Laporan praktikum alkalimetri

7,053 views

Published on

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
7,053
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
98
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Laporan praktikum alkalimetri

  1. 1. LAPORAN PRAKTIKUMKIMIA DASARALKALIMETRITGL PERCOBAAN: 3 NOVEMBER 2012A. Ziyad ArzaqiNPM: ………JURUSAN TEKNOLOGI LINGKUNGANSEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI SAPTA TARUNA
  2. 2. I. PRINSIP PERCOBAAN: Reaksi NetralisasiII. REAKSI: Menghitung volume larutan HclIII. TEORI: Asidimetri dan alkalimetri yaitu 2 macam kelompok dari titrasi netralisasi.Asidimetri dan alkalimetri sering juga disebut dengan titrasi asidimetri dan titrasi alkalimetri.IV. PERALATAN YANG DIGUNAKAN:1. Neraca analitis2. Labu ukur 500ml; 100ml3. Gelas ukur 100ml4. Botol semprot 500ml5. Pipet gondok 25ml; 10ml6. Pipet ukur 1ml7. Batang pengaduk8. Beaker glass9. Corong gelas10. Labu Erlenmeyer11. Pipet filler12. Alat titrasi; Statip; Buret kaca 50mlV. BAHAN KIMIA YANG DIBUTUHKAN1. Larutan Hcl2. Na Boraks3. MO (Methyl Orange)4. Aquades5. Contoh ujiCARA KERJA1. Pembuatan larutan Hcl (titran) 0,025 N sebanyak 500mla. Masukkan ± 400ml aquades ke dalam labu ukur 500mlb. Masukkan 1 ml larutan induk Hcl (dari buret), ke dalam labu ukurc. Tambahkan aquades sampai tanda batasd. Tutup labu ukure. Aduk larutan dengan cara membolak-balik labu2. Pembuatan larutan Na Boraks 0,025 N sebanyak 100mla. Timbang berat Na Boraks (hasil perhitungan) sebanyak 0,4767 gramb. Masukkan ke dalam beaker glass 100mlc. Larutkan Na Boraks dengan sedikit aquades
  3. 3. d. Masukkan bagian yang sudah larut ke dalam labu ukur 100mle. Lakukan hal yang sama sampai Na Boraks secara kuantitatif pindah ke dalam labuukurf. Aduk larutan dengan cara membolak-balik labu ukur3. Standarisasi larutan Hcla. Siapkan alat titrasi dengan cara:- Bersihkan buret- Bilas dengan aquades- Bilas dengan larutan Hcl (titran)- Tentukan minikus larutan pada 0mlb. Pipet 10ml larutan Na Boraks, masukkan ke dalam labu Erlenmeyerc. Tambahkan 40ml aquadesd. Tambahkan 3-5 tetes indikator MO (Methyl Orange)e. Lakukan titrasi sampai terjadi perubahan warna larutan dari bening keorange/jinggaf. Catat titik akhir titrasi pada tabel data pengamatang. Lakukan duplo atau triploh. Masukkan harga rata-rata ke dalam perhitungan4. Pengujian contoh ujia. Pipet 25 contoh uji, masukkan ke dalam labu Erlenmeyerb. Tambahkan 25ml aquadesc. Tambahkan 5 tetes indikator Methil Oranged. Lakukan titrasi, catat hasil titrasie. Lakukan duplo atau triploVI. DATA PENGAMATAN1. Data Hasil Penimbangana. Penimbangan IBerat kertas + Na Boraks = 0,7613 gramBerat kertas timbang = 0,2848 gram +Berat Na Boraks = 0,4767 gram2. Data Hasil TitrasiPercobaanAsam Oksalat Larutan NaOH ContohGram V1,ml V2,ml2,mlUji, V5,mlStandarisasi 0,4767 10 19,2 19,110 19,610 19,0Pengujian Contoh 33,5 33,55 25
  4. 4. Uji 33,5 25VII. PERHITUNGAN1. Menghitung volume larutan HclVolume larutan Hcl untuk membuat larutan Hcl sebanyak 500ml:Rumus : V x N = V2*)x N2*)Dimana :V : Volume larutan induk Hcl, mlN : Normalitas larutan induk Hcl, grek/lV2*: Volume larutan Hcl (titran) yang dibuat, mlN2*: Normalitas larutan Hcl yang dibuat, grek/l= = 12,5ml2. Menghitung berat NaBoraksBerat NaBoraks yang harus ditimbang untuk membuat larutan Hcl, sebanyak 100ml,dihitung dengan rumus:Dimana :N1 : Normalitas larutan NaBoraks yang dibuat, grek/lBE : Berat ekuivalent NaBoraks (190,685)Vol : Volume larutan NaBoraks yang dibuat, mlBerat NaBoraks = N x BE x Vol = 0,4767 gramCatatan : nilai berat dicatat 4 angka dibelakang koma3. Menghitung konsentrasi / normalitas Contoh UjiRumus : V5 x N5 = V2 x N2Dimana :V5 : Volume contoh uji yang dianalisa, mlN5 : Normalitas contoh uji yang dianalisa, grek/lV2 : Volume larutan NaOH titran, mlN2 : Normalitas larutan NaOH titran, grek/lKonsentrasi/Normalitas Contoh Uji,Perhitungan Standarisasi Larutan NaOH
  5. 5. 1. = 2. = 3. = = =4. Perhitungan Presentasi Kesalahan Standarisasi100%= 0,01756Sampel : N5===== 0,0158Perhitungan Presentasi Kesalahan Standarisasi100% = 29,6%
  6. 6. 1. = 2. = 3. = = =4. Perhitungan Presentasi Kesalahan Standarisasi100%= 0,01756Sampel : N5===== 0,0158Perhitungan Presentasi Kesalahan Standarisasi100% = 29,6%

×