Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Rangkuman bab 12 (energi hijau)

Energi Hijau

  • Login to see the comments

  • Be the first to like this

Rangkuman bab 12 (energi hijau)

  1. 1. JURUSAN MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN 2014 Sofyan Ash Shiddieqy Andi Muhammad Irfan DKK D22113307 D22113507
  2. 2. Mewujudkan sistem penyediaan dan pemanfaatan energi yang berkelanjutan dapat ditempuh dengan memadukan konsep optimasi pemanfaatan energi yang berkelanjutan dapat ditempuh dengan memadukan konsep optimasi pemanfaatan energi terbarukan, penggunaan teknlogi energi yang efisien dan membudayakan pola hidup hemat energi yang lebih di kenal dengan Energi Hijau (Green Energy).
  3. 3. Energi fosil, khususnya minyak bumi merupakan sumber energi utama dan sumber devisa negara. Kebijakan pengembangan energi terbarukan dan konservasi energi adalah suatu konsep untuk mewujudkan sistem penyediaan dan pemanfaatan energi yang berkelanjutan yang dapat mendorong tercapainya pembangunan nasional berkelanjutan melalui pemanfaatan energi terbarukan yang optimal, penggunaan teknologi energi yang efisien, dan membudayakan pola hidup hemat energi.
  4. 4. Pemanfaatan energi terbarukan di indonesia dapat dibedakan menjadi 3, yaitu : 1. Energi yang sudah dikembangkan secara komersial (biomassa, panas bumi, dan tenaga air). 2. Energi yang sudah dikembangkan tetapi masih secara terbatas (energi surya dan energi angin). 3. Energi yang sudah dikembangkan, tetapi baru sampai pada tahap penelitian (energi samudra).
  5. 5. Energi biomassa meliputi kayu, limbah pertanian/ perkebunan/ hutan, komponen organik dari industri dan rumah tangga, dan kotoran hewan. Energi surya terkenal pada umumnya digunakan untuk memasak (kompor surya), mengeringkan hasil pertanian (perkebunan, perikanan, kehutanan, tanaman pangan). Pemanfaatan energi yang efisien dapat dicapai melalui kegiatan : 1. Penggunaanh teknologi hemat energi dalam penyediaan, baik dari sumber terbarukan maupun sumber tak terbarukan. 2. Penerapan budaya hemat energi dalam pemanfaatan energi

×