Monitoring dan evaluasi

600 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
600
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
12
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Monitoring dan evaluasi

  1. 1. MONITORING DAN EVALUASI PROYEK Oleh : ERIKA MARTA LESTARI 09220581 LILIS NURHASANAH 09220247 SANTI FAUJIAH 09220311
  2. 2. Pengertian  Monitoring adalah proses pengumpulan dan analisis informasi (berdasarkan indikator yg ditetapkan) secara sistematis dan kontinu tentang kegiatan program/proyek sehingga dapat dilakukan tindakan koreksi untuk penyempurnaan program/proyek itu selanjutnya.  Evaluasi adalah proses penilaian pencapaian tujuan dan pengungkapan masalah kinerja program/proyek untuk memberikan umpan balik bagi peningkatan kualitas kinerja program/proyek.
  3. 3. Pertanyaan kunci monitoring 1.      Masalah—masalah apa yang timbul ? 2.      Apakah proyek berjalan sesuai jadwal ? 3. Apakah proyek menghasilkan Output yang direncanakan ? 4.      Apakah anggarannya sesuai dengan rencana ? 5.      Apakah strateginya berjalan sesuai dengan rencana? 6.   Apakah kelompok sasaran (target group) terlibat dalam aktivitas proyek ?
  4. 4. Tujuan Monitoring 1.    mengkaji apakah kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan telah sesuai dengan rencana 2.  mengidentifikasi masalah yang timbul agar langsung dapat diatasi 3. melakukan penilaian apakah pola kerja dan manajemen yang digunakan sudah tepat untuk mencapai tujuan proyek. 4.  mengetahui kaitan antara kegiatan dengan tujuan untuk memperoleh ukuran kemajuan, 5.  menyesuaikan kegiatan dengan lingkungan yang berubah, tanpa menyimpang dari tujuan.
  5. 5. Manfaat monitoring Bagi pihak Penanggung Jawab Program : Salah satu fungsi manajemen yaitu pengendalian atau supervisi. Sebagai bentuk pertanggungjawaban (akuntabilitas) kinerja Untuk meyakinkan pihak-pihak yang berkepentingan Membantu penentuan langkah-langkah yang berkaitan dengan kegiatan proyek selanjutnya. Sebagai dasar untuk melakukan monitoring dan evaluasi selanjutnya.
  6. 6.      Bagi pihak Pengelola Proyek, yaitu :   Membantu  untuk  mempersiapkan  laporan  dalam  waktu yang singkat Mengetahui  kekurangan-kekurangan  yang  perlu  diperbaiki dan menjaga kinerja yang sudah baik. Sebagai  dasar  (informasi)  yang  penting  untuk  melakukan evaluasi proyek.      
  7. 7. Tipe dan Jenis Monitoring     Aspek masukan (input)  proyek  antara  lain  mencakup  :  tenaga  manusia,  dana,  bahan,  peralatan,  jam  kerja,  data,  kebijakan,  manajemen  dsb. yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan  proyek. Aspek proses / aktivitas yaitu  aspek dari proyek  yang  mencerminkan  suatu  proses  kegiatan,  seperti  penelitian,  pelatihan,  proses  produksi,  pemberian  bantuan dsb.         Aspek keluaran (output), yaitu aspek proyek yang  mencakup hasil dari proses yang terutama berkaitan  dengan kuantitas (jumlah)
  8. 8. Pentingnya Evaluasi         -memperlihatkan  keberhasilan  atau  kegagalan  proyek                 -menunjukkan  di  mana  dan  bagaimana  perlu  dilakukan perubahan-perubahan               -menentukan  bagaimana  kekuatan  atau  potensi  dapat ditingkatkan.               -memberikan  informasi  untuk  membuat  perencanaan dan pengambilan keputusan.        -membantu untuk dapat melihat konteks dengan  lebih  luas  serta  implikasinya  terhadap  kinerja  pembangunan.  
  9. 9. Tujuan evaluasi     untuk  mendapatkan  informasi  dan  menarik  pelajaran  dari  pengalaman  mengenai  pengelolaan proyek, keluaran, manfaat, dan  dampak  dari  proyek  pembangunan  yang  baru  selesai  dilaksanakan,  maupun  yang  sudah  berfungsi,  sebagai  umpan  balik  bagi  pengambilan  keputusan  dalam  rangka  perencanaan,  pelaksanaan,  pemantauan  dan pengendalian proyek selanjutnya. 
  10. 10. Jenis evaluasi 1.       Evaluasi awal kegiatan, yaitu penilaian terhadap kesiapan proyek  atau mendeteksi kelayakan proyek. 2.       Evaluasi formatif,  yaitu  penilaian  terhadap  hasil-hasil  yang  telah  dicapai  selama  proses  kegiatan  proyek  dilaksanakan.  Waktu  pelaksanaan  dilaksanakan  secara  rutin  (per  bulan,  triwulan,  semester  dan  atau  tahunan)  sesuai  dengan  kebutuhan  informasi  hasil penilaian. 3.         Evaluasi sumatif,  yaitu  penilaian  hasil-hasil  yang  telah  dicapai  secara keseluruhan dari awal kegiatan sampai akhir kegiatan. Waktu  pelaksanaan  pada  saat  akhir  proyek  sesuai  dengan  jangka  waktu  proyek  dilaksanakan.  Untuk  proyek  yang  memiliki  jangka  waktu  enam  bulan,  maka  evaluasi  sumatif  dilaksanakan  menjelang  akhir  bulan  keenam.  Untuk  evaluasi  yang  menilai  dampak  proyek,  dapat  dilaksanakan  setelah  proyek  berakhir  dan  diperhitungkan  dampaknya sudah terlihat nyata.  
  11. 11. KONDISI AWAL (PRE- EXISTING CONDITIONS ) KOMPONEN PROYEK  MASUKAN AKTIVITAS KELU- ARAN (OUT- PUTS) MAN- FAAT (OUT- COMES) DAMPAK (IMPACTS ) +/- FAKTOR EKSTERNAL FAKTOR INTERNAL UMPAN BALIK                                                 MODEL SISTEM MONEV
  12. 12. Indikator program berbasis masyarakat 1. Goals - Kualitas hidup - Keberdayaan masyarakat (aktualisasi diri dan koaktualisasi eksistensi komunitas) - Kemandirian masyarakat - Ketahanan masyarakat 2. Outcomes - Apresiasi (kesadaran, tanggung jawab & peran aktif) - Pemanfaatan sumber sosial berkelanjutan - Mekanisme penanganan & pencegahan oleh masyarakat 3. Outputs - Pengendalian (bobot dan pertumbuhan) masalah sosial - Peningkatan cakupan pelayanan (coverage rate) - Derajat penggunaan potensi dan sumber masyarakat - Peran aktif masyarakat
  13. 13.   Dimensi   Indikator     Cara dan sumber data  Kondisi  Awal       -          Peningkatan populasi anak jalanan -          Peningkatan anak jalanan yang terancam putus  sekolah -          Penurunan status kesehatan dan gizi  -          Peningkatan anak jalanan yang bekerja dalam  kondisi yang  membahayakan hidup, keamanan dan  moral  -          Peran LSM dalam pemberdayaan anak jalanan -          Kebijakan dan program yang sejenis -          Komitmen pemerintah daerah terhadap JPS -          Studi dokumentasi hasil  pemetaaan dan survai anak  jalanan Depsos & LP Atmajaya -          Studi dokumentansi hasil- hasil penelitian terdahulu -          Studi dokumentasi laporan- laporan proyek  Input          -          Rumah singgah -          Dana beasiswa -          Dana permakanan -          Dana pelatihan  -          Petugas/ pekerja sosial -          Juklak/ juknis/ leaflet -          Fasilitas pelayanan -          Sosialisasi dan supervisi  -          Tim sekretariat -          Studi dokumentasi laporan  proyek -          Pedoman wawancara bagi  sekretariat, pimpinan dan staf  proyek  -          diskusi kelompok terarah  (FGD) dengan pengurus dan  pengelola proyek
  14. 14. Aktivi tas                     Pokok: -          Pendampingan -          Bantuan beasiswa SD, SLTP, SLTA -          Tutorial -          Pelatihan keterampilan -          Bantuan tambahan penghasilan untuk     peserta pelatihan keterampilan -          Bantuan permakanan -          Bantuan kesehatan -          Rekreasi  -          Home visit dan pendampingan orang tua -          Pelatihan kewirausahaan untuk orang  tua      Penunjang: -          Penyuluhan sosial -          Penyiapan program -          Penyiapan tenaga pelaksana -          Operasionalisasi Rumah singgah -          diskusi kelompok  terarah (FGD) dengan  pengurus dan pengelola  proyek -          wawancara  mendalam dengan  penerima bantuan -          studi dokumentasi  laporan proyek
  15. 15. Out- puts       -          Jumlah anak yang mendapat             bantuan beasiswa -          Jumlah anak yang ikut tutorial -          Jumlah anak yang sudah dilatih -          Jumlah anak yang  memperoleh              bantuan tambahan penghasilan -          Jumlah anak yang memperoleh  bantuan permakanan dan  kesehatan -          Jumlah anak yang ikut rekreasi -          Jumlah orang tua yang  dikunjungi -          Jumlah orang tua yang ikut  pelatihan kewirausahaan -          Banyaknya penyuluhan sosial -          Kesiapan program -          Rumah singgah operasional -          Studi  dokumentasi laporan  proyek -          Wawancara  mendalam dengan  penerima bantuan -          FGD dengan  pengurus dan  pengelola proyek  
  16. 16. Outcomes         -          Peningkatan kehadiran anak di sekolah -          Peningkatan rata-rata prestasi belajar anak -          Penurunan lamanya keberadaan anak di jalanan -          Peningkatan akses anak terhadap pelayanan  pendidikan dasar -          Peningkatan akses anak terhadap pelayanan  kesehatan dasar -          Peningkatan tanggung jawab orang tua terhadap  anaknya -          Berkurangnya kebiasaan buruk -          Perubahan sikap dan perilaku -          Peningkatan peran aktif masyarakat dalam   pelayanan rumah singgah   -          Studi dokumentasi laporan  proyek -          Wawancara mendalam  dengan penerima bantuan -          FGD dengan pengurus dan  pengelola proyek   Impacts                    Positif: -          Penurunan populasi anak jalanan (dalam 2 tahun  terakhir) -          Kelangsungan pendidikan anak  -          Terciptanya alternatif pekerjaan selain di jalanan -          Berkembangnya usaha ekonomi orang tua -          Terhindarnya anak dari tindak kekerasan,  perlakuan salah, eksploitasi, keterlantaran, dan  perlakuan diskriminatif dari lingkungan sosialnya -          Penurunan tindak kejahatan yang dilakukan  anak yang berada di sekitar rumah singgah        Negatif: -          Peningkatan jumlah anak jalanan baru   -          Studi dokumentasi laporan  proyek -          Wawancara mendalam  dengan penerima bantuan -          FGD dengan pengurus dan  pengelola proyek  
  17. 17. Faktor  ekstern al dan  inter- nal           Faktor eksternal -          dukungan keluarga -          dukungan pihak sekolah -          dukungan pengelola -          peran aktif masyarakat lokal -          komitmen pemerintah daerah -          peran LSM     Faktor  internal -      motivasi anak -          kemampuan dasar anak -          Wawancara  mendalam dengan  penerima bantuan -          Wawancara  dengan orang tua,  tokoh masyarakat  dan instansi terkait -          FGD dengan  pengurus dan  pengelola proyek  
  18. 18. Aspek Evaluasi konvensional Evaluasi partisipatif Siapa Ahli dari luar Anggota masyarakat, staf proyek, fasilitator Apa Indikator keberhasilan, efisiensi biaya dan keluaran hasil/ produk yang telah ditentukan Masyarakat mengidentifikasi sendiri indikator keberhasilan, termasuk hasil/ produk yang akan dicapai Bagaimana Fokus pada “objektivitas ilmiah”, ada jarak antara evaluator dengan partisipan, ada pola seragam, prosedur kompleks, akses terbatas pada hasil Evaluasi sendiri, metode sederhana yang diadaptasi dengan budaya lokal, terbuka, ada diskusi hasil dengan melibatkan partisipan dalam proses evaluasi Kapan Biasanya tergantung jadwal, kadangkala juga ada evaluasi midterm Tergantung dari proses perkembangan masyarakat dan intensitas relatif sering Mengapa Pertanggungjawaban, biasanya sumatif, menentukan biaya selanjutnya Pembangunan masyarakat lokal untuk inisiasi, mengontrol, melakukan tindakan koreksi
  19. 19. Format Desain Latar belakang (jelaskan analisis situasi, pemasalahan, tujuan dan kegiatan proyek) Tujuan (umum dan khusus) Kegunaan (substansi dan ditujukan bagi pengguna yang mana) Cakupan (aspek-aspek di monitor/ evaluasi)   Metode    - Teknik monitoring dan evaluasi (misal : LFA & PRA)         -   Indikator dan alat ukur (hasil LFA & PRA) - Sumber Data - Teknik pengumpulan data - Teknik pengolahan data Lokasi Pelaksana dan Struktur organisasi Pelaporan dan diseminasi Waktu dan tahapan Evaluasi Lampiran : - Instrumen - Dokumen proyek yang relevan
  20. 20. TERIMAKASIH

×