Successfully reported this slideshow.
Your SlideShare is downloading. ×

SKRIPSI EMI NIA REKA NANDA.pptx

Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Ad
Loading in …3
×

Check these out next

1 of 22 Ad

SKRIPSI EMI NIA REKA NANDA.pptx

Download to read offline

Ppt gratis *POINT-PONIT PEMBAHASAN Percobaan VIII*
. Hasil dan Pembahasan
- Jelaskan pengertian titrasi
- Jelaskan pengertian titrasi netralisasi
- Jelaskan pengertian titrasi asidimetri dan alkalimetri

*Penentuan Molaritas NaOH*
- Jelaskan pengertian molaritas
- Jelaskan metode titrasi apa yang dipakai, asimetri atau alkalimetri
- Tujuan dilakukan standarisasi larutan
- Jelaskan pengertian larutan standar, titran dan titrat
- Larutan standar (titran) yang dipakai dalam percobaan apa?
- Larutan titrat yang dipakai dalam percobaan apa?
- Trayek pH dari indikator PP
- Apa warna indikator PP pada larutan asam dan basa serta gambarkan strukturnya
- Jelaskan pengertian titik ekuivalen dan titik akhir titrasi
- Titik akhir titrasi tercapai ditandai dengan
- Tuliskan persamaan reaksi beserta fasa ketika asam oksalat bereaksi dengan NaOH
- Jelaskan hasil molaritas NaOH yang diperoleh dari titrasi yang telah dilakukan apa sudah sesuai dengan molaritas NaOH yang tersedia (Molaritas NaOH=0,1 M)

*Penetapan Kadar Asam Cuka Perdagangan*
- Jelaskan metode titrasi apa yang dipakai, asimetri atau alkalimetri
- Apa fungsi pengenceran asam cuka
- Larutan standar (titran) yang dipakai dalam percobaan apa?
- Larutan titrat yang dipakai dalam percobaan apa?
- Titik akhir titrasi tercapai ditandai dengan
- Tuliskan persamaan reaksi beserta fasa ketika asam cuka bereaksi dengan NaOH
- Hasil persentase kadar asam cuka yang diperoleh sesuai dengan SNI atau tidak *POINT-PONIT PEMBAHASAN Percobaan VIII*
. Hasil dan Pembahasan
- Jelaskan pengertian titrasi
- Jelaskan pengertian titrasi netralisasi
- Jelaskan pengertian titrasi asidimetri dan alkalimetri

*Penentuan Molaritas NaOH*
- Jelaskan pengertian molaritas
- Jelaskan metode titrasi apa yang dipakai, asimetri atau alkalimetri
- Tujuan dilakukan standarisasi larutan
- Jelaskan pengertian larutan standar, titran dan titrat
- Larutan standar (titran) yang dipakai dalam percobaan apa?
- Larutan titrat yang dipakai dalam percobaan apa?
- Trayek pH dari indikator PP
- Apa warna indikator PP pada larutan asam dan basa serta gambarkan strukturnya
- Jelaskan pengertian titik ekuivalen dan titik akhir titrasi
- Titik akhir titrasi tercapai ditandai dengan
- Tuliskan persamaan reaksi beserta fasa ketika asam oksalat bereaksi dengan NaOH
- Jelaskan hasil molaritas NaOH yang diperoleh dari titrasi yang telah dilakukan apa sudah sesuai dengan molaritas NaOH yang tersedia (Molaritas NaOH=0,1 M)

*Penetapan Kadar Asam Cuka Perdagangan*
- Jelaskan metode titrasi apa yang dipakai, asimetri atau alkalimetri
- Apa fungsi pengenceran asam cuka
- Larutan standar (titran) yang dipakai dalam percobaan apa?
- Larutan titrat yang dipakai dalam percobaan apa?
- Titik akhir titrasi tercapai ditandai dengan
- Tuliskan persamaan reaksi beserta fasa ketika asam cuka bereaksi dengan NaOH
- Hasil persentase kadar asam cuka yang diperoleh sesuai dengan SNI atau tidak

Ppt gratis *POINT-PONIT PEMBAHASAN Percobaan VIII*
. Hasil dan Pembahasan
- Jelaskan pengertian titrasi
- Jelaskan pengertian titrasi netralisasi
- Jelaskan pengertian titrasi asidimetri dan alkalimetri

*Penentuan Molaritas NaOH*
- Jelaskan pengertian molaritas
- Jelaskan metode titrasi apa yang dipakai, asimetri atau alkalimetri
- Tujuan dilakukan standarisasi larutan
- Jelaskan pengertian larutan standar, titran dan titrat
- Larutan standar (titran) yang dipakai dalam percobaan apa?
- Larutan titrat yang dipakai dalam percobaan apa?
- Trayek pH dari indikator PP
- Apa warna indikator PP pada larutan asam dan basa serta gambarkan strukturnya
- Jelaskan pengertian titik ekuivalen dan titik akhir titrasi
- Titik akhir titrasi tercapai ditandai dengan
- Tuliskan persamaan reaksi beserta fasa ketika asam oksalat bereaksi dengan NaOH
- Jelaskan hasil molaritas NaOH yang diperoleh dari titrasi yang telah dilakukan apa sudah sesuai dengan molaritas NaOH yang tersedia (Molaritas NaOH=0,1 M)

*Penetapan Kadar Asam Cuka Perdagangan*
- Jelaskan metode titrasi apa yang dipakai, asimetri atau alkalimetri
- Apa fungsi pengenceran asam cuka
- Larutan standar (titran) yang dipakai dalam percobaan apa?
- Larutan titrat yang dipakai dalam percobaan apa?
- Titik akhir titrasi tercapai ditandai dengan
- Tuliskan persamaan reaksi beserta fasa ketika asam cuka bereaksi dengan NaOH
- Hasil persentase kadar asam cuka yang diperoleh sesuai dengan SNI atau tidak *POINT-PONIT PEMBAHASAN Percobaan VIII*
. Hasil dan Pembahasan
- Jelaskan pengertian titrasi
- Jelaskan pengertian titrasi netralisasi
- Jelaskan pengertian titrasi asidimetri dan alkalimetri

*Penentuan Molaritas NaOH*
- Jelaskan pengertian molaritas
- Jelaskan metode titrasi apa yang dipakai, asimetri atau alkalimetri
- Tujuan dilakukan standarisasi larutan
- Jelaskan pengertian larutan standar, titran dan titrat
- Larutan standar (titran) yang dipakai dalam percobaan apa?
- Larutan titrat yang dipakai dalam percobaan apa?
- Trayek pH dari indikator PP
- Apa warna indikator PP pada larutan asam dan basa serta gambarkan strukturnya
- Jelaskan pengertian titik ekuivalen dan titik akhir titrasi
- Titik akhir titrasi tercapai ditandai dengan
- Tuliskan persamaan reaksi beserta fasa ketika asam oksalat bereaksi dengan NaOH
- Jelaskan hasil molaritas NaOH yang diperoleh dari titrasi yang telah dilakukan apa sudah sesuai dengan molaritas NaOH yang tersedia (Molaritas NaOH=0,1 M)

*Penetapan Kadar Asam Cuka Perdagangan*
- Jelaskan metode titrasi apa yang dipakai, asimetri atau alkalimetri
- Apa fungsi pengenceran asam cuka
- Larutan standar (titran) yang dipakai dalam percobaan apa?
- Larutan titrat yang dipakai dalam percobaan apa?
- Titik akhir titrasi tercapai ditandai dengan
- Tuliskan persamaan reaksi beserta fasa ketika asam cuka bereaksi dengan NaOH
- Hasil persentase kadar asam cuka yang diperoleh sesuai dengan SNI atau tidak

Advertisement
Advertisement

More Related Content

Recently uploaded (20)

Advertisement

SKRIPSI EMI NIA REKA NANDA.pptx

  1. 1. UPAYA MENGEMBANGKAN MOTORIK KASAR ANAK MELALUI PERMAINAN TANPA ALAT PERAGA DI RAUDHATUL ATHFAL AL-FITRAH KOTA JAMBI EMI NIA REKA NANDA NIM: 209173202 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI TAHUN 2021
  2. 2. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Berdasarkan dari pengamatan di RAUDHATUL ATHFAL AL- FITRAH KOTA JAMBI, terhadap kegiatan pengembangan motorik kasar anak usia dini di temukan adanya masalah anak-anak yang kurang menunjukan keterampilan motorik kasar yang di tandai dengan tidak adanya keterampilan anak dalam bermain dan ini penyebabnya adalah kurangnya pengelolaan kelas, kurangnya interaksi antara guru dan anak dan motivasi dari guru kepada anak sehingga anak dapat tumbuh kreatif dan mampu menarik minat anak dalam mengembangkan keterampilan motorik kasarnya.
  3. 3. Identifikasi Masalah Hasil pengamatan yang diamati oleh peneliti ada beberapa masalah yang ditemui dalam permainan kucing-kucingan yaitu sulitnya anak dalam menangkap dan melompat. B. Rumusan Masalah Apakah dengan metode tanpa alat peraga dapat mengembangkan motorik kasar pada anak usia 5-6 tahun di kelompok B Raudhatul Athfal Al-fitrah Kota Jambi? D. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui pengembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun dengan penerapan metode tanpa alat peraga di kelompok B Raudhatul Athfal Al-fitrah Kota Jambi. E. Batasan Masalah Dan Fokus penelitian Penelitian tindakan kelas dibatasi pada motorik kasar, Fokus penelitian pada metode tanpa alat peraga dengan permainan kucing- kucingan pada anak usia 5-6 tahun kelompok B di Raudhatul Athfal Al-Fitrah Kel.Penyengat rendah Kota Jambi. C. Manfaat penelitian • Bagi Anak • Bagi Guru D.
  4. 4. A. Pengertian Perkembangan Motorik dan Pengertian Motorik Kasar 1. Pengertian Perkembangan Motorik 2. Pengertian Motorik Kasar BAB II TINJAUAN PUSTAKA
  5. 5. D. Tujuan dan Fungsi Perkembangan Motorik anak A. Pengertian bermain B. Pengertian Bermain Kreatif C. Tujuan Bermain D. Permainan Tanpa Alat Peraga E. Permainan Kucing-Kucingan F. Langkah Permainan Kucing-kucingan B. Perkembangan Motorik Kasar C. Prinsip perkembangan motorik AUD
  6. 6. Penelitian yang Relevan Sumarjilah (2014) Meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok B melalui bermain estafet di Tk Mekar siwi ngaran kaligesing purworejo Tuti Alawiyah (2014) Peningkatan Keterampilan Motorik kasar melalui permainan Tradisional Banren
  7. 7. BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Model Kemmis & Mc. Taggart
  8. 8. CORE VALUES B. Setting dan subjek penelitian • Setting Penelitian Tempet penelitian Penelitian Waktu • Subjek penelitian C. Prosedur umum penelitian • Pra Siklus • SIKLUS 1 • SIKLUS 2
  9. 9. D. Teknik dan Instrumen pengumpulan data 1. Teknik pengumpulan data a. Observasi b. Wawancara c. Dokumentasi 2. Instrumen Pengumpulan data a. Lembar Observasi b. Instrumen penyajian data c. Dokumentasi
  10. 10. E. Teknik analisis data Analisis data dilakukan dalam suatu penelitian untuk menarik kesimpulan dari seluruh data yang telah diperoleh. Data-data yang dianalasis adalah hasil observasi aktivitas guru dan siswa, hasil wawancara, dan hasil evaluasi siswa F. Kriteria keberhasilan penelitian tindakan kelas (PTK) Menurut Miles (Yusria:2016) Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru kelompok B .Penelitian ini dikatakan berhasil apabila minimal 71% dari jumlah keseluruhan anak yaitu 15 orang anak, 2 dari 15 anak mencapai Tingkat Capaian Perkembangan (TCP).
  11. 11. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Histori Sekolah Raudhatul Athfal Al-Fitrah berdiri pada tanggal 2 juni 2005 yang di dirikan oleh Bapak RH. A. Somad yang berada di Jl. K.H. Ishak Mukti Rt.04 Kelurahan penyengat rendah Kecamatan Telanaipura Kota Jambi Geografi Sekolah dan Lingkungan Raudhatul Athfal Al-Fitrah berlokasi di Jl. K. H. Ishak Mukti Rt.04 Kel. Penyengat rendah Kec. Telanaipura Kota Jambi secara geografi tempat nya mudah dijangkau karena keberadaannya ditengah pemukiman warga dan berjarak beberapa meter dari rumah peneliti.
  12. 12. Data umum Sekolah No. INDENTITAS SEKOLAH 1. Nama Sekolah RA Al-Fitrah 2. NPSN/NSS 69731281 3. Jenjang Pendidikan RA/TK 4. Alamat Jl. K.H. ishak mukti 5. RT 04 6. Kelurahan Penyengat Rendah 7. Kecamatan Telanaipura 8. Kode Pos 36123 9. SK pendirian Sekolah 15/RAF/JBI/2006 10. Tanggal SK Pendirian 14/07/2006 11. Status Kepemilikan Hak Milik Sendiri 12. SK izin Operasional Kd.05.10/6.PP.00/241/2010 13. Tanggal SK Izin Operasional 04/03/2010 14 Luas tanah Milik 300 15. Nomor Telpon 085269141113 16. Akreditasi C
  13. 13. Keadaan Guru No. Nama Jabatan Guru Pendidikan Terakhir 1. R. Irawan, S.Ei Ketua Yayasan S1 2. Rts. Fitriyah, S.Ei Kepala RA S1 3. Rts. Iismawati Sekretaris SLTA 4. Ratumas Maria Guru SLTA 5. Rts. Listiawati, S.Pd Guru S1
  14. 14. Hasil Pembahasan PraSiklus Indikator Keberhasilan Jumlah anak Presentase Jumlah anak Keterangan 0%-25% 8 53,33% Belum Berkembang 26%-50% 7 46,66% Mulai Berkembang 51%-75% - - Berkembang Sesuai Harapan 76%-100% - - Berkembang Sangat Baik Jumlah 15 100%
  15. 15. Siklus I Indikator Keberhasilan Jumlah anak Presentase Jumlah anak Keterangan 0%-25% 6 40,00% Belum Berkembang 26%-50% 6 40,00% Mulai Berkembang 51%-75% 2 13,33% Berkembang Sesuai Harapan 76%-100% 1 6,66% Berkembang Sangat Baik Jumlah 15 100%
  16. 16. Grafik hasil perbandingan pra siklus dan siklus I Pra Siklus Siklus I Siklus BB MB BSH BSB Jumlah anak Pra Siklus 8 53,33% 7 46,66% - - - - 15 Siklus I 6 40,00% 6 40,00% 2 13,33% 1 6,66% 15 Jumlah Presentase 100 100 100 100
  17. 17. Siklus II Indikator Keberhasilan Jumlah anak Jumlah Presentase anak Keterangan 0%-25% - - Belum Berkembang 26%-50% 1 6,66% Mulai Berkembang 51%-75% 3 20,00% Berkembang Sesuai Harapan 76%-100% 11 73,33% Berkembang Sangat Baik Jumlah 15 100%
  18. 18. Interpretasi Hasil Analisis Data Tabel Presentase Perkembangan Anak Siklus BB % MB % BSH % BSB % Jumlah Anak Pra Siklus 8 53,33 7 46,66 - - - - 15 Siklus I 6 40,00 6 40,00 2 13,33 1 6,66 15 Siklus II - - 1 6,66 3 20,00 11 73,33 15 Jumlah Presentase 100% 100% 100% 100%
  19. 19. Tingkat Pencapaian Perkembangan Motorik Kasar Anak PraSiklus Siklus I Siklus II
  20. 20. BAB V Penutup Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dikemukakan di atas dapat disimpulkan bahwa melalui metode tanpa alat peraga dengan permainan kucing- kucingan dapat mengembangkan motorik kasar anak. Karena dalam permainan tersebut anak diberikan motivasi berupa kata sanjungan sehingga anak dapat percaya diri, serta menyediakan lingkungan yang menyenangkan bagis anak, sehingga anak dapat bermain dan melakukan gerakkan dengan asyik Kesimpulan
  21. 21. Berdasarkan kesimpulan diatas untuk dapat mengembangkan motorik kasar anak usia dini dapat diterapkan melalui metode tanpa alat peraga dengan permainan kucing-kucingan. Pembelajaran yang dilakukan melalui bermain dapat membuat anak merasa asyik dan senang dalam mengikuti pembelajaran. Saran
  22. 22. THANKS!

×