Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Combination Oral Contraceptive Pill                            Oleh:       Dwi Kristiarini              G1D009005       Re...
Combination Oral Contraceptive Pill                           (Kombinasipilkontrasepsioral)         Kontrasepsi adalah ala...
Pil KB atau oral contraceptives pill merupakan alat kontrasepsi hormonalyang berupa obat dalam bentuk pil yang dimasukkan ...
Penggunaanpadasiklusselanjutnya,                 samasepertisiklussebelumnya,  yaitupilpertamaditelanpadaharipertamaperdar...
penggunaannyasamadengantipekombinasi.Efektivitasnyasedikitlebihrendahdanlebihseringmenyebabkanhal-hal   yangtidakdiinginka...
3. Pil KB/kontrasepsi oral tipe pil mini            Pil mini kadang-kadangdisebutpilmasamenyusui.Pil mini yaitupil KB   ya...
Biasanya gejala-gejala sampingan yang timbul merupakan gejalasampingan yang ringan dan yang sering ditemukan adalah :a. Mu...
setelah pengobatan belum sembuh, sebaiknya penggunaan pil kontrasepsi  dihentikan dan diganti dengan cara lain sampai geja...
Pengaruh pil kontrasepsi terhadap keadaan tubuh lainnya, yaitu :1. Metabolisme karbohidrat  Pil dapat menimbulkan GTT yang...
7. Tumor ganas   Tidakdidapatkanbukti yang nyatabahwapilkontrasepsimenimbulkankeganasan   pada              alat-alat     ...
Kadang-kadangsekaliterdapatwanita yang mengeluhlibidonyaberkurang dan     dalamhalinisebaiknyapil oral dihentikan.        ...
4.   Pada kemasan 28 pil, dianjurkan mulai minum pil plasebo sesuai dengan hari     yang ada pada kemasan.5.   Bila kemasa...
Kekurangan dari pil kombinasi, yaitu:1.   Mahal2.   Penggunaan pil harus diminum setiap hari3.   Ada interaksi dengan bebe...
DAFTAR PUSTAKANoviawati Setya Arum, Dyah. 2002. Panduan Lengkap Pelayanan KB terkini.     Mitra Cendikia Press: Jogjakarta...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Paper maternitas pil kombinasi

1,683 views

Published on

  • Be the first to comment

Paper maternitas pil kombinasi

  1. 1. Combination Oral Contraceptive Pill Oleh: Dwi Kristiarini G1D009005 Respati Wahyu A. G1D009027 Noni DiahKomalasari G1D009047 Praptik Setia Asih G1D009068 Disusununtukmemenuhitugasmatakuliah Keperawatan Maternitas I KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMANFAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU-ILMU KESEHATAN JURUSAN KEPERAWATAN PURWOKERTO 2011 1
  2. 2. Combination Oral Contraceptive Pill (Kombinasipilkontrasepsioral) Kontrasepsi adalah alat untuk mencegah kehamilan setelah berhubunganintim.Alat ini atau cara ini sifat tidak permanen dan memungkinkan pasanganuntuk mendapatkan anak apabila diinginkan. Ada berbagai macam jenis AlatKontrasepsi yang tersedia di pasaranyang dapat dibeli dengan bebas, antara lainpenggunaanpil KB/ kontrasepsi oral, suntikanatauintravaginal,penggunaanalatdalamsaluranreproduksi (kondom,alatkontrasepsidalamrahim/implan), operasi (tubektomi, vasektomi)ataudenganobattopikalintravaginal yang bersifatspermisid. Pil kontrasepsi dipergunakan oleh kurang lebih 50 juta akseptor di seluruhdunia. Di Indonesia diperkirakankuranglebih 60%akseptormempergunakanpilkontrasepsi.Jumlahinitampaknyaakantetaptinggidibandingkandenganjumlahakseptor yang mempergunakancarakontrasepsi yang lain.Pil mengakibatkan perlunya tenaga pelayanan lebih banyak dibandingkan IUD,sehingga merupakan beban yang berat bagi tenaga medis serta para medis. Olehkarena itu perlu pelayanan yang diatur oleh tenaga terlatih yang terdapat dalammasyarakat sendiri. Sehubungan dengan ini diperlukan pengetahuan dasar sertapetunjuk-petunjuk untuk pelaksana pelayanan tersebut, baik untuk seleksiakseptor maupun cara mengatasi keluhan-keluhan yang ditemukan. 2
  3. 3. Pil KB atau oral contraceptives pill merupakan alat kontrasepsi hormonalyang berupa obat dalam bentuk pil yang dimasukkan melalui mulut (diminum),berisi hormon estrogen dan atau progesteron. bertujuan untuk mengendalikankelahiran atau mencegah kehamilan dengan menghambat pelepasan sel telur dariovarium setiap bulannya. Pil KB akan efektif dan aman apabila digunakan secarabenar dan konsisten. Ada 5 jenispil KB/kontrasepsi oral, yaitu :1. Pil kombinasi atau combination oral contraceptive pill Pil KB yang mengandung estrogen danprogesterondandiminumseharisekali.Estrogen dalampil oral kombinasi, terdiridarietinil estradiol danmestranol.Dosisetinil estradiol 30-35 mcq.Dosis estrogen 35 mcqsamaefektifnyadengan estrogen 50 mcqdalammencegahkehamilan. Progestin dalampil oral kombinasi, terdiridarinoretindron, etindioldiasetat ,linestrenol, noretinodel, norgestrel, levonogestrel, desogestreldangestoden. Terdiridari 21-22 pil KB/kontrasepsi oral dansetiappilnyaberisiderivat estrogen dan progestin dosiskecil, untukpengunaansatusiklus.Pil KB/kontrasepsi oral pertamamulaidiminumpadaharipertamaperdarahanhaid, selanjutnyasetiappilhari 1 pilselama 21-22 hari.Umumnyasetelah 2-3 harisesudahpil KB/kontrasepsi oral terakhirdiminum, akantimbulperdarahanhaid, yang sebenarnyamerupakanperdarahanputusobat. 3
  4. 4. Penggunaanpadasiklusselanjutnya, samasepertisiklussebelumnya, yaitupilpertamaditelanpadaharipertamaperdarahanhaid. Pil oral kombinasimempunyai 2 kemasan, yaitu : a. Kemasan 28 hari 7 pil (digunakanselamamingguterakhirpadasetiapsiklus) tidakmengandunghormonwanita.Sebagaigantinyaadalahzatbesiatauzat inert.Pil-pilinimembantupasienuntukmembiasakandiriminumpilsetiaphari. b. Kemasan 21 hari Seluruhpildalamkemasaninimengandunghormon. Interval 7 haritanpapilakanmenyelesaikan 1 kemasan (mendahuluipermulaankemasanbaru) pasienmungkinakanmengalamihaidselama 7 haritersebuttetapipasienharusmemulaisikluspilbarunyapadahari ke-7 setelahmenyelesaikansiklussebelumnyawalaupunhaiddatangatautidak. Jikapasienmerasamungkinhamil, iaharusmemeriksakandiri. Jikapasienyakiniaminumpildenganbenar, pasiendapatmengulangipiltersebutsesuaijadwalwalaupunhaidtidakterjadi.2. Pil KB/kontrasepsi oral tipe sekuensial Pildibuatsepertiurutanhormon yang dikeluarkanovariunpadatiapsiklus.Makaberdasarkanurutanhormontersebut, estrogen hanyadiberikanselama 14-16 haripertamadiikutiolehkombinasiprogestrondan estrogen selama 5-7 hariterakhir.Terdiridari 14-15 pil KB/kontrasepsi oral yang berisiderivat estrogen dan 7 pilberikutnyaberisikombinasi estrogen dan progestin.Cara 4
  5. 5. penggunaannyasamadengantipekombinasi.Efektivitasnyasedikitlebihrendahdanlebihseringmenyebabkanhal-hal yangtidakdiinginkan. 5
  6. 6. 3. Pil KB/kontrasepsi oral tipe pil mini Pil mini kadang-kadangdisebutpilmasamenyusui.Pil mini yaitupil KB yang hanyamengandungprogesteronsajadandiminumseharisekali.Berisiderivat progestin, noretindronataunorgestrel, dosiskecil, terdiridari 21-22 pil. Cara pemakaiannyasamadengancaratipekombinasi. Dosis progestin dalampil mini lebihrendahdaripadapilkombinasi.Dosis progestin yang digunakanadalah 0,5 mg ataukurang. Karenadosisnyakecilmakapil mini diminumsetiapharipadawaktu yang samaselamasiklushaidbahkanselamahaid. Contohpil mini, yaitu : a. Micrinor, NOR-QD, noriday, norodmenganddung 0,35 mg noretindron. b. Microval, noregeston, microlutmengandunng 0,03 mg levonogestrol. c. Ourette, noegestmengandung 0,5 mg norgeestrel. d. Exlutonmengandung 0,5 mg linestrenol. e. Femulenmengandung 0,5 mg etinodialdiassetat4. Pil KB/kontrasepsi oral tipepilpascasanggama (morning after pill) Morning after pill merupakanpil yang mengandunghormon estrogen dosistinggi yang hanyadiberikanuntukkeadaandaruratsaja, sepertikasuspemerkosaandankondombocor.Berisidietilstilbestrol 25 mg, diminum 2 kali sehari, dalamwaktukurangdari 72 jam pascasanggama, selama 5 hariberturut-turut.5. Once A Moth Pill Pilhormon yang mengandung estrogen yang ”long acting” yaitupil yang diberikanuntukwanita yang mempunyai Biological Half Life panjang.Jeniskontrasepsi oral yang lain dansudahtersedia, namunmasihterbatasantaralain :1. Mifepristone, yaitualatkontrasepsi oral harian yang mengandung anti progesteron yang digunakandalamujiklinispenelitian.2. Ormeloxifene (centchroman), yaitualatkontrasepsi oral yang berupa modulator reseptor estrogen yang digunakan 1-2 kali per minggudanhanyatersedia di India. 6
  7. 7. Biasanya gejala-gejala sampingan yang timbul merupakan gejalasampingan yang ringan dan yang sering ditemukan adalah :a. Mual/muntah Mual/muntah sering ditemukan pada siklus pertama dan dapat berulang pad silkus berikutnya. Pada umumnya mual/muntah ini kan menghilang bila penggunaan pil dteruskan. Bila mual/muntah masih berlangsung terus maka harus difikirkan tentang kemungkinan kehamilan serta sebab-sebab lainnya. Biloa sebab-sebab lainnya telah disingkirkan dan mula/muntah berlangsung terus, sebaiknya diganti dengan cara lain.b. Pusing, sakit kepala Kadang-kadang keluhan ini dirasakan oleh karena kecemasan menggunkan pil kontrasepsi, bahkan keluhan dapat dirasakan pada tablet inaktif diminum. Hal ini agaknya serupa dengan premenstrual headache. Migraine kemudian akan menyembuh atau kadang-kadang malah menghebat. Harus difikirkan kemungkinan thrombosis cerebri bila migraine timbul secra tiba-tiba dan hebat atau nyeri kepala yang hebat.c. Nyeri/tegang pada buah dada Pada siklus pertama buah dada dapat teras nyeri/ tegang tetapi gejala ini segera menghilang pada siklus berikutnya.d. Hyperpigmentasi/choasma Hyperpigmentasi/choasma dapat timbul pada beberapa pemakai pil kontrasepsi terutama mereka yang berdiam didaerah yang bnayak mendapat sinar matahari. Hanya dengan mengentikan penggunaan pil kontrasepsi ini, gejala akan menghilang lambat laun.e. Kulit berminyak, acne Acne dapat timbul terutama bila memakai pil kontrasepsi yang mengandung progestogen yang bersifat androgenik. Dengan mengganti dengan pil yang mengandung progestogen yang tidak bersifat androgenik akan mengurangi gejala ini.f. Keputihan/ fluor albus Seperti pada kehamilan kemungkinan mendapat infeksi dengan monilia lebih besar. Ini mungkin disebabkan oleh pengaruh antiestrogenik dari progestogen yang dipergunakan serta perubahan Ph dan flora vagina. Bila 7
  8. 8. setelah pengobatan belum sembuh, sebaiknya penggunaan pil kontrasepsi dihentikan dan diganti dengan cara lain sampai gejala-gejala menghilang.g. Penambahan berat badan Dalam beberapa bulan pertama dapat terjadi kenaikan berat badan sampai kurang lebih 1 kilogram. Ini disebabkan oleh retensi cairan atau akibat perubahan metabolik yang terjadi. Penambahan berat badab lebih dari 4 kg harus diawasi dan bila tidak dapat diatur dengan diet, sebaiknya pil dihentikan dan diganti dengan cara lain.h. Gangguan dalam pola perdarahan/menstruasi Pada umumnya jumlah darah yang keluar pada waktu menstruasi akan berkurang. Kadang-kadang terjadi breakthrough bleeding atau spotting pada waktu penggnaan pil kontrasepsi. Gejala-gejala ini akan menghilang dengan sendirinya, tetapi bila masih terdapat, sebaiknya pil diganti dengan yang mengandung estrogen lebih tinggi. Harus pula disingkirkan kemungkinan- kemungkinan penyebab lainnya terutama pada akseptor yang telah lama. Amenorrhoe atau missed (silent menstruation) dapat terjadi pada beberapa kasus. Bila terjadi selama dua siklus berturut-turut, haruslah diperiksa terhadap kemungkinan adanya kehamilan. Setelah kehamilan disingkarkan dan ternyata setelah tiga siklus, menstruasi belum juga terjadi maka sebaiknya pil kontrasepsi dihentikan sampai menstruasi kembali sperti semula. Smentara ini dianjurkan untuk memakai cara kontrasepsi yang lian. Kadang-kadang terjadi pula amenorrhoe setelah penggunaan pil berhenti atau diikuti pula dengan galactorrhoe. Pada kasus-kasus demikian fertilitas akan kembali dengan sendirinya setelah beberapa waktu atau dapat pula diberikan clomiphen citrat. Biladengan cara inimasihbelumberhasildapat pula dicobadengan human menopausalgonadotrophin. 8
  9. 9. Pengaruh pil kontrasepsi terhadap keadaan tubuh lainnya, yaitu :1. Metabolisme karbohidrat Pil dapat menimbulkan GTT yang abnormal pada kurang lebih 40 % akseptor. Oleh karena itu penderita DM yang menggunakan pil kontrasepsi harus diawasi dengan baik.2. Kelenjar thyroid Oleh pengaruh estrogen dalam pil kontrasepsi akan terlihat kenaikan thyroksin binding globulin dan protein bound iodine.3. Kesuburan setelah berhenti dengan pil kontrasepsi Pada beberapa akseptor, ovulasi timbulnya agak terlambat, tetapi pada umumnya tidak menunjukan terlambatnya ovulasi. Induksiovulasidenganclomiphenbilaperludapatdicoba.4. Pengaruhterhadappersalinankemudian Kelainankongenitaltidakjelastampaksebagaiakibatpenggunaanpilkontrasekpsise belumkehamilan. Bilaterjadikehamilan, pilkontrasepsiharussegeradihentikan. Pada beberapapenyelidikandikemukakankemungkinanterjadinya carcinoma vaginae pada anak di kemudianharibilapilterusdimakandalamkeadaanhamil.5. Pengaruhterhadaplaktasi Estrogenakanmenghambatlaktasi yang sudahberjalan dan memperpendek masa laktasi, tetapidengandosisrendahpengsruhinidapatdikurangi. Sebaliknya mini pil yang hanyamengandungprogestrogentidakmempengaruhilaktasi.6. Kardiovaskuler BeberapapenyelidikterutamadariAmerika dan Inggrismelaporkanbahwathrombophlebitisdisertaiatautidakdisertaidenganembo liparu-parusertathrombosis cerebral meninggi pada pemakaipilkontrasepsi. Kemungkinaninilebih besar pada akseptordenganumurtua obesitas dan perokok. Dinegara-negara yang sedangberkembang, kematianolehkehamilan dan persalinanjauhlebihtinggidibandingkandengankematianolehthromboemboli. 9
  10. 10. 7. Tumor ganas Tidakdidapatkanbukti yang nyatabahwapilkontrasepsimenimbulkankeganasan pada alat-alat genital. Biladitemukankeganasan, pilkontrasepsiharussegeradihentikan.Didugapilkontrasepsimengurangiinsidens tumor mammae yang jinak. Pengaruhcarcinogenik pada Ca mammaebelumdiketahuidenganjelas. Sebagian, estrogenmeberikanpengaruh yang buruk pada Ca mammae pada masa premenopause, tetapi pada masa postmenpausemalahdapatmenimbulkanregresi Ca mammaetersebut.8. Icterus Pilkontrasepsihendaknyatidakdiberikan pada wanita yang pernahmenderitachronicidiopathicjaundice dan pruritusgeneralisata yang terjadiberulangselamakehamilan. Penderita yang pernahmengalami virus hepatitis sebaiknyatidakdiberikanpilkontrasepsi, kecualibilafaalhepartelah normal kembali.9. Hypertensi Tekanan darah harus diperiksa sebelum mulai mempergunakan pil kontrasepsi. Hypertensi sendiri bukan merupakan kontraindikasi absolut, tetapi pengawasan tekanan darah ahrus dilakukan lebih teliti. Bila tensi naik melebihi 160 mmHg sistolik dan 105 mmHg diastolik, harus diberikan pengobatan terhadap hypertensinya atau pil kontrasepsi lain.Gejala hypertensi sering timbul pada wanita yang sebelumnya pernah mengalami hypertensi selama kehamilan atau terdapat riwayat hypertensi dalam keluarga.10.Depresi Pada wanita dapat terjadi perubahanmood selama siklus menstruasi. Kadang- kadang sekali dapat terjadi suatu episode depresi pada pemakai pil kontrasepsi. Bilainiterjadi, pilkontrasepsidapatdihentikan dan digantidengan cara kontrasepsi yang lain.11.Libido Kontrasepsidengansteroiddapatmenambah libido pada wanita. Inidisebabkanpengaruhsteroidtersebut dan hilangnyaketakutanuntukmenjadihamil. Biasanyafrekuensi coitus menurunsetelahovulasi, tetapidenganpilkontrasepsiperubahaninitidaktampak. 10
  11. 11. Kadang-kadangsekaliterdapatwanita yang mengeluhlibidonyaberkurang dan dalamhalinisebaiknyapil oral dihentikan. Padaprinsipnyahampirsemuawanita yanginginmenggunakanpilkombinasidiperbolehkan, seperti:1. Wanitadalamusiareproduksi.2. Wanita yang telahataubelummemikianak.3. Wanita yang gemukataukurus.4. Wanitasetelahmelahirkandantidakmenyusui.5. Wanita yang menginginkanmetodekontrasepsidenganefektifitastinggi.6. Wanitapascakeguguran/abortus.7. Wanitadenganperdarahanhaidberlebihansehinggamenyebabkananemia.8. Wanitadengansiklushaidtidakteratur.9. Wanitadengannyerihaidhebat, riwayatkehamilanektopik, kelainanpayudarajinak.10. Wanitadengandiabetusmelitustanpakomplikasipadaginjal, pembuluhdarah, matadansaraf.11. Wanitadenganpenyakittiroid, penyakitradangpanggul, endometriosisatautumorjinakovarium.12. Wanita yang menderitatuberkulosispasif.13. Wanitadenganvarisesvena. Kontraindikasi:1. Wanita yang dicurigai hamil atau hamil.2. Wanita yang menyusui secara eksklusif3. Kecurigaan atau adanya Carcinoma mammae,4. Adanya neoplasma yang dipengaryhi oleh estrogen,5. Menderita penyakit thromboemboli atau varices yang luas,6. Faal hepar yang terganggu,7. Perdarahan per vagina yang tidak diketahui sebabnya. Petunjuk Pemakaian Pil Kombinasi1. Pil kombinasi sebaiknya diminum setiap hari pada saat yang sama.2. Pil yang pertama dimulai pada hari pertama sampai hari ke tujuh siklus haid.3. Penggunaan pil kombinasi dianjurkan diminum pada hari pertama haid. 11
  12. 12. 4. Pada kemasan 28 pil, dianjurkan mulai minum pil plasebo sesuai dengan hari yang ada pada kemasan.5. Bila kemasan 28 pil habis, sebaiknya mulai minum pil dari kemasan yang baru.6. Bila kemasan 21 pil habis, tunggu 1 minggu kemudian mulai minum pil dari kemasan yang baru.7. Minum pil yang lain, apabila terjadi muntah dalam waktu 2 jam setelah meminumnya.8. Penggunaan pil kombinasi dapat diteruskan, apabila tidak memperburuk keadaan saat terjadi muntah hebat atau diare lebih dari 24 jam.9. Penggunaan pil apabila terjadi muntah dan diare berlangsung sampai 2 hari atau lebih sama dengan aturan minum pil lupa.10. Tes kehamilan dilakukan apabila tidak haid. Kelebihan dari pil kb kombinasi antara lain:1. Memilikiefektifitastinggi, apabiladiminumsecarateratur.2. Resiko terhadap kesehatan kecil.3. Tidak mengganggu hubungan seksual.4. Mudah digunakan dan mudah dihentikan setiap saat. 12
  13. 13. Kekurangan dari pil kombinasi, yaitu:1. Mahal2. Penggunaan pil harus diminum setiap hari3. Ada interaksi dengan beberapa jenis obat (rifampisin, barbiturat, fenitoin, fenilbutason dan antibiotik tertentu).4. Tidak mencegah penyakit menular seksual, HBV, HIV/AIDS.5. Menyebabkan gangguan pola menstruasi, mual, muntah, pusing, nafsu makan bertambah, kulit berminyak, dan lain-lain. 13
  14. 14. DAFTAR PUSTAKANoviawati Setya Arum, Dyah. 2002. Panduan Lengkap Pelayanan KB terkini. Mitra Cendikia Press: JogjakartaSaifuddin, Abdul Bari. 2006. Panduan Praktis Pelayanan Konterasepsi edisi 2. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo: JakartaSastrawinata S R, 2000.TeknikKeluargaBerencana. Bagianobstetrikdanginekologi FK UNPAD: Bandung 14

×