Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
Manajemen Perubahan
dan Inovasi
Pengantar Manajemen

1/22/2014

Created By Dadan Ahdiat

1
Introduction
Manajemen perubahan adalah proses terus-menerus memperbaharui organisasi berkenaan dengan
arah, struktur, dan...
Sifat Dari Perubahan Organisasi
Perubahan organisasi (Organization Change) merupakan modifikasi substanstive pada beberapa...
Faktor Pemicu Perubahan
1. Pemicu Perubahan dari Lingkungan
Lingkungan sebuah perusahaan juga mencakup
Unsur – unsur lingk...
Next Steps….
2. Pengaruh PETS (Politik, Ekonomi, Teknologi dan Sosial)
a. PETS mempengaruhi perusahaan pada strategi, stru...
Next Steps….
4. Pemicu Perubahan dari Lingkungan Politik
a. Perubahan lingkungan politik tidak saja langsung mempengaruhi ...
Next Steps….
6. Pemicu Perubahan dari Lingkungan Ekonomi

7. Pemicu Perubahan Internal

a. Pesaing
b. Kurs mata uang
c. Pa...
Respon Perusahaan terhadap Perubahan
1.

Perkembangan historis yang membawa perubahan :
2. Lingkungan Eksternal
a. Secara ...
Mazhab-mazhab Dasar Teori Perubahan
1.

1. Mazhab Perspektif Individual
Pedukung mazhab ini dibagi menjadi dua kelompok ya...
Next Steps….
3. Mazab Sistem Terbuka
Menurut Mazab Sistem Terbuka, organisasi terdiri dari pelbagai subs istem yang saling...
Sifat – sifat perubahan organisasi ada 3 jenis menurut Grundy :
1.

Perubahan sebagai, “Smooth incremental change,”
Peruba...
Kekuatan-kekuatan Penyebab Perubahan
Adanya permasalahan yang terjadi dalam sebuah organisasi menuntut sebuah
perusahaan u...
Faktor Kekuatan Eksternal
Perubahan organisasi terjadi karena adanya perubahanperubahan dalam berbagai variable eksternal ...
Faktor Kekuatan Internal
Kekuatan-kekuatan pengubah internal
merupakan hasil dari factor-faktor seperti
tujuan, strategi, ...
Jenis-jenis Perubahan
Secara umum ada dua jenis perubahan yang terjadi dalam suatu organisasi :
1. Perubahan Proaktif
Peru...
Resistensi Terhadap Perubahan
Dampak utama dari kesalahan yang dilakukan
dalam mengelola perubahan adalah munculnya
resist...
Next Steps….
b. Ketakutan terhadap munculnya dampak yang
tidak diinginkan
Perubahan tak jarang menimbulkan ketidakpastian,...
Next Steps….
d. Tidak adanya kepercayaan dalam situasi kerja
e. Takut mengalami kegagalan
Seorang manajer yang membangun h...
Next Steps….
f. Hilangnya status atau keamanan kerja
Pemanfaatan teknologi atau sistim administrasi
yang baru di dalam dun...
Pendekatan Perubahan Organisasi
Harold J. Leavitt menyatakan bahwa organisasi dapat diubah melalui pengubahan struktur, te...
Next Steps….
2.
Pendekatan teknologi
Untuk mremperbaiki prestasi, F.W. Taylor dan pengikutnya mencoba menganalisa dan memp...
Elemen lain dari manajemen perubahan yang efektif
adalah memahami penolakan yang seringkali mengikuti
perubahan. Manajer h...
Next Steps….
•

Ketidak pastian

Seorang karyawan mengadakan penolakkan terhadap perubahan karena ketidak pastian. Dalam h...
Next Steps….
• Perbedaan Persepsi
Persepsi yang berbeda
mengaibatkan seseorang bisa
menolak perubahan bahkan tak
jarang pe...
Mengatasi Penolakan Terhadap Perubahan
• Partisipasi
Partisipasi merupakan teknik yang paling
efektif untuk mengatasi peno...
Next Steps….
• Fasilitas
Prosedur fasilitas juga sangat penting saat membuat sebuah perubahan. Ketika mengumumkan
sebuah p...
Next Steps….
• Negosiasi dan persetujuan
Melakukan negosiasi dengan penolak potensial
atau mengusahakan surat pemahaman te...
Proses Efektif Perubahan Organisasi
Dua hal menjadi penyebab kegagalan melaksanakan perubahan adalah pertama orang tidak m...
Tiga langkah proses efektif perubahan organisasi menurut Edgar
H. Schein sebagai berikut :
1. Unfreezing (pencairan)
Membu...
Tantangan yang Terus Menerus Untuk Melakukan Perubahan
yang Sukses
Perubahan organisasional tak hanya diperlukan ketika st...
Inovasi
Kreativitas vs Inovasi
Kreativitas adalah kemapuan untuk menggabungkan ide-ide dengan cara yang unik atau membuat
...
Proses Inovasi

Aplikasi
Inovasi

Pengembangan
Inovasi

1/22/2014

Pertumbuhan
Inovasi

Peluncuran
Inovasi

Created By Dad...
Bentuk Inovasi
Inovasi Radikal VS Inovasi Bertahap
Inovasi Manajerial (Managerial Inovation) adalah
Inovasi Radikal (Radic...
MERANGSANG INOVASI
Memenangkan bisnis sekarang ini
memerlukan inovasi.itulah kenyataan yang
dihadapi oleh manajer sekarang...
Variable Struktur
1.
Struktur organic

Karena jenis organisasi itu rendah formlisasi,sentralisasi,dan spesialisasi kerjan...
Variable Budaya

Menerima ambiguitas,Terlampau banyak penekanan pada obyektivitas dan kekhususan yang menghambat kreatifi...
Variabel Sumber Daya Manusia
Organisasi yang inovatif itu secara aktif memajukan
pelatihan dan pengembangan anggotanya aga...
3 PERUSAHAAN DALAM PERUBAHAN (STUDI KASUS…. )
•

Di tahun 1985, Steve Jobs keluar dari Apple dan mendirikan perusahaan NeX...
1/22/2014

KISAH KEBERHASILAN SAMSUNG
Samsung Electronics meluncurkan produk telpon genggam
desain di kota Milan serta Lon...
1/22/2014

KESULITAN NOKIA DALAM BERUBAH
Sementara itu, Nokia merasa kesulitan untuk berubah dan terus kalah. Perubahan di...
TRANSFORMASI BUDAYA ORGANISASI
•

Transformasi budaya organisasi dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya
amatlah sulit...
•

CERITA KESUKSESAN PROSES PERUBAHAN APPLE

•

Ketika Steve Jobs kembali memimpin Apple, dia memaksakan perubahan dengan ...
Kesimpulan….


Berbicara tentang memenej perubahan pada esensinya adalah bicara tentang mengelola
orang, yang akan bertum...
NEXT STEPS

Kesalahan dalam meluncurkan produk dan jasa atau terlambat diperkenalkan kepada pasar maka akan
menimbulkan po...
Next Steps….
• Dapat disimpulkan bahwa inovasi merupakan cara
bagaimana menciptakan nilai tambah yang unik dan
substansial...
Created By
NIM
Fakultas

1/22/2014

: Dadan Ahdiat
: 43112120142
: Ekonomi dan Bisnis (Manajemen S1)

Created By Dadan Ahd...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Manajemen Perubahan dan Inovasi

28,123 views

Published on

Published in: Business
  • Be the first to comment

Manajemen Perubahan dan Inovasi

  1. 1. Manajemen Perubahan dan Inovasi Pengantar Manajemen 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 1
  2. 2. Introduction Manajemen perubahan adalah proses terus-menerus memperbaharui organisasi berkenaan dengan arah, struktur, dan kemampuan untuk melayani kebutuhan yang selalu berubah dari pasar, pelanggan dan para pekerja itu sendiri. Kegiatan manajemen perubahan harus berlangsung pada tingkat tinggi mengingat laju perubahan yang dihadapi akan lebih besar dari masa sebelumnya. 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 2
  3. 3. Sifat Dari Perubahan Organisasi Perubahan organisasi (Organization Change) merupakan modifikasi substanstive pada beberapa bagian organisasi. Oleh karena itu, perubahan dapat melibatkan hampir semua aspek dari suati organisasi seperti jadwal pekerjaan, dasar untuk departementalisasi, rentang manajemen, mesinmesin, rancangan organisasi, orang-orang didalam organisasi itu sendiri, dan lain sebagainya. Setiap perubahan yang terjadi dalam organisasi memiliki dampak yang besar bagi organisasi itu sendiri. Dan tentunya perubahan itu diharapkan mampu memberi dampak positif yang membuat organisasi bisa berjalan secara efektif dan efisien. 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 3
  4. 4. Faktor Pemicu Perubahan 1. Pemicu Perubahan dari Lingkungan Lingkungan sebuah perusahaan juga mencakup Unsur – unsur lingkungan perusahaan factor-faktor pengaruh yang lebih luas lagi seperti : a. Pasar yang dilayani perusahaan ( klien atau konsumen ) a. Globalisasi b. Pemasok b. Reformasi politik c. Lembaga Pemerintah dan Parlemen c. Serikat pekerja d. Asosiasi niaga d. Perubahan status perusahaan dari milik negara e. Pesaing menjadi swasta atau sebaliknya f. Lembaga keuangan e. Perubahan demografis dan struktur keluarga g. Pemasok tenaga kerja h. Tingkat pengangguran i. Kondisi perekonomian j. Kemajuan teknologi k. Perkembangan system computer dan informasi 1/22/2014 l. Perkembangan e-commerce dan penggunaanCreated By Dadan Ahdiat internet 4
  5. 5. Next Steps…. 2. Pengaruh PETS (Politik, Ekonomi, Teknologi dan Sosial) a. PETS mempengaruhi perusahaan pada strategi, struktur dan operasi termasuk kebijakan SDM. b. PETS merupakan metafora agar kita bisa membedakan berbagai aspek lingkungan perusahaan dan kaitan spesifikasinya dengan perusahaan sebagai pemicu perubahan 3. Pemicu Perubahan dari Lingkungan Teknologi a. Bersumber pada sikap mengacuhkan perubahan lingkungan teknologi (contoh : Singer, Oliveti ) b. Internet merupakan factor terpenting dan menyentuh hampir semua aspek operasional perusahaan c. Penggunaan internet bukannya tanpa masalah, karena staf menggunakan e-mail dan internet di tempat kerja mencemaskan para atasan sebab penggunaan e-mail menyimpang dari pekerjaannya. 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 5
  6. 6. Next Steps…. 4. Pemicu Perubahan dari Lingkungan Politik a. Perubahan lingkungan politik tidak saja langsung mempengaruhi perusahaan, tetapi juga berimbas pada perubahan lingkungan ekonomi. b. BBM naik daya beli masyarakat rendah. c. BBM turun akan mempengeruhi penerimaan pajak dan dampak negatifnya kemampuan pemerintah dalam pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan akan berkurang. 5. Pemicu Perubahan dari Lingkungan Sosial Budaya a. Harapan kenaikan setandar hidup secara terus -menerus, sementara peluang pekerjaan permanen yang aman makin langka. b. Faktor demografis membuat berlimpahnya jumlah kaum muda memasuki pasar kerja. c. Perubahan struktur keluarga dimana kaum perempuan juga berharap dapat meniti karir seperti layaknya suami mereka. Perusahaan juga dituntut meningkatkan perhatian pada aspek kreatifitas karyawan dengan melakukan penataan system untuk mendorong inovasi 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 6
  7. 7. Next Steps…. 6. Pemicu Perubahan dari Lingkungan Ekonomi 7. Pemicu Perubahan Internal a. Pesaing b. Kurs mata uang c. Pajak d. Perijinan e. Standar Gaji Minimum a. Serikat buruh yang makin berpengaruh b. Pergantian direktur atau manager c. Perubahan struktur administrasi d. Penataan kelompok kerja e. Perubahan tata ruang kantor / pabrik f. Pembelian sytem TI baru g. Strategi pemasaran baru h. Pemotongan lembur i. Perampingan staf j. Penguatan bagian tertentu seperti riset dan pengembangan 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 7
  8. 8. Respon Perusahaan terhadap Perubahan 1. Perkembangan historis yang membawa perubahan : 2. Lingkungan Eksternal a. Secara umum, melalui siklus inovasi berbasis a. Lingkungan politik industri yang menggerakkan perusahaan melalui b. Hukum serentetan perkembangan penting c. Ekonomi b. Secara lebih spesifik, melalui daur hidup perusahaan d. Teknologi itu sendiri, yang tercermin pada sejarah khas e. Sosial Budaya ( PETS ) perusahaan dari sejak organisasi berdiri hingga periode 3. Lingkunan Internal ekspansi dan penurunan, yang berguna dalam Perusahaan yang mencakup perubahan - perubahan menjelaskan “kekhasan” strategi dan struktur, budaya, organisasi berupa respon awal terhadap perubahan politik dan gaya kepemimpinan yang berlaku pada lingkungan eksternal dan temporal perusahaan tersebut 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 8
  9. 9. Mazhab-mazhab Dasar Teori Perubahan 1. 1. Mazhab Perspektif Individual Pedukung mazhab ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu : managemen perubahan; bahkan sejumlah penulis menyarankan penggunaan kedua teori tersebut secara berurutan. a. Psikolog Behavioris Memandang perilaku sebagai hasil interaksi seseorang dengan lingkungannya. Bagi Behavioris, semua perilaku dipelajarai dan dalam mewujudkan perubahan organisasi dengan cara mengubah stimuli eksternal yang mampu mempengaruhi individu. 2. Mazhab Dinamika Kelompok b. Gestalt-Field Meyakini bahwa penjelasan itu belum mencakup konsepnya secara utuh. Mereka menyatakan bahwa perilaku seseorang merupakan produk lingkungan dan penalaran sedang pembelajaran merupakan suatu proses perolehan atau perubahan wawasan, pandangan, ekspektasi atau pola pemikiran. Perilaku bukan sekedar produk stimuli eksternal, namun lebih bisa dijelaskan dari cara individu memakai penalarannya untuk menginterprestasikan stimuli. Mazhab ini memiliki sejarah sangat panjang dan menekankan pada pencapaian perubahan organisasi melalui team atau kelompok kerja, ketimbang pada individu. Menurut Lewin, bahwa orangorang dalam organisasi bekerja dalam kelompok, maka perilaku individual bisa dimodivikasi atau diubah dalam kaitannya dengan praktek-praktek dan norma kelompok. Lewin menyatakan bahwa perilaku kelompok merupakan rangkaian rumit interaksi simbolik dan daya-daya kekuatan yang tidak hanya mempengaruhi struktur kelompok, namun juga mampu mengubah perilaku individu. Karenanya, perilaku individu merupakan fungsi dari lingkungan kelompok atau medan dari mana tercipta kekuatan dan ketegangan yang bersumber dari tekanan kelompok pada setiap anggotanya. 1/22/2014 kelompok di atas terbukti sangat berpengaruh dalam literaturDadan Ahdiat Created By Kedua 9
  10. 10. Next Steps…. 3. Mazab Sistem Terbuka Menurut Mazab Sistem Terbuka, organisasi terdiri dari pelbagai subs istem yang saling berkaitan. Perubahan salah satu sitemnya berdampak pada bagian lain dalam sistem, akhirnya pada kinerja keseluruhan. Pendekatan perubahan Mazab Sistem Terbuka didasarkan pada metoda diskripsi dan evaluasi pel bagai sub sistem. Organisasi dipandang sebagai sistem “terbuka” dijelaskan dalam dua sudut pandang yaitu : a. Pertama Organisasi terbuka dan berorientasi dengan lingkungan eksternalnya b. Kedua Organisasi terbuka secara internal saling berkaitan satu sama lain Tujuan pendekatan Sistem Terbuka adalah untuk menata fungsi suatu bisnis sedemikian rupa melalui koordinasi dan saling ketergantungan lini-lini yang didefinisikan dengan jelas. 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 10
  11. 11. Sifat – sifat perubahan organisasi ada 3 jenis menurut Grundy : 1. Perubahan sebagai, “Smooth incremental change,” Perubahan ini terjadi secara lambat, sistematis dan dapat diprekdisikan. Smooth incremental change mencakup perubahan yang berlangsung pada kecepatan konstan. 2. Perubahan sebagai, “Bumpy incremental change,“ sebagai periode relatif, tenang di sela percepatan gerak perubahan. Perubahan ini mencakup perubahan lingkungan organisasi, bersumber dari perubahan internal seperti tuntutan peningkatan efisiensi dan perbaikan metode kerja. Contoh : Reorganisasi secara periodik dilakukan perusahaan. 3. Perubahan sebagai, “Discontinuous change,“ Perubahan yang ditandai pergeseran cepat atas strategi, struktur atau budaya. Contoh : Privatisasi sektor strategis yang dikuasai negara yaitu privatisasi sektor telekomunikasi. 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 11
  12. 12. Kekuatan-kekuatan Penyebab Perubahan Adanya permasalahan yang terjadi dalam sebuah organisasi menuntut sebuah perusahaan untuk berubah agar kegagalan yang dihadapi dapat di antisipasi, dorongan untuk berubah di pengaruhi oleh 2 faktor, yaitu faktor eksternal organisasi dan faktor internal organisasi. 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 12
  13. 13. Faktor Kekuatan Eksternal Perubahan organisasi terjadi karena adanya perubahanperubahan dalam berbagai variable eksternal seperti system politik, ekonomi, teknologi, pasar, dan nilai-nilai. Kenaikan biaya dan kelangkaan berbagai SDA, keamanan karyawan dan peraturan-peraturan anti polusi, boikot pelanggan adalah beberapa contoh factor-faktor lingkungan yang merubah kehidupan orang baik sebagai karyawan maupun langgganan dalam tahun-tahun terakhir. Berbagai kekuatan eksternal dari kemajuan teknologi sampai kegiatan-kegiatan persaingan dan perubahan pola kehidupan, dapat menekan organisasi untuk mengubah tujuan, struktur dan metode operasinya. 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 13
  14. 14. Faktor Kekuatan Internal Kekuatan-kekuatan pengubah internal merupakan hasil dari factor-faktor seperti tujuan, strategi, kebijaksanaan manajerial dan teknologi baru serta sikap dan perilaku para karyawan. Sikap dan ketidak puasan karyawan seperti ditunjukkan dalam tingkat perputaran atau pemogokan, dapat menyebabkan berbagai perubahan dalam kebijaksanaan dan praktek manajemen. Kekuatan Perubahan Internal Kegiatan-kegiatan Karyawan Tujuan Organisasi Strategi dan Kebijaksanaan Teknologi 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 14
  15. 15. Jenis-jenis Perubahan Secara umum ada dua jenis perubahan yang terjadi dalam suatu organisasi : 1. Perubahan Proaktif Perubahan proaktif atau biasa disebut terencana ini adalah perubahan yang dirancang dan diimplementasikan secara berurutan dan tepat waktu sebagai antisipasi dari peristiwa di masa mendatang. Perubahan yang direncanakan bertujuan untuk menyiapkan seluruh organisasi atau sebagian besar untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan signifikan dalam sasaran dan arah suatu organisasi. 2. Perubahan Reaktif Perubahan reaktif atau tidak terencana merupakan perubahan yang bersifat spontanitas dan tanpa arahan. Perubahan yang dilakukan sebagai reaksi terhadap tanda-tanda bahwa perubahan itu diperlukan. 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 15
  16. 16. Resistensi Terhadap Perubahan Dampak utama dari kesalahan yang dilakukan dalam mengelola perubahan adalah munculnya resistensi dari seluruh anggota yang terkait terhadap perubahan yang dilakukan oleh perusahaan atau organisasi. Kreitner dan Kinicki (2001) mendefinisikan resistensi terhadap perubahan sebagai suatu reaksi emosional maupun tingkah laku yang muncul sebagai respon terhadap munculnya ancaman, baik nyata atau imajiner bila terjadi perubahan pada pekerjaan rutin. Adapun beberapa hal yang menjadi alasan terjadinya resistensi terhadap perubahan organisasi, yaitu : 1/22/2014 a. Kebiasaan Pada dasarnya, manusia adalah mahluk yang hidup dari kebiasaan yang dibangunnya. Kebiasaan ini akan lebih mempermudah manusia untuk menjalankan kehidupannya yang sudah cukup kompleks. Saat dihadapkan pada perubahan, maka manusia akan cenderung untuk enggan melakukan penyesuaian atas kebiasaan yang selama ini ia lakukan Sebagai contoh : seseorang akan cenderung untuk melalui rute perjalan menuju kantor yang biasa dilaluinya setiap hari yang jarak tempuhnya lebih panjang, dibandingkan melalui jalur baru yang belum ia kenal yang jarak tempuhnya lebih pendek. Created By Dadan Ahdiat 16
  17. 17. Next Steps…. b. Ketakutan terhadap munculnya dampak yang tidak diinginkan Perubahan tak jarang menimbulkan ketidakpastian, karena perubahan membuat seseorang bergerak dari suatu situasi yang ia ketahui menuju pada situasi yang tidak diketahuinya. Akibatnya orang yang bersangkutan akan merasa takut bahwa dampak perubahan akan merugikan dirinya. 1/22/2014 c. Faktor-faktor ekonomi Berkurangnya penghasilan, kenaikan gaji yang tidak sesuai harapan, meningkatnya ongkos angkutan, merupakan faktor-faktor ekonomi yang dapat menjadi penyebab munculnya resistensi terhadap perubahan. Bila perubahan memberikan dampak ekonomi yang cukup besar terhadap seseorang, maka dapat diramalkan bahwa resistensi dari orang yang bersangkutan terhadap perubahan akan semakin kuat. Created By Dadan Ahdiat 17
  18. 18. Next Steps…. d. Tidak adanya kepercayaan dalam situasi kerja e. Takut mengalami kegagalan Seorang manajer yang membangun hubungan kerja Proses perubahan pada pekerjaan yang bersifat dengan bawahannya atas dasar ketidakmenekan karyawan, akan dapat memunculkan percayaan, akan lebih mungkin menghadapi keraguan pada karyawan akan kemampuannya resistensi dari bawahannya bila ia menggulirkan untuk melakukan pekerjaan dengan baik. Keraguan perubahan. Sementara seorang manajer yang ini lambat laun akan mengkikis kepercayaan mempercayaai bawahannya akan memperlakukan dirinya dan melumpuhkan pertumbuhan dan perubahan sebagai hal yang sifatnya terbuka, jujur perkembangan dirinya. dan partisipatif. Di sisi lain, bawahan yang dipercaya oleh atasannya akan mungkin untuk melakukan upaya yang lebih baik dalam menghadapi perubahan dan melihat perubahan sebagai sebuah kesempatan. Hal ini terjadi karena tumbuhnya kepercayaan/ketidak-percayaan dalam 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat hubungan kerja bersifat timbal balik. 18
  19. 19. Next Steps…. f. Hilangnya status atau keamanan kerja Pemanfaatan teknologi atau sistim administrasi yang baru di dalam dunia kerja , pada satu sisi dapat mempercepat proses kerja. Namun pada sisi lainnya akan dapat mengakibatkan berkurangnya jumlah pekerjaan. Dampak inilah yang dikawatirkan oleh para karyawan bila terjadi perubahan. Buat sebagian besar karyawan, hilangnya pekerjaan dapat diartikan sebagai hilangnya status dan juga hilangnya penghasilan. Untuk alasan inilah maka, para karyawan cenderung untuk resisten terhadap perubahan. 1/22/2014 g. Tidak ada manfaat yang diperoleh dari perubahan Seseorang akan melakukan resistensi terhadap perubahan bila yang bersangkutan memperkirakan atau melihat bahwa dirinya tidak akan mendapatkan manfaat bila melakukan perubahan. Created By Dadan Ahdiat 19
  20. 20. Pendekatan Perubahan Organisasi Harold J. Leavitt menyatakan bahwa organisasi dapat diubah melalui pengubahan struktur, teknologi dan atau orangorangnya. 1. Pendekatan struktur Pengubahan struktur organisasi menyangkut modifikasi dan pengaturan sistem internal, seperti acuan kerja, ukuran dan komposisi kelompok kerja, sistem komunikasi, hubungan-hubungan tanggung jawab atau wewenang. Pendekatan struktural dibagi menjadi tiga kelompok yang terdiri dari : a. Melalui aplikasi prinsip-prinsip perancangan organisai klasik. Pendekatan ini berusaha untuk memperbaiki penciptaan pembagian kerja yang tepat dari tanggung jawab jabatan para anggota organisasi, pengubahan rentang manajemen, deskripsi jabatan dan sebagainya. b. Melalui desentralisasi. Hal ini didasarkan pada penciptaan satuan-satuan organisasi yang lebih kecil dan dapat berdiri sendiri dan memutuskan perhatian pada kegiatan yang berorientasi tinggi. Hasilnya perbaikan prestasi kerja. c. Melalui modifikasi aliran kerja dalam organisasi. Pendekatan ini didasarkan pada pemikiran bahwa aliran kerja dan pengelompokan keahlian yang tepat akan berakibat kenaikan produktifitas secara langsung dan cenderung memperbaiki semangat dan kepuasan kerja. 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 20
  21. 21. Next Steps…. 2. Pendekatan teknologi Untuk mremperbaiki prestasi, F.W. Taylor dan pengikutnya mencoba menganalisa dan memperbaiki interaksi-interaksi pada karyawan dan mesin-mesin untuk meningkatkan efisiensi sehubungan dengan perubahan teknologi. Adakalanya perubahan yang dilakukan ternyata sering tidak cocok dengan struktur organisasi. Hal ini dapat menciptakan ketidaksenangan dan pemutusan hubungan diantara para anggota organisasi, akibanya terjadi penurunan produktivitas, lebih banyak kecelakaan dan tingkat perputaran karyawan yang tinggi. Penggabungan pendekatan struktural dan pendekatan teknologi (teknostruktural) bermaksud memperbaiki prestasi melalui perubahan berbagai aspek, baik struktur organisasi maupun teknologinya, contohnya pengenalan teknologi baru yang diikuti pengorganisasian kembali. 3. Pendekatan orang Pendekatan orang bermaksud untuk mengubah secara langsung perilaku karyawan melalui pemusatan pada keterampilan sikap, persepsi dan pengharapan mereka, sehingga dapat melaksanakan tugas dengan efektif. 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 21
  22. 22. Elemen lain dari manajemen perubahan yang efektif adalah memahami penolakan yang seringkali mengikuti perubahan. Manajer harus tahu mengapa orang menolak perubahan dan apa yang bisa mereka lakukan terhadap penolakan. Penolakan sering terjadi karena ketidak pastian, kepentingan pribadi yang terancam, perbedaan persepsi dan rasa kehilangan. Memahami Perubahan akan Penolakan 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 22
  23. 23. Next Steps…. • Ketidak pastian Seorang karyawan mengadakan penolakkan terhadap perubahan karena ketidak pastian. Dalam hal ini, akan muncul kekhawatiran mengenai kemampuan mereka untuk memenuhi tuntutan pekerjaan baru serta keamanan pekerjaan yang akan terancam. • Kepentingan Pribadi yang Terancam Banyak perubahan yang mengganggu kepentingan pribadi dalam suatu organisasi, sehingga secara potensial bisa mengurangi kekuasaan atau pengaruh mereka dalam organisasi. 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 23
  24. 24. Next Steps…. • Perbedaan Persepsi Persepsi yang berbeda mengaibatkan seseorang bisa menolak perubahan bahkan tak jarang perbedaan persepsi ini mengakibatkan kerjasama antara manajer dan karyawan bisa kompleks. 1/22/2014 • Rasa Kehilangan Rasa kehilangan terhadap sesuatu yang dimiliki bisa membuat sesorang menolak perubahan yang terjadi. Sebagai contoh dalam sebuah organisasi akan terjadi perubahan itu bisa membuat dia kehilangan kekuasaan, status dan keamaanan kerja sehingga kemungkinan untuk menolak perubahan itu terjadi. Created By Dadan Ahdiat 24
  25. 25. Mengatasi Penolakan Terhadap Perubahan • Partisipasi Partisipasi merupakan teknik yang paling efektif untuk mengatasi penolakan terhadap perubahan. Karyawan yang berpartisipasi dalam perencanaan dan berpatisipasi dalam menerapkan suatu perubahan lebih dapat memahami alasan dari perubahan tersebut. Masalah ketidak pastian dapat dikurangi dari kepentingan pribadi dan hubungan sosial lebih tidak terancam. 1/22/2014 • Pendidikan dan Komunikasi Mendidik karyawan mengenai kebutuhan akan perubahan dan hasil yang diharapkan dari suatu perubahan yang tertunda seharusnya mengurangi penolakan mereka. Komunikasi yang terbuka juga diharapkan mampu mengurangi penolakan selama proses perubahan serta ketidak pastian dapat diminimalkan. Created By Dadan Ahdiat 25
  26. 26. Next Steps…. • Fasilitas Prosedur fasilitas juga sangat penting saat membuat sebuah perubahan. Ketika mengumumkan sebuah perubahan dimuka umum dan memberikan waktu bagi orang untuk melakukan penyesuaian terhadap cara baru dalam melakukan berbagai hal yang bisa membantu mengurangi penolakan terhadap perubahan. • Analisis Bidang Kekuatan Walaupun analisis bidang kekuatan mungkin terdengar seperti sesuatu yang terdengar dari sebuah film “star trek”, namun analisis ini juga dapat membantu mengatasi penolakan terhadap perubahan. Dalam setiap situasi perubahan , berbagai kekuatan bertindak mendukung dan menolak perubahan. Oleh sebab itu, manajer mulai mengumpulkan setiap rangkaian kekuatan dan berusaha mempengaruhi keseimbangan agar kekuatan yang memfasilitasi perubahan lebih besar dari pada kekuatan yang menolak perubahan. 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 26
  27. 27. Next Steps…. • Negosiasi dan persetujuan Melakukan negosiasi dengan penolak potensial atau mengusahakan surat pemahaman tertulis. Pendekatan ini digunakan bila beberapa orang atau organisasi dengan kekuatan besar akan menolak perubahan. • Manipulasi dan pemilihan menjadi anggota Memberikan peran yang diinginkan oleh orang yang berpengaruh dalam mendesain atau mengimplementasikan proses perubahan. Pendektan ini digunakan bila taktik lain tidak akan berhasil atau terlalu mahal. 1/22/2014 • Memaksa secara terang-terangan dan terselubung Menakut-nakuti dengan kehilangan pekerjaan atau pemindahan, tidak dipromosikan dan sebaginya. Pendekatan ini digunakan bila kecepatan dalam proses perubahan diperlukan dan pemrakarsa perubahan memiliki kekuatan yang cukup besar. Created By Dadan Ahdiat 27
  28. 28. Proses Efektif Perubahan Organisasi Dua hal menjadi penyebab kegagalan melaksanakan perubahan adalah pertama orang tidak mau (tidak mampu) untuk mengubah sikap dan tingkah laku yang sudah lama menjadi kebiasaan, kedua orang yang mencoba cara kerja berbeda dalam waktu singkat, bila diberi kebebasan cenderung untuk kembali ke pola tingkah laku yang sudah menjadi kebiasaan. 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 28
  29. 29. Tiga langkah proses efektif perubahan organisasi menurut Edgar H. Schein sebagai berikut : 1. Unfreezing (pencairan) Membuat kebutuhan terhadap perubahan demikian jelas sehingga individu, kelompok dan organisasi siap melihat dan menerima bahwa perubahan perlu terjadi. Langkah ini biasanya dikaitkan dengan diagnosis, yang menggunakan pakar eksternal yang disebut agen perubahan (change agent) yaitu spesialis OD (organizational development) yang melaksanakan diagnosis sistematis atas organisasi dan mengidentifikasi masalah-masalah yang berhubungan dengan pekerjaan. Diagnosis membantu karyawan menyadari masalah-masalah perilaku mereka. 2. Changing (pengubahan) Menemukan dan mengadaptasi sikap, nilai dan tingkah laku baru dengan bantuan agen perubahan terlatih memimpin individu, kelompok dan seluruh organisasi melewati proses tersebut. Individu-individu bereksperimen dengan perilakuperilaku baru dan mempelajari keahlian-keahlian baru yang dapat digunakan dalam lingkungan kerja. 3. Refreezing (pemantapan) Transformasi pola tingkah laku menjadi norma baru melalui penguatan dan dukungan mekanisme. Di sini individu-individu menerapkan sikap dan nilai baru dan organisasi memberi imbalan untuk itu. Dampak dari perilaku baru dievaluasi dan diperkuat. 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 29
  30. 30. Tantangan yang Terus Menerus Untuk Melakukan Perubahan yang Sukses Perubahan organisasional tak hanya diperlukan ketika strategi berubah atau terjadi krisi. Ini merupakan tantangan sehari-hari yang harus dihadapi para manajer. Masing-masing perubahan diikuti dengan berbagai perubahan lainnya dalam struktur, teknologi, dan orang. Apa yang diperlukan organisasi untuk berubah? Berikut karakteristiknya :  Menghubungkan masa kini dengan masa depan  Membuat cara hidup sebagai pelajaran  Secara aktif mendukung dan mendorong peningkatan dan perubahan sehari-hari.  Memastikan tim yang beragam  Mendorong organisasi yang tidak lazim  Terobosan tempat bernaung  Memadukan teknologi  Membangun dan memperdalam kepercayaan 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 30
  31. 31. Inovasi Kreativitas vs Inovasi Kreativitas adalah kemapuan untuk menggabungkan ide-ide dengan cara yang unik atau membuat hubungan yang tidak biasa diantara ide-ide. Inovasi adalah proses mencari ide kreatif dan mengubahnya menjadi produk atau jasa atau metode kerja yang inovatif 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 31
  32. 32. Proses Inovasi Aplikasi Inovasi Pengembangan Inovasi 1/22/2014 Pertumbuhan Inovasi Peluncuran Inovasi Created By Dadan Ahdiat Penurunan Inovasi Kematangan Inovasi 32
  33. 33. Bentuk Inovasi Inovasi Radikal VS Inovasi Bertahap Inovasi Manajerial (Managerial Inovation) adalah Inovasi Radikal (Radical Inovation) adalah produk, jasa perubahan dalam proses manajemen dimana produk dan jasa atau teknologi yang dikembangkan oleh suatu organisasi disusun, dibangun, dan diberikan kepada konsumen. yang sepenuhnya menggantikan produk, jasa atau teknologi yang ada dalam suatu industri. Inovasi Produk VS Inovasi Proses Inovasi Bertahap (Incremental Inovation) adalh Inovasi Produk (Product Innovation) adalah perubahan produk, jasa, atau teknologi baru yang dimodifikasi dalam karakteristik atau kinerja dari produk atau jasa yang produk, jasa, atau teknologi yang ada. ada atau pernciptaan dari produk atau jasa yang sama sekali baru. Inovasi Technical VC Inovasi Manajerial Inovasi Proses (Process Innovation) adalah perubahan Inovasi Technical (Technical Inovation) adalah perubahan dalam cara produksi dan jasa dibuat, diciptakan, dan dalam penampilan fisik atau kinerja dari suatu produk atau didistribusikan. Inovasi proses secara langsung mempengaruhi manufaktur. jasa , atauproses fisik dimana suatu produk atau jasa dibuat. 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 33
  34. 34. MERANGSANG INOVASI Memenangkan bisnis sekarang ini memerlukan inovasi.itulah kenyataan yang dihadapi oleh manajer sekarang ini.Dalam dunia e-bisnis yang dinamis dan kacau serta persaingan global,organisasi harus menciptakan produk dan jasa yang serta mempunyai teknologi yang canggih jika mereka ingin bersaing. Ada tiga variabel yang ternyata mampu merangsang inovasi,yaitu ; 1/22/2014 Ada tiga variabel yang ternyata mampu merangsang inovasi,yaitu ; Variabel Struktur Created By Dadan Ahdiat Variabel Budaya Variabel SDM 34
  35. 35. Variable Struktur 1. Struktur organic  Karena jenis organisasi itu rendah formlisasi,sentralisasi,dan spesialisasi kerjanya,struktur organic memudahkan fleksibilitas,kemampuan beradaptasi,dan pemupukan silang yang dibutuhkan untuk memunculkan inovasi. 2. Sumber daya melimpah  Melimpahnya sumber daya berarti manajemen mempu membeli inovasi ,mampu membayar biaya melembagakan inovasi dan mampu menyerap kegagalan. 3. Komunikasi  Tim lintas fungsi,satuan tugas,dan desain organisasi semacam itu mampu memperlancar interaksi dan komunikasi antar departemen 4. Manajemen tekanan waktu  Organisasi yang inovatif mencoba meminimalkan tekanan waktu yang ekstrem pada kegiatan kreatif dengan mengesampingkan permintaan lingkungan 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 35
  36. 36. Variable Budaya  Menerima ambiguitas,Terlampau banyak penekanan pada obyektivitas dan kekhususan yang menghambat kreatifitas  Menolerir hal yang tidak praktis,Orang-orang yang membrikan jawaban-jawaban yang tidak praktis atau bahakan tolol terhadap pertanyaan “bagaimana seandainya” tidaklah dicegah.Apa yang mulanya kelihatan tidak praktis,dapat menghasilkan solusi yang inovatif.  Pengendalian eksternal yang rendah,Aturan atau kebijakan dan kendali organisasi semacam itu dibuat sesedikit mungkin  Menolerir resiko,Para karyawan didorong untuk breksperimen tanpa rasa takut terhadap akibatnya.Kesalahan dierlukan untuk modal pembelajaran  Menolerir konflik,Keragaman pendapat didorong.Keselarasan dan kesepakatan diantara individu tidak diasumsikan sebagai petunjuk tingginya kinerja  Berfokus pada hasil bukan cara,Sasaran dibuat jelas dan orang-orang didorong untuk memikirkan alan alternatef menuju sasaran organisasi  Berfokus pada system terbuka,Para manajer memantau dengan ketat lingkungannya dan menanggapi perubahan ketika perubahan itu terjadi  Umpan balik yang positf,Manajer memberikan umpan balik yang positif,dorongan,dan dukungan sehingga karyawan merasa ide kreatif mereka mendapat perhatian 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 36
  37. 37. Variabel Sumber Daya Manusia Organisasi yang inovatif itu secara aktif memajukan pelatihan dan pengembangan anggotanya agar pengetauan mereka senantiaa mutakhir,member karyawan mereka rasa aman kerja yang tinggi untuk mengurangi rasa takut dipecat karena melakukan kesalahan dan mendorong individu menjadi “ jagoan “ perubahan. Jagoan ide secara aktif dan penuh semangat mendukung ide baru,membangun dukungan,mengatasi penolakan,da memastikan diterapkannya inovasi itu Cirri-ciri jagoan ide :  Rasa percaya diri yang tinggi  Tahan banting  Penuh semangat  Penuh tenaga  Cenderung mengambil resiko 1/22/2014 Para jagoan ide juga memiliki jiwa kepemimpinan yang dinamis.Mereka mampu mengilhami dan menyemangati orang lain melalui visi mereka tenteng inovasi dan keyakinan pribadi yang kuat akan misi mereka.Mereka juga mendapatkan persetujuan orang lain untuk mendukung misi mereka.Selain itu,para jagoan ide juga biasanya mempunyai jabatan yang member mereka kebebasan cukup besar untuk pengambilan keputusan. Created By Dadan Ahdiat 37
  38. 38. 3 PERUSAHAAN DALAM PERUBAHAN (STUDI KASUS…. ) • Di tahun 1985, Steve Jobs keluar dari Apple dan mendirikan perusahaan NeXT yang nantinya menjadi pondasi dari kesuksesan sistem operasi Mac OS yang dipakai di dalam komputer-komputer Apple. Steve Jobs juga sukses membangun Pixar dari satu divisi di Lucasfilm menjadi perusahaan animasi yang terbaik sampai dibeli olehDisney. • Ketika Apple hampir bangkrut di tahun 1996, Steve Jobs kembali untuk membawa perubahan sebagai CEO. Steve Jobs mengembangkan produk dan layanan yang sangat menguntungkan seperti iMac, iTunes, iPod, iPhone, iPad, Retail and App Store. Dan Apple pun sukses menjadi perusahaan publik yang paling bernilai di tahun 2011. • Sementara itu, Nokia adalah pelopor teknologi GSM pada banyak mobile phones atau telpon genggam di seluruh dunia. Berawal dari perusahaan karet menjadi perusahaan teknologi dan di tahun 1980-an memulai bisnisnya di bidang telpon genggam. Nokiamenjadi produsen telpon genggam terbesar sejak tahun 1998. • Sampai tahun 2011. Datanglah iPhone dan Android sebagai operating system dariGoogle untuk perangkat handphone canggih atau yang biasa disebut dengansmartphone. Nokia kalah bersaing dengan Samsung dalam total unit yang terjual danApple sebagai produsen smartphone terbanyak di tahun 2012. Harga sahamnya jatuh dari sebesar $ 40 menjadi hanya tinggal $ 3 saja di tahun 2012. CREATED BY DADAN AHDIAT 1/22/2014 38
  39. 39. 1/22/2014 KISAH KEBERHASILAN SAMSUNG Samsung Electronics meluncurkan produk telpon genggam desain di kota Milan serta London. pertamanya di tahun 1988 dan penjualannya Kepemimpinan di Samsung menyatakan kalau produk di Korea mengalami penurunan sampai tahun 1990-an kalah tercanggihnya sekarang akan menjadi kuno dalam waktu olehMotorola. Setelah berkali-kali mempertimbangkan untuk kurang dari 10 tahun, maka inovasi dan pengembangan menyerah di bidang perangkat telekomunikasi bergerak adalah wajib hukumnya. atau mobile phone, di tahun 2000, Samsungberfokus pada inovasi Adaptasi Samsung terhadap perubahan lingkungan, peta dan pengembangan produk elektronik lainnya. Di tahun 2005, Samsung berhasil mengalahkan Sony, di tahun persaingan, dan perilaku konsumen di pasar teknologi dapat diantisipasi dengan sigap berkat budaya 2007 mengalahkanMotorola, di tahun 2009 organisasi Samsung yang berfokus pada pengembangan serta mengalahkan Hewlett-Packard, dan di tahun 2012 berhasil mengalahkan Nokia. Samsung terus melaju berkat perubahan inovasi ini. Samsungbekerja sama dengan Google dan merajai industri smartphone dengan OS yang terus-menerus dan perbaikan yang konsisten. Evolusi Andoidbersama Apple dengan iPhone-nya. berkat inovasi dan memenuhi kepuasan pelanggannya yang Apple semenjak kembalinya kepemimpinan Steve Jobs yang beragam. visioner serta tanpa komproni untuk kesempurnaan, juga Samsung memutuskan untuk berfokus pada inovasi dan memiliki fokus di bidang desain dan inovasi. Penjualan desain. Mulai dari dua desainer, hingga mendirikan pusat perangkat elektronik Apple didukung dengan nilai-nilai inti desain korporat dengan tenaga 900-an orang desainer di perusahaan yang mengutamakan pengalaman pelanggan serta seluruh dunia termasuk di beberapa pusat mode dan keintiman dengan kecanggihan yang memukau. 39 CREATED BY DADAN AHDIAT
  40. 40. 1/22/2014 KESULITAN NOKIA DALAM BERUBAH Sementara itu, Nokia merasa kesulitan untuk berubah dan terus kalah. Perubahan dirasa sulit karena budaya organisasi dan nilainilai yang menjadi DNA perusahaan sangat susah untuk bertransformasi. Nokia berasal dari perusahaan manufaktur yang mengutamakan efisiensi dan keteraturan yang analitis. Nokia menjadi kurang fleksibel dalam mengikuti perkembangan. Organisasinya menjadi begitu birokratis dan lambat untuk mengantisipasi perubahan yang berjalan dengan cepat di bidang teknologi telekomunikasi. Kreativitas dinilai kurang dihargai dalam budaya organisasi dibandingkan efektivitas dalam berproduksi. Nokia memang bisa membuat perangkat teknologi yang direkayasa secara industri dengan baik. Komputer tablet misalnya, Nokia telah membuatnya lima tahun yang lalu tapi gagal karena tidak memiliki banyak aplikasi, layar yang resistif, dan kombinasisofware yang tepat seperti pada tablet Android atau pengalaman penggunaan yang menyenangkan seperti pada iPad. Usaha pamungkas Nokia dalam bertahan di pasar telpon genggam pintar adalah beraliansi dengan Microsoft. Upaya yang cukup terlambat dan perubahannya terasa sangat terpaksa. Merubah DNA perusahaan itu sangatlah sulit, maka dari itu Nokia berusaha menginfusi DNA-nya denga DNA dari Microsoft. Walaupun begitu, Nokia mesti harus berjuang melawan satu ekosistem yang sudah terintegrasi dan lebih dulu meraih hati dari para pelanggan telpon genggam. Hal ini juga disadari oleh pemimpin Nokia, Stephen Elop bahwa mereka kalah bersaing bukan hanya lewat perangkat tapi satu kesatuan ekosistem yang dilandasi perubahansoftware. Maka dari itu, Nokia menggandeng Microsoft sebagai satu kekuatansoftware. Aliansi Nokia dengan Microsoft hanya baru menguatkan daya saing dari segi hardwaredan software atau perangkat keras serta perangkat lunaknya saja. SementaraSamsung dan Apple sudah lebih dulu unggul dari satu kesatuan ekosistem yang terdirihardware, software, apps developers, ecommerce, location-based services, social applications, map and search engine, mobile OS evolution and refinement, unified communications, early market penetration and advertising, loyal customer and community, integrated system adopters dan 40 seterusnya. CREATED BY DADAN AHDIAT
  41. 41. TRANSFORMASI BUDAYA ORGANISASI • Transformasi budaya organisasi dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya amatlah sulit bagi perusahaan-perusahaan besar, khususnya yang sudah berdiri lama. Lingkungan kerja yang sudah lama terbentuk, etika perilaku para karyawannya, etos dan prosedur kerja yang sudah menjadi suatu proses yang tertanam sebagai DNAperusahaan. • DNA perusahaan inilah yang menentukan paradigma berpikir dan cara berjalannya suatu organisasi, layaknya DNA yang mengadung informasi serta instruksi genetik di setiap sel yang membentuk satu organisme atau mahluk hidup. DNA adalah penentu yang menjadi landasan pembentuk organisme/organisasi tapi DNA juga adalah sesuatu yang sulit berubah. • Sedangkan setiap kemajuan membutuhkan perubahan. Untuk merubah dimulai dari kesadaran, tapi kesadaran saja tidak cukup. Apple dan Samsung tidak berubah dalam semalam dan harus dikawal oleh kepemimpinan yang tegas. Mereka yang bisa berubah adalah yang menyadari betapa pentingnya untuk bertransformasi. Berubah atau mati! CREATED BY DADAN AHDIAT 1/22/2014 41
  42. 42. • CERITA KESUKSESAN PROSES PERUBAHAN APPLE • Ketika Steve Jobs kembali memimpin Apple, dia memaksakan perubahan dengan kepemimpinan yang keras serta visioner demi kesempurnaan. KepemimpinanSamsung menyadari rapuhnya perusahaan akan perubahan dan harus beradaptasi dengan cepat serta mengandalkan rancangan yang selalu berevolusi mengikuti perkembangan desain teknologi. • Samsung memaksa diri untuk berubah sebelum terpaksa berubah. Kini Samsung menjadi pemimpin pasar di bidang telpon genggam, OLED, DRAM, dan beragam produk elektronik lainnya yang mendunia. Perubahan adalah syarat wajib kesuksesan. Meskipun begitu, perubahan pasti mendapatkan tantangan, kesulitan, hambatan, khususnya dari dalam diri. Dari DNA. • Perubahan harus dipaksakan dan selalu disesuaikan dengan kondisi lingkungan. Kebutuhan di jaman sekarang yang berkembang dengan cepat dan berfokus pada pelanggan harus dengan sigap diantisipasi perusahaan manapun jika ingin bertahan lalu menang dalam persaingan. • Berubahlah sebelum terpaksa. -Jack Welch (CEO General Electric 1981-2001) Transformasi tidak bisa dibeli. Banyak perusahaan mencoba membali perubahan dan gagal. Perubahan DNA membutuhkan kepemimpinan yang akan mengubah perilaku mulai dari atas hingga ke bawah yang lebih banyak. Perubahan yang menyeluruh membutuhkan pemimpin visioner yang mengarahkan dengan disiplin dan teladan seperti Steve Jobs pada Apple. Perubahan selain butuh waktu, juga membutuhkan paradigma berpikir yang baru dari seorang pemimpin dan fokus untuk berperilaku selaras dengan perkembangan jaman. CREATED BY DADAN AHDIAT 1/22/2014 42
  43. 43. Kesimpulan….  Berbicara tentang memenej perubahan pada esensinya adalah bicara tentang mengelola orang, yang akan bertumpu pada pengetahuan dan kemampuan kita untuk memotivasi manusia, tim kerja dan kepemimpinan.  Dalam dunia organisasi tidaklah menjadi hal yang mustahil untuk melakukan perubahanperubahan terhadap budaya dan inovasi dalam hal kinerja dan kepemimpinan. Hal ini sangatlah dibutuhkan agar dalam organisasi tersebut tidaklah terjadi kejenuhan bagi anggota-anggotanya dan perubahan-perubahan yang terjadi itu dapat meningkatkan kinerja suatu organisasi. Akibat perubahan yang ada dapat pula mengurangi tingkat stres karyawan yang sudah tidak nyaman lagi dengan budaya-budaya lama di perusahaan atau organisasi mereka. Oleh karena itu, perubahan budaya dan inovasi dalam organisasi sangatlah penting dan bisa dikatakan menjadi sebuah kebutuhan.  Manajemen inovasi memegang peranan penting dalam pertumbuhan perusahaan dan menguasai persaingan. Beberapa contoh perusahaan yang mengelola inovasi dengan baik adalah Apple dan Google. Sejak didirikan dari tahun 1970-an, Apple yang terus mengembangkan inovasinya terus sehingga menghasilkan produk produk gagdet Ipad, Iphone, Ipod yang diterima di pasar. Bahkan setelah meninggalnya sang pendiri Steve Job, Apple diperkirakan akan meluncurkan I-car. Selain itu, Google juga muncul dengan dengan berbagai layanan search engine dan dilengkapi dengan berbagai layanan lain yang unik di Internet. 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 43
  44. 44. NEXT STEPS Kesalahan dalam meluncurkan produk dan jasa atau terlambat diperkenalkan kepada pasar maka akan menimbulkan potensi kehilangan pendapatan dan kehilangan kemampuan bersaing dengan yang lain seperti perusahaan Nokia.  Masing-masing perusahaan juga harus menyadari bahwa, banyak perubahan fundamental bagaimana perusahaan menghasilkan ide dan nilai-nilai baru dan membawanya ke pasar selama abad 20. Hal ini sangat penting mengingat wirausaha baru khususnya mahasiswa mengetahui apa yang sudah terjadi dalam manajemen inovasi yang dikembangkan oleh perusahaan yang unggul bahkan pesaing yang sudah ada terlebih dulu. Wirausaha perlu mengetahui bahwa pergerakan perubahan konsep/teori inovasi melahirkan perjalanan melalui regenerasi konsep dan pendekatan yang kemudian melahirkan perubahan generasi inovasi. Created By Dadan Ahdiat Dalam studi kasus diatas suatu perusahaan tentunya memerlukan manajemen Inovasi untuk mengatur ide-ide hasil kreatifitas dan inovasi yang mungkin dapat menjadi sangat banyak. Keberadaan ide-ide tersebut harus diatur dan disusun secara sistematis agar sesuai dengan pengembangan usaha, melalui sistem yang terstruktur, sistematis, efisien, dan berkelanjutan. Perlu disadari oleh wirausaha, bahwa dari 1000 ide yang brilian, mungkin hanya satu yang menjadi inovatif. Untuk menghasilkan 100 jenis produk dalam satu tahunnya, maka dibutuhkan 100.000 ribu ide brilian. Banyaknya ide tersebut, akan menuntut manajemen inovasi yang baik untuk menghindarkan ide-ide yang menumpuk dan terlambat untuk diperkenalkan di pasar.  1/22/2014  44
  45. 45. Next Steps…. • Dapat disimpulkan bahwa inovasi merupakan cara bagaimana menciptakan nilai tambah yang unik dan substansial bagi konsumen dan/atau pengguna sedemikian rupa sehingga ada perubahan drastis dalam relasi antara nilai guna yang dirasakan oleh konsumen dan/atau pengguna dan harga yang ditetapkan produsen untuk konsumen atau pengguna. Tinjauan dan analisis inovasi dapat dibedakan dalam tiga tingkat yaitu individu, organisasi, dan masyarakat (society). Karenanya, inovasi menyangkut kepentingan banyak orang, sehingga keberhasilan dari inovasi menyangkut hajat hidup orang banyak. Pembahasan inovasi pada tingkat manapun pasti berpengaruh secara langsung atau tidak langsung terhadap inovasi pada tingkat lainnya. 1/22/2014 Created By Dadan Ahdiat 45
  46. 46. Created By NIM Fakultas 1/22/2014 : Dadan Ahdiat : 43112120142 : Ekonomi dan Bisnis (Manajemen S1) Created By Dadan Ahdiat 46

×