Ekonomi teknik biaya

6,971 views

Published on

Published in: Business, Technology
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Ekonomi teknik biaya

  1. 1. Ekonomi Teknik Biaya
  2. 2. Biaya (Cost)• Hansen and Mowen (2003) : Cost is the cash or cash equivalent value sacrificed for goods and services that are expected to bring a current or future benefit to organization– semua pengorbanan yang dibutuhkan dalam rangka mencapai suatu tujuan yang diukur dengan nilai uang untuk mendapatan manfaat baik masa sekarang ataupun mendatang.
  3. 3. Pengelompokan Biaya waktu kelompok sifat penggunaannya; produk volume produk.
  4. 4. pabrikasi komersial variabel fix produk volume biaya Peng waktu gunaan maintenance investasihistoris predictive actual operasi sunk opporunity
  5. 5. Biaya Bedasarkan waktu- Biaya masa lalu (historical cost)  secara riil telah dikeluarkan yang dibuktikan dengan catatan historis pengeluaran kegiatan.- Biaya perkiraan (predictive cost), perkiraan biaya yang akan dikeluarkan bila kegiatan dilaksanakan.- Biaya aktual (actual cost), biaya yang sebenarnya dikeluarkan  Biaya tertanam (sunk cost),  Biaya kesempatan (opportunity cost) biaya yang ditanggung akibat kelalian dlm memanfaatkan peluang atau kesempatan meraih keuntungan.
  6. 6. Biaya Kelompok Penggunaan- Biaya Investasi (investment cost)  menyiapkan kebutuhan usaha.- Biaya Operasional (Operational Cost), biaya yg dikeluarkan dalam rangka menjalankan aktivitas usaha.- Biaya Perawatan (maintenance cost), utk menjaga/menjamin performance kerja atau peralatan agar selalu prima dan siap dioperasikan.
  7. 7. Biaya berdasarkan produk- Biaya Pabrikasi (Factory cost). Biaya bahan langsung (direct materials); Primer Biaya tenaga kerja langsung (direct labor); Biaya bahan tak langsung (indirect material); Biaya tenaga kerja tak langsung (indirect Sekunder labor); Biaya tak langsung lainnya (overhead cost).
  8. 8. Biaya berdasarkan Produk- Biaya komersial (comercial cost)  Biaya umum dan administrasi (general and administration cost);  Biaya pemasaran (marketing cost);  Pajak usaha dan perusahaan (companies tax)
  9. 9. Laba usahaBesarnya biaya pajak komersial Biaya Biaya pemasaran Biaya adm & umum Biaya tak Harga jual Biaya produk langsung lainnya Overhead pabrik Tenaga kerja Biaya pabrikasi Tak langsung Bahan baku Tak langsung Bahan baku utama Biaya langsung Tenaga kerja langsung 0 Komponen biaya Grafik struktur biaya berdasarkan produknya
  10. 10. Biaya berdasarkan volume- Biaya tetap (Fixed cost).- Contoh:  Biaya listrik, air, telepon, gaji karyawan, dll.- Biaya variabel (variable cost)  Biaya bahan baku (berubah proporsional dgn jumlah produksi)
  11. 11. Manfaat (Benefit) Manfaat Manfaat tak langsung langsung Manfaat Manfaat tangible intangible
  12. 12. Manfaat Langsung dan tak langsung Manfaat langsung: manfaat yang langsung dapat diperoleh, dirasakan. contoh : - Pembangunan PLTA menghasilkan listrik - Pembangunan jalan tol - Perlindungan daerah terhadap banjir Manfaat tidak langsung  efek multiplier contoh: - Karena ada pembuatan suatu jembatan, daerah berkembang industrinya - Karena ada PLTA yang dibangun di suatu daerah, maka tingkat pendapatan pemerintah dari pajak jadi meningkat.
  13. 13. Manfaat Tangible dan Intangible• Manfaat nyata (tangible benefit) merupakan manfaat yang dapat• Manfaat tidak nyata (intangible benefit) merupakan kebalikan dari manfaat nyata dimana manfaat uang tidak bisa dukur oleh uang. Contoh:• perasaan aman terhadap banjir sesudah adanya proyek pengendaliaan banjir(perbaikan lingkungan hidup)• perbaikan pemandangan karena adanya taman yang indah
  14. 14. InvestasiMerupakan penempatan sejumlah danapada saat ini dengan harapan untukmemperoleh keuntungan di masamendatang.Umumnya investasi dibedakan menjadi 2: Investasi pada financial asset - dilakukan di pasar uang. Sertifikat deposito, surat berharga pasar uang, dll - Dilakukan di pasar modal  saham, obligasi. Investasi pada real assets. - Pembelian asset produktif, pendirian pabrik, pembukaan pertambangan, perkebunan, dll.
  15. 15. Pembahasan Latihan SoalCatatan pengeluaran bengkel perabot “kreatif” satu bulan terakhir adalah:• Beli 1 m kubik kayu Rp 700.000,-• Beli 6 lembar triplek Rp 250.000,-• Beli paku, lem, dan perlengkapan lainnya Rp 150.000,-• Bayar upah tukang untuk 10 buah meja Rp 600.000,-• Bayar rekening listrik Rp 200.000,- dimana pemakaian 60% untuk mesin dan 40% untuk penerangan.• Bayar telepon Rp 100.000,- untuk 1 bulan• Bayar upah tukang Rp 900.000,- untuk 15 buah meja.• Bayar gaji kepala tukang, pegawai pembantu dan lain-lain Rp 1.000.000,- / bulan.• Depresiasi mesin dan fasilitas Rp 500.000,- /bulan.
  16. 16. Pertanyaan :• Jika semua bahan yang dibeli habis terpakai, kerjakan hal-hal sbb:1. Kelompokkan pengeluaran berdasar biaya primer (utama), dan over-head pabrik.2. Hitunglah biaya produksi untuk 1 unit kerja.3. Kelompokkan biaya berdasar biaya tetap dan biaya variabelnya.4. Hitunglah Break even point produksi meja jika harga jual meja Rp 300.000,- / unit.
  17. 17. Jawaban• Pengelompokan biaya berdasarkan biaya primer dan overheadBiaya Primer :-beli 1 m3 kayu = Rp 700.000-Beli 6 lbr triplek =Rp 250.000-upah tk 10 meja =Rp 600.000-upah tk 15 meja =Rp 900.000Jumlah Biaya Primer Rp 2.450.000
  18. 18. Biaya Overhead :-beli paku, lem dll = Rp 150.000-gaji kepala Tk,pegawai =Rp 1.000.000-bayar listrik =Rp 200.000-bayar telepon =Rp 100.000-depresiasi =Rp 500.000Jumlah overhead Rp 1.950.000• Total biaya produksi = primer +overhead = 4.400.000
  19. 19. Biaya Produksi 1 unit meja• Total produksi untuk 1 unit meja = total biaya produksi / jumlah unit produksi jadi biaya produksi untuk 1 unit meja =Rp.4.400.000/ 25 unit meja= Rp.176.000/unit
  20. 20. Pengelompokan biaya tetap dan variabelBiaya Tetap :-listrik penerangan 40% = Rp 80.000-rekening telepon =Rp 100.000-gaji kepala TK, pegawai =Rp 1.000.000-depresiasi mesin =Rp 500.000Jumlah Biaya Tetap Rp 1.680.000
  21. 21. Biaya Variabel:-upah tk 25 unit meja = Rp 1.500.000-beli kayu u/ 25 unit meja =Rp 700.000-beli 6 lbr triplek =Rp 250.000-beli lem, paku, dll =Rp 150.000-bayar listrik 60% =Rp 120.000Jumlah Biaya Variabel Rp 2.720.000Jadi biaya variabel/ unit produk =Total Variable cost / jumlah produksi2.720.000 / 25 unit = Rp. 108.800
  22. 22. Jumlah Produksi saat BEP• BEP = FC/(S-VC)• Dimana S= harga 1 unit meja yaitu Rp 300.000• BEP= Rp 1.680.000 / (Rp 300.000-Rp108.800)• BEP= 8,78 unit ≈ 9 unit

×