Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN
PADA PT. BANK SYARIAH MANDIRI
KANTOR CABANG PEMBATU HARAPAN INDAH
ELMIA NAFISAH
8215123400
...
ABSTRAK
ELMIA NAFISAH, Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) PT. Bank Syariah
Mandiri, Kantor Cabang Pembantu Harapan Indah...
ABSTRACT
ELMIA NAFISAH, the internship report at PT.Bank Syariah Mandiri, Kantor
Cabang Pembantu Harapan Indah. Bachelor D...
LEMBAR PERSETUJUAN SEMINAR
Laporan Praktik Kerja Lapangan
Judul : Praktik Kerja Lapangan pada PT. Bank Syariah Mandiri (BS...
LEMBAR PENGESAHAN
KETUA JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
Dr. Hamidah, SE.,M.Si
NIP. 195603211...
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan karunia-Nya
laporan ini dapat terlesaikan pada waktunya, s...
Indah: Ibu Ayu, Finny, Sandra, Siti, Puri, yang memberikan
semangat kepada Praktikan selama Praktik Kerja Lapangan.
7. Ora...
DAFTAR ISI
Halaman
ABSTRAK ..................................................................................................
DAFTAR TABEL
Nomor Tabel Judul Tabel Halaman
Tabel III.4 Tabel Biaya Administrasi Gadai Emas 51
Tabel III.10 Tabel Simulas...
DAFTAR GAMBAR
Nomor Gambar Judul Gambar Halaman
Gambar II.1 Logo BSM 14
Gambar II.2 Struktur Organisasi KCP Harapan Indah ...
DAFTAR LAMPIRAN
Nomor Lampiran Judul Lampiran
Lampiran nomor 1 Log Kegiatan Harian
Lampiran nomor 2 Surat Permohonan Izin ...
BAB 1
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang PKL
Persaingan dunia usaha yang semakin kompetitif, mendorong perusahaan
untuk menjadi...
13
dilakukan sesuai dengan jurusan dan konsentrasi mahasiswa sehingga mahasiswa
bisa mendapatkan deskripsi mengenai pengim...
14
(GIFR) 2013, Indonesia menduduki peringkat kelima negara dengan potensi
pengembangan industri keuangan syariah setelah ...
15
B. Maksud dan Tujuan PKL
Program Praktik Kerja Lapangan yang diberikan Univeristas Negeri Jakarta,
khususnya pada Progr...
16
2. Memperoleh pengalaman,
wawasan, serta ilmu mengenai kegiatan promosi suatu produk dan jasa dengan
metode personal se...
17
6. Menumbuhkan dan meningkatkan sikap profesionalisme dalam melaksanakan
suatu pekerjaan.
7. Mendorong mahasiswa untuk ...
18
1. Sebagai sarana Medapatkan SDM unggulan selain itu untuk mengetahui kualitas
pendidikan di Universitas Negeri Jakarta...
19
dengan reputasi yang baik. Ttugas yang didapatkan praktikan yaitu berhubungan
dengan kegiatan pelaksanaan pemasaran sep...
20
b. Pada tanggal 25 Februari 2014, praktikan mengambil surat izin yang telah
jadi dan langsung menuju PT Bank Syariah Ma...
21
Lapangan di PT Bank Syariah Mandiri selama 2 bulan bertempat di Jl.
Boulevard Hijau Raya.
Kegiatan Praktik Kerja Lapang...
BAB II
TINJAUAN UMUM TEMPAT PKL
A. Sejarah Perusahaan
PT. Bank Syariah Mandiri pada awal berdirinya bernama PT. Bank Susil...
23
Sutjipto, SH., No. 23 tertanggal 8 September 1999. Nama baru bank yaitu Bank
Syariah Mandiri yang kemudian disingkat BS...
24
Finance Award bahkan peringkat yang diraih mengalami peningkatan dan
menjadi leader dari perbankan syariah lainnya
PT. ...
25
2. Visi dan Misi Perusahaan
• Visi dari Bank Syariah Mandiri (BSM), yaitu :
Visi dari Bank Syariah Mandiri (BSM) adalah...
26
B. Sruktur Organisasi Perusahaan
Setelah melalui proses yang melibatkan seluruh jajaran pegawai sejak
pertengahan 2005,...
27
5. Customer Focus
Memahami dan memenuhi kebutuhan pelanggan untuk menjadikan Bank
Syariah Mandiri sebagai mitra yang te...
28
Praktikann melakukan PKL di bagian Gadai Assistant, yaitu pada struktur ini
praktikan bekerja beriringan dalam melakuka...
29
Melakasanakan kegiatan pemasaran, prakarsa, pembinaan, pemantauan,
pengelolaan dan pengembangan portofolio kredit menge...
30
melalui kegiatan penaksiran barang jaminan sesuai dengan limit menentukan
harga dasar barang jaminan emas yang ditetapk...
31
memfile seluruh berkas permohonan atau penutupan tabungan dan penggantian
tabungan.
9. Teller
Teller selaku kuasa Bank ...
32
trilyun (37,94%), disusul BMI Rp 22,4 trilyun (23,30%), BRI Syariah Rp 11,3
Trilyun (11,74%)5
.
Berikut ini merupakan p...
33
c. Deposito Syariah Mandiri
Deposito yang dikelola berdasarkan prinsip mudharabah al-muthlaqah,
artinya dana deposito d...
34
usaha yang dapat dibiayai antara lain perdagangan, industri/manufacturing, usaha
atas dasar kontrak dan lain-lain.
b. M...
35
d. Salam (Pembiayaan Penarikan)
Pembiayaan jual beli dimana pembeli memberikan uang terlebih dahulu
terhadap barang yan...
36
Akad perwakilan antara bank dan nasabah dimana nasabah memberikan kuasa
kepada bank untuk mewakili dirinya dalam melaku...
37
Produk ini dirancang untuk memberikan fasilits pelayanan 24 jam bagi
nasabah Tabungan dan Giro Syariah Mandiri sehingga...
38
Untuk variasi produk dan jasa BSM lebih unggul dibandingan Muamalat dan
BRI Syariah. BSM memiliki 7 variasi yaitu Tabun...
39
sebesar Rp 80.000,00 merupakan setoran awal paling murah dibandingkan dengan
bank syariah lainnya.
Dengan setoran terse...
40
Syariah, dan 85 Payment Point. BSM dilengkapi layanan berbasis e-channel
seperti BSM Mobile Banking GPRS dan BSM Net ba...
41
a. Personal Selling
Promosi yang secara umum dilakukan oleh Bank Syariah Mandiri
yaitu dengan Personal selling juga dil...
42
d. Publicity
Kegiatan promosi yang dilakukan BSM dengan mengikuti
pameran-pameran dan menjadi sponsor kegiatan. Kegiata...
43
5. People
BSM KCP Harapan Indah mengadakan evaluasi untuk meningkatkan kinerja
karyawan yaitu satu minggu sekali, sedan...
44
serta tidak meragukan dan calon nasabah merasa dihormati dengan profesionalitas
pegawai PT. Bank Syariah Mandiri.
Selai...
45
karena itu disetiap proses pelayanan pada front liner ditentukan standar waktu
pelayanan.
Standarisasi proses pelayanan...
46
1. Penghimpunan Dana
Gambar II.3. Proses Operasional Bank Syariah Mandiri dalam Penghimpunan Dana.
Sumber : Arsip Bagia...
47
2. Penyaluran Dana
Gambar II.4. Proses Operasional Bank Syariah Mandiri dalam Penyaluran Dana.
Sumber : Arsip Bagian BS...
48
Gambar II.5. Proses Operasional Bank Muamalat dalam Penyaluran Dana.
Sumber : http://eprints.iainsalatiga.ac.id/1100/1/...
BAB III
PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN
A. Bidang Kerja
Divisi Marketing pada PT. Bank Syariah Mandiri KCP Harapan Inda...
50
operasional. Selama melaksanakan Praktik Kerja Lapangan, Praktikan
melaksanakan tugas-tugas berikut:
1. Melaksanakan Ke...
51
sebelum benar-benar masuk dunia kerja. Manfaat lain adalah menjalin banyak
relasi sehingga memperluas lingkup pertemana...
52
Gambar III.1. Tiket Transaksi.
Sumber : Arsip Bagian BSM KCP Hrapan Indah, tahun 2014
Validasi yang dilakukan praktikan...
53
rekening setelah calon nasabah memahami produk BSM nasabah akan memilih
produk yang akan dibuat. Setelah itu praktikan ...
54
menerima nasabah lagi yaitu pada sore hari. Jumlah verifikasi yang praktikan
lakukan berkisar antara 30-50 perharinya. ...
55
eksekusi. Nantinya staf pemasaran akan mengisi tabel tersebut dengan pencapaian
yang dilakukan selama bulan Agustus sam...
56
pemasaran siap bekerja dilapangan dan bertemu dengan beragam karakter
masyarakat. Pelatihan ini sangat membantu praktik...
57
Setelah ditentukan action plan tersebut maka langkah kedua yaitu memilih
target pipeline potensialnya pemanfaatan konse...
58
Harapan Indah masih relatif masih mengacu pada komitmen perencanaan periode
sebelumnya sehingga kecendrungan masih bert...
59
Selama mendapatkan pengarahan mengenai informasi produk-produk dari
unit Gadai BSM praktikan juga diberi pembelajaran m...
60
Setelah keputusan dari cabang diterima oleh petugas gadai, maka
petugas gadai akan menginformasikan kepada calon nasaba...
61
• Larutan uji emas yaitu asam nitrat dan asam chloride
• Loupe (kaca pembesar) 10x 5)
• Botol air uji emas yang berwarn...
62
Biaya pemeliharaan :
 Batangan = 1,13% x nilai taksiran
 Perhiasan = 1,3% x nilai taksiran
Biaya administrasi : Jangk...
63
• Nilai pasar emas saat ini ditaksir Rp 437.000
• Nilai taksiran :
10 gram x Rp 400.000 = Rp 4.000.000
Pembiayaan yang ...
64
Sumber : Data diolah oleh praktikan.
Pada dasarnya nasabah dapat melunasi kewajibannya setiap waktu tanpa
menunggu jatu...
65
Gambar III.6. Mekanisme Pelunasan Emas.
Sumber : Data diolah oleh praktikan.
Selama pembekalan awalnya praktikan merasa...
66
dari Ibu Ayu. Untuk penghitungan dan penaksiran emas praktikan hanya
diberikan kesempatan sebanyak 3 kali saja
b. Mengi...
67
calon nasabah akan tertarik menggunakan jasa ini. Setelah calon nasabah sudah
mendengar dan mengetahui gadai BSM, prakt...
68
Selama menjalani pekerjaan ini, praktikan mendapatkan pengalaman dalam
menyebarkan brosur kepada calon nasabah. Salah s...
69
hal.557). Dari teori mengenai direct marketing tersebut dijelaskan bahwa definisi
direct marketing adalah melakukan pem...
70
Saat praktikan ditempatkan dibagian unit Gadai Bank Syariah Mandiri
praktikan membantu calon nasabah yang mengisi formu...
71
dilunasi. Jika nasabah belum mampu melunasi pinjamannya pada jangka waktu
yang telah ditentukan di akad, maka nasabah d...
72
Checking yang praktikan buat nantinya akan difax ke Officer Gadai BSM Cabang
Bekasi untuk dilakukan pengecekan BI check...
73
d. Menginformasikan mengenai produk cicil emas dan mengikuti kegiatan
personal selling dalam pameran gerai yang diselen...
74
Setiap hari harga emas dapat berubah dan cicil emas ini khusus untuk logam
mulia Antam, dengan berat mulai dari 50 gram...
75
tersebut dimulai dari harga jual logam mulia per gramnya, cara perhitungan pokok
hutang sampai perhitungan down payment...
76
penjualan (closing), dan tindak lanjut setelah penjualan (follow up), (Kotler dan
Amstrong, 2012:583).
Selama menjalani...
77
3. Pendekatan (approach)
Selanjutnya, pendekatan kepada calon nasabah dilakukan dengan memulai
topik yang ringan sampai...
78
c. Memperkenalkan keunggulan produk : Menyebutkan keunggulan
produk dibandingkan kompetitor
d. Metode Gali Mimpi : pada...
79
saat harga emas turun dan murah dan sekitar 5 di antaranya melakukan closing.
Untuk tenor cicilan BSM menawarkan solusi...
80
nasabah jika telah menikah, data pekerjaan yang sedang ia jalani, data pekerjaan
sebelumnya dan lain lain. Setelah satu...
81
praktikan juga membantu nasabah mengisi formulir aplikasi yang akan closing
Saat ada calon nasabah yang tertarik untuk ...
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri

35,131 views

Published on

Laporan Praktik Kerja Lapangan Mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Jakarta, (UNJ). praktikan PKL di Bank SYariah andiri (BSM) di cabang Harapan Indah Bekasi.

Published in: Education

Contoh Laporan Praktik Kerja Lapangan Manajemen Fakeltas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta di Bank Syariah Mandiri

  1. 1. LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN PADA PT. BANK SYARIAH MANDIRI KANTOR CABANG PEMBATU HARAPAN INDAH ELMIA NAFISAH 8215123400 Laporan Praktik Kerja Lapangan ini ditulis untuk memenuhi salah satu persyaratan mendapatkan Gelar Sarjana Ekonomi pada Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta PROGRAM STUDI S1 MANAJEMEN KONSENTRASI PEMASARAN JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA 2015
  2. 2. ABSTRAK ELMIA NAFISAH, Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) PT. Bank Syariah Mandiri, Kantor Cabang Pembantu Harapan Indah . Program Studi Manajemen, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Jakarta, 2012. Praktik Kerja Lapangan (PKL) adalah salah satu syarat kelulusan mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) untuk menyelesaikan studinya sebelum menulis skripsi. Pelaksanaan PKL bertujuan sebagai media kerja sama antara perusahaan dengan UNJ serta agar mahasiswa mendapatkan wawasan yang lebih luas dan pengalaman mengenai dunia kerja, melatih mental sebelum memasuki dunia kerja pemasaran dan memperluas jaringan kerja. PKL dilaksanakan pada PT. Bank Syariah Mandiri, Kantor Cabang Pembantu Harapan Indah berlokasi di Jalan Boulevard Hijau Raya Blok SN I No. 21-22 Praktikan ditempatkan pada bagian pemasaran. Pelaksanaan PKL selama dua bulan terhitung sejak tanggal 1 Juli sampai 28 Agustus 2014. Tugas praktikan selama PKL meliputi pelaksanaan kegiatan oprasional, merencanakan program pemasaran unit gadai dan melaksanakan program pemasaran unit gadai seperti menginformasikan produk gadai emas secara umum kepada calon nasabah, menyebarkan brosur, melakukan follow up nasabah sebelum jatuh tempo, menginformasikan mengenai produk cicil emas dan mengikuti kegiatan pameran gerai yang diselenggarakan perusahaan. Kata Kunci: Praktik Kerja Lapangan (PKL), PT. Bank Syariah Mandiri, Gadai. ii
  3. 3. ABSTRACT ELMIA NAFISAH, the internship report at PT.Bank Syariah Mandiri, Kantor Cabang Pembantu Harapan Indah. Bachelor Degree of Management, Management Major, Faculty of Economics, State University of Jakarta, 2012. The internship is one of requirement of the graduate program in State University of Jakarta to finish the study before make a thesis. The internships is compiled as media in order to make a link between corporation and university and also for the college student in order to get insight and working experience, working mentality before come in marketing world and make a working network. Internships was placed at PT. Bank Syariah Mandiri, Kantor Cabang Pembantu Harapan Indah located in Jalan Boulevard Hijau Raya Blok SN I No. 21-22. The interns was placed in marketing division. The internship during two months since 1st July to 28th Spetember 2014. The interns assignment during internship include the implementation operational activities,marketing planning and implementing marketing unit such as informing product of pawning gold to the prospective customer, spreading brochure, follow up customer before due date, and informing simulation of installment cost of gold per gram and participate the exhibiton booth that held by company. Keywords: Internship,PT. Bank Syariah Mandiri, Pawn Shop. iii
  4. 4. LEMBAR PERSETUJUAN SEMINAR Laporan Praktik Kerja Lapangan Judul : Praktik Kerja Lapangan pada PT. Bank Syariah Mandiri (BSM) Nama Praktikan : Elmia Nafisah Nomor Registrasi : 8215123400 Program Studi : S1 Manajemen Jurusan : Manajemen Setuju untuk Ujian : Menyetujui, Ketua Program Studi Manajemen, Pembimbing, Gatot Nazir Ahmad, S.Si.,M.Si. Setyo Ferry Wibowo, SE.,M.Si. NIP.19720506 200604 1 002 NIP. 19720617 199903 1 001 Mengetahui, Ketua Jurusan Manajemen Dr. Hamidah, SE.,M.Si. NIP. 195603211986032 001 Seminar Pada Tanggal, ................................ iv
  5. 5. LEMBAR PENGESAHAN KETUA JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA Dr. Hamidah, SE.,M.Si NIP. 195603211986032 001 Nama Tanda Tangan Tanggal Ketua Penguji Dr. Gatot Nazir Ahmad, S.Si.,M.Si. ........................... ..................... NIP.19720506 200604 1 002 Dosen Pembimbing Setyo Ferry Wibowo, SE.,M.Si. ............................ ...................... NIP. 19720617 199903 1 001 v
  6. 6. KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan karunia-Nya laporan ini dapat terlesaikan pada waktunya, serta kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga dapat terselesaikannya penulisan laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini. Laporan ini Praktikan buat berdasarkan hasil dari PKL pada PT. Bank Syariah Mandiri Kantor Canag Pembantu (KCP) Harapan Indah. Dalam menyelesaikan laporan PKL ini, Praktikan mendapatkan banyak bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, Praktikan mengucapkan terimakasih kepada: 1. Setyo Ferry Wibowo SE, M,Si, selaku pembimbing Praktikan dalam penyusunan laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL). 2. Drs. Dedi Purwana ES, M.Bus., selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta. 3. Dr. Hamidah, SE, M.Si., selaku Ketua Jurusan Manajemen. 4. Dr.Gatot Nazir Ahmad, S.Si., M,Si.,selaku Ketua Program Studi S1 Manajemen. 5. Manajer Oprasional, Ibu Sri Novianti selaku pembimbing Praktikan selama praktik kerja lapangan 6. Seluruh karyawan kantor cabang pembantu Harapan Indah segala petunjuk, bimbingan, dan saran yang telah membantu Praktikan dalam kegiatan Praktik Kerja Lapangan. Karyawan BSM Harapan vi
  7. 7. Indah: Ibu Ayu, Finny, Sandra, Siti, Puri, yang memberikan semangat kepada Praktikan selama Praktik Kerja Lapangan. 7. Orang tua yang telah memberikan doa dan bantuan baik secara moril maupun materil. 8. Rekan-rekan lain yang tidak dapat Praktikan sebutkan satu persatu yang telah banyak membantu penulis baik langsung maupun tidak langsung. Praktikan menyadari dalam penulisan laporan ini banyak terdapat kekurangan dan jauh dari sempurna. Untuk itu Praktikan mohon maaf atas kesalahan penulisan. Praktikan juga mengharapkan saran dan kritik yang membangun agar menjadi lebih baik lagi. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca. Jakarta, Juni 2015 Praktikan vii
  8. 8. DAFTAR ISI Halaman ABSTRAK ....................................................................................................... ii ABSTRACT .................................................................................................... iii LEMBAR PERSETUJUAN SEMINAR ......................................................... iv LEMBAR PENGESAHAN ............................................................................. v KATA PENGANTAR...................................................................................... vi DAFTAR ISI ................................................................................................... viii DAFTAR TABEL............................................................................................ ix DAFTAR GAMBAR ....................................................................................... x DAFTAR LAMPIRAN ................................................................................... xi BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang PKL.................................................................. 1 B. Maksud dan Tujuan PKL.......................................................... 4 C. Kegunaan PKL.......................................................................... 5 D. Tempat PKL.............................................................................. 7 E. Jadwal Waktu PKL................................................................... 8 BAB II TINJAUAN UMUM TEMPAT PKL A. Sejarah Perusahaan.................................................................... 11 B. Struktur Organisasi ................................................................... 16 C. Kegiatan Umum Perusahaan..................................................... 20 BAB III PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN A. Bidang Pekerjaan...................................................................... 38 B. Pelaksanaan Kerja..................................................................... 39 C. Kendala Yang Dihadapi............................................................ 71 D. Cara Mengatasi kendala ........................................................... 72 BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan............................................................................... 74 B. Saran.......................................................................................... 75 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN-LAMPIRAN viii
  9. 9. DAFTAR TABEL Nomor Tabel Judul Tabel Halaman Tabel III.4 Tabel Biaya Administrasi Gadai Emas 51 Tabel III.10 Tabel Simulasi Perhitungan Cicilan Logam Mulia 69 ix
  10. 10. DAFTAR GAMBAR Nomor Gambar Judul Gambar Halaman Gambar II.1 Logo BSM 14 Gambar II.2 Struktur Organisasi KCP Harapan Indah 16 Gambar II.3 Proses Oprasional BSM dalam Penghimpunan Dana 35 Gambar II.4 Proses Oprasional BSM dalam Penyaluran Dana 36 Gambar II.5 Proses Oprasional Muamalat dalam Penyaluran Dana 15 Gambar III.1 Tiket Transaksi 41 Gambar III.2 Pola Program Pemasaran 44 Gambar III.3 Tabel Perancanaan Komitmen Pencapaian Gadai Emas 46 Gambar III.5 Mekanisme Penaksiran Gadai Emas 52 Gambar III.6 Mekanisme Pelunasan Gadai Emas 53 Gambar III.7 Brosur Promo Ketupat Emas 56 Gambar III.8 Rekap Gadai 60 Gambar III.9 Mekanisme Proses Cicil Emas 62 x
  11. 11. DAFTAR LAMPIRAN Nomor Lampiran Judul Lampiran Lampiran nomor 1 Log Kegiatan Harian Lampiran nomor 2 Surat Permohonan Izin P Lampiran nomor 3 Surat Penempatan Mahasiswa PKL Lampiran nomor 4 Daftar Hadir PKL Lampiran nomor 5 Lembar Penilaian PKL Lampiran nomor 6 Form Aplikasi Gadai Lampiran Nomor 7 Rekap Data Gadai Lampiran Nomor 8 Struktur Organisasi BSM Kantor Pusat Lampiran nomor 9 Formulir Permintaan BI Checking Lampiran nomor 10 Hasil Perhitungan Anuitas Cicil Emas Lampiran nomor 11 Disclosure Lampiran Nomor 12 Brosur Gadai Emas Lampiran Nomor 13 Brosur Cicil Emas 11
  12. 12. BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang PKL Persaingan dunia usaha yang semakin kompetitif, mendorong perusahaan untuk menjadikan sumber daya manusia sebagai aset utama dan mitra strategis dalam mencapai visi dan misi perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan seringkali bersaing untuk mendapatkan SDM yang kompeten dan berkualitas sedini mungkin. Untuk mendapatkan calon karyawan yang berkualitas unggul dengan lebih cepat dibanding pesaing, perusahaan biasanya memanfaatkan program Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi mahasiswa dari suatu Universitas. Universitas Negeri Jakarta sebagai salah satu lembaga pendidikan di Indonesia yang memiliki sistem pendidikan yang menitikberatkan pada praktik dan teori, yang diharapkan mampu mencetak atau menghasilkan tenaga-tenaga profesional yang siap pakai sesuai dengan bidang keahliannya. Untuk mewujudkan itu, Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta mempunyai program kegiatan Praktik Kerja Lapangan bagi mahasiswa. Praktik Kerja Lapangan diharapkan mampu memberikan gambaran kepada mahasiswa akan dunia kerja yang sebelumnya tidak diketahui. Selain itu juga dapat menambah wawasan mahasiswa dan membandingkan antara teori dengan praktik di perusahaan atau instansi tertentu sehingga mahasiswa lulusan dari Universitas Negeri Jakarta akan memperoleh kesiapan dalam menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya. Praktik Kerja Lapangan 12
  13. 13. 13 dilakukan sesuai dengan jurusan dan konsentrasi mahasiswa sehingga mahasiswa bisa mendapatkan deskripsi mengenai pengimplementasian ilmunya di dunia nyata dan diharapkan dapat membantu mahasiswa untuk lebih memahami bidang studi yang sedang ditekuninya. Praktik Kerja Lapangan ini dilaksanakan pada akhir semester IV. Selama melaksanakan Praktik Kerja Lapangan di sebuah perusahaan atau di instansi pemerintah maka pihak perusahaan atau instansi pemerintah akan memberikan bimbingan dan penjelasan kepada mahasiswa mengenai kegiatan atau pekerjaan yang ada dalam perusahaan atau instansi tersebut.Pada Praktik Kerja Lapangan kali ini, Praktikan mendapatkan kesempatan melakukan PKL di PT. Bank Syariah Mandiri tepatnya di Kantor Cabang Pembantu Harapan Indah. Alasan Praktikan memilih PT. Bank Syariah Mandiri sebagai tempat melakukan PKL karena Bank Syariah Mandiri adalah lembaga keuangan syariah terbesar dan terkemuka. Hal ini ditunjukan dari penghargaan-pernghargaan yang diperolehnya salah satunya yaitu Top Brand Award 2014 Category Sharia Bank tahun 2014 dan tujuh kali berturut-turut menjuarai Islamic Finance Award1 . Selain itu Bank Syariah Mandiri sedang memberikan kesempatan untuk mahasiswa yang ingin melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL) sehingga praktikan tertarik untuk mengetahui bagaimana Bank Syariah Mandiri menjalankan program pemasarannya. Dalam dua dekade terakhir, industri jasa keuangan syariah global telah berkembang cukup pesat. Berdasar penilaian Global Islamic Finance Report 1 PT. Bank Syariah Mandiri, Daftar Penghargaan Tahun 2015, http://www.syariahmandiri.co.id/category/penghargaan/ , diakses tanggal 30 Maret 2015, Jam 19.00 wib 13
  14. 14. 14 (GIFR) 2013, Indonesia menduduki peringkat kelima negara dengan potensi pengembangan industri keuangan syariah setelah Iran, Malaysia, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Naik dua peringkat dari 2012, sedangkan pada tahun 2015 Indonesia menempati peringkat ketiga dunia dari jumlah kelembagaan, dan total aset peringkat sembilan dunia, dengan aset sebesar USD35,63 miliar atau pangsa pasar dunia 2,1 persen. 2 Terdapat beberapa faktor yang secara signifikan menjadi pendorong peningkatan kinerja industri perbankan syariah, baik dalam kegiatan penghimpunan dana maupun penyaluran pembiayaan. 1. Ekspansi jaringan kantor perbankan syariah mengingat kedekatan kantor dan kemudahan akses menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi pilihan nasabah dalam membuka rekening di bank syariah. 2. Gencarnya program edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai produk dan layanan perbankan syariah semakin meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat. 3. Upaya peningkatan kualitas layanan (service excellent) perbankan syariah agar dapat disejajarkan dengan layanan perbankan konvensional. 4. Pengesahan beberapa produk perundangan yang memberikan kepastian hukum dan meningkatkan aktivitas pasar keuangan syariah.3 2 Okezone, Lembaga Keuangan Syariah RI Tempati Peringkat Ketiga Dunia, http http://economy.okezone.com/read/2015/04/30/457/1142400/lembaga-keuangan- syariah-ri-tempati-peringkat-ketiga-dunia , diakses tanggal 5 Mei 2015, Jam 20.36 wib 3 Bank Indonesia, Perkembangan dan Prospek Perbankan Syariah Indonesia: Tantangan Dalam Menyongsong MEA 2015, http://www.bi.go.id/id/ruang-media/pidato-dewan- gubernur/Documents/6bf00812e40b4d0cb140ea80239c4966PerkembanganProspe kPerbankanSyariahIndonesiaMEA201.pdf , diakses tanggal 5 Mei 2015, Jam 14
  15. 15. 15 B. Maksud dan Tujuan PKL Program Praktik Kerja Lapangan yang diberikan Univeristas Negeri Jakarta, khususnya pada Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi sebagai upaya mahasiswa untuk beradaptasi dengan dunia kerja serta, melihat secara nyata dunia kerja yang sesungguhnya sehingga mahasiswa mampu mengasah kemampuan dan keterampilan kerja. Adapun maksud dan tujuan dalam melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) antara lain: Maksud dari pelaksanaan praktik kerja lapangan 1. Memenuhi salah satu syarat kelulusan program studi S1 Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Jakarta 2. Mendapatkan pengalaman kerja sebelum memasuki dunia kerja. 3. Mengaplikasikan teori yang didapat oleh mahasiswa di bangku perkuliahan khususnya teori pemasaran. 4. Dapat mempelajari bidang pekerjaan yang sesuai dengan konsentrasi praktikan yaitu pemasaran. Tujuan dilaksankannya Praktik Kerja Lapangan 1. Mengetahui bagaimana pelaksanaan kegiatan pemasaran di Unit Gadai Bank Syariah Mandiri. 20.38 wib 15
  16. 16. 16 2. Memperoleh pengalaman, wawasan, serta ilmu mengenai kegiatan promosi suatu produk dan jasa dengan metode personal selling dan direct marketing. 3. Mendapatkan pengalaman bagaimana proses melakukan gadai dengan prinsip syariah dan bagaimana menghitung biaya cicilan logam mulia di BSM. C. Kegunaan Praktik Kerja Lapangan Praktik kerja lapangan sangat diharapkan dapat memberikan manfaat dan bagi Praktikan, Universitas maupun perusahaan tempat Praktikan melaksanakan PKL. Manfaat bagi Praktikan : 1. Meningkatkan keterampilan kerja mahasiswa sekaligus mempraktekkan langsung ilmu yang telah didapatkan di bangku kuliah ke dunia kerja. 2. Mendapatkan pengalaman mengenai dunia kerja langsung dari tempat pembelajaran yang sesungguhnya. 3. Mempersiapkan mahasiswa memasuki dunia kerja lebih cepat dan dengan profesional. 4. Melatih keterampilan mahasiswa sesuai dengan pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti perkuliahan. 5. Menguji kemampuan mahasiswa dalam meningkatkan rasa tanggung jawab, disiplin, inisiatif serta kreatifitas dalam melaksanakan setiap pekerjaan. sesuai dengan bidang ilmu yang ditekuni. 16
  17. 17. 17 6. Menumbuhkan dan meningkatkan sikap profesionalisme dalam melaksanakan suatu pekerjaan. 7. Mendorong mahasiswa untuk dapat menggali berbagai masalah baru serta mencari solusi pemecahan masalah yang dihadapi di lingkungan kerja. 8. Mengaplikasikan ilmu yang telah diterima mahasiswa selama diperkuliahan, ke dalam bidang pekerjaan di tempat magang. Manfaat bagi Universitas Negeri Jakarta khususnya Program Studi Manajemen : 1. Membangun hubungan kemitraan yang baik antara perusahaan tempat mahasiswa melakukan Praktik Kerja Lapangan dengan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta khususnya Program Studi Manajemen. 2. Mendukung kurikulum pendidikan dari Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta khususnya Program Studi Manajemen 3. Mendapatkan umpan balik (feedback) berupa saran, kritik, untuk menyempurnakan dan memperbaharui kurikulum yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan perusahaan. 4. Sebagai masukan dalam upaya meningkatkan keterampilan dan kemampuan sumber daya manusia mahasiswa UNJ. Manfaat bagi perusahaan tempat Praktikan melakukan Praktek Kerja Lapangan : 17
  18. 18. 18 1. Sebagai sarana Medapatkan SDM unggulan selain itu untuk mengetahui kualitas pendidikan di Universitas Negeri Jakarta. 2. Mendapatkan ide segar, , inovatif, dan kreatif dari mahasiswa peserta program praktik kerja lapangan. 3. Mendukung pelaksanaan kegiatan CSR (Corporate Social Responsibilities) perusahaan. 4. Terjalin hubungan kerjasama yang saling menguntungkan antara Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan Bank Syariah Mandiri (BSM). D. Tempat PKL Nama Perusahaan : PT. Bank Syariah Mandiri, Kantor Cabang Pembantu Harapan Indah Divisi : Bagian Marketing Alamat : Jalan Boulevard Hijau Raya, Bekasi Telepon : (021) 88865555 / 88865929 Website : www.syariahmandiri.co.id Praktikan ditempatkan di bagian marketing pada unit gadai yang berada di Kantor Cabang Pembantu Harapan indah. praktikan memutuskan melaksanakan PKL di PT Bank Syariah Mandiri karena divisi dimana praktikan ditempatkan sesuai dengan bidang ilmu yang di dapatkan praktikan selama duduk di bangku perkuliahan yaitu konsentrasi manajemen pemasaran. Praktikan memilih Bank Syariah Mandiri sebagai tempat PKL karena BSM merupakan Bank Syariah 18
  19. 19. 19 dengan reputasi yang baik. Ttugas yang didapatkan praktikan yaitu berhubungan dengan kegiatan pelaksanaan pemasaran seperti pelaksanaan kegiatan direct marketing dan personal selling. E. Jadwal Waktu PKL Jadwal waktu praktikan melaksanakan PKL di PT. Bank Syariah Mandiri selama dua bulan terhitung dari 1 Juli 2014 sampai dengan 29 Agustus 2014. Praktikan melakukan kegiatan PKL sesuai jam kerja karyawan, yaitu dari hari Senin sampai hari Jumat. Mulai pukul 07.30 – 16.30 WIB, dan/atau mulai pukul 07.30 – 16.00 WIB setiap harinya selama bulan Ramadhan. Waktu istirahat pukul 12.00 – 13.00 kecuali hari Jumat pada pukul 11.30 – 13.30 WIB. Dalam proses persiapan pelaksanaan PKL dibagi tiga tahap yaitu: 1. Tahap persiapan PKL a. Pada tanggal 20 Februari 2014 praktikan meminta formulir pendaftaran PKL ke Gedung R Fakultas Ekonomi untuk diisi, kemudian meminta tanda tangan kepada Ketua Jurusan Bapak Gatot Nazir Ahmad untuk ditandatangani. Setelah itu praktikan menyerahkan ke Biro Administrasi dan Kemahasiswaan sebagai permohonan pengajuan surat PKL. Surat pengajuan PKL tersebut ditunjukan kepada PT Bank Syariah Mandiri KCP Harapan Indah. 19
  20. 20. 20 b. Pada tanggal 25 Februari 2014, praktikan mengambil surat izin yang telah jadi dan langsung menuju PT Bank Syariah Mandiri untuk mengajukan permohonan izin PKL. c. Pada tanggal 13 Juni 2014, praktikan medapat kabar dari PT Bank Syariah Mandiri kantor pusat bahwa praktikan diterima untuk PKL di perusahaan BSM namun kegiatan PKL dikantor pusat telah penuh dan praktikan diminta untuk memilih lokasi Bank Syariah Mandiri di cabang terdekat. Lalu praktikan memilih lokasi Bank Syariah Mandiri yang ada di Harapan Indah. Maka bagian HRD BSM Kantor Pusat mengirimkan surat permintaan PKL ke kantor Cabang Bekasi nantinya BSM Cabang Bekasi akan mengirimkan surat permintaan tersebut ke BSM KCP Harapan Indah. Setelah itu praktikan mendapatkan telepon konfirmasi pelaksanaan PKL dari BSM KCP Harapan Indah dan diminta datang pada tanggal 25 Juni 2014 untuk penginformasian teknis pelaksanaan kegiatan Praktek Kerja Lapangan di Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Pembantu Harapan Indah. 2. Tahap Pelaksanaan PKL Setelah mendapat panggilan untuk melakukan kegiatan magang pada tanggal 25 Juni 2014, praktikan mendatangi kantor Bank Syariah Mandiri (BSM) untuk mengetahui hal teknis sebelum melaksanakan PKL pada tanggal 1 Juli 2014. Setelah itu praktikan baru menjalankan Praktik Kerja Lapangan pada tanggal 1 Juli 2014. Praktikan melaksakan Praktik Kerja 20
  21. 21. 21 Lapangan di PT Bank Syariah Mandiri selama 2 bulan bertempat di Jl. Boulevard Hijau Raya. Kegiatan Praktik Kerja Lapangan dimulai pada tanggal 1 Juli 2014 dan berakhir pada tanggal 29 Agustus 2014, dilaksanakan setiap Senin sampai Jumat. Pelaksanaan kerja yang dilakukan di Bank Syariah Mandiri dimulai pada jam 07.30 WIB sampai degan 17.00 WIB. Waktu istirahat pukul 12.00- 13.00 WIB, kecuali pada hari Jum’at pukul 11.30-13.00 WIB. Praktikan melaksanakan PKL dengan pengawasan dari Manajer Operasional yaitu Ibu Novianti. 3. Tahap penulisan Laporan PKL Sebagai bukti pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan yang telah dilakukan, Praktikan wajib menyusun laporan. Laporan tersebut akan dipertanggungjawabkan pada saat sidang PKL yang menjadi salah satu syarat kelulusan di Program Studi S1 Manajemen. Praktikan menyusun laporan pada pertengahan bulan Agustus 2014. 21
  22. 22. BAB II TINJAUAN UMUM TEMPAT PKL A. Sejarah Perusahaan PT. Bank Syariah Mandiri pada awal berdirinya bernama PT. Bank Susila Bakti (BSB) yang dimiliki oleh Yayasan Kesejahteraan Pegawai (YKP) PT. Bank Dagang Negara dan PT. Mahkota Prestasi, atas dasar Akta Notaris: R. Soeratman, SH., No. 146 tertanggal 10 Agustus 1973. Setelah adanya merger empat bank pemerintah yaitu Bank Bumi Daya (BBD), Bank Dagang Negara (BDN), Bank Eksport Import Indonesia (BEII) dan Bapindo pada tanggal 31 Juli 1999 menjadi PT. Bank Mandiri (Persero), maka kepemilikan PT. Bank Susila Bakti (BSB) diambil alih oleh PT. Bank Mandiri (Persero). PT. Bank Mandiri (Persero) selaku pemilik baru membuat kebijakan untuk mendukung sepenuhnya dan melanjutkan kebijakan lama dari PT. Bank Susila Bakti (BSB) yang bermaksud mengubah kegiatan bank dari konvensional menjadi syariah, sejalan dengan keinginan PT. Bank Mandiri (Persero) untuk membentuk unit syariah. Langkah awal dilakukan dengan mengubah Anggaran Dasar tentang nama PT. Bank Susila Bakti (BSB) menjadi PT. Bank Syariah Sakinah Mandiri berdasar Akta Notaris: Ny. Machrani Moertolo Soenarto, SH., No. 29 tertanggal 19 Mei 1999 dan telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman RI dengan Surat Keputusannya tanggal 1 Juli 1999 No. C2-12120.HT.01.04. TH.99. Maksud, tujuan dan nama bank serta seluruh Anggaran Dasar dari PT. Bank Syariah Sakinah Mandiri kemudian diubah kembali berdasarkan Akta Notaris: 22
  23. 23. 23 Sutjipto, SH., No. 23 tertanggal 8 September 1999. Nama baru bank yaitu Bank Syariah Mandiri yang kemudian disingkat BSM. Perubahan-perubahan tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Nomor 16495.HT.01.04.TH.99 tertanggal 16 September 1999. Pada tanggal 25 Oktober 1999, Bank Indonesia (BI) melalui Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia No. 1/24/KEP.BI/1999 telah memberikan ijin perubahan kegiatan usaha konvensional menjadi kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah kepada PT. Bank Susila Bakti. Selanjutnya dengan Surat Keputusan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia No. 1/1/KEP.DGS/1999 tanggal 25 Oktober 1999, Bank Indonesia telah menyetujui perubahan nama PT. Bank Susila Bakti (BSB) menjadi PT. Bank Syariah Mandiri. Dalam keputusan Bank Indonesia (BI) tersebut, Bank Syariah Mandiri (BSM) bisa beroperasi secara syariah terhitung mulai hari Senin tanggal 25 Rajab 1420 H atau tanggal 1 November 1999. Kelahiran PT. Bank Syariah Mandiri (BSM) merupakan buah usaha bersama dari para perintis bank syariah di PT. Bank Susila Bakti (BSB) dan Manajemen PT. Bank Mandiri yang memandang pentingnya kehadiran bank syariah di lingkungan PT. Bank Mandiri (Persero). PT. Bank Syariah Mandiri (BSM) hadir sebagai bank yang mengkombinasikan idealisme usaha dengan nilai-nilai rohani yang melandasi operasinya. Harmoni antara idealisme usaha dan nilai-nilai rohani inilah yang menjadi salah satu keunggulan PT. Bank Syariah Mandiri (BSM) sebagai alternatif jasa perbankan di Indonesia. Pada tahun menjadi Top Brand Award 2014 Category Sharia Bank dan tujuh kali berturut-turut menjuarai Islamic 23
  24. 24. 24 Finance Award bahkan peringkat yang diraih mengalami peningkatan dan menjadi leader dari perbankan syariah lainnya PT. Bank Syariah Mandiri kini memiliki 669 outlet terdiri dari 125 Kantor Cabang, 406 Kantor Cabang Pembantu (KCP), 38 Kantor Kas, 15 Konter Layanan Syariah, dan 85 Payment Point. BSM dilengkapi layanan berbasis e-channel seperti BSM Mobile Banking GPRS dan BSM Net banking serta fasilitas ATM yang terkoneksi dengan bank induk. Kantor pusat Bank Syariah Mandiri (BSM) berlokasi di Jalan M.H. Thamrin No. 5 Telp. (021) 2300509, Fax. (021) 39832978, Jakarta, 103404 . 1. Tujuan Pendirian PT Bank Syariah Mandiri Bank Syariah Mandiri (BSM) didirikan berdasarkan suatu keyakinan bahwa operasi perbankan yang berlandaskan prinsip bagi hasil dan pengambilan margin keuntungan dapat mendorong terciptanya stabilitas perekonomian. Seperti terurai dalam tujuan pendirian Bank Syariah Mandiri (BSM) berikut ini: 1. Menjalin kemitraan yang berkeadilan. 2. Meratakan pendapatan melalui kegiatan investasi. 3. Meningkatkan kesejahteraan hidup dengan membuka peluang usaha yang lebih besar. 4. Menghindari persaingan yang tidak sehat di antara lembaga keuangan. 5. Alternatif pilihan dalam menggunakan jasa-jasa perbankan serta menghindari riba. 4 PT. Bank Syariah Mandiri, Sejarah dan Visi Misi Perusahaan , http://www.syariahmandiri.co.id/category/info-perusahaan/ , diakses tanggal 30 Maret 2015, Jam 19.05 wib 24
  25. 25. 25 2. Visi dan Misi Perusahaan • Visi dari Bank Syariah Mandiri (BSM), yaitu : Visi dari Bank Syariah Mandiri (BSM) adalah memimpin pengembangan peradaban ekonomi yang mulia. • Misi dari Bank Syariah Mandiri (BSM) , yaitu: a. Mewujudkan pertumbuhan dan keuntungan di atas rata-rata industri yang berkesinambungan. b. Mengutamakan penghimpunan dana murah dan penyaluran pembiayaan sektor UMKM. c. Mengembangkan manajemen talenta dan lingkungan kerja yang sehat. d. Meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan. e. Mengembangkan nilai-nilai syariah universal. 3. Logo Gambar II.1. Perubahan Logo BSM. Sumber : www.syariahmandiri.co.id 25
  26. 26. 26 B. Sruktur Organisasi Perusahaan Setelah melalui proses yang melibatkan seluruh jajaran pegawai sejak pertengahan 2005, lahirlah nilai-nilai perusahaan baru yang disepakati bersama untuk dijadikan pedoman oleh seluruh pegawai Bank Syariah Mandiri yang disebut Bank Syariah Mandiri Shared Values. BSM Shared Values disingkat “ETHIC”. Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut : 1. Excellence Berupaya mencapai kesempurnaan melalui perbaikan yang terpadu dan berkesinambungan, meningkatkan keahlian sesuai dengan tugas yang diberikan dan sesuai dengan tuntutan profesi bankir, serta berkomitmen pada kesempurnaan .2. Teamwork Mengembangkan lingkungan kerja yang saling bersinergi dengan cara mewujudkan iklim lalu lintas pesan yang lancar dan sehat, menghargai pendapat dan kontribusi orang lain, serta memiliki orientasi pada hasil dan nilai tambah bagi stakeholders. 3. Humanity Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan religius dan meluruskan niat untuk mendapatkan ridha Allah. 4. Integrity Menaati kode etik profesi dan berpikir serta berperilaku terpuji dengancara menerima tugas dan kewajiban sebagai amanah dan menjalankannya dengan penuh tanggung jawab sesuai ketentuan dan tututan perusahaan. 26
  27. 27. 27 5. Customer Focus Memahami dan memenuhi kebutuhan pelanggan untuk menjadikan Bank Syariah Mandiri sebagai mitra yang terpercaya dan menguntungkan dengan cara proaktif dalam menggali dan mengimplementasikan ide-ide baru untuk memberikan layanan yang lebih baik dan lebih cepat dibandingkan kompetitor. Nilai-nilai tersebut diupayakan untuk selalu ditanamkan dalam organisasi Bank Syariah Mandiri. Adapun struktur organisasi dari Bank Syariah Mandiri adalah sebagai berikut: Gambar II.2. Struktur organisasi Kantor Cabang Pembantu BSM Harapan Indah. Sumber : Arsip Bagian BSM KCP Hrapan Indah, tahun 2014 27
  28. 28. 28 Praktikann melakukan PKL di bagian Gadai Assistant, yaitu pada struktur ini praktikan bekerja beriringan dalam melakukan pengawasan dan melaksanakan pemasaran pembiayaan jasa gadai dan cicil emas. Setiap bagian dipimpin oleh kepala bagian yang membawahi staf senior dan junior. Pada struktur kantor Kantor Cabang Pembantu BSM Harapan Indah terdapat beberapa penjelasan untuk tugas yang terdapat pada Struktur Organisasi Bank Syariah Mandiri : 1. Pemimpin Kantor Cabang Pembantu Mengarahkan dan mengkoordinasikan pengembangan dan pelaksanaan kegiatan identifikasi potensi bisnis, penyusunan strategi dan pelaksanaan kegiatan pemasaran dana, jasa dan pinjaman serta kegiatan operasional; jaringan dan layanan, pengelolaan administrasi kredit, manajemen resiko dan hukum, pemenuhan dan pengembangan SDM; serta memastikan ketersediaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana penunjang bisnis di wilayah kerja Kanwil yang bersangkutan sesuai kebijakan/ketentuan yang berlaku untuk mencapai target bisnis dan operasional yang telah ditetapkan. 2. Manajer Operasional Bertugas membantu Direksi dalam melakukan tugas-tugas di bidang operasional Bank. Fungsi bidang operasional meliputi aspek-aspek kuantitatif dan kualitatif secara efektif dan efisien dalam rangka pelaksanaan dan pengamanan pelayanan jasa-jasa perbankan berdasarkan sistem dan prosedur operasinal Bank serta peraturan-peraturan pemerintah (Bank Indonesia). 3. Account Officer 28
  29. 29. 29 Melakasanakan kegiatan pemasaran, prakarsa, pembinaan, pemantauan, pengelolaan dan pengembangan portofolio kredit mengengah Kanwil yang memiliki komplesitas produk dan permasalahan tertentu sesuai ketentuan dan kebijakan perkreditan yang berlaku, termasuk memberikan pendapat dan masukan kepada pekerja lainnya pada jenjang jabatan dibawahnya, serta melakukan cross selling produk dana dan jasa BSM untuk mencapai target outstanding kredit, dana dan fee based income yang telah ditetapkan. 4. Gadai Officer Melakukan tugas penerimaan dan pembayaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk kelancaran pelaksanaan operasional, dan memasukkan data nasabah, taksiran, dan uang pinjaman ke dalam Surat Bukti Gadai Emas BSM atas permohonan permintaan kredit secara akurat. Tugas dan wewenangnya adalah: Mencari nasabah sesuai target yang diberikan perusahaan, masukkan data nasabah, barang jaminan, taksiran dan uang pinjaman ke dalam computer, memberi nomor pada Surat Bukti Gadai Emas BSM sesuai dengan nomor yang diterbitkan computer, memasukkan data bukti gadai ke kas debet/kredit, menerbitkan hasil cetak transaksi barang jaminan dan saldo kas, melakukan penyegelan terhadap barang jaminan Supervisor 5. Gadai Assitant Penaksir gadai memiliki fungsi yaitu membantu Officer Gadai (OG) dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pelaksanaan tugas sesuai dengan keahliannya dalam rangka penilaian dan penyesuaian taksiran barang jaminan gadai emas sesuai prosedur. Tugas dan wewenangnya adalah melayani nasabah 29
  30. 30. 30 melalui kegiatan penaksiran barang jaminan sesuai dengan limit menentukan harga dasar barang jaminan emas yang ditetapkan oleh desk pegadaian kantor pusat berdasarkan harga yang ditetapkan oleh PT. Antam dan acuan dunia melakukan penaksiran barang gadai mengacu pada Pedoman Penaksiran Emas (PPE) yang telah ditetapkan, mengontrol kelengkapan administrasi gadai di kantor cabang pembantu. 6. Back Officer Tugasnya melakukan pengecekan dan memastikan transaksi teller sudah benar dan sesuai, membuat pembukuan perusahaan dari harian sampai tahunan. Di beberapa bank ada yang dirangkap sama BO, tugasnya nya mengurus bangunan,satpam, cleaning service, kartu nama dan ada juga yang mengurus absensi karyawan cabang 7. Sales Assistant Bertugas mencari peluang-peluang calon nasabah sebagai perolehan sumber dana dan melalukan pendekatan dengan calon nasabah yang potensial. Memproses pengajuan pembiayaan dari calon nasabah yang meliputi pemeriksaan kelengkapan data, survey lapangan dan analisa pembiayaan. 8. Customer Service Custumer Service memilik tugas dan tanggung jawab diantaranya, membantu kepentingan tamu yang berhubungan dengan Bank, memberikan penjelasan tentang produk-produk Bank yang dibutuhkan nasabah berikut segala ketentuan dan prosedur yang ditetapkan pihak Bank, memproses pembukaan tabungan atau saham sesuai dengan sistem dan prosedur yang telah ditetapkan pihak Bank, dan 30
  31. 31. 31 memfile seluruh berkas permohonan atau penutupan tabungan dan penggantian tabungan. 9. Teller Teller selaku kuasa Bank melakukan pekerjaan yang berkaitan dengan penerimaan dan penarikan pembayaran uang. Tugas Teller membukukan seluruh transaksi yang berhubungan dengan penerimaan maupun pengeluaran kas harian untuk diserahkan kepada Accounting. C. Kegiatan Umum Perusahaan Bank Syariah Mandiri merupakan salah satu lembaga perbankan terbesar di Indonesia. Produk dan jasa pelayanan Bank Syariah Mandiri (BSM) yang telah dipasarkan meliputi produk-produk pendanaan, pembiayaan dan jasa-jasa layanan lainnya. Jasa pelayanan yang ditawarkan semakin beragam, adapun dilihat dari bauran pemasarannya (marketing mix) adalah sebagai berikut : 1. Product Produk BSM didasarkan pada prinsip dan kaidah syariah yang terdiri dari tiga bagian, yaitu pembiayaan atau penyaluran dana (Investment Product), produk dana atau penghimpunan dana (Funding Product), dan produk jasa (Service Product). Perbandingan antara produk dana yang terhimpun masing-masing bank syariah dengan total dana 17 Bank Syariah, BSM menduduki peringkat pertama dalam penghimpunan dana yaitu sebesar Rp 42,1 trilyun (39,03 %), disusul oleh Bank Muamalat Rp 29,1 trilyun (27,02 %). Sedangkan BSM menduduki posisi teratas dalam produk penyaluran dana, yaitu mencapai sebesar Rp 36,5 31
  32. 32. 32 trilyun (37,94%), disusul BMI Rp 22,4 trilyun (23,30%), BRI Syariah Rp 11,3 Trilyun (11,74%)5 . Berikut ini merupakan produk dari Bank Syariah Mandiri antara lain: 1) Produk-Produk Pendanaan a. Giro Syariah Mandiri Giro yang dikelola berdasarkan prinsip wadi’ah yad al-dhamanah. Artinya, dana yang berasal dari nasabah diperlakukan oleh Bank Syariah Mandiri sebagai titipan yang dijamin keamanannya dan ketersediannya setiap saat, guna membantu kelancaran usaha. Pihak Bank Syariah Mandiri selaku penerima titipan (BSM) dapat memanfaatkan dana nasabah tersebut untuk aktivitas pembiayaan, dan nasabah berhak mendapatkan bonus sebagai bentuk imbalan terhadap kemitraan yang telah dilakukan dalam mewujudkan kinerja BSM. b. Tabungan Syariah Mandiri Jenis tabungan yang dikelola berdasarkan prinsip mudharabah al-muthlaqah, artinya dana tabungan dari nasabah diperlakukan sebagai investasi yang kemudian oleh Bank Syariah Mandiri dana tersebut dimanfaatkan secara produktif dalam bentuk penyaluran untuk aktivitas pembiayaan. Sebagai imbalan kepada nasabah, Bank Syariah Mandiri memberikan keuntungan dari pembiayaan tersebut dengan formula bagi hasil yang telah disepakati oleh nasabah dan Bank Syariah Mandiri. 5 Tadjuddin Malik, Produk-Produk Unggulan dan Peringkat BSM, http://tadjuddinmalik.blogspot.com/2014/01/produk-produk-unggulan-dan- peringkat-bsm.html , diakses tanggal 5 Mei 2015, Jam 20.58 wib 32
  33. 33. 33 c. Deposito Syariah Mandiri Deposito yang dikelola berdasarkan prinsip mudharabah al-muthlaqah, artinya dana deposito dari nasabah oleh Bank Syariah Mandiri diperlakukan sebagai investasi yang kemudian oleh pihak bank dimanfaatkan secara produktif dalam bentuk pembiayaan kepada masyarakat pengusaha dan perorangan secara profesional dan memenuhi aspek syariah. Dari dana yang disalurkan tersebut, Bank Syariah Mandiri akan memberikan keuntungan dari pembiayaan tersebut dengan formula kesepakatan bagi hasil antara nasabah dan Bank Syariah Mandiri. d. Tabungan Haji dan Umrah “MABRUR” Tabungan yang juga dikelola berdasarkan prinsip mudharabah al-muthlaqah, diluncurkan untuk membantu masyarakat muslim dalam merencanakan ibadah haji dan umrah. Dana yang diinvestasikan nasabah tidak dapat ditarik kecuali untuk melunasi BPIH (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) atau dalam kondisi darurat yang harus dibuktikan oleh nasabah calon haji yang bersangkutan. 2) Produk-Produk Pembiayaan Jenis jasa kredit atau penyaluran dana oleh Bank Syariah Mandiri (BSM) kepada masyarakat antara lain: a. Mudharabah (Trust Financing) Kerjasama antara dua pihak dimana pihak pertama (shahibul maal/bank) menyediakan modal sedangkan pihak lainnya menjadi pengelola dana (mudharib/debitur), dimana keuntungan dan kerugian dari usaha dibagi bersama sesuai nisbah yang disepakati. Nisbah adalah bagian keuntungan usaha bagi masing-masing pihak yang besarnya ditetapkan berdasarkan kesepakatan. Jenis 33
  34. 34. 34 usaha yang dapat dibiayai antara lain perdagangan, industri/manufacturing, usaha atas dasar kontrak dan lain-lain. b. Musyarakah (Participative Financing) Perjanjian pembiayaan bersama (kongsi) antara bank syariah dengan nasabah yang membutuhkan pembiayaan. Dimana bank dan nasabah secara bersama-sama membiayai suatu usaha atau proyek yang juga dikelola bersama atas prinsip bagi hasil berdasar kesepakatan memberikan kontribusi dana sesuai kebutuhan modal usaha. Selanjutnya keuntungan usaha dibagi bersama sesuai nisbah yang disepakati. Jenis usaha yang dapat dibiayai antara lain perdagangan, industri/manufacturing, usaha atas dasar kontrak dan lain-lain c. Murabahah (Sale-Purchase) Suatu perjanjian yang disepakati antara bank syariah dengan nasabah, dimana bank menyediakan pembiayaan untuk pembelian bahan baku atau modal kerja lainnya yang dibutuhkan nasabah yang akan dibayar kembali oleh nasabah sebesar harga jual bank (harga beli bank+margin keuntungan) pada waktu yang ditetapkan. Margin keuntungan adalah selisih harga jual dengan harga asal yang disepakati. Jenis pembiayaan yang dapat dilakukan dengan skim ini adalah Pembiayaan Pembelian Rumah (PPR), Pembiayaan Pembelian Kendaraan Bermotor (PPKB), Pembiayaan dalam rangka Ekspor/Impor atau SKBDN, pembiayaan barang modal dan lain-lain. 34
  35. 35. 35 d. Salam (Pembiayaan Penarikan) Pembiayaan jual beli dimana pembeli memberikan uang terlebih dahulu terhadap barang yang dibeli yang telah ditentukan spesifikasinya dengan pengantaran kemudian. e. Istishna’ (Pembiayaan Konstruksi dan Manufaktur) Pembiayaan jual beli yang dilakukan antara bank dan nasabah dimana dalam perjanjian, nasabah selaku pembeli/pemesan memberikan order/pesanan barang dan uang muka kepada bank selaku penjual dengan janji akan mengirimkan barang pesanan tersebut pada waktu dan tempat yang ditentukan dimasa yang akan datang. Kemudian bank akan meneruskan pesanan tersebut (re-order) kepada pihak lain yaitu kontraktor atau manufaktur (untuk membuatkan barang pesanannya). Bank akan mengambil keuntungan dari selisih antara harga bank dan harga penjual murni. f. Ijarah (Sewa/Leasing) Perjanjian sewa yang memberikan kepada penyewa untuk memanfaatkan barang yang akan disewa dengan imbalan uang sewa sesuai dengan persetujuan dan setelah masa sewa berakhir maka barang dikembalikan kepada pemilik. Namun, penyewa dapat juga memiliki barang yang disewa dengan pilihan pemindahan kepemilikan atas barang yang disewa dari pihak bank oleh pihak lain (Ijarah wa Iqtina). g. Wakalah (LC & SKBDN) 35
  36. 36. 36 Akad perwakilan antara bank dan nasabah dimana nasabah memberikan kuasa kepada bank untuk mewakili dirinya dalam melakukan pekerjaan atau jasa tertentu. h. Kafalah (Bank Garansi) Akad pemberian garansi/jaminan oleh pihak bank kepada nasabah untuk menjamin pelaksanaan proyek dan pemenuhan kewajiban tertentu oleh pihak yang dijamin. i. Hawalah (Factoring) Akad pemindahan piutang nasabah kepada bank untuk membantu nasabah mendapatkan modal tunai agar dapat melanjutkan produksinya dan bank mendapat imbalan atas jasa pemindahan piutang tersebut. j. Wadiah Yad Al-Amanah Wadiah adalah titipan dari satu pihak ke pihak lain baik individu maupun golongan yang harus dijaga dan dikembalikan setiap saat bila pemilik menghendakinya. Adapun Wadiah Yad Al-Amanah adalah wadiah dimana si penerima titipan (bank) tidak bertanggung jawab atas kehilangan dan kerusakan yang terjadi pada barang titipan selama hak ini bukan akibat dari kelalaian atau kecerobohan penerima titipan dalam memelihara titipan tersebut. k. Rahn (Gadai Emas Syariah Mandiri) Produk ini dirancang untuk turut membantu pembiayaan dengan pola gadai, sesuai prinsip syariah. 3) Produk Jasa Lainnya a. ATM (Automatic Teller Machine) Syariah Mandiri 36
  37. 37. 37 Produk ini dirancang untuk memberikan fasilits pelayanan 24 jam bagi nasabah Tabungan dan Giro Syariah Mandiri sehingga dapat mengambil uang tunai dalam jumlah tertentu dengan cepat melalui kurang lebih 1.500 ATM bersama Bank Mandiri yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan ATM Syariah Mandiri pada beberapa lokasi. Untuk menjamin kesyariahan transaksi melalui ATM ini, PT. Bank Syariah Mandiri telah mengatur kerjasama dengan Bank Mandiri untuk menyediakan dana yang mencukupi dan tidak mengambil bunga atau jasa giro dari penempatan cadangan dana di PT. Bank Mandiri. ATM sendiri yang dimiliki (diluar ATM Mandiri) masih tersebar di 10 cabang. b. Fasilitas Dana Talangan Pelunasan BPIH c. Penerimaan Pembayaran Tagihan Pelanggan Ratelindo d. Jasa Payroll Bank Syariah Mandiri e. Penerimaan Pembayaran Tagihan Telkom Nisbah atau bagi hasil adalah proporsi bagi hasil antara nasabah dan bank syariah. Tabungan BSM memiliki nisbah yaitu dengan perbandingan atara bank dan nasabah 66:34 sedangkan tabungan Bank Muamalat memiliki nisbah perbandingan antara bank dan nasabah 65:35, dan tabungan Bank BRI Syariah tidak memiliki nisbah bagi hasil karena tabungan yang dimiliki BRI Syariah hanya memiliki akad wadiah atau akad yang merupakan murni titipan yang harus dijaga secara layak dan pihak bank dapat memanfaatkan titipan tersebut tanpa membagi hasil kepada orang yang di titipkan sehingga tabungan yang memiliki akad wadiah tidak dikenakan biaya administrasi. 37
  38. 38. 38 Untuk variasi produk dan jasa BSM lebih unggul dibandingan Muamalat dan BRI Syariah. BSM memiliki 7 variasi yaitu Tabungan, Giro, Deposito, Layanan BSM Priority, Pembiayaan Konsumer,Produk Jasa, Emas, dan Produk Haji dan Umroh dan 53 produk dan jasa. Bank Muamalat juga memiliki 6 variasi yaitu Giro, Tabungan, Deposito, Pembiayaan Konsumen, Modal Kerja, Investasi yang terdiri dari 37 produk dan jasa. BRI Syariah memiliki 6 variasi yaitu Dana Pihak Ketiga, Pembiayaan, Commercial Product, Treasury, SME and Linkage, dan Pembiayaan Mikro dan terdiri dari 19 produk dan jasa. 2. Price Produk Tabungan BSM yang ditawarkan BSM KCP Harapan Indah merupakan produk utama. Tabungan BSM merupakan salah satu produk penghimpunan dana yang paling besar karena tabungan ini lebih murah dibandingkan dengan deposito yang nominal dana yang dibutuhkan untuk menyimpan di bank besar dan akan habis ketika nasabah mengambilnya kembali karena sudah jatuh tempo. Perbedaan produk Tabungan BSM dengan produk lainnya yaitu berdasarkan jenis akadnya (mudharabah muthlaqah, wadiah, dan wadiah yad dhamanah) dan karakteristiknya. Adapun Tabungan BSM menggunakan akad mudharabah muthlaqah (bagi hasil). Tabungan BSM ini merupakan salah satu produk untuk segmen pasar ritel atau konsumer karena segmen ini lebih menguntungkan bagi perushaan dalam hal biaya yang dikeluarkan untuk bagi hasil kecil. Pembukaan rekening Tabungan BSM sudah dapat dilakukan hanya dengan melakukan minimum setoran awal 38
  39. 39. 39 sebesar Rp 80.000,00 merupakan setoran awal paling murah dibandingkan dengan bank syariah lainnya. Dengan setoran tersebut, tabungan ini sudah dilengkapi dengan BSM Card. Minimum setoran berikutnya sebesar Rp 10.000,00. Sedangkan saldo minimum pada tabungan ini sebesar Rp 50.000,00 dan biaya administrasi yang dikenakan sebesar Rp 6.000,00. Perbandingan bagi hasil (nisbah) antara bank dan nasabah untuk produk Tabungan BSM ini sebesar 66:34, artinya 66% untuk bank dan 34% untuk nasabah. Selain itu BSM juga menawarkan produk Tabunganku tanpa biaya administrasi bulanan, yaitu dengan memilih produk tabungan di bank syariah dengan akad wadiah, maka akan gratis biaya administrasi untuk pemeliharaan rekening setiap bulan. Kekuatan Bank BSM adalah pada pricing pada produk gadai, ujroh BSM lebih rendah dari sewa modal Pegadaian atau ujroh Pegadaian syariah, di Pegadaian Syariah yaitu 0,8% per 10 hari. Bank Syariah Mandiri (BSM) mampu memberikan uang gadai sebesar 90% dari nilai barang dan ijaroh atau biaya titipnya sebesar 1.2%/bulan. Sedangkan BNI Syariah hanya memberi taksiran sebesar 80% dari nilai emas. Selain itu di Pegadaian jika nasabah tidak mampu membayar pembiayaan maka barang akan dilelang, sementara di BSM lebih manusiawi karena terdapat hubungan kontraktual dengan nasabah. 3. Place PT. Bank Syariah Mandiri kini memiliki 669 outlet terdiri dari 125 Kantor Cabang, 406 Kantor Cabang Pembantu (KCP), 38 Kantor Kas, 15 Konter Layanan 39
  40. 40. 40 Syariah, dan 85 Payment Point. BSM dilengkapi layanan berbasis e-channel seperti BSM Mobile Banking GPRS dan BSM Net banking serta fasilitas ATM yang terkoneksi dengan bank induk. Kantor pusat Bank Syariah Mandiri (BSM) berlokasi di Jalan M.H. Thamrin No. 5 Telp. (021) 2300509, Fax. (021) 39832978, Jakarta, 10340. Lokasi BSM tersebar diseluruh Indonesia baik di kota maupun daerah serta berada ditempat yang strategis dan mudah dijangkau oleh semua kalangan masyarakat. Sebagai bank yang hingga kini masih memimpin pangsa pasar bank syariah menjadikan BSM terus memperluas jaringan pelayanannya dengan membuka cabang yang tersebar di Indonesia. Jika dibandingkan dengan jumlah kantor bank syariah yang telah lebih dulu memasuki pasar perbankan syariah yaitu Bank Muamalat (pada tahun 2013) kini memiliki 530 outlet Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu dan Kantor Kas yang tersebar di seluruh Indonesia, sedangkan BSM memiliki 864 kantor pada tahun 2013, yang tersebar di 33 provinsi di seluruh Indonesia angka yang lebih banyak masih dipegang oleh BSM dalam hal distribusi jasa perbankan syariah. 4. Promotion Dalam kegiatan ini setiap bank berusaha untuk mempromosikan seluruh produk dan jasa yang dimilikinya baik berupa langsung maupun tidak langsung. Tujuan promosi bank adalah untuk mengenalkan bank kepada nasabah berupa produk dan jasa yang ditawarkan. Promosi yang dilakukan oleh BSM KCP Harapan Indah adalah: 40
  41. 41. 41 a. Personal Selling Promosi yang secara umum dilakukan oleh Bank Syariah Mandiri yaitu dengan Personal selling juga dilakukan dengan merekrut tenaga- tenaga salesman dan salesgirl yaitu SFE (Sharia Executive Funding) untuk melakukan penjualan door to door. Kegiatan promosi ini dilakukan melalui Goes to School, ke pesantren-pesantren modern, ke pasar, ke kantor-kantor pemerintahan daerah, ke UMKM dan industri kecil, dan ke perguruan tinggi serta melakukan presentasi dengan mengundang calon nasabah untuk mempromosikan produk Tabungan BSM yang sudah melalui pembidikan terlebih dahulu. Selain itu, secara khusus personal selling dilakukan oleh petugas Customer Service (CS). b. Advertising Promosi yang dilakukan BSM KCP Harapan Indah antara lain pemasangan spanduk dan pencetakan brosur yang disebarkan di kantor, jalan-jalan atau pada saat membuka gerai BSM di acara-acara seminar. c. Sales Promotion Promosi yang dilakukan untuk menarik nasabah untuk segera membeli setiap produk atau jasa yang ditawarkan. Promosi penjualan yang dilakukan BSM KCP Harapan Indah dilakukan melalui pemberian cinderamata, hadiah serta kenang-kenangan lainnya kepada nasabah yang loyal. 41
  42. 42. 42 d. Publicity Kegiatan promosi yang dilakukan BSM dengan mengikuti pameran-pameran dan menjadi sponsor kegiatan. Kegiatan publisitas ini diharapkan dapat meningkatkan pamor bank di mata para nasabahnya. Selain itu, tujuan publisitas ini agar nasabah mengenal lebih dekat. Dengan mengikuti kegiatan tersebut, nasabah akan selalu mengingat BSM dan diharapkan akan menarik nasabah. Bentuk promosi yang menjadi andalan untuk menunjang kegiatan pemasaran produk Tabungan BSM yaitu melalui personal selling. Kegiatan ini dilakukan dengan mempresentasikan langsung produk Tabungan BSM dengan mengundang calon nasabah yang sudah melalui pembidikan terlebih dahulu. Sedangkan promosi dari gadai BSM yaitu salat satunya promo ketupat emas. Promosi ini selalu dilakukan saat menjelang hari raya idul fitri yaitu dengan menawarkan fasilitas administrasi gratis, diskon jasa titip, sembako gratis dan undian Logam Mulia serta cuci emas gratis. Syaratnya minimal nasabah menggadai Rp 1 juta. Tak mau kalah dengan BSM Pegadaian sebagai kompetitor yang lebih dulu memasuki usaha bisnis gadai juga menawarkan promosi yaitu promosi kemilau emas pegadaian. Program Kemilau Emas ini adalah program pemberian hadiah kepada nasabah yang menggunakan produk-produk Pegadaian. Nasabah yang melakukan transaksi di outlet-outlet Pegadaian seluruh Indonesia berkesempatan mendapatkan hadiah berupa 24 paket umroh untuk nasabah yang melakukan transaksi gadai (rahn) di Pegadaian Syariah. 42
  43. 43. 43 5. People BSM KCP Harapan Indah mengadakan evaluasi untuk meningkatkan kinerja karyawan yaitu satu minggu sekali, sedangkan untuk penilaian hasil kinerja dilakukan evaluasi tiga bulan sekali. Khusus untuk karyawan bagian Sharia Funding Executive (SFE) juga dievaluasi untuk pelaporan target nasabah yang sudah didapat dalam waktu satu bulan, dilaporkan langsung saat do’a pagi dilaksanakan. Salah satu kunci penting untuk menjaga kualitas kinerja BSM adalah mengembangkan dan mendidik karyawannya secara berkesinambungan. BSM memiliki komitmen yang tinggi terhadap peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). SDM yang unggul adalah penopang utama untuk menjadi pemimpin pasar dan lokomotif pengembangan perbankan syariah di Indonesia. Untuk melahirkan SDM yang unggul, BSM menumbuhkembangkan budaya pembelajaran secara berkelanjutan, dan didukung fasilitas belajar terbaik. BSM telah menyediakan sarana peningkatan kualitas SDM melalui beragam fasilitas pendidikan dan pelatihan (Diklat), yaitu Program Pelatihan Berbasis Kompetensi, E-Learning, dan Learning Center. 6. Physical Evidence Pada poin bauran pemasaran ini Bank Syariah Mandiri (BSM) lebih mengacu kepada pegawai yang terjun langsung untuk melakukan penawaran terhadap calon nasabah. Pegawai yang diutus menggunakan pakaian yang rapih serta tanda atau business card yang merupakan kartu nama vital untuk memperluas jaringan pengenal yang membuat BSM terlihat sangat profesional 43
  44. 44. 44 serta tidak meragukan dan calon nasabah merasa dihormati dengan profesionalitas pegawai PT. Bank Syariah Mandiri. Selain itu Brosur, Pamflet, dan Buklet yang di terbitan oleh BSM memiliki cover yang menarik serta berisikan informasi yang singkat padat serta jelas sehingga memudahkan calon konsumen saat membaca halaman isi. Tidak hanya itu halaman web yang dimiliki oleh BSM meyediakan sumber informasi penting seperti kurs mata uang dan harga dasar emas yang selalu up to date yang dapat diakses melalui web browser dan ditampilkan di layar computer. Lingkungan eksterior Merupakan lingkungan atau penampilan luar dari sebuah perusahaan yang dapat menarik perhatian konsumen untuk melakukan pembelian. Oleh karena itu dalam mendesain bagian luar perusahaan harus memperhatikan desain yang dibuat untuk menampilkan informasi kepada khalayak tertentu. Dalam bank Syariah Mandiri KCP Harapan Indah ditunjukkan pada label nama bank yang terdapat tepat didepan kantor, di pinggir jalan raya juga dipasang label bank untuk petunjuk bahwa BSM KCP Harapan Indah menyediakan ATM dan Gadai Emas. 7. Process Proses merupakan hal yang sangat penting dalam bank syariah yang aktivitasnya pada bidang jasa. Dengan banyaknya persaingan bank syariah saat ini, masyarakat dalam memilih suatu jasa akan mengambil keputusan dimana jasa tersebut mempunyai kemudahan dan kecepatan dalam pelayanan. Aplikasi proses ditentukan agar nasabah mendapatkan kepuasan terhadap pelayanan, oleh 44
  45. 45. 45 karena itu disetiap proses pelayanan pada front liner ditentukan standar waktu pelayanan. Standarisasi proses pelayanan pada teller terbagi menjadi dua yaitu setor tunai dan tarik tunai. Pada saat teller melakukan transaksi setor tunai standar waktu yang diberikan maximal 90 detik, apabila tarik tunai standar waktu yang diberikan maximal dua menit, dan ketika teller melakukan transfer antar rekening standar waktu yang diberikan maximal dua menit. Setiap transaksi teller tidak boleh melibihi batas waktu yang sudah ditentukan, apabila itu terjadi maka teller akan masuk dalam pengaduan pegawai. Pada customer service standar waktu yang diberikan maximal 25 menit untuk proses pembukaan rekening tabungan BSM, sedangkan untuk proses penutupan rekening standar waktu yang diberikan maximal lima menit dimulai dari nasabah mengkonfirmasi penutupan rekening tabungan BSM. Standar waktu juga ditentukan pada antrian nasabah di banking hall dan ATM. Antrian nasabah di banking hall,standar waktu antrian yang diberikan minimal lima menit dan maximal 15 menit. Sedangkan antrian pada mesin ATM minimal lima menit dan maximal 15 menit. Standar waktu yang ditentukan pada antrian nasabah banking hall dan ATM ini bertujuan agar nasabah mendapatkan kenyamanan dalam bertransaksi. Dengan adanya standar waktu akan menunjukkan bahwa prosesnya cepat. Berikut merupakan proses operasional Bank Syariah Mandiri dalam penghimpunan dana dan penyaluran dana : 45
  46. 46. 46 1. Penghimpunan Dana Gambar II.3. Proses Operasional Bank Syariah Mandiri dalam Penghimpunan Dana. Sumber : Arsip Bagian BSM KCP Hrapan Indah, tahun 2014 46
  47. 47. 47 2. Penyaluran Dana Gambar II.4. Proses Operasional Bank Syariah Mandiri dalam Penyaluran Dana. Sumber : Arsip Bagian BSM KCP Hrapan Indah, tahun 2014 47
  48. 48. 48 Gambar II.5. Proses Operasional Bank Muamalat dalam Penyaluran Dana. Sumber : http://eprints.iainsalatiga.ac.id/1100/1/Soft%20File%20PDF%20May%20Rurin%20Puspitasari.pdf Proses pembiayaan pada Bank Syariah Mandiri dan Bank Muamalat relatif sama yaitu sama-sama mempertimbangkan dan menganalisa kemampuan nasabah dalam menjalankan usahanya guna memperoleh laba yang di harapkan dalam menyetujui suatu pembiayaan. sehingga bank benar-benar yakin akan kemampuan melunasi hutang dari nasabah tersebut. Tujuan dari diadakannya penelitian yang mempengaruhi pembiayaan adalah untuk memperoleh keyakinan apakah usaha nasabah layak atau nasabah tersebut mempunyai kemampuan untuk membayar hutangnya. 48
  49. 49. BAB III PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN A. Bidang Kerja Divisi Marketing pada PT. Bank Syariah Mandiri KCP Harapan Indah terdiri dari dua unit yaitu pengumpulan dana (funding) maupun peminjaman dana (lending). Bagian Funding memiliki tanggung jawab untuk mencari nasabah (pihak ketiga) yang mempunyai dana lebih untuk menyimpannya ke dalam bank dalam bentuk yang ditawarkan oleh bank seperti simpanan tabungan, simpanan deposito atau simpanan giro. Selain itu juga bertugas untuk memperkenalkan, mempromosikan, memasarkan produk perbankan, dan memperluas jaringan dengan membangun relasi antar perbankan atau dengan dunia diluar perbankan itu sendiri. Sedangkan bagian Lending bertanggung jawab untuk mencari nasabah yang membutuhkan pinjaman dana dalam bentuk Gadai Bank Syariah Mandiri, selain itu pegadaian Bank Syariah Mandiri juga menawarkan produk berupa Cicil Emas logam mulia, maka bagian lending juga bertanggung jawab atas promosi jasa pegadaian yang dilakukan oleh PT. Bank Syariah Mandiri, pencarian nasabah serta hubungan dengan pihak - pihak lainnya. Selama menjalakan PKL praktikan di tempatkan pada Marketing division unit Landing yang merupakan bagian dari PT. Bank Syariah Mandiri sebagai Gadai Assistant. Unit Gadai Bank Syariah Mandiri dipimpin oleh seorang Officer Gadai yaitu ibu Ayu Faradina. Selain itu praktikan juga turut menbantu di bagian 49
  50. 50. 50 operasional. Selama melaksanakan Praktik Kerja Lapangan, Praktikan melaksanakan tugas-tugas berikut: 1. Melaksanakan Kegiatan Operasional : Validasi tiket nasabah dan verifikasi data nasabah 2. Mengikuti Rapat Perencanaan Program Pemasaran Unit Gadai 3. Mengikuti Kegiatan Program Pemasaran Unit Gadai a. Mendapatkan pengarahan mengenai produk pembiayaan gadai emas b. Menginformasikan pembiayaan gadai emas secara umum kepada calon nasabah dengan direct marketing c. Membuat rekap data nasabah secara rutin, membuat formulir permintaan BI Checking nasabah dan melakukan follow up nasabah sebelum jatuh tempo d. Menginformasikan mengenai produk cicil emas dan mengikuti kegiatan personal selling dalam pameran gerai yang diselenggarakan perusahaan. B. Pelaksanaan Kerja Praktik Kerja Lapangan terhitung mulai hari Selasa tanggal 1 Juli sampai dengan 29 Agustus (selama 2 bulan). Sebelum terjun langsung ke lapangan praktikan mendapatkan penjelasan mengenai pekerjaan - pekerjaan yang menjadi tugas praktikan. Penjelasan yang langsung disampaikan oleh Oprational Manager, Ibu Sri Novianti. Adapun pelaksaan kerja yang dilakukan praktikan dilakukan dalam dua bentuk yaitu mengamati lalu praktek, dan juga dialog. Selama melakukan Praktik Kerja Lapangan praktikan mendapatkan manfaat yaitu untuk melatih kemampuan dan kreativitas diri dan mempersiapkan mental 50
  51. 51. 51 sebelum benar-benar masuk dunia kerja. Manfaat lain adalah menjalin banyak relasi sehingga memperluas lingkup pertemanan di tempat magang. Pada minggu awal praktikan mendapatkan training. Training ini sangat berguna untuk praktikan karena training seperti ini tidak praktikan dapatkan dalam perkuliahan dimana dalam perkuliahan lebih banyak mempelajari teori - teori yang telah ada tanpa melakukan secara langsung atau praktik. Selama melakukan Praktik Kerja Lapangan praktikan mendapatkan tugas yang belum pernah dipelajari sebelumnya diperkuliahan sehingga menuntut praktikan untuk lebih aktif dan memahami situasi pekerjaan sesungguhnya, dan ada juga pekerjaan yang telah praktikan perlajari sebelumnya dibangku perkuliahan, sehingga praktikan dapat mempraktekan apa yang sudah dipelajari dikelas ke dalam tindakan nyata. 1. Melaksanakan Kegiatan Operasional : Validasi tiket nasabah dan verifikasi data nasabah Tugas pertama yang praktikan lakukan di PT. Bank Syariah Mandiri adalah melakukan validasi tiket. Tiket merupakan daftar mutasi harian yang berisikan rincian transaksi rutin harian yang dilakukan pihak bank. Tiket terdiri dari bagian referensi, nilai transaksi, mata uang debit, rekening debit, nominal debit, mata uang kredit dan tanggal transaksi. Tugas ini belum pernah praktikan dapatkan sebelumnya. Tugas ini berupa pencocokan antara keterangan yang ditulis nasabah pada aplikasi transaksi dan yang telah diinput teller di daftar mutasi harian. 51
  52. 52. 52 Gambar III.1. Tiket Transaksi. Sumber : Arsip Bagian BSM KCP Hrapan Indah, tahun 2014 Validasi yang dilakukan praktikan yaitu dengan mencocokan bagian nomor yang tertera pada rekening debit dan nilai yang tertera pada nominal debit, nantinya nomor rekening dan nilai nominal yang telah cocok akan diceklis, sedangkan yang tidak cocok akan diberi keterangan silang dan dilaporkan ke bagian operasional untuk diproses lebih lanjut. Sedangkan untuk daftar mutasi harian yang tidak tertulis pada form aplikasi transaksi akan dikosongkan dan tidak diberi tanda apapun. Validasi tiket ini dilakukan untuk memastikan bahwa tidak terdapat kesalahan dalam proses transaksi yang nantinya akan merugikan pihak bank dan nasabah. Pada minggu berikutnya praktikan ditempatkan untuk membantu customer service. Di bagian customer service praktikan menginformasikan produk tabungan Bank Syariah Mandiri kepada calon nasabah yang ingin melakukan pembukaan 52
  53. 53. 53 rekening setelah calon nasabah memahami produk BSM nasabah akan memilih produk yang akan dibuat. Setelah itu praktikan membantu calon nasabah mengisi form pembukaan rekening. Setelah semua keterangan diisi dan ditandatangani praktikan melakukan verifikasi tanda tangan apakah tanda tangan ditulis pada form aplikasi sesuai dengan KTP atau tidak jika sesuai maka dokumen distampel dengan stempel verifikasi sesuai asli. Lalu bagian customer service akan melakukan input data calon nasabah pada sistem dan pembukaan rekening pun dilakukan. Selain itu praktikan juga melakukan pencetakan dan input data pada kartu deposito nasabah. Praktika melakukan validasi rutin setiap harinya pada pagi hari. Biasanya tiket yang praktikan cek yaitu tiket transaksi pada hari sebelumnya. Jumlah tiket transaki yang praktikan cek perharinya sekitar 50-100 transaksi dalam satu hari. Biasanya tergantung pada jumlah nasabah yang datang ke BSM jika pada peak sesason yaitu menjelang hari Raya Idul Fitri biasanya jumlah tiket transaksi lebih banyak dari hari biasanya. Selama melakukan validasi tiket praktikan tidak pernah menemukan kesalahan atau yang tidak sesuai, praktikan hanya menemukan ada tiket yang tidak tertera pada daftar mutasi harian. Jika praktikan menemukan hal seperti itu praktikan hanya melewatkannya saja karena biasanya daftar mutasi hariannya belum diprint oleh bagian teller. Setelah pekerjaan tersebut dilakukan praktikan memberikannya pada manajer oprasional nantinya manajer oprasional akan memastikan kembali validasi yang praktikan lakukan namun dengan metode skimming yaitu membaca cepat. Untuk verifikasi tanda tangan biasanya praktikan lakukan setalah bank tutup atau tidak 53
  54. 54. 54 menerima nasabah lagi yaitu pada sore hari. Jumlah verifikasi yang praktikan lakukan berkisar antara 30-50 perharinya. Beberapa praktikan pernah menemukan tanda tangan yang berbeda namun hanya satu atau dua kali saja. Setelah ditemukan tanda tangan yang tidak sesuai di KTP pihak Customer Service akan menelpon nasabah untuk melakukan pembenaran tanda tanda tangan yang sesuai asli. Dari pekerjaan tersebut praktikan mendapatkan manfaat yaitu mengenai ketelitian karena jika ada kesalahan yang dilewatkan maka hal itu akan merugikan pihak bank. Sedangkan jika ada tanda tangan yang tidak sesuai dengan di KTP akan menjadi masalah kedepannya baik untuk bank dan menjadi kerugian pula untuk nasabah jika tanda tangan yang dituliskan berbeda-beda. 2. Mengikuti Rapat Perencanaan Program Pemasaran Unit Gadai Pada awal bulan sebelum terjun ke lapangan tempat pencarian calon nasabah praktikan melakukan rapat bersama staf pemasaran mendiskusikan perencanaan pola program pemasaran untuk Unit Gadai. Perencanaan tersebut nantinya akan digunakan sebagai perencanaan jangka pendek yaitu sebagai komitmen pencapaian target dari Agustus sampai akhir Desember 2014. Praktikan mengikuti rapat perencanaan program pemasaran ini dengan staf pemasaran di BSM KCP Harapan Indah. Praktikan hanya mengikuti kegiatan ini satu kali saja. Perencanaan ini terpacu pada pencapaian target bulan sebelumnya. Langkah-langkahnya yaitu dengan membuat tabel yang berisikan action plan, target pipeline potensial, populasi target potensial, convession rate, waktu 54
  55. 55. 55 eksekusi. Nantinya staf pemasaran akan mengisi tabel tersebut dengan pencapaian yang dilakukan selama bulan Agustus sampai Desember Gambar III.2. Pola Program Pemasaran. Sumber: Data diolah oleh Praktikan Dari pola tersebut adanya empat kegiatan pemasaran yang harus dilakukan staf pemsaaran unit gadai dan juga oleh praktikan. Praktikan dibebankan satu kegiatan pemasaran yaitu pemasaran secara direct marketing. Seiring kegiatan perencanaan, Praktikan diberi pelatihan cara memasarkan produk kepada calon nasabah. Bagaimana cara menarik calon nasabah ketika melakukan survei nasabah di lapangan, dimulai dari bagaimana menarik calon nasabah untuk menerima brosur sehingga calon nasabah mendengarkan informasi tentang produk. Tidak hanya itu, praktikan diajarkan bagaimana berpenampilan yang baik ketika menghadapi calon nasabah. Pelatihan ini juga dibuat simulasi agar staf 55
  56. 56. 56 pemasaran siap bekerja dilapangan dan bertemu dengan beragam karakter masyarakat. Pelatihan ini sangat membantu praktikan dalam melakukan tugas dilapangan karena sebelumnya belum pernah praktikan dapatkan dibangku perkulihan, sehingga praktikan harus memahami apa saja hal-hal yang harus diperhatikan dalam dalam melakukan direct marketing dan personal selling. Kemudian praktikan diminta mempelajari produk di unit gadai yang terdiri dari 2 yaitu gadai itu sendiri dan cicil emas. Selain itu praktikan juga mempelajari perbedaan produk gadai BSM dibandingkan dengan gadai di bank konvensional . Praktikan mempelajari keunggulan atau kelemahan produk gadai BSM. Tugas seperti ini tidak praktikan dapatkan dalam perkuliahan dimana dalam perkuliahan lebih banyak mempelajari teori - teori yang telah ada tanpa melakukan secara langsung atau praktik sehingga praktikan mengetahui bagaimana cara merencanakan program pemasaran. Aktivitas perencanaan program yang praktikan buat adalah komitmen pencapaian target produk gadai emas untuk periode bulan Agustus sampai Desember 2014. Langkah-langkah sebelum membuat perencanaan yang pertama dilakukan yaitu dengan menentukan action plan terlebih dahulu. Action plan merupakan rencana aksi yang menjadi langkah awal yang mutlak dilakukan jika ingin mencapai tujuan. Action plan yang dibuat yaitu yang terkait empat pola yang terdiri dari direct marketing, personal selling, walk in customer dan telemarketing yaitu dengan tindakan berupa peneyebaran brosur, pemasangan spanduk dan telemarketing. 56
  57. 57. 57 Setelah ditentukan action plan tersebut maka langkah kedua yaitu memilih target pipeline potensialnya pemanfaatan konsep ini dilakukan untuk memprediksi jumlah penjualan yang akan terjadi dengan detail ketelitian yang lebih baik. Target pipeline terdiri dari target di pasar family, perusahaan, nasabah eksisting, dan calon nasabah walk in customer yang melihat dan membaca spanduk. Lalu ketiga yaitu dengan merencanakan waktu eksekusi dilakukannya action plan. Perencanaan program pemasaran yang dibuat ini akan menjadi komitmen pencapaian target pada produk gadai emas BSM Harapan Indah. Gambar III.3. Tabel Perencanaan Komitmen Pencapaian Gadai Emas. Sumber : Arsip Bagian BSM KCP Hrapan Indah, tahun 2014 Selanjutnya hasil perencanaan program pemasaran yang dibuat oleh staff gadai BSM Harapan Indah akan diserahkan serta oleh Officer Gadai Cabang Bekasi yaitu Bapak Rony untuk ditinjau dan dievaluasi lebih lanjut. Dalam merencanakan program pemasaran ini yang dijadikan target pipeline oleh BSM 57
  58. 58. 58 Harapan Indah masih relatif masih mengacu pada komitmen perencanaan periode sebelumnya sehingga kecendrungan masih bertahan di pasar yang sama. Sebaiknya unit Gadai BSM Harapan Indah mencoba membuka pasar yang baru untuk memberikan hasil yang lebih dari sebelumnya. 3. Mengikuti Kegiatan Program Pemasaran Unit Gadai Sebelum melakukan pelaksanaan program pemasaran staf pemasaran dan juga praktikan terlebih dahulu membuat action plan action plan yang dibuat menjelaskan pola pelaksaan program yang akan dilakukan dengan rincian yaitu untuk direct marketing dilakukan dengan menyebarkan brosur di pasar dan juga di pom bensin. Lalu untuk personal selling dilakukan dengan melakukan presentasi di perusahaan-perusahaan. Sedangkan untuk telemarketing dengan melakukan follow up terhadap nasabah existing dan walk in customer dilakukan dengan pemasangan spanduk di tempat yang strategis. a. Mendapatkan pengarahan mengenai produk pembiayaan gadai emas Pada minggu berikutnya praktikan diberikan kesempatan untuk melakukan pekerjaan di unit Gadai. Sebelum melakukan pekerjaan tersebut, praktikan terlebih dahulu dibekali dengan pengarahan singkat di perusahaan selama kurang lebih satu minggu. Selama mendapatkan pengarahan, praktikan diberi pembekalan seperti pengetahuan umum mengenai perusahaan Bank Syariah Mandiri dan pengetahuan mengenai produk-produk yang ada di bagian unit gadai. 58
  59. 59. 59 Selama mendapatkan pengarahan mengenai informasi produk-produk dari unit Gadai BSM praktikan juga diberi pembelajaran mengenai proses saat melakukan gadai yang terdiri dari prosedur untuk memperoleh fasilitas gadai , prosedur penaksiran barang gadai emas dan prosedur pelunasan emas. Berikut merupakan prosedur untuk memperoleh fasilitas pembiayaan gadai emas di Bank Syariah Mandiri : 1. Calon nasabah datang langsung ke Bank Syariah Mandiri KCP Harapan Indah dengan membawa emas yang berupa perhiasan ataupun batangan dengan menunjukkan persyaratan pembiayaan yang telah ditentukan. Jika persyaratan yang dibawa oleh calon nasabah sudah lengkap ,kemudian nasabah mengisi formulir permohonan gadai yang telah disediakan. 2. Barang jaminan emas tersebut diteliti kualitasnya oleh petugas gadai untuk menetapkan nilai pembiayaan yang akan diberikan. Nilai pembiayaan yang diberikan jika perhiasan sebesar 85% dari nilai taksiran sedangkan jika batangan sebesar 90% dari nilai taksiran. 3. Petugas gadai menaksir harga emas yang digadaikan. Setelah itu petugas gadai menguji keaslian barang jaminan emas dengan langkah-langkah yang sudah ditentukan. 4. Kemudian, petugas gadai melakukan komite ke kantor cabang Bekasi untuk menentukan diterima atau ditolaknya pembiayaan tersebut dengan mengirimkan permohonan BI checking ke kantor cabang. 59
  60. 60. 60 Setelah keputusan dari cabang diterima oleh petugas gadai, maka petugas gadai akan menginformasikan kepada calon nasabah. 5. Jika diterima, maka petugas gadai akan menghitung pembiayaan yang akan diterima oleh calon nasabah sesuai ketentuan BI sekaligus menentukan biaya administrasi. 6. Kemudian pencairan ke rekening nasabah disertai dengan pembayaran biaya administrasi secara tunai sesuai dengan yang telah ditentukan. Barang jaminan emas yang diserahkan oleh calon nasabah untuk digadaikan ditaksir terlebih dahulu oleh petugas gadai yang sudah mempunyai keahlian khusus. Berikut merupakan prosedur penaksiran barang gadai emas : 1. Petugas gadai melihat Standar Harga Emas yang ditetapkan oleh Divisi Usaha Syariah. Standar Harga Emas tersebut selalu disesuaikan dengan perkembangan harga pasar emas. 2. Petugas gadai melakukan penentuan karatase dan berat emas dengan menggunakan metode uji kimia dan berat jenis, yaitu : a. Metode jarum uji emas Pengujian dengan metode ini adalah dengan membandingkan kecepatan pelarutan goresan emas yang diuji terhadap kecepatan pelarutan goresan dari jarum uji yang sudah diketahui karatasenya. Alat-alat yang digunakan dalam metode ini antara lain : • Jarum uji emas • Batu uji 60
  61. 61. 61 • Larutan uji emas yaitu asam nitrat dan asam chloride • Loupe (kaca pembesar) 10x 5) • Botol air uji emas yang berwarna gelap • Gelas ukur kimia untuk takaran campuran zat kimia. • Pipet tetes dan kertas tissue b. Metode berat jenis Metode ini memakai hukum Archimedes yaitu mengukur berat jenis barang emas dan membandingkannya dengan berat jenis standar emas (19,30 gr/cc). Alat-alat yang digunakan dalam metode ini antara lain : • Timbangan (elektronik atau manual) • Gelas ukur atau bejana tempat air • Air murni • Tempat timbangan emas atau tali pengikat 3. Petugas gadai menentukan nilai taksiran dan pembiayaan sesuai dengan ketetapan Bank Syariah Mandiri Dengan rumus : Maksimal pembiayaan yang diberikan :  Batangan = 90% x nilai taksiran  Perhiasan = 85% x nilai taksiran Pembiayaan tergantung permintaan nasabah. 61 Nilai Taksiran = Berat Emas x Harga Emas Saat Ini
  62. 62. 62 Biaya pemeliharaan :  Batangan = 1,13% x nilai taksiran  Perhiasan = 1,3% x nilai taksiran Biaya administrasi : Jangka waktu 4 bulan Gambar III.4. Tabel Biaya Administrasi Gadai Emas. Sumber : Arsip Bagian BSM KCP Hrapan Indah, tahun 2014 Keterangan : Biaya administrasi termasuk biaya asuransi telah ditentukan oleh pihak penerima gadai. Pada saat pencairan, nasabah harus membayar biaya administrasi secara tunai. Contoh perhitungan : Pak Fulan datang ke Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Pembantu Harapan Indah dengan membawa 10 gram emas batangan yang akan digadaikan untuk keperluan biaya pendidikan anaknya. Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Pembantu Harapan Indah dapat memberikan fasilitas pembiayaan gadai sebagai berikut : • Spesifikasi : emas batangan 10 gram, kadar 16 karat 62
  63. 63. 63 • Nilai pasar emas saat ini ditaksir Rp 437.000 • Nilai taksiran : 10 gram x Rp 400.000 = Rp 4.000.000 Pembiayaan yang dapat diberikan : 90% x Rp 4.000.000 = Rp 3.600.000 • Biaya pemeliharaan : 1,13% x nilai taksiran = 1,13% x Rp 4.000.000= Rp 45.200/ bulan Untuk 4 bulan Rp 45.200 x 4 bulan = Rp 180.800 • Biaya administrasi : Berat emas 10 gram, maka biaya administrasi sebesar Rp 25.000 Jadi pembiayaan yang diterima oleh nasabah yang sebenarnya Rp 3.394.200 walaupun biaya administrasi harus disetor tunai oleh nasabah. Pembiayaan ini dapat diangsur per bulan atau dikembalikan pada saat jatuh tempo yaitu 4 bulan. Pada saat pelunasan, nasabah harus membayar biaya pemeliharaan selama emas digadaikan. Gambar III.5. Mekanisme Penaksiran Gadai Emas. 63
  64. 64. 64 Sumber : Data diolah oleh praktikan. Pada dasarnya nasabah dapat melunasi kewajibannya setiap waktu tanpa menunggu jatuh tempo. Berikut merupakan prosedur pelunasan emas di Bank Syariah Mandiri : 1. Nasabah datang langsung ke Bank Syariah Mandiri KCP Harapan Indah dan masuk ke ruang pelaksana gadai. Nasabah dapat melakukan pembayaran dengan membayar pinjaman pada saat jatuh tempo atau nasabah dapat mengangsur setiap bulannya. 2. Pada saat pelunasan, nasabah juga harus membayar biaya pemeliharaan selama jangka waktu pinjaman yang telah ditentukan. 3. Jika nasabah tidak mampu melunasi kewajibannya, pegawai gadai akan menjual barang jaminan emas yang digadaikan. Penjualan barang jaminan emas harus mendapat persetujuan dari pihak pemberi gadai. 4. Barang jaminan dikeluarkan oleh pegawai gadai emas syariah. 5. Jika nasabah sudah mampu melunasi sesuai dengan pembiayaan yang didapat, maka barang jaminan emas akan diserah terimakan kembali kepada nasabah. 64
  65. 65. 65 Gambar III.6. Mekanisme Pelunasan Emas. Sumber : Data diolah oleh praktikan. Selama pembekalan awalnya praktikan merasa kesulitan karena praktikan belum memiliki pengalaman dalam melakukan gadai namun seiring berjalannya waktu praktikan mulai terbiasa dan mendapatkan pengetahuan yang sebelumnya tidak mengenal kini menjadi mengenal dan mengerti mengenai proses melakukan gadai yang terdiri dari prosedur untuk memperoleh fasilitas gadai , prosedur penaksiran barang gadai emas dan prosedur pelunasan emas. Praktikan mendapatkan pengarahan mengenai produk gadai BSM yang terdiri dari produk gadai dan cicil emas. sebelumnya praktikan diberikan penjelasan mengenai perbedaan gadai konvensional dan gadai syariah. Setelah itu praktikan diberikan kesempatan untuk mengamati proses melakukan gadai yang dilakukan Ibu Ayu kepada nasabah BSM. Selama proses gadai praktikan diperbolehkan mencatat langkah-langkah apa saja yang dilakukan untuk memperoleh fasilitas gadai, prosedur penaksiran gadai serta prosedur pelunasan emas. Praktikan juga diberikan kesempatan untuk bertanya jika ada proses gadai yang belum dimengerti. Setelah pengarahan selesai praktikan diperbolehkan untuk melakukan simulasi penghitungan emas dan penaksiran emas dengan alat uji yang biasa digunakan dalam menguji emas. Praktikan diberi kepercayaan melakukan penghitungan emas penaksiran emas setelah seminggu mendapatkan pengarahan 65
  66. 66. 66 dari Ibu Ayu. Untuk penghitungan dan penaksiran emas praktikan hanya diberikan kesempatan sebanyak 3 kali saja b. Menginformasikan pembiayaan gadai emas secara umum kepada calon nasabah dengan direct marketing Setelah praktikan diberikan training dalam bentuk teori, lalu pada praktikan diberikan kesempatan untuk melaksanakan praktik langsung dalam proses penaksiran emas. Setelah memahami proses pembiayaan gadai praktikan diminta untuk menginformasikan produk gadai emas dengan menyebarkan brosur kepada calon nasabah. Brosur yang disebarkan oleh praktikan yaitu brosur promosi gadai emas. Promo yang sedang diadakan oleh BSM saat itu bernama Promo Ketupat Emas promo ini ditargetkan kepada calon nasabah yang memerlukan dana cepat menjelang lebaran yaitu dengan memanfaatkan emas untuk mendapatkan dana dalam mengatasi biaya untuk mudik lebaran, biaya pendidikan, modal usaha, biaya pengobatan, penyelenggaraan hajatan atau kebutan lainnya. Praktikan menginformasikan kepada semua calon nasabah yang praktikan temui di depan Pasar Tradisional Ujung Menteng, Pom Bensin Ujung Menteng dan juga Pom Bensin Bekasi praktikan menyebarkan brosur sebanyak 30 hingga 40 calon nasabah. Tanggapan yang praktikan dapatkan dari calon nasabah rata - rata tidak begitu mengetahui bahwa Bank Syariah Mandiri memiliki produk gadai emas, lalu praktikan menginformasikan mengenai pembiayaan gadai emas BSM dan perbedaannya dengan produk gadai lainnya agar calon nasabah tahu dan berharap 66
  67. 67. 67 calon nasabah akan tertarik menggunakan jasa ini. Setelah calon nasabah sudah mendengar dan mengetahui gadai BSM, praktikan melanjutkan pekerjaan dengan memberikan brosur kepada calon nasabah tempat praktikan bekerja. Hal ini praktikan lakukan agar calon nasabah tidak hanya mendapat informasi secara lisan tetapi juga mendapat informasi secara tulisan. Caranya adalah memberikan brosur kepada calon nasabah dibarengi dengan kata - kata “butuh dana cepat menjelang lebaran, hanya 1 jam cair”. Ini adalah salah satu strategi yang praktikan lakukan karena dengan mengeluarkan kata - kata itu, serta di ikuti dengan kata-kata “gratis sembako, dan emas batangan” calon nasabah yang tertarik akan menerima brosur yang praktikan sebarkan. Lalu setelah calon nasabah menerima brosur tersebut praktikan menjelaskan secara singkat mengenai syarat dan ketentuannya. Gambar III.7. Brosur Promo Ketupat Emas. Sumber : Arsip Bagian BSM KCP Hrapan Indah, tahun 2014 67
  68. 68. 68 Selama menjalani pekerjaan ini, praktikan mendapatkan pengalaman dalam menyebarkan brosur kepada calon nasabah. Salah satunya adalah bagaimana praktikan dapat membuat calon nasabah yang sedang berlalu - lalang di dalam Pasar dan Pom Bensin berhenti sejenak dan mendengarkan informasi serta menerima brosur yang praktikan jelaskan serta yang praktikan berikan. Kegiatan ini tidak pernah praktikan temui dan belum pernah praktikan lakukan selama perkuliahan di Manajemen konsentrasi Pemasaran. Akibatnya selama menjalani Praktik Kerja Lapangan, praktikan sedikit mengalami kesulitan karena belajar mengenai direct marketing karena kegiatan seperti ini tidak praktikan dapatkan di dalam perkuliahan, karena hal seperti ini bentuknya adalah praktik sedangkan didalam perkuliahan bentuknya lebih kepada teori, bukan praktik. Setelah melaksanakan kegiatan ini praktikan mendapatkan manfaat mengenai cara menarik calon nasabah ketika melakukan survei nasabah di lapangan. Dimulai dari bagaimana menarik calon nasabah untuk menerima brosur, hingga calon nasabah mendengarkan informasi tentang produk. Tidak hanya itu praktikan juga menjadi mengerti bagaimana menghadapi calon nasabah, serta membaca karakteristik calon nasabah, dengan memperhatikan penampilan target dari bagaimana target calon nasabah. Apakah calon target masuk dalam persyaratan untuk melakukan tranksaksi atau tidak. Direct Marketing is the use of consumer-direct channels to reach and deliver goods and services to customers without using marketing middlemen. (Kevin L. Keller, Philip Kotler, Marketing Management, 14th Edition, 2012, 68
  69. 69. 69 hal.557). Dari teori mengenai direct marketing tersebut dijelaskan bahwa definisi direct marketing adalah melakukan pemasaran tanpa ada perantara, sehingga perusahaan secara langsung menawarkan produknya kepada konsumen atau target. Per hari nya, praktikan menginformasikan kepada semua calon nasabah yang praktikan temui Pasar Tradisional Ujung Menteng, Pom Bensin Ujung Menteng dan juga Pom Bensin Bekasi, sebanyak 30 hingga 40 calon nasabah. Dengan rata - rata penolakan brosur dan rata - rata penerimaan brosur sebesar 50 persen. Artinya sekitar 20 penolakan brosur dan 20 penerimaan brosur per harinya. Selain itu, jumlah calon nasabah yang berminat untuk gadai emas melalui BSM sekitar 20 dan yang tidak berminat dengan gadai emas melalui BSM sekitar 20. Namun, yang berminat akan gadai emas rata - rata tidak memberikan nomor telepon untuk dijadikan database untuk praktikan dan perusahaan, hanya sekitar satu hingga dua nomor per dua hingga per tiga hari. Dalam menjalankan pekerjaan seperti ini di praktikan tidak diberikan target hanya saja praktikan mengalami kesulitan dalam menemukan karakteristik calon nasabah yang pas yaitu calon nasabah yang sedang membutuhkan dana melalui gadai emas BSM. Hal inilah yang menyebabkan kesulitan tersendiri bagi praktikan untuk pencapaian target. Selama menjalani pekerjaan ini, praktikan mendapatkan pengalaman dalam menyebarkan brosur kepada calon nasabah. c. Membuat rekap data nasabah secara rutin, membuat formulir permintaan BI Checking nasabah dan melakukan follow up nasabah sebelum jatuh tempo. 69
  70. 70. 70 Saat praktikan ditempatkan dibagian unit Gadai Bank Syariah Mandiri praktikan membantu calon nasabah yang mengisi formulir gadai atau cicil emas dengan memberitau bagimana saja yang harus di isi oleh calon nasabah selain itu praktikan juga memriksa kelengkapan yang menjadi persyaratan untuk gadai yaitu berupa kartu identitas nasabah dan jaminan berupa emas perhiasan atau lantakan. Lalu praktikan menjelaskan mengenai syarat dan ketentuan dari gadai. Setelah praktikan memeriksa kelengkapan persyaratan dan formulir yang diisi oleh calon nasabah lalu praktikan membuatkan formulir BI Checking. Permintaan BI Checking yang nantinya akan di fax ke BSM Cabang Bekasi untuk diproses lebih lanjut. BI Checking merupakan nama lain dari Informasi Debitur Individual (IDI) Historis. Karena daftar ini hanya dimiliki oleh Bank Indonesia (BI). Formulir BI checking berisikan data mengenai NIK, nama, alamat, kode pos. Hal ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya masalah BI Checking sebelum calon nasabah mengajukan pembiayaan. Selain itu Bi Checking untuk mengetahui calon nasabah yang mengajukan pembiayaan tersebut apakah masih mempunyai pembiayaan di Perbankan lainnya atau tidak. Lalu praktikan mengisi data pada dokumen rekapitulasi gadai dan cicil emas dengan menginput nomor loan nasabah, nama nasabah, nominal cair yang merupakan jumlah uang yang diterima nasabah setelah melakukan gadai , biaya yaitu biaya penitipan dan biaya administrasi, tanggal dimulainya gadai, tanggal jatuh tempo, serta keterangan apakah gadai baru atau perpanjangan gadai. Jika ada nasabah yang mendekati jatuh tempo maka praktikan melakukan follow up dengan menelepon nasabah dan menanyakan apakah ingin diperpanjang atau 70
  71. 71. 71 dilunasi. Jika nasabah belum mampu melunasi pinjamannya pada jangka waktu yang telah ditentukan di akad, maka nasabah dapat mengajukan perpanjangan gadai emas syariah dengan membayar biaya pemeliharaan dan angsuran pembiayaan serta menandatangani akad baru di BSM KCP Harapan Indah. BSM memberikan kebijakan dua kali perpanjangan untuk gadai emas syariah. Follow up ini dilakukan untuk memberikan kenyaman kepada nasabah dan menjaga hubungan baik dengan nasabah serta yang paling penting untuk mengingatkan nasabah apabila nasabah lupa. Selama melakukan kegiatan ini praktikan mendapatkan pengalaman yaitu mengenai bagaimana melakukan follow up yang baik dan benar dengan kalimat yang sopan sehingga memberikan kenyamanan dan dapat menjalin hubungan baik dengan nasabah. Gambar III.8. Rekap Gadai. Sumber : Arsip Bagian BSM KCP Hrapan Indah, tahun 2014 Praktikan melakukan rekap dan pembuatan BI checking yaitu rutin setiap kali ada nasabah baru yang akan melakukan gadai dan cicil emas. Dari pembuatan BI 71
  72. 72. 72 Checking yang praktikan buat nantinya akan difax ke Officer Gadai BSM Cabang Bekasi untuk dilakukan pengecekan BI checking nasabah yang bersangkutan. Hasil dari BI checking nasabah yang telah dicek oleh BSM Cabang Bekasi nantinya akan diberitahu ke officer gadai BSM harapan Indah, nama nasabah yang memiliki BI checking bermasalah dirahasiakan oleh BSM sehingga praktikan tidak diperkenankan untuk mengetahui nasabah yang memiliki BI checking bermasalah. Nantinya nasabah yang memiliki BI checking yang bermasalah akan ditarik atau dihentikan proses gadainya oleh BSM karena untuk menghindari hal yang tidak diinginkan kedepannya nanti. Praktikan melakukan input di database nasabah gadai yang telah dibuat oleh pegawai gadai BSM, dari database tersebut juga terlihat nasabah mana yang mendekati jatuh tempo, sehingga praktikan menelepon nasabah dan mengingatkan bahwa nasabah telah mendekati jatuh tempo lalu praktikan menanyakan apakah akan diperpanjang atau dilunasi dan meminta nasabah untuk hadir ke BSM sehingga praktikan juga menanyakan tanggal dan hari nasabah untuk datang ke BSM. Dalam melakukan follow up pemilihan nasabah yang harus praktikan telepon merupakan pilihan dari Mba Ayu yaitu staf gadai BSM, terkadang ada calon nasabah yang sulit dihubungi atau sibuk sehingga praktikan harus melakukan follow up beberapa jam kemudian. Untuk itu praktikan memberikan tanda ceklis bagi nasabah yang sudah di follow up sehingga praktikan tidak lupa untuk melakukan follow up dikemudian hari. Selama dua bulan praktikan melakukan follow up kepada kurang lebih sebanyak 20 nomor nasabah. 72
  73. 73. 73 d. Menginformasikan mengenai produk cicil emas dan mengikuti kegiatan personal selling dalam pameran gerai yang diselenggarakan perusahaan. Selama melakukan kegiatan PKL di PT Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Pembantu Harapan Indah praktikan ditempatkan di Unit Gadai Bank Syariah Mandiri sebagai Gadai Assistant, Praktikan membantu pekerjaan dari Officer Gadai dalam melakukan proses cicil emas. Adapun alur proses cicil emas yang dilaksanakan praktikan adalah sebagai berikut : Gambar III.9. Mekanisme proses Cicil Emas yang dilakukan praktikan. Sumber : Data diolah oleh praktikan Bank Syariah Mandiri (BSM) menawarkan pembelian emas batangan dengan cara mencicil, untuk membantu masyarakat yang ingin berinvestasi emas atau perhiasan. Cara mencicil ini dianggap paling mudah dan menguntungkan. Apalagi dengan jangka waktu yang tidak lama dan angsuran yang ringan.Cicil emas ini merupakan fasilitas yang disediakan BSM untuk membiayai kepemilikian emas, dengan mengikuti perkembangan harga emas terbaru. 73 Diserahkan ke OG untuk melakukan pemesanan Emas ANTAM Membuat Disclosure dan simulasi angsuran Cicil Emas Pembuatan tabel angsuran anuitas Pengisian form permohonan Cicil Emas Fax formulir permintaan BI checking ke Cabang Bekasi Membuat formulir permintaan BI Checking Nasabah Cicil Emas
  74. 74. 74 Setiap hari harga emas dapat berubah dan cicil emas ini khusus untuk logam mulia Antam, dengan berat mulai dari 50 gram sampai dengan 250 gram. Praktikan juga mempelajari bagaimana cara menghitung biaya cicilan yaitu dengan membuat menulisakan penghitungan di kertas kosong. Selanjutnya praktikan membuat tabel simulasi perhitungan biaya cicilan logam mulia, gunanya adalah untuk mengetahui perhitungan biaya cicilan logam mulia dengan tenor dua tahun atau tiga tahun, empat tahun, lima tahun, sehingga praktikan dapat menghitung biaya cicilan tersebut. Saat itu praktikan juga mengikuti event promosi yang diselenggarakan oleh BSM yaitu BSM membuka pameran gerai di PT Isuzu Harapan Indah, Bekasi. Saat itu praktikan menyebarkan brosur kepada karyawan PT Isuzu dan memberitahukan mengenai pameran cicil emas yang berlangsung selama 3 hari tersebut. Kegiatan personal selling dilakukan dalam bentuk presentasi staf BSM gadai BSM praktikan hanya memperhatikan bagaimana ia melakukan presentasi yaitu dengan menginformasikan simulasi cicilan logam mulia per gramnya kepada calon nasabah dengan dua cara. Cara pertama ia memberikan informasi cicilan logam mulia kepada calon nasabah yang belum terlihat tertarik untuk menyicil dengan harga down payment serta cicilan pada tenor satu tahun saja. Kedua yaitu dengan menginformasikan simulasi cicilan logam mulia per gramnya kepada calon nasabah yang mulai tertarik dan biasanya calon nasabah bertanya bagaimana sistem perhitungannya. Lalu ia akan memberikan simulasi cicilan logam mulia kepada calon nasabah 74
  75. 75. 75 tersebut dimulai dari harga jual logam mulia per gramnya, cara perhitungan pokok hutang sampai perhitungan down payment dan cicilannya. Kedua cara ini dilakukan setelah praktikan menyebarkan brosur pada saat jam istirahat kerja di PT Isuzu, disamping menyebarkan brosur praktikan juga meminta calon nasabah mengunjungi gerai pameran yang adakan oleh BSM KCP Harapan Indah, setelah calon nasabah mengunjungi gerai maka praktikan meminta nasabah mengisi nomor telepon dan data diri calon nasabah yang telah mengunjungi stand gerai. Jika calon nasabah terburu-buru dan belum sempat mendapatkan penjelaskan ilustrasi cicil emas maka nantinya staff gadai BSM yang akan menginformasikan produk cicil emas yaitu dengan mengirimkan pesan mengenai cicilan dengan tenor 2 tahnun melaui SMS ke calon nasabah yang telah mengisi nomor yang tertera di data. Personal Selling is face-to-face interaction with one or more prospective purchasers for the purpose of making presentations, answering questions, and procuring orders. (Philip Kotler, Marketing Management, 14th Edition, 2012, hal.582). Dari teori yang dikemukakan oleh Philip Kotler disebutkan bahwa personal selling adalah interaksi secara tatap muka terhadap pembeli atau konsumen dengan tujuan mempresentasikan produk jasa yang ditawarkan, menjawab pertanyaan-pertanyaan, dan mengadakan pemesanan. Dalam personal selling, seorang tenaga penjual harus bisa melakukan proses penjualan sebagai berikut: memilih calon pelanggan (prospecting), mempelajari calon pelanggan (preapproach), pendekatan (approach), menceritakan produk (presentation), menangani keberatan pelanggan ( handling objection), menutup 75
  76. 76. 76 penjualan (closing), dan tindak lanjut setelah penjualan (follow up), (Kotler dan Amstrong, 2012:583). Selama menjalani Praktik Kerja Lapangan, praktikan menemukan pekerjaan tersebut sesuai dengan teori – teori yang dikemukakan oleh Kotler dan Amstrong dimana praktikan melakukan interaksi tatap muka secara langsung dengan calon nasabah. Tahapan dalam melakukan penjualan juga praktikan lakukan sesuai dengan teori diatas: 1. Memilih calon pelanggan (prospecting and qualifying) Dalam melakukan personal selling BSM akan mencari calon nasabah dengan cara menargetkan memilih kriteria calon nasabah yang akan dituju untuk dijadikan target personal selling. Sebelumnya dilakukan briefing staff gadai untuk memilih calon nasabah yang sesuai target dengan cara memilih calon nasabah dari jabatan calon nasabah, cara berpakaiannya, apa saja yang dibawa oleh calon nasabah dan sebagainya. 2. Mempelajari calon pelanggan (preapproach) Pra pendekatan penting dilakukan untuk mengetauhi dan mempelajari calon nasabah terlebih dahulu sebelum melakukan pendekatan dapat melakukan dilakukan dengan mengumpulkan informasi tentang calon nasabah potensial. Setelah memilih calon nasabah untuk dijadikan sebagai target dapat dipelajari dengan mempelajari dari gaya bicara calon nasabah, bahasa tubuh dari calon nasabahnya itu sendiri dan sebagainya. 76
  77. 77. 77 3. Pendekatan (approach) Selanjutnya, pendekatan kepada calon nasabah dilakukan dengan memulai topik yang ringan sampai topik mengenai produk cicil emas dengan tahapan yaitu sebagai berikuti: a. Assalamualaikum Ibu/Bapak. b. Senang membeli emas ya, Ibu/Bapak ? c. Biasanya membeli emas secara tunai atau kredit ? d. Kalau beli emas biasa di toko emas atau di Pegadaian atau Bank Syariah ? Dengan menanyakan hal – hal seperti itu, maka dapat diketahui apakah sudah benar memilih calon nasabah untuk dijadikan sebagai target. Sehingga, dapat dengan mudah mengetahui kebiasaan membeli emas yang seperti apa calon nasabah ini dan juga bisa menginformasikan produk cicil emas dengan santai. Selama personal selling nasabah yang telah diapproach oleh staff gadai yaitu sekitar 50 orang perharinya. 4. Menceritakan produk (presentation) Setelah itu, dapat dimulai dengan menginformasikan segala informasi mengenai produk cicil emas kepada calon nasabah. Tidak hanya informasi mengenai perusahaannya, tetapi juga menginformasikan simulasi biaya cicilan logam mulia kepada calon nasabah. Menceritakan sistem pembiayaan cicilan logam mulia kepada calon nasabah harus benar, tepat yaitu dengan: a. Memperkenalkan diri b. Memperkenalan Produk : Menyebutkan nama produk, usahakan calon nasabah memegang brosur 77
  78. 78. 78 c. Memperkenalkan keunggulan produk : Menyebutkan keunggulan produk dibandingkan kompetitor d. Metode Gali Mimpi : pada calon nasabah yaitu mengingatkan kembali cita-cita calon nasabah, menguatkan cita-cita masa depan, dengan memberi gambaran kehidupan lebih sejahtera dengan investasi emas yang menjanjikan, dan menggali impian-impian calon nasabah dimasa depan e. Penutup : Jangan lupa sebutkan kalau anda tertarikproduk kami, maka bisa hubungi kami di nomor telepon ini dan mengucapkan salam penutup 5. Menangani keberatan pelanggan (handling objection) Setelah menginformasikan segala sesuatunya, calon nasabah sering menanyakan beberapa hal seperti : a. Apakah cicil emas BSM bisa dipercepat kurang dari 2 tahun? b. Bagaimana kalau suatu saat saya lupa melakukan pembayaran cicilan? c. Apakah saya bisa menjual emas juga kepada BSM jika saya mengalami keadaan darurat? d. Apakah logam mulia nanti langsung saya dapatkan atau ditahan dulu ? Kalau ditahan, logam mulianya disimpan dimana? Dari sekitar 50 orang calon nasabah ada sekitar setengah yang menolak keberatan atau sekitar 20 orang alasan yang diberikan ada yang beralasan karena karena sudah banyak cicilan, ada yang keberatan karena tenor cicilan terlalu lama, dan sekitar 10 orang yang tertarik namun masih menunggu waktu yang pas yaitu 78
  79. 79. 79 saat harga emas turun dan murah dan sekitar 5 di antaranya melakukan closing. Untuk tenor cicilan BSM menawarkan solusi yaitu setelah satu tahun yaitu bulan ke 13 cicilan dapat dilunasi atau pelunasan dipercepat. Jika nasabah lupa yang lupa melakukan pembayaran atau saldo di ATM nol rupiah selama dua kali berturut-turut maka akan diblokir, sedangkan jika hanya sekali maka akan didebet dari uang yang telah disiapkan untuk standing instruction atau blokir 1x angsuran BSM tidak membuka jasa pembelian emas dari nasabah. Jika nasabah mengalami keadaan darurat dengan kata lain sedang membutuhkan uang maka nasabah dapat menggadaikan emas logam mulia yang telah dibelinya pada BSM. Logam mulia yang masih dicicil akan ditahan dulu dan diamankan di khazanah BSM yaitu ruangan yang kuat merupakan tempat menyimpan uang dan barang atau surat berharga supaya aman dari berbagai bahaya, seperti api, air, pencurian, selain itu selama program cicil, emas nasabah akan di asuransikan jika hilang maka akan diganti oleh pihak BSM. 6. Menutup penjualan (closing) Setelah dilakukan presentasi mengenai informasi mengenai produk dan menangani segala keberatan dari calon nasabah, calon nasabah yang tertarik untuk menyicil logam mulia akan melakukan transaksi dengan membayar down payment saat event berlangsung atau bisa juga langsung di kantor BSM Harapan Indah. 7. Tindak lanjut setelah penjualan (follow up) Setelah melakukan closing atau selesai transaksi, selanjutnya praktikan membantu calon nasabah mengisi formulir aplikasi nasabah seperti data diri, data pasangan 79
  80. 80. 80 nasabah jika telah menikah, data pekerjaan yang sedang ia jalani, data pekerjaan sebelumnya dan lain lain. Setelah satu minggu hari transaksi, staff gadai akan melakukan follow up kepada nasabah mengenai surat perjanjian yang akan dikirimkan ke alamat nasabah. Gambar III.10 Tabel Simulasi Perhitungan Biaya Cicilan Logam Mulia. Sumber : Data diolah oleh praktikan Pengalaman seperti ini merupakan pengalaman baru bagi praktikan, karena praktikan tidak hanya bekerja dalam bidang pemasaran tetapi juga bekerja sedikit dalam bidang keuangan yaitu praktikan menjadi mengetahui bagaimana menghitung biaya cicilan logam mulia. Saat melakukan event di PT Isuzu tersebut 80
  81. 81. 81 praktikan juga membantu nasabah mengisi formulir aplikasi yang akan closing Saat ada calon nasabah yang tertarik untuk menggunakan jasa PT. Bank Syariah Mandiri untuk menyicil di hari itu, calon nasabah akan melakukan transaksi dengan membayar down payment saat acara pemeran berlangsung gerai di tempat praktikan melakukan event di PT Isuzu Harapan Indah. Setelah itu setelah menjadi nasabah, maka praktikan akan meminta nasabah untuk mengisi formulir aplikasi sebagai database dan sebagai salah satu bukti transaksi selain kuitansi. Dalam formulir tersebut banyak yang harus ditulis oleh nasabah seperti data diri, jika sudah menikah harus mengisi data pasangannya, lalu mengisi data pekerjaan sebelumnya dan lain lain. Untuk menghindari dari rasa bingung nasabah, praktikan dengan inisiatif membantu nasabah mengisi formulir dari awal hingga akhir. Tujuannya agar nasabah tidak bingung dan lebih cepat dalam mengisi formulir aplikasi. Setelah formulir diisi, maka dengan minimal 7 hari kerja setelah hari transaksi, nasabah akan mengambil surat perjanjian antara Bank Syariah Mandiri dan nasabah mengenai pembayaran cicilan logam mulia yaitu dengan cara nasabah secara langsung dengan mendatangi BSM KCP Harapan Indah. Setelah melakukan tugas ini praktikan menjadi mengetahui bahwa jika untuk melakukan pembelian emas harus juga diperhatikan harga dasar pembelian emas pada hari pembelian dan sebaiknya membeli emas saat harga emas sedang turun dan untuk menjual emas diperhatikan pula harga jual emas karena harga saat pembelian dan penjualan emas adalah berbeda. Praktikan membagikan brosur di acara pameran di PT. Isuzu yaitu sebanyak 50 perhari selama kegiatan 81

×