LINUX ZENWALK

DISUSUN OLEH :
Muhammad Fajar Said Husainy
Teknik Komputer dan Informatika D-3/Semester-1
TK 101021

POLITE...
LINUX ZENWALK
Muhammad Fajar Said Husainy
Jurusan Teknik Komputer dan Informatika D-3, Semester-1
Politeknik TEDC
Jl. Pesa...
pengguna memiliki dana untuk membeli software aslinya, maka sistem operasi Windows
dan sejenis softwarenya yang berlisensi...
pembuatannya tetapi masih memiliki kompatibilitas paket biner. Distro ini dikenal sebagai
campuran menyegarkan antara apli...
V.

VERSI
Saat ini ada empat versi utama dari Distro Zenwalk, yaitu:
A. Zenwalk Standard Edition, adalah distribusi yang d...
VI.

SPESIFIKASI HARDWARE YANG DIBUTUHKAN
Untuk dapat mengoperasikan user-interface grafis Zenwalk dengan baik, minimal

k...
C. KEYBOARD MAP SELECTION, pilih salah satu map keyboard yang
tersedia didalam daftar, misalnya qwerty/us.map. Pilihan ini...
(swap dan /). Jika ukuran harddisk kurang dari 3 GB, harus membuat partisi
secara manual.
G. INSTALL,

akan

menempatkan

...
Setelah dipilih, setup akan memulai menginstall paket yang
mengambil waktu sekitar 15-30 menit. Tidak ada pilihan paket ya...
Konfigurator ALSA akan mendeteksi sistem suara. Tetap tekan OK.
Akan juga ditanya sistem bahasa. Pilih sistem bahasa yang
...
VIII.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN DISTRO ZENWALK
Dibanding Distro lainnya, Distro Zenwalk memiliki keunggulan. Berdasarkan

...
IX.

PENUTUP
Pesatnya perkembangan komputer saat ini telah memunculkan beragam variasi

pendukungnya seperti software dan ...
REFERENSI
IT News Today. 2010.
“Zenwalk 6.4: Simple yet Awesome”. (Online).
http://www.itnewstoday.com/?p=1686
Diakses Tan...
13
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Linux Zenwalk

912 views

Published on

Tugas mata kuliah Sistem Operasi semasa semester-I di Politeknik TEDC Bandung.

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
912
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
29
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Linux Zenwalk

  1. 1. LINUX ZENWALK DISUSUN OLEH : Muhammad Fajar Said Husainy Teknik Komputer dan Informatika D-3/Semester-1 TK 101021 POLITEKNIK TEDC BANDUNG CIMAHI – JAWA BARAT 2010
  2. 2. LINUX ZENWALK Muhammad Fajar Said Husainy Jurusan Teknik Komputer dan Informatika D-3, Semester-1 Politeknik TEDC Jl. Pesantren KM.2 Cibabat-Cimahi Utara-40513 Jawa Barat ABSTRAK Sistem operasi merupakan perangkat lunak pertama yang dibutuhkan untuk mengoperasikan komputer telah berkembang cukup pesat. Perusahaan Microsoft dengan sistem operasi Windows nya memimpin pasaran dan digunakan hampir seluruh pengguna komputer dengan lisensi komersial. Namun karena harganya cukup mahal membuat tidak semua orang mampu membeli sistem operasi Windows dan munculah versi bajakannya dengan harga yang murah. Jika versi bajakan digunakan untuk kepentingan umum dan ditemukan oleh yang berwenang, maka akan terkena sanksi. Oleh karena itu distribusi Linux (Distro), sistem operasi dengan lisensi gratis dan bebas untuk dikembangkan hadir sebagai alternatif dari sistem operasi berbayar seperti Windows. Dukungan dari perangkat lain seperti perangkat lunak dan keras masih kurang, namun karena Distro Linux bebas untuk dikembangkan, maka pengembangan dan jenisnya tumbuh sangat cepat. Bermacam-macam Distro Linux muncul untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan pengguna, salah satunya adalah Distro Linux Zenwalk yang cukup terkenal dan banyak digunakan. Makalah ini membahas semua tentang Distro Linux Zenwalk beserta panduan untuk menginstall (memasang) Distro Linux Zenwalk pada komputer. Kata kunci : Sistem operasi, Distro Linux Zenwalk, menginstall Distro Linux Zenwalk I. PENDAHULUAN Sistem operasi merupakan software (perangkat lunak) yang pertama dijalankan ketika komputer dinyalakan. Sistem operasi menghubungkan pengguna dengan hardware (perangkat keras) komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya menggunakan komputer dengan menggunakan sinyal analog dan sinyal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai sistem operasi dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sistem operasi Windows dari perusahaan Microsoft dipakai hampir oleh setiap pengguna komputer. Sistem operasi ini terdiri dari berbagai edisi dan versi yang didalamnya terdapat fitur-fitur beserta update (pembaharuan) untuk digunakan. Para pengembang aplikasi pihak ketiga pun ikut membuat software-software untuk mendukung sistem operasi Windows. Begitu pula dengan hardware, sistem operasi Windows banyak didukung oleh barbagai pengembang hardware, maka hampir 85% software dan hardware berjalan di sistem operasi Windows. Namun sistem operasi Windows bukanlah sistem operasi yang bebas untuk dikembangkan oleh sembarang pengguna atau dibeli secara gratis, karena sistem operasi Windows memiliki lisensi Proprietary (bersifat komersial dan closed source) yang artinya untuk menggunakannya kita harus membeli software tersebut dan tidak bebas untuk dikembangkan karena source-codenya (sumber kode yang menyusun suatu program) tertutup. Karena bersifat Proprietary, tidak semua 1
  3. 3. pengguna memiliki dana untuk membeli software aslinya, maka sistem operasi Windows dan sejenis softwarenya yang berlisensi Proprietary rentan akan pembajakan. Software bajakan tidak dapat dikembangkan oleh sembarang pengguna, namun dapat dibeli oleh pengguna, tentu karena kita tidak perlu membayar software tersebut, tetapi hanya membeli media softwarenya saja seperti CD/DVD atau mengunduh dari Internet. Pengguna software bajakan jika diketemukan oleh pemilik hak cipta atau lisensi akan terkena sanksi hukum. Itulah sebabnya software bajakan hanya digunakan secara pribadi, bukan untuk umum. Karena sistem operasi merupakan software yang harus dimiliki oleh setiap pengguna komputer, sistem operasi Linux menjadi alternatif dari sistem operasi Windows. Pengguna hanya perlu membayar media softwarenya saja dan bebas untuk dikembangkan karena bersifat Open-Source (source-codenya bebas untuk dimodifikasi). Penggunaan Linux untuk kepentingan umum tidak akan dikenai masalah hak cipta. Distribusi Linux (Distro untuk kependekan) adalah anggota dari keluarga mirip sistem operasi Unix, sistem operasi yang dibangun di atas kernel (inti dari sistem operasi) Linux. Distro tersebut terdiri dari sekumpulan besar software aplikasi, seperti pengolah kata, pemutar audio-video, pengolah gambar dan lainnya. Beragam Distro muncul karena variasi teknis, organisasi dan tujuan antara pengembang dan pengguna. Dari sekian banyak Distro yang beredar, salah satunya adalah Distro Zenwalk. Untuk itu makalah ini akan membahas semua tentang Distro Zenwalk mulai dari sejarahnya, komunitas, versi, spesifikasi hardware komputer yang dibutuhkan, cara menginstall Distro Zenwalk melalui media CD-ROM, kelebihan dan kekurangannya. II. TUJUAN Linux Zenwalk dibuat dengan tujuan menjadi Distro yang selalu ramping dan cepat, menyertakan hanya satu aplikasi (software untuk mengerjakan tugas komputer) untuk setiap jenis pekerjaan. Distro ini didistribusi untuk segala kebutuhan, tapi diutamakan untuk aplikasi internet, multimedia dan pemrograman. Linux Zenwalk didesain untuk semua pengguna, mulai tingkat pemula sampai ahli dan dikemas dengan banyak programming tools (aplikasi pemrograman). III. SEJARAH Jean-Philippe Guillemin mendirikan Linux Zenwalk yang awalnya berbasis Slackware (varian distro linux). Secara signifikan Linux Zenwalk telah berubah sejak 2
  4. 4. pembuatannya tetapi masih memiliki kompatibilitas paket biner. Distro ini dikenal sebagai campuran menyegarkan antara aplikasi multimedia, internet dan programming tools. Linux Zenwalk menawarkan user interface (antarmuka) berbasis grafis dan command-line (baris perintah). Pertama kali berdiri Distro ini bernama Minislack sampai dengan versi 1.1, baru pada versi 1.2 yang dirilis tanggal 12 Agustus 2005 Distro ini dinamakan Zenwalk. Menggunakan KDE (komunitas linux) sebagai lingkungan desktop pertama, Zenwalk sekarang menggunakan Xfce (lingkungan desktop linux) mulai versi 0.3, meskipun paket GNOME (lingkungan desktop linux) dan KDE selalu tersedia secara terpisah. Mengenai pembuat dan kontributor utama Linux Zenwalk, Jean-Philippe Guillemin, dikenal juga dengan nama ”Hyperion” atau “JP”, dia mendapat gelar sarjana di Teknik Elektro universitas Nantes, Prancis. Jean-Philippe juga mengembangkan beberapa proyek seperti Snorter, antarmuka pelaporan untuk sistem deteksi intrusi snort dan beberapa alat sistem administrasi untuk sistem operasi Linux. Saat ini dia bekerja untuk perusahaan Telindus sebagai manajer proyek dan insinyur keamanan. Gambar 1. Lambang Distro Zenwalk IV. KOMUNITAS Proyek Zenwalk memiliki sebuah forum yang memungkinkan pengguna dan pengembang sama-sama untuk memposting masalah-masalah mereka, perhatian dan pujian tentang Distro Zenwalk. Paket software resmi terbaru diterbitkan dalam pohon snapshot. Ketika pengujian dan debugging (proses pencarian dan pembetulan kesalahan penulisan program) selesai, paket akan dipindahkan ke pohon arus. Dimana sebagian besar pengguna dapat mendownload software untuk memperbarui sistem mereka. Masyarakat juga didorong untuk mengambil bagian dalam paket pengembangan software, hal ini memungkinkan software pihak ketiga akan dibuat kompatibel dengan struktur direktori Zenwalk. 3
  5. 5. V. VERSI Saat ini ada empat versi utama dari Distro Zenwalk, yaitu: A. Zenwalk Standard Edition, adalah distribusi yang ditujukan bagi pengguna desktop dan pengembangan. Dirancang sebagai sistem operasi yang berdiri sendiri, dapat di-install (dipasang) ke hard disk. Waktu insatalsi berkisar 1530 menit. Ini termasuk semua paket resmi yang dianggap paling berguna oleh komunitas Distro Zenwalk. Standar lingkungan desktopnya adalah Xfce. B. Zenwalk Core Edition, merupakan sistem Zenwalk yang dibangun untuk dikembangkan lebih lanjut. Memungkinkan pengguna yang trampil untuk membangun sistem sesuai dengan kebutuhannya. C. Zenwalk Live Edition, adalah sistem Zenwalk yang dibangun dengan desain LiveCD. Zenwalk Live Edition mengikuti perkembangan Zenwalk Standard Edition, sehingga versinya sama dan berupaya untuk tetap sesuai dengan tujuan distribusi utamanya. D. Zenwalk GNOME Edition, memakai GNOME sebagai utama lingkungan desktopnya. E. Zenwalk Openbox Edition, diberikan bersama Openbox sebagai jendela manajer-berdiri saja. Gambar 2. Tampilan Desktop Zenwalk Standard Edition 4
  6. 6. VI. SPESIFIKASI HARDWARE YANG DIBUTUHKAN Untuk dapat mengoperasikan user-interface grafis Zenwalk dengan baik, minimal kebutuhan hardware yang harus dipenuhi adalah :   Memory RAM 128 MB  VII. Prosesor Intel Pentium III Harddisk 2 GB CARA MENGINSTALL DISTRO ZENWALK MELALUI MEDIA CD-ROM Dalam makalah ini akan diterangkan tahapan cara menginstall Distro Zenwalk Standard Edition melalui media CD-ROM. Pastikan settingan BIOS (settingan motherboard ketika pertama kali komputer dijalankan) komputer sudah diatur agar dapat mem-booting (masuk kedalam sistem operasi) CD Installasi Distro Zenwalk. A. LAYAR BOOT DISTRO ZENWALK, booting dari CD, akan disambut dengan layar boot instalasi Distro Zenwalk. Pada baris pertama, tertulis nomor versi CD Instalasi Zenwalk.  Tekan enter untuk menerima opsi-boot biasa jika menggunakan kontroler IDE pata/sata standar – atau tidak yakin.  Ketik nama kernel, misalnya “SCSI” untuk kontroler SCSI dan tekan enter.  Tekan F2 untuk melihat daftar lengkap pilihan boot. B. ZENWALK SETUP (persiapan installasi), dibawah layar Setup disana ada:  KEYMAP  PARTITION  AUTOINSTALL  INSTALL  EXIT Pilih opsi menggunakan tombol atas-bawah dan tekan enter untuk memilih. Pilih KEYMAP untuk masuk kedalam pengaturan jenis keyboard. Pilih PARTITION jika ingin menulis kembali partisi. Pilih AUTOINSTALL jika sudah tersedia hard disk untuk Zenwalk dan jika tidak ingin mengatur partisi secara manual. Pilih INSTALL jika memutuskan untuk memasang kedalam partisi secara manual dan menginstall paket Zenwalk. Pilih EXIT jika ingin keluar dari proses Instalasi Zenwalk. 5
  7. 7. C. KEYBOARD MAP SELECTION, pilih salah satu map keyboard yang tersedia didalam daftar, misalnya qwerty/us.map. Pilihan ini menentukan tipe keyboard yang dipakai, namun umumnya bertipe QWERTY. D. PARTITION EDITOR, jika ingin secara manual menulis/menulis ulang tabel partisi hard disk, harus memilih hard disk yang akan dipartisi. Tekan space untuk memilih disk, kemudian pilih Go dengan tombol kanan/kiri dan tekan enter untuk melanjutkan ke tampilan cfdisk. Jika ingin batal/selesai mempartisi, pilih Exit dan tekan enter. E. cfdisk PARTITIONING TOOL, pada baris pertama, akan terlihat disk drive yang akan dipartisi. Baris kedua, ukuran disk. Garis ketiga tidak terlalu penting bagi pengguna biasa. Pada tabel utama, dari kiri, terlihat Name, Flags, Part Type, FS Type, Label and Size. Di dasar tabel, terlihat operasi yang tersedia: Help, New, Print, Quit, Units dan Write. Untuk menggerakan pilihan hanya dapat menggunakan tombol kursor atas, bawah, kiri dan kanan, dan untuk memilih menekan enter. Pilih ruang kosong di tabel utama dan pilih New. Disana akan ditanya jika ingin membuat partisi Primary atau Logical. Pilih yang mana saja, tapi tidak dapat memiliki lebih dari 4 partisi Primary, dalam beberapa kasus, ingin dibuat sebuah partisi Logical. Pilih yes untuk membuat partisi Linux utama. Buat menjadi Bootable, yang terlihat di menu dibawah tabel. Sekarang, buat beberapa partisi untuk swap. Pilih New, seperti sebelumnya, pilih tipe partisi dan ukurannya. Pilih yes, untuk membuat partisi. Kemudian pilih Type dari menu, masukkan 82 untuk partisi linux tipe swap. Jika tidak memilih “autopartition”, sebelumnya hard disk harus dipartisi untuk menginstall Zenwalk. Jangan membuat partisi swap yang besar jika memiliki memori RAM yang besar. Sebaliknya, menggandakan ukuran memori RAM akan menjadi panduan untuk mengukur partisi swap. Jika ingin membuat lebih banyak partisi, dapat diulang dengan memilih ruang kosong dan New dari menu. Ketika cocok dengan susunan partisi baru, pilih Write untuk menulis tabel partisi, kemudian pilih Quit untuk keluar dari cfdisk. F. AUTO INSTALL, untuk menginstall Zenwalk secara otomatis, dapat dipilih alat AUTOINSTALL, yang otomatis mempartisi hard drive. Tetapi, penting untung me-reboot (menghidupkan ulang komputer) setelah partisi-otomatis ini. Jika ukuran hard disk lebih besar dari 10 GB, 3 partisi akan dibuat (swap,/ dan /home). Jika ukuran harddisk antara 3 dan 10 GB, 2 partisi akan dibuat 6
  8. 8. (swap dan /). Jika ukuran harddisk kurang dari 3 GB, harus membuat partisi secara manual. G. INSTALL, akan menempatkan partisi sasaran secara manual dan menginstall paket Zenwalk pada komputer. 1. SWAP SPACE DETECTED, pilih INSTALL untuk melanjutkan proses instalasi. Disana akan ditanya untuk mengatur partisi swap. Seharusnya ini otomatis terdeteksi. Pilih OK untuk melanjutkan. 2. SELECT FILESYSTEM FOR/, akan ditanya untuk memilih partisi untuk direktori /. Setelah memilih partisi, harus memilih sistem file. Pilih salah satu dari empat pilihan sistem file: ext2, ext3, reiserfs dan xfs, kemudian format (atau jangan format/check+format) partisi. Tekan OK untuk melanjutkan. 3. Memilih partisi Linux lain untuk /etc/fstab, dapat ditambah lagi partisi kedalam sistem, kemudian menjalankannya ketika boot. Pilih sebuah partisi yang akan dijalankan ketika boot. Partisi yang tersedia terdaftar tapi tidak dapat dijalankan kecuali berlabel (IN USE). Sekali lagi akan ditanya untuk memilih format sistem file dan untuk memformat partisi. Di layar berikutnya harus mempersiapkan direktori sasaran titik menjalankan untuk partisi. Dua direktori utama yang sering dipakai adalah: /home (dimana semua data pribadi dan file disimpan) dan /usr (dimana semua program terinstall berada). Pilih Continue, setelah selesai menambahkan semua partisi yang ingin ditambahkan dan dijalankan ketika boot. Juga akan ditanya jika ingin menambahkan partisi FAT dan NTFS dari Windows jika menginginkannya di dalam hard drive, dengan catatan keduanya hanya partisi read-only (hanya dapat dipaca, tidak dapat digunakan/dirubah), kecuali keduanya dapat digunakan dengan memodifikasi file fstab kemudian. Pilih yes dan namai partisi jika ingin dijalankan ketika boot. Di layar berikutnya, dapat menerima status dari partisi yang telah dimasukkan kedalam sistem dan lokasi dari direktori titik lokasinya. 4. SOURCE SELECTION, sekarang akan ditanya untuk memilih sumber instalasi. Normalnya itu CD Zenwalk jika menginstal Zenwalk dari CD. Pilih pilihan utama, install dari CD Zenwalk. Jika memilih pilihan kedua, Install dari direktori pra-dimasukkan, akan ditanya direktori mana yang akan digunakan sebagai sumber. 7
  9. 9. Setelah dipilih, setup akan memulai menginstall paket yang mengambil waktu sekitar 15-30 menit. Tidak ada pilihan paket yang dibutuhkan karena ini adalah sistem “satu aplikasi/satu tugas”. Dan Linux pemula pun menghindari mendapat sistem rusak. 5. INSTALL LILO, setelah menginstall semua paket, akan ditanya untuk menginstall boot loader (program untuk menjalankan sistem operasi dan jika ada lebih dari satu sistem operasi). Pilih simple jika ingin menginstall LILO secara otomatis dan jika tidak yakin. Untuk beberapa pengguna mahir, expert mode akan menyediakan jalan untuk memodifikasi lilo.conf. Tahapan ini dapat dilewati jika ingin menginstall GRUB, boot loader populer lain. 6. Optional Kernel Parameters, beberapa sistem membutuhkan parameter tambahan untuk melewati suatu kernel. Jika tahu bahwa parameter tambahan dibutuhkan, kemudian masukkan mereka disini. Di sebagian besar sistem, ini tidak diperlukan. Pilih OK. 7. CONFIGURE LILO TO USE FRAME BUFFER CONSOLE?, standard adalah pilihan aman, kecuali yakin jika kartu grafis mendukung frame buffering (FB). Dapat dipilih resolusi yang diinginkan ketika boot. Pilihan bersama layar splash Zenwalk, dengan logo boot atau tanpa apa-apa (standard). 8. SELECT LILO DESTINATION, MBR (Master Boot Record) umumnya adalah tempat yang bagus untuk menginstall LILO, jadi pilih MBR, kecuali mempunyai alasan untuk tidak melakukannya. 9. HARDWARE CLOCK SET TO UTC?, atur jam hardware ke salah satu local time atau UTC. Jika memilih local time, akan ditanya untuk memilih tempat/zona waktu yang ingin diatur. 10. Startup services, pilih on-boot services dengan memakai tombol atas/bawah, dan tekan space untuk memilih/tidak memilih item start-up. 11. Setting Up Systems, waktunya untuk keluar dari proses install dan reboot, CD intalasi secara otomatis akan keluar, dan harus menekan tombol Ctrl+alt+delete untuk reboot. Jika semuanya ok dan LILO telah terinstal baik, akan terlihat bootsplash (tampilan yang pertama kali suatu sistem operasi tampilkan ketika sistem operasi itu pertama masuk) Zenwalk. Pilih Zenwalk dan tekan enter. Kemudian baca beberapa persetujuan lisensi. Jika setuju, pilih OK. 8
  10. 10. Konfigurator ALSA akan mendeteksi sistem suara. Tetap tekan OK. Akan juga ditanya sistem bahasa. Pilih sistem bahasa yang diinginkan (locale). Sangat baik untuk memilih utf8 code, e.g. en_GB.utf8. UTF-8 secara luas telah mendukung berbagai format. Yang dapat dipakai di MS Windows drivers. Di tampilan berikutnya, akan ditanya untuk mengatur password root. Ini adalah password pengguna utama, dan hanya dipakai ketika ingin mengubah keseluruhan sistem di komputer. Password harus sangat aman karena itu melindungi komputer dan aturan-aturan lias dari penyelundup, yang dapat menjelajahi apapun di dalam komputer dan mengambil keuntungan darinya. Siapkanlah password yang kuat – minimal 6 karakter. 12. User management, sekarang waktunya untuk menambahkan pengguna. Pilih Create User dan ikuti petunjuk. Ide bagus untuk membuat lebih dari satu pengguna, yang dapat dipakai untuk pemakaian sehari-hari. Untuk menjaga sistem tetap aman, sebaiknya tidak memakai akun root, kecuali diperlukan untuk mengubah sesuatu di dalam sistem. Pakai akun pengguna yang telah dibuat untuk keperluan lain. Isikan di dalam keterangan untuk akun baru. Satu yang harus diketahui adalah: expiry date (pilih Never, jika tidak ingin mengatur tanggal habis), user group dan password untuk akun. Setelah selesai, dapat keluar dari UserConfig dengan menekan Done. Pilih done dan kemudian exit. 13. X11 configuration, Videoconfig akan mengatur kartu grafis atau chipset grafis. Tulis perubahan ke xorg.conf seperti yang disarankan dan pilih opsi untuk graphical login. 14. Selamat datang di Linux Zenwalk!, akan disambut dengan manajer desktop grafis. Di tengah-tengah ada kotak untuk mengisi nama pengguna dan password. Dapat memilih bahasa lain dengan memilih language atau mengganti session manager yang berbeda dari xfce4 dengan memilih Session. Menu Actions memberikan pilihan untuk me-restart/shutdown komputer. H. EXIT, pilih EXIT jika ingin memasuki mode console (perintah berbasis teks). Ini penting jika sewaktu-waktu instalasi gagal dan untuk membetulkan sesuatu atau jika mengalami beberapa masalah memasuki Zenwalk. 9
  11. 11. VIII. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN DISTRO ZENWALK Dibanding Distro lainnya, Distro Zenwalk memiliki keunggulan. Berdasarkan penelitian, beberapa kelebihan Distro Zenwalk adalah :    Ringan dalam kebutuhan hardware komputer. Stabil dan cepat. Aplikasi pra-install yang bagus. Disamping kelebihannya, Distro Zenwalk tidak mungkin tanpa kelemahan. Beberapa kelemahannya antara lain:    Mungkin kurang bersahabat dengan pemula. Namanya tidak mengagumkan, walaupun mudah untuk dirubah. Perilaku klik yang tidak konsisten. 10
  12. 12. IX. PENUTUP Pesatnya perkembangan komputer saat ini telah memunculkan beragam variasi pendukungnya seperti software dan hardware yang seakan-akan tidak pernah berhenti untuk terus tumbuh, karena kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari manusia. Perkembangannya yang pesat berkat para pengembang yang setiap harinya tidak berhenti untuk membuat sesuatu yang baru dari komputer dan pendukungnya. Ini merupakan prospek yang baik, dimana di dalamnya terdapat bidang ilmu, pekerjaan dan bisnis yang bermacam-macam. Di dalam bidang bisnis yang berhubungan dengan komputer dan pendukungnya terdapat aturan dan hukum yang berkaitan antara pengembang dan pengguna, seperti beragam jenis lisensi. Salah satunya lisensi Proprietary atau yang dikenal dengan lisensi komersial dan closed-source, contoh: sistem operasi Windows milik Microsoft. Dalam hal ini pengguna dapat menggunakan sistem operasi Windows setelah membeli software tersebut secara legal, tentu saja dengan harga yang tidak murah, dan tidak semua pengguna dapat membeli software jenis Proprietary secara legal. Maka muncullah software-software proprietary bajakan, yang telah dimodifikasi agar dapat digunakan tanpa harus membeli secara legal. Tentu saja merugikan bagi pengembang dan memunculkan masalah bagi pengguna illegal dengan munculnya aturan dan hukum yang berlaku di dalam ketentuan tersebut. Maka solusi agar dapat menggunakan sesuatu yang gratis dan murah namun legal, contohnya sistem operasi, Linux adalah alternatifnya. Distribusi ini selain murah karena pengguna hanya perlu membeli/membayar medianya seperti CD/download internet, sistem operasi ini berlisensi Open Source. Dengan begitu pengguna bebas untuk ikut mengembangkan, bahkan membuat variasi baru dari induknya. Disamping itu, sistem operasi Linux yang berlisensi Open Source memunculkan bidang ilmu, pekerjaan dan bisnis baru sebagai alternatif dari yang berlisensi komersial, karena komersial membutuhkan dana yang tidak sedikit, berbeda dengan Open Source yang tidak membutuhkan dana banyak. Linux yang terdiri dari berbagai macam distribusi atau Distro seperti Distro Zenwalk yang dibahas dalam makalah ini muncul untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan pengguna sehari-hari. Rasanya perlu untuk mengetahui semua hal tentang Linux untuk menambah wawasan di dalam bidang komputer yang mungkin akan bermanfaat di suatu saat nanti. Karena semakin hari peminat komputer dan pendukungnya terutama software yang berlisensi Open Source semakin bertambah, ini meningkatkan kepopuleran Open Source di kalangan pengguna komputer maupun yang baru mengenal komputer sekalipun. 11
  13. 13. REFERENSI IT News Today. 2010. “Zenwalk 6.4: Simple yet Awesome”. (Online). http://www.itnewstoday.com/?p=1686 Diakses Tanggal: 18 Desember 2010. Wikipedia. 2010. “Zenwalk Linux”. (Online). http://id.wikipedia.org/wiki/Zenwalk_Linux Diakses Tanggal: 18 Desember 2010. Zenwalk Linux. 2010. “Zenwalk Manual”. (Online). http://manual.zenwalk.org/en/Installation_step_by_step.html Diakses Tanggal: 18 Desember 2010. BeginLinux.com. 2010. “Top Distro Linux: Zenwalk”. (Online). http://beginlinux.com/desktop_training/reviews/zenwalk Diakses Tanggal: 18 Desember 2010. Wahyu tif linux community. 2010. “Zenwalk Linux”. (Online). http://anakpelor.wordpress.com/ Diakses Tanggal : 18 Desember 2010. 12
  14. 14. 13

×