Dikiii

718 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
718
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
11
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Dikiii

  1. 1. TUGAS KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN Nama : Diki Irawan Nurbakti Kelas : 2B Pendidikan Ekonomi Universitas Kuningan
  2. 2. <ul><li>Judul : Manajemen Kurikulum </li></ul><ul><li>Pengarang : Dr. Rusman, M.Pd. </li></ul><ul><li>Penerbit : UPI </li></ul><ul><li>Tahun Terbit : 2008 </li></ul>
  3. 3. BAB I Fungsi Manajemen Kurikulum <ul><li>Tujuan kurikulum yaitu tujuan yang hendak dicapai oleh setiap program pendidikan.Tujuan kurikulum merupakan penjabaran tujuan pendidikan pada umumnya dan tujuan kelembagaan pada khususnya yang dirumuskan secara bertahap. </li></ul><ul><li>Tujuan-tujuan kemampuan : </li></ul><ul><li>Tujuan pendidikan adalah untuk mengembangakan kemampuan tenaga kerja yang mencakup pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang merupakan hasil dari tindakan dan pengalaman eksploratoris/lapangan. </li></ul>
  4. 4. Cara menyusun isi kurikulum : <ul><li>Bidang-bidang keilmuan yang terdiri atas ilmu sosial, ekonomi, manajemen, dst. </li></ul><ul><li>Jenis-jenis mata pelajaran yang disusun dan dikembangkan bersumber dari bidang-bidang tersebut sesuai dengan tuntutan program. </li></ul><ul><li>Tiap mata pelajaran dikembangkan menjadi satuan-satuan bahasa/topik dan pokok-pokok materi. </li></ul><ul><li>Tiap mata pelajaran dikembangakan ke dalam silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran. </li></ul>
  5. 5. Komentar : <ul><li>Kualitas dan kemampuan setiapa individu perlu ditingkatkan agar dapat melakukan tugas-tugas dan perannya secara efektif dan efisien. </li></ul><ul><li>Seorang tenaga kerja diharapkan lebih mampu melaksanakan tugas-tugas yang lebih intensif-ekstensif dan vertical-horizontal yang lebih mantap dan memberikan keteladanan optimal terhadap masyarakat. </li></ul>
  6. 6. BAB II Jenis-jenis Model Desain Kurikulum <ul><li>Terdapat 3 bentuk organisasi kurikulum yang berorientasi pada disiplin ilmu : </li></ul><ul><li>1. Subject Centered Curriculum </li></ul><ul><li>2. Corelated Curriculum </li></ul><ul><li>3. Integreted Curriculum </li></ul><ul><li>-> Kurikulum Tekhologi </li></ul><ul><li>Teknologi dalam perspective kurikulum difokuskan kepada efektifitas program, metoda dan bahan-bahan yang dianggap dapat mencapai tujuan. </li></ul><ul><li>Teknologi mempengaruhi kurikulum dapat dilihat dari dua sisi, yaitu sisi penerapan hasil-hasil tekhologi dan penerapan teknologi sebagai suatu sistem atau teori. </li></ul>
  7. 7. <ul><li>Teknologi sebagai suatu sistem, menekankan pada penyusunan program pembelajaran dengan menggunakan pendekatan sistem yang ditandai dengan perumusan tujuan khusus sebagai tujuan tingkah laku yang harus dicapai. </li></ul><ul><li>Karakteristik kurikulum : </li></ul><ul><li>1. Belajar dipandang sebagai proses respon terhadap rangsangan. </li></ul><ul><li>2. Belajar diatur berdasarkan langkah-langkah tertentu dengan jumlah tugas yang harus dipenuhi. </li></ul><ul><li>3. Secara khusus siswa belajar secara individual, meskipun dalam hal-hal tertentu bisa asaja belajar secara kelompok. </li></ul>
  8. 8. Komentar : <ul><li>Semua siswa diharapkan dapat menguasai secara tuntas tujuan pengajaran yang telah ditentukan. Kriteria keberhasilan ditentukan oleh perkembangan anak supaya menjadi manusia yang terbuka dan berdiri sendiri.Proses pembelajaran memberikan kesempatan kepada siswa untuk tumbuh berkembang sesuai dengan potensi yang dimilikinya. </li></ul>
  9. 9. BAB III Organisasi Kurikulum <ul><li>Organissi kurikulum sangat terkait dengan pengaturan bahan pelajaran yang ada dalam kurikulum, sedangkan yang menjadi sumber bahan pelajaran dalam kurikulum adalah nilai budaya, nilai sosial, aspek siswa dan masyarakat serta ilmu pengetahuan dan teknologi. </li></ul><ul><li>Faktor yang harus dipertimbangkan dalam organisasi kurikulum adalah : </li></ul><ul><li>1. Ruang lingkup(scope) </li></ul><ul><li>2. Urutan bahan(Sequence) </li></ul><ul><li>3. Kontinutas </li></ul><ul><li>4. Keseimbangan </li></ul><ul><li>5. Keterpaduan(integrated) </li></ul>
  10. 10. <ul><li>Menurut Nana Syaodih S. (2001) </li></ul><ul><li>Salah satu prinsip dasar dalam pengembangan kurikulum adalah fleksibilitas, yaitu kelenturan kurikulum melayani perbedaan kemampuan, minat dan kebutuhan peserta didik dan pengguna. Ini diwujudkan dalam bentuk pengorganisasian kurikulum. </li></ul><ul><li>Suatu kurikulum yang fleksibel adalah kurikulum yang memberikan alternatif yang luas sehingga siswa bisa memilih program, mata pelajaran, model pembelajaran dan latihan yang sesuai dengan kemapuan, minat, kebutuhan dan kondisi siswa. </li></ul><ul><li>Kurikulum Terpadu : </li></ul><ul><li>Kurikulum Inti (Core curriculum) </li></ul><ul><li>Social functions, dan persistent situations </li></ul><ul><li>Experience atau ActivityCurriculum </li></ul>
  11. 11. Komentar : <ul><li>Bahan pelajaran yang sifatnya informasi sebagian besar akan diperoleh siswa dari buku pelajaran. Siswa akan lebih banyak menghapal dalam mempelajari pengetahuan yang sifatnya terlepas-lepas, sehingga kemampuan siswa kurang berkembang dan cenderung kurang mengoptimalkan potensi siswa sebagai individu. </li></ul><ul><li>Dari bahan kurikulum yang terlepas-lepas diupayakan disatukan dengan bahan kurikulum atau mata pelajaran yang sejenis sehingga dapat memperkaya wawasan siswa dalam berbagai disiplin ilmu. </li></ul>

×