Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Pengertian diskusi dan macam

59,032 views

Published on

Published in: Education

Pengertian diskusi dan macam

  1. 1. 1. PENGERTIAN DISKUSI DAN MACAM-MACAM JENIS DISKUSI Diskusi merupakan salah satu bentuk kegiatan wicara. Dengan berdiskusi kita dapatmemperluas pengetahuan serta memperoleh banyak pengalaman – pengalaman.Diskusi adalah suatu pertukaran fikiran, gagasan, pendapat antara dua orang atau lebihsecara lisan dengan tujuan mencari kesepakatan atau kesepahaman gagasan atau pendapat.Diskusi yang melibatkan beberapa orang disebut diskusi kelompok. Dalam diskusikelompok dibutuhkan seorang pemimpin yang disebut ketua diskusi. Tugas ketua diskusiadalah membuka dan menutup diskusi, membangkitkan inat anggota untuk menyampaikangagasan, menengahi anggota yang berdebat, serta mengemukakan kesimpulan hasil diskusi. Adapun jenis-jenis diskusi antara lain ialah : 1.1 SeminarA. Pengertian Seminar bisa diartikan sebuah bentuk pengajaran akademis (pembahasanmasalah secara ilmiah). Baik diberikan di sebuah universitas, oleh organisasi tertentu ataudiberikan oleh profesional. Kata seminar itu sendiri berasal dari kata Latin yaitu seminarum,yang artinya “tanah tempat menanam benih”. Seminar biasanya fokus pada sebuah suatu topik tertentu yang khusus (sama sepertitraining), di mana mereka yang hadir dapat berpartisipasi secara aktif. Namun, seminarseringkali dilaksanakan dalam bentuk dialog dengan moderator, atau melalui sebuahpresentasi hasil penelitian dalam bentuk yang formal. Kadang kala ada sesion debat dan adakala berbagi pengalaman, walaupun topik yang dibahas adalah masalah sehari-hari. Dalammembahas masalah, tujuannya adalah mencari suatu pemecahan, oleh karena itu suatuseminar selalu diakhiri dengan kesimpulan atau keputusan-keputusan yang merupakan hasilpendapat bersama, yang kadang-kadang diikuti dengan resolusi atau rekomendasi. Pembahasan dalam seminar berpangkal pada makalah atau kertas kerja yang telahdisusun sebelumnya oleh beberapa orang pembicara sesuai dengan pokok-pokok bahasanyang diminta oleh sesuatu panitia penyelenggara. Pokok-pokok bahasan yang diminta olehsuatu penitia penyelenggara. Pokok bahasan yang telah ditentukan, akan dibahas secarateoritis dan dibagi menjadi beberapa subpokok bahasan bila masalahnya sangat luas. Padaawal seminar, dapat dibuka dengan suatu pandangan umum oleh orang berwenang (yangditunjuk panitia) sehingga tujuan seminar terarah. Kemudian hadirin (massa) dibagi menjadibeberapa kelompok untuk membahas permasalahan lebih lanjut. Tiap kelompok dapatdiserahi tugas membahas suatu sub pokok bahasan untuk dibahas dalam kelompok yangbiasanya juga disebut seksi/komisi, di bawah pimpinan seorang ketua komisi (kelompok). 1
  2. 2. Dari hasil-hasil kelompok, disusun suatu perumusan yang merupakan suatu kesimpulanyang dirumuskan oleh suatu tim perumus yang ditunjuk. Pembahasan dalam seminar memakan waktu yang lebih lama karena sifatnya yangilmiah. Apabila para pembicara tidak dapat mengendalikan diri biasanya waktu banyakdipergunakan untuk pembahasan yang kurang penting. Oleh karena itu, dibutuhkanpimpinan kelompok yang menguasai persoalan sehingga penyimpangan dari pokokpersoalan dapat dicegah. Penyimpangan ini dapat diatasi bila setiap kali ketua sidangmenyimpulkan hasil pembicaraan sehingga apa yang akan dibicarakan selanjutnya sudahterarah. Pastinya, jika anda berperan sebagai peserta, anda harus siap menulis apa yang inginanda tanyakan atau yang belum anda pahami dari apa yang dibahas oleh si pembicara.Karena memang anda harus mendapat sesuatu dan hasil, bukan? Hal ini harus anda lakukanmengingat anda sama sekali tidak akan praktek pada saat acara berlangsung.B. Penggunaan SeminarSeminar akan efektif bila:1. Tersedia waktu yang cukup untuk membahas persoalan.2. Problema sudah dirumuskan dengan jelas.3. Para peserta dapat diajak berfikir logis.4. Problema memerlukan pemecahan yang sistematis.5. Problema akan dipecahkan secara menyeluruh.6. Pimpmnan sidang cukup terampil dalam mcnggunakan metode ini.7. Kelompok tidak terlalu besar sehingga memungkinkan setiap peserta mengambil bagiandalam berpendapat.C. Kelebihan dan kelemahan :a. Kelebihan :1. Membangkitkan pemikiran yang logis.2. Mendorong pada analisa menyeluruh.3. Prosedurnya dapat diterapkan untuk berbagai jenis problema.4. Membangkitkan tingkat konsentrasi yang tinggi pada diri peserta.5. Meningkatkan keterampilan dalam mengenal problema.b. Kelemahan :1. Membutuhkan banyak waktu. 2
  3. 3. 2. Memerlukan pimpinan yang terampil.3. Sulit dipakai bila kelompok terlalu besar.4. Mengharuskan setiap anggota kelornpok untuk mempelajari terlebih dahulu.5. Mungkin perlu dilanjutkan pada diskusi yang lain. 1.2 TrainingDefinisi/Pengertian Training Training jika diartikan dalam bahasa Indonesia artinya pelatihan. Dengan definisiseperti itu sudah sangat jelas bahwa kita benar-benar akan praktek. Training bersifat“learning by doing”, dipandu oleh si pelatih dan anda praktik apa yang diajarkan. Ini bagusuntuk anda yang ingin menguasai sebuah topik tertentu. Misalnya ada pelatihan bisnisonline, anda akan belajar bukan sebatas teori melainkan anda juga pasti praktek. Mulai darireserch keyword, mengetahui jumlah pesaing, membuat website, artikel marketing,branding, dll.Lebih rincinya, berikut adalah beberapa pengertian yang bisa anda tarik untuk sebuah acarayang di sebut training : Tujuannya untuk mengembangkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan paratarget / sasaran (Karyawan, Direktur, Manager, dll); Obyeknya seorang atau sekelompok orang; Sasarannya untuk memberikan pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan kepadatarget sesuai dengan kebutuhan masing-masing (Karyawan, Direktur, Manager, dll); Prosesnya mempelajari dan mempraktekkan apa yang menjadi topik sesuai denganprosedur sehingga menjadi kebiasaan; Hasilnya bisa segera terlihat karena memang langsung praktek. Sehingga ada perubahanyang memungkinkan tercipta setelah mengikuti acara training tersebut 1.3 Sarasehan / SimposiumA. PengertianArtikata.com memberikan pengertian simposium sebagai :1. Pertemuan dengan beberapa pembicara yang mengemukakan pidato singkat tentangtopik tertentu atau tentang beberapa aspek dari topik yang sama;2. Kumpulan pendapat tentang sesuatu, terutama yang dihimpun dan diterbitkan;3. Kumpulan konsep yang diajukan oleh beberapa orang atas permintaan suatu panitia. 3
  4. 4. Secara Umum, Simposium adalah serangkaian pidato pendek di depan pengunjungdengan seorang pemimpin. Simposium menampilkan beberapa orang pembicara dan merekamengemukakan aspek-aspek pandangan yang berbeda dan topik yang sama. Dapat jugaterjadi, suatu topik persoalan dibagi atas beberapa aspek, kemudian setiap aspek disorotitersendiri secara khusus, tidak perlu dari berbagai sudut pandangan. Pembicara dalam simposium terdiri dari pembicara (pembahas utama) dan penyanggah(pemrasaran banding), di bawah pimpinan seorang moderator. Pendengar diberi kesempatanuntuk mengajukan pertanyaan atau pendapat setelah pembahas utama dan penyanggahselesai berbicara. Moderator hanya mengkoordinasikan jalannya pembicaraan danmeneruskan pertanyaan-pertanyaan, sanggahan atau pandangan umum dari peserta. Hasilsimposium dapat disebar luaskan, terutama dari pembahas utama dan penyanggah,sedangkan pandangan-pandangan umum yang dianggap perlu saja.B. Penggunaan SimposiumSimposium dapat digunakan :1. Untuk mengemukakan aspek-aspek yang berbeda dari suatu topik tertentu.2. Jika kelompok peserta besar.3. Kalau kelompok membutuhkan keterampilan yang ringkas.4. Jika ada pembicara yang memenuhi syarat (ahli dalam bidang yang disoroti).C. Kelebihan dan Kelemahan :a. Kelebihan :1. Dapat dipakai pada kelompok besar maupun kecil.2. Dapat mengemukakan informnasi banyak dalam waktu singkat.3. Pergantian pembicara menambah variasi dan sorotan dari berbagai segi akan menjadisidang lebih menarik.4. Dapat direncanakan jauh sebelumnya.b. Kelemahan :1. Kurang spontanitas dan kneatifitas karena pembahas maupun penyanggah sudahditentukan.2. Kurang interaksi kelompok.3. Menekankan pokok pembicaraan.4. Agak terasa formal. 4
  5. 5. 5. Kepribadian pembicara dapat menekankan materi.6. Sulit mengadakan kontnol waktu.7. Secara umum membatasi pendapat pembicara.8. Membutuhkan perencanaan sebelumnya dengan hati-hati untuk menjamin jangkauanyang tepat.9. Cenderung dipakai secara berlebihan. 1.4 Diskusi PanelA. Pengertian Panel merupakan salah satu bentuk diskusi yang sudah direncanakan tentang suatutopik di depan para pengunjung. Diskusi panel dibawakan oleb 3 - 6 orang yang dianggapahli yang dipimpin oleh seorang moderator. Para panelis berdiskusi sedemikian rupa, sehingga para pengunjung dapat mengikutipembicaraan mereka. Pengunjung hanya berfungsi sebagai pendengar, oleh karena itupengunjung yang begitu besar jumlahnya dianggap sebagai kelompok yang diajar oleh suaturegu guru. Tetapi panel tidak boleh hanya sekedar merupakan pengajaran informatif,melainkan harus dapat merangsang cara berpikir massa dengan memberikan berbagaiperspektif. Pelaksanaan panel dimulai dari perkenalan para panelis oleh moderator, kemudiandisampaikan persoalan umum kepada para panelis tersebut, untuk didiskusikan. Merekaseharusnya adalah orang-orang yang pandai berbicara dengan lancar dan menarik.Moderator juga memegang penanan dalam diskusi ini, sebagai pengatur jalannyapembicaraan dengan sekali-kali menyimpulkan apa yang dikemukakan oleh para panelis.Perbedaan pendapat tidak menjadi persoalan, karena pada diskusi panel tidak perlu dicapaisuatu kesatuan pendapat atau keputusan. Bahkan perbedaan pendapat itulah yangdiharapkan dapat memberikan stimulus bagi pendengar untuk dapat berpikir lebih jauh.Pendengar tidak hanya akan menelan pesan yang sudah jadi, melainkan dapat mengikutiproses pemikiran para panelis jalannya diskusi. Setelah diskusi selesai, pendengar dapatmembentuk kelompok-kelompok untuk mendiskusikannya lebih lanjut. Akan tetapi selamadiskusi panel, pendengar tidak diberi kesempatan untuk mengemukakan pandangan.B. Penggunaan PanelAnda dapat menggunakan panel kalau :1. Ingin mengemukakan pandapat yang berbeda-beda. 5
  6. 6. 2. Ingin memberi stimulus para pendengar akan adanya suatu persoalan yang perludipecahkan.3. Ada panelis yang memenuhi syarat.4. Pembicaraan terlalu luas untuk didiskusikan dalam kelompok itu.5. Ingin mengajak pendengar melihat “ke dalam” tetapi tidak menginginkan tanggapansecara verbal.6. Ada moderator yang cakap, yang dapat menguasai segala aspek dan persoalan yangdibicarakan.C. Kelebihan dan Kelemahan :a. Kelemahan :1. Membangkitkan pikiran.2. Mengemukakan pandangan yang berbeda-beda.3. Mendorong ke analisis lebih lanjut.4. Memanfaatkan para ahli untuk berpendapat dan proses pemikirannya dapatmembelajarkan orang lain.b. Kelebihan :1. Mudah tersesat bila moderator tidak terampil.2. Memungkinkan panelis berbicara terlalu banyak.3. Tidak memberi kesempatan peserta untuk berbicara.4. Cenderung menjadi serial pidato pendek.5. Membutuhkan persiapan yang cukup masak. 1.5 RapatPengertianApa yang dimaksud dengan Rapat ?1. Rapat, merupakan suatu bentuk media komunikasi kelompok resmi yang bersifat tatapmuka, yang sering diselenggarakan oleh banyak organisasi, baik swasta maupunpemerintah.2. Rapat merupakan alat untuk mendapatkan mufakat, melalui musyawarah kelompok.3. Rapat merupakan media yang dapat dipakai unttuk pengambilan keputusan secaramusyawarah untuk mufakat.4. Rapat merupakan pertemuan antara para anggota di lingkungan kantor/perusahaan/organisasi sendiri untuk membicarakan, merundingkan suatu masalah yangmenyangkut kepentingan bersama. 6
  7. 7. Rapat merupakan alat/media komunikasi kelompok yang bersifat tatap muka dan sangatpenting, diselenggarakan oleh banyak organisasi, baik swasta maupun pemerintah untukmendapatkan mufakat melalui musyawarah untuk pengambilan keputusan. Jadi rapatmerupakan bentuk komunikasi yang dihadiri oleh beberapa orang untuk membicarakan danmemecahkan permasalahan tertentu, dimana melalui rapat berbagai permasalahan dapatdipecahkan dan berbagai kebijaksanaan organisasi dapat dirumuskan. Walaupun rapat merupakan aktivitas yang sangat penting, namun sering kita temukanbeberapa permasalahan dalam rapat, dimana kita sering mendengar adanya keluhan daripengawai,”Apa sih, gunanya rapat?”. Artinya adanya keterpaksaan anggota organisasi untukmengikuti rapat karena rapat dianggap tidak perlu, membuang-buang waktu. Hal ini terjadi karena pengelolaan rapat yang kurang tepat antara lain:1. Para anggota organisasi terlalu sering diminta mengikuti rapat tanpa dipertimbangkan,siapa yang sebenarnya dan seharusnya terlibat dalam rapat.2. Rapat hanya dijadikan alat pembenaran ide atau kehendak pimpinan.3. Hasil rapat tidak pernah ditindak-lanjuti atau hanya berhenti pada tataran ide saja, tanpapernah diusahakan untuk direalisasikan. 1.6 KongresPengertian Secara umum, apabila kita mendengar kata kongres, pastilah terkait dengan sebuahpartai politik. Seperti Kongres Partai Demokrat, Kongres Partai Gerinda, Kongres PartaiDemokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan yang lainnya. Sesungguhnya apa sieh kongresitu? Apakah setiap orang bisa memberikan sebuah pengertian yang jelas tentang kongrestersebut? Belum tentu. oleh karena itu, mari coba simak pengertian kata "kongres" berikut. Menurut artikata.com, kongres dapat didefinisikan sebagai berikut :1. pertemuan besar para wakil organisasi (politik, sosial, profesi) untuk mendiskusikan danmengambil keputusan mengenai pelbagai masalah; muktamar; rapat besar;2. pertemuan wakil-wakil negara untuk membicarakan satu masalah;3. (politik) dewan legislatif yg terdiri atas senat dan dewan perwakilan di Amerika Serikat,yang pada dasarnya bertugas mengawasi dan mencocokkan kegiatan pemerintah. Sebelum Anda mengadakan sebuah seminar, pastinya Anda perlu mengetahui lebihdahulu sebenarnya apa yang dimaksud dengan seminar. Seminar adalah untukmengeksplorasi sebuah ide. Dengan demikian seminar berbeda dengan pelatihan, di mana didalam pelatihan, ada sebuah keahlian yang dibawakan oleh seorang yang menguasainya dandi dalam pelatihan terjadi transfer ilmu. 7
  8. 8. Seminar adalah satu pertemuan di mana semua para pesertanya terlibat aktif. Di dalamseminar yang dimaksud ini, tidak ada pembicara dan peserta, seperti yang dikenal dalamseminar pada umumnya. Tidak ada perbedaan antara pembicara dan peserta. Dengandemikian seminar dibedakan dari kuliah, di mana ada seorang lektor membawakan suatutema atau ide, dan peserta kuliah mendengarkan dan bertanya. Lektor adalah seseorang yangmenguasai tema tersebut, sedangkan peserta adalah orang yang mempelajari tema tersebut. 1.7 Mukhtamar Pada dasarnya istilah mukhtamar memiliki makna yang sama dengan istilah kongres,musyawarah atau konferensi , hanya saja istilah ini lebih dikenal di kalangan organisasi-organisasi islam. Misalnya : mukhtamar muhamadiyah, mukhtamar nahdatul ulama dan lainsebagainya. 1.8 Pembekalan Pembekalan juga merupakan suatu bentuk pertemuan yang bertujuan memberikanpendidikan dan pelatihan (diklat) kepada pra peserta agar mereka memiliki wawasan yanglebih luas berkaitan dengan lingkup kerja mereka. Pembekalan juga dapat diberikan kepadapara kader partai politik agar mereka lebih memahami visi da misi partainya. Dalam bidangkepegawaian , pembekalan diberikan kepada para calon pegawai baru. Sekarang pendidikandan pelatihan pegawai baru lebih dikenal denga istilah pelatihan pra jabatan. 1.9 Konferensi kongres adalah suatu bentuk pertemuan yang umumnya dihadiri oleh wakil-wakilcabang suatu organisasi(induk) untuk membicarakan dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh organisasi yang bersangkutan. Misalnya kongres wanitakatolik Indonesia, kongres partai amanat nasional, kongres partai persatuan pembangunan,kongres ikatan dokter Indonesia, kongres persatuan guru republic Indonesia, kongres ikatansarjana ekonomi,dll. 1.10 Munas Munas atau musyawarah nasional adalah suatu musyawarah, perundingan atau rapatperundingan yang bersifat nasional yang dihadiri oleh berbagai perwakilan dari seluruhIndonesia untuk membicarakan suatu masalah demi kepentingan nasional. Misalnya :Musyawarah golongan karya, musyawarah himpunan pengusaha muda Indonesia. Munas luar biasa adalah munas yang diselenggarakan lebih awal atau lebih cepat darijadwal yang telah ditentukan dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. 8
  9. 9. Misalnya Munas himpuna pengusaha muda Indonesia biasanya diselenggarakan setiap lima tahun sekali. Apabila sebelum lima tahun muncul permasalahan yag dianggap penting dan harus segera dipecahkan, maka kemudian diadakan munas luar biasa. 1.11 Loka karya Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas : Lokakarya (Inggris: workshop) adalah suatu acara di mana beberapa orang berkumpul untuk memecahkan masalah tertentu dan mencari solusinya. Sebuah lokakarya adalah pertemuan ilmiah yang kecil. Menurut artikata.com, Lokakarya adalah pertemuan antara para ahli (pakar) untuk membahas masalah praktis atau yg bersangkutan dng pelaksanaan dl bidang keahliannya; sanggar kerja; ber-lo-ka-kar-ya (v) melakukan lokakarya.2. SYARAT SYARAT SEBUAH SEMINAR Untuk berjalannya sebuah seminar dengan baik perlulah dipikirkan beberapa syarat: 1. Ruang seminar 2. Peserta 3. Moderator 4. Jalannya seminar 1. Ruang Seminar Ruang seminar yang baik adalah ruang yang memungkinkan interaksi aktif seluruh peserta seminar. Ruangan tentu saja harus cukup tenang dan cukup terang untuk memberikan iklim yang enak untuk berseminar. Adanya papan tulis dapat membantu. 2. Materi untuk Peserta Peserta bukanlah kertas kosong yang menunggu diisi, seperti halnya kuliah. Lampirkanlah materi seminar sebelum acara , sehingga mereka bisa membaca tentang tema yang akan diseminarkan, mereka telah mengolahnya di dalam kepala mereka. Mereka telah memiliki bayangan akan apa yang diseminarkan. Panduan berisi ringkasan tema yang diseminarkan dimana akan memandu mereka nantinya di dalam seminar. 9
  10. 10. 3. ModeratorSeorang moderator di dalam seminar bukanlah seorang yang memberikan pelajaran,melainkan orang yang mengarahkan jalannya seminar. Semestinyalah seorang moderatoradalah orang yang paling senior dalam tema yang akan diseminarkan. Ini bukan berartipendapatnyalah yang paling benar. Senioritas dalam penguasaan materi semata-mata untukmengarahkan seminar, karena ia mestinya yang paling tahu tentang seluk beluk tema yangdiseminarkan.Peran seorang moderator ada dua: mengarahkan (directing) dan memoderasi (moderating).Moderator bertugas menjaga agar seminar tidak melenceng dari tema, menjaga agar tidakada satu orang atau satu ide tertentu yang terlalu mendominasi seminar sehingga seluruhtema seminar tidak tereksplorasi dengan baik.Sebelum seminar, seorang moderator perlu memahami tema yang akan diseminarkan,menyiapkan catatan tentang tema tersebut, menentukan kata-kata kunci, dan menyusunpertanyaan-pertanyaan kunci yang nantinya akan ditanyakan di dalam seminar. Di awalseminar ia dapat menuliskan terlebih dahulu poin-poin yang akan didiskusikan ataumenggambarkan sebuah diagram yang mencerminkan ide yang akan didiskusikan.Seorang moderator yang baik haruslah seorang pendengar dan pembicara yang baik. Iamampu menangkap maksud sebuah pembicaraan dan membuatnya lebih jelas. Sebaiknyaseorang moderator tidak memimpin sebuah seminar lebih dari satu kali dalam sehari. 4. Jalannya seminarAda beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya seminar berjalan baik: Seminar adalah sebuah diskusi dua arah. Tidak ada seorang yang lebih mendominasipembicaraan. Adalah tugas moderator untuk memperhatikan ini. Seminar bisa dimulai dengan pertanyaan-pertanyaan yang sudah jelas ada jawabannya,lalu mengarah ke pertanyaan-pertanyaan lain yang lebih dalam. Pertanyaan jenis kedualahyang memberikan manfaat terbesar.Semua pertanyaan dan pernyataan dinyatakan denganjelas tanpa ambiguitas. Jika sebuah pertanyaan atau pernyataan belum jelas, moderator harusbisa menunjukkan itu dan meminta sang pengujar untuk memperjelasnya. Sebuah pertanyaan bisa dilihat sebagai jembatan kepada pertanyaan lain yang lebihmendasar. Hanya dengan cara demikian sebuah seminar dapat memberikan manfaat lebih. 10
  11. 11. Etiket harus diperhatikan dalam sebuah seminar, seperti halnya di sebuah meja makan. Bahasa harus santun dan tidak merendahkan. Moderator terlebih harus memberikan contoh yang dapat diikuti oleh peserta yang lain. Bukan berarti seminar tidak bisa dilakukan dengan ringan dan diiringi tawa, namun canda dan tawa dilakukan dengan wajar dan memberi makna di dalam seminar. Tidak ada yang lebih membantu untuk mengingat ketimbang ide- ide kreatif yang kadang membangkitkan tawa. Seminar adalah sebuah tempat untuk menggodok ide. Ia bukanlah tempat untuk membenarkan diri. Setiap orang harus kritis namun menerima bila ada pendapat yang lebih baik. Di dalam seminar semua orang memiliki posisi yang sama. Sebuah seminar yang baik tidaklah harus menghasilkan sebuah kesimpulan tunggal. Setiap orang bisa pulang dengan pendapatnya masing-masing. Yang terpenting adalah mata mereka lebih terbuka, mereka telah melihat ide-ide baru yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh mereka. Demikianlah sebuah pemikiran mengenai pembuatan seminar menurut event organizer. Dengan seminar seperti ini, semua peserta dapat mengambil manfaat. Sebuah seminar yang baik seperti ini dapat memberi manfaat seumur hidup yang mengendap sebagai manfaat terbaik yang dapat diberikan oleh sebuah pendidikan.3. BENTK – BENTUK RUANGAN DISKUSI / PERTEMUAN Di bawah ini adalah beberapa jenis bentuk-bentuk ruangan suatu diskusi / pertemuan : 11
  12. 12. Sumber :1. wikipedia.co.id2. artikata.com3. http://ferdy-pharm.blogspot.com4. http://tikettraining.com5. http://id.shvoong.com/humanities/linguistics/2305855-seminar-adalah/#ixzz24qmW7Ljt 12

×