Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Sk 3

Struktur anatomi dan histologi gigi, jaringan pendukung gigi (jaringan periodontal)

  • Login to see the comments

  • Be the first to like this

Sk 3

  1. 1. Oleh : Tutorial 10
  2. 2. •Andrian •Cut Putri Zakirah •Faika Detiasari •Laveine Sukma S •Muhammad Hamzah •Dinda Fadhliana •Nanda Aulia Rahmah •Fadilla Raifana •Afrian Syahputra
  3. 3. Struktur Gigi 1. Enamel • Melapisi seluruh mahkota gigi (secara anatomis) dan melindungi dentin • Merupakan bagian yang paling keras dari tubuh • Dapat menerima tekanan yang besar kira-kira 100,000 psi. • Dibentuk oleh sel2 epitel (ameloblast) yang kehilangan fungsinya ketika mahkota telah lengkap
  4. 4. Struktur Enamel antara lain : A. ENAMEL PRISMATA/ENAMEL ROD • berjalan ke permukaan gigi • Hampir tegak lurus dengan arah bergelung (huruf S) • Penampang melintang hexagonal tak sempurna (seperti lubang kunci)
  5. 5. B. GARIS RETZIUS • garis pembentukan email • garis dari dento enamel junction ke permukaan gigi • dentino enamel junction; batas dentin dan enamel C. ENAMEL CUTICULA • membran yang menutupi permukaan enamel • menghilang sesudah enamel (gigi) menjalankan fungsinya
  6. 6. D. ENAMEL LAMELLAE • matriks dentin yang berkembang masuk ke dalam enamel, panjang lebih dari ½ tebal enamel E. ENAMEL TUFT • matriks dentin yang masuk ke dalam enamel dengan akhiran mengurai
  7. 7. F. ENAMEL SPINDLE • matriks dentin yang masuk ke dalam enamel dengan akhiran menebal
  8. 8. 2. Dentin • Ruang pulpa terletak pada permukaan dalam dentin • Lebih keras dari tulang tetapi lebih lunak dibandingkan enamel • Mempunyai kemampuan tetap tumbuh dan memperbaiki
  9. 9. Struktur Dentin : A. TUBULUS TUBULUS DENTIN • Canal yang terdapat pada jaringan dentin • Berjalan dari pulpa ke perifer, s shape
  10. 10. B. INTERGLOBULAR SPACE • Daerah yang tampak sebagai bercak-bercak hipokalsifikasi • Pada sediaan gosok nampak sebagai bercak hitam yang berderet pada daerah di sekitar dento enamel junction à interglobular dentin C. TOME’S GRANULAR LAYER • Bintik-Bintik Hipokalsifikasi Halus Pada Daerah Daerah Perbatasan Antara Dentin Dengan sementum
  11. 11. D. GARIS OWEN / EBNER • Cross sections i dentin tubulus • Identik dg garis2 retzius à garis kontur dr dentin • Beberapa keadaan à garis ebner jelas • Sebagai garis2 gelap à garis2 dr owen
  12. 12. Macam-macam Dentin : • Peritubular dentin ; dinding tubuli ; Kalsifikasi : tinggi • Interlobular dentin ; diantara tubuli ; Kalsifikasi : tinggi • Mantle dentin Lapisan paling luar Dentin yang pertama kali terbentuk • Circumpulpal dentin ; lapisan sekitar pulpa ; dibentuk setelah mantle dentin
  13. 13. 1. Primary dentin • dibentuk sebelum foramen apical sempurna • dibentuk leih cepat • mineralnya lebih banyak dibandingkan secondary 2. Secondary dentin • dibentuk setelah foramen apical sempurna • dibentuk lebih lambat dan mineral lebih berkurang dibandingkan primary dentin 3. Tertiary dentin ; dibentuk karena ada rangsangan ; pola tubuli tidak teratur
  14. 14. 3. CEMENTUM: seperti jaringan tulang yang melapisi akar gigi sebagai lapisan tipis • Berwarna kuning terang, lebih terang daripada dentin. • Berhubungan dengan enamel pada cementoenamel junction (CEJ). • Fungsi utama : mencengkeram gigi ke dinding tulang pada soket di jaringan periodontium • Terbentuk sepanjang gigi masih vital
  15. 15. ADA 2 MACAM : • CEMENTUM ASELLULER bagian cementum yang menutupi 1/3 sampai ½ akar, terdiri dari sabut-sabut kolagen • SEMENTUM SELLULER bagian cementum yang menutupi 1/2 sampai 2/3 apeks
  16. 16. PULPA GIGI : merupakan jaringan lunak gigi, yang berkembang dari jaringan ikat dental papilla. Terletak dalam mahkota : disebut ruang pulpa . Terdapat pembuluh darah dan saraf melalui foramen apical. Fungsi utama pulpa membentuk dentin.
  17. 17. Jaringan Periodontal Periodontium adalah jaringan yang menyangga atau yang terdapat disekitar gigi. Anatomi periodontium terdiri dari : 1. Gingiva 2. Ligamen periodontal 3. Sementum 4. Tulang alveolus
  18. 18. 1. Gingiva Gingiva adalah bagian mukosa mulut yang mengelilingi gigi. Gingiva melekat pada gigi dan tulang alveolar. Pada permukaan vestibulum di kedua rahang, gingiva secara jelas dibatasi mukosa mulut yang lebih dapat bergerak oleh garis yang bergelombang disebut perlekatan mukogingiva. Garis demarkasi yang sama juga ditemukan pada aspek lingual mandibular antara gingival dan mukosa mulut. Pada palatum, gingiva menyatu dengan palatum dan tidak ada perlekatan mukogingiva yang nyata .
  19. 19. Gingiva dibagi menjadi tiga menurut daerahnya yaitu marginal gingival, attached gingival dan gingival interdental. • Marginal gingival adalah bagian gingival yang terletak pada daerah korona dan tidak melekat pada gingiva. Dekat tepi gingiva terdapat suatu alur dangkal yang disebut sulkus gingiva yang mengelilingi setiap gigi. Pada gigi yang sehat kedalaman sulkus gingival bervariasi sekitar 0,5 – 2 m. • Attached gingiva merupakan kelanjutan dari marginal gingiva. Jaringan padat ini terikat kuat dengan periosteum tulang alveolar dibawahnya. Permukaan luar dari attached gingiva terus memanjang ke mukosa alveolar yang lebih kendur dan dapat digerakkan, bagian tersebut disebut mucogingival juntion. • Interdental gingiva mewakili gingiva embrasure, dimana terdapat ruang interproksimal dibawah tempat berkontaknya gigi.
  20. 20. 2. Ligamen periodontal Ligamen periodontal adalah suatu jaringan ikat yang melekatkan gigi ke tulang alveolar. Ligamen ini berhubungan dengan jaringan ikat gingiva melalui saluran vaskuler di dalam tulang. Pada foramen apikal, ligament periodontal menyatu dengan pulpa. Ligamen periodontal seperti semua jaringan ikat lain, mengandung sel, serat-serat dan subtansi dasar. Serat ligamen periodontal ada yang berbentuk krista aleveolar, horizontal, oblik dan apikal. Suplai darah melalui cabang arteri alveolar yaitu cabang arteri interdental.
  21. 21. 3. Sementum Sementum adalah jaringan terminal yang menutupi akar gigi yang strukturnya mempunyai beberapa kesamaan dengan tulang kompakta dengan perbedaan sementum bersifat avaskuler. Sementum membentuk lapisan yang sangat tipis pada daerah servikal akar dan tebalnya bertambah pada daerah apikal. 4. Tulang alveolar Bagian mandibula atau maksila yang menjadi lokasi gigi disebut sebagai prosesus alveolar. Alveoli untuk gigi ditemukan di dalam prosesus alveolar dan tulang yang membatasi alveoli disebut tulang alveolar. Tulang alveolar berlubang-lubang karena banyak saluran Volkman yang mengandung pembuluh darah pensuplai ligamen periodontal.
  22. 22. Inervasi pada Gigi Dipersarafi oleh Nervus Trigeminal dan Nervus Facialis. A.Nervus Trigeminal Bercabang menjadi 3, yaitu : 1.Nervus Ophtalmicus 2.Nervus Maxillaris 3.Nervus Mandibularis
  23. 23. 2. Nervus Maxillaris Bercabang menjadi : • Nervus Zygomaticus Bercabang lagi menjadi nervus zygomatico facialis dan nervus zygomatico temporalis. •Nervus Infraorbitalis Bercabang lagi menjadi nervus alveolaris superior anterior dan nervus alveolaris superior media. •Nervus Alveolaris Superior Posterior •Nervus Palatinus Mayus •Nervus Palatinus Minus •Nervus Nasopalatina
  24. 24. 3. Nervus Mandibula Bercabang menjadi : • Nervus Buccalis • Percabangan dari otot-otot • Nervus Auriculotemporalis • Nervus Lingualis • Nervus Alveolaris Inferior Bercabang lagi menjadi nervus mentalis, nervus insisiv, dan nervus mylohyoid.
  25. 25. B. Nervus Facialis Bercabang menjadi 2, yaitu : •Nervus Petrosal Mayus •Nervus Corda Timpani
  26. 26. Vaskularisasi Pada Gigi Disuplai oleh arteri carotis comunis. A. Arteri Carotis Interna tidak memiliki cabang pada leher; langsung masuk ke tengkorak. Percabangannya mensuplai darah ke mata, otak, dan daerah yang menutupi otak.
  27. 27. B. Arteri Carotis Eksternal •Percabangan anterior : a.Arteri superior tiroid b.Arteri lingualis c.Arteri facialis • Percabangan mesial : ascending pharyngeal artery. • Percabangan posterior : a. Arteri occipitalis b.Posterior Aucular Artery
  28. 28. Gigi Mandibula Eksternal carotis arteri  Arteri facialis : a. A. Angular b. A. Labialis superior c. A. labialis inferior d. A. submental Gigi Maksila a. A. Maksillaris  a. alveolaris superior posterior b. A. infraorbital  a. alveolaris superior anterior
  29. 29. Material Logam Logam atau metal mememiliki beberapa karakter umum yaitu wujud padat, menunjukkan kilap, massa jenis tinggi, titik didih dan titik lebur tinggi, konduktor panas dan listrik yang baik, kuat atau keras namun mudah dibentuk misalnya dapat ditempa (malleable) dan direnggangkan (ductile).
  30. 30. Ruang Pulpa Ruang pulpa adalah rongga di dalam gigi yang berisi jaringan pulpa dan seluruhnya tertutup oleh dentin kecuali foramen apikal. 1. Kamar Pulpa Kamar pulpa adalah rongga yang berisi jaringan pulpa di daerah mahkota gigi. Jaringan pulpa terdiri dari substansi dasar yang bersifat gelatin, kolagen, serabut argirofil, sel-sel elemen, serta sistem mikrovaskular dan serabut saraf yang bersifat terminal.
  31. 31. 2. Saluran Akar Saluran akar terdiri dari saluran akar utama dan saluran akar tambahan. Saluran akar utama adalah saluran sepanjang akar gigi yang berisi jaringan pulpa, saraf, dan pembuluh darah.Saluran akar tambahan adalah cabang dari saluran akar utaman yang berhubungan dengan permukaan luar akar. 3. Foramen Foramen adalah lubang pada gigi tempat masuknya pembuluh darah, saraf, atau limfe ke dalam saluran akar.
  32. 32. Terima Kasih

×