PROPOSAL PENELITIANPengantar      Sebelum memulai penulisan karya ilmiah, hal-hal yang perludisiapkan adalah topik tulisan...
(nama keluarga, nama depan, “judul artikel”, Nama Jurnal (cetakMiring) , Nomer, Bulan dan Tahun Terbit, halaman. Contoh:Du...
Perumusan MasalahMasalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah:  1. Bagaimana sistem informasi dapat mempermudah pendat...
Karakteristik Sistem / Elemen Sistem :•   Memiliki komponen ;    Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling b...
untuk mengoperasikan komputernya dan data adalah signal input    untuk diolah menjadi informasi.•   Keluaran sistem (Outpu...
•   Sistem Tertentu (deterministic system) ; beroperasi dengan    tingkah laku yang sudah dapat diprediksi. Interaksi bagi...
Lebih spesifik dikenal juga yang disebut dengan sistem terotomasi ; yangmerupakan bagian dari sistem buatan manusia dan be...
menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak khusus seperti    LISP dan PROLOG.Sistem berdasarkan prinsip dasar secara ...
biasanya menentukan segala sesuatunya berdasarkan ukuran-ukuran  standar yang dikembangkan pada banyak perusahaan sejenis....
Hal mendasar dalam pengembangan sistemPenganalisa sistem merupakan bagian dari tim yang berfungsimengembangkan sistem yang...
manajemen yang memerlukan. Suatu informasi bagi level manajementertentu bisa menjadi data bagi manajemen level di atasnya,...
nilai informasi biasanya dihubungkan dengan analisis cost effectivenessatau cost benefit.Definisi Sistem Informasi:Suatu s...
Istilah Sistem Informasi= Manajemen Information System= Information Processing System= Information Decision System= Inform...
-   Management: untuk pembuatan laporan berkala, permintaan khsus,      analisis khusus, laporan khsusus, pendukung identi...
Variasi struktur manajemen sangat tergantung pada Managerial Efficiencyvs User Service.PENERAPAN SISTEM INFORMASI DALAM AK...
SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI(SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLES - SDLC)Secara konseptual siklus pengembangan seb...
Batasan Analisis Sistem:Aktifitas yang dilakukan dalam analisis sistem harus dapat menjawabpertanyaan umum, sbb:1. Sistem ...
1. Analisis   terhadap level pembuat keputusan (manajemen   organisasi): menganalisa organisasi, fungsi dan informasi yang...
1. Hentikan pekerjaan, karena proposal tidak layak.2. Tunggu beberapa saat, karena masih ada pertimbangan lain.3. Modifika...
j. Memulai pengetesan sistem5. Dokumentasi6. Instalasi sistem7. Operasi sistemPERANCANGAN SISTEMAnalisis sistem digunakan ...
3. Menerapkan        kendala2      organisasi   (applying    organizational  contraints). Menerapkan kendala-kendala siste...
a. Menyatakan ulang tentang alasan untuk mengawali kerja sistem      termasuk tujuan/objektif khusus dan yang berhubungan ...
4. Pewaktuan yang diperlukan untuk mengumpulkan data harus lebih   kecil dari pewaktuan informasi tersebut diperlukan.5. P...
ketika implementasi maka dilakukan survey, analisa dan desain ulangyang menggantikan metode pendesainan klasik yang cender...
   Analisa sistem ; menggabungkan laporan survey dan kebijakan    pemakai menjadi spesifikasi yang terstruktur dengan men...
TIM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI Pemakai Akhir (end-user)Orang yang memakai system informasi atau informasi yang dihasil...
 Spesialis teknologi informasiOrang yang bertanggung jawab terhadap kelangsungan operasi danpengembangan system informasi...
Rencana Tahapan Penelitian: KegiatanKoleksiKebutuhanAnalisaKebutuhanDesain ProgramTestingLaporanImplementasiMinggu ke     ...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Proposal penelitian

3,568 views

Published on

0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
3,568
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
167
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Proposal penelitian

  1. 1. PROPOSAL PENELITIANPengantar Sebelum memulai penulisan karya ilmiah, hal-hal yang perludisiapkan adalah topik tulisan yang sudah jelas, perumusan masalah(research question / thesis statement) yang pasti, dan sumber-sumberinformasi yang menunjang. Dengan berbekal 3 hal tersebut, proposaldisusun untuk memberikan gambaran awal dari tulisan karya ilmiah ataupenelitian yang akan dibuat/disusun.Format proposal Proposal merupakan gambaran awal dari penelitian atau tulisankarya ilmiah yang akan dibuat. Hal-hal yang perlu dituliskan padaproposal adalah :1. latar belakang : berisi latar belakang menulis atau melakukanpenelitian pada topik yang dipilih, hal-hal yang menarik ataumenimbulkan pertanyaan dari topik ini, pentingnya topik ini untukdiangkat sebagai tulisan atau untuk diteliti2. perumusan masalah : berisi thesis statement atau research questionyang ditulis secara singkat dan jelas dalam bentuk pernyataan ataupertanyaan.3. batasan masalah: menjelaskan batasan-batasan penelitian atautulisan, misalnya hal-hal yang tidak akan dibahas atau diteliti, lingkunganyang ditentukan sebagai pembatas, batasan data atau jumlah materiyang melingkupi penelitian atau tulisan.4. tujuan penelitian: tujuan ditinjau dari aspek keilmuan dan aspekpraktis dari sudut pandang pengguna (berhubungan dengan manfaatpenelitian/penulisan)5. landasan teori : secara singkat memberikan penjelasan teori-teoripendukung yang akan digunakan dalam menulis atau melakukanpenelitian.6. Spesifikasi sistem : menjelaskan secara umum kebutuhansoftware/hardware, kemampuan program/sistem7. rencana tahapan penelitian: gantt chart dari rencana pelaksanaanpenelitian8. daftar pustaka : bibliography sumber-sumber informasi yangdigunakan dengan mengikuti aturan sebagai berikut :a. Untuk pustaka dalam bentuk buku yang diterbitkan terdiri atas :Karya Ilmiah Umi Proboyekti, S.Kom,MLIS 2 nama pengarang (namakeluarga, nama depan), Judul buku (dicetak miring), Kota Penerbit :Nama Penerbit, tahun penerbitan. Sebagai contoh, Cleveland, Donal D.Introduction to Indexing and Abstracting. Englewood : LibrairiesUnlimited, Inc., 2001.b. Pustaka dalam bentuk Jurnal tercetak : nama pengarang 1
  2. 2. (nama keluarga, nama depan, “judul artikel”, Nama Jurnal (cetakMiring) , Nomer, Bulan dan Tahun Terbit, halaman. Contoh:Dugan, Maire A. “Nested Paradigm”, Annals, IX, March 2001, hlm. 56.c. Pustaka dalam bentuk Jurnal Online : nama pengarang (namakeluarga, nama depan, “judul artikel”, nama jurnal (cetak miring), nomer,bulan dan tahun terbit, halaman, nama database. Database on-line.Nama vendor database. Tgl akses artikel tersebut (tgl/bln/tahun).Contoh: McRae, John R. "Buddhism." Journal of Asian Studies 54, no. 2,1995, hal 354-371. ABI/Inform. Database on-line. UMI-Proquest; tglakses 13 May 1996. Woodworth, Griffin Mead, “Hackers, Users, and Suits:Napster and Representations of Identity”,Popular Music & Society., Vol.27 no 2, Juni 2004, hal 161-184, Academic Search Premier. Databaseonline. EBSCO. Tgl akses 21 Sept 2005. Karya Ilmiah Umi Proboyekti,S.Kom,MLIS .Contoh Draft Proposal:Topik :Penentuan Angka KreditJudulSistem Informasi Manajemen Penentuan Angka Kredit.Latar Belakang Sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Negara Koordinator BidangPengawasan Pembangunan dan Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor:272/Kpts-II/2003.tentang Jabatan Fungsional Angka Kredit JabatanPenyuluh Kehuanan Madya, dalam membina karier kepangkatan, jabatan,dan peningkatan profesionalismenya harus melaksanakan penelitian.Melaksanakan penelitian dalam penetapan angka kredit ketika Pegawaimengajukan kenaikan jabatan/pangkat. Unsur melaksanakan penelitiantersebut meliputi : 1. Pendidikan. 2. Persiapan Penyuluh Kehutanan. 3. Pelaksanaan Penyuluhan Kehutanan. 4. Pemantauan ,Evaluasi dan Pelaporan Pelaksaan Penyuluhan Kehutanan. 5. Pengembangan Penyuluhan Kehutanan. 6. Pengembangan Profesi. 2
  3. 3. Perumusan MasalahMasalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimana sistem informasi dapat mempermudah pendataan ? 2. Bagai mana sistem informasi dapat mempermudah penyimpanan dan pencarian berkas ? 3. Bagaimana sistem informasi dapat mempermudah pekerjaan dalam menetapkan angka kredit?Batasan Masalah 1. Sistem informasi dibuat berdasarkan berdasarkan Penilaian penetapan angka kredit. 2. Laporan ini hanya membahas Penetapan Angka Kredit tidak lebih dari itu.Tujuan Penelitian 1. Membuat Laporan Penelitian Untuk Mendpatkan nilai KP yang wajib dilakukan oleh mahasiswa. 2. Mengaplikasikan ilmu dari Universitas untuk mendapatkan Pengalaman kerja. 3. Ingin mengetahui bagai mana sisitem Penetapan Angka Kredi. 4. Membangun sistem informasi yang dapat digunakan oleh Dinas Perhutanan dan Perkebunan dengan mempertimbangkan kemampuan lembaga dan sumber daya manusianyaLandasan TeoriSISTEM INFORMASIKonsep Dasar SistemSistem : kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untukmencapai suatu tujuan tertentu.Menurut Jerry FithGerald ; sistem adalah suatu jaringan kerja dariprosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-samauntuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasarantertentu. 3
  4. 4. Karakteristik Sistem / Elemen Sistem :• Memiliki komponen ; Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem. Setiap sistem tidak perduli betapapun kecilnya, selalu mengandung komponen-komponen atau subsistem-subsistem. Setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai suatu sistem yang lebih besar yang disebut supra sistem, misalnya suatu perusahaan dapat disebut dengan suatu sistem dan industri yang merupakan sistem yang lebih besar dapat disebut dengan supra sistem. Kalau dipandang industri sebagai suatu sistem, maka perusahaan dapat disebut sebagai subsistem. Demikian juga bila perusahaan dipandang sebagai suatu sistem, maka sistem akuntansi adalah subsistemnya.• Batas sistem (boundary) ; Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup (scope) dari sistem tersebut.• Lingkungan luar sistem (environment) ; Adalah apapun di luar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.• Penghubung sistem (interface) ; Merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem yang lainnya.• Masukan sistem (input) ; Merupakan energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input). Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Signal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran. Sebagai contoh didalam sistem komputer, program adalah maintanance input yang digunakan 4
  5. 5. untuk mengoperasikan komputernya dan data adalah signal input untuk diolah menjadi informasi.• Keluaran sistem (Output) ; Merupakan hasil dari energi yang diolah oleh sistem.• Pengolah sistem (Process) ; Merupakan bagian yang memproses masukan untuk menjadi keluaran yang diinginkan.• Sasaran sistem ; Kalau sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya.Klasifikasi Sistem :• Sistem abstrak ; sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik (sistem teologia) Sistem fisik ; merupakan sistem yang ada secara fisik (sistem komputer, sistem akuntansi, sistem produksi dll.)• Sistem alamiah ; sistem yang terjadi melalui proses alam. (sistem matahari, sistem luar angkasa, sistem reproduksi dll. Sistem buatan manusia ; sistem yang dirancang oleh manusia. Sistem buatan manusia yang melibatkan interaksi manusia dengan mesin disebut human-machine system (contoh ; sistem informasi) 5
  6. 6. • Sistem Tertentu (deterministic system) ; beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi. Interaksi bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti sehingga keluaran dari sistem dapat diramalkan (contoh ; sistem komputer) Sistem tak tentu (probabilistic system) ; sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilitas.• Sistem tertutup (close system) ; sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan sistem luarnya. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya turut campur tangan dari pihak luarnya. Secara teoritis sistem tersebut ada, tetapi kenyataannya tidak ada sistem yang benar-benar tertutup, yang ada hanyalah relatively closed system (secara relatif tertutup, tidak benar-benar tertutup). Sistem terbuka (open system) ; sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya.• Sistem sederhana dan Sistem kompleksTingkatan Sistem InformasiBeberapa jenis TI yang dikembangkan berdasarkan lini manajerial,memiliki fungsi dan manfaat bagi tiap tingkatan manajerial. Adapuntingkatan SI tersebut adalah : 1. Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Sytems- TPS). TPS merupakan hasil perkembangan dari pembentukan kantor elektronik, dimana sebagian dari pekerjaan rutin diotomatisasi termasuk untuk pemrosesan transaksi. Pada TPS, data yang dimasukkan merupakan data-data transaksi yang terjadi. 2. Sistem Informasi Manajemen (SIM). SIM adalah sebuah kelengkapan pengelolaan dari proses-proses yang menyediakan informasi untuk manajer guna mendukung operasi-operasi dan pembuatan keputusan dalam sebuah organisasi.Pada SIM, masukan yang diberikan berupa data transaksi yang telah diproses, beberapa data yang asli, model-model pengolahan data.Kemudian data-data tersebut akan diproses. Proses yang terjadi berupa pembuatan laporan-laporan yang ringkas, keputusan-keputusan yang rutin dan jawaban dari query yang diberikan. 3. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) merupakan peningkatan dari SIM dengan penyediaan prosedur-prosedur khusus dan pemodelan yang unik yang akan membantu manajer dalam memperoleh alternative keputusan. 4. Sistem Informasi e-Business dibangun untuk menjawab tantangan pengintegrasian data dan informasi dari proses bisnis berbasis internet. 6
  7. 7. Lebih spesifik dikenal juga yang disebut dengan sistem terotomasi ; yangmerupakan bagian dari sistem buatan manusia dan berinteraksi dengankontrol oleh satu atau lebih komputer sebagai bagian dari sistem yangdigunakan dalam masyarakat modern.Sistem terotomasi mempunyai sejumlah komponen yaitu ; Perangkat keras (CPU, disk, printer, tape). Perangkat lunak (sistem operasi, sistem database, program pengontrol komunikasi, program aplikasi). Personil (yang mengoperasikan sistem, menyediakan masukan, mengkonsumsi keluaran dan melakukan aktivitas manual yang mendukung sistem). Data (yang harus tersimpan dalam sistem selama jangka waktu tertentu). Prosedur (instruksi dan kebijakan untuk mengoperasikan sistem).Sistem terotomasi terbagi dalam sejumlah katagori :♦ On-line systems. Sistem on-line adalah sistem yang menerima langsung input pada area dimana input tersebut direkam dan menghasilkan output yang dapat berupa hasil komputasi pada area dimana mereka dibutuhkan. Area sendiri dapat dipisah-pisah dalam skala, misalnya ratusan kilometer. Biasanya digunakan bagi reservasi angkutan udara, reservasi kereta api, perbankan dll.♦ Real-time systems. Sistem real-time adalah mekanisme pengontrolan, perekaman data, pemrosesan yang sangat cepat sehinga output yang dihasilkan dapat diterima dalam waktu yang relatif sama. Perbedaan dengan sistem on-line adalah satuan waktu yang digunakan real-time biasanya seperseratus atau seperseribu detik sedangkan on-line masih dalah skala detik atau bahkan kadang beberapa menit. Perbedaan lainnya, on-line biasanya hanya berinteraksi dengan pemakai, sedangkan real-time berinteraksi langsung dengan pemakai dan lingkungan yang dipetakan.♦ Decision support system + strategic planning system. Sistem yang memproses transaksi organisasi secara harian dan membantu para manajer mengambil keputusan, mengevaluasi dan menganalisa tujuan organisasi. Digunakan untuk sistem penggajian, sistem pemesanan, sistem akuntansi dan sistem produksi. Biasanya berbentuk paket statistik, paket pemasaran dll. Sistem ini tidak hanya merekam dan menampilkan data tetapi juga fungsi-fungsi matematik, data analisa statistik dan menampilkan informasi dalam bentuk grafik (tabel, chart) sebagaimana laporan konvensional.♦ Knowledge-based system. Program komputer yang dibuat mendekati kemampuan dan pengetahuan seorang pakar. Umumnya 7
  8. 8. menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak khusus seperti LISP dan PROLOG.Sistem berdasarkan prinsip dasar secara umum terbagi dalam :• Sistem terspesialisasi ; adalah sistem yang sulit diterakpan pada lingkungan yang berbeda (misalnya sistem biologi; ikan yang dipindahkan ke darat)• Sistem besar ; adalah sistem yang sebagian besar sumber dayanya berfungsi melakukan perawatan harian (misalnya dinosaurus sebagai sistem biologi menghabiskan sebagian besar masa hidupnya dengan makan dan makan).• Sistem sebagai bagian dari sistem lain ; sistem selalu merupakan bagian dari sistem yang lebih besar, dan dapat terbagi menjadi sistem yang lebih kecil.• Sistem berkembang ; walaupun tidak berlaku bagi semua sistem tetapi hampir semua sistem selalu berkembang.Pelaku sistem terdiri dari 7 kelompok :1. Pemakai ; Pada umumnya 3 ada jenis pemakai, yaitu operasional, pengawas dan eksekutif.2. Manajemen ; Umumnya terdiri dari 3 jenis manajemen, yaitu manajemen pemakai yang bertugas menangani pemakaian dimana sistem baru diterapkan, manajemen sistem yang terlibat dalam pengembangan sistem itu sendiri dan manajemen umum yang terlibat dalam strategi perencanaan sistem dan sistem pendukung pengambilan keputusan. Kelompok manajemen biasanya terlibat dengan keputusan yang berhubungan dengan orang, waktu dan uang, misalnya ; “ sistem tersebut harus mampu melakukan fungsi x,y,z, selain itu harus dikembangkan dalam waktu enam bulan dengan melibatkan programmer dari departemen w, dengan biaya sebesar x”.3. Pemeriksa ; Ukuran dan kerumitan sistem yang dikerjakan dan bentuk alami organisasi dimana sistem tersebut diimplementasikan dapat menentukan kesimpulan perlu tidaknya pemeriksa. Pemeriksa 8
  9. 9. biasanya menentukan segala sesuatunya berdasarkan ukuran-ukuran standar yang dikembangkan pada banyak perusahaan sejenis.4. Penganalisa sistem ; Fungsi-fungsinya antara lain sebagai : - Arkeolog ; yaitu yang menelusuri bagaimana sebenarnya sistem lama berjalan, bagaimana sistem tersebut dijalankan dan segala hal yang menyangkut sistem lama. - Inovator ; yaitu yang membantu mengembangkan dan membuka wawasan pemakai bagi kemungkinan-kemungkinan lain. - Mediator ; yaitu yang menjalankan fungsi komunikasi dari semua level, antara lain pemakai, manajer, programmer, pemeriksa dan pelaku sistem yang lainnya yang mungkin belum punya sikap dan cara pandang yang sama. - Pimpinan proyek ; Penganalisa sistem haruslah personil yang lebih berpengalaman dari programmer atau desainer. Selain itu mengingat penganalisa sistem umumnya ditetapkan terlebih dahulu dalam suatu pekerjaan sebelum yang lain bekerja, adalah hal yang wajar jika penanggung jawab pekerjaan menjadi porsi penganalisa sistem.5. Pendesain sistem ; Pendesain sistem menerima hasil penganalisa sistem berupa kebutuhan pemakai yang tidak berorientasi pada teknologi tertentu, yang kemudian ditransformasikan ke desain arsitektur tingkat tinggi dan dapat diformulasikan oleh programmer.6. Programmer ; Mengerjakan dalam bentuk program dari hasil desain yang telah diterima dari pendesain.7. Personel pengoperasian ; Bertugas dan bertanggungjawab di pusat komputer misalnya jaringan, keamanan perangkat keras, keamanan perangkat lunak, pencetakan dan backup. Pelaku ini mungkin tidak diperlukan bila sistem yang berjalan tidak besar dan tidak membutuhkan klasifikasi khusus untuk menjalankan sistem. 9
  10. 10. Hal mendasar dalam pengembangan sistemPenganalisa sistem merupakan bagian dari tim yang berfungsimengembangkan sistem yang memiliki daya guna tinggi dan memenuhikebutuhan pemakai akhir. Pengembangan ini dipengaruhi sejumlahhal,yaitu :• Produktifitas, saat ini dibutuhkan sistem yang lebih banyak, lebih bagus dan lebih cepat. Hal ini membutuhkan lebih banyak programmer dan penganalisa sistem yang berkualitas, kondisi kerja ekstra, kemampuan pemakai untuk mengambangkan sendiri, bahasa pemrograman yang lebih baik, perawatan sistem yang lebih baik (umumnya 50 % sampai 70 % sumber daya digunakan untuk perawatan sistem), disiplin teknis pemakaian perangkat lunak dan perangkat pengembangan sistem yang terotomasi.• Realibilitas, waktu yang dihabiskan untuk testing sistem secara umum menghabiskan 50% dari waktu total pengembangan sistem. Dalam kurun waktu 30 tahun sejumlah sistem yang digunakan di berbagai perusahaan mengalami kesalahan dan ironisnya sangat tidak mudah untuk mengubahnya. Jika terjadi kesalahan, ada dua cara yang bisa dilakukan, yaitu melakukan pelacakan sumber kesalahan dan harus menemukan cara untuk mengoreksi kesalahan tersebut dengan mengganti program, menghilangkan sejumlah statement lama atau menambahkan sejumlah statement baru.• Maintabilitas, perawatan mencakup ; - modifikasi sistem sesuai perkembangan perangkat keras untuk meningkatkan kecepatan pemrosesan (yang memegang peranan penting dalam pengoperasian sistem), - modifikasi sistem sesuai perkembangan kebutuhan pemakai. Antara 50% sampai 80% pekerjaan yang dilakukan pada kebanyakan pengembangan sistem dilakukan untuk revisi, modifikasi, konversi,peningkatan dan pelacakan kesalahan.Konsep Dasar Informasi:Informasi: data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki artibagi penerima dan dapat berupa fakta, suatu nilai yang bermanfaat. Jadiada suatu proses transformasi data menjadi suatu informasi == input -proses – output.Data merupakan raw material untuk suatu informasi. Perbedaaninformasi dan data sangat relatif tergantung pada nilai gunanya bagi 10
  11. 11. manajemen yang memerlukan. Suatu informasi bagi level manajementertentu bisa menjadi data bagi manajemen level di atasnya, atausebaliknya.Representasi informasi: pelambangan informasi, misalnya:representasi biner.Kuantitas informasi: satuan ukuran informasi. Tergantung representasi.Untuk representasi biner satuannya: bit, byte, word dll.Kualitas informasi: bias terhadap error, karena: kesalahan carapengukuran dan pengumpulan, kegagalan mengikuti prosedurprmrosesan, kehilangan atau data tidak terproses, kesalahan perekamanatau koreksi data, kesalahan file histori/master, kesalahan prosedurpemrosesan ketidak berfungsian sistem.Umur informasi: kapan atau sampai kapan sebuah informasi memilikinilai/arti bagi penggunanya. Ada condition informasion (mengacu padatitik waktu tertentu) dan operating information (menyatakan suatuperubahan pada suatu range waktu).Kualitas Informasi ; tergantung dari 3 hal, yaitu informasi harus :• Akurat, berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bias atau menyesatkan. Akurat juga berarti informasi harus jelas mencerminkan masudnya.• Tetap pada waktunya, berarti informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat.• Relevan, berarti informasi tersebut menpunyai manfaat untuk pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan yang lainnya berbeda.Nilai Informasi ; ditentukan dari dua hal, yaitu manfaat dan biayamendapatkannya. Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnyalebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya. Pengukuran 11
  12. 12. nilai informasi biasanya dihubungkan dengan analisis cost effectivenessatau cost benefit.Definisi Sistem Informasi:Suatu sistem terintegrasi yang mampu menyediakan informasi yangbermanfaat bagi penggunanya.Atau ;Sebuah sistem terintegrasi atau sistem manusia-mesin, untukmenyediakan informasi untuk mendukung operasi, manajemen dalamsuatu organisasi.Sistem ini memanfaatkan perangkat keras dan perangkat lunakkomputer, prosedur manual, model manajemen dan basis data.Dari definisi di atas terdapat beberapa kata kunci :1. Berbasis komputer dan Sistem Manusia/Mesin - Berbasis komputer: perancang harus memahami pengetahuan komputer dan pemrosesan informasi - Sistem manusia mesin: ada interaksi antara manusia sebagai pengelola dan mesin sebagai alat untuk memroses informasi. Ada proses manual yang harus dilakukan manusia dan ada proses yang terotomasi oleh mesin. Oleh karena itu diperlukan suatu prosedur/ manual sistem.2. Sistem basis data terintegrasi - Adanya penggunaan basis data secara bersama-sama (sharing) dalam sebuah data base manajemen system.3. Mendukung Operasi - Informasi yang diolah dan di hasilkan digunakan untuk mendukung operasi organisasi. 12
  13. 13. Istilah Sistem Informasi= Manajemen Information System= Information Processing System= Information Decision System= Information System.Semuanya mengacu pada sebuah sistem informasi berbasis komputeryang dirancang untuk mendukung operasi, manajemen dan fungsipengambilan keputusan suatu organisasi.Menurut Robert A. Leitch ; sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahantransaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatanstrategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentudengan laporan-laporan yang diperlukan.Komponen Fisik Sistem Informasi:1. Perangkat keras komputer: CPU, Storage, perangkat Input/Output, Terminal untuk interaksi, Media komunikasi data2. Perangkat lunak komputer: perangkat lunak sistem (sistem operasi dan utilitinya), perangkat lunak umum aplikasi (bahasa pemrograman), perangkat lunak aplikasi (aplikasi akuntansi dll).3. Basis data: penyimpanan data pada media penyimpan komputer.4. Prosedur: langkah-langkah penggunaan sistem5. Personil untuk pengelolaan operasi (SDM), meliputi: - Clerical personnel (untuk menangani transaksi dan pemrosesan data dan melakukan inquiry = operator); - First level manager: untuk mengelola pemrosesan data didukung dengan perencanaan, penjadwalan, identifikasi situasi out-of-control dan pengambilan keputusan level menengah ke bawah. - Staff specialist: digunakan untuk analisis untuk perencanaan dan pelaporan. 13
  14. 14. - Management: untuk pembuatan laporan berkala, permintaan khsus, analisis khusus, laporan khsusus, pendukung identifikasi masalah dan peluang.Aplikasi = program + prosedur pengoperasian.HUBUNGAN PENGELOLA DENGAN SISTEM INFORMASIPada bagian 1 sudah disebutkan bahwa salah satu komponen dari sisteminformasi adalah personel sebagai pengelola informasi. Oleh karena ituhubungan antara sistem informasi dengan pengelolanya sangat erat.Sistem informasi yang dibutuhkan sangat tergantung dari kebutuhanpengelolanya.Pengelola sistem informasi terorganisasi dalam suatu strukturmanajemen. Oleh karena itu bentuk / jenis sistem informasi yangdiperlukan sesuai dengan level manajemennya.Manajemen Level Atas: untuk perencanaan strategis, kebijakan danpengambilan keputusan.Manejemen Level Menengah: untuk perencanaan taktis.Manejemen Level Bawah: untuk perencanan dan pengawasan operasiOperator: untuk pemrosesan transaksi dan merespon permintaan.Untuk pengembangan sebuah sistem informasi diperlukan strukturmanajemen organisasi personil.Strutktur dasarnya:Direktur Sistem Informasi Manajer Pengembangan Sistem Analis Sistem Programmer Manejer Komputer dan Operasi. 14
  15. 15. Variasi struktur manajemen sangat tergantung pada Managerial Efficiencyvs User Service.PENERAPAN SISTEM INFORMASI DALAM AKTIVITAS MANUSIA,ANTARA LAIN: Sistem reservasi pesawat terbang: digunakan dalam biro perjalanan untuk melayani pemesanan/pembelian tiket Sistem untuk menangani penjualan kredit kendaraan bermotor sehingga dapat digunakan untuk memantau hutang para pelanggan Sistem biometric yang dapat mencegah orang yang tak berwenang mengakses informasi yang bersifat rahasia dengan cara menganalisa sidik jari atau retina mata Sistem POS (point-of-sale) yang diterapkan pada pasar swalayan dengan dukungan pembaca barcode untuk mempercepat pemasukan data Sistem telemetri atau pemantauan jarak jauh yang menggunakan teknologi radio,misal untuk mendapatkan suhu lingkungan pada gunung berapi atau memantau getaran pilar jembatan rel kereta api Sistem berbasiskan kartu cerdas (smart card) yang dapat digunakan oleh juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien Sistem yang dipasang pada tempat-tempat public yang memungkinkan seseorang mendapatkan informasi seperti hotel,tempat pariwisata,pertokoan dll. Sistem layanan akademis berbasis web Sistem pertukaran data elektronis (Electronic Data Interchange / EDI) yang memungkinkan pertukaran dokumen antar perusahaan secara elektronis dan data yg terkandung dalam dokumen dapat diproses secara langsung oleh komputer E-government atau system informasi layanan pemerintahan yang berbasis internet..PERANCANGAN SISTEM INFORMASIPerancangan sistem informasi merupakan pengembangan sistem barudari sistem lama yang ada, dimana masalah-masalah yang terjadi padasistem lama diharapkan sudah teratasi pada sistem yang baru. 15
  16. 16. SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI(SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLES - SDLC)Secara konseptual siklus pengembangan sebuah sistem informasiadalah sbb :1. Analisis Sistem: menganalisis dan mendefinisikan masalah dan kemungkinan solusinya untuk sistem informasi dan proses organisasi.2. Perancangan Sistem: merancang output, input, struktur file, program, prosedur, perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan untuk mendukung sistem informasi3. Pembangunan dan Testing Sistem: membangun perangkat lunak yang diperlukan untuk mendukung sistem dan melakukan testing secara akurat. Melakukan instalasi dan testing terhadap perangkat keras dan mengoperasikan perangkat lunak4. Implementasi Sistem: beralih dari sistem lama ke sistem baru, melakukan pelatihan dan panduan seperlunya.5. Operasi dan Perawatan: mendukung operasi sistem informasi dan melakukan perubahan atau tambahan fasilitas.6. Evaluasi Sistem: mengevaluasi sejauih mana sistem telah dibangun dan seberapa bagus sistem telah dioperasikan.Siklus tersebut berlangsung secara berulang-ulang. Siklus di atasmerupakan model klasik dari pengembangan sistem informasi. Model-model baru, seperti prototyping, spiral, 4GT dan kombinasi dikembangkandari model klasik di atas.ANALISIS SISTEMAlasan pentingnya mengawali analisis sistem:1. Problem-solving: sistem lama tidak berfungsi sesuai dengan kebutuhan. Untuk itu analisis diperlukan untuk memperbaiki sistem sehingga dapat berfungsi sesuai dengan kebutuhan.2. Kebutuhan baru: adanya kebutuhan baru dalam organisasi atau lingkungan sehingga diperlukan adanya modifikasi atau tambahan sistem informasi untuk mendukung organisasi.3. Mengimplementasikan ide atau teknologi baru.4. Meningkatkan performansi sistem secara keseluruhan. 16
  17. 17. Batasan Analisis Sistem:Aktifitas yang dilakukan dalam analisis sistem harus dapat menjawabpertanyaan umum, sbb:1. Sistem baru apakah yang akan dibangun? atau2. Sistem apakah yang akan ditambahkan atau dimodifikasi pada sistem lama yang sudah ada?Untuk itu secara detail harus dijawab pertanyaan-pertanyaan:1. Informasi apakah yang dibutuhkan?2. Oleh siapa?3. Kapan?4. Dimana?5. Dalam bentuk apa?6. Bagaimana cara memperolehnya?7. Dari mana asalnya?8. Bagaimana cara mengumpulkannya?Proposal mengadakan analisis sistem ; Berisi:1. Definisi yang jelas dan konsisten tentang alasan untuk analisis2. Definisi batasan analisis yang akan dilakukan3. Identifikasi fakta yang akan dikumpulkan dan dipelajari selama analisis4. Identifikasi sumber dimana fakta dapat diperoleh5. Uraian tujuan dan kendala yang mungkin dalam analisis6. Proyeksi kemungkinan masalah yang akan terjadi selama analisis7. Jadwal tentatif analisisSumber-sumber fakta yang dapat dipelajari untuk analisis sistem:1. Sistem yang ada2. Sumber internal lain: orang, dokumen, dan hubungan antara orang- organisasi atau fungsi ada3. Sumber External: interface dengan sistem lain, seminar, vendor, jurnal, textbook dan informasi atau ilmu lain yang berada diluar sistemKerangka Analisis: 17
  18. 18. 1. Analisis terhadap level pembuat keputusan (manajemen organisasi): menganalisa organisasi, fungsi dan informasi yang dibutuhkan beserta informasi yang dihasilkan.2. Analisis terhadap flow informasi: mengidentifikasi informasi apa yang diperlukan, siapa yang memerlukan, dari mana asalnya.3. Analisis terhadap input dan output.Dalam analisis ini digunakan teknik dan alat bantu, a.l: interview,questionaire, observation, sampling and document gathering, charting(organisasi, flow, dfd, ER, OO, dll), decision table and matricLaporan hasil analisis:Laporan hasil analisis harus berisi:1. Uraian alasan dan scope (batasan) analisis2. Deskripsi sistem yang ada dan operasinya.3. Uraian tujuan (objektif) dan kendala sistem4. Deskripsi tentang masalah-masalah yang belum teratasi dan potensi masalah5. Uraian tentang asumsi-asumsi yang diambil oleh analis sistem selama proses analisis6. Rekomendasi-rekomendasi sistem yang baru dan kebutuhannya untuk desain awal7. Proyeksi kebutuhan sumber daya dan biaya yang diharapkan termasuk dalam desain sistem baru atau memodifikasinya. Proyeksi ini termasuk kelayakan untuk proses selanjutnya.Katagori aspek kelayakan:1. Kelayakan teknis: kelayakan perangkat keras dan perangkat lunak.2. Kelayakan ekonomi: apakah ada keuntungan atau kerugian, efisiensi biasa operasional organisasi.3. Kelayakan operasi: berhubungan dengan prosedur operasi dan orang yang menjalankan organisasi4. Kelayakan jadwal: dapat menggunakan model-model penjadwalan seperti PERT dan GANTT CHART. Apakah jadwal pengembangan layak atau tidak.Hasil akhir analisis sistem (keputusan): 18
  19. 19. 1. Hentikan pekerjaan, karena proposal tidak layak.2. Tunggu beberapa saat, karena masih ada pertimbangan lain.3. Modifikasi, manajemen memutuskan untuk memodifikasi prososal dengan subsistem lain.4. Proses dengan syarat, ada persyaratan kelayakan.5. Proses tanpa syarat, semua syarat terpenuhi. Proposal diterima dan proses dilanjutkan ke desain awal.Siklus pengembangan sistem menurut J.F.Kelly ;1. Penelitian sistem a. Definisi ruang lingkup. b. Studi penelitian2. Analisis dan desain sistem a. Studi penelitian b. Pengumpulan data dan analisis c. Desain sistem d. Rencana implementasi3. Pengembangan sistem a. Pengembangan b. Pengetesan c. Pengoperasian d. PerawatanSiklus pengembangan sistem menurut Martin L dan Thomas Harrel ;1. Konsepsi sistem2. Analisis pendahuluan a. Pendefinisan masalah pendahuluan b. Investigasi c. Persiapan usulan sistem3. Desain sistem a. Analisis terinci b. Mendesain keputusan c. Mendesain sasaran d. Rancang bangun sistem4. Pemrograman a. Memecahkan kembali rancang bangun b. Mengembangkan bagan alir secara garis besar c. Menulis instruksi program d. Merakit program e. Mempersiapkan data untuk tes f. Melakukan pengetesan g. Mengecek hasil h. Mendiagnosa kesalahan i. Membetulkan program 19
  20. 20. j. Memulai pengetesan sistem5. Dokumentasi6. Instalasi sistem7. Operasi sistemPERANCANGAN SISTEMAnalisis sistem digunakan untuk menjawab pertanyaan what? Sedangkandesain digunakan untuk menjawab pertanyaan how? Desainberkonsentrasi pada bagaimana system dibangun untuk memenuhikebutuhan pada fase analisis.Elemen-elemen pengetahuan yang berhubungan dengan proses desain:1. Sumber daya organisasi: bertumpu pada 5 unsur organisasi, yaitu: man, machines, material, money dan methods.2. Informasi kebutuhan dari pemakai: informasi yang diperoleh dari pemakai selama fase analisis sistem.3. Kebutuhan sistem: hasil dari analisis sistem.4. Metode pemrosesan data, apakah: manual, elektromechanical, puched card, atau computer base.5. Operasi data. Ada beberapa operasi dasar data, a.l: capture, classify, arrange, summarize, calculate, store, retrieve, reproduce dan disseminate.6. Alat bantu desain, seperti: dfd, dcd, dd, decision table dll.Langkah dasar dalam proses desain:1. Mendefinisikan tujuan sistem (defining system goal), tidak hanya berdasarkan informasi pemakai, akan tetapi juga berupa telaah dari abstraksi dan karakteristik keseluruhan kebutuhan informasi sistem.2. Membangun sebuah model konseptual (develop a conceptual model), berupa gambaran sistem secara keseluruhan yang menggambarkan satuan fungsional sebagai unit sistem. 20
  21. 21. 3. Menerapkan kendala2 organisasi (applying organizational contraints). Menerapkan kendala-kendala sistem untuk memperoleh sistem yang paling optimal. Elemen organisasi merupakan kendala, sedangkan fungsi-fungsi yang harus dioptimalkan adalah: performance, reliability, cost, instalation schedule, maintenability, flexibility, grouwth potensial, life expectancy. Model untuk sistem optimal dapat digambarkan sebagai sebuah model yang mengandung: kebutuhan sistem dan sumber daya organisasi sebagai input; faktor bobot terdiri atas fungsi-fungsi optimal di atas; dan total nilai yang harus dioptimalkan dari faktor bobot tersebut.4. Mendefinisikan aktifitas pemrosesan data (defining data processing activities). Pendefinisian ini dapat dilakukan dengan pendekatan input-proses- output. Untuk menentukan hal ini diperlukan proses iteratif sbb: a. Mengidentifikasn output terpenting untuk mendukung/mencapai tujuan sistem (system’s goal) b. Me-list field spesifik informasi yang diperlukan untuk menyediakan output tersebut c. Mengidentifikasi input data spesifikik yang diperlukan untuk membangun field informasi yang diperlukan. d. Mendeskripsikan operasi pemrosesan data yang diterapkan untuk mengolah input menjadi output yang diperlukan. e. Mengidentifikasi elemen input yang menjadi masukan dan bagian yang disimpan selama pemrosesan input menjadi output. f. Ulangi langkah a-e terus menerus samapi semua output yang dibutuhkan diperoleh. g. Bangun basis data yang akan mendukung efektifitas sistem untuk memenuhi kebutuhan sistem, cara pemrosesan data dan karakteristik data. h. Berdasarakan kendala-kendala pembangunan sistem, prioritas pendukung, estimasi cost pembangunan; kurangi input, output dan pemrosesan yang ekstrim i. Definisikan berbagai titik kontrol untuk mengatur aktifitas pemrosesan data yang menentukan kualitas umum pemrosesan data. j. Selesaikan format input dan output yang terbaik untuk desain sistem.5. Menyiapkan proposal sistem desain. Proposal ini diperlukan untuk manajemen apakah proses selanjutnya layak untuk dilanjutkan atau tidak. Hal-hal yang perlu disiapkan dalam penyusunan proposal ini adalah: 21
  22. 22. a. Menyatakan ulang tentang alasan untuk mengawali kerja sistem termasuk tujuan/objektif khusus dan yang berhubungan dengan kebutuhan user dan desain sistem. b. Menyiapkan model yang sederhana akan tetapi menyeluruh sistem yang akan diajukan. c. Menampilkan semua sumber daya yang tersedia untuk mengimplementasikan dan merawat sistem. d. Mengidentifikasi asumsi kritis dan masalah yang belum teratasi yang mungkin berpengaruh terhadap desain sistem akhir. Sedangkan format dari proposal desain ini sangat berfariasi akan tetapi mengandung hal-hal di atas.Prinsip Dasar DesainAda 2 prinsip dasar desain, a.l:1. Desain sistem monolitik. Ditekankan pada integrasi sistem. Resource mana yang bisa diintegrasikan untuk memperoleh sistem yang efektif terutama dalam cost.2. Desain sistem modular. Ditekankan pada pemecahan fungsi-fungsi yang memiliki idependensi rendah menjadi modul-modul (subsistem fungsional) yang terpisah sehingga memudahkan kita untuk berkonsentrasi mendesain per modul. Sebuah sistem informasi dapat dipecah menjadi 7 subsistem fungsional, a.l: data collection, data processing, file update, data storage, data retrival, information report dan data processing controls.Petunjuk umum dalam desain subsistem fungsional sebuah sisteminformasi:1. Sumber data sebaiknya hanya dikumpulkan sekali sebagai input ke sistem informasi.2. Akurasi sumber data sangat tergantung pada banyaknya langkah untuk me-record, collect dan prepare data untuk prosessing. Semakin sedikit langkah semakin akurat.3. Data yang dihasilkan dari sistem berbasis komputer sebaiknya tidak dimasukkan lagi ke sistem. 22
  23. 23. 4. Pewaktuan yang diperlukan untuk mengumpulkan data harus lebih kecil dari pewaktuan informasi tersebut diperlukan.5. Perlu pemilihan cara pengumpulan data yang paling optimal6. Pengumpulan data tidak harus on-line, melainkan tergantung dari kebutuhan informasi.7. Semua sumber data harus dapat di validasi dan diedit segera setelah di kumpulkan.8. Data yang sudah divalidasi, sebaiknya tidak divalidasi pada proses selanjutnya.9. Total kontrol harus segera di cek lagi sebelum dan sesudah sebuah aktifitas prosesing yang besar dilakukan.10.Data harus dapat disimpan hanya di 1 tempat dalam basis data kecuali ada kendala sistem.11.Semua field data sebaiknya memiliki prosedur entri dan maintenance.12.Semua data harus dapat dicetak dalam format yang berarti untuk keperluan audit.13.File transaksi harus di maintain paling tidak dalam 1 siklus update ke basis data.14.Prosedur backup dan security harus disediakan untuk semua field data.15.Setiap file non sequential perlu memiliki prosedur reorganisasi secara periodik.16.Semua field data harus memiliki tanggal update/akses penyimpanan terakhir.Untuk menganalisa sistem secara efektif, kita membutuhkan lebih darisekedar perangkat permodelan; yaitu metode. Metode ini dari waktu kewaktu berubah sesuai dengan perkembangan teknologi. Siklus inicenderung menglami perubahan yang berarti dengan ditemukannyabahasa generasi keempat dan terakhir generasi kelima dimanapendekatan dengan paradigma object-oriented dan kompatibilitas antarmodel.Pada dasarnya ada dua metode pendekatan dalam membangun sistem,yang pertama yaitu top-down. Pada metode ini sistem yang diturunkandari pemetaan secara global yang kemudian akan menurun ke arah yanglebih deskriptif. Metode ini dianalogikan sebagai pembuatan rumah yangdimulai dari aspek yang paling mendasar yaitu pondasi hingga ke bagianterkecil misalnya sebuah kran pada kamar mandi. Metode kedua yaitubottom-up, dimana sistem dipetakan dari satuan terkecil sehingga kesatuan terbesar, misalnya perakitan mobil. Pada awal 1980_an mulaidikenal teknik pendesainan terstruktur dengan menggunakan konseppararel dan siklus, misalnya antara uji coba program dan pemrogramandapat dilakukan kerja pararel dan seandainya ada sesuatu yang salah 23
  24. 24. ketika implementasi maka dilakukan survey, analisa dan desain ulangyang menggantikan metode pendesainan klasik yang cenderung serial.Pada prinsipnya aktivitas pendesainan sistem secara terstrukturmelingkupi : Survey ; berfungsi untuk mengetahui kebutuhan pemakai, kesalahan- kesalahan dalam sistem lama, menetapkan tujuan perancangan, mengajukan usulan otomasi sistem yang layak dan dapat diterima, dan menyiapkan laporan survey yang berisi tentang segala sesuatu, pada poin di atas. Analisa sistem ; menggabungkan laporan survey dan kebijakan pemakai menjadi spesifikasi yang terstruktur dengan menggunakan permodelan. Desain ; mengimplementasikan model yang diinginkan pemakai. Implementasi ; merepresentasikan hasil desain ke dalam pemograman. Uji coba desain ; menguji coba seluruh spesifikasi terstruktur. Testing akhir ; menguji sistem secara keseluruhan. Deskripsi prosedur ; pembuatan laporan teknis tertulis seperti petunjuk pemakaian dan pengoperasian. Konversi database ; mengkonversi data, soalnya kata data sudah berarti jamak pada sistem sebelumnya. Instalasi ; aspek terakhir yang mesti dilakukan mencakup, serah terima manual, perangkat keras dan pelatihan pemakaian.Pada dasarnya ada dua metode pendekatan dalam membangun sistem,yaitu :  Top-down. Pada metode ini sistem yang diturunkan dari pemetaan secara global yang kemudian akan menurun ke arah yang lebih deskriptif. Metode ini dianalogikan sebagai pembuatan rumah yang dimulai dari aspek yang paling mendasar yaitu pondasi hingga ke bagian terkecil misalnya sebuah kran pada kamar mandi.  Bottom-up, dimana sistem dipetakan dari satuan terkecil sehingga ke satuan terbesar, misalnya perakitan mobil. Pada prinsipnya aktivitas pendesainan sistem secara terstruktur melingkupi : Survey ; berfungsi untuk mengetahui kebutuhan pemakai, kesalahan- kesalahan dalam sistem lama, menetapkan tujuan perancangan, mengajukan usulan otomasi sistem yang layak dan dapat diterima, dan menyiapkan laporan survey yang berisi tentang segala sesuatu, pada poin di atas. 24
  25. 25.  Analisa sistem ; menggabungkan laporan survey dan kebijakan pemakai menjadi spesifikasi yang terstruktur dengan menggunakan permodelan. Desain ; mengimplementasikan model yang diinginkan pemakai. Implementasi ; merepresentasikan hasil desain ke dalam pemograman. Uji coba desain ; menguji coba seluruh spesifikasi terstruktur. Testing akhir ; menguji sistem secara keseluruhan. Deskripsi prosedur ; pembuatan laporan teknis tertulis seperti petunjuk pemakaian dan pengoperasian. Konversi database ; mengkonversi data, soalnya kata data sudah berarti jamak pada sistem sebelumnya. Instalasi ; aspek terakhir yang mesti dilakukan mencakup, serah terima manual, perangkat keras dan pelatihan pemakaian. 25
  26. 26. TIM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI Pemakai Akhir (end-user)Orang yang memakai system informasi atau informasi yang dihasilkansystem informasi. Dalam organisasi,pemakai internal dapatdiklasifikasikan menjadi :1. Staf2. Manajer tingkat rendah3. Manajer tingkat menengah4. Manajer tingkat atas, dan5. Pekerja berpengetahuan 26
  27. 27.  Spesialis teknologi informasiOrang yang bertanggung jawab terhadap kelangsungan operasi danpengembangan system informasi. Umumnya orang2 ini berada dibawahbagian atau departemen Pengolahan Data Elektronik (PDE).Tugas Personil yang berperan dalam pengembangan dan operasi systeminformasi :1. Operator, bertugas mengoperasikan komputer dan peralatan pendukung2. Analis Sistem (System Analyst), bertugas sebagai antarmuka antara pemakai informasi dan system informasi.Bertanggung jawab menerjemahkan kebutuhan pemakai menjadi rancangan basis data dan aplikasi3. Pemrogram Aplikasi (Application Programmer), bertugas membuat suatu aplikasi (program komputer) yang dibuat berdasarkan spesifikasi yang dibuat oleh analis sistem.4. Analis Pemrogram(Analyst / Programmer), bertugas sebagai pemrogram dan sekaligus analis system.5. Pemrogram system (System Programmer), mempunyai tugas khusus yaitu membuat program yang berhubungan dengan operasi internal komputer dan periferal.6. Administrator Basis Data (Database Administrator / DBA), bertanggung jawab terhadap struktur data dalam basis data yg digunakan dalam organisasi.7. Teknisi Komunikasi Data / Spesialis Komunikasi Data, bertanggung jawab terhadap masalah komunikasi data dan jaringan computer8. Teknisi Perawatan Sistem, bertanggung jawab terhadap kelangsungan operasi perangkat keras.Disebut juga hardware engineer.9. Webmaster, bertangung jawab terhadap halaman web yang dimiliki organisasi.10. Auditor PDE (EDP Auditor), bertanggung jawab memastikan bahwa sistem informasi yang berbasis komputermemenuhi azas2 akuntansi dan pengauditan sehingga keamanan data dalam sistem terjamin.Penetapan Angka KreditAngka kredit adalah satuan nilai dari tiap butir kegiatan dan/atauakumulasi nilai butir-butir kegiatan yang harus dicapai oleh seorangpegawai dalam rangka pembinaan karir kepangkatan danjabatannya..Penilaian kinerja Pegawai adalah penilaian dari tiap butirkegiatan tugas utama pegawai dalam rangka pembinaan karirkepangkatan dan jabatannya. 27
  28. 28. Rencana Tahapan Penelitian: KegiatanKoleksiKebutuhanAnalisaKebutuhanDesain ProgramTestingLaporanImplementasiMinggu ke 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10Daftar Pustaka 1. Santiw.staff.gunadarma.ac.id 2. Qac.ums.ac.id 28

×