Pohon Apel Dan Anak Laki Laki

4,616 views

Published on

Published in: Education
  • Be the first to comment

Pohon Apel Dan Anak Laki Laki

  1. 1. Pohon Apel Dan Anak Laki-Laki By ENESAKUZUKA http://enes-ainenglish.blogspot.com
  2. 2. •Suatu ketika, hiduplah sebatangpohon apel besar dan anak lelakiyang senang bermain-main di bawahpohon apel itu setiap hari. Ia senangmemanjatnya hingga ke pucukpohon, memakan buahnya, dantidur-tiduran di keteduhan rindangdaun-daunnya. Anak lelaki itu sangatmencintai pohon apel itu, dan begitupula sebaliknya, anak laki-laki itumencintai pohon itu. Hampir tiaphari, anak lelaki itu menghampiripohon itu, memeluknya, danbermain-main di sekitarnya.
  3. 3. • Jika anak itu kelelahan, ia berteduh di bawah pohon yang rindang itu dan akhirnya tertidur lelap.• Ketika pohon itu berbuah apel, alangkah gembiranya anak itu.• Sang anak memanjat pohon, memetik buahnya lalu memakan sepuas-puasnya, kemudian berayun-ayun di dahan pohon. http://enes-ainenglish.blogspot.com
  4. 4. • Waktu terus berlalu. • Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain - main dengan pohon apel itu setiap harinya. • Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. "Ayo ke sini bermain-main lagi denganku," pinta pohon apel itu.http://enes-ainenglish.blogspot.com
  5. 5. • "Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi," jawab anak lelaki itu. "Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya."•Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak punya uang... tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu."
  6. 6. • Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itupun kembali sedih.http://enes-ainenglish.blogspot.com
  7. 7. • Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang. "Ayo bermain-main denganku lagi," kata pohon apel. • "Aku tak punya waktu," jawab anak lelaki itu. "Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal.http://enes-ainenglish.blogspot.com
  8. 8. • Maukah kau menolongku?"• "Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah. Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu," kata pohon apel.• Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira.
  9. 9. • Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi.• Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.• Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya.
  10. 10. "Ayo bermain-main lagi denganku,"kata pohon apel."Aku sedih," kata anak lelaki itu."Aku sudah tua dan ingin hiduptenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar.Maukah kau memberi aku sebuahkapal untuk pesiar?"•"Duh, maaf aku tak punya kapal,tapi kau boleh memotong batangtubuhku dan menggunakannya untukmembuat kapal yang kau mau.Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah." http://enes-ainenglish.blogspot.com
  11. 11. • Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. • Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu. • Pohon apel merasa sedih kembali karena anak laki- laki itu tidak pernah muncul kembalihttp://enes-ainenglish.blogspot.com
  12. 12. • Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian. "Maaf anakku," kata pohon apel itu. "Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu." • "Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu," jawab anak lelaki itu.http://enes-ainenglish.blogspot.com
  13. 13. • "Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat," kata pohon apel. • "Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu," jawab anak lelaki itu. "Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu. Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini," kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata.http://enes-ainenglish.blogspot.com
  14. 14. • "Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang," kata anak lelaki. "Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat.• Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu."• "Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar- akarku dan beristirahatlah dengan tenang bersamaku." http://enes-ainenglish.blogspot.com
  15. 15. • Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon. Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya. • http://enes-ainenglish.blogspot.com
  16. 16. Apa arti dari semua cerita itu ? • http://enes-ainenglish.blogspot.com
  17. 17. • Ini adalah sebuah cerita tentang semua orang. Pohon apel itu adalah orang tua kita. Ketika kita muda, kita senang bermain- main dengan ayah dan ibu kita.• Kita bercanda ria bersama mereka• Kita juga tertawa riang dalam sukacita bersama mereka • http://enes-ainenglish.blogspot.com
  18. 18. • Mereka mengajak kita bermain-main di sela- sela kesibukan mereka• Mereka mengajari kita mengucapkan kata-kata sehingga kita bisa berbicara• Mereka juga mengajak kita berjalan-jalan atau belajar naik sepeda• http://enes-ainenglish.blogspot.com
  19. 19. • Mereka juga mengajari kita untuk mengenal Alloh Tuhan kita yang telah menciptakan kita sedangkan kita sering berpaling dari-Nya. • Mereka ajari kita untuk berpakaian rapi dan sopan sehingga sedap dipandang mata.• http://enes-ainenglish.blogspot.com
  20. 20. • Ketika akan tidur, orangtua dengan ikhlas menemani kita.• Bahkan ketika sudah tidurpun mereka siap menemani dan menjaga kita dengan setia• http://enes-ainenglish.blogspot.com
  21. 21. • Ketika kita merasa kedinginan, orangtua kita dengan segera akan menyelimuti tubuh kita sehingga kita merasa hangat karenanya.• Di saat kita sakit, orangtua kitapun ikut merasa tidak tenang, senantiasa menjaga kita, mencarikan obat untuk kita dan tidak bisa memejamkan mata karena sakit kita. • http://enes-ainenglish.blogspot.com
  22. 22. • Tapi ketika kita tumbuh dewasa, kita meninggalkan mereka…. Menemui mereka hanya ketika kita butuh sesuatu atau ketika kita dalam kesulitan. Tidak peduli apa pun yang terjadi, dan tidak mau membantu meringankan keadaan mereka.• Kita terus tumbuh besar, dan dewasa sementara kita terus meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan.
  23. 23. • Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, telah berlaku kejam kepada sang pohon, akan tetapi memang begitulah kenyataannya. Seperti itulah kita selama ini telah memperlakukan orang tua kita. Kita tidak menghargai semua yang telah dilakukan dan diberikan oleh mereka untuk kita, sampai akhirnya ….. semua itu terlambat !!!!!. • http://enes-ainenglish.blogspot.com
  24. 24. • Wahai teman-teman, mari kita sayangi dan hormati orang tua kita, karena ridho Alloh berada pada ridho orang tua kita. Dan jangan lupa mendoakan orang tua kita.• Sudah saatnya untuk tunjukkkan pada orang tua kita sekarang, bahwa kita mencintai mereka; dan berterima kasihlah atas seluruh hidupnya yang telah dan akan selalu diberikannya pada kita. • http://enes-ainenglish.blogspot.com
  25. 25. • Dan, yang terpenting : cintailah orangtua kita, doakanlah mereka agar diampuni segala dosa- dosa dan kesalahan mereka. • http://enes-ainenglish.blogspot.com
  26. 26. • Ridho Alloh ada pada ridho kedua orangtua• Kemurkaan Alloh ada pada kemurkaan kedua orangtua • “Dan janganlah sekali-kali kamu mengatakan HUSH!! kepada kedua orangtuamu, dan janganlah sekali-kali kamu menghardik mereka. Dan ucapkanlah kepada mereka perkataan- perkataan yang mulia” • http://enes-ainenglish.blogspot.com

×