Riset aksi partisipatif untuk pencegahan kebakaran dan restorasi gambut berbasis masyarakat: Model bisnis, sekat kanal dan sistem pemantauan partisipatif
Jan. 20, 2020•0 likes
1 likes
Be the first to like this
Show More
•977 views
views
Total views
0
On Slideshare
0
From embeds
0
Number of embeds
0
Download to read offline
Report
Environment
Presented by Herry Purnomo (CIFOR) at “Launching Buku: Pembelajaran dari Pencegahan Kebakaran dan Restorasi Gambut Berbasis Masyarakat", 16 Jan 2020, Jakarta
Riset aksi partisipatif untuk pencegahan kebakaran dan restorasi gambut berbasis masyarakat: Model bisnis, sekat kanal dan sistem pemantauan partisipatif
Riset Aksi Partisipatif
untuk Pencegahan Kebakaran dan Restorasi Gambut Berbasis Masyarakat:
Model Bisnis, Sekat Kanal
dan Sistem Pemantauan Partisipatif
Jakarta, 16 Januari 2020
CIFOR
Lokasi Riset Aksi Partisipatif
Tujuh arena aksi seluas
11.1 hektar* di Desa
Dompas, Kecamatan
Bukit Batu, Kabupaten
Bengkalis. Diskusi
maupun diseminasi
juga berlangsung di
desa-desa satelit, yakni
Desa Sukajadi, Buruk
Bakul, Sungai Pakning,
Sejangat, Pakning
Asal, dan Tanjung Belit.
*tidak termasuk lahan
pekarangan/Arena Aksi 7.
Mengapa perlu ada alat baru untuk merumuskan model bisnis?
• Perlunya pengenalan dan pengakuan akan barang dan jasa yang nyata
(tangible) maupaun tidak nyata (intangible) dari lahan gambut, misalnya
ekowisata dan penyerapan dan/atau penyimpanan karbon
• Aspek kelestarian harus diakui sebagai proposisi nilai (value proposition)
penting
• Perlunya mekanisme cost-benefit sharing yang jelas, terutama dalam
kelompok-kelompok masyarakat
• Diperlukan lebih banyak pertanyaan lanjutan untuk mengeksplorasi topik-
topik tertentu secara lebih detail
Model Bisnis Berkelanjutan bagi Masyarakat
• SBMC mengadopsi prinsip-prinsip kanvas
model bisnis yang sudah ada, digabungkan
dengan pemahaman pada konteks
sosioekologi secara sistematis
• Dilengkapi pertanyaan panduan dan
komponen yang terkait dan mendukung
upaya pencegahan kebakaran dan restorasi
gambut
1 – Cemented pole blanketed with PVC
2 – Mineral soil in sacks
3 – Timber pole (Gelam) covered by
Wires, cement and stones.
4 – Peat
5 – Canal (6m wide) water flow
Desain 1: Sekat Kanal Spillway
3
1
5
4
2
1 – Cemented pole blanketed with PVC
2 – Mineral soil in sacks
3 – Timber pole (Gelam) covered by
Wires, cement and stones.
4 – Peat
5 – Canal (2-5 m wide) water flow
Desain 2: Sekat
Kanal Spillway
Morning Glory
Sistem Pemantauan Restorasi Gambut Berbasis Masyarakat
COmmunity-based Peat RestOration MonItoring SystEm
(CO-PROMISE)
• Dapat digunakan secara offline/ tanpa sinyal
• Menggunakan perangkat Android yang sudah dikenal
• Berbasis free dan open-source software
• Biaya relatif murah
• Melibatkan peran serta masyarakat setempat
Alur sistem