Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Laporan Geladi Telkom University Ayesha Mayzuri

1,959 views

Published on

Laporan akhir kegiatan geladi di BPJS Kesehatan cabang Jakarta Utara

Published in: Education
  • Be the first to comment

Laporan Geladi Telkom University Ayesha Mayzuri

  1. 1. LAPORAN AKHIR KEGIATAN GELADI BAGIAN KEPESERTAAN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL KESEHATAN JAKARTA UTARA Disusun Oleh: Ayesha Mayzuri 1106130169 PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI FAKULTAS REKAYASA INDUSTRI UNIVERSITAS TELKOM BANDUNG 2015
  2. 2. ii LEMBAR PENGESAHAN LAPORAN AKHIR KEGIATAN GELADI TELKOM UNIVERSITY Laporan ini diajukan untuk memenuhi persyaratan telah menyelesaikan kegiatan Geladi terhitung dari tanggal 3Juni – 10 Juli 2015 bertempat di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) Jakarta Utara : Nama : Ayesha Mayzuri NIM : 1106130169 Jurusan : S1 Sistem Informasi Fakultas : Fakultas Rekayasa Industri Disetujui dan disahkan oleh : Jakarta, 10 Juli 2015 Penyusun Pembimbing Lapangan Ayesha Mayzuri Sondang Linda T.P.,S.E. NIM : 1106130169 NIP : 01915
  3. 3. iii ABSTRAK Geladi merupakan suatu kegiatan yang dirancang untuk menciptakan pengalaman kerja bagi mahasiswa Telkom University yang telah menempuh masa perkuliahan selama minimal empat semester. Dengan mengikuti kegiatan geladi ini mahasiswa diberikan wawasan untuk lebih mengenal dan memahami tentang ruang lingkup pekerjaan secara nyata, yang berguna untuk mengadaptasikan diri dengan lingkungan untuk melengkapi belajar yang didapat di bangku perkuliahan. Mahasiswa geladi Telkom University ditempatkan dibeberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti Telkom Indonesia dan BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia. Namun adapula mahasiswa yang dapat mengajukan perusahaan lain selain di Telkom Indonesia dan BPJS Kesehatan. Geladi dilaksanakan selama enam minggu dimulai pertanggal 1 Juni 2015 sampai 10 Juli 2015 sesuai dengan kebijakan masing-masing perusahaan. Sedangkan kami melaksanakan geladi dimulai dari tanggal 3 Juni – 10 Juli 2015 di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) kantor cabang Jakarta Utara. Mahasiswa geladi yang ditempatkan di BPJS Kesehatan dibagi menjadi dua bagian yaitu pada bagian pemasaran dan kepesertaan. Dengan adanya pembagian bagian tersebut, kami ditempatkan pada bagian kepesertaan dimana ditugaskan untuk menginputkan data peserta BPJS Kesehatan pada aplikasi kepesertaan, Memeriksa data peserta pada aplikasi kepesertaan yang bergantung pada Excel hasil rekonsialisasi, menonaktifkan peserta yang datanya tidak sesuai melalui aplikasi kepesertaan dan merubah fasilitas kesehatan (faskes) pada aplikasi kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan).
  4. 4. iv DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN ............................................................................ii ABSTRAK.....................................................................................................iii DAFTAR ISI..................................................................................................iv BAB 1 PENDAHULUAN...............................................................................1 1.1 Latar Belakang ...........................................................................................1 1.2 Profil Perusahaan........................................................................................1 1.3 Struktur Organisasi Perusahaan ..................................................................4 1.4 Rumusan Masalah ......................................................................................4 1.5 Struktur Organisasi.....................................................................................4 1.6 Batasan Masalah.........................................................................................6 1.7 Tujuan Pelaksanaan Geladi.........................................................................6 1.7.1Tujuan Umum...................................................................................6 1.7.2 Tujuan Khusus.................................................................................7 1.8 Waktu dan Tempat Pelaksanaan Geladi ......................................................7 BAB 2 TINJAUAN TEORI............................................................................8 2.1 Peserta BPJS Kesehatan..............................................................................8 2.2 Aplikasi Kepesertaan Peserta BPJS Kesehatan.........................................10 BAB 3 PELAKSANAAN GELADI..............................................................15 3.1 Rencana Kegiatan.....................................................................................15 3.2 Pelaksanaan..............................................................................................15 3.3 Hasil.........................................................................................................19 BAB 4 PENUTUP.........................................................................................21 4.1 Kesimpulan ..............................................................................................21 4.2 Saran........................................................................................................21
  5. 5. 1 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi setiap manusia. Kualitas penduduk suatu negara dipengaruhi oleh tingkat kesehatan. Indikator tingkat kesehatan penduduk suatu negara dapat dilihat dari angka kematian dan angka harapan hidup. Angka kematian yang tinggi menggambarkan tingkatan kesehatan penduduk yang rendah, sedangkan angka harapan hidup yang menggambarkan tingkat kesehatan penduduk yang baik. Hal kesehatan ini telah disadari oleh pemerintah dengan adanya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan atau yang dapat disingkat dengan BPJS Kesehatan yaitu badan yang melayani dibidang kesehatan. Program BPJS Kesehatan ini adalah program kesehatan masyarakat dengan pendekatan sistem gotong royong, yaitu sistem dari satu peserta dapat membantu peserta lain. Dengan adanya geladi ini, mahasiswa Telkom University dituntun agar dapat bisa membantu melaksanakan pekerjaan yang terdapat dalam perusahaan BPJS Kesehatan serta dapat menyesuaikan diri dalam dunia kerja yang berbeda dengan dunia perkuliahan. 1.2 Profil Perusahaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) merupakan Badan Usaha Milik Negara yang ditugaskan khusus oleh pemerintah untuk menyelenggarakan jaminan pemeliharaan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia, terutama untuk pegawai negeri sipil, penerima pensiun PNS dan TNI/Polri, veteran, perintis kemerdekaan beserta keluarganya dan badan usaha lainnya ataupun rakyat biasa. BPJS Kesehatan bersama BPJS Ketenagakerjaan merupakan program pemerintah dalam kesatuan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diresmikan pada tanggal 31 Desember 2013. BPJS Kesehatan sebelumnya
  6. 6. 2 bernama Asuransi Kesehatan (Askes) yang dikelola oleh PT Askes Indonesia (Persero). Prinsip penyelenggaraan Askes mengacu pada diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia dengan azas gotong royong sehingga terjadi subsidi silang, mengacu pada prinsip asuransi kesehatan sosial, pelayanan kesehatan dengan prinsip manage care dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang, program diselenggarakan sengan prinsip nirlaba, menjamin adanya protabilitas dan ekuitas dalam pelayanan kepada peserta dana adanya akuntabilitas dan transparansi yang terjamin dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian, efisiensi dan efiktifitas. Namun sesuai dengan Undang Undang nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS Kesehatan), PT Askes Indonesia berubah menjadi BPJS Kesehatan sejak tanggal 1 Januari 2014. BPJS Kesehatan memiliki visi dan misi di dalamnya yaitu : Visi BPJS Kesehatan : CAKUPAN SEMESTA 2019 Paling lambat 1 Januari 2019, seluruh penduduk Indonesia memiliki jaminan kesehatan nasional untuk memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatannya yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan yang handal, unggul dan terpercaya. Misi BPJS Kesehatan : 1. Membangun kemitraan strategis dengan berbagai lembaga dan mendorong partisipasi masyarakat dalam perluasan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). 2. Menjalankan dan memantapkan sistem jaminan pelayanan kesehatan yang efektif, efisien dan bermutu kepada peserta melalui kemitraan yang optimal dengan fasilitas kesehatan. 3. Mengoptimalkan pengelolaan dana program jaminan sosial dan dana BPJS Kesehatan secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel untuk mendukung kesinambungan program.
  7. 7. 3 4. Membangun BPJS Kesehatan yang efektif berlandaskan prinsip- prinsip tata kelola organisasi yang baik dan meningkatkan kompetensi pegawai untuk mencapai kinerja unggul. 5. Mengimplementasikan dan mengembangkan sistem perencanaan dan evaluasi, kajian, manajemen mutu dan manajemen risiko atas seluruh operasionalisasi BPJS Kesehatan. 6. Mengembangkan dan memantapkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung operasionalisasi BPJS Kesehatan. Mekanisme pemberian informasi oleh BPJS Kesehatan kepada pihak eksternal, dilakukan dengan berbagai cara, antara lain melalui sosialisasi langsung kepada peserta dan masyarakat, media massa, spanduk, banner serta penerbitan buku panduan. Setiap warga Indonesia dan warga asing yang sudah berdiam di Indonesia selama minimal enam bulan wajib menjadi anggota BPJS. Setiap perusahaan juga diwajibkan mendaftarkan pekerjanya sebagai anggota BPJS. Sedangkan orang atau keluarga yang tidak bekerja pada perusahaan wajib mendaftarkan diri dan anggotrta keluarganya pada BPJS. Setiap peserta BPJS akan ditarik iuran yang besarnya ditentukan kemudian. Sedangkan bagi warga yang kurang mampu, iuran BPJS ditanggung pemerintah melalui program bantuan iuran. Menjadi peserta BPJS tidak hanya wajib bagi pekerja di sektor formal, namun juga bagi pekerja informal. Para pekerja wajib mendaftarkan dirinya dan membayar iuran sesuai dengan tingkatan manfaat yang diinginkan, yaitu tingkatan kelas perawatan pada rumah sakit jika peserta diharuskan untuk dirawat. Jaminan kesehatan secara universal diharapkan bisa dimulai secara bertahap pada 2014 dan pada 2019, diharapkan seluruh warga Indonesia sudah memiliki jaminan kesehatan tersebut. Menteri Kesehatan menyatakan BPJS Kesehatan akan diupayakan untuk menanggung segala jenis penyakit namun dengan melakukan upaya efisiensi.
  8. 8. 4 1.3 Struktur Organisasi Perusahaan Berikut adalah struktur organisasi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan pada Tahun 2015. 1.4 Rumusan Masalah Berikut ini adalah rumusan masalah yang ada pada laporan geladi : 1. Apa itu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan? 2. Bagaimanakah cara kerja pada bagian kepesertaan? 3. Apakah kendala yang ada pada bagian kepesertaan? 1.5 Struktur Organisasi Berikut adalah struktur organisasi yang berada di kantor cabang utama Jakarta Utara yang terdiri dari struktur organisasi kantor cabang, direktorat kepesertaan dan pemasaran dan grup kepesertaan dan unit pengendali mutu dan penanganan pengaduan peserta. Gambar 1 Struktur Organisasi BPJS Kesehatan 2015
  9. 9. 5 Gambar 2 Struktur Organisasi Kantor Cabang Utama Gambar 3 Struktur Organisasi Kepesertaan dan Pemasaran
  10. 10. 6 Gambar 4 Struktur Organisasi Kepesertaan 1.6 Batasan Masalah Berikut adalah batasan masalah yang ada pada laporan geladi : 1. Mengetahui tentang pelaksanaan pekerjaan di BPJS Kesehatan. 2. Mengetahui pelaksanaan pekerjaan pada bagian kepesertaan. 3. Menyelesaikan kendala pekerjaan yang timbul di lapangan. 1.7 Tujuan Pelaksanaan Geladi Kegiatan geladi ini dilaksanakan dengan memiliki beberapa tujuan yaitu : 1.7.1Tujuan Umum Pelaksanaan geladi memiliki tujuan umum, antara lain : a. Memberikan pengalaman pekerjaan secara langsung bagi mahasiswa pada sepuluh prodi di Telkom University yang telah menempuh perkuliahan selama empat semester.. b. Mahasiswa dapat menyelesaikan masalah pekerjaan yang timbul di lapangan. c. Membentuk perilaku positif bagi para mahasiswa peserta Geladi melalui penyesuain diri dengan lingkungan kerja.
  11. 11. 7 1.7.2 Tujuan Khusus Adapula tujuan khusus yang ingin dicapai dari dilaksanakannya kegiatan geladi yaitu : a. Mengetahui tentang proses bisnis yang ada pada BPJS Kesehatan b. Mengetahui tentang proses pendaftaran sebagai peserta BPJS Kesehatan. c. Mampu menggunakan aplikasi kepesertaan BPJS Kesehatan. 1.8 Waktu dan Tempat Pelaksanaan Geladi Kegiatan geladi yang kami laksanakan dilaksanakan pada : Waktu : 3 Juni – 10 Juli 2015 Tempat : Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) kantor cabang Jakarta Utara. Alamat : Jl. Boulevard Artha Gading Komplek Ruko Wilkon Gading Kirana Blok A7B/23-25. Kelapa Gading. Jakarta Utara. Telp : (021) 45857836, 45850850
  12. 12. 8 BAB 2 TINJAUAN TEORI 2.1 Peserta BPJS Kesehatan Peserta BPJS Kesehatan adalah setiap orang, termasuk orang asing yang bekerja paling singkat selama enam bulan di Indonesia, yang telah membayar iuran, meliputi : 1. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI) : fakir miskin dan orang tidak mampu, dengan penetapan peserta sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan. 2. Bukan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (Non PBI), terdiri dari :  Pekerja Penerima Upah dan anggota keluarganya a. Pegawai Negeri Sipil; b. Anggota TNI; c. Anggota Polri; d. Pejabat Negara; e. Pegawai Pemerintah non Pegawai Negeri; f. Pegawai Swasta; dan g. Pekerja yang tidak termasuk huruf a sd f yang menerima Upah. Termasuk WNA yang bekerja di Indonesia paling singkat 6 (enam) bulan.  Pekerja Bukan Penerima Upah dan anggota keluarganya a. Pekerja di luar hubungan kerja atau Pekerja mandiri; dan b. Pekerja yang tidak termasuk huruf a yang bukan penerima Upah. Termasuk WNA yang bekerja di Indonesia paling singkat 6 (enam) bulan.  Bukan pekerja dan anggota keluarganya a. Investor; b. Pemberi Kerja;
  13. 13. 9 c. Penerima Pensiun, terdiri dari : - Pegawai Negeri Sipil yang berhenti dengan hak pensiun; - Anggota TNI dan Anggota Polri yang berhenti dengan hak pensiun; - Pejabat Negara yang berhenti dengan hak pensiun; - Janda, duda, atau anak yatim piatu dari penerima pensiun yang mendapat hak pensiun; - Penerima pensiun lain; dan - Janda, duda, atau anak yatim piatu dari penerima pensiun lain yang mendapat hak pensiun. d. Veteran; e. Perintis Kemerdekaan; f. Janda, duda, atau anak yatim piatu dari Veteran atau Perintis Kemerdekaan; dan g. Bukan Pekerja yang tidak termasuk huruf a sd e yang mampu membayar iuran. Selain para peserta BPJS Kesehatan yang telah tertera diatas, anggota para pesertapun dapat ikut ditanggung dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Pekerja Penerima Upah :  Keluarga inti meliputi istri/suami dan anak yang sah (anak kandung, anak tiri dan/atau anak angkat), sebanyak- banyaknya 5 (lima) orang.  Anak kandung, anak tiri dari perkawinan yang sah, dan anak angkat yang sah, dengan kriteria: - Tidak atau belum pernah menikah atau tidak mempunyai penghasilan sendiri; - Belum berusia 21 (dua puluh satu) tahun atau belum berusia 25 (dua puluh lima) tahun yang masih melanjutkan pendidikan formal. 2. Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja : Peserta dapat
  14. 14. 10 mengikutsertakan anggota keluarga yang diinginkan (tidak terbatas). 3. Peserta dapat mengikutsertakan anggota keluarga tambahan, yang meliputi anak ke-4 dan seterusnya, ayah, ibu dan mertua. 4. Peserta dapat mengikutsertakan anggota keluarga tambahan, yang meliputi kerabat lain seperti Saudara kandung/ipar, asisten rumah tangga, dll. 2.2 Aplikasi Kepesertaan Peserta BPJS Kesehatan BPJS Kesehatan bagian kepesertaan memiliki aplikasi untuk menunjang pekerjaan para Duta BPJS Kesehatan. Aplikasi kepesertaan adalah aplikasi yang berguna untuk menambahkan peserta, menonaktifkan peserta dan menginputkan data peserta BPJS Kesehatan. Duta BPJS Kesehatan melakukan login menggunakan User ID dan Password masing-masing untuk melakukan pekerjaannya pada aplikasi kepesertaan. Halaman utama aplikasi kepesertaan memiliki beberapa pilihan menu yang dapat digunakan sesuai dengan keperluan seperi mencari data peserta dan keluarganya, mencetak status tagihan, registrasi user badan usaha dsb. Gambar 5 Login Aplikasi Kepesertaan BPJS Kesehatan
  15. 15. 11 Berikut adalah menu-menu yang terdapat di aplikasi kepesertaan BPJS Kesehatan : 1. Data 1.1 Cari Peserta 1.2 Cetak Kolektif Entitas 1.3 Cetak Kolektif PNS 1.4 Status Tagihan 1.5 Kapitasi 1.6 UMK 1.7 Registrasi User BU 1.8 Rekap. Kartu E-ID tercetak di BU 1.9 Laporan Iuran 2. PBI 1.1 PBI yg Dibiayai APBN 1.1.2 Peserta 2.1.2 Keluarga 2.1 PBI yg Dibiayai APBD 2.2.1 Peserta 2.1.1 Keluarga Gambar 6 Halaman Utama Aplikasi Kepesertaan BPJS Kesehatan
  16. 16. 12 3. Non PBI 3.1 Pekerja Penerima Upah 3.1.1 PNS Pusat 3.1.1.1 Peserta 3.1.1.1 Keluarga 3.1.2 PNS Pusat Diperbantukan 3.1.2.1 Peserta 3.1.2.2 Keluarga 3.1.3 PNS Daerah 3.1.3.1 Peserta 3.1.3.2 Keluarga 3.1.4 PNS Daerah Diperbantukan 3.1.4.1 Peserta 3.1.4.2 Keluarga 3.1.5 PNS Pejabat Negara 3.1.5.1 Peserta 3.1.5.2 Keluarga 3.1.6 TNI Angkatan Darat 3.1.6.1 Peserta 3.1.6.2 Keluarga 3.1.7 TNI Angkatan Laut 3.1.7.2 Peserta 3.1.7.2 Keluarga 3.1.8 TNI Angkatan Udara 3.1.8.1 Peserta 3.1.8.2 Keluarga 3.1.9 Kepolisian RI 3.1.9.1 Peserta 3.1.9.2 Keluarga 3.1.10 PNS Mabes dan Kementrian Pertahanan 3.1.10.1 Peserta 3.1.10.2 Keluarga
  17. 17. 13 3.1.11 Pegawai Pemerintah Non PNS 3.1.11.1 Peserta 3.1.11.2 Keluarga 3.1.12 Pegawai BUMN 3.1.12.1 Peserta 3.1.12.2 Keluarga 3.1.13 Pegawai BUMD 3.1.13.1 Peserta 3.1.13.2 Keluarga 3.1.14 Pegawai Swasta 3.1.14.1 Peserta 3.1.14.2 Keluarga 3.2 Pekerja Bukan Penerima Upah 3.2.1 Peserta 3.2.2 Keluarga 3.3 Bukan Pekerja 3.3.1 PP PNS 3.3.1.1 Peserta 3.3.1.2 Keluarga 3.3.2 PP TNI 3.3.2.1 Peserta 3.3.2.2 Keluarga 3.3.3 PP Kepolisian RI 3.3.3.1 Peserta 3.3.3.2 Keluarga 3.3.4 PP Pejabat Negara PNS 3.3.4.1 Peserta 3.3.4.2 Keluarga 3.3.5 Perintis Kemerdekaan 3.3.5.1 Peserta 3.3.5.2 Keluarga 3.3.6 Veteran
  18. 18. 14 3.3.6.1 Peserta 3.3.6.2 Keluarga 3.3.7 Investor 3.3.7.1 Peserta 3.3.7.2 Keluarga 3.3.8 Pemberi Kerja 3.3.8.1 Peserta 3.3.8.2 Keluarga 3.3.9 Penerima Pensiun Swasta 3.3.9.1 Peserta 3.3.9.2 Keluarga 4. Logout
  19. 19. 15 BAB 3 PELAKSANAAN GELADI 3.1 Rencana Kegiatan Rencana kegiatan geladi pada tahun ajaran 2014/2015 yang dilaksanakan selama enam minggu di BPJS Kesehatan cabang Jakarta Utara pada tanggal 3 Juni-10 Juli 2015 dimulai dengan pembagian kelompok berdasarkan dua bagian yang berada pada BPJS Kesehatan yaitu bagian pemasaran dan kepesertaan. Pada bagian ini kami mendapatkan bagian kepesertaan yaitu bagian yang secara langsung menanggapi tentang data para peserta BPJS Kesehatan. Data para peserta BPJS Kesehatan berdasarkan data rekonsialisasi lalu disamakan ataupun diinputkan dengan data yang telah ada diaplikasi kepesertaan. 3.2 Pelaksanaan Pelaksanaan kegiatan geladi di BPJS Kesehatan cabang Jakarta Utara adalah sebagai berikut :  Pembukaan geladi dan pembagian kelompok.  Pengenalan dengan pembimbing lapangan, BPJS Kesehatan dan aplikasi kepesertaan BPJS Kesehatan.  Penginputan data pada aplikasi kepesertaan. Untuk menginput data peserta pada aplikasi kepesertaan pertama membuka portal kepesertaan pada browser. Memilih menu data dan memilih cari peserta, maka akan tampil tampilan seperti berikut ini untuk melakukan penginputan ataupun pencarian data peserta. Terdapat lima jenis pencarian data, yaitu: umum, khusus PNS/TNI/Polri/PP PNS/PP TNI/PP Polri, khusus PBI(APBD), khusus Badan Usaha/Program Kelompok, Pemilik Asuransi dan Khusus WNA. Pencarian dan penginputan data dipilih sesuai dengan keperluan yang dibutuhkan. Dalam mencari data peserta masyarakat umum dapat memilih data umum dengan memasukkan No. Kartu atau NIK atau No. Kartu Keluarga atau
  20. 20. 16 Nama yang diikuti dengan Tanggal Lahir peserta. Sedangkan dalam mencari data khusus PNS/TNI/Polri/PP, PNS/PP, TNI/PP dan Polri dengan memasukan NIP/NRP/No. Pensiun pada kotak yang tersedia. Gambar 7 Tampilan dari Menu Cari Peserta Pada kegiatan geladi ini kami ditugaskan untuk mencari dan menginputkan data TNI Polri. Data yang kami inputkan berupa gaji, jabatan, satuan kerja (satker) dan data-data peserta yang pokok yang belum ada sebelumnya pada aplikasi kepesertaan seperti NIK. Gambar 8 Data Hasil Rekonsialisasi
  21. 21. 17 Gambar 9 Tampilan Halaman Status Pegawai Sebelum memasukan NIK peserta yang terdapat pada data hasil rekonsialisasi berupa excel, terlebih dahulu diharuskan untuk meninquery NIK tersebut untuk memastikan kevalid-annya. Karena ditakutkan NIK tersebut adalah kepemilikan peserta lain bukan kepemilikan peserta yang bersangkutan. Jika saat di inquery data yang muncul sesuai dengan data peserta yang sedang dicari, maka NIK tersebut benar kepemilikannya. Jika sebaliknya, maka NIK tersebut bukan kepemilikan peserta. Gambar 10 Tampilan Halaman untuk Inquery NIK  Menonaktifkan data peserta yang bermasalah Dalam melakukan tugas penginputan data memiliki beberapa kendala salah satunya adalah data yang tidak sesuai dengan ketentuan yang ada. Di
  22. 22. 18 dalam aplikasi terkadang terdapat data ganda. Jika terdapat data ganda seperti itu maka harus dicari kebenarannya terlebih dahulu dengan mengecek NIK dengan Inquery, jika data ada yang tidak sesuai dengan yang telah diinquery maka data yang tidak sesuai tersebut harus dimutasi dengan alasan data ganda serta dicantumkan nomor kartu data yang sebenarnya. Gambar 11 Tampilan Halaman Mutasi Peserta atau Keluarga Peserta Menonaktifkan peserta ataupun anggota keluarga peserta tidak hanya dikarenakan data tersebut ganda, tetapi bisa juga karena umur anak peserta telah melebihi batas tanggungan yaitu melebihi 21 Tahun. Jika tidak terdapat nomor surat keterangan kuliah, maka anak peserta tersebut diharuskan untuk dimutasi. Gambar 12 Tampilan Halaman Form Keterangan Kuliah
  23. 23. 19  Merubah Fasilitas Kesehatan (Faskes) Fasilitas kesehatan (Faskes) adalah tempat pelayanan kesehatan pada fasilitas kesehatan tingkat pertama yakni dokter keluarga, puskesmas ataupun klinik yang setara. Jika perlu dirujuk ke rumah sakit maka faskes pertama akan memberikan rujukan yang bisa peserta bawa ke rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS terdekat di daerah tempat tinggal peserta. Pada aplikasi kepesertaan dapat menginputkan dan merubah fasilitas kesehatan tingkat pertama. Data faskes berguna bagi peserta untuk memeriksakan diri jika mengalami sakit. Gambar 13 Tampilan Halaman Faskes Tingkat 1 3.3 Hasil Berikut ini adalah hasil pekerjaan yang telah kami lakukan selama geladi berlangsung di BPJS Kesehatan kantor cabang Jakarta Utara.  Hasil dari penginputan dan perbaikan data antara data rekonsialisasi dalam excel dengan data yang berada diaplikasi.  Untuk membandingkan antara data yang berada di excel dan berada diaplikasi maka kami ditugaskan untuk mendownload daftar peserta perinstansi pada aplikasi dan keluarannya berupa PDF setelah jam 15.00.
  24. 24. 20 Gambar 14 Daftar Peserta pada Aplikasi Gambar 15 Daftar Peserta dalam Excel
  25. 25. 21 BAB 4 PENUTUP 4.1 Kesimpulan Berdasarkan kegiatan-kegiatan geladi yang telah kami lakukan, kami dapat menarik kesimpulan sebagai berikut : 1. Untuk menginputkan NIK ke aplikasi harus di inquery terlebih dahulu. 2. Anak peserta yang berusia 21 tahun harus dimutasi kecuali terdapat surat keterangan kuliah. 3. Faskes merupakan hal yang utama bagi peserta. 4. Untuk menentukan besarnya iuran peserta ditentukan sesuai dengan gaji kecuali PBI. 5. Aplikasi kepesertaan merupakan hal terpenting bagi BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia. 4.2 Saran Setelah kami melaksanakan kegiatan geladi selama enam minggu ini kami memiliki saran untuk BPJS Kesehatan cabang Jakarta Utara dan pihak Telkom University.  Untuk BPJS Kesehatan cabang Jakarta Utara : 1. Kualitas dan sistem pelayanan pada kantor cabang lebih ditingkatkan lagi untuk peserta. 2. Tempat pelayanan peserta dapat lebih dikondisikan kembali.  Untuk pihak Telkom University : 1. Pembukaan pendaftaran geladi lebih efektif lagi tidak harus rebut- rebutan dengan mahasiswa lainnya. 2. Kuota perperusahaan lebih disesuaikan lagi dengan jumlah mahasiswa pada domisili yang bersangkutan.

×