Penguatan Kapasitas Kewirausahaan bagi Anggota DPRD Purnabakti

1,374 views

Published on

Capacity Building DPRD Kabupaten Bogor-ADKASI; Safari Garden Hotel–Cisarua Bogor, 3 Agustus 2009

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,374
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Penguatan Kapasitas Kewirausahaan bagi Anggota DPRD Purnabakti

  1. 1. BAPPENAS
  2. 2. dadangsolihin.blogspot.com 2
  3. 3. Tentang Narasumber 3dadangsolihin.blogspot.com
  4. 4. Materi • Struktur dan Kompleksitas Keterwakilan Kepentingan Warga dalam Pembangunan • DPRD’s Life Cycle • Pilihan Karier Purnabakti • Wirausaha • Tujuan dan Permasalahan Pembangunan Daerah • Perencanaan Pembangunan Daerah • Kegagalan Perencanaan • Perwakilan Rakyat 4dadangsolihin.blogspot.com
  5. 5. Struktur dan Kompleksitas Keterwakilan Kepentingan Warga dalam Pembangunan Pemda Kebijakan dan Program Pembangunan DPRD Produk-produk Fungsi DPRD Parpol Program partai dan janji kampanye LSM Kebijakan dan program khusus LSM Ormas Agenda lobi dan tekanan politik Bentuk Kebijakan dan Program Pembangunan Pemda KDH, Sekda, SKPD DPRD Pimpinan, Komisi, Fraksi, Kaukus Parpol Pimpinan Partai, Biro-biro dalam Partai LSM Berbagai bentuk dan jenis LSM Ormas Berbagai bentuk dan jenis Ormas Lembaga Intermediary Gender Laki Perempuan Ekonomi Kaya Miskin Domisili Tetap Tidak Tetap Keamanan Mapan Rentan Organisasi Kelompok Individual Warga Negara dan Kepentingan-kepentingannya Lingkungan Lingkungan yang sehat dan lestari Arena Pembangunan Sosial Kesejahteraan sosial bagi seluruh warga Ekonomi Pertumbuhan dan pemerataan Kelembagaan Pembuatan keputusan partisipatif Kelompok median pendukung pemilu dan political entrepreneur Sumber: ADEKSI, KAS, GTZ, ProLH (2005) 5dadangsolihin.blogspot.com
  6. 6. DPRD’s Life Cycle Purnabakti 6dadangsolihin.blogspot.com
  7. 7. Pilihan Karier Purnabakti (1) • Medokumentasikan pengalaman sebagai anggota DPRD dalam sebuah buku otobiografi. • Konsultan Lembaga Internasional – UNDP, WB, GTZ, JICA, UNICEF, CIDA • Konsultan Pemda – Sebagai mediator antar Pemda dan DPRD – Penyusunan RPJPD, RPJMD, Renstra SKPD, • Konsultan DPRD – Penyusunan dan penetapan Perda, Pembahasan Anggaran, • Konsultan Pemberdayaan Masyarakat – Penyusunan TOR dan Proposal, Penelusuran sumber-sumber pendanaan, Konsolidasi kelompok masyarakat • Konsultan Calon KDH dan Caleg – Perumusan Visi-Misi, Strategi Kampanye, Penganggaran Kampanye, Pemetaan Pemilih, Membangun Isu Lokal, dadangsolihin.blogspot.com 7
  8. 8. Pilihan Karier Purnabakti (2) • Menjadi Narasumber di berbagai seminar • Pengusaha Sektor Ril – Property, Pertanian, Perdagangan, Perhubungan • Pengusaha Media – Surat Kabar, TV, Radio • Pengajar dan Dosen pada lembaga pendidikan formal dan non- formal • Pengurus Forum Anggota DPRD Purnabakti • Mempersiapkan diri untuk mengikuti lagi Pileg 2014-2019 dadangsolihin.blogspot.com 8
  9. 9. 9dadangsolihin.blogspot.com Sikap Mental (Attitude) Kepemimpinan/Kepeloporan (Leadership) Ketatalaksanaan (Management) Keterampilan (Skill) 1. 2. 3. 4. WirausahaWirausaha Sosok Wirausaha Definisi • Mewujudkan aspirasi kehidupan mandiri dengan landasan keyakinan dan watak yang luhur
  10. 10. Sikap Mental (1) • Para wirausaha adalah orang-orang yang mengetahui bagaimana menemukan kepuasan dalam pekerjaan dan bangga akan prestasinya. • Tunjukan sikap mental yang positif terhadap pekerjaan anda, karena sikap inilah yang akan ikut menentukan keberhasilan anda. • Otak anda merupakan alat yang berdaya luar biasa. Menyediakan waktu beberapa saat setiap hari untuk renungan pikiran anda yang akan memungkinkan anda terarah pada kegiatan-kegiatan yang berarti. dadangsolihin.blogspot.com 10 1.
  11. 11. Sikap Mental (2) • Kebanyakan orang membatasi pikiran-pikirannya pada problem- problem dan kegiatan-kegiatan sehari-hari. • Gunakanlah imajinasi anda untuk meluaskan pikiran-pikiran anda dan cobalah berpikir yang besar-besar. • Orang-orang yang dapat melihat gambaran besar adalah orang yang bersifat wirausaha dan merupakan calon-calon pemimpin bisnis maupun masyarakat. dadangsolihin.blogspot.com 11
  12. 12. Sikap Mental (3) • Rasa humor ikut mengembangkan sikap mental yang sehat. Terlalu serius dapat merugikan pekerjaan anda dan tidak sehat. Menunjukan rasa humor berpengaruh terhadap orang lain dengan jalan menyebarkan optimisme dan suasana yang santai. • Pikiran anda haruslah terorganisasi dengan baik sekali dan mampu memfokuskan pada pelbagai problem. Anda haruslah mampu memindahkan perhatian anda dari satu problem ke problem lain dengan upaya yang minim. dadangsolihin.blogspot.com 12
  13. 13. Mengembangkan Sikap Positif (1) • Pusatkan perhatian anda sedemikian rupa dan gunakanlah pikiran anda secara produktif. • Pilihlah saran-saran positif dalam pekerjaan anda. • Bergaulah dengan orang-orang yang berpikir dan bertindak secara wirausaha. • Jauhilah pikiran dan ide-ide yang negatif. • Sadarlah bahwa andalah yang mengendalikan pikiran anda dan gunakanlah pikiran anda secara produktif. dadangsolihin.blogspot.com 13
  14. 14. Mengembangkan Sikap Positif (2) • Anda haruslah selalu awas terhadap peluang-peluang untuk meningkatkan situasi anda, baik dalam kehidupan pribadi, kehidupan kerja maupun dalam kehidupan masyarakat. • Jangan takut meninggalkan suatu ide, jika tidak menghasilkan hasil yang benar. • Lingkungan anda akan mempengaruhi prestasi anda. • Percayalah pada diri anda dan bakat-bakat anda. • Hilangkan beban mental dengan mengambil tindakan. dadangsolihin.blogspot.com 14
  15. 15. Kepemimpinan (1) • Berorientasi pada tugas yang menetapkan sasaran, merencanakan dan mencapai sasaran. – Merumuskan secara jelas peranannya sendiri maupun peranan stafnya. – Menentukan tujuan-tujuan yang sukar tapi dapat dicapai. – Melaksanakan kepemimpinan secara aktif dalam merencanakan, mengarahkan, membimbing dan mengendalikan kegiatan-kegiatan yang berorientasi pada tujuan. – Berminat mencapai peningkatkan produktivitas. dadangsolihin.blogspot.com 15 2.
  16. 16. Kepemimpinan (2) • Berorientasi pada orang, yang memotivasi dan membina hubungan manusiawi. – Menunjukan perhatian atas terpeliharanya keharmonisan dalam organisasi dan menghilangkan ketegangan, jika timbul. – Menunjukan perhatian pada orang sebagai manusia dan bukan sebagai alat produksi saja. – Menunjukan pengertian dan rasa hormat pada kebutuhan-kebutuhan, tujuan-tujuan dan keinginan-keinginan, perasaan dan ide-ide karyawan. – Mendirikan komunikasi timbal balik dengan staf. – Menerapkan prinsip penekanan ulang untuk meningkatkan prestasi karyawan. – Mendelegasikan kekuasaan dan tanggung jawab, serta mendorong inisiatif. – Menciptakan suatu suasana kerjasama dan gugus kerja dalam organisasi. dadangsolihin.blogspot.com 16
  17. 17. Kepemimpinan (3) Tindakan Kepemimpinan • Sekali anda telah mengambil keputusan, ambil tindakan secepat mungkin. • Upaya-upaya anda dapat dilipatgandakan melalui bakat dan kemampuan staf anda. Untuk menjadi seorang pemimpin yang baik, anda harus mengetahui bagaimana dan kapan menggunakan kemampuan ini dari orang-orang yang mampu di sekitar anda dan menyokong serta percaya pada anda sebagai pemimpin. • Anda akan memperoleh kepercayaan pada kemampuan kepemimpinan anda, jika anda memusatkan perhatian pada upaya meningkatkan kekuatan-kekuatan anda. Jauhilah situasi di mana kelemahan-kelemahan anda akan tampak. • Seorang pemimpin yang baik bersedia mengakui kesalahan-kesalahan dan mengubah rencana-rencana. Anda haruslah sadar bahwa keadaan selalu berubah dan penyesuaian-penyesuaian haruslah dibuat sewaktu- waktu. dadangsolihin.blogspot.com 17
  18. 18. Tata Laksana (Manajemen) • Tata Laksana merupakan metode atau serangkaian cara dan prosedur. • Gunanya untuk menghasilkan efektifitas dan efisiensi setiap pekerjaan, agar mendapatkan hasil yang baik dalam mutu serta tepat waktu dalam penyerahannya. dadangsolihin.blogspot.com 18 3.
  19. 19. Keterampilan (Skills) • Dengan berbekal penguasaan ketrampilan, seseorang akan bisa diharapkan menjadi seorang wirausaha yang berhasil. dadangsolihin.blogspot.com 19 4.
  20. 20. Karakteristik Wirausahawan (1) • Keinginan untuk berprestasi. Penggerak psikologis utama yang memotivasi wirausahawan adalah kebutuhan untuk berprestasi, yang biasanya diidentifikasikan sebagai n Ach. Kebutuhan ini didefinisikan sebagai keinginan atau dorongan dalam diri orang yang memotivasi perilaku ke arah pencapaian tujuan. Pencapaian tujuan merupakan tantangan bagi kompetisi individu. • Keinginan untuk bertanggung jawab. wirausahawan menginginkan tanggung jawab pribadi bagi pencapaian tujuan. Mereka memilih menggunakan sumber daya sendiri dengan cara bekerja sendiri untuk mencapai tujuan dan bertanggung jawab sendiri terhadap hasil yang dicapai. Akan tetapi mereka akan melakukannya secara berkelompok sepanjang mereka bisa secara pribadi mempengaruhi hasil-hasil. dadangsolihin.blogspot.com 20
  21. 21. Karakteristik Wirausahawan (2) • Preferensi kepada resiko-resiko menengah. wirausahawan bukanlah penjudi. Mereka memilih menetapkan tujuan-tujuan yang membutuhkan tingkat kinerja yang tinggi, suatu tingkatan yang mereka percaya akan menuntut usaha keras tetapi yang dipercaya bisa mereka penuhi. • Persepsi pada kemungkinan berhasil. Keyakinan pada kemampuan untuk mencapai keberhasilan adalah kwalitas kepribadian wirausahawan yang penting. Mereka mempelajari fakta- fakta yang dikumpulkan dan menilainya. Ketika semua fakta tidak sepenuhnya tersedia, mereka berpaling pada sikap percaya diri mereka yang tinggi dan melanjutkan tugas-tugas tersebut. dadangsolihin.blogspot.com 21
  22. 22. Karakteristik Wirausahawan (3) • Rangsangan oleh umpan balik. wirausahawan ingin mengetahui bagaimana hal yang mereka kerjakan, apakah umpan baliknya baik atau buruk. Mereka dirangsang untuk mencapai hasil kerja yang lebih tinggi dengan mempelajari seberapa efektif usaha mereka. • Aktifitas enerjik. wirausahawan menunjukan enerji yang jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata orang. Mereka bersifat aktif dan mobil dan mempunyai proporsi waktu yang besar dalam mengerjakan tugas dengan cara baru. Mereka sangat menyadari perjalanan waktu. Kesadaran ini merangsang mereka untuk terlibat secara mendalam pada kerja yang mereka lakukan. dadangsolihin.blogspot.com 22
  23. 23. Karakteristik Wirausahawan (4) • Orientasi ke masa depan. wirausahawan melakukan perencanaan dan berpikir ke depan. Mereka mencari dan mengantisipasi kemungkinan yang terjadi jauh di masa depan. • Ketrampilan dalam pengorganisasian. wirausahawan menunjukkan ketrampilan dalam organisasi kerja dan orang-orang dalam mencapai tujuan. Mereka sangat obyektif dalam memilih individu-individu untuk tugas tertentu. Mereka akan memilih yang ahli bukan teman agar pekerjaan bisa dilakukan dengan efisien. • Sikap terhadap uang. Keuntungan finansial adalah nomor dua dibandingkan arti penting dari prestasi kerja mereka. Mereka hanya memandang uang sebagai lambang konkret dari tercapainya tujuan dan sebagai pembuktian dari kompetensi mereka. dadangsolihin.blogspot.com 23
  24. 24. Potensi Wirausahawan (1) • Kemampuan inovatif. Inovasi memerlukan pencarian kesempatan baru. Hal tersebut berarti perbaikan barang dan jasa yang ada, menciptakan barang dan jasa baru, atau mengkombinasikan unsur- unsur produksi yang ada dengan cara baru dan lebih baik. • Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity). Ini berarti kemampuan untuk berhubungan dengan hal yang tidak terstruktur dan tidak bisa diprediksi. Karakteristik ini berkaitan erat dengan proses inovatif. • Keinginan untuk berprestasi. N Ach adalah tanda-tanda penting dari dorongan kewiraswastaan. Hal ini menandai para pemiliknya sebagai orang yang tidak mengenal menyerah di dalam mencapai tujuan yang telah mereka tetapkan sendiri. dadangsolihin.blogspot.com 24
  25. 25. Potensi Wirausahawan (2) • Kemampuan perencanaan realistis. Menetapkan tujuan yang menantang dan bisa diterapkan adalah tanda dari perencanaan realistis. Tujuan ditetapkan sesuai dengan n Ach dari wirausahawan. • Kepemimpinan terorientasi pada tujuan. wirausahawan membutuhkan aktivitas yang mempunyai tujuan. N Ach yang tinggi memotivasi mereka untuk mengarahkan tenaga mereka dan rekan kerja serta bawahan mereka ke arah tujuan yang ditetapkan. • Obyektivitas. wirausahawan obyektif di dalam mengarahkan pemikiran dan aktivitas kewiraswastaannya dengan cara pragmatis. wirausahawan mengumpulkan fakta-fakta yang ada, mempelajarinya dan menentukan arah tindakan dengan cara-cara praktis. dadangsolihin.blogspot.com 25
  26. 26. Potensi Wirausahawan (3) • Tanggung jawab pribadi. Wirausahawan memikul tanggung jawab pribadi, mereka menetapkan tujuan sendiri dan memutuskan bagaimana cara mencapai tujuan tersebut dengan kemampuan mereka sendiri. • Kemampuan beradaptasi. Para wirausahawan mampu menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Ketika wirausahawan terhambat oleh kondisi yang berbeda dari apa yang mereka harapkan, mereka tidak menyerah, namun melihat situasi secara obyektif. • Kemampuan sebagai pengorganisasi dan administrator. wirausahawan mempunyai kemampuan mengorganisasi dan administasi di dalam mengidentifikasi dan mengelompokkan orang- orang berbakat untuk mencapai tujuan. Mereka menghargai kompetensi dan akan memilih para spesialis untuk mengerjakan tugas dengan efisien. dadangsolihin.blogspot.com 26
  27. 27. Wirausahawan Sukses • Pemikiran luwes dan kreatif. • Mampu merencanakan, mengambil resiko, mengambil keputusan dan mengambil tindakan. • Bersedia bekerja dalam keadaan konflik, perubahan dan keragu- raguan. • Melakukan analisis diri sendiri dengan lingkungan. • Mampu menyusun prioritas dalam sasaran-sasaran prestasi. • Bersedia menawarkan sesuatu yang berguna bagi orang lain. • Bersedia menciptakan kebutuhan lingkungan terhadap produk dan jasa. dadangsolihin.blogspot.com 27
  28. 28. Terima KasihTerima Kasih 28dadangsolihin.blogspot.com

×