keselamatan, karena ia memiliki banyakpersamaan dengan klien (homophiliy), sama dari status ekonomi lemah,sama tingkat pendidikannya, sama asal daerahnya, sama bahasanya dansebagainya. Jadi canvasser di India berhasil karena pembantu agenpembaharu memiliki keseinbangan kepercayaan baik kompetensi maupunkeselamatan, dan ditambah lagi biaya honorariumnya lebih murqah daripada agen pembaharu yang professional.Dengan pengalaman itu dirumuskan generalisasi ‟ Keberhasilan agenpembeharu berhubung positif dengan kepercayaan (credibility) dari sudutpandang klien “.9) Profesional semuSebagaimana kita ketahui bahwa pembantu agen pembaharudapat memberikan beberapa keuntungan seperti biaya operasionalrendah, dan dapat menjembatani kesenjangan heterophily, namun tidakberarti bahwa agen pembaharu lalu sama sekali tidak diperlukan. Agen
  17. 17. Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 17pembaharu tetap masih sangat dibutuhkan untuk menatar atau mamilihpembantu agen pembaharu, mengadakan super visi, dan juga membantumencegah masalah yang tidak dapat diselesaikan oleh pembantu agenpembaharu. Satu masalah yang sering dijumpai pembantu agenpembaharu aialah timbulnya profesional semu yang terjadi karenapembantu agen pembaharu bergaya seperti agen pembaharu profesional.Ia memakai pakaian, cara bertindak, dan sebagainya yang menyamaitenaga agen pembaharu professional. Secara psikologis hal ini wajar,karena ia mengagumi kehebatan kopetensi professional agen pembaharu,sehingga berusaha meniru agar menambah wibawa. Tetapi sebenarnyayang diperoleh justru terbalik, karena dengan bergaya seperti tenagaprofesional akan menghilangkan fungsinya untuk menjebatanikesenjangan heterophily. Biasanya jika pembantu agen pembaharumenyadari adanya masalah profesional semu, mereka akan berusaha danberhati-hati dalam bertindak sehingga terhindar dari hambatan terjadinyaprofessional semu tersebut.10) Pemuka pendapatDimuka masyarakat atau sistem sosial sering terdapat orang yangpendapat-pendapatnya mudah diikuti oleh teman-teman sekelompoknya.Orang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi perubahanpengetahuan, sikap, dan tingkah laku orang lain secara informal, dengantujuan tertentu, disebut pemuka pendapat. Dari berbagai pengalaman danpengamatan para ahli menunjukan bahwa banyak difusi inovasi berhasildengan cara memanfaatkan pemuka pendapat yang ada didalam sistemsosial.Maka dirumuskan generalisasi “Keberhasilan agen pembaharuberhubungan positif dengan besarnya usaha untuk bekerja sama denganpemuka pendapat. Waktu bagi agen pembaharu merupakan sumber yangsangat berharga. Dengan memusatkan komunikasi pada pemukapendapat yang terdapat dalam system social, agen pembaharu dapat
  18. 18. Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 18mempercepat penerimaan inovasi. Usaha ini lebih ekonomis karena akanmenghemat waktu. Agen pembaharu cukup berkomunikasi denganbeberapa orang pemuka pendapat, tidak perlu berkomunikasi dengansemua anggota sistem sosial satu persatu. Dan juga banyak difusi inovasiyang menunjukan jika pemuka pendapat telah menerima dan menerapkaninovasi akan segera diikuti oleh anggota sistem sosial yang lain, bahkanmungkin sukar untuk menghentikannya. Berdasarkan pengamatan danpengalaman para ahli sering terjadi agen pembaharu salah menunjukinnovator sebagai pemuka pendapat. Mungkin cirri-cirinya hamper sama,bahwa innovator mempunyai sifat-sifat lebih terbuka, lebih modern tapibelum tentu orang itu sebagai pemuka pendapat.Bedanya cukup jelasbahwa pemuka pendapat tingkah lakunya mudah diikuti oleh orang lain,sedangkan inovator hanya lebih dulu menerima inovasi. Jika agenpembaharu lebih memusatkan kegiatan komunikasinya pada inovator daripada pemuka pendapat, maka hasilnya akan tampak dapat meningkatkankesadaran dan pengetahuan tentang inovasi, tetapi tidak banyakpengikutnya. Tingkah laku inovator tidak menjamin diikutinya oleh anggotaklien pada umumnya.Kesukaran lain yang sering dijumpai agen pembaharu jika agenpembaharu terlalu ketat dalam menentukan persyaratan untuk memilihpemuka pendapat dan kemudian perhatian hanya dipusatkan padasekelompok pemuka pendapat tersebut, maka yang akan terjadi ialahpemuka pendapat itu menjadi lebih inovatif dan juga menjadi kelompoknyaagen pembaharu dari sudut pandang klien. Jika ini yang terjadi kasusnyasama dengan professional semu, yang diperoleh justru merusakhubungan antara pemuka pendapat dengan pengikutnya dan juga adakemungkinan agen pembaharu tidak diperlukan lagi.11) Kemampuan klien untuk menilai inovasiSalah satu keunikan agen pembaharu dalam proses difusi inovasi,ialah memiliki kompetensi teknik, yang menyebabkan ia berwewenang
  19. 19. Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 19untuk bertindak sesuai dengan keahliannya dalamengaruhi klien untukmenerima inovasi. Tetapi jika agen pembaharu melakukan pendekatanjangka panjang dalam mencapai tujuan inovasi, maka ia harus berusahamembangkitkan klien agar memiliki kemampuan teknik dan kemampuanmenilai potensi inovasi yang dicapainya sendiri. Dengan kata lain agenpembaharu harus berusaha menjadikan klien menjadi agen pembaharudirinya sendiri. Bahwa keberhasilan agen pembaharu berhubungan positifdengan meningkatnya kemampuan klien untuk menilai inovasi. Tetapipada umumnya agen pembaharu hanya bekerja dalam jangka pendek,terutama untuk melancarkan proses kecepatan diterimanya inovasi.Kesadaran dan kemempuan memperbaharui diri dengan percaya kepadakemempuan sendiri menjadi tujuan dari pengusaha pembaharuan,sedangkan seberapa kadar yang dapat dicapai tergantung pada usahaagen pembaharu.5. Dimana letak suatu keberhasilan antara komunikasi dengankeputusan inovasi, untuk memperjelas jawaban berikan contoh.Jawaban:Komunikasi memiliki peranan penting menuju perubahan sosialsesuai dengan yang dikehendaki. Rogers dan Floyed Shoemaker(1987) menegaskan bahwa “difusi merupakan tipe komunikasikhusus, yaitu mengkomunikasikan inovasi. Ini berarti kajian difusimerupakan bagian kajian komunikasi yang berkaitan dengangagasan-gagasan baru, sedangkan pengkajian komunikasi meliputisemua bentuk pesan”. Jadi jika yang dikomunikasikan bukanproduk inovasi, maka kurang lazim disebut sebagai difusi. Olehkarena itu, komunikasi memiliki fungsi dan peran yang dapatmempengaruhi seseorang dalam pengambilan keputusanmengadopsi inovasi tersebut. Contohnya: bila dalam masyarakatdibutuhkan seorang ahli atau orang yang mempunyai keterampilandalam bidang komputer, maka lembaga pendidikan (atau sekolah)akan mengadakan program pendidikan dalam bidang komputer.
  20. 20. Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 20Jadi jelaslah bahwa hubungan antara lembaga pendidikan sangaterat dengan komunikasi. Seperti telah dijelaskan sebelumnyabahwa dalam inovasi dibutuhkan komunikasi sebagai pintu gerbangmasuknya inovasi kepada adopter seperti yang dicontohkan tadi,masyarakat yang membutuhkan tenaga komputer. Maka lembagapendidikan (sekolah) dapat diciptakan inovasi-inovasi baru dalamsetiap komponennya.
  21. 21. Teknologi Pendidikan Pascasarjana 2013 Feralia Eka Putri- 21REFERENSIDahar, Ratna Wilis. 2011. Teori – Teori Belajar. Erlangga: Jakarta.Fultz, D.E. 2001. Behaviorism And Neurofeedback: Still Married. Journalof Neurotherapy. 6. 67-74Fultz, D.E. 2001. The Current Status Of Behaviorism And Neurofeedback.International Journal Of Behavioral Consultation And Therapy. 5.160-162.Gagne, R.M. 1977. The Conditioning of Learning. New York: Holt,Rinehart, and Winston.Hamalik, Oemar. (2004). Inovasi Pendidikan : Perwujudannya dalamSistem Pendidikan Nasional, YP. Permindo, Bandung.Nasution, S. 2003. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar,Bumi Aksara: Jakarta..

×