Tugas e pak ngadimin

253 views

Published on

Tugas Bahasa Indonesia dari Pak Ngadimin #SMPN1Piyungan

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
253
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
2
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Tugas e pak ngadimin

  1. 1. Berkah Di Bulan Ramadhan Seperti biasa suasana dikelas sangat ramai, walaupun saat ituibu atau bapak guru sedang menjelaskan pelajaran. Minggu depan sudah memasuki bulanpuasa, bulan yang ditunggu - tunggu oleh semua umat muslim di dunia karena selamakurang lebih sebulan penuh semua umat muslim diwajibkan untuk berpuasa. Kecuali bagiorang yang ada halangan seperti musafir, ibu hamil, menyusui dan sebagainya. Hal itu juga yang ditunggu - tunggu oleh Rafki dan teman – temannya. Karenasebelum bulan puasa sekolahnya libur dan ketika akan lebaran sekolahnya jugadiliburkan. Selain karena itu Rafki juga senang karena bulan Ramadhan hanya ada 1tahun sekali. Dan kesempatan Ramadhan kali ini Rafki akan berusaha untukmenjalankannya dengan sebaik – baiknya. Pada malam hari di adakan shalat tarawih, shalat tarawih dilakukan setelah shalatisya’. Rafki sangat antusias mengikuti shalat tarawih yang pertama. Rafki sangat khusukdalam mengerjakan shalat tarawih. Setelah shalat tarawih, semua orang lalu membacaniat berpuasa. Rafki baru tahu jika setelah shalat tarawih juga membaca niat untukberpuasa. Rafki sendiri belum begitu lancar mengucapkan niat untuk berpuasa. Setelah shalat tarawih Rafki langsung pulang ke rumahnya. Tepat pukul 03.00Rafki sahur, Rafki sahur bersama ayah dan bundanya. Rafki sangat menikmati sahur haripertama. Tak terasa adzan subuh berkumandang, Rafki bersama ayah dan bundanyabergegas menuju masjid didekat rumahnya. Rafki dan orangtuanya lalu melaksakan shalatsubuh berjamaah. Orang yang shalat subuh berjamaah hari ini banyak, walaupun tidaksebanyak waktu shalat tarawih. Setelah mendengarkan ceramah subuh atau kultum subuh,Rafki dan orangtuanya pulang ke rumah. Karena hari ini libur Rafki memilih untuk tidur kembali. Jam 6 pagi Rafki bangunsetelah tidur kurang lebih 1 jam. Setelah bangun, Rafki lalu bergegas mandi. Badannyaterasa segar sehabis mandi dan dia tidak mengantuk lagi. Setelah itu Rafki memilih untukmenonton televisi acara kesukaannya yaitu Captain Tsubasa.
  2. 2. Hampir 3 jam Rafki menonton TV , karena sudah bosan Rafki lalu menemuiibunya yang sedang ada didapur. Rafki melihat ibunya sedang menanak nasi.Rafki mendekati ibunya, dan berkata, “ Ibu, apa yang bisa Rafki bantu ? “ . “ Oh, makasihRafki mau membantu ibu tapi tidak usah, “ kata ibu kepada Rafki. “ Lebih baik Rafkibermain atau mengerjakan tugas sekolah Rafki, “ kata Ibu Rafki seraya menambahkan. “Baik bu, “ kata Rafki. Rafki lalu menuju kamarnya lalu membuka buku dan mulai mengerjakan tugas –tugasnya. Tugas sekolah yang diberikan guru Rafki ada banyak salah satunya tugasmatematika. Tugas matematika yang diberikan oleh gurunya sangat sulit menurut Rafki.Karena jawabannya harus disertai cara menjawab, walaupun Rafki sudah tahujawabannya tapi kalau caranya Rafki tidak terlalu mengerti. Karena tugasnya masih banyak dan sebagian Rafki belum tahu caranya, Rafkimemutuskan untuk berhenti mengerjakan tugasnya. Rafki lalu pergi dan menuju ke dapurlagi untuk melihat ibunya. Ternyata ibunya sudah selesai menanak nasi dan sekarangibunya sedang memasak sayur kesukaannya yaitu sayur bobor. Rafki sangat suka sayur bobor, tetapi dulu sebenarnya Rafki tidak suka sayurbobor dan sayuran hijau yang lain. Rafki menjadi suka sayur bobor, karena dulu Rafkisuka menonton kartun “ Popeye “ yang kuat karena makan bayam. Sejak itu Rafki mulaimenyukai sayur bobor dan sampai sekarang sayur bobor menjadi makanan favoritnya. Rafki mendekati ibunya dan berkata, “ Hmm, apa sayurnya sudah matang, Bu ? “.“ Belum Rafki sayang, “ kata Ibu Rafki. “ Kalau sekarang sayurnya sudah matang, “ kataIbu Rafki. “ Oh, iya Bu sayurnya sudah matang, “ kata Rafki . “ Asik sayurnya sudahmatang ! “ teriak Rafki lagi kegirangan. “ Tapi, Rafki masih puasa kan?” tanya Ibu Rafki. “ Ya, Bu. Karena ibu masaksayur kesukaan Rafki, Rafki hampir saja lupa kalau Rafki sekarang puasa, “ kata Rafki. “Ya, sudah kalau Rafki masih puasa, “ kata Ibu Rafki. “ Rafki memang anak hebat, “ kataIbu Rafki menambahkan. Tak lama, terdengar kumandang adzan dzuhur yang menandakan sudah waktunyauntuk shalat dzuhur. “ Ayo, Rafki kita shalat dzuhur dulu, “ kata Ibu Rafki. “ Iya, Bu ! “kata Rafki. Rafki dan ibunya shalat dzuhur dimasjid dekat rumah mereka. Setelah ,mereka selesai shalat dzuhur mereka pun pulang ke rumah.
  3. 3. Sesampainya dirumah, Rafki langsung masuk ke kamar tidurnya. Karenasangat mengantuk Rafki langsung tertidur. Pukul 15.30 Rafki bangun tidur, dansegera ke kamar mandi untuk membasuh muka. Setelah membasuh muka Rafkilangsung berwudhu. Rafki lalu shalat ashar dengan khusuk. Rafki pun selesai, karena Rafki mau mengaji Rafki langsung ke kamar mandi lagiuntuk mandi. Karena semua sudah selesai Rafki lalu pamit kepada ibunya untuk pergimengaji dimasjid. Setelah berpamitan dengan ibunya Rafki lalu berangkat ke masjiduntuk mengaji. Di sana banyak anak – anak seusia Rafki yang pergi mengaji ke masjid. Di masjid Rafki bertemu dengan teman sekelasnya yaitu Rio. “ Rio kamu jugamengaji di sini ?” tanya Rafki. “ Oh, kamu Rafki iyalah aku juga mengaji di sini,” jawabRio. “ Kalau tahu kamu juga mengaji, aku tadi ke rumahmu biar kita bisa berangkatbersama, “ kata Rafki. “ Aku tadi ke rumahmu tapi kata ibumu kamu masih tidur jadi akupergi ke masjid duluan,” kata Rio. “ Kamu tadi berangkat jam berapa? “ tanya Rafki. “ Aku tadi berangkat jam 3lebih, “ jawab Rio. “ Yuk, kita ngaji kayaknya sudah mau dimulai ! “ kata Rafki. Setelahselesai mengaji, mereka menunggu waktu untuk buka puasa bersama anak – anak yanglain. Terdengar bunyi sirine, bunyi sirine itu di masjid menandakan sudah waktunyauntuk berbuka. Sebelumnya, mereka di beri jatah makanan atau takjil. Rafki dan anak –anak yang lain berbuka bersama dimasjid, ada pula yang pulang. Setelah selesai berbuka, mereka shalat maghrib berjamaah dimasjid. Rafki danRio pulang bersama setelah selesai shalat maghrib, rumah mereka berdekatan hanyadibatasi dua rumah. “ Rafki, ini sudah sampai rumahku sampai jumpa lagi ingat nantishalat tarawih ya?” kata Rio. “ Ya ! “ jawab Rafki singkat. Tak lama Rafki sudah sampaiditeras rumahnya. “ Assalammu’alaikum, “ kata Rafki. “ Wa’alaikum salam, “ jawab Ibu dan AyahRafki serempak. “ Ee, Rafki sudah pulang, “ kata Ayah Rafki. “ Iya, yah tadi dimasjidRafki banyak temannya, “ kata Rafki. “ Oh, ya Rafki puasanya penuh tidak ? “ tanyaayah. “ Penuh dong, tapi tadi hampir batal karena ibu masak sayur bobor, “ kata Rafki. “Untung, ibu mengingatkan Rafki, “ kata Rafki lagi. “ Apa Rafki mau makan lagi ? “ tanya ibu. “ Hmm, kalau ada sayur bobor Rafkitidak bisa menolak, “ kata Rafki sambil tersenyum. “ Berarti iya, ya sudah sana makan
  4. 4. sayur bobornya ! “ kata ibu. Akhirnya, Rafki makan sayur bobor kesukaannya. “Rafki, tapi makannya jangan banyak – banyak nanti kan shalat tarawih , “ kataibu menasehati Rafki. “ Siip, boss ! kata Rafki. Adzan isya’ berkumandang, Rafki dan keluarganya bergegas menuju masjid. Dijalan Rafki bertemu dengan Rio. “ Hi, Rio kita ternyata bertemu lagi ! “ kata Rafki. “ Iya,Rafki jadi kita bisa bersama pergi ke masjid, “ kata Rio. Tak lama mereka sudah sampaidimasjid. Mereka lalu shalat isya’ dan dilanjutkan dengan shalat tarawih sampai selesaisekitar jam 8 malam. Setiap sore Rafki dan Rio selalu pergi mengaji bersama. Hari berganti demi hari,tak terasa sudah hampir 30 hari mereka berpuasa dan sebentar lagi lebaran. Hal itu yangdirasakan oleh Rafki, karena Rafki dapat berpuasa hampir sebulan penuh dan tidak adapuasanya yang bolong. Rafki bersyukur karena Rafki dapat menjalani puasa sebulanpenuh. Tahun kemarin, Rafki tidak dapat berpuasa sebulan penuh karena Rafki sakit tifusselama seminggu. Rafki mendapat berkah yang luar biasa yaitu kesehatan, karena kesehatan ituadalah sesuatu yang tidak dapat dibeli dan ditukar oleh apapun. Dan kesehatan adalahpemberian dari Allah yang tidak ternilai harganya tapi sangat berguna untuk manusia.Rafki merenung dan kemudian lalu tersenyum sendiri, mengingat puasa tahun lalu karenatahun lalu Rafki masih sering batal puasanya dan Rafki hanya puasa setengah hari. Rafkijuga berpikir, ternyata puasa itu menyenangkan dan membawa banyak dampak positifbagi dirinya.

×