Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
SISTEM EKONOMI ISLAM
( Proses Produksi )
Created By : VI C ( Sore )
DEBI LIANA LESTARI
SRI ASIH
PIPIT AGUSTIANI
RISMA PERMATA
BAB 1 PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
1.2. Tujuan Penulisan Makalah
1.3. Perumusan Masalah
1.4. Metode Pengumpulan Data
Te...
B. Pentingnya Produksi
Tujuan utama Allah menciptakan
bumi ialah untuk diberikan kepada
manusia agar dapat
mempergunakan s...
C. Faktor-Faktor Produksi
Teori Produksi 1.doc
D. Tujuan dan Motif Produksi
1) Tujuan Produksi
Tujuan  dari  kegiatan produksi   mencapai  dua hal pokok  pada  tingkat p...
2) Motif Produksi
Menurut nejatullah sebagaimana di kutip kahf ada lima tujuan produksi 
dalam islam yaitu: Teori Produksi...
E. Prinsip-prinsip Produksi dalam Islam
Al-Qur’an dan Hadist Rasulullah Saw memberikan arahan mengenai prinsip-
prinsip pr...
Adapun kaidah-kaidah dalam berproduksi antara lain adalah:
1.Memproduksikan barang dan jasa yang halal pada setiap tahapan...
F. Produksi Dalam Pandangan Islam
Pada prinsipnya Islam lebih menekankan berproduksi demi
untuk memenuhi kebutuhan orang b...
G. Nilai-nilai Islam dalam berproduksi
Nilai-nilai islam yng relevan dengan produksi dikembangkan dari tiga nilai utama
da...
H. Prilaku Produsen Muslim Vs Non Muslim
Norma dan etika seorang produsen muslim adalah:
1. Norma Produsen Muslim
Menghin...
I. Pola Produksi
Berikut akan dijelaskan sekilas mengenai ketujuh aktivitas produksi.
J. Etika Produksi
Etika sebagai praktis berarti : nilai-nilai
dan norma-norma moral sejauh
dipraktikan atau justru tidak d...
a) Berbagai tindakan ataupun keputusan disebut etis bergantung pada niat
individu yang melakukannya. Allah Maha Kuasa an m...
KESIMPULAN
Teori Produksi 1.doc
THANKS FOR ATTENTION !
HOPE THIS PRESENTATION WILL BE
USEFUL FOR YOU !
Presentation1
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Presentation1

608 views

Published on

SISTEM EKONOMI ISLAM

Published in: Economy & Finance
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Presentation1

  1. 1. SISTEM EKONOMI ISLAM ( Proses Produksi )
  2. 2. Created By : VI C ( Sore ) DEBI LIANA LESTARI SRI ASIH PIPIT AGUSTIANI RISMA PERMATA
  3. 3. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Tujuan Penulisan Makalah 1.3. Perumusan Masalah 1.4. Metode Pengumpulan Data Teori Produksi 1.doc
  4. 4. B. Pentingnya Produksi Tujuan utama Allah menciptakan bumi ialah untuk diberikan kepada manusia agar dapat mempergunakan sumber-sumber yang ada di bumi untuk memperoleh rizki. Tersedianya a rizki berkaitan erat dengan usaha manusia. Usaha yang keras akan menghasilkan sesuatu yang optimal, ganjaran dan kemurahan dan keberhasilan yang tidak ada batasnya. Teori Produksi 1.doc
  5. 5. C. Faktor-Faktor Produksi Teori Produksi 1.doc
  6. 6. D. Tujuan dan Motif Produksi 1) Tujuan Produksi Tujuan  dari  kegiatan produksi   mencapai  dua hal pokok  pada  tingkat pribadi muslim  dan umat Islam adalah : Teori Produksi 1.doc
  7. 7. 2) Motif Produksi Menurut nejatullah sebagaimana di kutip kahf ada lima tujuan produksi  dalam islam yaitu: Teori Produksi 1.doc
  8. 8. E. Prinsip-prinsip Produksi dalam Islam Al-Qur’an dan Hadist Rasulullah Saw memberikan arahan mengenai prinsip- prinsip produksi,yaitu sebagai berikut:  Teori Produksi 1.doc 
  9. 9. Adapun kaidah-kaidah dalam berproduksi antara lain adalah: 1.Memproduksikan barang dan jasa yang halal pada setiap tahapan produksi. 2.Mencegah kerusakan di muka bumi, termasuk membatasi polusi, memelihara keserasian, dan ketersediaan sumber daya alam. 3.Produksi dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan individu dan masyarakat serta mencapai kemakmuran. Kebutuhan yang harus dipenuhi harus berdasarkan prioritas yang ditetapkan agama, yakni terkait dengan kebutuhan untuk tegaknya akidah/agama, terpeliharanya nyawa, akal dan keturunan/kehormatan, serta untuk kemakmuran material. 4.Produksi dalam islam tidak dapat dipisahkan dari tujuan kemanirian umat. Untuk itu hendaknya umat memiliki berbagai kemampuan, keahlian dan prasarana yang memungkinkan terpenuhinya kebutuhan spiritual dan material. Juga terpenuhinya kebutuhan pengembangan peradaban, di mana dalam kaitan tersebut para ahli fiqh memandang bahwa pengembangan di bidang ilmu, industri, perdagangan, keuangan merupakan fardhu kifayah, yang dengannya manusia biasa melaksanakan urusan agama dan dunianya. 5.Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia baik kualitas spiritual maupun mental dan fisik. Kualitas spiritual terkait dengan kesadaran rohaniahnya, kualitas mental terkait dengan etos kerja, intelektual, kreatifitasnya, serta fisik mencakup kekuatan fisik,kesehatan, efisiensi, dan sebagainya. Menurut Islam, kualitas rohiah individu mewarnai kekuatan-kekuatan lainnya, sehingga membina kekuatan rohaniah menjadi unsur penting dalam produksi Islami.
  10. 10. F. Produksi Dalam Pandangan Islam Pada prinsipnya Islam lebih menekankan berproduksi demi untuk memenuhi kebutuhan orang banyak, bukan hanya sekedar memenuhi segelintir orang yang memiliki uang, sehingga memiliki daya beli yang lebih baik. Karena itu bagi Islam., produksi yang surplus dan berkembang baik secara kuantitatif maupun kualitatif, tidak dengan sendirinya mengindikasikan kesejahteraan bagi masyarakat. Apalah artinya produk yang menggunung jika hanya bisa didistribusikan untuk segelintir orang yang memiliki uang banyak.
  11. 11. G. Nilai-nilai Islam dalam berproduksi Nilai-nilai islam yng relevan dengan produksi dikembangkan dari tiga nilai utama dalm ekonomi islam, yaitu: khilafah, adil, dan takaful.secara lebih rinci nilai-nilai islam dalam produksi meliputi: 1. Berwawasan jangka panjang, yaitu berorientasi kepada tujuan akhirat; 2. Menepati janji dan kontrak, baik dalam lingkup internal atau eksternal; 3. Memenuhi takran, ketepatan, kelugasan dan kebenaran; 4. Berpegang teguh pada kedisiplinan dan dinamis; 5. Memuliakan prestasi/produktifitas; 6. Mendorong ukhuwah antarsesama pelaku ekonomi; 7. Menghormati hak milik individu; 8. Mengikuti syarta sah dan rukun akad/transaksi; 9. Adil dalam bertransaksi; 10. Memiliki wawasan social; 11. Pembayaran upah tepat waktu dan layak; 12. Menghindari jenis dan proses produksi yang diharamkan dalm islam.
  12. 12. H. Prilaku Produsen Muslim Vs Non Muslim Norma dan etika seorang produsen muslim adalah: 1. Norma Produsen Muslim Menghindari sifat tamak dan rakus Tidak melampaui batas serta tidak berbuat zhalim Harus memperhatikan apakah produk itu memberikan manfaat atau tidak, baik ataukah buruk, sesuai dengan nilai dan akhlak ataukah tidak, sesuai dengan norma dan etika ataukah tidak. Seorang muslim harus memproduksi yang halal dan tidak merugikan diri sendiri maupun masyarakat banyak, tetap dalam norma dan etika serta akhlak yang mulia. 2. Etika Produsen Muslim Memperhatikan halal dan haram. Tidak mementingkan keuntungan semata. diharamkan memproduksi segala sesuatu yang merusak akidah dan akhlak serta segala sesuatu yang menghilangkan identitas umat, merusak nilai-nilai agama, menyibukkan pada hal-hal yang sia-sia dan menjauhkan kebenaran, mendekatkan kepada kebatilan, mendekatkan dunia dan menjauhkan akhirat, merusak kesejahteraan individu dan kesejahteraan umum.
  13. 13. I. Pola Produksi Berikut akan dijelaskan sekilas mengenai ketujuh aktivitas produksi.
  14. 14. J. Etika Produksi Etika sebagai praktis berarti : nilai-nilai dan norma-norma moral sejauh dipraktikan atau justru tidak dipraktikan, walaupun seharusnya dipraktikkan. Beekun dalam bukunya yang berjudul Islamic Bussines Ethics menyebutkan paling tidak ada sejumlah parameter kunci system etika Islam yang dapat dirangkum sbb:
  15. 15. a) Berbagai tindakan ataupun keputusan disebut etis bergantung pada niat individu yang melakukannya. Allah Maha Kuasa an mengetahui apapun niat kita sepenuhnya secara sempurna. b) Niat baik yang diikuti tindakan yang baik akan dihitung sebagai ibadah. Niat yang halal tidak dapat mengubah tindakan yang haram menjadi halal. c) Islam memberikan kebebasan kepada individu untuk percaya dan bertindak berdasarkan apapun keinginannya, namun tidak dalam hal tanggungjawab keadilan. d) PercayakepadaAllah SWT memberi individu kebebasan sepenuhnya dari hal apapun atau siapapun kecuali Allah. e) Keputusan yang menguntungkan kelompok mamyoritas ataupun minoritas secara langsung bersifat etis dalam dirinya.etis bukanlahpermainan mengenai jumlah. f) Islam mempergunakan pendekatan terbuka terhadap etika, bukan sebagai system yang tertutup, dan berorientasi diri sendiri.Egoisme tidak mendapat tempat dalam ajaran Islam. g) Keputusan etis harus didasarkan pada pembacaan secara bersama-sama antara Al-Qur’an danalam semesta. h) Tidak seperti system etika yang diyakini banyak agama lain, Islam mendorong umat manusia untuk melaksanakan tazkiyah melalui partisipasi aktif dalam kehidupan ini. Dengan berprilaku secara etis di tengah godaan ujian dunia, kaum Muslim harus mampu membuktikan ketaatannya kepada Allah SWT.
  16. 16. KESIMPULAN Teori Produksi 1.doc
  17. 17. THANKS FOR ATTENTION ! HOPE THIS PRESENTATION WILL BE USEFUL FOR YOU !

×