ANALISIS PENGARUH KETAATAN PADA STANDAR
AUDITING, PENGALAMAN AUDITOR, DAN REPUTASI
KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP) TERHADAP KE...
1
ABSTRAKSI
SITI FAUZIAH (0932501752)
ANALISIS PENGARUH KETAATAN PADA STANDAR AKUNTING, PENGALAMAN
AUDITOR, DAN REPUTASI K...
2
audit. Kepuasan pada dasarnya meliputi tiga hal yaitu kualitas yang dirasakan, nilai yang
dirasakan, dan harapan pelangg...
3
Reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP)
Kantor Akuntan Publik (KAP) yang besar dianggap memiliki kualitas audit yang tinggi...
4
PEMBAHASAN
Uji Validitas Variabel Ketaatan Pada Standar Auditing (X1)
Sumber data: Hasil output SPSS versi 20.0
10 perny...
5
Uji Validitas Variabel Kepuasan Klien (Y)
Sumber data: Hasil output SPSS versi 20.0
8 pernyataan diatas dikatakan valid ...
6
normal P-Plot memperlihatkan bahwa distribusi dari titik–titik data menyebar disekitar
garis diagonal dan penyebaran tit...
7
Uji Regresi Berganda
Semua variabel X dalam penelitian ini memiliki pengaruh yang signifikan terhadap
variabel Y karena ...
8
1. hubungan antar ketaatan pada standar auditing dengan kepuasan klien adalah 0,802
dengan arah hubungan yang positif me...
9
PENUTUP
Kesimpulan Penelitian
1. Ketaatan pada standar auditing signifikan berpengaruh terhadap kepuasan klien.
2. Penga...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

ANALISIS PENGARUH KETAATAN PADA STANDAR AUDITING, PENGALAMAN AUDITOR, DAN REPUTASI KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP) TERHADAP KEPUASAN KLIEN

2,815 views

Published on

ABSTRAKSI
SITI FAUZIAH (0932501752)
ANALISIS PENGARUH KETAATAN PADA STANDAR AKUNTING, PENGALAMAN
AUDITOR, DAN REPUTASI KANTOR AKUNTAN PUBLIK TERHADAP KEPUASAN KLIEN
(Studi Empirik pada perusahaan Jasa yang berada di wilayah Jakarta dan
Tangerang)

Penelitian ini bertujuan untuk menguji mengenai analisis pengaruh ketaatan pada
standar auditing, pengalaman auditor, dan reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP) terhadap
kepuasan klien. Penelitian ini menjadikan penelitian sebelumnya sebagai salah satu sumber
literatur serta referensi, namun penelitian ini memiliki perbedaan dengan penelitian
sebelumnya. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya terdapat pada waktu,
tempat, jumlah responden, serta metode pengolahan data yang digunakan. Responden
penelitian ini terdiri dari para karyawan yang bekerja di perusahaan jasa yang diaudit oleh
Kantor Akuntan Publik (KAP). Data untuk penelitian dikumpulkan 6 perusahaan jasa yang
berada di wilayah Jakarta dan Tangerang. Kuesioner yang disebarkan sebanyak 85 kuesioner,
dari 85 kuesioner yang disebarkan yang kembali dan dapat diolah sebanyak 80 kuesioner.
Pengolahan data menggunakan pengujian validitas, realibilitas, uji regresi berganda dan uji
korelasi melalui program SPSS versi 20.0. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ketaatan pada
standar auditing, pengalaman auditor, dan reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP) secara
bersama-sama berpengaruh terhadap kepuasan klien. Kata kunci : ketaatan pada standar
auditing, pengalaman auditor, dan reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP), kepuasan klien.

1 Comment
2 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
2,815
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
64
Comments
1
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

ANALISIS PENGARUH KETAATAN PADA STANDAR AUDITING, PENGALAMAN AUDITOR, DAN REPUTASI KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP) TERHADAP KEPUASAN KLIEN

  1. 1. ANALISIS PENGARUH KETAATAN PADA STANDAR AUDITING, PENGALAMAN AUDITOR, DAN REPUTASI KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP) TERHADAP KEPUASAN KLIEN (Studi Empirik: Pada Perusahaan Jasa Yang Berada di Wilayah Jakarta dan Tangerang) KARYA ILMIAH Oleh : SITI FAUZIAH NIM : 0932501752 PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS BUDI LUHUR JAKARTA 2013
  2. 2. 1 ABSTRAKSI SITI FAUZIAH (0932501752) ANALISIS PENGARUH KETAATAN PADA STANDAR AKUNTING, PENGALAMAN AUDITOR, DAN REPUTASI KANTOR AKUNTAN PUBLIK TERHADAP KEPUASAN KLIEN (Studi Empirik pada perusahaan Jasa yang berada di wilayah Jakarta dan Tangerang) (xix Halaman, 112 Halaman, Tahun 2012, 35 Tabel, 15 gambar, 15 Lampiran) Penelitian ini bertujuan untuk menguji mengenai analisis pengaruh ketaatan pada standar auditing, pengalaman auditor, dan reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP) terhadap kepuasan klien. Penelitian ini menjadikan penelitian sebelumnya sebagai salah satu sumber literatur serta referensi, namun penelitian ini memiliki perbedaan dengan penelitian sebelumnya. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya terdapat pada waktu, tempat, jumlah responden, serta metode pengolahan data yang digunakan. Responden penelitian ini terdiri dari para karyawan yang bekerja di perusahaan jasa yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP). Data untuk penelitian dikumpulkan 6 perusahaan jasa yang berada di wilayah Jakarta dan Tangerang. Kuesioner yang disebarkan sebanyak 85 kuesioner, dari 85 kuesioner yang disebarkan yang kembali dan dapat diolah sebanyak 80 kuesioner. Pengolahan data menggunakan pengujian validitas, realibilitas, uji regresi berganda dan uji korelasi melalui program SPSS versi 20.0. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ketaatan pada standar auditing, pengalaman auditor, dan reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP) secara bersama-sama berpengaruh terhadap kepuasan klien. Kata kunci : ketaatan pada standar auditing, pengalaman auditor, dan reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP), kepuasan klien. PENDAHULUAN Semakin bertambahnya jumlah Kantor akuntan yang beroperasi adalah dampak dari globalisasi yang dirasakan oleh dunia profesi akuntan publik yang memuat persaingan diantara Kantor Akuntan Publik semakin tajam. Hal ini dapat dilihat dari jumlah Kantor Akuntan Publik (KAP) yang ada di Indonesia tahun 2008 berjumlah 430 KAP dan 2 Koperasi Jasa Audit (Direktori IAPI, 2008). Untuk berkompetisi secara sukses dalam lingkungan tersebut KAP harus secara kontinyu berusaha keras untuk melampaui harapan klien dan memaksimalkan kepuasan klien, dengan cara memahami penentu kepuasan klien. Kemampuan menyediakan jasa audit yang berkualitas tinggi menjadi hal yang utama bagi KAP, khususnya kualitas audit. Kualitas audit yang baik harus sesuai dengan standar auditing yang telah ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia, yaitu standar umum, standar pekerjaan lapangan dan standar pelaporan (IAPI-SPAP, 2011). Fornell, dalam Widagda (2004) untuk mengetahui kepuasan klien perlu tolok ukur, yaitu bilamana tercapainya keseimbangan dari apa yang diharapkan dengan apa yang dirasakan, misalnya dalam menggunakana jasa, bila sesuatu yang dirasakan oleh pelanggan itu melebihi harapan mereka maka ia akan puas. Untuk menilai sesuatu yang dirasakan, ukuran kualitas merupakan salah satu kriteria yang digunakan sebagai bahan pertimbangan dan portfolio jasa
  3. 3. 2 audit. Kepuasan pada dasarnya meliputi tiga hal yaitu kualitas yang dirasakan, nilai yang dirasakan, dan harapan pelanggan. Faktor kepuasan klien selain atribut-atribut kualitas audit adalah pergantian auditor. Klien yang mengganti auditornya dengan auditor yang lebih punya nama maka reputasi perusahaan juga akan terangkat dimata investor (Smith dan Nichols, 1982,109-120). Penelitian Behn et all. (1997) menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pergantian auditor dengan kepuasan klien Kantor Akuntan Publik (KAP). Selain atribut-atribut kualitas audit dan pergantian auditor, KAP juga harus memperhatikan faktor-faktor lain yang menpengaruhi kepuasan klien, yaitu reputasi dari suatu Kantor Akuntan Publik (KAP). KAJIAN TEORI Ketaatan pada Standar Auditing Menurut Arens (2003:45), standar auditing merupakan panduan audit atas laporan keuangan histories. Sedangkan menurut Siti Kurnia Rahayu dan Ely Suhayati (2010:41) standar auditing merupakan pedoman umum untuk membantu auditor dalam memenuhi tanggungjawab profesinya untuk melakukan audit atas laporan keuangan. Standar auditing juga mencerminkan ukuran mutu pekerjaan audit laporan keuangan. Pedoman pelaksanaan audit adalah standar auditing yang ada di Indonesia menggunakan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP). Artinya agar pelaksanaan audit berjalan dengan prosedur yang benar, maka auditor harus dapat menguasai dan melaksanakan standar auditing yang termasuk di dalam Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP). Dalam SA seksi 150 paragraf 02 (IAPI-SPAP, 2011:150.1-150.2) Standar Auditing yang telah ditetapkan dan disahkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia terdiri dari tiga standar yaitu standar umum, standar pekerjaan lapangan dan standar pelaporan. Pengalaman Auditor Berdasarkan Standar Profesi Akuntan Publik, SA Seksi 210 (2011), dalam melaksanakan audit, auditor harus senantiasa bertindak sebagai seorang ahli dalam bidang akuntansi dan auditing, terutama dalam melaksanakan audit sampai proses akhir audit, yaitu pernyataan pendapat. Pencapaian keahlian tersebut dapat dicapai dengan dimulainya pendidikan formal, yang selanjutnya diperluas melalui pengalaman dan praktek audit. Pengalaman audit dapat dibagi menjadi dua dimensi, yaitu auditor berpengalaman dan auditor tidak berpengalaman indikatornya (Libby, 1995) dalam Elisa Putri Yanitasari (2009:20)
  4. 4. 3 Reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP) Kantor Akuntan Publik (KAP) yang besar dianggap memiliki kualitas audit yang tinggi, karena Kantor Akuntan Publik (KAP) besar cenderung tidak akan melanggar standar hanya untuk mempertahankan klien dibandingkan dengan Kantor Akuntan Publik (KAP) kecil. wibowo dan hilda (2009) berpendapat bahwa, Kantor Akuntan Publik (KAP) besar mempunyai kemampuan yang lebih baik dalam melakukan audit dibandingkan Kantor Akuntan Publik (KAP) kecil, sehingga mampu menghasilkan kualitas audit yang lebih tinggi. Menurut Miler dan Smith (2002) dalam Resty Indriani (Jurnal Ekonomi dan Informasi Akuntansi, 2012:77), berdasarkan reputasinya, Kantor Akuntan Publik (KAP) dikategorikan menjadi dua, yaitu Kantor Akuntan Publik (KAP) bertaraf internasional dan Kantor Akuntan Publik (KAP) lokal. Kepuasan Klien Satisfaction adalah kata dari bahasa latin, yaitu satis yang berarti enough atau cukup dan facere yang berarti to do atau melakukan. Jadi, produk atau jasa yang bisa memuaskan adalah produk dan jasa yang sanggup memberikan sesuatu yang dicari oleh pelanggan atau klien sampai tingkat cukup. Kepuasan bisa didefinisikan sebagai persepsi terhadap produk atau jasa yang telah memenuhi harapannya. Karena itu, pelanggan tidak akan puas, apabila pelanggan mempunyai persepsi bahwa harapannya belum terpenuhi. Sebaliknya, Pelanggan akan merasa puas jika persepsinya sama atau lebih dari yang diharapkan (Handi Irawan, 2007:2-3). (Yi:1989) dalam Marini dan Simon (2004:12) kepuasan konsumen dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu harapan dan kinerja jasa yang dialami. Harapan yang diterima dipengaruhi oleh persepsi konsumen mengenai kualitas jasa, marketing mix, brand name, dan image perusahaan. Sedangkan kinerja yang dialami dipengaruhi oleh tingkat kualitas produk atau jasa. OBJEK PENELITIAN Objek penelitian ini terdiri dari beberapa variabel, variabel dependen yang digunakan adalah kepuasan klien (Y) dan variabel independen yang digunakan adalah ketaatan pada standar auditing, pengalaman auditor, dan reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP). Untuk mengungkapkan permasalahan dalam penelitian ini digunakan bukti empirik. Data yang terkumpul dari kuesioner diolah dan dianalisis untuk menentukan bagaimana pengaruh ketaatan pada standar auditing, pengalaman auditor, dan reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP) terhadap kepuasan klien. Penelitian ini mengambil objek penelitian Perusahaan-Perusahaan yang diaudit yang berada di wilayah Jakarta dan Tangerang.
  5. 5. 4 PEMBAHASAN Uji Validitas Variabel Ketaatan Pada Standar Auditing (X1) Sumber data: Hasil output SPSS versi 20.0 10 pernyataan diatas dikatakan valid karena rhitung yang merupakan nilai Corrected Item Total Correlation > rtabel (0,232) yang didapat dari df = 80 – 10. Uji Validitas Variabel Pengalaman Auditor (X2) Sumber data: Hasil output SPSS versi 20.0 8 pernyataan diatas dikatakan valid karena rhitung yang merupakan nilai Corrected Item Total Correlation > rtabel (0,229) yang didapat dari df = 80 – 8. Uji Validitas Variabel Reputasi Kantor Akuntan Publik (X3) Sumber data: Hasil output SPSS versi 20.0 3 pernyataan diatas dikatakan valid karena rhitung yang merupakan nilai Corrected Item Total Correlation > rtabel (0,221) yang didapat dari df = 80 – 3.
  6. 6. 5 Uji Validitas Variabel Kepuasan Klien (Y) Sumber data: Hasil output SPSS versi 20.0 8 pernyataan diatas dikatakan valid karena rhitung yang merupakan nilai Corrected Item Total Correlation > rtabel (0,229) yang didapat dari df = 80 – 8. Uji Reliabilitas Ketaatan Pada Standar Auditing (X1) Pengalaman Auditor (X2) Reputasi Kantor Akuntan Publik (X3) Kepuasan Klien (Y) Dapat disimpulkan bahwa pernyataan-pernyataan dalam semua variabel adalah reliable Karena nilai Cronbach Alpha > 0,60. Uji Normalitas
  7. 7. 6 normal P-Plot memperlihatkan bahwa distribusi dari titik–titik data menyebar disekitar garis diagonal dan penyebaran titik–titik data searah dengan garis diagonal. Jadi data pada variabel kepuasan klien dapat dikatakan normal. Uji Multikolinearitas nilai Variance Inflation Factor (VIF) masing-masing variabel independen memiliki VIF tidak lebih dari 10 (niali VIF < 10) dan nilai Tolerance tidak kurang dari 0,1 (nilai Tolerance > 0,1), maka dapat dinyatakan bahwa antar variabel independen tidak terjadi persoalan multikolinearitas. Uji Heteroskedastisitas Dari hasil output scatterplot diatas, dapat dilihat penyebaran titik data menyebar dan tidak membentuk pola tertentu. Jadi data pada kepuasan klien tidak terdapat heteroskedastisitas.
  8. 8. 7 Uji Regresi Berganda Semua variabel X dalam penelitian ini memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel Y karena besarnya nilai sig pada tabel < level of significant (α) sebesar 0,05. persamaan regresi yang dihasilkan: Y’ = -0,132 + 0,357X1 + 0,303X2 + 0,670X3 + e Adjusted R Square menunjukkan angka 0,742 artinya sebesar 74,2%. variabel kepuasan klien dapat diterangkan dengan variabel ketaatan pada standar auditing, pengalaman auditor, dan reputasi kantor akuntan publik sebesar 74,2% sedangkan sisanya sebesar 25,8% disebabkan oleh variabel-variabel lain diluar model. Uji Korelasi
  9. 9. 8 1. hubungan antar ketaatan pada standar auditing dengan kepuasan klien adalah 0,802 dengan arah hubungan yang positif menunjukan hubungan antara ketaatan pada standar auditing dengan kepuasan klien sangat kuat dan searah. 2. hubungan antar pengalaman auditor dengan kepuasan klien adalah 0,788 dengan arah hubungan yang positif menunjukan hubungan antara pengalaman auditor dengan kepuasan klien sangat kuat dan searah. 3. hubungan antar reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP) dengan kepuasan klien adalah 0,715 dengan arah hubungan yang positif menunjukan hubungan antara reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP) dengan kepuasan klien kuat dan searah. Pengujian Hipotesis Secara Parsial (Uji T) Maka terdapat pengaruh antara Variabel X terhadap Variabel Y secara parsial karena thitung > ttabel (1,992) yang didapat dari df = 80-3-1 Pengujian Hipotesis Secara Simultan (Uji F) Hasil uji F menunjukan bahwa didapatkan sig 0,000 < 0,05 level of significant (α) dan Fhitung 76,587 > Ftabel (2,725) sehingga ada pengaruh bersama-sama antara ketaatan pada standar auditing, pengalaman auditor, dan reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP) terhadap kepuasan klien.
  10. 10. 9 PENUTUP Kesimpulan Penelitian 1. Ketaatan pada standar auditing signifikan berpengaruh terhadap kepuasan klien. 2. Pengalaman auditor signifikan berpengaruh terhadap kepuasan klien. 3. Reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP) signifikan berpengaruh terhadap kepuasan klien. 4. ketaatan pada standar auditing, pengalaman auditor, dan reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP) secara bersama-sama signifikan berpengaruh terhadap kepuasan klien. DAFTAR PUSTAKA Literatur Agusyana, Y. dan Islandscript. (2011). Olah Data Skripsi dan Penelitian dengan SPSS 19. Jakarta : Alex Media Komputindo. Arens A. Alvin, Elder J. Randal, Beasley S. Marks. 2003. Auditing dan Pelayanan Verifikasi, Jilid 1 Edisi 9. Jakarta : PT Indeks. Bastian, Indra. 2003. Audit Sektor Publik. Jakarta : Visi Global Media. Dawson, Catherine. 2010. Metode Penelitian Praktis Sebuah Panduan. Yogyakarta : Pustaka Pelajar. Institut Akuntan Publik Indonesia. 2011. Standar Profesional Akuntan Publik. Jakarta : Salemba Empat. Kotler, Philip dan Kevin Lane Keller. 2009. Manajemen Pemasaran, Jilid 1 Edisi 13. Jakarta : Erlangga. Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta. Jurnal Resty Indriani. 2012. ”Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Klien Kantor Akuntan Publik di Indonesia”. Jurnal Ekonomi dan Informasi Akuntansi (Jenius) Vol 2 No. 1, Januari 2012. Thesis Widagdo, Ridwan. 2002. “Analisis Pengaruh Atribut – Atribut Kualitas Audit Terhadap Kepuasan Klien”. Simposium Nasionalm Akuntansi 5, Semarang (September). Internet : www.google.com

×