Klasifikasi penelitian yusuf (source)

12,381 views

Published on

Published in: Education
1 Comment
1 Like
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
12,381
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
508
Comments
1
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Klasifikasi penelitian yusuf (source)

  1. 1. METODE PENELITIAN KLASIFIKASI PENELITIAN
  2. 2. Klasifikasi PenelitianPenelitian dapat diklasifikasikan :1. BerdasarkanTujuan2. BerdasarkanMetode3. BerdasarkanTingkat Ekplanasi/ Penjelasan4. BerdasarkanSifat dan Jenis Data5. Berdasarkan Sampel atau Populasi
  3. 3. 1. Penelitian Berdasarkan TUJUAN (1) 1. Penelitian Dasar 2. Penelitian Terapan 3. Penelitian Evaluasi 4. Penelitian dan Pengembangan 5. Penelitian Tindakan
  4. 4. 1. Penelitian Berdasarkan TUJUAN (2)1. Penelitian Dasar (Basic Research) : ialah penelitian yang meliputi pengembangan ilmu pengetahuan.2. Penelitian Terapan (Applied Research) : merupakan penelitian yang menyangkut aplikasi teori untuk memecahkan permasalahan tertentu.3. Penelitian Evaluasi (Evaluation Research) : adalah penelitian yang diharapkan dapat memberikan masukan atau mendukung pengambilan keputusan tentang nilai relatif dari dua atau lebih alternatif tindakan.
  5. 5. 1. Penelitian Berdasarkan TUJUAN (3)4. Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) : merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan produk atau sistem sehingga produkatau sistem tersebut mempunyai kualitas yang lebih baik dari sebelumnya.5. Penelitian Tindakan (Action Research) : adalah penelitian yang dilakukan untuk segera dipergunakan sebagai dasar tindakan pemecahan masalah yang ada.
  6. 6. 2. Penelitian Bedasarkan METODE (1)1. Penelitian Survey2. Penelitian Ex Post Facto3. Penelitian Sejarah4. Penelitian Eksperiment5. Penelitian Naturalistik6. Penelitian Kebijakan7. Studi Kasus
  7. 7. 2. Penelitian Bedasarkan METODE (2)1. Penelitian Survey : ialah penelitian yang dilakukan pada populasi besar maupun kecil, tetapi data yang dipelajari adalah data sampel yang diambil dari populasi tersebut, sehingga ditemukan kejadian- kejadian relatif, distribusi dan hubungan- hubungan antar variabel sosiologis maupun psikologis. Penelitian survey pada umumnya dilakukan untuk mengambil suatu generalisasi dari pengamatan yang tidak mendalam.2. Penelitian Ex Post Facto : adalah suatu penelitian untuk meneliti peristiwa yang telah terjadi dan kemudian merunut ke belakang untuk untuk mengetahui faktor- faktor yang dapat menimbulkan kejadian tersebut.
  8. 8. 2. Penelitian Bedasarkan METODE (3)3. Penelitian Sejarah (Historical Research): adalah penelitian yang berkenaan dengan analisis yang logis terhadap kejadian- kejadian yang berlangsung di masa lalu.4. Penelitian Eksperimen : adalah suatu penelitian yang berusaha mencari pengaruh variabel tertentu terhadap variabel yang lain dalam kondisi yang terkontrol secara ketat dan umumnya dilakukan di laboratorium.
  9. 9. 2. Penelitian Bedasarkan METODE (4)5. Penelitian Naturalistic (Penelitian kualitatif) : adalah penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek alamiah, dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci.6. Penelitian Kebijakan (Policy Research): adalah suatu proses penelitian terhadap masalah-masalah sosial yang mendasar, sehingga temuan dapat direkomendasikan kepada pembuat keputusan untuk bertindak dalam menyelesaikan masalah.
  10. 10. 2. Penelitian Bedasarkan METODE (5)7. Penelitian Studi Kasus dan Lapangan (Case and Filed Study) : Merupakan penelitian dengan karakteristik masalah yang berkaitan dengan latar belakang dan kondisi saat ini dari subjek yang diteliti serta interaksinya dengan lingkungan. Tujuannya untuk penyeledikan secara mendalam mengenai subjek tertentu untuk memberikan gambaran yang lengkap mengenai subjek tertentu.
  11. 11. 3. Penelitian Berdasarkan EKPLANASI (1)1. Penelitian Deskriptif2. Penelitian Ekplanatori3. Penelitian Komparatif4. Penelitian Korelasional/Asosiatif5. Penelitian Kausalitas6. Penelitian Pelaporan
  12. 12. 3. Penelitian Berdasarkan EKPLANASI (2)1. Penelitian Deskriptif (Descriptive Research) : merupakan penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik satu variabel atau lebih tanpa membuat perbandingan atau menghubungkan dengan variabel yang lain, atau untuk mencari jawaban mengenai who, what, when, and where. Contoh : Profil responden yang diteliti.2. Penelitian Eksplanatori (Explanatory Research) : merupakan penelitian yang dilakukan untuk mencari jawaban why dan how. Umumnya penelitian ini di dasarkan pada teori yang dipakai sebagai kriteria untuk mencari jawaban tersebut.3. Penelitian Komparatif (Comparative Research) : adalah suatu penelitian yang bersifat membandingkan. Contoh : Perbandingan kinerja sebelum dan sesudah penerapan suatu regulasi.
  13. 13. 3. Penelitian Berdasarkan EKPLANASI (3)4. Penelitian Korelasional/Asosiatif : merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Dengan penelitian ini maka akan dapat dibangun suatu teori yang dapat berfungsi untuk menjelaskan, meramalkan dan mengontrol suatu gejala tertentu.5. Penelitian Kausal Komparatif (Causal- Comparative Research) : merupakan penelitian yang menunjukan arah hubungan atau “pengaruh” antara variabel bebas dengan variabel terikat. Disamping mengukur kekuatan pengaruh penelitian ini termasuk tipe penelitian ex post facto.6. Penelitian Pelaporan (Reporting Research) : merupakan penelitian yang paling sederhana, dan tidak perlu ada hipotesis karena sifatnya pemberitahuan (laporan) tentang suatu fakta di lapangan, sehingga tidak perlu ada simpulan.
  14. 14. 4. Penelitian Berdasarkan SIFAT & JENIS DATA A. Berdasarkan Sifat Data 1. Pendekatan Time series/Longitudinal : Penelitian yang menggunakan data dalam sebuah fase secara berturut-turut dalam periode waktu yang telah ditentukan. 2. Pendekatan Silang (Cross Sectional) : Penelitian yang menggunakan data yang berbeda tapi dilakukan secara serentak dalm waktu yang sama. B. Berdasarkan Jenis data 1. Penelitian Kuantitatif (Qualitative Research) : Merupakan penelitian yang datanya dinyatakan dalam angka dan dianalisis dengan analisis statistika. 2. Penelitian Kualitatif (Qualitative Research) : Merupakan penelitian yang datanya dinyatakan dalam bentuk verbal dan dianalisis tanpa menggunakan analisis statistika. 3. Penelitian Gabungan : Merupakan gabungan antara penelitian kuantitatif dengan penelitian kualitatif.
  15. 15. Positivistik Post-PositivistikMetode Kuantitatif Metode KualitatifAnalisis Kuantitatif Analisis Kualitatif
  16. 16. Perbandingan Penelitian Kuantitatif - Kualitatif Karakteristik Penelitian Penelitian Kuantitatif Kualitatif Tujuan, Pendekatan, Subjek, Sampel Subjek sampel, Sumber data tidakKejelasan Unsur dan Sumber data sudah mantap serta mantap dan rinci, masil fleksibel serta rinci sejak awal berkembang sambil jalan (emergent) Segala sesuatu direncanakan sampai Baru diketahui dengan mantap danLangkah Penelitian matang ketika persiapan disusun jelas setelah penelitian selesai Mengajukan hipotesis penelitian dan Tidak mengemukakan hipotesisHipotesis hipotesis statistik yang akan diuji sebelumnya, tetapi dapat lahir selama dalam penelitian. Hipotesis penelitian berlangsung, sehingga hasil menentukan hasil yang diramalkan penelitian bersifat terbuka.
  17. 17. Perbandingan Penelitian Kuantitatif – Kualitatif (2) Karakteristik Penelitian Penelitian Kuantitatif Kualitatif Desain penelitianya jelas dengan Disain penelitianya bersifat fleksibelDesain langkah-langkah penelitian dan hasil dengan langkah dan hasil yang tidak yang diharapkan. dapat dipastikan. Kegiatan pengumpulan data dapat Kegiatan pengumpulan data selaluPengumpulan Data diwakilkan dengan menggunakan harus dilakukan sendiri oleh peneliti. instrument penelitian Peneliti sebagai instrument penelitian Dilakukan sesudah semua data Dilakukan bersamaan denganAnalisis Data terkumpul pengumpulan Data
  18. 18. Perbandingan Penelitian Kuantitatif – Kualitatif (3) Karakteristik Penelitian Penelitian Kuantitatif Kualitatif Independen Interaktif tidak dapat dipisisahkan Hubungan peneliti dengan yang diteliti Sebab-akibat/kausal Timbal balik/interaktif Hubungan variabel Cenderung membuat generalisasi Transferability/hanya mungkin dalam Kemungkinan ikatan konteks dan waktu generalisasi Cenderung bebas nilai Terikat nilai Peranan nilai Menunjukkan hubungan antar Menemukan pola hubungan yang bersifat Tujuan variabel, Menguji teori, interaktif, Menggambarkan realitas yg kompleks, Mengeneralisasi yang mempunyai Memperoleh pemahaman makna, nilai prediktif Menemukan teori
  19. 19. Perbandingan Penelitian Kuantitatif – Kualitatif (4) Karakteristik Penelitian Penelitian Kuantitatif Kualitatif Teknik Pengumpulan Eksperimen, survey, Participant observation, Kuisioner, Observasi dan In depth interview,, Forum Group Data wawancara terstruktur Discussion (FGD), Dokumentasi da Triangulasi Ukuran sampel Besar, dan Ukuran sampel kecil tidak representatif, Sampel/Sumber Data representatif, sampel acak, Probability sampel purposif, Non probability sampel. sampel, ditentukan diawal. Berkembang selama penelitian
  20. 20. 5. Berdasarkan Penggunaan Sampel/Populasi1. Penelitian Deskriptif : Merupakan penelitian yang datanya berasal dari semua atau sebagian subjek populasi yang diekplorasi melalui tabel dan diagram dimana kesimpulan penelitian hanya dapat diberlakukan untuk ruang lingkup penelitian itu saja.2. Penelitian Inferensial : Merupakan penelitian yang datanya berupa sampel acak melalui teknik analisis statistika sehingga kesimpulan penelitian dapat digeneralisir atau berlaku untuk seluruh populasinya.
  21. 21. Definisi Penelitian Bisnis • Suatu proses sistematis dan objektif yang meliputi pengumpulan, pencatatan dan analisis data untuk membantu pengambilan keputusan bisnis (Zikmund, 2000:5). • Suatu penyelidikan sistematis yang memberikan informasi untuk menuntun keputusan bisnis (Cooper & Emory, 1995:11). • Suatu upaya sistematis dan terorganisasi untuk menyelidiki suatu masalah yang muncul dalam dunia kerja yang memerlukan solusi (Sekarang, 2000:3). • Suatu investigasi yang sistematis, terkontrol, empiris, dan kritis mengenai suatu fenomena yang menjadi perhatian pengambil keputusan manajerial (Davis & Cosensa, 1993:9).
  22. 22. Penelitian Kualitatif ?• Penelitian kualitatif adalah penelitian yang dilakukan dalam setting tertentu yang ada dalam kehidupan riil (alamiah) dengan maksud menginvestigasi dan memahami fenomena: apa yang terjadi, mengapa terjadi dan bagaimana terjadinya?.• Jadi riset kualitatif adalah berbasis pada konsep “going exploring” yang melibatkan in-depth and case-oriented study atas sejumlah kasus atau kasus tunggal (Finlay 2006).• Tujuan utama penelitian kualitatif adalah membuat fakta mudah dipahami (understandable) dan kalau memungkinan (sesuai modelnya) dapat menghasilkan hipotesis baru.

  23. 23. Mengapa dalam kajian ilmumanajemen perlu Penelitian Kualitatif ?1. Bidang kajian manajemen bukan disiplin yang “bebas nilai”2. Tidak semua nilai, perilaku, dan interaksi antara social actors dengan lingkungannya dapat dikuantifikasi.
  24. 24. Bidang kajian manajemenbukan disiplin yang “bebas nilai” Artinya, kegiatan bisnis dan manajemen sangat tergantung pada nilai-nilai, norma, budaya, dan perilaku tertentu yang terjadi di suatu lingkungan bisnis. Jika lingkungannya berbeda, maka gaya dan pendekatan yang digunakan dapat berbeda. Hal ini disebabkan manajemen/bisnis – Merupakan realitas yang terbentu k secara sosial melalui interaksi individu dan lingkungannya (socially Constructed Reality); – Merupakan praktik yang diciptakan manusia (human creation); – Merupakan wacana simbolik yang dibentuk oleh individunya (symbolic discourse) – Merupakan hasil dari kreatifitas manusia (human creativity).
  25. 25. Tidak semua nilai, perilaku, dan interaksi antara social actors dengan lingkungannya dapat dikuantifikasi. • Hal ini disebabkan persepsi seseorang atas sesuatu sangat tergantung pada nilai-nilai, budaya, pengalaman dan lain-lain yang dibawa individu tersebut. • Misalnya, dalam matematika jika orang ditanya berapa hasil 3 x 4, maka orang akan menjawab 12, jika pertanyaan tersebut ditujukan pada tukang afdruk foto hasilnya bisa Rp 1.000, Rp 1.500 atau yang lain. Jawaban ini dapat berbeda karena seseorang merespon sesuatu berdasarkan pengalaman, budaya dan nilai-nilai yang selama ini mereka yakini. • Hal ini menunjukkan bahwa pemakaian angka tertentu (kuantifikasi) untuk mewakili perilaku, nilai, dan fenomena sosial lain dapat menghasilkan sesuatu yang menyesatkan dan tidak menggambarkan kondisi riil yang sebenarnya. Oleh karena itu, pemahaman terhadap manajemen/bisnis sebagai socially constructed reality hanya dapat dilakukan dalam setting organisasi atau lingkungan tertentu.
  26. 26. PROSES RISET BISNIS

×