Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Ppt Profesi Kependidikan dewi

  • Login to see the comments

Ppt Profesi Kependidikan dewi

  1. 1. Xwww.Profesi-Kependidikan.com GooglePosisi Standar Nasional Pendidikan dalamImplementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan CariWelcome to My Presentasion
  2. 2. Dewi Setyawati(06111404016)Pendidikan Sejarah
  3. 3. 1.Standar Nasional Pendidikan (SNP) adalah kriteria minimal tentangsistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan RepublikIndonesia.2.Lingkup Standar Nasional Pendidikan meliputi:a. standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yangdituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan, kompetensibahan kajian, kompetensi mata pelajaran, dan silabus pembelajaranyang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenispendidikan tertentu.b. standar proses adalah standar nasional pendidikan yang berkaitandengan pelaksanaan pembelajaran pada satu satuan pendidikan untukmencapai standar kompetensi lulusan.c. standar kompetensi lulusan adalah kualifikasi kemampuan lulusanyang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.d. standar pendidik dan tenaga kependidikan adalah kriteria pendidikanprajabatan dan kelayakan fisik maupun mental, serta pendidikan dalamjabatan.LINGKUP SNPMENU
  4. 4. e. standar sarana dan prasarana adalah standar nasional pendidikanyang berkaitan dengan kriteria minimal tentang ruang belajar,tempat berolahraga, tempat beribadah, perpustakaan,laboratorium, bengkel kerja, tempat bermain, tempat berkreasi danberekreasi, serta sumber belajar lain, yang diperlukan untukmenunjang proses pembelajaran, termasuk penggunaan teknologiinformasi dan komunikasi.f. standar pengelolaan adalah standar nasional pendidikan yangberkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasankegiatan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan,kabupaten/kota, provinsi, atau nasional agar tercapai efisiensi danefektivitas penyelenggaraan pendidikan.g. standar pembiayaan adalah standar yang mengatur komponen danbesarnya biaya operasi satuan pendidikan yang berlaku selama satutahun; danh. standar penilaian pendidikan adalah standar nasional pendidikanyang berkaitan dengan mekanisme, prosedur, dan instrumenpenilaian hasil belajar peserta didik.LINGKUP SNPMENU
  5. 5. 3.Untuk penjaminan dan pengendalian mutu pendidikansesuai dengan Standar Nasional Pendidikan dilakukanevaluasi, akreditasi, dan sertifikasi.4.Standar Nasional Pendidikan disempurnakan secaraterencana, terarah, dan berkelanjutan sesuai dengantuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, danglobal.LINGKUP SNPMENU
  6. 6. 1. Standar isi mencakup lingkup materi dantingkat kompetensi untuk mencapaikompetensi lulusan pada jenjang dan jenispendidikan tertentu.2. Standar isi memuat kerangka dasar danstruktur kurikulum, beban belajar, kurikulumtingkat satuan pendidikan, dan kalenderpendidikan/akademik.STANDAR ISIMENU
  7. 7. 1.Kurikulum untuk jenis pendidikan umum, kejuruan, dan khususpada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas:a. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia;b. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian;c. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi;d. kelompok mata pelajaran estetika;e. kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan.2. Kurikulum untuk jenis pendidikan keagamaan formal terdiri ataskelompok mata pelajaran yang ditentukan berdasarkan tujuanpendidikan keagamaan.3. Satuan pendidikan nonformal dalam bentuk kursus dan lembagapelatihan menggunakan kurikulum berbasis kompetensi yangmemuat pendidikan kecakapan hidup dan keterampilan.KERANGKA DASAR dan STRUKTUR KURIKULUMMENU
  8. 8. 4.Setiap kelompok mata pelajaran dilaksanakan secara holistiksehingga pembelajaran masing-masing kelompok mata pelajaranmempengaruhi pemahaman dan/atau penghayatan peserta didik.5. Semua kelompok mata pelajaran sama pentingnya dalammenentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan padapendidikan dasar dan menengah.6. Kurikulum dan silabus SD/MI/SDLB/Paket A, atau bentuk lainyang sederajat menekankan pentingnya kemampuan dankegemaran membaca dan menulis, kecakapan berhitung, sertakemampuan berkomunikasi.KERANGKA DASAR dan STRUKTUR KURIKULUMMENU
  9. 9. 7. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia padaSD/MI/SDLB/Paket A, SMP/MTs/SMPLB/Paket B, SMA/MA/ SMALB/Paket C, SMK/MAK, atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakanmelalui muatan dan/atau kegiatan agama, kewarganegaraan,kepribadian, ilmu pengetahuan dan teknologi, estetika, jasmani,olah raga, dan kesehatan.8.Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadianpada SD/MI/SDLB/Paket A, SMP/MTs/SMPLB/ Paket B,SMA/MA/SMALB/ Paket C, SMK/MAK, atau bentuk lain yangsederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan agama,akhlak mulia, kewarganegaraan, bahasa, seni dan budaya, danpendidikan jasmani.KERANGKA DASAR dan STRUKTUR KURIKULUMMENU
  10. 10. 9. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada :a. SD/MI/ SDLB/Paket A, atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakanmelalui muatan dan/atau kegiatan bahasa, matematika, ilmupengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, keterampilan/kejuruan,dan muatan lokal yang relevan.b. SMP/MTs/SMPLB/Paket B, atau bentuk lain yang sederajatdilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa, matematika,ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial,keterampilan/kejuruan, dan/atau teknologi informasi dan komunikasi,serta muatan lokal yang relevan.c. SMA/MA/SMALB/Paket C, atau bentuk lain yang sederajatdilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatan bahasa, matematika,ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial,keterampilan/kejuruan, teknologi informasi dan komunikasi, sertamuatan lokal yang relevan.d. SMK/MAK, atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melaluimuatan dan/atau kegiatan bahasa, matematika, ilmu pengetahuan alam,ilmu pengetahuan sosial, keterampilan, kejuruan, teknologi informasidan komunikasi, serta muatan lokal yang relevan.KERANGKA DASAR dan STRUKTUR KURIKULUMMENU
  11. 11. 10.Kelompok mata pelajaran estetika pada SD/MI/SDLB/Paket A,SMP/MTs/SMPLB/Paket B, SMA/MA/SMALB/Paket C, SMK/MAK, atau bentuk lain yang sederajat dilaksanakan melaluimuatan dan/atau kegiatan bahasa, seni dan budaya,keterampilan, dan muatan lokal yang relevan.11. Kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatanpada SD/MI/SDLB/ Paket A, SMP/MTs/SMPLB/Paket B,SMA/MA/SMALB/ Paket C, SMK/MAK, atau bentuk lain yangsederajat dilaksanakan melalui muatan dan/atau kegiatanpendidikan jasmani, olahraga, pendidikan kesehatan, ilmupengetahuan alam, dan muatan lokal yang relevan.12. Kedalaman muatan kurikulum pada setiap satuan pendidikandituangkan dalam kompetensi pada setiap tingkat dan/atausemester sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan.13. Kompetensi tersebut terdiri atas standar kompetensi dankompetensi dasar.KERANGKA DASAR dan STRUKTUR KURIKULUMMENU
  12. 12. 1. Beban belajar untuk SD/MI/SDLB, SMP/MTs/SMPLB,SMA/MA/SMLB, SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajatmenggunakan jam pembelajaran setiap minggu setiapsemester dengan sistem tatap muka, penugasan terstruktur,dan kegiatan mandiri tidak terstruktur, sesuai kebutuhan danciri khas masing-masing.2. MI/MTs/MA atau bentuk lain yang sederajat dapatmenambahkan beban belajar untuk kelompok mata pelajaranagama dan akhlak mulia serta kelompok mata pelajarankewarganegaraan dan kepribadian sesuai dengan kebutuhandan ciri khasnya.3. Beban belajar untuk SMP/MTs/SMPLB, atau bentuk lain yangsederajat dapat dinyatakan dalam satuan kredit semester(SKS).BEBAN BELAJARMENU
  13. 13. 4. Beban belajar untuk SMA/MA/SMLB, SMK/MAK atau bentuklain yang sederajat pada jalur pendidikan formal kategoristandar dapat dinyatakan dalam satuan kredit semester.Beban belajar untuk SMA/MA/SMLB, SMK/MAK atau bentuklain yang sederajat pada jalur pendidikan formal kategorimandiri dinyatakan dalam satuan kredit semester.5. Beban belajar pada pendidikan kesetaraan disampaikan dalambentuk tatap muka, praktek keterampilan, dan kegiatanmandiri yang terstruktur sesuai dengan kebutuhan.6. Beban belajar pada pendidikan kesetaraan disampaikan dalambentuk tatap muka, praktek keterampilan, dan kegiatanmandiri yang terstruktur sesuai dengan kebutuhan.BEBAN BELAJARMENU
  14. 14. 7. Kurikulum untuk SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lain yang sederajat,SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat, SMK/MAK ataubentuk lain yang sederajat dapat memasukkan pendidikan kecakapanhidup.8. Pendidikan kecakapan hidup yang mencakup kecakapan pribadi,kecakapan sosial, kecakapan akademik, dan kecakapan vokasional.9. Pendidikan kecakapan hidup dapat merupakan bagian dari pendidikankelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, pendidikankelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian,pendidikan kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi,kelompok mata pelajaran pendidikan estetika, atau kelompok matapelajaran pendidikan jasmani, olah raga, dan kesehatan.BEBAN BELAJARMENU
  15. 15. 11. Pendidikan kecakapan hidup dapat diperoleh pesertadidik dari satuan pendidikan yang bersangkutan ataudari satuan pendidikan nonformal yang sudahmemperoleh akreditasi.12. Kurikulum untuk SMP/MTs/SMPLB atau bentuk lainyang sederajat dan kurikulum untukSMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajatdapat memasukkan pendidikan berbasis keunggulanlokal.BEBAN BELAJARMENU
  16. 16. 13. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dapat merupakanbagian dari pendidikan kelompok mata pelajaran agamadan akhlak mulia, pendidikan kelompok mata pelajarankewarganegaraan dan kepribadian, pendidikan kelompokmata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi,pendidikan kelompok mata pelajaran estetika, ataukelompok mata pelajaran pendidikan jasmani, olah raga,dan kesehatan.14. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dapat diperolehpeserta didik dari satuan pendidikan yang bersangkutanatau dari satuan pendidikan nonformal yang sudahmemperoleh akreditasi.BEBAN BELAJARMENU
  17. 17. 1. Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjangpendidikan dasar dan menengah berpedoman pada panduan yangdisusun oleh BSNP. Panduan ini berisi sekurang-kurangnya:a. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk SD/MI/SDLB/SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB, dan SMK/MAK padajalur pendidikan formal kategori standar;b. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk SD/MI/SDLB/SMP/MTs/SMPLB/SMA/MA/SMALB, dan SMK/MAK padajalur pendidikan formal kategori mandiri;2. Penyusunan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan jenjangpendidikan dasar dan menengah keagamaan berpedoman padapanduan yang disusun oleh BSNP. Panduan ini berisi sekurang-kurangnya model-model kurikulum satuan pendidikan keagamaanjenjang pendidikan dasar dan menengah.KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKANMENU
  18. 18. 3. Model-model kurikulum tingkat satuan pendidikan tersebutsekurang-kurangnya meliputi model kurikulum tingkatsatuan pendidikan apabila menggunakan sistem paket danmodel kurikulum tingkat satuan pendidikan apabilamenggunakan sistem kredit semester.4. Kurikulum tingkat satuan pendidikan SD/MI/SDLB,SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMALB, SMK/MAK, atau bentuklain yang sederajat dikembangkan sesuai dengan satuanpendidikan, potensi daerah/karakteristik daerah, sosialbudaya masyarakat setempat, dan peserta didik.KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKANMENU
  19. 19. 5. Sekolah dan komite sekolah, atau madrasah dan komitemadrasah, mengembangkan kurikulum tingkat satuanpendidikan dan silabusnya berdasarkan kerangka dasarkurikulum dan standar kompetensi lulusan, di bawah supervisidinas kabupaten/ kota yang bertanggungjawab di bidangpendidikan untuk SD, SMP, SMA, dan SMK, dan departemenyang menangani urusan pemerintahan di bidang agama untukMI, MTs, MA, dan MAK.6. Kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silabusnya untukprogram paket A, B, dan C ditetapkan oleh dinaskabupaten/kota yang bertanggungjawab di bidang pendidikanberdasarkan kerangka dasar kurikulum sesuai denganperaturan pemerintah ini dan standar kompetensi lulusan.KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKANMENU
  20. 20. 1. Kalender pendidikan/kalender akademikmencakup permulaan tahun ajaran, mingguefektif belajar, waktu pembelajaran efektif,dan hari libur.2. Hari libur dapat berbentuk jeda tengahsemester selama-lamanya satu minggu danjeda antar semester.KALENDER PENDIDIKANMENU
  21. 21. •Standar kompetensi lulusan digunakan sebagai pedomanpenilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik dari satuanpendidikan.•Standar kompetensi lulusan meliputi kompetensi untuk seluruhmata pelajaran atau kelompok mata pelajaran.•Kompetensi lulusan untuk mata pelajaran bahasa menekankanpada kemampuan membaca dan menulis yang sesuai denganjenjang pendidikan.•Kompetensi lulusan mencakup sikap, pengetahuan, danketerampilan.STANDAR KOMPETENSILULUSANMENU
  22. 22. •Standar kompetensi lulusan pada jenjang pendidikan dasarbertujuan untuk meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan,kepribadian, ahklak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiridan mengikuti pendidikan lebih lanjut.•Standar kompetensi lulusan pada satuan pendidikan menengahumum bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan, pengetahuan,kepribadian, ahklak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiridan mengikuti pendidikan lebih lanjut.•Standar kompetensi lulusan pada satuan pendidikan menengahkejuruan bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan, pengetahuan,kepribadian, ahklak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiridan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya.STANDAR KOMPETENSILULUSANMENU
  23. 23. •Penilaian pendidikan pada jenjangpendidikan dasar dan menengah terdiri atas:penilaian hasil belajar oleh pendidik;penilaian hasil belajar oleh satuanpendidikan; danpenilaian hasil belajar oleh Pemerintah.STANDAR PENILAIAN PENDIDIKANMENU
  24. 24. 1.Penilaian hasil belajar oleh pendidik dilakukan secaraberkesinambungan untuk memantau proses, kemajuan, danperbaikan hasil dalam bentuk ulangan harian, ulangan tengahsemester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas.Penilaian ini digunakan untuk: menilai pencapaian kompetensi peserta didik; bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar; dan memperbaiki proses pembelajaran.2. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran agama dan akhlakmulia serta kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dankepribadian dilakukan melalui:a. pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untukmenilai perkembangan afeksi dan kepribadian peserta didik;sertab. ujian, ulangan, dan/atau penugasan untuk mengukur aspekkognitif peserta didik.PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PENDIDIKMENU
  25. 25. 3.Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran ilmupengetahuan dan teknologi diukur melalui ulangan, penugasan,dan/atau bentuk lain yang sesuai dengan karakteristik materi yangdinilai4. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran estetikadilakukan melalui pengamatan terhadap perubahan perilaku dansikap untuk menilai perkembangan afeksi dan ekspresipsikomotorik peserta didik.5. Penilaian hasil belajar kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan dilakukan melalui:a. pengamatan terhadap perubahan perilaku dan sikap untukmenilai perkembangan psikomotorik dan afeksi pesertadidik; danb. ulangan, dan/atau penugasan untuk mengukur aspekkognitif peserta didik.PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PENDIDIKMENU
  26. 26. 6.Untuk jenjang pendidikan dasar dan menengahBSNP menerbitkan panduan penilaian untuk:a. kelompok mata pelajaran agama dan akhlakmulia;b. kelompok mata pelajaran kewarganegaraandan kepribadian;c. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuandan teknologi;d. kelompok mata pelajaran estetika; dane. kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga,dan kesehatan.PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PENDIDIKMENU
  27. 27. 1. Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan bertujuanmenilai pencapaian standar kompetensi lulusan untuk semuamata pelajaran.2. Penilaian hasil belajar untuk semua mata pelajaran padakelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompokmata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompokmata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaranjasmani, olah raga, dan kesehatan merupakan penilaian akhiruntuk menentukan kelulusan peserta didik dari satuanpendidikan.3. Penilaian akhir mempertimbangkan hasil penilaian pesertadidik oleh pendidikPENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH SATUAN PENDIDIKANMENU
  28. 28. 4. Penilaian hasil belajar untuk semua mata pelajaran padakelompok ilmu pengetahuan dan teknologi dilakukanmelalui ujian sekolah/madrasah untuk menentukankelulusan peserta didik dari satuan pendidikan.5. Untuk dapat mengikuti ujian sekolah/madrasah, pesertadidik harus mendapatkan nilai yang sama atau lebih besardari nilai batas ambang kompetensi yang dirumuskan olehBSNP, pada kelompok mata pelajaran agama dan akhlakmulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dankepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, sertakelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dankesehatan.PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH SATUAN PENDIDIKANMENU
  29. 29. 1. Penilaian ini bertujuan untuk menilai pencapaian kompetensilulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalamkelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan teknologi dandilakukan dalam bentuk ujian nasional.2. Ujian nasional dilakukan secara obyektif, berkeadilan, danakuntabel.3. Ujian nasional diadakan sekurang-kurangnya satu kali dansebanyak-banyaknya dua kali dalam satu tahun pelajaran.PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PEMERINTAHMENU
  30. 30. 4. Hasil ujian nasional digunakan sebagai salah satupertimbangan untuk:a. pemetaan mutu program dan/atau satuanpendidikan;b. dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya;c. penentuan kelulusan peserta didik dari programdan/atau satuan pendidikan;d. pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuanpendidikan dalam upayanya untuk meningkatkanmutu pendidikan.5. Setiap peserta didik jalur formal pendidikan dasar danmenengah dan pendidikan jalur nonformal kesetaraanberhak mengikuti ujian nasional dan berhakmengulanginya sepanjang belum dinyatakan lulus darisatuan pendidikan.PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PEMERINTAHMENU
  31. 31. 6. Setiap peserta didik wajib mengikuti satu kaliujian nasional tanpa dipungut biaya.7. Peserta didik pendidikan informal dapatmengikuti ujian nasional setelah memenuhisyarat yang ditetapkan oleh BSNP.8. Peserta ujian nasional memperoleh suratketerangan hasil ujian nasional yangditerbitkan oleh satuan pendidikanpenyelenggara Ujian Nasional.PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PEMERINTAHMENU
  32. 32. Mata pelajaran yang diujikan:1. Pada jenjang SD/MI/SDLB, atau bentuk lain yang sederajat, Ujian Nasionalmencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan IlmuPengetahuan Alam (IPA).2. Pada program paket A, Ujian Nasional mencakup mata pelajaran BahasaIndonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu PengetahuanSosial (IPS) dan Pendidikan Kewarganegaraan.3. Pada jenjang SMP/MTs/SMPLB, atau bentuk lain yang sederajat, UjianNasional mencakup pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris,Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).4. Pada program paket B, Ujian Nasional mencakup mata pelajaran BahasaIndonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA),Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Pendidikan Kewarganegaraan.UJIAN NASIONALMENU
  33. 33. 5. Pada SMA/MA/SMALB atau bentuk lain yang sederajat,Ujian Nasional mencakup mata pelajaran BahasaIndonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan mata pelajaranyang menjadi ciri khas program pendidikan.6. Pada program paket C, Ujian Nasional mencakup matapelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika,dan mata pelajaran yang menjadi ciri khas programpendidikan.7. Pada jenjang SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat,Ujian Nasional mencakup pelajaran Bahasa Indonesia,Bahasa Inggris, Matematika, dan mata pelajaran kejuruanyang menjadi ciri khas program pendidikan.UJIAN NASIONALMENU
  34. 34. Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan padapendidikan dasar dan menengah setelah:a. menyelesaikan seluruh program pembelajaran;b. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untukseluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agamadan akhlak mulia, kelompok mata pelajarankewarganegaraan dan kepribadian, kelompok matapelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani,olah raga, dan kesehatan;c. lulus ujian sekolah/madrasah untuk kelompok matapelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; dand. lulus Ujian Nasional.KELULUSANMENU
  35. 35. 1. Setiap satuan pendidikan pada jalur formal dannonformal wajib melakukan penjaminan mutupendidikan.2. Penjaminan mutu pendidikan bertujuan untukmemenuhi atau melampaui Standar NasionalPendidikan.3. Penjaminan mutu pendidikan dilakukan secarabertahap, sistematis, dan terencana dalam suatuprogram penjaminan mutu yang memilikitarget dan kerangka waktu yang jelas.PENJAMINAN MUTUMENU
  36. 36. 4. Menteri yang menangani urusan pemerintahan di bidangagama mensupervisi dan membantu satuan pendidikankeagamaan melakukan penjaminan mutu.5. Pemerintah Provinsi mensupervisi dan membantu satuanpendidikan yang berada di bawah kewenangannya untukmeyelenggarakan atau mengatur penyelenggaraannya dalammelakukan penjaminan mutu.6. Pemerintah Kabupaten/Kota mensupervisi dan membantusatuan pendidikan yang berada di bawah kewenangannyauntuk meyelenggarakan atau mengatur penyelenggaraannyadalam melakukan penjaminan mutu.PENJAMINAN MUTUMENU
  37. 37. 7. BAN-S/M, BAN-PNF, dan BAN-PT memberikan rekomendasipenjaminan mutu pendidikan kepada program dan/atausatuan pendidikan yang diakreditasi, dan kepada Pemerintahdan Pemerintah Daerah.8. LPMP mensupervisi dan membantu satuan pendidikan padajenjang pendidikan dasar dan menengah dalam melakukanupaya penjaminan mutu pendidikan.9. Dalam melaksanakan tugasnya sebagaimana dimaksud padaayat (6), LPMP bekerja sama dengan Pemerintah Daerah danPerguruan tinggi.10. Menteri menerbitkan pedoman program penjaminan mutusatuan pendidikan pada semua jenis, jenjang dan jalurpendidikan.PENJAMINAN MUTUMENU
  38. 38. 11. Penyelenggaraan satuan pendidikan yangtidak mengacu kepada Standar NasionalPendidikan ini dapat memperoleh pengakuandari Pemerintah atas dasar rekomendasi dariBSNP.12. Rekomendasi dari BSNP tersebut didasarkanpada penilaian khusus.PENJAMINAN MUTUMENU

×