Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Kajian Awal QRIS dari Bank Indonesia

126 views

Published on

Kajian awal saya secara pribadi , mengenai QRIS dan Uang Elektronik

Published in: Technology
  • DOWNLOAD FULL eBOOK INTO AVAILABLE FORMAT ......................................................................................................................... ......................................................................................................................... 1.DOWNLOAD FULL. PDF eBook here { https://tinyurl.com/y6a5rkg5 } ......................................................................................................................... 1.DOWNLOAD FULL. EPUB eBook here { https://tinyurl.com/y6a5rkg5 } ......................................................................................................................... 1.DOWNLOAD FULL. doc eBook here { https://tinyurl.com/y6a5rkg5 } ......................................................................................................................... 1.DOWNLOAD FULL. PDF eBook here { https://tinyurl.com/y6a5rkg5 } ......................................................................................................................... 1.DOWNLOAD FULL. EPUB eBook here { https://tinyurl.com/y6a5rkg5 } ......................................................................................................................... 1.DOWNLOAD FULL. doc eBook here { https://tinyurl.com/y6a5rkg5 } ......................................................................................................................... ......................................................................................................................... ......................................................................................................................... .............. Browse by Genre Available eBooks ......................................................................................................................... Art, Biography, Business, Chick Lit, Children's, Christian, Classics, Comics, Contemporary, CookeBOOK Crime, eeBOOK Fantasy, Fiction, Graphic Novels, Historical Fiction, History, Horror, Humor And Comedy, Manga, Memoir, Music, Mystery, Non Fiction, Paranormal, Philosophy, Poetry, Psychology, Religion, Romance, Science, Science Fiction, Self Help, Suspense, Spirituality, Sports, Thriller, Travel, Young Adult,
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Kajian Awal QRIS dari Bank Indonesia

  1. 1. Kajian QRIS dari Bank Indonesia By Dony Riyanto
  2. 2. Tugas Pokok Bank Indonesia • Membuat dan melaksanakan kebijakan moneter • Mengatur dan mengawasi perbankan • Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran • Menentukan dan menetapkan pemakaian instrumen pembayaran. • Membuat dan memberikan persetujuan dan izin atas penyelenggaraan suatu sistem pembayaran. • Melakukan pengawasan terhadap penyelenggara jasa sistem pembayaran.
  3. 3. Peraturan Bank Indonesia terkait emoney dan pembayaran • PBI Uang Elektronik • PBI Sistem Pembayaran • PBI Alat Pembayaran Menggunakan Kartu • PBI Remitansi/Pengiriman Uang • PBI Anti Pencucian Uang Dan Pendanaan Terorisme
  4. 4. Pengertian • Uang Elektronik: sejumlah nominal uang yang disimpan dalam bentuk server ataupun chip (data2 disadur dari PBI). Walaupun istilah “chip” saat ini menjadi kurang relevan lagi, karena semua perangkat digital apapun bentuknya (server, kartu chip/RFID, laptop, handphone, dsb dibangun menggunakan chip) • PBI tidak mengenal “dompet digital”. Dompet digital adalah uang elektronik yang disimpan dalam bentul digital secara personal (umumnya menggunakan media gawai/mobile phone dan server) dan dapat digunakan untuk pembayaran. • Switching/payment gateway: istilah ini sudah semakin sering bertukar fungsi dan sulit dibedakan. Awalnya maksud dari switching adalah integresi/jembatan lintas bank, sistem pembayaran, payment channel, dsb. Menggunakan beberapa standard protokol antara lain adalah ISO8583. Saat ini pengertian switching/PG adalah perusahaan yang memiliki sistem yang mampu melakukan integrasi baik uang masuk maupun uang keluar dari berbagai lembaga dan payment channel: perusahaan uang elektronik (gopay, ovo, doku), menyediakan portal/API pembayaran kartu kredit (VISA/Master) dan direct debit (visa/master electron, BCA debit, Mandiri Debit), integrasi Virtual Account (VA dibikin oleh bank dan masing2 bank cara penerapan VA nya berbeda2. Namun prinsipnya sama: satu akun VA seolah2 mewakili 1 akun bank tsb secara lokal), pembayaran (treasurry) antar bank, bahkan sampai disbursement managemnet dan penampung saldo. Jadi pengertian switching/pg saat ini sangat luas sekali. • APMK menjadi kurang relevan lagi karena ini mengacu lbih banyak ke kartu kredit, kartu kredit dan kartu nontunai (emoney model lama).
  5. 5. Pengertian • Remintansi: istilah ini sudah sedikit bergeser namun masih dalam aturan yang sama. Dulu ini digunakan untuk pengiriman uang, termasuk via pos/perusahaan pengiriman barang/uang. Saat ini istilah ini digunakan ketika satu sebuah perusahaan melayani/bisa melakukan perpindahan nominal uang/saldo antar akun, baik yang dia kelola sendiri maupun akun dari pengelola lain, misalnya ke bank (mencariran dana dari uang elektronik ke bank). • QR Code atau quick response code. Ini diciptakan awalnya bukan terkait dengan pembayaran/identifikasi. Berbeda dengan barcode yang dari awal memang peruntukannya adalah identifikasi. Barcode memiliki kelemahan dimana yang dihitung adalah ketebalan garis dan jarak antar garis (micro meter). Dengan menggunakan teknologi analog (laser/CCR) ini mudah sekali dibaca dan sangat cepat. Tetapi dengan menggunakan camera digital dan layar digital yang semuanya berbasis pixel, ini menjadi agak kesulitan dibaca dan memang bukan peruntukannya. Barcode juga punya kelemahan jumlah data yang bisa ditampung. Kemudian munculnya 2D barcode (tidak bisa lagi dibaca dengan laser linear tetapi harus berbasis camera CCR analog. FYI, camera analog menggunakan istilah TV Line atau TVL untuk menyapu gambar yang ada, bukan pixel yang dibagi dalam kotak2 kolom dan baris) • QR Code diciptakan sesuai namanya: agar camera digital mampu dengan mudah dan cepat membaca kode/kalimat/data yang terkandung didalamnya. Berbagai data bisa dimuat dalam QR Code termasuk URL/link ke situs web. Dulu ini sempat ramai dipakai untuk iklan baliho/billboard/giant display agar orang yang lewat dapat dengan mudah membaca datanya dan dilanjutkan di apps mobile mereka. Demikian juga media koran dan televisi. Sekarang kecenderungannya dipakai untuk identifikasi/alat bantu pembayaran.
  6. 6. Uang Elektronik dan Sistem Pembayaran • Kaca BI adalah “nasabah”. Jangan sampai ada masyarakat/nasabah yang dirugikan, meresahkan masyarakat, menimbulkan kebingunan di masyarakat terkait uang, perbankan dan sistem pembayaran. • Uang Elektronik mengatur: • syarat perusahaan yang boleh menerbitkan uang elektronik (dulu cuman boleh 2 jenis: bank based dan telco based. Sejak 2014 PBI kemudian diubah lebih flksibel) • jenis uang elektronik (registered dan unregistered. termasuk syarat KYC utk yang registered) • definisi uang elektronik dan perbedaannya dengan sistem pembayaran (cukup mudah: jika uang berpindah baik dari bank ke uang elektronik atau sebaliknya, atau antar akun tanpa invoice/transaksi jual beli, maka itu masih dalam ranah uang elektronik. Tetapi jika uang berpindah dari nasabah ke pedagang/merchant, dan berpindah atas dasar perdagangan/invoice maka itu masuk ranah pembayaran. kedua sistem ini penanganannya berbeda. Misalnya: klo antar nasabah dan topup/cashout, itu bisa 2 arah. Sementara pembayaran cuman bisa 1 arah) • Sistem pembayaran mengatur semua jenis pembayaran ke merchant/lembaga tujuan (termasuk PLN/PDAM/PLN/PGN, perusahaan penyedia barang/jasa, dsb) baik menggunakan uang kartal, uang elektronik, APMK, dsb.
  7. 7. Jaringan Pemproses Kartu Kredit (processor) • VISA dan Master adalah prinsipal yang melakukan pemprosesan transaksi kartu kredit melalui bank/lembaga yang bekerjasama dengan VISA dan Master. Visa, Master dan 5 jaringan didunia membentuk Payment Card Industry (PCI) Counsil, dan menerbitkan aturan keamanan data bersama yang dinamakan PCI DSS. • Namun sebelum itu Visa dan Master bersama Europay sudah pernah membuat EMV yang menjadi standard yang lebih kepada menentukan protocol, struktur data dan implementasinya pada perangkat (sementara PCI DSS lebih ke pengaturan keamanan flow dan proses data, tidak mengatur standard struktur datanya) (di PCI DSS akhirnya ada segmen dengan nama PA DSS yang mengatur persyaratan keamanan pemprosesan data untuk pabrikan/vendor perangkat keras. Tetapi tetap tidak mengatur mengenai protocol dan struktur datanya) • EMV pada 2017 menerbitkan standard QR Code untuk kepentingan pembayaran/transaksi pada Europay, Master, Visa yang akhirnya standard ini di adopsi oleh berbagai bank dan lembaga- lembaga didunia
  8. 8. QR EMV • Dibagi menjadi 2 standard (bedakan antara standard dan regulasi walaupun keduanya kadang mirip): • Merchant Present (merchant yang memajang QR Code) • Customer Present (customer yang menampilkan QR Code) • Didalam aturan tersebut masing-masing mengandung struktur data yang sangat jelas, terdiri dari: • Merchant Name/Account Info/Category Code • Te • Transaction amount & currency (optional. artinya bisa dicantumkan 0 namun di proses kemudian di secara online. Aturan ini yang hemat saya akan dikendalikan BI) • Convenience fee (fix/percent) (optional. sama seperti transaction)
  9. 9. Deskripsi singkat dari dokumen Merchant Present
  10. 10. Diagram QR EMV Merchant Present
  11. 11. Mengapa BI menerbitkan standard QR? • Karena mengikuti aturan yang berlaku umum di dunia • Karena menjadi tupoksi BI (mengawasi/mengatur sistem pembayaran) • Karena dari kacamata nasabah, maraknya penggunakan QR Code untuk uang elektronik dan sistem pembayarannya dapat menimbulkan dampak negatif misalnya: bagaimana jika si A (nasabah) bertransaksi menggunakan QR Code pada merchant/uang elektronik B dan terjadi dispute (saldo terpotong dana tidak sampai/transaksi tidak diakui, atau QR tidak bisa memproses, atau digunakan untuk penipuan/money laundrying/terorisme, dsb), bagaimana BI bisa melakukan intervensi? Tidak ada instrumennya. Yang ada baru instrumen yang mengatur diluar itu (sistem pembayaran, remitansi, lembaga2 yang dizinkan, dsb), tidak sampai ke aturan ke nasabahnya.
  12. 12. Mengapa BI menerbitkan standard QR? • Atas dasar itulah hemat saya mengapa BI menerbitkan aturan dan standard QR (terbaik uang/pembayaran/merchant/nasabah) yang diberi nama dengan QRIS • Saya belum mendalami lebih lanjut aturan BI tersebut karena di situs resminya BI belum dimuat dokumen PBI nya.
  13. 13. Ilustrasi Diagram QR Merchant Present Peraturan Bank Indonesia dengan QRIS Peraturan Bank Indonesia sebelum QRIS

×