Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

MATERI IPA KELAS VIII DISERTAI LATIHAN SOAL

216,510 views

Published on

Buku ini berisi materi IPA kelas VIII, berisi 9 bab yang disertai contoh soal dan latihan soal plus kunci jawabannya.
visit : https://www.facebook.com/pages/RMT-BookStore/414768045235149

Published in: Education

MATERI IPA KELAS VIII DISERTAI LATIHAN SOAL

  1. 1. IPA Kelas VIII Semester Genap IPA
  2. 2. KELAS VIII SEMESTER GENAP ESTI WIDIAWATI Esti Widiawati
  3. 3. IPA Kelas VIII Semester Genap
  4. 4. Kata Pengantar Mata pelajaran IPA termasuk dalam mata pelajaran utama yang diujikan dalam Ujian Nasional. Mata pelajaran ini pada prinsipnya mempelajari tentang Alam yang meliputi aspek-aspek : 1) Makhluk Hidup dan Proses Kehidupan, 2) Materi dan Sifatnya, 3) Energi dan Perubahannya, dan 4) Bumi dan Alam Semesta. Keempat aspek tersebut secara merata dipelajari mulai kelas VII sampai kelas IX. Di kelas VIII semester genap ini aspek materi yang dipelajari mengenai Energi dan Perubahannya, yang dibagi menjadi 9 bab. Buku ini selain berisi konsep materi Energi dan Perubahannya , juga dilengkapi dengan contoh soal dan latihan soal (plus kunci jawaban). Harapannya siswa dapat memanfaatkan buku ini untuk lebih memahami materi dan juga mampu menggunakan rumus dalam penghitungan. Besar harapan penulis supaya buku ini bermanfaat. Penulis senantiasa mengharapkan kritik dan saran untuk penyempurnaan buku ini. Terima kasih. Kudus, Januari 2014 Penulis Esti Widiawati
  5. 5. Daftar Isi Kata Pengantar ....................................................................................................... ii Daftar Isi .............................................................................................................. iii Bab 1. Gaya .............................................................................................................. 1 Bab 2. Hukum Newton ........................................................................................... 11 Bab 3. Usaha dan Energi ....................................................................................... 16 Bab 4. Pesawat Sederhana ................................................................................... 27 Bab 5. Tekanan ........................................................................................................ 37 Bab 6. Getaran ....................................................................................................... 50 Bab 7. Bunyi ............................................................................................................. 56 Bab 8. Cahaya ......................................................................................................... 69 Bab 9. Alat Optik ..................................................................................................... 85 Daftar Pustaka ....................................................................................................... 94 Kunci Jawaban Latihan Soal .................................................................................. 95 IPA Kelas VIII Semester Genap
  6. 6. Sebuah gaya adalah dorong atau tarikan pada sebuah benda yang dihasilkan dari interaksi objek dengan objek lain. Setiap kali ada interaksi antara dua benda, maka terdapat gaya diantara keduanya. Ketika interaksi berhenti, maka kedua benda tidak lagi memiliki gaya. Gaya hanya ada sebagai hasil dari suatu interaksi. Akibat adanya gaya maka benda dapat mengalami : a. Gerakan / perubahan kecepatan, b. Perubahan bentuk, dan c. Perubahan arah gerak d. Perubahan kedudukan (berubah posisi) Dalam bentuk sederhana, semua gaya (interaksi) antara objek dapat digolongkan ke dalam dua kategori besar: 1. gaya yang berasal dari kontak langsung (gaya sentuh), dan 2. gaya yang dihasilkan dari kontak tak langsung (gaya tak sentuh) Gaya yang berasal dari kontak langsung (disebut juga gaya sentuh) adalah jenis-jenis gaya yang terjadi ketika dua benda berinteraksi (secara fisik berhubungan satu sama lain atau bersentuhan) secara langsung. Contoh gaya kontak langsung antara lain : gaya gesek, gaya tekan, gaya normal, dan gaya hambatan udara. Gaya yang dihasilkan dari kontak tidak langsung adalah jenisjenis gaya yang dihasilkan ketika dua benda berinteraksi tidak secara langsung, namun mampu mengerahkan dorongan atau tarikan meskipun secara fisik terpisah. Contoh yang termasuk gaya ini antara lain : a. gaya gravitasi. Sebagai contoh, matahari dan planet-planet mengerahkan tarik gravitasi satu sama lain meskipun pemisahan spasial yang besar. Bahkan ketika kaki Anda meninggalkan bumi Esti Widiawati
  7. 7. dan Anda tidak lagi dalam kontak fisik dengan bumi, ada tarikan gravitasi antara Anda dan bumi. b. Gaya listrik . Sebagai contoh, proton dalam inti atom dan elektron di luar inti mengalami tarikan listrik terhadap satu sama lain meskipun terdapat ruang kecil yang memisahkan mereka. c. Dan gaya magnet. Sebagai contoh, dua magnet dapat menghasilkan tarikan pada satu sama lain meskipun dipisahkan oleh jarak beberapa sentimeter Gaya kontak langsung (gaya sentuh) Gaya gesek Gaya tekan, Gaya normal Gaya hambatan udara Gaya pegas Gaya kontak tak langsung (gaya tak sentuh) Gaya gravitasi Gaya listrik Gaya magnet Gaya dapat diukur dengan menggunakan satuan metrik standar yang dikenal sebagai Newton. Newton disingkat dengan "N." Untuk menyatakan "10,0 N" berarti 10,0 Newton. Satu Newton adalah jumlah gaya yang dibutuhkan untuk menggerakkan benda dengan massa 1 kg- dengan percepatan 1 m / s / s (atau 1 m/s2). Alat ukur gaya yang paling sederhana dan dapat mengukur besarnya gaya secara langsung adalah neraca pegas (dinamometer). 1 Newton adalah jumlah gaya yang dibutuhkan untuk menggerakkan 2 benda dengan massa 1 kg- dengan percepatan 1 m /s IPA Kelas VIII Semester Genap
  8. 8. Besar gaya didapatkan dari perkalian massa benda dengan percepatan : Contoh Soal : Balok A massa 40 kg dan balok B massa 20 kg berada di atas permukaan licin didorong oleh gaya F sebesar 120 N seperti diperlihatkan gambar berikut! Tentukan : Percepatan gerak kedua balok ! Diketahui : m A = 40 kg m B = 20 kg F = 120 N Ditanya : a = ? Jawab : Σ F = ma 120 = (40 + 20) a a = 120/60 m/s2 = 2 m/s2 Latihan Soal : Sebuah kotak dengan massa 40 kg didorong seseorang sampai bergerak dengan percepatan 2 m/s2. Tentukan besarnya gaya dorong pada kotak tersebut ! Gaya termasuk besaran vektor karena memiliki besar dan arah. Dapat dilukiskan dengan anak panah. Panjang anak panah menyatakan nilai (besar) gaya sedangkan arah anak panah menyatakan arah gaya. Esti Widiawati
  9. 9. Misalnya : sebuah meja didorong dengan gaya 4 newton kearah kanan, maka gambar diagram vektornya adalah O F Panjang OF =3 cm, 1 cm mewakili 1N Arah OF menyatakan arah gaya ke kanan Latihan Soal : Apabila gaya 12 N digambarkan dengan anak panah sepanjang 6 cm, maka anak panah sepanjang 30 cm menggambarkan gaya sebesar .... Dalam kehidupan sehari-hari, gaya yang bekerja pada satu benda tidak hanya satu. Maka terjadilah penggabungan dua gaya atau lebih yang nantinya akan mempengaruhi arah gerak maupun percepatan pada suatu benda. Keseluruhan gaya yang bekerja pada suatu benda dapat diganti dengan sebuah gaya yang disebut . Resultante Gaya adalah penjumlahan dari dua gaya atau lebih Resultante gaya disimbolkan dengan : FR / ∑ F Prinsip Resultante gaya adalah : jika gaya yang bekerja searah maka gaya (F) ditambahkan, dan apabila berlawanan maka F dikurangkan F1 Pada gambar disamping maka besarnya resultante gaya adalah : ∑ F = F1+F2-F3 F2 F3 Dalam kehidupan sehari-hari terkadang kita jumpai gaya yang bekerja pada satu benda yang berlawanan arah besarnya sama. Maka berapakah resultannya? Apakah yang terjadi terhadap benda. Tentu IPA Kelas VIII Semester Genap
  10. 10. benda akan diam karena jumlah kedua gaya tersebut sama dengan nol. Keadaan ini disebut benda berada dalam kesetimbangan. Suatu benda dikatakan setimbang apabila resultan gaya yang bekerja pada benda tersebut sama dengan nol. Contoh Soal : Pada sebuah balok bekerja gaya seperti pada gambar. Hitung gaya pengganti (FR) gaya-gaya tersebut ! F2=6N F1= 8N F3=7N Diketahui : F1 = 8 N F2 = -6 N F3 = -7 N Ditanya : FR = ? Jawab : FR = F1 + F2 + F3 =8–6–7 =-5N Atau bisa dikatakan gaya pengganti = 5 N kearah kanan Latihan Soal : Dua buah gaya F1 = 45 N dan F2= 55 N memiliki arah yang berlawanan. Resultan kedua gaya tersebut adalah .... Apa yang akan terjadi apabila kita berjalan di lantai yang licin? Mengapa kita merasakan kesulitan apabila berjalan di atas lantai yang licin. Permasalahan ini berhubungan dengan gaya gesekan. Gaya gesekan merupakan gaya yang ditimbulkan oleh dua pemukaan yang saling bersentuhan. Lantai yang licin membuat kita sulit berjalan di atasnya karena gaya gesekan yang terjadi antara kaki kita dengan lantai sangat kecil. Esti Widiawati
  11. 11. Gaya gesek memiliki arah yang melawan gerak benda atau arah kecenderungan benda akan bergerak. Semakin kasar bentuk permukaan, semakin besar gaya gesekannya. Sebaliknya, semakin halus bentuk permukaan, semakin kecil gaya gesekannya. Gaya gesek ada yang menguntungkan manusia ada juga yang merugikan. Gaya gesek yang dapat menguntungkan : 1) Kita dapat berjalan di atas tanah dengan nyaman. Jika tidak ada gaya gesek, kita pasti tergelincir. 2) Gaya gesekan antara ban mobil dengan jalan membuat mobil dapat bergerak dengan baik. Jika tidak ada gaya gesek, mobil tidak dapat bergerak dengan baik karena mobil pasti tergelincir. 3) Gaya gesek dimanfaatkan pada rem kendaraan. Gaya gesekan antara karet rem dan roda kendaraan, maka kamu dapat mengurangi atau menghentikan gerak kendaraan. 4) Adanya parasut. System kerja parasut memanfaatkan gesekan antara layar dengan udara. Sedangkan gaya gesek yang merugikan antara lain : 1) Ban sepeda yang semakin tipis (aus) karena bergesekan dengan jalan 2) Gir roda dan rantai yang sering bergesekan akan mengakibatkan rusak 3) Mesin-mesin pabrik yang bekerja dengan prinsip gesekan akan aus (biasanya dilindungi dengan pelumas supaya lebih awet) Gaya gesek disimbolkan dengan fs dengan satuan Newton. Gaya ini didapat dengan melibatkan adaya hambatan pada permukaan yang disebut Koefisien gerak statis (µS) dikalikan dengan gaya normal (N). Contoh soal : Perhatikan gambar berikut! IPA Kelas VIII Semester Genap
  12. 12. Benda bermassa m = 10 kg berada di atas lantai kasar ditarik oleh gaya F = 12 N ke arah kanan. Jika koefisien gesekan statis antara benda dan lantai adalah 0,2 tentukan besarnya : a) Gaya normal b) Gaya gesek antara benda dan lantai c) Percepatan gerak benda Diketahui : m = 10 kg F = 12 N ke arah kanan µS = 0,2 Ditanya : a) N = ? b) fges = ? c) a = ? Jawab : Gaya-gaya pada benda diperlihatkan gambar berikut: a) Gaya normal Σ Fy = 0 N−W=0 N − mg = 0 N − (10)(10) = 0 N = 100 N b) Gaya gesek antara benda dan lantai Cek terlebih dahulu gaya gesek statis maksimum yang bisa terjadi antara benda dan lantai: fsmaks = μs N fsmaks = (0,2)(100) = 20 N Ternyata gaya gesek statis maksimum masih lebih besar dari gaya yang menarik benda (F) sehingga benda masih berada dalam keadaan diam. Sesuai dengan hukum Newton untuk benda diam : Σ Fx = 0 F − fges = 0 Esti Widiawati
  13. 13. 12 − fges = 0 fges = 12 N c) Percepatan gerak benda Benda dalam keadaan diam, percepatan benda NOL Latihan Soal : Balok A beratnya 100 N diikat dengan tali mendatar di C (lihat gambar). Balok B beratnya 500 N. Koefisien gesekan antara A dan B = 0,2 dan koefisien gesekan antara B dan lantai = 0,5. Besarnya gaya F minimal untuk menggeser balok B adalah....newton   Massa adalah ukuran banyaknya materi yang terkandung dalam suatu benda. Massa diukur dengan menggunakan neraca (timbangan). Satuan massa dalam SI adalah kilogram. Massa merupakan besaran yang tidak memiliki arah. Oleh karena itu, massa termasuk besaran skalar. Berat suatu benda adalah hasil kali massa benda tersebut dengan percepatan gravitasi bumi. Persamaan tersebut dapat dituliskan sebagai berikut: atau Berat merupakan besaran yang memiliki arah. Arah berat selalu tegak lurus terhadap permukaan bumi. Berat merupakan salah satu bentuk gaya. Berat dapat diukur dengan menggunakan . Satuan berat dalam SI IPA Kelas VIII Semester Genap
  14. 14. dinyatakan dalam Newton. W adalah gaya berat benda tersebut, m adalah massa dan g adalah percepatan gravitasi. Percepatan gravitasi ini berbeda-beda dari satu tempat (Hukum Gravitasi Universal Newton). Secara matematis, percepatan gravitasi bumi dituliskan:  Percepatan gravitasi di daerah kutub sekitar 9,83 N/kg, sedangkan percepatan gravitasi di daerah khatulistiwa sekitar 9,78 N/kg.  Besarnya percepatan gravitasi di setiap permukaan planet tidaklah sama. Hal ini karena percepatan gravitasi dipengaruhi oleh massa dan ukuran planet.  Percepatan gravitasi di Bumi lebih besar daripada percepatan gravitasi di Bulan yaitu 1/6, sehingga berat benda di Bumi lebih besar daripada di Bulan. W Bulan = 1/6 x W Bumi Atau W Bumi = 6 x W Bulan Contoh soal : Massa sebuah batu di Bumi 20 kg. Jika percepatan gravitasi Bumi 9,8 N/kg dan percepatan gravitasi di Bulan seperenam percepatan gravitasi di Bumi. Berapakah berat batu yang hilang ketika di bawa ke Bulan ? Diketahui : m di bumi = 20 kg g Bumi = 9,8 N/kg Ditanya : w batu yang hilang = ? Jawab : m di bumi = m di Bulan = 20 kg g Bumi = 9,8 N/kg g Bulan = 1/6 x 9,8 N/kg = 1,6 N/kg w batu di bumi = m bumi x 9,8 N/kg = 196 N w batu di bulan = m Bulan x 1,6 N/kg = 32 N Jadi batu kehilangan berat sebesar 196 N – 32 N = 164 N Esti Widiawati
  15. 15. Latihan Soal : Berat sebuah batu 48 N ketika berada di Bulan. Jika percepatan gravitasi Bulan 1,6 N/kg, berapakah massa batu tersebut ketika dibawa ke Bumi ?? IPA Kelas VIII Semester Genap

×