Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Materi7

498 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Materi7

  1. 1. FLUIDA Bentuk Materi / Zat : padatan, cairan. Cairan dan gas tergolong ke dalam fluida (zat alir). Kajian mengenai Fluida termasuk bagian dari Mekanika, karena Hukum-hukum fisika yang mengungkap fenomena pada fluida masih dapat didekati dengan hukum-hukum Newton. Artinya, kajian fluida masih dalam lingkup MEKANIKA NEWTONIAN. • Fluida : zat/ materi yang mudah mengalami perubahan bentuk (deformasi) jika dikenai sedikit gaya padanya. • perubahan bentuk (deformasi) = menyangkut elastisitas zat (stress & strain)   • Stress : σ = F / A • Strain : ε = ∆B / B0 Dimana B0 = bentuk awal (panjang, luas, volume, dll) ΔB = besar perubahan bentuk (deformasi)Hukum Hooke : perbandingan stressdengan strain adalh konstan. σ E = kemiringan garis σ = E = kons tan ε ε Physics 207: Lecture 6, Pg 1
  2. 2. Fluida statis (Fluida tak bergerak)• Rapat massa fluida (ρ) : ρ=m / V tekanan fluida (p) : p =F =σ A massa fluida = m = ρV = ρAh gaya berat fluida bermassa m : w = mg = ρVg = ρAhg tekanan di suatu titik dalam fluida statis sebanding dengan rapat massa dan kedalaman : ρ p = F A = Agh A = ρgh Hukum utama Fluida statis (hidrostatika ): Jika p0 adalah tekanan di bagian atas & p adalah tekanan di bagian dasar fluida, maka gaya neto yang disebabkan oleh beda tekanan : ρ pA −p0 A = Agh ρ p =p0 + gh Physics 207: Lecture 6, Pg 2
  3. 3. Hukum utama hidrostatika : gaya ke atas = berat fluida gaya neto ke atas pada suatu luasan= beda tekanan A p1 − p0 = Fneto / A p0 Fneto = w fluida = mg h ( p1 − p0 ) A = ρAhg mg p1 = p0 + ρgh p1 mg = berat total fluida dalam tabung P0 = tekanan di permukaan fluida P1 = tekanan di dasar fluida h = kedalaman/ posisi titik ( diukur dari permukaan ) ρ = rapat massa fluida (konstan)Kesimpulan : semakin dalam posisi suatu titik dalam fluida, maka tekanan di titik tersebut semakin besar. Titik- titik pada kedalaman yang sama mempunyai tekanan yang sama. Physics 207: Lecture 6, Pg 3
  4. 4. Hukum Pascal Physics 207: Lecture 6, Pg 4
  5. 5. Hukum Pascal (lanjutan)Jika luasan A adalah lingkaran, maka berlaku: F1 F2 F2 = F1 2 F2 F1 F = = F1 = 2 d = d2 2 = 2 = 22 A1 A2 πr1 πr2 2 π( 1 ) 4 π( 4 ) d1 d2Contoh 2 : Physics 207: Lecture 6, Pg 5
  6. 6. Hukum archimedes Gaya apung/angkat yang dicelupkan seluruhnya atau sebagian ke dalam suatu fluida = berat fluida yang dipindahkan.terapung Melayang tenggelam Fa = wb Fa = wb Fa < wb ρ f gV f = ρb gVb ρ f gV f = ρb gVb ρ f gV f < ρb gVb V f < Vb V f = Vb V f = Vb ρ f > ρb ρ f = ρb ρ f < ρb Untuk berbagai lapisan fluida : ρb = ∑ ρ fbiV fbi / Vb Physics 207: Lecture 6, Pg 6

×