Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Dikson pondung laporan praktikum efek fotolistrik

2,216 views

Published on

Laporan Praktikum Lab. Fis 1

  • Be the first to comment

Dikson pondung laporan praktikum efek fotolistrik

  1. 1. LAPORAN PRAKTIKUM “EFEK FOTOLISTRIK” Oleh : Dikson Pondung 10 310 826 Kelompok 2 Kelas A Pend. Fisika (Semester V) Dosen Mata Kuliah : Dra. M.L. Dumanauw, M.Si. UNIVERSITAS NEGERI MANADOFAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN FISIKA 2012
  2. 2. A. PERCOBAAN EFEK FOTOLISTRIKB. Tujuan Percobaan : 1. Mempelajari efek/ gejala fotolistrik secara eksperimen. 2. Menentukan fungsi kerja/ work function sel foto (photo cell), nilai tetapan Planck dan tenaga kinetik maksimum foto elektron.C. Peralatan : 1. Sel photo (photo cell). 2. Lampu sumber cahaya dan sumber dayanya. 3. Filter cahaya ( 100 , 80 , 60 , 40 , dan 20 )dan diafragma. 4. Multimeter 5. Lampu senter 6. LupD. Teori : Efek fotolistrik adalah peristiwa terlepasnya elektron dari permukaan suatu zat (logam), bilapermukaan logam tersebut disinari cahaya (foton) yang memiliki energi lebih besar dari energiambang (fungsi kerja) logam. Atau dapat di artikan sebagai munculnya arus listrik atau lepasnyaelektron yang bermuatan negatif dari permukaan sebuah logam akibat permukaan logam tersebutdisinari dengan berkas cahaya yang mempunyai panjang gelombang atau frekuensi tertentu. Istilahlama untuk efek fotolistrik adalah efek Hertz (yang saat ini tidak digunakan lagi). Prinsippengukuranefekfotolistrik. Efek fotolistrik ini ditemukan oleh Albert Einstein, yang menganggap bahwa cahaya (foton)yang mengenai logam bersifat sebagai partikel.
  3. 3. Untuk melepaskan elektron dari suatu logam diperlukan sejumlah tenaga minimalyang besarnya tergantung pada jenis / sifat logam tersebut. Tenaga minimal ini disebut work function atau fungsi kerja dari logam, dandilambangkan oleh …. Keperluan tenaga tersebut disebabkan elektron terikat olehlogamnya. Tenaga gelombang elektromagnetik/ foton yang terkuantisasi, besarnya adalah Ef = h υ . . . . . . . . . . . . . . . (1)dimana υ adalah frekuensi gelombang elektromagnetik dan h adalah tetapan Planck, biladikenakan pada suatu logam dengan fungsi kerja …, dimana h υ> …, maka elektrondapat terlepas dari logam. Bila tenaga foton tepat sama dengan fungsi kerja logam yangdikenainya, frekuensi sebesar frekuensi foton tersebut disebut frekuensi ambang darilogam, yaitu υo = . . . . . . . . . . . . . . . (2) Sehingga dapat dikatakan bila frekuensi foton lebih kecil daripada frekuensi ambanglogam, maka tidak akan terjadi pelepasan elektron dan jika lebih besar frekuensi fotonterhadap frekuensi ambang logamnya maka akan terjadi pelepasan elektron, yang biasadisebut efek foto listrik atau gejala foto listrik. Elektron yang lepas dari logam karena dikenai foton, akibat efek foto listrik ini,disebut foto elektron, yang mempunyai tenaga kinetik sebesar Ek = h υ - θ . . . . . . . . . . . . . . . (3)Sistem peralatan untuk mempelajari efek foto listrik ditujukan pada gambar 1. Dua elektroda dalam tabung hampa, dimana salah satunya adalah logam yang disinari(sebuat sel foto). Antara kedua elektroda diberi beda potensial sebesar Vα dengan bateraiE1 dan E2, yang nilainya dapat divariasi dari Vα = - E1 sampai dengan Vα = + E2 dengansuatu potensiometer. Arus foto elektron (Ie) dapat diukur dengan mikro meter atauGavanometer. Untuk suatu nilai υ >υo dengan intensitas tertentu, dapat diamati Ie sebagai Vα. Ie akan mencapai nilai nol bila Vα diturunkan mencapai nilai tertentu, Vα = Vg(tegangan penghenti/ stopping voltage), yang memenuhi persamaan
  4. 4. Tetapan Planck apabila sudah di ketahui potensial penghentinya maka dapat di uji denganpersamaan : Dengan Foto sel Elektroda Pemancar (emitter) Elektroda Penerima sumber cahaya (kolektor) lensa lensa Filter Diafragma Voltmeter perisai Amperemeter Sumber Tegangan pembalik arus E. Prosedur Percobaan 1. Mengatur alat seperti pada Gambar di bawah 2. Mengatur lensa sehingga Nampak spectrum warna (lampu yang di gunakan adalah lampu gas Mercury), kemudian mengatur sel foto sehingga spectrum warna jatuh pada sel foto (pengukuran di lakukan hanya pada orde 1) 3. Mengukur tegangan dengan menggunakan multimeter untuk setiap warna yang jatuh pada sel foto.
  5. 5. 4. Mengulangi Langkah 3 Hanya saja pada sel foto di beri filter kemudian mengukur tegangan setiap warna untuk absorbsi yang berbeda.5. Mengulangi pengukuran minimal 3 kali pengukuranF. HASIL PENGAMATAN1. Tanpa menggunakan Filter Warna Tegangan (V) Kuning 0,008 Hijau 0,01 Ungu 0,0062. Dengan menggunakan Filter Intensitas Tegangan (V) Kuning Hijau Ungu 100% 0,006 0,008 0,004 80% 0,006 0,008 0,004 60% 0,004 0,006 0,004 40% 0,002 0,004 0,002 20% 0,002 0,004 0,002
  6. 6. G. Pengolahan Data. 1. Tanpa menggunakan Filter Dik , Dit , a. Tentukanlah energy kinetic untuk setiap warna b. Tentukanlah energy foton untuk setiap warna c. Tentukanlah fungsi kerja untuk setiap warna d. Tentukanlah frekwensi ambang untuk setiap warna e. Ujilah tetapan planck berdasarkan pada persamaan potensial penghenti yaitu :Jawab : a. MenentukanEnergiKinetik (Ek)
  7. 7. b. MenentukanEnergiFoton (Ef)c. MenentukanFungsiKerja ( ) :d. MenentukanFrekwensiambang ( ) :
  8. 8. e. MenentukanTetapan Planck (h) : Dengan ,
  9. 9. 2. Dengan Menggunakan Filter Dik : Intensitas Tegangan (V) Kuning Hijau Ungu 100% 0,006 0,008 0,004 80% 0,006 0,008 0,004 60% 0,004 0,006 0,004 40% 0,002 0,004 0,002 20% 0,002 0,004 0,002 Dit , a. Tentukanlah energy kinetic setiap warna untuk absorbsi yang berbeda. b. Tentukanlah energy foton setiap warna untuk absorbsi yang berbeda. c. Tentukanlah fungsi kerja setiap warna untuk absorbsi yang berbeda. d. Tentukanlah frekwensi ambang setiap warna untuk absorbsi yang berbeda. e. Ujilah tetapan Planck setiap warna untuk absorbsi yang berbeda berdasarkan pada persamaan potensial penghenti yaitu :
  10. 10. Jawab :a. MenentukanEnergiKinetik (Ek) Untuk absorbsi 100% = absorbs 80% : Untuk absorbsi 60%Untuk absorbsi 40% = absorbsi 20% :
  11. 11. b. MenentukanEnergiFoton (Ef)c. MenentukanFungsiKerja ( ) : Untuk absorbsi 100% = absorbsi 80% : Untuk Absorbsi 60%
  12. 12. Untuk absorbsi 40% = absorbsi 20%:d. MenentukanFrekwensiambang ( ) : Untuk absorbsi 100% = absorbsi 80% : Untuk Absorbsi 60%Untuk absorbsi 40% = absorbsi 20%:
  13. 13. e. MenentukanTetapan Planck (h) :DenganUntuk Absorbsi 100% = Absorbsi80 %
  14. 14. Untuk Absorbsi 60%Untuk Absorbsi 40% = Absorbsi 20%
  15. 15. H. Teori Kesalahan1. Tingkat kesalahan tanpa menggunakan Filter2. Tingkat kesalahan untuk penggunaan Filter a. Absorbsi 100% = 80% b. Absorbsi 60% c. Absorbsi 40% = 20%
  16. 16. I. KesimpulanBerdasarkan pada hasil percobaan kami, maka dapat di simpulkan beberapa hal sebagaiberikut : 1. Pada saat suatu sel foto menerima cahaya maka arus listrik akan mengalir. 2. Tegangan yang muncul pada multimeter saat melakukan percobaan efek foto listrik, merupakan tegangan penghenti yang dapat menghentikan proses efek foto listrik. 3. Berdasarkan hasil pengamatan diperoleh harga tetapan Planck Intensitas Tetapan Planck Untuk Spektrum Warna Kuning Hijau Ungu Tanpa Filter 100% = 80% 60% 40% = 20% SaranBerdasarkan pada hasil percobaan kami, maka disarankan beberapa hal penting dalammelakukan percobaan : 1. Memperhatikan jenis multimeter yang akan digunakan 2. Mengkalibrasi multimeter yang akan digunakan 3. Sebelum melakukan percobaan, sebaiknya telah menguasai prosedur percobaan.
  17. 17. DAFTAR PUSTAKAPenuntun Praktikum Lab. Fisika 1 “EFEK FOTO LISTRIK”.J,B. Moningka, 2010, PenuntunPraktikumLaboratoriumFisika I, JurusanFisika: FMIPAUNIMA.Muljono, 2003, FISIKA MODERN, Jakarta: ANDI.Beiser, Arthur.1999.Konsep Fisika Modern edisi ke empat.Jakarta:Erlangga.Halliday,David. 1999.Fisika Edisi Ketiga Jilid 2.Jakarta:Erlangga.Douglas C. Giancolli (jilid 2) , Fisika, Erlangga; Jakarta 2002.http://hyperphysics.phy-astr.gsu.edu/hbase/quantum/atspect.html#c1)

×