dadang-solihin.blogspot.com   2
Nama                       : Dadang Solihin   Tempat/Tgl Lahir           : Bandung 6 November 1961   Pekerjaan            ...
Materi• Definisi Paradigma• Paradigma-paradigma Pembangunan• Kaitan antara Teori, Paradigma dan Strategi                  ...
Definisi Paradigma • Paradigma adalah cara pandang seseorang          g                 p      g            g   terhadap d...
Definisi PembangunanPembangunan adalah:P b          d l h                              Tujuan Pembangunan: proses perubah...
Definisi Paradigma Pembangunan1. Cara pandang terhadap suatu persoalan1 C        d       h d               l   pembangunan...
Perkembangan Paradigma     Pembangunan Global Poverty relief: after war, famine                             1940s Projec...
Teori, Paradigma dan Strategi        Pembangunan              Model atau kerangka pikiran yang   Teori      menjelaskan fe...
Teori Pertumbuhan Ekonomi1. Akumulasi modal1 Ak    l i    d l   Akumulasi modal (capital accumulation) terjadi apabila seb...
Teori Ketergantungan Internasional                  (International Dependence Theory)                                     ...
dadang-dadang-solihin.blogspot.com   12
Pergeseran Paradigma:        From Government to Governance        F    G        tt G          Government                  ...
Keseimbangan                          K   i b                         Peran Tiga Pilar                                 g  ...
Pelaku Pembangunan:               Paradigma Governance   Interaksi antara Pemerintah, Dunia Usaha Swasta, dan Masyarakat ...
Model Governance                Sektor Swasta      Sektor Publik        Sektor Ketiga   Tingkat        Perusahaan        O...
Pelaku Pembangunan: Stakeholders           STATE                       CITIZENS           Executive                   orga...
Troikadadang-solihin.blogspot.com   18
Troika: Pola Hubungan antara Pemerintah,  Dunia Usaha Swasta, dan Masyarakat               Swasta  Masyarakat,  Masyarakat...
Sinergitas Stakeholders       dadang-solihin.blogspot.com   20
Sinergitas Stakeholders       dadang-solihin.blogspot.com   21
dadang-solihin.blogspot.com   22
Asean China Free Trade                                    1/2          Agreement (ACFTA) ASEAN China FTA mulai berlaku 1 ...
Asean China Free Trade                                   2/2          Agreement (ACFTA)5. Memperkuat dan meningkatkan kerj...
Neraca Perdagangan Indonesia-China                   Indonesia-           dadang-solihin.blogspot.com   25
The ASEAN Economic Community 2015
ASEAN Economic Community                                       y•   Sesuai dengan Visi ASEAN 1997-2020, pada hakekatnya   ...
AEC 2015: Era Baru Ekonomi ASEAN                             Komunitas Ekonomi ASEAN 2015                                 ...
Membangun Domestic Connectivity Interkonektivitas sangat penting untuk menumbuhkan perekonomian  berbagai wilayah lain. ...
dadang-solihin.blogspot.com   30
1/2    Arah Kebijakan Pembangunan•   Dalam era desentralisasi dan otonomi daerah, k b h il    D l        d         li  id ...
2/2   Arah Kebijakan Pembangunan6 (enam) k bij k d strategi d  (    ) kebijakan dan         i dasar d l                   ...
VISI RPJMN 2010-2014                      2010-                               VISI  INDONESIA YANG SEJAHTERA, DEMOKRATIS, ...
Prioritas Nasional                                  1    Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola                              ...
dadang-solihin.blogspot.com   35
SASARAN RPJMN 2010‐2014    Pertumbuhan Ekonomi-Pengangguran-                Ekonomi-Pengangguran-               Kemiskinan...
1/5                Kesejahteraan RakyatEkonomiNo.   Pembangunan                                    Sasaran                ...
Kesejahteraan Rakyat                                      2/5Pendidikan                                                   ...
3/5                Kesejahteraan Rakyat                    j            yKesehatan                                        ...
4/5            Kesejahteraan RakyatPanganNo.      Pembangunan                               Sasaran1.    Produksi Padi    ...
5/5           Kesejahteraan RakyatEnergi    gNo.         Pembangunan                            Sasaran      Peningkatan k...
Perkuatan DemokrasiMeningkatnya kualitas demokrasi IndonesiaSasaran: 1. Semakin terjaminnya peningkatan iklim politik kond...
Penegakan HukumTercapainya suasana dan kepastian keadilan melalui penegakan hukum ( l of l ) d         k h k        (rule...
dadang-solihin.blogspot.com   44
Tujuan SPDAD1. Mengurangi kesenjangan antarwilayah secara lebih   te a a dan sistematik dengan skenario yang   terarah da ...
Agenda untuk Memperkuat SPDADSinergi Pusat-daerah dan antardaerah dilakukan dalamseluruh proses mulai dari perencanaan, pe...
Wilayah Sulawesi             Kesenjangan Wilayah                                                 Share PDRB thdp          ...
Keterkaitan Antarwilayah                                                                        Perdagangan antardaerah   ...
Keterkaitan Perdagangan Antarpulau                                   1,82%                            6,58%           83,1...
Strategi dan Arah Kebijakan Umum  Pengembangan Wilayah 2010-2014      g       g       y 2010-1. Mendorong pertumbuhan wila...
dadang-solihin.blogspot.com   51
Proses Perencanaan  Pendekatan Politik:  Pemilihan Presiden/Kepala Daerah menghasilkan rencana  pembangunan hasil proses p...
Ruang Lingkup Perencanaan (UU25/2004)                NASIONAL                                       DAERAH        Dokumen ...
Syarat Dokumen Perencanaan          S.M.A.R.T1. Specific:   Specific:    Sifat dan tingkat kinerja dapat diidentifikasi de...
Syarat PerencanaanHarus memiliki, mengetahui, dan memperhitungkan:                   g                       g1. Tujuan ak...
Perencanaan yang Ideal•   Prinsip partisipatif: masyarakat yang akan memperoleh manfaat    dari perencanaan harus turut se...
Fungsi/Manfaat Perencanaan•   Sebagai penuntun arah    S b    i               h•   Minimalisasi ketidakpastian•   Minimali...
dadang-dadang-solihin.blogspot.com   58
Paradigma Pembangunan
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Paradigma Pembangunan

11,276 views

Published on

Diklatpim II Angkatan XXX Kelas C Kementerian Luar Negeri di Pusdiklat Kemlu-Jakarta, 1 Maret 2011

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
11,276
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
924
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Paradigma Pembangunan

  1. 1. dadang-solihin.blogspot.com 2
  2. 2. Nama : Dadang Solihin Tempat/Tgl Lahir : Bandung 6 November 1961 Pekerjaan : Direktur Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah Bappenas Alamat Kantor : Jl. Taman Suropati No. 2 Jakarta 10310 Telp/Fak Kantor : (021) 392 6248 HP : 0812 932 2202 Email : dadangsol@yahoo.com Website : http://dadang-solihin.blogspot.comdadang-solihin.blogspot.com 3
  3. 3. Materi• Definisi Paradigma• Paradigma-paradigma Pembangunan• Kaitan antara Teori, Paradigma dan Strategi , g g Pembangunan• Perubahan Paradigma Pembangunan• A Asean Chi F China Free T d A Trade Agreement (ACFTA) t dan Asean Economic Community (AEC)• Mewujudkan Prioritas Pembangunan Nasional j g• Sasaran Pembangunan RPJMN 2010-2014• Pembangunan Berdimensi Kewilayahan: Sinergi Pusat-Daerah dan Antardaerah (SPDAD)• Perencanaan Pembangunan Daerah dadang-solihin.blogspot.com 4
  4. 4. Definisi Paradigma • Paradigma adalah cara pandang seseorang g p g g terhadap diri dan lingkungannya yang akan mempengaruhinya dalam berpikir (kognitif), bersikap (afektif) dan bertingkah laku (konatif) (afektif), (konatif). • Paradigma juga dapat berarti seperangkat asumsi, konsep, nilai, dan praktek yang diterapkan dalam memandang realitas dalam sebuah komunitas yang sama, khususnya dalam disiplin intelektual.• Kata paradigma sendiri berasal dari abad pertengahan di Inggris yang merupakan kata serapan dari bahasa Latin ditahun 1483 yaitu paradigma yang berarti suatu model atau pola; bahasa Yunani paradeigma (para+deiknunai) y g berarti untuk p g (p ) yang "membandingkan", "bersebelahan" (para) dan memperlihatkan (deik) Wikipedia, Wikipedia 2011 dadang-solihin.blogspot.com 5
  5. 5. Definisi PembangunanPembangunan adalah:P b d l h Tujuan Pembangunan: proses perubahan ke 1. Peningkatan standar hidup (levels a a o d s yang eb arah kondisi ya g lebih of living) setiap orang, baik orang baik pendapatannya, tingkat konsumsi melalui upaya yang pangan, sandang, papan, pelayanan kesehatan, pendidikan, dll. dilakukan dilak kan secara terencana. 2. Penciptaan berbagai kondisi yang memungkinkan tumbuhnya rasa Kartasasmita, 1997 percaya diri (self-esteem) setiap orang. 3. Peningkatan kebebasan (freedom/democracy) setiap orang. orang Todaro, 2000 dadang-solihin.blogspot.com 6
  6. 6. Definisi Paradigma Pembangunan1. Cara pandang terhadap suatu persoalan1 C d h d l pembangunan yang dipergunakan dalam penyelenggaraan pembangunan  dalam arti pembangunan baik sebagai proses maupun sebagai metode  untuk mencapai peningkatan kualitas t k i i k t k lit kehidupan manusia dan kesejahteraan rakyat.2. Kerangka keyakinan yang digunakan sebagai pedoman untuk melihat suatu persoalan dan bagaimana melaksanakan pembangunan. dadang-solihin.blogspot.com 7
  7. 7. Perkembangan Paradigma Pembangunan Global Poverty relief: after war, famine 1940s Projects: to promote development 1950s Pl Plans and strategies: i command economies d t t i in d i 1960s 1960 Programs: for integrated development 1970s Policies: stabilization; structural adjustment 1980s Public management: reinventing government 1980s Good Governance: participation, transparency, 1990s accountability Millennium Development Goals 2000s Inclusive Growth: an equitable allocation of resources with 2010s benefits accruing to every section of society dadang-solihin.blogspot.com 8
  8. 8. Teori, Paradigma dan Strategi Pembangunan Model atau kerangka pikiran yang Teori menjelaskan fenomena p j pembangunan. g Mis: Growth Theory Cara pandang terhadap suatu persoalan Paradigma pembangunan. Mis: Good Governance s Go e a ce Rencana aksi untuk mencapai tujuan p j Strategi pembangunan. Mis: Triple Track Strategy dadang-solihin.blogspot.com 9
  9. 9. Teori Pertumbuhan Ekonomi1. Akumulasi modal1 Ak l i d l Akumulasi modal (capital accumulation) terjadi apabila sebagian dari pendapatan ditabung dan diinvestasikan kembali dengan tujuan memperbesar output dan pendapatan di kemudian hari.2. Pertumbuhan penduduk dan angkatan kerja. Jumlah tenaga kerja yang lebih besar berarti akan menambah jumlah tenaga produktif, sedangkan pertumbuhan penduduk yang lebih besar berarti ukuran pasar domestiknya lebih besar. p y3. Kemajuan teknologi. Kemajuan teknologi yang hemat tenaga kerja, yang hemat modal, yang meningkatkan pekerja, d yang meningkatkan modal akan i k k k j dan i k k d l k meningkatkan pertumbuhan ekonomi. dadang-solihin.blogspot.com 10
  10. 10. Teori Ketergantungan Internasional (International Dependence Theory) Theory)1. Model Ketergantungan Neokolonial 3. Tesis Pembangunan Dualistik (Neocolonial Dependence Model). (Dualistic Development Thesis) Kondisi keterbelakangan Dunia Ketiga  Pandangan ini melihat dunia terbagi ke disebabkan oleh aneka kebijakan dalam dua kelompok besar, yakni ekonomi, sosial, politik, dan bahkan negara-negara kaya dan miskin. budaya eksploitatif yang dimainkan oleh negara maju t h d negara j terhadap  Di negara-negara kaya memang masih negara negara berkembang, tidak ubahnya ketika ada sebagian penduduknya yang mereka memperlakukan wilayah miskin, dan sebaliknya di negara- jaja a ya di asa sebelumnya. jajahannya d masa sebe u ya negara miskin pun ada segelintir penduduknya yang makmur sejahtera.2. Model Paradigma Palsu (False-  Dualisme (dualism) adalah sebuah paradigm model of underemployment). konsep yang dibahas secara luas N Negara D i K ti t l h gagal Dunia Ketiga telah l dalam ilmu ekonomi pembangunan pembangunan. mencapai kemajuan yang cukup berarti  Konsep ini menunjukkan adanya karena strategi pembangunan mereka jurang pemisah yang kian lama terus ( (biasanya disarankan oleh pakar ekonomi y p melebar antara negara-negara kaya Barat) didasarkan pada model-model dan miskin, serta di antara orang-orang pembangunan "yang keliru" yang jelas kaya dan miskin pada berbagai tidak cocok dengan kebutuhan mereka tingkatan di setiap negara. yang mendasar. d dadang-solihin.blogspot.com 11.
  11. 11. dadang-dadang-solihin.blogspot.com 12
  12. 12. Pergeseran Paradigma: From Government to Governance F G tt G Government Governance Memberikan hak ekslusif bagi  Persoalan-persoalan publik negara untuk mengatur hal-hal adalah urusan bersama publik, publik pemerintah, pemerintah civil society dan Aktor di luarnya hanya dapat dunia usaha sebagai tiga aktor disertakan sejauh negara utama. mengijinkannya. iji k dadang-solihin.blogspot.com 13
  13. 13. Keseimbangan K i b Peran Tiga Pilar g Pemerintahan Dunia Usaha Masyarakat Menjalankan danmenciptakan lingkungan p g g Mewujudkan p j penciptaan p Penciptaan interaksi ppolitik dan hukum yang lapangan kerja dan sosial, ekonomi dan kondusif bagi unsur- pendapatan. politik. unsur lain. dadang-solihin.blogspot.com 14
  14. 14. Pelaku Pembangunan: Paradigma Governance Interaksi antara Pemerintah, Dunia Usaha Swasta, dan Masyarakat , , y yang bersendikan transparansi, akuntabilitas, partisipatif, dsb. Tenaga Kerja Kontrol Kontrol Dunia Usaha  Pemerintah Masyarakat Swasta Nilai Redistibusi Pertumbuhan Melalui Pelayanan Pasar Apabila sendi-sendi tersebut dipenuhi, maka Governance akan Good. G d dadang-solihin.blogspot.com 15
  15. 15. Model Governance Sektor Swasta Sektor Publik Sektor Ketiga Tingkat Perusahaan Organisasi LSMSupranasional transnasional Antar Pemerintah Internasional Tingkat Perusahaan Ormas/LSM Nasional Nasional GOVERNANCE Nasional Tingkat Perusahaan Pemerintah LSM Lokal Subnasional Lokal Lokal (Kamarack and Nye Jr., 2002) dadang-solihin.blogspot.com 16
  16. 16. Pelaku Pembangunan: Stakeholders STATE CITIZENS Executive organized into: Judiciary d Community-based organizations C it b d i ti Legislature Non-governmental organizations Professional Associations Public service Religious groups Military Women’s groups Police Media BUSINESS Small / medium / large enterprises Multinational Corporations Financial institutions Stock exchange dadang-solihin.blogspot.com 17
  17. 17. Troikadadang-solihin.blogspot.com 18
  18. 18. Troika: Pola Hubungan antara Pemerintah, Dunia Usaha Swasta, dan Masyarakat Swasta Masyarakat, Masyarakat Bangsa, dan Negara Masyarakat y VISI PemerintahGood Governance Dunia Usaha dadang-solihin.blogspot.com 19
  19. 19. Sinergitas Stakeholders dadang-solihin.blogspot.com 20
  20. 20. Sinergitas Stakeholders dadang-solihin.blogspot.com 21
  21. 21. dadang-solihin.blogspot.com 22
  22. 22. Asean China Free Trade 1/2 Agreement (ACFTA) ASEAN China FTA mulai berlaku 1 Januari tahun 2010. Tujuan ACFTA: 1. Memperkuat dan meningkatkan kerjasama ekonomi, perdagangan dan investasi diantara negara anggota ASEAN dengan China g 2. Liberalisasi perdagangan barang, jasa dan investasi 3. Mencari area baru dan mengembangkan kerjasama ekonomi yang saling menguntungkan b i para anggota li t k bagi t 4. Memfasilitasi integrasi ekonomi yang lebih efektif dengan negara anggota baru ASEAN dan menjembatani g p y g ada di kedua gg j gap yang belah pihak. dadang-solihin.blogspot.com 23
  23. 23. Asean China Free Trade 2/2 Agreement (ACFTA)5. Memperkuat dan meningkatkan kerjasama ekonomi melalui:  P Penghapusan t iff dan hambatan non t iff dalam perdagangan h tariff d h b t tariff d l d barang  Liberalisasi secara progresif perdagangan jasa;  Membangun regim investasi yang kompetitif dan terbuka dalam kerangka ASEAN-China FTA dadang-solihin.blogspot.com 24
  24. 24. Neraca Perdagangan Indonesia-China Indonesia- dadang-solihin.blogspot.com 25
  25. 25. The ASEAN Economic Community 2015
  26. 26. ASEAN Economic Community y• Sesuai dengan Visi ASEAN 1997-2020, pada hakekatnya 1997 2020, Masyarakat Ekonomi ASEAN (AEC) adalah integrasi ekonomi di kawasan ASEAN.• Tujuannya adalah untuk menciptakan perekonomian di wilayah T j d l h t k i t k k i il h ASEAN yang: – stabil, makmur dan berdaya saing tinggi, – adanya aliran yang bebas bagi barang, jasa, investasi dan modal, – pembangunan ekonomi yang merata, dan – mengurangi k i ki i kemiskinan d k ti dan ketimpangan sosial-ekonomi di t h i l k i tahun 2020.• AEC bertujuan untuk membentuk ASEAN sebagai pasar tunggal dan basis produksi, sehingga membuat ASEAN lebih dinamis dan menjadi segmen yang lebih kuat dari rantai pasokan global. dadang-solihin.blogspot.com 27
  27. 27. AEC 2015: Era Baru Ekonomi ASEAN Komunitas Ekonomi ASEAN 2015 Kawasan dengan Pasar Tunggal dan Integrasi dengan Kawasan Berdaya- Pembangunan Basis Produksi Perekonomian saing Tinggi Ekonomi yang Regional R i l Dunia D i Merata Indonesia harus meningkatkan daya saing guna menghadapi integrasi perekonomian dan meningkatkan potensi pasar domestik Peran inter-konektivitas mutlak dalam mendorong daya saing produk nasional di pasar domestik maupun luar negeri i  Inter-konektivitas adalah kunci menghubungkan berbagai potensi ekonomi Indonesia  Perbaikan kinerja logistik adalah bagian dari inter-konektivitas  Negara dengan p g g pendapatan p capita y g sama dan logistik y g lebih efisien, p p per p yang g yang , pertumbuhan PDB dan perdagangan lebih tinggi 1% sd 2% dadang-solihin.blogspot.com 28
  28. 28. Membangun Domestic Connectivity Interkonektivitas sangat penting untuk menumbuhkan perekonomian berbagai wilayah lain. Saat ini perekonomian masih terkonsentrasi di beberapa Wilayah Proses aglomerasi (kawasan) industri sangat menentukan perkembangan kemajuan ekonomi di suatu wilayah Inter-konektivitas mendorong percepatan proses tersebut dadang-solihin.blogspot.com 29
  29. 29. dadang-solihin.blogspot.com 30
  30. 30. 1/2 Arah Kebijakan Pembangunan• Dalam era desentralisasi dan otonomi daerah, k b h il D l d li id id h keberhasilan pembangunan nasional ditentukan 60% daerah dan 40% pusat, diperlukan sinergi, koordinasi dan kerjasama Pusat-Daerah melalui koordinasi, komunikasi, konsultasi dan sinergi yang perlu dibangun secara efektif.• Pembangunan (development) ditujukan untuk menghasilkan kesejahteraan (prosperity), demokrasi (democracy) dan keadilan (justice). dadang-solihin.blogspot.com 31
  31. 31. 2/2 Arah Kebijakan Pembangunan6 (enam) k bij k d strategi d ( ) kebijakan dan i dasar d l dalam pembangunan untuk b ksemua (development for all), yaitu :1. Pembangunan harus bersifat inklusif.2. Pembangunan harus berdimensi wilayah.3. Mengintegrasikan dan menyatukan potensi-potensi ekonomi yang ada di daerah menjadi satu kesatuan geoekonomi secara nasional.4. Pengembangan ekonomi-ekonomi lokal.5.5 Keserasian antara pertumbuhan dan pemerataan (pro growth pro growth, job, pro poor).6. Peningkatan kualitas sumberdaya manusia. g y dadang-solihin.blogspot.com 32
  32. 32. VISI RPJMN 2010-2014 2010- VISI INDONESIA YANG SEJAHTERA, DEMOKRATIS, DAN BERKEADILAN Sejahtera Demokratis Berkeadilan  Memperkuat penegakan Memperkuat triple hukum tracks strategy Memantapkan  Pemberantasan korupsi Pembangunan inklusif konsolidasi demokrasi  Pengurangan dan berkeadilan kesenjangan dadang-solihin.blogspot.com 33
  33. 33. Prioritas Nasional 1 Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola 2 Pendidikan 3 Kesehatan 4 Penanggulangan Kemiskinan 11 Prioritas Nasional 5 Ketahanan PanganKabinet Indonesia Bersatu II 6 Infrastruktur 2009-2014 7 Iklim Investasi dan Iklim Usaha 8 Energi 9 Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana 10 Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar, & Pasca-konflik 11 Kebudayaan, Kreativitas dan Inovasi Teknologi 12 Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Prioritas Lainnya 13 Bidang Perekonomian 14 Bidang Kesejahteraan Rakyat dadang-solihin.blogspot.com 34
  34. 34. dadang-solihin.blogspot.com 35
  35. 35. SASARAN RPJMN 2010‐2014 Pertumbuhan Ekonomi-Pengangguran- Ekonomi-Pengangguran- Kemiskinan 2010 2011 2012 2013 2014Pertumbuhan (%) 5,5 - 5,6 6,0 - 6,3 6,4 - 6,9 6,7 - 7,4 7,0 - 7,7Pengangguran (%) 7,6 7,3 - 7,4 6,7 - 7,0 6,0 - 6,6 5,0 - 6,0Kemiskinan (%) 12,0 -13,5 12 0 -13 5 11,5 12,5 11 5 - 12 5 10,5 11,5 10 5 - 11 5 9,5 10,5 9 5 - 10 5 8,0 10,0 8 0 - 10 0 dadang-solihin.blogspot.com 36
  36. 36. 1/5 Kesejahteraan RakyatEkonomiNo. Pembangunan Sasaran  Rata-rata 6,3 – 6,8 % pertahun1. Pertumbuhan Ekonomi  Sebelum tahun 2014 tumbuh 7% 2. Inflasi Rata-rata 4-6 % pertahun 3. Tingkat Pengangguran 5-6 % pada akhir tahun 2014 4. Tingkat Kemiskinan 8-10 % pada akhir tahun 2014 dadang-solihin.blogspot.com 37
  37. 37. Kesejahteraan Rakyat 2/5Pendidikan Status A l St t Awal Target T tNo Indikator (2008) (2014)1. Meningkatnya rata-rata lama sekolah penduduk 7,50 , 8,25 , berusia 15 tahun ke atas (tahun)2. Menurunnya angka buta aksara penduduk berusia 5,97 4,18 15 tahun ke atas (%)3. Meningkatnya APM SD/SDLB/ MI/P k t A (%)3 M i k t MI/Paket 95,14 95 14 96,0 96 04. Meningkatnya APM SMP/SMPLB/ MTs/Paket B (%) 72,28 76,05. Meningkatnya APK SMA/SMK/ MA/Paket C (%) g y ( ) 64,28 85,06. Meningkatnya APK PT usia 19-23 tahun (%) 21,26 30,07. Menurunnya disparitas partisipasi dan kualitas pelayanan pendidikan antarwilayah, gender, dan sosial ekonomi, serta antarsatuan pendidikan yang y ,g , , p y g diselenggarakan oleh pemerintah dan masyarakat dadang-solihin.blogspot.com 38
  38. 38. 3/5 Kesejahteraan Rakyat j yKesehatan Status Awal TargetNo Indikator (2008) (2014)1. Meningkatnya umur harapan hidup (tahun) 70,7 72,0 Menurunnya angka kematian ibu melahirkan2. 228 118 per 100.000 kelahiran hidup 100 000 Menurunnya angka kematian bayi per 1.0003. 34 24 kelahiran hidup Menurunnya prevalensi kekurangan gizi (gizi4. 18,4 < 15,0 kurang dan g buruk) p g gizi ) pada anak balita (%) ( ) dadang-solihin.blogspot.com 39
  39. 39. 4/5 Kesejahteraan RakyatPanganNo. Pembangunan Sasaran1. Produksi Padi Tumbuh 3,22 % per tahun2. g g Produksi Jagung Tumbuh 10,02 % per tahun p3. Produksi Kedelai Tumbuh 20,05 % per tahun4. Produksi Gula Tumbuh 12,55 % per tahun5. Produksi Daging Sapi Tumbuh 7,30 % per tahun dadang-solihin.blogspot.com 40
  40. 40. 5/5 Kesejahteraan RakyatEnergi gNo. Pembangunan Sasaran Peningkatan kapasitas 1. 3.000 MW pertahun pembangkit li t ik b kit listrik Meningkatnya rasio 2. Pada tahun 2014 mencapai 80 % elektrifikasi Meningkatnya rasio desa 3. Pada tahun 2014 mencapai 98 % berlistrik Meningkatnya produksi Pada tahun 2014 mencapai 1,01 4. minyak bumi juta barrel perhari Peningkatan pemanfaatan Pada tahun 2014 mencapai 5. energi panas bumi 5.000 MW dadang-solihin.blogspot.com 41
  41. 41. Perkuatan DemokrasiMeningkatnya kualitas demokrasi IndonesiaSasaran: 1. Semakin terjaminnya peningkatan iklim politik kondusif bagi berkembangnya kualitas kebebasan sipil dan hak-hak politik rakyat yang semakin seimbang dengan peningkatan kepatuhan terhadap pranata hukum; 2 Meningkatnya pemahaman nilai nilai kebangsaan dan 2. nilai-nilai terjaganya harmonisasi dalam masyarakat; 3. Meningkatnya kinerja lembaga-lembaga demokrasi; 4. Penyelenggaraan pemilu tahun 2014 yang dapat dilaksanakan dengan jujur, adil dan demokratis. 5. Indeks D 5 I d k Demokrasi I d k i Indonesia: 73 d i 100 pada 2014 i dari d dadang-solihin.blogspot.com 42
  42. 42. Penegakan HukumTercapainya suasana dan kepastian keadilan melalui penegakan hukum ( l of l ) d k h k (rule f law) dan terjaganya ketertiban umumSasaran: 1. Persepsi masyarakat pencari keadilan untuk merasakan kenyamanan, kepastian, keadilan dan keamanan dalam berinteraksi dan mendapat pelayanan dari para penegak hukum 2 T mb hn a keperca aan dan penghormatan p blik kepada 2. Tumbuhnya kepercayaan publik aparat dan lembaga penegak hukum 3. Mendukung iklim berusaha y g baik sehingga kegiatan g yang gg g ekonomi dapat berjalan dengan pasti dan aman serta efisisen 4. Indeks Persepsi Korupsi (IPK) tahun 2014 sebesar 5,0 yang meningkat dari 2 8 pada tahun 2009 2,8 dadang-solihin.blogspot.com 43
  43. 43. dadang-solihin.blogspot.com 44
  44. 44. Tujuan SPDAD1. Mengurangi kesenjangan antarwilayah secara lebih te a a dan sistematik dengan skenario yang terarah da s ste at de ga s e a o ya g disepakati semua pihak2.2 Meningkatkan keterkaitan pembang nan antar pembangunan wilayah dalam rangka memperkuat perekonomian domestik3. Mendorong pembangunan kawasan perbatasan, terdepan, terluar, tertinggal, pasca konflik dan kawasan ekonomi khusus dadang-solihin.blogspot.com 45
  45. 45. Agenda untuk Memperkuat SPDADSinergi Pusat-daerah dan antardaerah dilakukan dalamseluruh proses mulai dari perencanaan, pelaksanaan,pengendalian d evaluasi yang mencakup sinergi d li dan l i k i idalam: 1. Perencanaan kebijakan. 2. Kerangka regulasi. 3. Kerangka anggaran. 4. Kerangka kelembagaan 5. Kerangka pengembangan wilayah dadang-solihin.blogspot.com 46
  46. 46. Wilayah Sulawesi Kesenjangan Wilayah Share PDRB thdp Nasional 4,60% Wilayah Kalimantan Pertmbh Ekonomi 7.72% Wilayah Sumatera Pendapt perkapita 4,98 jt Share PDRB thdp 8,83% Share PDRB thdp 21,55% Nasional Pendudk miskin 2,61 jt (17,6%) Nasional Pertumb. Ekonomi 5.26% Pertumb. Ekonomi 4,65% Wilayah Papua Pendaptn perkapita 13,99 jt Pendaptn perkapita 9,80 jt Share PDRB thdp 1,28% Pendudk miskin 1,21 jt (9%) Nasional Penduduk miskin 7,3 jt (14,4%) Pertmbuh Ekonomi 0,60% Pendaptn perkapita 8,96 jt Pndudk miskin 0,98 jt (36,1%) Wilayah Jawa Bali Share PDRB thdp 62,00% Nasional Pertumbh Ekonomi 5.89% Wilayah Maluku Pendapt perkapita 11,27 jt Wilayah Nusa Tenggara Share PDRB thdp 0,32% Pendudk miskin 20,19 jt Nasional (12,5%) Share PDRB thdp 1,42% Nasional Pertumbh Ekonomi 4,94% Pertmbuh Ekonomi 3,50% 3 50% Pendaptn perkapita 2,81 2 81 jtSumber : BPS 2008 (diolah) Pendapt perkapita 3,18 jt Pendudk miskin 0,49 jt (20,5%)Ket : Atas Dasar dadang-solihin.blogspot.com Pendudk miskin 2,17 jt Harga Konstan (24,8%) 47
  47. 47. Keterkaitan Antarwilayah Perdagangan antardaerah terpusat di Jawa d t t J dan Sumatera  Blok Ekonomi Utama. Perdagangan antardaerah di Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua masih relatif kecil dan belum berkembangCatatan: Arah panah menunjukkan arus perdagangan antarwilayah Angka yang antarwilayah. digarisbawahi menunjukkan produksi bruto di setiap wilayah. Angka dalam lingkaran menunjukkan input antara dalam wilayah.Sumber : Tabel IRIO 2005, BPS (diolah) dadang-solihin.blogspot.com 48
  48. 48. Keterkaitan Perdagangan Antarpulau 1,82% 6,58% 83,10% 8,39% 81,54% 73,01% 4,32% 5,26% 5 26% 14,83% 54797.00 (minimum) 7,85% 245594.00 398937.00 (median) 9,49% 19,51% 639154.00 70,85% 22,2% 1339115.00 (maximum) 84,32% Sumber: IRIO 2005, Diolah Pengganda Output AntarwilayahPerdagangan Intrawilayah Jawa- Indonesia Wilayah Sumatra Kalimantan Sulawesi Bali B li Timur TiPerdagangan antarwilayah ke Sumatera Sumatra 1.559 0.088 0.081 0.015 0.011Perdagangan antarwilayah ke Jawa Jawa-Bali 0.158 1.599 0.097 0.201 0.158Perdagangan antarwilayah ke Kalimantan g g y Kalimantan K li t 0.023 0 023 0.056 0 056 1.480 1 480 0.068 0 068 0.022 0 022Perdagangan antarwilayah ke Sulawesi Sulawesi 0.002 0.008 0.005 1.460 0.028Perdagangan antarwilayah ke Indonesia Timur Kep. Timur 0.003 0.017 0.002 0.009 1.307Transaksi ekonomi hanya dalam wilayah, dan keterkaitan antarwilayah belum optimal. dadang-solihin.blogspot.com 49
  49. 49. Strategi dan Arah Kebijakan Umum Pengembangan Wilayah 2010-2014 g g y 2010-1. Mendorong pertumbuhan wilayah-wilayah potensial di luar Jawa Bali Jawa-Bali dengan tetap menjaga momentum pertumbuhan di wilayah Jawa-Bali2. Meningkatan keterkaitan antarwilayah melalui p g y peningkatan g perdagangan antarwilayah untuk mendukung perekonomian domestik3. Meningkat daya saing daerah melalui pengembangan sektor- sektor unggulan di tiap wilayah4. Mendorong percepatan pembangunan daerat tertinggal, kawasan strategis dan cepat tumbuh, kawasan perbatasan, kawasan terdepan, kawasan terluar dan daerah rawan bencana5. Mendorong pengembangan wilayah laut dan sektor-sektor kelautan k l t dadang-solihin.blogspot.com 50
  50. 50. dadang-solihin.blogspot.com 51
  51. 51. Proses Perencanaan Pendekatan Politik: Pemilihan Presiden/Kepala Daerah menghasilkan rencana pembangunan hasil proses politik (public choice theory of planning), khususnya penjabaran Visi dan Misi dalam RPJM/D. Proses Teknokratik: Menggunakan metode dan kerangka berpikir ilmiah oleh lembaga atau satuan kerja y g secara fungsional g j yang g bertugas untuk itu. Partisipatif: Dilaksanakan dengan melibatkan seluruh stakeholders, antara lain melalui Musrenbang. Proses top-down dan bottom-up: Dilaksanakan menurut jenjang pemerintahan. dadang-solihin.blogspot.com 52
  52. 52. Ruang Lingkup Perencanaan (UU25/2004) NASIONAL DAERAH Dokumen Penetapan Dokumen Penetapan Rencana Pembangunan UU Rencana Pembangunan Perda Jangka Panjang Nasional (Ps. 13 Ayat 1) Jangka Panjang Daerah (Ps. 13 Ayat 2) (RPJP Nasional) (RPJP-Nasional) ( (RPJP-Daerah) ) Rencana Pembangunan Per Pres Rencana Pembangunan Peraturan KDH Jangka Menengah (Ps. 19 Ayat 1) Jangka Menengah Daerah (Ps. 19 Ayat 3) Nasional (RPJM Daerah) (RPJM-Daerah) (RPJM-Nasional) Renstra Kementerian / Peraturan Renstra Satuan Kerja Peraturan Lembaga (Renstra KL) Pimpinan KL Perangkat Daerah (Renstra Pimpinan SKPD (Ps. 19 Ayat 2) SKPD) (Ps. 19 Ayat 4) Rencana Kerja Per Pres Rencana Kerja Pemerintah Peraturan KDH Pemerintah (RKP) (Ps. (Ps 26 Ayat 1) Daerah (RKPD) (Ps. (Ps 26 Ayat 2) Rencana Kerja Peraturan Rencana Kerja Satuan Kerja Peraturan Kementerian / Lembaga Pimpinan KL Perangkat Daerah (Renja Pimpinan SKPD (Renja KL) (Ps. (Ps 21 Ayat 1) SKPD) ( Ps 21 Ayat 3) Ps. dadang-solihin.blogspot.com 53
  53. 53. Syarat Dokumen Perencanaan S.M.A.R.T1. Specific: Specific: Sifat dan tingkat kinerja dapat diidentifikasi dengan jelas;2. Measurable: Target kinerja dinyatakan dengan jelas dan terukur Measurable: baik bagi indikator kuantitif maupun kualitatif;3. Achievable:3 Achievable: Target kinerja dapat dicapai terkait dengan kapasitas dan sumber daya yang ada;4. Relevant: Relevant: Mencerminkan keterkaitan (relevansi) antara target output dalam rangka mencapai target outcome yang ditetapkan; serta antara target outcome dalam rangka mencapai target impact yang ditetapkan; g p g p y g p5. Time Bond: Bond: Waktu/periode pencapaian kinerja ditetapkan. dadang-solihin.blogspot.com 54
  54. 54. Syarat PerencanaanHarus memiliki, mengetahui, dan memperhitungkan: g g1. Tujuan akhir yang dikehendaki.2. Sasaran-sasaran dan prioritas untuk mewujudkannya (yang mencerminkan pemilihan dari berbagai alternatif).3. Jangka waktu mencapai sasaran-sasaran tersebut.4. Masalah-masalah yang dihadapi.5. Modal atau sumber daya yang akan digunakan serta pengalokasiannya. pengalokasiannya6. kebijakan-kebijakan untuk melaksanakannya.7. Orang, organisasi7 Orang organisasi, atau badan pelaksananya pelaksananya.8. Mekanisme monitoring, evaluasi, dan pengawasan p pelaksanaannya. y dadang-solihin.blogspot.com 55
  55. 55. Perencanaan yang Ideal• Prinsip partisipatif: masyarakat yang akan memperoleh manfaat dari perencanaan harus turut serta dalam prosesnya.• Prinsip kesinambungan: perencanaan tidak hanya berhenti pada satu tahap; tetapi harus berlanjut sehingga menjamin adanya kemajuan terus-menerus dalam kesejahteraan, dan j g jangan sampai terjadi kemunduran. p j• Prinsip holistik: masalah dalam perencanaan dan pelaksanaannya tidak dapat hanya dilihat dari satu sisi (atau sektor) tetapi harus dilihat dari berbagai aspek dan dalam aspek, keutuhan konsep secara keseluruhan.• Mengandung sistem yang dapat berkembang (a learning and adaptive system).• Terbuka dan demokratis (a pluralistic social setting). dadang-solihin.blogspot.com 56
  56. 56. Fungsi/Manfaat Perencanaan• Sebagai penuntun arah S b i h• Minimalisasi ketidakpastian• Minimalisasi inefisiensi sumberdaya• Penetapan standar dan pengawasan k lit kualitas dadang-solihin.blogspot.com 57
  57. 57. dadang-dadang-solihin.blogspot.com 58

×