Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Transfusi Darah & Kelainan dan Penyakit pada Sistem Peredaran Darah Manusia Harsidi Side
Tujuan Pembelajaran <ul><ul><li>Membedakan pengertian donor universal dan resipien universal </li></ul></ul><ul><ul><li>Me...
Donor  adalah orang yang memberikan darahnya kepada orang lain. Donor universal  adalah golongan darah yang dapat memberik...
Prinsip Dasar Transfusi Darah <ul><li>Adanya aglutinogen dan aglutinin yang sama dalam plasma darah menyebabkan terjadinya...
Animasi…
Contoh Transfusi Darah <ul><li>Bila golongan darah A (donor) di berikan pada golongan darah B (resipien) maka akan terjadi...
Pada golongan darah 0 yang di donorkan ke A maka tidak terjadi aglutinasi karena pada resipien terdapat aglutinogen A dan ...
Kelainan & Penyakit pada Sistem Peredaran Darah Manusia <ul><li>Anemia  </li></ul><ul><li>Adalah kandungan hemoglobin (Hb)...
B. Thallasemia <ul><li>Merupakan penyakit anemia yang diturunkan. Pada penderita, daya ikat sel darah merahnya terhadap ok...
Hemofilia <ul><li>Hemofili  merupakan penyakit  yang diturunkan secara genetis  dimana darah yang keluar dari pembuluh dar...
Leukimia <ul><li>Adalah penyakit bertambahnya sel darah putih yang tidak terkendali.  </li></ul><ul><li>Diduga penyebab le...
Hipertensi <ul><li>Disebabkan oleh tekanan darah yang tinggi dalam arteri.  </li></ul><ul><li>Hipertensi terjadi bila nila...
<ul><li>Penyebab hipertensi berkaitan dengan umur, kegemukan, dan keturunan.  </li></ul><ul><li>Keadaan ini tidak bisa dis...
Koronariasis (Aterosklerosis) <ul><li>Merupakan penyakit yang disebabkan  </li></ul><ul><li>karena terjadinya   pengerasan...
Varises <ul><li>Varises disbebakan karena pembuluh vena mengalami pelebaran.  </li></ul><ul><li>Hal ini biasanya dijumpai ...
Hemeroid (Ambeien) <ul><li>Pelebaran pembuluh darah di sekitar dubur (anus) </li></ul>
Terima Kasih Atas Perhatiannya <ul><li>Selamat Belajar ... </li></ul>
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Sistem Peredaran Darah Pertemuan IV

16,946 views

Published on

  • Be the first to comment

Sistem Peredaran Darah Pertemuan IV

  1. 1. Transfusi Darah & Kelainan dan Penyakit pada Sistem Peredaran Darah Manusia Harsidi Side
  2. 2. Tujuan Pembelajaran <ul><ul><li>Membedakan pengertian donor universal dan resipien universal </li></ul></ul><ul><ul><li>Menjelaskan prinsip dasar transfusi darah </li></ul></ul><ul><ul><li>Menuliskan contoh transfusi darah </li></ul></ul><ul><ul><li>Menjelaskan kelainan dan penyakit pada sistem peredaran darah manusia </li></ul></ul>
  3. 3. Donor adalah orang yang memberikan darahnya kepada orang lain. Donor universal adalah golongan darah yang dapat memberikan darahnya ke golongan darah lain, dalam hal ini adalah golongan darah 0 <ul><li>Resipien adalah orang yang menerima </li></ul><ul><li>t ransfusi darah. </li></ul><ul><li>Resipien universal adalah golongan darah </li></ul><ul><li>y ang dapat menerima darah dari golongan </li></ul><ul><li>d arah manapun, yaitu golongan darah AB. </li></ul>
  4. 4. Prinsip Dasar Transfusi Darah <ul><li>Adanya aglutinogen dan aglutinin yang sama dalam plasma darah menyebabkan terjadinya koagulasi (penggumpalan) darah </li></ul><ul><li>Peristiwa menggumpalnya darah karena kesamaan aglutinin dan aglutinogen disebut aglutinasi. </li></ul><ul><li>Pertemuan aglutinin α dan aglutinogen A dalam darah menyebabkan terjadinya koagulasi darah. </li></ul><ul><li>P ada peristiwa transfusi darah , koagulasi darah lebih disebabkan oleh aglutinin dari darah resipien dibandingkan oleh aglutinin darah donor. </li></ul>
  5. 5. Animasi…
  6. 6. Contoh Transfusi Darah <ul><li>Bila golongan darah A (donor) di berikan pada golongan darah B (resipien) maka akan terjadi aglutinasi karena resipien yang bergolongan darah B memiliki aglutinin α . Aglutinin α merupakan zat anti A (anti aglutinogen A). Padahal aglutinogen A dimiliki oleh golongan darah A, sehingga ketika ditransfusikan darah terkoagulasi. </li></ul>
  7. 7. Pada golongan darah 0 yang di donorkan ke A maka tidak terjadi aglutinasi karena pada resipien terdapat aglutinogen A dan aglutinin β dan donor hanya memiliki aglutinin α dan β . Sehingga aglutinin resipien (aglutinin β ) tidak bertemu dengan aglutinogen B karena golongan darah 0 tidak memiliki aglutinogen, sehingga tidak terjadi koagulasi dalam darah . Tabel Transfusi Darah Golongan Darah Resipien Keterangan : √ : Tidak menggumpal X : Menggumpal Skema Transfusi Golongan Darah Donor A B AB 0 A √ X X √ B X √ X √ AB √ √ √ √ 0 X X X √
  8. 8. Kelainan & Penyakit pada Sistem Peredaran Darah Manusia <ul><li>Anemia </li></ul><ul><li>Adalah kandungan hemoglobin (Hb) dalam sel darah merah rendah atau kurangnya sel darah merah. </li></ul><ul><li>Kurangnya Hb dapat disebabkan makanan yang kurang mengandung zat besi. </li></ul><ul><li>Berkurangnya sel darah merah bisa terjadi pada penderita malaria karena Plasmodium memakan sel darah merah. </li></ul><ul><li>Apabila anemia terjadi karena kurang zat besi sehingga Hb rendah, maka harus mengkonsumsi makanan yang kaya zat besi seperti hati, daging, dan sayuran hijau. </li></ul>
  9. 9. B. Thallasemia <ul><li>Merupakan penyakit anemia yang diturunkan. Pada penderita, daya ikat sel darah merahnya terhadap oksigen rendah karena kegagalan pembentukan hemoglobin (gen pembentuk Hb rusak). </li></ul>
  10. 10. Hemofilia <ul><li>Hemofili merupakan penyakit yang diturunkan secara genetis dimana darah yang keluar dari pembuluh darah sulit membeku. </li></ul><ul><li>Hal ini disebabkan karena sesungguhnya pada proses pembekuan darah ada sejumlah faktor yang terlibat. Salah satu diantaranya adalah faktor antihemofili. </li></ul><ul><li>Faktor antihemofili diperlukan untuk pembentukan aktifator protrombin dari komponen-komponen darah. </li></ul>
  11. 11. Leukimia <ul><li>Adalah penyakit bertambahnya sel darah putih yang tidak terkendali. </li></ul><ul><li>Diduga penyebab leukemia antara lain radiasi energi tinggi, bahan kimia benzena yang mengenai seseorang dalam jangka waktu lama, dan keadaan genetika seseorang. </li></ul><ul><li>Pengobatan harus dilakukan dokter, seperti kemoterapi, terapi radiasi, terapi biologi, atau cangkok sumsum tulang. </li></ul>
  12. 12. Hipertensi <ul><li>Disebabkan oleh tekanan darah yang tinggi dalam arteri. </li></ul><ul><li>Hipertensi terjadi bila nilai ambang tekanan sistolik antara 140 – 200 mmHg atau lebih, dan nilai ambang tekanan diastolik antara 90 – 110 mmHg atau lebih (tekanan darah normal 120/80 mmHg). </li></ul>
  13. 13. <ul><li>Penyebab hipertensi berkaitan dengan umur, kegemukan, dan keturunan. </li></ul><ul><li>Keadaan ini tidak bisa disembuhkan tetapi bisa dikontrol dengan pola hidup sehat dan obat-obatan, dianjurkan untuk tidak merokok, tidak minum minuman beralkohol, diet rendah garam dan rendah lemak, olahraga secara teratur, dan istirahat bila lelah atau tegang. </li></ul>
  14. 14. Koronariasis (Aterosklerosis) <ul><li>Merupakan penyakit yang disebabkan </li></ul><ul><li>karena terjadinya pengerasan pada </li></ul><ul><li>pembuluh nadi. </li></ul><ul><li>Pengerasan pembuluh nadi dapat terjadi </li></ul><ul><li>karena adanya timbunan lemak, </li></ul><ul><li>khususnya kolesterol di dinding arteri </li></ul><ul><li>dan endapan zat kapur. </li></ul><ul><li>Pengobatannya dengan operasi </li></ul>Animasi
  15. 15. Varises <ul><li>Varises disbebakan karena pembuluh vena mengalami pelebaran. </li></ul><ul><li>Hal ini biasanya dijumpai pada betis. </li></ul>
  16. 16. Hemeroid (Ambeien) <ul><li>Pelebaran pembuluh darah di sekitar dubur (anus) </li></ul>
  17. 17. Terima Kasih Atas Perhatiannya <ul><li>Selamat Belajar ... </li></ul>

×