Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
PERENCANAAN KEBUTUHAN WAREHOUSE
1
CONTENT
Analisa barang dan tipe storage
2 Rencana operasional warehouse
3 Menentukan kebutuhan material handling equipme...
Langkah awal dalam tahapan ini adalah mengumpulkan data-data sebagai berikut :
 Jumlah SKU (Stock Keeping Unit)
 Data pe...
ANALISA BARANG & TIPE STORAGE /2
Kode Barang Nama Barang Panjang (cm) Lebar (cm) Tinggi (cm) Berat (kg)
0001 Equipment A
0...
ANALISA BARANG & TIPE STORAGE /3
Kode Barang Nama Barang Average (pallet) Min (pallet) Max (pallet) Average (pallet) Min (...
Kode Barang Nama Barang Group 1 (Storage) Group 2 (Type) Group 2 (DG)
0001 Equipment A
0002 Parts B
0003 Pump C
0004 Pipe ...
RENCANA OPERASIONAL WAREHOUSE /1
Tahapan Rencana Operasional Warehouse fokus kepada beberapa hal berikut :
 Durasi projec...
RENCANA OPERASIONAL WAREHOUSE /2
Critical poin pada langkah ini adalah melakukan perhitungan kebutuhan kapasitas area stor...
MENENTUKAN KEBUTUHAN MHE /1
Trolley Hand Pallet Hand Lift Forklift
Reach Truck Electric Pallet Truck Drum Grabber Light Du...
MENENTUKAN KEBUTUHAN MHE /2
Menentukan tipe MHE (Material Handling Equipment) disesuaikan dengan tahapan 2
(Rencana Operas...
MENGHITUNG KEBUTUHAN SPACE /1
Beberapa area Warehouse yang perlu dihitung dalam perencanaan :
▪ Inbound – Outbound area ▪ ...
 Menghitung kebutuhan area Inbound / Outbound
Luas Area untuk Inbound dan
Outbound :
Deep : 3 Pallet
Width : 8 Pallet
Kap...
Konversi kan menjadi
kebutuhan luas area untuk
area storage = 81.8 Sqm *
Tipe Storage Total Kebutuhan Satuan
Rak Pallet 16...
MENGHITUNG KEBUTUHAN SPACE /4
 Kebutuhan space untuk Material Handling Equipment (MHE)
MHE yang dimaksud seperti hand pal...
Area Checklist Luas % Luas thd Total
Storage √ 82 39.23%
Space berjalan + Aktifitas Operasional √ 35 16.75%
Office area √ ...
LIST KEBUTUHAN INFRASTRUKTUR /1
Kebutuhan infrastruktur warehouse harus direncanakan spesifik dan sesuai dengan
kebutuhan ...
PEMBUATAN LAYOUT WAREHOUSE /1
Setelah menempuh tahapan 1-5 (mulai dari analisa barang dan tipe storage sampai dengan
pembu...
PEMBUATAN LAYOUT WAREHOUSE /2
Autocad
Program gambar teknik dengan akurasi yang baik, namun sulit mengoperasikannya
Micros...
PEMBUATAN LAYOUT WAREHOUSE /3
Area Checklist Luas % Luas thd Total
Storage √ 82 39.23%
Spaceberjalan +Aktifitas Operasiona...
MENGANALISA KEBUTUHAN PERSONIL /1
Tasks Accountability Outcomes
Level One : ▪ Basic skills in using tools, ▪ Under immedia...
Tasks Accountability Outcomes
Level three ▪ Applies knowledge of ▪ Has strong technical and Efficient and safe / secure
Se...
MENGANALISA KEBUTUHAN PERSONIL /3
Contoh Organization Chart Warehouse :
MENGANALISA KEBUTUHAN PERSONIL /4
Costing Man Power Optional
>> Pro rata / month 4.24% 10% 15% 1.75%
Position Quantity Sal...
MEMBUAT PROYEKSI BIAYA GUDANG /1
Dalam melakukan perencanaan kebutuhan warehouse , unsur biaya harus diperhitungkan.
Denga...
COGS & OPEX
Item Cost / Qty Sub Total Cost Year-1 Year-2 Year-3
Salary / Overhead 9,357,833.33 56,147,000.00 112,294,000.0...
TERIMA KASIH ATAS PERHATIAN ANDA
Outline - Perencanaan Kebutuhan Warehouse dibuat oleh team konsultan Excelogic.
Untuk inf...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Perencanaan Kebutuhan Warehouse (Excelogic Consulting)

9,483 views

Published on

Perencanaan kebutuhan warehouse dibutuhkan untuk mengetahui secara mendetail apa dan bagaimana nantinya Warehouse akan dioperasikan.

Excelogic sebagai konsultan perencanaan warehouse akan membantu perusahaan untuk mendapatkan sebuah solusi "free error" dengan pengalaman di bidang perencanaan warehouse serta jaringan yang dimiliki.

Visit Our Website http://excelogic.info/
Email : admin@excelogic.info

Published in: Business

Perencanaan Kebutuhan Warehouse (Excelogic Consulting)

  1. 1. PERENCANAAN KEBUTUHAN WAREHOUSE
  2. 2. 1 CONTENT Analisa barang dan tipe storage 2 Rencana operasional warehouse 3 Menentukan kebutuhan material handling equipment (MHE) 4 Menghitung kebutuhan space warehouse 5 6 Pembuatan layout warehouse Membuat list kebutuhan infrastruktur warehouse 7 8 Menganalisa kebutuhan personil Proyeksi biaya gudang
  3. 3. Langkah awal dalam tahapan ini adalah mengumpulkan data-data sebagai berikut :  Jumlah SKU (Stock Keeping Unit)  Data pergerakan barang (inbound – outbound)  Product Grouping o Karakteristik product o Tipe storage (racking , block stack, shelving, bin, pallet, piping, dsb) o Kategori ANALISA BARANG & TIPE STORAGE /1
  4. 4. ANALISA BARANG & TIPE STORAGE /2 Kode Barang Nama Barang Panjang (cm) Lebar (cm) Tinggi (cm) Berat (kg) 0001 Equipment A 0002 Parts B 0003 Pump C 0004 Pipe D Menunjukkan jumlah barang (SKU) yang ada di Warehouse. Kode barang dapat berupa kode yang disepakati secara internal perusahaan, atau beberapa perusahaan memiliki standard kode sendiri yang diakui bersama (mis : MESCODE by Shell) Menunjukkan karakteristik barang di dalam gudang. Jika dimensi barang tidak berbentuk simetris dapat diambil ukuran yang representative terhadap dimensi barang. Berat barang dan dimensi barang ini dibutuhkan untuk mendapatkan gambaran secara umum Material Handling Equipment (MHE) yang akan dipakai. Contoh template Ms.Excel untuk menganalisa karakteristik product :
  5. 5. ANALISA BARANG & TIPE STORAGE /3 Kode Barang Nama Barang Average (pallet) Min (pallet) Max (pallet) Average (pallet) Min (pallet) Max (pallet) 0001 Equipment A 0002 Parts B 0003 Pump C 0004 Pipe D Inbound / Day Outbound / Day Data terkait pergerakan barang (inbound – outbound) , penggunaan satuan pallet untuk tujuan memudahkan dan dapat diganti dengan satuan lain , misalkan : Cubic metric, pcs, unit , dll. Data movement Inbound – Outbound ini digunakan untuk melihat load activity per SKU. Meskipun tidak menjadi ukuran mutlak, namun data-data ini mendukung ketika melakukan desain area Inbound – Outbound. Contoh template Ms.Excel untuk menganalisa data pergerakan barang :
  6. 6. Kode Barang Nama Barang Group 1 (Storage) Group 2 (Type) Group 2 (DG) 0001 Equipment A 0002 Parts B 0003 Pump C 0004 Pipe D Grouping Data Grouping ini kebutuhan nya adalah untuk pengelompokkan barang menjadi ke dalam group – group tertentu (misal : group 1 berdasarkan tipe storage). Untuk Grouping berdasarkan tipe storage mutlak dibutuhkan untuk perencanaan warehouse, karena grouping ini menentukan setiap barang akan disimpan pada tipe storage tertentu. Contoh template Ms.Excel untuk melakukan product grouping : ANALISA BARANG & TIPE STORAGE /4
  7. 7. RENCANA OPERASIONAL WAREHOUSE /1 Tahapan Rencana Operasional Warehouse fokus kepada beberapa hal berikut :  Durasi project  Timeline project  Sistem yang digunakan (WMS, Manual , WMS-SAP, etc)  Kebutuhan area storage : Floor / Pallet, Light duty / Heavy duty Racking, Pipe Storage, etc
  8. 8. RENCANA OPERASIONAL WAREHOUSE /2 Critical poin pada langkah ini adalah melakukan perhitungan kebutuhan kapasitas area storage, karena ini akan banyak berpengaruh kepada kebutuhan luas gudang. Menentukan kebutuhan storage dilakukan dengan langkah-langkah berikut :  List down seluruh tipe storage yang dibutuhkan (Tahapan 1)  Menentukan kebutuhan storage setiap item*  Mendapatkan rekapitulasi kebutuhan storage * Kode Barang Nama Barang Tipe Storage Kebutuhan Storage Satuan 0001 Equipment A Rak Pallet 3 Pallet 0002 Parts B Rak Siku 10 Cell 0003 Pump C Floor 10 Sqm 0004 Pipe D Open Yard 14 Sqm Tipe Storage Total Kebutuhan Satuan Rak Pallet 16 Pallet Rak Siku 40 Cell Floor 25 Sqm Open Yard 28 Sqm * Data ilustrasi untuk visualisasi
  9. 9. MENENTUKAN KEBUTUHAN MHE /1 Trolley Hand Pallet Hand Lift Forklift Reach Truck Electric Pallet Truck Drum Grabber Light Duty Racking Beberapa contoh Material Handling Equipment (MHE) yang umum digunakan :
  10. 10. MENENTUKAN KEBUTUHAN MHE /2 Menentukan tipe MHE (Material Handling Equipment) disesuaikan dengan tahapan 2 (Rencana Operasional Warehouse), sedangkan untuk menentukan jumlah MHE setiap tipe harus dilakukan dengan analisa aktifitas operasional. Kesalahan dalam menentukan jumlah MHE yang dibutuhkan akan membuat asset yang dibeli / disewa under utilized atau terjadi pemborosan karena pengeluaran uang perusahaan yang tidak berdampak pada aktifitas operasional perusahaan
  11. 11. MENGHITUNG KEBUTUHAN SPACE /1 Beberapa area Warehouse yang perlu dihitung dalam perencanaan : ▪ Inbound – Outbound area ▪ Storage area ▪ Tempat product DG ▪ Tempat meletakkan MHE ▪ Tempat product damage ▪ Tempat product return/waste ▪ Tempat product disposal ▪ Kebutuhan space berjalan, melakukan aktifitas operasional ▪ Office area ▪ Rest area/ Canteen ▪ Supporting area (Toilet, locker, etc) Semakin detail asumsi-asumsi yang dapat diambil untuk memperhitungkan kebutuhan space pada area yang disebutkan di atas, maka akan menghasilkan space gudang yang sesuai dengan kebutuhan Perusahaan.
  12. 12.  Menghitung kebutuhan area Inbound / Outbound Luas Area untuk Inbound dan Outbound : Deep : 3 Pallet Width : 8 Pallet Kapasitas 24 Pallet * Perhitungan dan design ini didasarkan pada : □ Data Pergerakan Barang □ Estimasi kedatangan Supplier / Vendor (Lead Time) □ Estimasi atau pengalaman project sejenis * Data ilustrasi untuk visualisasi MENGHITUNG KEBUTUHAN SPACE /2
  13. 13. Konversi kan menjadi kebutuhan luas area untuk area storage = 81.8 Sqm * Tipe Storage Total Kebutuhan Satuan Rak Pallet 16 Pallet Rak Siku 40 Cell Floor 25 Sqm Open Yard 28 Sqm Keb Sqm 1.5 Sqm / Pallet 24 0.12 Sqm / Cell 4.8 1 25 1 28 Satuan - Sqm  Menghitung kebutuhan storage area  Menghitung kebutuhan area untuk Product DG, Damage Product, Return, Waste, Disposal serta barang lain yang tidak termasuk barang baik. Dalam melakukan perhitungan kebutuhan space untuk area ini dasar penentuannya selain data historis mungkin bisa didekati dengan memberi alokasi space di gudang, prinsip nya setiap space tersebut disediakan tempat tertentu (khusus) untuk menghindari kontak dengan barang-barang baik yang dapat menyebabkan kerusakan. * Data ilustrasi untuk visualisasi MENGHITUNG KEBUTUHAN SPACE /3
  14. 14. MENGHITUNG KEBUTUHAN SPACE /4  Kebutuhan space untuk Material Handling Equipment (MHE) MHE yang dimaksud seperti hand pallet, trolley, forklift, etc (selain rak yang sudah dihitung sebelumnya) harus diberi tempat khusus untuk meletakkannya (sesuai prinsip 5R) , sehingga setelah MHE selesai digunakan harus dikembalikan ke tempa yang sudah disediakan. Space khusus MHE ini juga berguna untuk aktifitas maintenance & repairing MHE seperti : Charger baterei forklift, reparasi hand pallet, memberi oli pada MHE, dll.  Kebutuhan Space berjalan atau melakukan aktifitas operasional Langkah ini secara mendetail bisa dilakukan pada tahapan no 6 Pembuatan Layout Gudang, untuk keperluan tahapan menghitung kebutuhan space ini dilakukan dengan memberikan allowance 20% dari total seluruh luasan yang dibutuhkan  Space untuk Office , Canteen / Rest Area, supporting area Dalam melakukan design gudang perlu juga dilakukan estimasi Office, Canteen / Rest Area, Toilet, dan supporting area.
  15. 15. Area Checklist Luas % Luas thd Total Storage √ 82 39.23% Space berjalan + Aktifitas Operasional √ 35 16.75% Office area √ 20 9.57% Inbound √ 18 8.61% Outbound √ 18 8.61% Rest area / Canteen √ 14 6.70% MHE √ 10 4.78% Product DG √ 6 2.87% Product Damage √ 6 2.87% 210Estimasi Total kebutuhan space Warehouse (include Open yard) Sqm MENGHITUNG KEBUTUHAN SPACE /4 Summary kebutuhan space Warehouse :
  16. 16. LIST KEBUTUHAN INFRASTRUKTUR /1 Kebutuhan infrastruktur warehouse harus direncanakan spesifik dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Beberapa di antara infrastruktur Warehouse yang harus direncanakan secara mendetail adalah :  Kekuatan lantai warehouse  Jumlah gate / pintu Inbound – Outbound  Desain gate / pint detail dengan loading dock  Tinggi gudang dan desain atap (cahaya, ventilasi , dsb)  Kebutuhan lighting
  17. 17. PEMBUATAN LAYOUT WAREHOUSE /1 Setelah menempuh tahapan 1-5 (mulai dari analisa barang dan tipe storage sampai dengan pembuatan list kebutuhan infrastruktur warehouse, maka langkah selanjutnya adalah pembuatan Layout Warehouse sesuai dengan data-data yang telah ada pada tahapan-tahapan sebelumnya. Beberapa Tools atau Program untuk membuat Layout Warehouse adalah sbb : 1. Autocad 2. Ms. Visio 3. Google Sketchup 4. Manual drawing, dsb
  18. 18. PEMBUATAN LAYOUT WAREHOUSE /2 Autocad Program gambar teknik dengan akurasi yang baik, namun sulit mengoperasikannya Microsoft Visio Program yang cukup baik untuk menggambar Warehouse dan tidak terlalu sulit untuk menguasainya. Telah tersedia beberapa template seperti : hand pallet, forklift, pallet, dsb Google Sketchup Gambar divisualisasikan dengan 3D dan lebih menarik secara visualisasi. Template- template gambar telah banyak tersedia di Internet dan downloadable Beberapa tools untuk pembuatan layout warehouse :
  19. 19. PEMBUATAN LAYOUT WAREHOUSE /3 Area Checklist Luas % Luas thd Total Storage √ 82 39.23% Spaceberjalan +Aktifitas Operasional √ 35 16.75% Officearea √ 20 9.57% Inbound √ 18 8.61% Outbound √ 18 8.61% Rest area /Canteen √ 14 6.70% MHE √ 10 4.78% Product DG √ 6 2.87% Product Damage √ 6 2.87% Data Kebutuhan Luas Mulai dilakukan plotting dari tabel kebutuhan luas kedalam tools untuk melakukan layout. pertimbangan operasional serta beberapa adjustment perlu dilakukan untuk mendapatkan layout yang baik Layout Warehouse Memastikan layout Warehouse memenuhi beberapa kaidah Operation berikut :  Peralatan MHE dapat melalui jalur yang disediakan  Meminimalkan bagian yang tertutup dan tidak terlihat dari banyak sisi.  Jarak area storage ke gate Inbound – Outbound seminimal mungkin.  Layout mengakomodasi urutan operation flow : Inbound – Putaway – Order Picking - Outbound
  20. 20. MENGANALISA KEBUTUHAN PERSONIL /1 Tasks Accountability Outcomes Level One : ▪ Basic skills in using tools, ▪ Under immediate supervision Safe, successful and timely Operative or plant , equipment ▪ Works from verbal and completion of all the Labourer ▪ Applies knowledge of written instructions assigned tasks procedures ▪ Follows operational ▪ Perform physical job procedures requirements ▪ Follows health and safety ▪ Has some related training procedures in the job ▪ Is able to resolve basic ▪ May require a license to questions & problems drive / operate equipment Level two ▪ Knowledge of all regulations ▪ Works under direct Accurate work completion Storekeeper or that apply in the spesific supervision on accordance with senior operative operation ▪ Selects from a variety of procedures ▪ Undertakes varied duties procedures to accomplish such as unloading, picking, assigned tasks loading ▪ Resolves routine questions ▪ Has skills in operating and problems but refers equipment and may need complex issues to the next a license to do this level ▪ May be responsible for leading other people Job titles Contoh Analisa kebutuhan personil di Warehouse :
  21. 21. Tasks Accountability Outcomes Level three ▪ Applies knowledge of ▪ Has strong technical and Efficient and safe / secure Senior Storekeeper, spesific warehouse supervisory skills handling of goods / materials Supervisor or operations ▪ Organises, directs and giving good customer service First line Manager ▪ May plan , but will control staff coordinate single or ▪ Measure employee outcomes several activities and takes any appropriate ▪ Resolves competing demands action from customers and users ▪ Is able to independently ▪ Applies supervisory resolve daily operational management practices and problems principles Level four ▪ Plans, organises, directs ▪ Has strong technical and All warehouse operations to be Manager prioritises and assigns work managerial siklls efficient, safe / secure, and to staff ▪ Independently resolves any within company budget, ▪ Controls and evaluates the management issues that company goal/ targets effectiveness of operations involve people , customers, ▪ Plans and implements resources, procedures and oeprational and procedural practices improvements ▪ Manage using extensive warehouse and management experience Job titles Contoh Analisa kebutuhan personil di Warehouse (lanjutan) : MENGANALISA KEBUTUHAN PERSONIL /2
  22. 22. MENGANALISA KEBUTUHAN PERSONIL /3 Contoh Organization Chart Warehouse :
  23. 23. MENGANALISA KEBUTUHAN PERSONIL /4 Costing Man Power Optional >> Pro rata / month 4.24% 10% 15% 1.75% Position Quantity Salary/ Person SalaryAmount THR Jamsostek Pensiun Medical Insurance Ov Leader 1 3,900,000 3,900,000 325,000 165,360 390,000 585,000 68,250 3 Operational 1 3,100,000 3,100,000 258,333 131,440 310,000 465,000 54,250 3 Staff 1 3,100,000 3,100,000 258,333 131,440 310,000 465,000 54,250 3 Receptionist 1 3,100,000 3,100,000 258,333 131,440 310,000 465,000 54,250 3 Driver 1 2,000,000 2,000,000 166,667 84,800 200,000 300,000 35,000 2 Office Boy 1 2,000,000 2,000,000 166,667 84,800 200,000 300,000 35,000 2 Security 1 2,000,000 2,000,000 166,667 84,800 200,000 300,000 35,000 2 Mandatory Mandatory Costing Man Power Optional >> Pro rata / month 4.24% 10% 15% 1.75% Position Quantity Salary/ Person SalaryAmount THR Jamsostek Pensiun Medical Insurance O Leader 1 3,900,000 3,900,000 325,000 165,360 390,000 585,000 68,250 3 Operational 1 3,100,000 3,100,000 258,333 131,440 310,000 465,000 54,250 3 Staff 1 3,100,000 3,100,000 258,333 131,440 310,000 465,000 54,250 3 Receptionist 1 3,100,000 3,100,000 258,333 131,440 310,000 465,000 54,250 3 Driver 1 2,000,000 2,000,000 166,667 84,800 200,000 300,000 35,000 2 Office Boy 1 2,000,000 2,000,000 166,667 84,800 200,000 300,000 35,000 2 Security 1 2,000,000 2,000,000 166,667 84,800 200,000 300,000 35,000 2 Mandatory MandatoryOptional o rata / month 4.24% 10% 15% 1.75% 10% 10% Jamsostek Pensiun Medical Insurance Overtime Meal&Transport Allowances Other Allowance / person ……………………… 325,000 165,360 390,000 585,000 68,250 390,000 390,000 - 258,333 131,440 310,000 465,000 54,250 310,000 310,000 - 258,333 131,440 310,000 465,000 54,250 310,000 310,000 - 258,333 131,440 310,000 465,000 54,250 310,000 310,000 - 166,667 84,800 200,000 300,000 35,000 200,000 200,000 - 166,667 84,800 200,000 300,000 35,000 200,000 200,000 - 166,667 84,800 200,000 300,000 35,000 200,000 200,000 - Mandatory Mandatory Optional Melakukan estimasi biaya man-power :
  24. 24. MEMBUAT PROYEKSI BIAYA GUDANG /1 Dalam melakukan perencanaan kebutuhan warehouse , unsur biaya harus diperhitungkan. Dengan perencanaan yang cermat maka data-data biaya yang akan muncul ke depannya akan dapat diperkirakan. Untuk pengeluaran rutin warehouse perlu dikendalikan , sehingga pengeluaran bulanan tidak fluktuatif dan mempengaruhi laba/rugi perusahaan pada komponen COGS dan OPEX) Profit and Loss Revenue 15,000 16,500 18,150 26,620 29,282 Cogs 11,250 12,375 13,613 19,965 21,962 Depreciation 375 375 375 375 - Gross Profit 3,375 3,750 4,163 6,280 7,321 Operational Expense 1,800 1,980 2,178 3,194 3,514 Operating Profit 1,575 1,770 1,985 3,086 3,807 Interest Expense - (104) (55) - - Other Income (Expense) 150 Net Profit Before Tax 1,575 1,666 1,930 3,236 3,807 Tax 394 416 482 809 952 Net Profit After Tax 1,181 1,249 1,447 2,427 2,855
  25. 25. COGS & OPEX Item Cost / Qty Sub Total Cost Year-1 Year-2 Year-3 Salary / Overhead 9,357,833.33 56,147,000.00 112,294,000.00 56,147,000.00 Pantry 250,000 1,500,000 3,000,000 1,500,000 Telephone Bill 3,000,000 18,000,000 36,000,000 18,000,000 Electrical 300,000 1,800,000 3,600,000 1,800,000 Water 250,000 1,500,000 3,000,000 1,500,000 Rental Forklift 8,100,000 48,600,000 97,200,000 48,600,000 Rental Warehouse 8,333,333 50,000,000 100,000,000 50,000,000 Ops Cost 1,422,500 8,535,000 17,070,000 8,535,000 Billing & Abodemen - - - - Extra Fooding 1,050,000 6,300,000 12,600,000 6,300,000 Facility Repair 1,700,000 10,200,000 20,400,000 10,200,000 146,435,000 292,870,000 146,435,000 MEMBUAT PROYEKSI BIAYA GUDANG /2 Contoh proyeksi COGS & OPEX dari Warehouse saat memulai proyek, selanjutnya ketika proyek berjalan, Warehouse akan mempertanggungjawabkan biaya actual vs proyeksi.
  26. 26. TERIMA KASIH ATAS PERHATIAN ANDA Outline - Perencanaan Kebutuhan Warehouse dibuat oleh team konsultan Excelogic. Untuk informasi lebih detail atau kebutuhan konsultasi Perusahaan anda silahkan menghubungi : Leonard Merari, STP, CISCP admin@excelogic.info or ari140583@gmail.com +62 813-1000-5342 About Excelogic Excelogic adalah Konsultan Logistik yang menjadi partner perusahaan untuk melakukan riset ataupun mencari solusi- solusi spesifik berkaitan dengan aktifitas logistik perusahaan. LEADING IDEA INTO ACTION merupakan prinsip yang selalu menjadi dasar team excelogic dalam memberikan jasa konsultasi. Disclaimer : Outline ini dipublish berdasarkan data-data umum dan asumsi-asumsi atau study kasus dari team konsultan yang mungkin membutuhkan sedikit penyesuaian untuk implementasi nya. Dokumen ini dimiliki oleh team konsultan Excelogic dan penggunaan serta distribusi-nya harus seijin pemilik

×