Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Perencanaan promkes new

  • Be the first to comment

Perencanaan promkes new

  1. 1. PERENCANAAN PENDIDIKAN KESEHATAN DALAM KEPERAWATAN By : TIM IKD 2
  2. 2. Tujuan Mahasiswa mampu : a. Menjelaskan konsep pendidikan kesehatan b. Menjelaskan tentang perencanaan penkes c. Menjelaskan tentang domain belajar d. Menjelaskan cara membuat perencanaan penkes e. Menyusun perencanaan penkes
  3. 3. Istilah Lain 1. Penerangan Kesehatan - Menumbuhkan perhatian, pengertian dan kesadaran - Perlu Ilmu Komunikasi 2. Penyuluhan Kesehatan - Menyebarkan pesan, menanamkan keyakinan Masyarakat mengerti, mau, sadar dan melakukan anjuran kesehatan 3. K.I.E. Komunikasi Informasi Edukasi 4. Promkes Definisi Pendidikan Kesehatan
  4. 4. DEFENITION OF HEALTH EDUCATION Stewart ( 1968 ) Health education is that component of health and medical program which consists of planned attempts to change individual, group and community behavior ( what people think, feel and do ) with the objective, rehabilitative, disease preventive and health promotive ends. Penkes adalah komponen dari program kesehatan dan program medis yg berisi rencana utk merubah perilaku individu, kelompok, dan komunitas (apa yg difikirkan, dirasakan, dan dikerjakan) dengan tujuan rehabilitasi, pencegahan penyakit, dan promkes. Green ( 1986 ) Health education is the term applied to the planned use of educational process to attain health goals. It includes any combination of learning opportunities. Penkes adalah istilah yg digunakan untuk perencanaan proses pendidikan utk mencapai tujuan kesehatan. Termasuk kombinasi dari peluang pembelajaran.
  5. 5. DEFENITION OF HEALTH EDUCATION Joint Commission on Health Education Terminology ( USA ) A process with intellectual, psychological and social dimensions relating to activities which increase the abilities of people to make informed decision affective their personal, family and community well being. This process is based on scientific, principles facilitate learning and behavioral change in both health personnel and comsumers including children and youth. Suatu proses dengan dimensi intelektual, psikologis dan sosial, b/d kegiatan yg menambah kemampuan seseorang untuk membuat keputusan dalam bersikap sesuai informasi yg didapat utk kesehatan perorangan, keluarga, dan komunitas. Proses ini bersifat ilmiah, prinsip menfasilitasi belajar dan perubahan perilaku pada tenaga kesehatan dan konsumen termasuk anak-anak dan orang muda.
  6. 6. Keturunan Pelayanan Status Kes Lingkungan Perilaku Proses Perubahan Predisposing Factors Attitudes Beliefs,Values Enabling Factors Skills,Availability Accessibility,Referals Reinforcing Factors Support from family, peers, health providers,etc. Training community organization Pendidikan Kesehatan Perencanaan, Evaluasi Pendidikan ( Psikologi, Sosiologi, Antropologi ) Komunikasi Indirect communications, consultation
  7. 7. Perubahan Perilaku (Change Behavior) Perubahan perilaku  proses belajar/proses pendidikan Input Proses Output -ltr blkng pddkan -sosial budaya -kesiapan fisik dan psikologis feedback Perangkat Keras Perangkat Lunak
  8. 8. Pengertian Perencanaan Penkes • Perencanaan yaitu hubungan antara apa yang ada sekarang (what is) dengan bagaimana seharusnya (what should be) yang bertalian dengan kebutuhan, penentuan tujuan, prioritas, program dan alokasi sumber.
  9. 9. A. Menentukan prioritas Prioritas pada individu/keluarga  Bailon & Maglaya (1988) :  Tipologi masalah : sakit, ancaman, potensial/krisis  Berat ringannya masalah  Kemungkinan masalah untuk diubah  Pandangan keluarga thdp masalah tsb Prioritas pada komunitas/masyarakat : Kesadaran masyarakat thdp masalah Mitovasi masyarakat memecahkan masalah Kemampuan perawat untuk mempengaruhi pemecahan masalah Berat ringanya masalah serta konsekuensinya jika tdk terpecahkan Sumber daya yg ada di masyarakat Hirarki kebutuhan Maslow Komponen Perencanaan Penkes
  10. 10. B. Mengidentifikasi topik/area • Disesuaikan dengan masalah yang ada. • Topik dirumuskan secara jelas dan tdk menimbulkan arti ganda. Misal : - Penanggulangan gizi kurang pada balita (benar), - Penanggulangan gizi (salah) Lanj……
  11. 11. C. Tujuan Pembelajaran • Pengertian “ Adalah pernyataan tegas ttg perubahan tingkah laku sbg hasil kegiatan belajar mengajar “. Tujuan pembelajaran dibedakan atas : a. Tujuan pembelajaran umum b. Tujuan pembelajaran khusus
  12. 12. Lanjutan Tujuan ..... • Tujuan pembelajaran umum (TPU) : adalah perubahan tingkah laku yg masih merupakan kemampuan internal • Tujuan pembelajaran khusus (TPK) : adalah perubahan tingkah laku yang telah dpt diamati dan terukur (observeable and measureabel).
  13. 13. TUJUAN PEMBELAJARAN Bentuk perilaku yang diharapkan dalam pembuatan tujuan menurut BS. Bloom (1956) - Cognitif domain - Affectif domain - Physico-motoric domain
  14. 14. Tahu (know) C1  Megingat kmbli (recall) Mis : menyebutkan, menguraikan, mendefinisikan, menyatakan Memahami (comprehension) C2  kemampuan menjelaskan Ttg objek yg diketahui Mis : menjelaskan, menyimpulkan, meramalkan dsb Aplikasi (aplication) C3  kemampuan utk menggnkan Materi yg tlh dipelajari pd kondidi real Mis : dpt menggunakan rumus statistik, perhitungan, dpt menggunakan prinsip pemecahan masalah Analisis (analysis) C4  kemampuan utk menjabarkan Objek/materi Mis : menggambarkan, membedakan, memisahkan, mengelompokan dsb Sintesis (synthesis) C5  kemampuan utk menyusun Suatu formulasi Mis : menyusun, merencanakan, meringkaskan, menyesuaikan Evaluasi (evaluation) C6  kemampuan utk melkukan Penilaian thdp suatu objek Mis : dpt membandingkan anak kurang gizi dng tdk, menanggapi terjadinya diare disuatu daerah, menafsirkan sebab ibu-ibu tdk mau KB, dsb
  15. 15. STIMULUS REAKSI TINGKAH LAKU (TERBUKA) PROSES STIMULUS SIKAP (CLOSE) a. Kepercayaan, ide, konsep thdp suatu objek a. Emosional/evaluasi thdp b. Trend to behave
  16. 16. Continue Affectif…… • Menerima (receiving) A1 Subjek mau & memperhatikan stimulus yg diberikan • Merespon (responding)  A2 Memberikan jwbn, mengerjakan, menyelesaikan  terlepas benar/salah • Menghargai (valuing)  A3 Perilaku subjek sdh merasa cocok, menerima suatu nilai biasanya mengajak org lain mengerjakan, berdiskusi • Bertgjwb (responsible)  A4 Bertgjwb atas segala sstu yg dipilih dg berbagai resiko
  17. 17. Persepsi (perseption) P1 Mengenal & memilih objek s.d Tindakan yg akan diambil Respon Terpimpin (Guiden Respon) P2 Dpt melakukan ssuai dg Urutan yg benar & sesuai Mekanisme (Mecanism) P3 Subjek sdh dpt melakukan Sst scr otomatis atau sst Itu sdh menjadi kbiasaan Adopsi (Adoption) P4 Mrpkn suatu praktik Yg sdh berkembang Dg baik
  18. 18. DAFTAR KATA KERJA TERPILIH UNTUK TUJUAN BELAJAR COGNITIF AFFECTIF PSHICOMOTOR Menyebutkan Menjelaskan Mendefinisikan Menguraikan Menggambarkan Mengidentifikasi Mengurutkan Menjdohkan Merencanakan Menyatakan kmbali Memecahkan Merangkum Menulis Merubah Menjawab Menentukan Memilih Melengkapi Menyepakati Mengikuti Mendiskusikan Membantu Bekerjasama Berpartisipasi Merespon Memperbaiki Beradaptasi Memulai Merangkai Menghitung Merubah Membangun Menciptakan Mendemonstrasikan Mempraktekan Mengukur Menggerakan Menunjukan Mengerjakan
  19. 19. Contoh merumuskan tujuan..... • TPU Setelah mengikuti penyuluhan selama 30 menit diharapkan masyarakat mampu memahami tentang penanganan diare Rumusan penulisan TIU : kata kerja + objek (kompetensi)
  20. 20. Lanjutan tujuan ..... • TPK Setelah mengikuti penyuluhan masyarakat (Sasaran) dapat (KK) : a. Menyebutkan (K.Kerja) pengertian diare (Objek) dengan baik dan benar (kondisi dan tk. Penguasaan) b. Menjelaskan cara penanganan diare secara bertahap Rumusan dalam TIK mengandung 4 unsur: Sasaran + kata kerja dan objek + kondisi + tingkat penguasaan
  21. 21. D. Menetapkan waktu • Menentukan waktu didasari dari tujuan yg ditetapkan • Lihat domain belajar dari tujuan • Bisa menit atau jam E. Menentukan sasaran • Lihat tujuan siapa audiens atau sasaran F. Mengembangkan materi/isi penkes • Dalam mengembangkan materi harus diperhatikan : waktu, sumber daya, usia klien, budaya, kemampuan klien, konsisten • Dibuat atas dasar tujuan penkes, disusun scr sistematis berurutan sesuai tahapn-tahapan dari sederhana ke kompleks Lanjutan Komponen ....
  22. 22. G. Menentukan Metode • Tergantung pada tujuan  domain belajar • Tergantung sasaran
  23. 23. H. Menentukan Media • Tergantung sasaran yg diberikan penkes • Dng media dpt membantu atau menguatkan proses belajar mengajar • Harus dibuat secra menarik perhatian sasaran • Harus disesuaikan dng tk. Pengetahuan, sosial budaya,tk. Pendidikan
  24. 24. H. Menentukan Sumber Buku • Mencantumkan sumber/referensi yang digunakan untuk kebutukan pembelajaran • Bisa buku, jurnal, internet/situs dll
  25. 25. I. Kegiatan Penkes Membuat kegiatan Penkes • Buat jadual rencana kegiatan sesuai tujuan dan waktu yg telah ditetapkan • Untuk memudahkan pengajar/penyuluh dalam dalam pelaksanaan penkes a. Pembukaan b. Pelaksanaan c. Penutup
  26. 26. J. Evaluasi Bloom et.el (1971) menyebutkan bahwa: evaluasi adalah pengumpulan bukti scr sistematis utk menetapkan apakah terbukti bahwa telah terjadi perubahan2 tertentu dlm perilaku pembelajar serta menetapkan sejauh mana atau tingkat perubahan yg terjadi dalam peribadi sasaran
  27. 27. Kegunaan Evaluasi • Menilai tingkat penguasaan pengetahuan dan keterampilan • Mengukur peningkatan kemampuan dari waktu ke waktu • Merangking sasaran berdasarkan pencapaian tujuan belajarnya • Mendiagnosa kesulitan2 belajar yg dialami sasaran • Mengevaluasi efektivitas metoda • Memotivasi sasaran utnuk belajar
  28. 28. Alat atau teknik evaluasi • Ada 2 (dua) alat atau teknik evaluasi : 1. Teknik non tes yaitu teknik evaluasi yg tdk menggunakan perangkat soal yg hrs dikerjakan oleh sasaran 2. Teknik tes : teknik evaluasi yg menggunakan perangkat soal yg hrs dikerjakan oleh sasaran dlm batas waktu tertentu
  29. 29. Jenis Tes • Tes diagnostik : tes utk memberikn informasi kpd sasaran materi mana yg sdh atau belum dikuasai dgng maksud memberikan bantuan belajar kpd sasaran • Tes Formatif : utk mengevaluasi sampai sejauhmana perilaku sasaran telah terbentuk sbg hasil belajar dlm pokok bahasan tertentu • Tes Sumatif : tes yg diberikan pd akhir program utk mengetahui hasil belajar dlm program tertentu
  30. 30. Contoh Format SAP 1. Area / pesan pokok: …………………………………………………………………. 2. Tujuan Pendidikan 3. TIU: …………………………………………………………………. 4. TIK : ………………………………………………………………..... 5. Sasaran : …………………………………………………………………. 6. Hari/tanggal : …………………………………………………………………. 7. Tempat : …………………………………………………………………. 8. Pelaksana : …………………………………………………………………. 9. Waktu (durasi) : …………………………………………………………………. 10. Isi / Materi : ……………………………………………………………….....
  31. 31. 11. Metoda pendidikan : ……………………………………………………………….. 12. Media yang digunakan : ……………………………………………………………….. 13. Rencana kegiatan : Tahap Kegiatan Kegiatan Pengajar Kegiatan Sasaran Waktu Pendahuluan Penyajian Penutup 14. Evaluasi :................................... Lampiran Materi
  32. 32. WASSALAM Terimakasih

×