SlideShare a Scribd company logo
1 of 24
Download to read offline
1. Rizka Putri Nafisa (058)
2. Dimas Pramudya (067)
3. Uudhatul Khoiroh (083)
4. Arisqa Widiarum H. (103)
5. Arif Rahman Hakim (105)
Kelompok 1:
Dasar keberadaan organisasi yaitu produk / jasa yang disajikan kepada masyarakat.
Produk yang baik, merupakan kunci keberhasilan. Tapi, strategi produk yang kurang
baik, dapat menghancurkan perusahaan. Salah satu strategi produk adalah
membangun kemampuan tertentu dalam kustomisasi keluarga produk atau jasa yang
sudah ada. Strategi produk yang efektif menghubungkan keputusan produk dengan
investasi, pangsa pasar, dan siklus hidup produk, dan menggambarkan luasnya lini
produk.
Pemilihan Barang
dan Jasa
Penciptaan Produk
Baru
Pengembangan
Produk
Peluncuran Desain
Produk
Rangkaian Kesatuan
Pengembangan
Produk
3
Pendefinisian
Produk
Dokumen Produksi Desain Jasa Penerapan Pohon
Keputusan
Transisi ke
Produksi
4
5
Contoh :
1. rumah sakit melakukan spesialisasi pada berbagai jenis pasien
dan prosedur kesehatan, seperti: rumah sakit bersalin.
2. Toyota yang memberikan respon cepat terhadap pelanggan,
yaitu dengan memberikan proses desain mobil tercepat dalam
industri otomotif (dibawah 2 tahun).
6
1. Siklus Hidup Produk
Tugas Manajer Operasi :
Mendesain sistem yg dapat membantu
mengenalkan produk baru dengan sukses.
Organisasi perlu terus-menerus
memperkenalkan produk baru agar dapat
bertahan hidup.
Penjelasan
1. Pada umumnya perusahaan akan
mengalami arus kas negative saat
perusahaan mengembangkan
produk.
2. Produk berhasil, kerugian dapat
teratasi.
3. Produk sukses dapat
menghasilkan keuntungan
sebelum siklus hidupnya menurun.
4. Keuntungan menurun, harus
memperkenalkan produk baru.
7
2. Siklus Hidup dan Strategi
1) Fase Perkenalan
Produk dalam fase ini masih sedang disesuaikan
dengan pasar, kondisi ini memungkinkan terjadinya:
 Penelitian
 Pengembangan produk
 Modifikasi dan perbaikan proses
 Pengembangan pemasok
2) Fase Pertumbuhan
Dalam fase ini desain produk mulai stabil
dan diperlukan peramalan kebutuhan
kapasitas yang efektif.
3) Fase Kematangan
Sebuah produk sudah dewasa, pesaing
mulai bermunculan (produksi jumlah besar
dan inovatif).
4) Fase Penurunan
produk yang hampir mati:
 Dihentikan
 Mengenalkan produk baru
8
Merupakan Urutan produk dari yang tertinggi ke yang terendah akan kontribusi $
mereka pada perusahaan dan juga kontribusi $ tahunan total.
Laporan produk berdasarkan nilai membuat manajemen dapat mengevaluasi strategi
yang mungkin untuk setiap produk.
3. Analisis Produk Berdasarkan Nilai
Peluang produk baru : pengembangan produk
baru yang agresif mengharuskan organisasi
membangun struktur internal yang membuka
komunikasi dengan pelanggan.
Teknik untuk menghasilkan ide produk baru adalah Brainstorming, yaitu sebuah
teknik dimana kelompok orang berbeda saling berbagi ide pada topik tertentu
tanpa mengkritik (diskusi terbuka untuk menghasilkan ide kreatif).
9
10
Sebuah perusahaan dapat menghasilkan keuntungan dengan
memusatkan perhatian pada:
Memahami pelanggan. Perubahan ekonomis
yang menyebabkan
meningkatnya
kemakmuran jangka
panjang.
Perubahan sosiologis
dan demografis, ex:
berkurangnya jumlah
keluarga.
Perubahan teknologi Perubahan
Politik/Peraturan
Perubahan lain yang
dapat muncul melalui
kebiasaan pasar,
pemasok, distributor
11
Pentingnya produk baru tidak dipungkiri lagi
Semakin tinggi persentase penjualan lima tahun terakhir, maka semakin
besar kemungkinan perusahaan menjadi pemimpin pasar.
• Perusahaan yg memimpin pasar mendapatkan sebagian besar
penjualannya dari produk yang berumur kurang dari 5 tahun
Sistem Pengembangan Produk
Sebuah strategi produk yang efektif menghubungkan keputusan produk dengan arus uang,
dinamika pasar, siklus hidup produk, dan kemampuan organisasi.
Pengembangan produk yang optimal bergantung pada dukungan bagian-bagian lain dalam
perusahaan, dan juga gabungan dari sepuluh keputusan MO yang berhasil, mulai dari
desain produk hingga pemeliharaan.
12
QFD yaitu suatu proses menetapkan permintaan pelanggan (“keinginan”
pelanggan) dan menerjemahkan keinginan pelanggan ke dalam atribut
(“cara”) yang dapat dipahami dan dilaksanakan oleh setiap bagian
fungsional.
QFD digunakan di awal proses desain. Salah satu caranya yaitu dengan
House of Quality (Rumah Kualitas)
Quality Function Deployment (QFD)
13
14
Pendekatan tehadap pengorganisasian untuk
pengembangan produk
a. Sebuah organisasi dengan
departemen-departemen yang
berbeda. Ct: dep. litbang, dep.
rekayasa, dep. Rekayasa
manufaktur, dep. Produksi.
b. Menugaskan seorang manajer
produksi untuk “memenangkan”
produk melalui sistem
pengembangan produk dan
organisasi terkait.
c. Pengembangan produk dengan
menggunakan sebuah tim, yang
dikenal sebagai tim pengembangan
produk, tim desain untuk
kemampuan manufaktur, dan tim
rekayasa nilai.
15
Teknik penting untuk merancang suatu produk :
Desain yang tangguh : desain
yang dapat diproduksi sesuai
persyaratan.
Desain moduler : desain di mana
bagian / komponen dari suatu
produk dibagi-bagi menjadi
modul yang dapat ditukar dan
diganti dengan mudah.
Computer- Aided Design (CAD)
perancangan dibantu komputer
untuk merancang produk dan
mendokumentasikan produk.
Computer-Aided Manufacturing
(CAM) manufaktur dibantu
komputer (penggunaan teknologi
untuk mengendalikan mesin)
16
Teknik penting untuk merancang suatu produk :
Teknology virtual Reality : komunikasi
visual dengan penggunaan citra sebagai
pengganti benda asli.
Analisis nilai : suatu tinjauan atas
produk yang berhasil dilakukan selama
proses produksi.
Etika dan desain yang ramah
lingkungan.
LANJUTAN…..
17
Strategi pengembangan internal :
• Migrasi produk yang ada
• Perbaikan terhadap produk yang ada
• Pengembangan produk baru secara
internal
Strategi pengembangan eksternal:
• Aliansi : perjanjian kerjasama yang menjadikan
perusahaan tetap independen, tetapi dapat
menggunakan kekuatan tambahan untuk mencapai
strategi yang sesuai dengan misi masing-masing.
• Usaha patungan : kepemilikan bersama, biasanya di
antara dua perusahaan, untuk menghadirkan produk
baru atau menguasai produk baru.
• Membeli teknologi atau keahlian dengan akuisisi
18
Barang/jasa yang baru diperkenalkan ke pasar, harus didefinisikan. Barang/ jasa
didefinisikan dari segi fungsinya, yaitu apa yang dapat dilakukan oleh barang tersebut
Kemudian produk dirancang dan perusahaan menentukan bagaimana fungsi tersebut
dapat tercapai.
Spesifikasi yang cermat dari sebuah produk harus ada untuk memastikan produksi
dapat berlangsung secara efisien.
19
Gambar perakitan
(assembly drawing)
Grafik perakitan
(assambly chart)
Petunjuk kerja
(work order)
Lembaran rute
(route sheet)
Pemberitahuan
perubahan
perekayasaan
( engineering change
notice)
20
Selain terdapat produk berupa barang, terdapat pula produk yang tidak nyata, yaitu
jasa. Yang termasuk dalam industri jasa adalah perbankan, keuangan, asuransi,
transportasi, dan komunikasi. Merancang jasa merupakan tantangan karena umunya
memiliki karakteristik yang unik. Satu alasan mengapa perbaikan produktivitas dalam
jasa begitu rendah yaitu karena baik desain dan pengantaran produk jasa
memasukkan adanya interaksi pelanggan. Saat pelanggan berpartisipasi dalam
proses desain, pemasok jasa mungkin mempunyai daftar menu jasa dimana
pelanggan dapat memilih pilihannya. Dalam hal ini, pelanggan dapat berpartisipasi
dalam desain jasa.
21
Pohon keputusan dapat digunakan untuk membuat keputusan produk baru dan
untuk beragam permasalahan manajemen lainnya.
Untuk membentuk sebuah pohon keputusan, digunakan prosedur sebagai berikut:
Pastikan semua alternatif
yang mungkin dan keadaan
sudah dimasukkan ke
pohon, termasuk alternatif
untuk “tidak melakukan apa-
apa”.
Pengembalian hasil
(payoff) dimasukkan
pada akhir tiap cabang
yang bersesuaian.
Menetapkan nilai
ekspektasi dari setiap
tindakan yang ada.
Pilih EMV (Expected
Monetary Value) /
kemungkinan
pengembalian hasil yang
tertinggi.
1
2
3
4
22
Manajemen harus membuat keputusan untuk mengembangkan ide
produk tersebut lebih lanjut dan memproduksinya, atau
menghentikannya. Saat keputusan dibuat, biasanya ada satu
periode percobaan untuk memastikan desainnya benar-benar
dapat di produksi. Percobaan ini juga memberikan staf
operasi kemungkinan untuk mengembangkan peralatan yang
sesuai, prosedur pengendalian kualitas, dan pelatihan
karyawan untuk memastikan produk dapat dimulai dengan
sukses.
Pada akhirnya, saat produk dianggap dapat dipasarkan dan
di produksi, manajemen lini akan menerima tanggung jawab.
PENUTUP
2
3
Strategi produk yang efektif membutuhkan pemilihan, pendesainan,
dan pendefiniasian sebuah produk dan kemudian mentransisikan
produk tersebut ke dalam proses produksi. Hanya ketika strategi ini
dijalankan dengan efektif maka fungsi produksi dapat berkontribusi
dengan maksimal bagi perusahaan.
Manajer operasi harus membangun system pengembangan
produk yang memiliki kemampuan untuk membayangkan,
mendesain, dan memproduksi produk yang akan
menghasilkan keunggulan kompetitif bagi perusahaan.
Ketika produk berpindah dalam siklus hidupnya
(perkenalan, pertumbuhan, kematangan dan penurunan),
opsi yang harus dikejar manaejr operasi berubah. Baik
produk manufaktur maupun jasa memiliki sejumlah
teknik yang tersedia untuk membantu kinerja kegiatan
ini dengan efektif.
PPT MO Desain Produk dan Jasa.pptx

More Related Content

What's hot

Bab 16 mengelola perdagangan eceran, grosir dan logistik
Bab 16 mengelola perdagangan eceran, grosir dan logistikBab 16 mengelola perdagangan eceran, grosir dan logistik
Bab 16 mengelola perdagangan eceran, grosir dan logistikJudianto Nugroho
 
Bab 5 menciptakan nilai, kepuasan dan loyalitas pelanggan
Bab 5 menciptakan nilai, kepuasan dan loyalitas pelangganBab 5 menciptakan nilai, kepuasan dan loyalitas pelanggan
Bab 5 menciptakan nilai, kepuasan dan loyalitas pelangganJudianto Nugroho
 
Peramalan Forecasting
Peramalan ForecastingPeramalan Forecasting
Peramalan ForecastingINDAHMAWARNI1
 
PPT1. perilaku konsumen
PPT1. perilaku konsumenPPT1. perilaku konsumen
PPT1. perilaku konsumenDessy Arifina
 
NILAI KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN BAB 5 PHILIP KOTLER
NILAI KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN BAB 5 PHILIP KOTLERNILAI KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN BAB 5 PHILIP KOTLER
NILAI KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN BAB 5 PHILIP KOTLERdiadzjeje
 
Keragaman dalam organisasi ppt 1
Keragaman dalam organisasi ppt 1Keragaman dalam organisasi ppt 1
Keragaman dalam organisasi ppt 1ReniFatmawati5
 
Strategi operasi mencapai keunggulan bersaing
Strategi operasi mencapai keunggulan bersaingStrategi operasi mencapai keunggulan bersaing
Strategi operasi mencapai keunggulan bersaingALI FIKRI
 
Chapter 4 Manajemen Operasi
Chapter 4   Manajemen OperasiChapter 4   Manajemen Operasi
Chapter 4 Manajemen OperasiYuko Ardi Negara
 
Manajemen Operasional 2 - Perencanaan Kapasitas
Manajemen Operasional 2 - Perencanaan KapasitasManajemen Operasional 2 - Perencanaan Kapasitas
Manajemen Operasional 2 - Perencanaan Kapasitasharis fadilah
 
Analisis PT Indofood kelompok 3
Analisis PT Indofood kelompok 3Analisis PT Indofood kelompok 3
Analisis PT Indofood kelompok 3dandypl
 
Bab 6 menganalisis pasar konsumen
Bab 6 menganalisis pasar konsumenBab 6 menganalisis pasar konsumen
Bab 6 menganalisis pasar konsumenJudianto Nugroho
 
BMP EKMA4473 Pengembangan Produk
BMP EKMA4473 Pengembangan ProdukBMP EKMA4473 Pengembangan Produk
BMP EKMA4473 Pengembangan ProdukMang Engkus
 
Pertemuan ke 7
Pertemuan ke 7Pertemuan ke 7
Pertemuan ke 7padlah1984
 
Etika bisnis : PENGAMBILAN KEPUTUSAN DENGAN ETIKA BISNIS
Etika bisnis : PENGAMBILAN KEPUTUSAN DENGAN ETIKA BISNISEtika bisnis : PENGAMBILAN KEPUTUSAN DENGAN ETIKA BISNIS
Etika bisnis : PENGAMBILAN KEPUTUSAN DENGAN ETIKA BISNISlevana412y
 

What's hot (20)

Bab 16 mengelola perdagangan eceran, grosir dan logistik
Bab 16 mengelola perdagangan eceran, grosir dan logistikBab 16 mengelola perdagangan eceran, grosir dan logistik
Bab 16 mengelola perdagangan eceran, grosir dan logistik
 
Bab 5 menciptakan nilai, kepuasan dan loyalitas pelanggan
Bab 5 menciptakan nilai, kepuasan dan loyalitas pelangganBab 5 menciptakan nilai, kepuasan dan loyalitas pelanggan
Bab 5 menciptakan nilai, kepuasan dan loyalitas pelanggan
 
Peramalan Forecasting
Peramalan ForecastingPeramalan Forecasting
Peramalan Forecasting
 
PPT1. perilaku konsumen
PPT1. perilaku konsumenPPT1. perilaku konsumen
PPT1. perilaku konsumen
 
NILAI KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN BAB 5 PHILIP KOTLER
NILAI KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN BAB 5 PHILIP KOTLERNILAI KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN BAB 5 PHILIP KOTLER
NILAI KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN BAB 5 PHILIP KOTLER
 
Keragaman dalam organisasi ppt 1
Keragaman dalam organisasi ppt 1Keragaman dalam organisasi ppt 1
Keragaman dalam organisasi ppt 1
 
Strategi operasi mencapai keunggulan bersaing
Strategi operasi mencapai keunggulan bersaingStrategi operasi mencapai keunggulan bersaing
Strategi operasi mencapai keunggulan bersaing
 
Chapter 4 Manajemen Operasi
Chapter 4   Manajemen OperasiChapter 4   Manajemen Operasi
Chapter 4 Manajemen Operasi
 
Manajemen Operasional 2 - Perencanaan Kapasitas
Manajemen Operasional 2 - Perencanaan KapasitasManajemen Operasional 2 - Perencanaan Kapasitas
Manajemen Operasional 2 - Perencanaan Kapasitas
 
strategi operasi Makalah
strategi operasi Makalahstrategi operasi Makalah
strategi operasi Makalah
 
Analisis PT Indofood kelompok 3
Analisis PT Indofood kelompok 3Analisis PT Indofood kelompok 3
Analisis PT Indofood kelompok 3
 
1.manajemen operasional
1.manajemen operasional1.manajemen operasional
1.manajemen operasional
 
Bab 6 menganalisis pasar konsumen
Bab 6 menganalisis pasar konsumenBab 6 menganalisis pasar konsumen
Bab 6 menganalisis pasar konsumen
 
TQM dan Alat-alat TQM
TQM dan Alat-alat TQMTQM dan Alat-alat TQM
TQM dan Alat-alat TQM
 
2.konsep pemasaran
2.konsep pemasaran2.konsep pemasaran
2.konsep pemasaran
 
Manajemen persediaan
Manajemen persediaanManajemen persediaan
Manajemen persediaan
 
BMP EKMA4473 Pengembangan Produk
BMP EKMA4473 Pengembangan ProdukBMP EKMA4473 Pengembangan Produk
BMP EKMA4473 Pengembangan Produk
 
Analisis SWOT KFC Indonesia
Analisis SWOT KFC IndonesiaAnalisis SWOT KFC Indonesia
Analisis SWOT KFC Indonesia
 
Pertemuan ke 7
Pertemuan ke 7Pertemuan ke 7
Pertemuan ke 7
 
Etika bisnis : PENGAMBILAN KEPUTUSAN DENGAN ETIKA BISNIS
Etika bisnis : PENGAMBILAN KEPUTUSAN DENGAN ETIKA BISNISEtika bisnis : PENGAMBILAN KEPUTUSAN DENGAN ETIKA BISNIS
Etika bisnis : PENGAMBILAN KEPUTUSAN DENGAN ETIKA BISNIS
 

Similar to PPT MO Desain Produk dan Jasa.pptx

Desain_Produk_dan_Jasa.pptx
Desain_Produk_dan_Jasa.pptxDesain_Produk_dan_Jasa.pptx
Desain_Produk_dan_Jasa.pptxaciambarwati
 
desain produk dan jas.pdf
desain produk dan jas.pdfdesain produk dan jas.pdf
desain produk dan jas.pdfWayanSantosa2
 
Perencana produk
Perencana produkPerencana produk
Perencana produkAndiJamal1
 
97926320 quality-function-development-qfd
97926320 quality-function-development-qfd97926320 quality-function-development-qfd
97926320 quality-function-development-qfdNtan Hitori De
 
97926320 quality-function-development-qfd-131208233228-phpapp01
97926320 quality-function-development-qfd-131208233228-phpapp0197926320 quality-function-development-qfd-131208233228-phpapp01
97926320 quality-function-development-qfd-131208233228-phpapp01Muhamad Friansyah
 
2 -desain-produk-dan-jasa
2  -desain-produk-dan-jasa2  -desain-produk-dan-jasa
2 -desain-produk-dan-jasajokomeiyani
 
Pengertian perencanaan produk
Pengertian perencanaan produkPengertian perencanaan produk
Pengertian perencanaan produkBerkatalah Jujur
 
Pengertian perencanaan produk
Pengertian perencanaan produkPengertian perencanaan produk
Pengertian perencanaan produkBerkatalah Jujur
 
Manajemen Operasi bab III
Manajemen Operasi bab IIIManajemen Operasi bab III
Manajemen Operasi bab IIIJumadi Ridwan
 
PERTEMUAN 4 DESAIN PRODUK.pptx
PERTEMUAN 4 DESAIN PRODUK.pptxPERTEMUAN 4 DESAIN PRODUK.pptx
PERTEMUAN 4 DESAIN PRODUK.pptxMuhammadQoesAtieq
 
Perencana produk
Perencana produkPerencana produk
Perencana produkAndiJamal1
 
Dokumen.tips manajemen biaya-stratejik-final
Dokumen.tips manajemen biaya-stratejik-finalDokumen.tips manajemen biaya-stratejik-final
Dokumen.tips manajemen biaya-stratejik-finalPutriaRahmadani2
 

Similar to PPT MO Desain Produk dan Jasa.pptx (20)

Desain_Produk_dan_Jasa.pptx
Desain_Produk_dan_Jasa.pptxDesain_Produk_dan_Jasa.pptx
Desain_Produk_dan_Jasa.pptx
 
desain produk dan jas.pdf
desain produk dan jas.pdfdesain produk dan jas.pdf
desain produk dan jas.pdf
 
Pertemuan 05 desain barang dan jasa
Pertemuan 05 desain barang dan jasaPertemuan 05 desain barang dan jasa
Pertemuan 05 desain barang dan jasa
 
Perencana produk
Perencana produkPerencana produk
Perencana produk
 
DESIGN PRODUK.ppt
DESIGN PRODUK.pptDESIGN PRODUK.ppt
DESIGN PRODUK.ppt
 
97926320 quality-function-development-qfd
97926320 quality-function-development-qfd97926320 quality-function-development-qfd
97926320 quality-function-development-qfd
 
97926320 quality-function-development-qfd-131208233228-phpapp01
97926320 quality-function-development-qfd-131208233228-phpapp0197926320 quality-function-development-qfd-131208233228-phpapp01
97926320 quality-function-development-qfd-131208233228-phpapp01
 
2 -desain-produk-dan-jasa
2  -desain-produk-dan-jasa2  -desain-produk-dan-jasa
2 -desain-produk-dan-jasa
 
Pengertian perencanaan produk
Pengertian perencanaan produkPengertian perencanaan produk
Pengertian perencanaan produk
 
Pengertian perencanaan produk
Pengertian perencanaan produkPengertian perencanaan produk
Pengertian perencanaan produk
 
PPT PROKRE.pptx
PPT PROKRE.pptxPPT PROKRE.pptx
PPT PROKRE.pptx
 
Manajemen Operasi bab III
Manajemen Operasi bab IIIManajemen Operasi bab III
Manajemen Operasi bab III
 
PERTEMUAN 4 DESAIN PRODUK.pptx
PERTEMUAN 4 DESAIN PRODUK.pptxPERTEMUAN 4 DESAIN PRODUK.pptx
PERTEMUAN 4 DESAIN PRODUK.pptx
 
Perencana produk
Perencana produkPerencana produk
Perencana produk
 
13687346.ppt
13687346.ppt13687346.ppt
13687346.ppt
 
Dokumen.tips manajemen biaya-stratejik-final
Dokumen.tips manajemen biaya-stratejik-finalDokumen.tips manajemen biaya-stratejik-final
Dokumen.tips manajemen biaya-stratejik-final
 
chapter 7 & 8.pptx
chapter 7 & 8.pptxchapter 7 & 8.pptx
chapter 7 & 8.pptx
 
Pert ii
Pert iiPert ii
Pert ii
 
19. PPT_MARDILAH.pptx
19. PPT_MARDILAH.pptx19. PPT_MARDILAH.pptx
19. PPT_MARDILAH.pptx
 
Inovasi dan rekacipta
Inovasi dan rekaciptaInovasi dan rekacipta
Inovasi dan rekacipta
 

PPT MO Desain Produk dan Jasa.pptx

  • 1. 1. Rizka Putri Nafisa (058) 2. Dimas Pramudya (067) 3. Uudhatul Khoiroh (083) 4. Arisqa Widiarum H. (103) 5. Arif Rahman Hakim (105) Kelompok 1:
  • 2. Dasar keberadaan organisasi yaitu produk / jasa yang disajikan kepada masyarakat. Produk yang baik, merupakan kunci keberhasilan. Tapi, strategi produk yang kurang baik, dapat menghancurkan perusahaan. Salah satu strategi produk adalah membangun kemampuan tertentu dalam kustomisasi keluarga produk atau jasa yang sudah ada. Strategi produk yang efektif menghubungkan keputusan produk dengan investasi, pangsa pasar, dan siklus hidup produk, dan menggambarkan luasnya lini produk.
  • 3. Pemilihan Barang dan Jasa Penciptaan Produk Baru Pengembangan Produk Peluncuran Desain Produk Rangkaian Kesatuan Pengembangan Produk 3
  • 4. Pendefinisian Produk Dokumen Produksi Desain Jasa Penerapan Pohon Keputusan Transisi ke Produksi 4
  • 5. 5 Contoh : 1. rumah sakit melakukan spesialisasi pada berbagai jenis pasien dan prosedur kesehatan, seperti: rumah sakit bersalin. 2. Toyota yang memberikan respon cepat terhadap pelanggan, yaitu dengan memberikan proses desain mobil tercepat dalam industri otomotif (dibawah 2 tahun).
  • 6. 6 1. Siklus Hidup Produk Tugas Manajer Operasi : Mendesain sistem yg dapat membantu mengenalkan produk baru dengan sukses. Organisasi perlu terus-menerus memperkenalkan produk baru agar dapat bertahan hidup. Penjelasan 1. Pada umumnya perusahaan akan mengalami arus kas negative saat perusahaan mengembangkan produk. 2. Produk berhasil, kerugian dapat teratasi. 3. Produk sukses dapat menghasilkan keuntungan sebelum siklus hidupnya menurun. 4. Keuntungan menurun, harus memperkenalkan produk baru.
  • 7. 7 2. Siklus Hidup dan Strategi 1) Fase Perkenalan Produk dalam fase ini masih sedang disesuaikan dengan pasar, kondisi ini memungkinkan terjadinya:  Penelitian  Pengembangan produk  Modifikasi dan perbaikan proses  Pengembangan pemasok 2) Fase Pertumbuhan Dalam fase ini desain produk mulai stabil dan diperlukan peramalan kebutuhan kapasitas yang efektif. 3) Fase Kematangan Sebuah produk sudah dewasa, pesaing mulai bermunculan (produksi jumlah besar dan inovatif). 4) Fase Penurunan produk yang hampir mati:  Dihentikan  Mengenalkan produk baru
  • 8. 8 Merupakan Urutan produk dari yang tertinggi ke yang terendah akan kontribusi $ mereka pada perusahaan dan juga kontribusi $ tahunan total. Laporan produk berdasarkan nilai membuat manajemen dapat mengevaluasi strategi yang mungkin untuk setiap produk. 3. Analisis Produk Berdasarkan Nilai
  • 9. Peluang produk baru : pengembangan produk baru yang agresif mengharuskan organisasi membangun struktur internal yang membuka komunikasi dengan pelanggan. Teknik untuk menghasilkan ide produk baru adalah Brainstorming, yaitu sebuah teknik dimana kelompok orang berbeda saling berbagi ide pada topik tertentu tanpa mengkritik (diskusi terbuka untuk menghasilkan ide kreatif). 9
  • 10. 10 Sebuah perusahaan dapat menghasilkan keuntungan dengan memusatkan perhatian pada: Memahami pelanggan. Perubahan ekonomis yang menyebabkan meningkatnya kemakmuran jangka panjang. Perubahan sosiologis dan demografis, ex: berkurangnya jumlah keluarga. Perubahan teknologi Perubahan Politik/Peraturan Perubahan lain yang dapat muncul melalui kebiasaan pasar, pemasok, distributor
  • 11. 11 Pentingnya produk baru tidak dipungkiri lagi Semakin tinggi persentase penjualan lima tahun terakhir, maka semakin besar kemungkinan perusahaan menjadi pemimpin pasar. • Perusahaan yg memimpin pasar mendapatkan sebagian besar penjualannya dari produk yang berumur kurang dari 5 tahun
  • 12. Sistem Pengembangan Produk Sebuah strategi produk yang efektif menghubungkan keputusan produk dengan arus uang, dinamika pasar, siklus hidup produk, dan kemampuan organisasi. Pengembangan produk yang optimal bergantung pada dukungan bagian-bagian lain dalam perusahaan, dan juga gabungan dari sepuluh keputusan MO yang berhasil, mulai dari desain produk hingga pemeliharaan. 12
  • 13. QFD yaitu suatu proses menetapkan permintaan pelanggan (“keinginan” pelanggan) dan menerjemahkan keinginan pelanggan ke dalam atribut (“cara”) yang dapat dipahami dan dilaksanakan oleh setiap bagian fungsional. QFD digunakan di awal proses desain. Salah satu caranya yaitu dengan House of Quality (Rumah Kualitas) Quality Function Deployment (QFD) 13
  • 14. 14 Pendekatan tehadap pengorganisasian untuk pengembangan produk a. Sebuah organisasi dengan departemen-departemen yang berbeda. Ct: dep. litbang, dep. rekayasa, dep. Rekayasa manufaktur, dep. Produksi. b. Menugaskan seorang manajer produksi untuk “memenangkan” produk melalui sistem pengembangan produk dan organisasi terkait. c. Pengembangan produk dengan menggunakan sebuah tim, yang dikenal sebagai tim pengembangan produk, tim desain untuk kemampuan manufaktur, dan tim rekayasa nilai.
  • 15. 15 Teknik penting untuk merancang suatu produk : Desain yang tangguh : desain yang dapat diproduksi sesuai persyaratan. Desain moduler : desain di mana bagian / komponen dari suatu produk dibagi-bagi menjadi modul yang dapat ditukar dan diganti dengan mudah. Computer- Aided Design (CAD) perancangan dibantu komputer untuk merancang produk dan mendokumentasikan produk. Computer-Aided Manufacturing (CAM) manufaktur dibantu komputer (penggunaan teknologi untuk mengendalikan mesin)
  • 16. 16 Teknik penting untuk merancang suatu produk : Teknology virtual Reality : komunikasi visual dengan penggunaan citra sebagai pengganti benda asli. Analisis nilai : suatu tinjauan atas produk yang berhasil dilakukan selama proses produksi. Etika dan desain yang ramah lingkungan. LANJUTAN…..
  • 17. 17 Strategi pengembangan internal : • Migrasi produk yang ada • Perbaikan terhadap produk yang ada • Pengembangan produk baru secara internal Strategi pengembangan eksternal: • Aliansi : perjanjian kerjasama yang menjadikan perusahaan tetap independen, tetapi dapat menggunakan kekuatan tambahan untuk mencapai strategi yang sesuai dengan misi masing-masing. • Usaha patungan : kepemilikan bersama, biasanya di antara dua perusahaan, untuk menghadirkan produk baru atau menguasai produk baru. • Membeli teknologi atau keahlian dengan akuisisi
  • 18. 18 Barang/jasa yang baru diperkenalkan ke pasar, harus didefinisikan. Barang/ jasa didefinisikan dari segi fungsinya, yaitu apa yang dapat dilakukan oleh barang tersebut Kemudian produk dirancang dan perusahaan menentukan bagaimana fungsi tersebut dapat tercapai. Spesifikasi yang cermat dari sebuah produk harus ada untuk memastikan produksi dapat berlangsung secara efisien.
  • 19. 19 Gambar perakitan (assembly drawing) Grafik perakitan (assambly chart) Petunjuk kerja (work order) Lembaran rute (route sheet) Pemberitahuan perubahan perekayasaan ( engineering change notice)
  • 20. 20 Selain terdapat produk berupa barang, terdapat pula produk yang tidak nyata, yaitu jasa. Yang termasuk dalam industri jasa adalah perbankan, keuangan, asuransi, transportasi, dan komunikasi. Merancang jasa merupakan tantangan karena umunya memiliki karakteristik yang unik. Satu alasan mengapa perbaikan produktivitas dalam jasa begitu rendah yaitu karena baik desain dan pengantaran produk jasa memasukkan adanya interaksi pelanggan. Saat pelanggan berpartisipasi dalam proses desain, pemasok jasa mungkin mempunyai daftar menu jasa dimana pelanggan dapat memilih pilihannya. Dalam hal ini, pelanggan dapat berpartisipasi dalam desain jasa.
  • 21. 21 Pohon keputusan dapat digunakan untuk membuat keputusan produk baru dan untuk beragam permasalahan manajemen lainnya. Untuk membentuk sebuah pohon keputusan, digunakan prosedur sebagai berikut: Pastikan semua alternatif yang mungkin dan keadaan sudah dimasukkan ke pohon, termasuk alternatif untuk “tidak melakukan apa- apa”. Pengembalian hasil (payoff) dimasukkan pada akhir tiap cabang yang bersesuaian. Menetapkan nilai ekspektasi dari setiap tindakan yang ada. Pilih EMV (Expected Monetary Value) / kemungkinan pengembalian hasil yang tertinggi. 1 2 3 4
  • 22. 22 Manajemen harus membuat keputusan untuk mengembangkan ide produk tersebut lebih lanjut dan memproduksinya, atau menghentikannya. Saat keputusan dibuat, biasanya ada satu periode percobaan untuk memastikan desainnya benar-benar dapat di produksi. Percobaan ini juga memberikan staf operasi kemungkinan untuk mengembangkan peralatan yang sesuai, prosedur pengendalian kualitas, dan pelatihan karyawan untuk memastikan produk dapat dimulai dengan sukses. Pada akhirnya, saat produk dianggap dapat dipasarkan dan di produksi, manajemen lini akan menerima tanggung jawab.
  • 23. PENUTUP 2 3 Strategi produk yang efektif membutuhkan pemilihan, pendesainan, dan pendefiniasian sebuah produk dan kemudian mentransisikan produk tersebut ke dalam proses produksi. Hanya ketika strategi ini dijalankan dengan efektif maka fungsi produksi dapat berkontribusi dengan maksimal bagi perusahaan. Manajer operasi harus membangun system pengembangan produk yang memiliki kemampuan untuk membayangkan, mendesain, dan memproduksi produk yang akan menghasilkan keunggulan kompetitif bagi perusahaan. Ketika produk berpindah dalam siklus hidupnya (perkenalan, pertumbuhan, kematangan dan penurunan), opsi yang harus dikejar manaejr operasi berubah. Baik produk manufaktur maupun jasa memiliki sejumlah teknik yang tersedia untuk membantu kinerja kegiatan ini dengan efektif.