Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Teori Produksi Jangka Pendek (Kelompok 6, Pendidikan Ekonomi A, UNJ-2014)

42,830 views

Published on

Presentasi ini membahas secara keseluruhan mengenai teori produksi jangka pendek disertai pula dengan latihan soal. Semoga presentasi ini dapat menambah wawasan pembaca

Published in: Education
  • Dating for everyone is here: ❶❶❶ http://bit.ly/39mQKz3 ❶❶❶
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Sex in your area is here: ❤❤❤ http://bit.ly/39mQKz3 ❤❤❤
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Teori Produksi Jangka Pendek (Kelompok 6, Pendidikan Ekonomi A, UNJ-2014)

  1. 1. Teori Produksi Teori Produksi Jangka Pendek
  2. 2. Kelompok 6 Aprilia Ferdiani (8105141470) Ema Rahma Yanti (8105141427) Rena Agustina (8105141463) Siti Nur Aeni (8105118004) PENDIDIKAN EKONOMI A
  3. 3. AGUSTINA APRILIA FERDIANI 8105141470 SITI NUR AINI 8105118004 EMA RAHMA YANTI 8105141427 RENA AGUSTINA 8105141463
  4. 4. Menurut J. Sudarsono produksi berkaitan dengan cara bagaimana sumber daya (input) dipergunakan untuk menghasilkan produk-produk perusahaan (output), namun konsep produksi dalam industri yang modern, kegiatan produksi lebih ditekankan kepada menciptakan nilai tambah terhadap suatu barang atau jasa. Begitu pula menurut James L. Pappas bahwa istilah produksi merujuk kepada lebih sekedar transformasi fisik dari sumber daya tetapi lebih melibatkan semua kegiatan yang berkaitan dengan penyediaan barang dan jasa. Termasuk struktur organisasi yang dipergunakan untuk memaksimumkan produktivitas, serta perolehan sumberdaya modal dan penggunaan sumber daya yang efisien.
  5. 5. secara sempit produksi dapat diartikan sebagai kegiatan mengubah input menjadi output. Sementara secara luas, produksi diartikan sebagai kegiatan dalam penciptaan nilai tambah dari input atau masukan untuk menghasilkan output berupa barang dan jasa, dengan sasaran menetapkan cara yang optimal dalam menggabungkan masukan untuk meminimumkan biaya, sehingga perusahaan tersebut mampu menciptakan kualitas produk yang lebih baik dan efisien yang lebih tinggi dalam proses produksinya.
  6. 6. Sektor produksi primer Sektor ini meliputi bidang ekstraktif dan bidang agraris Sektor produksi sekunder Sektor ini meliputi bidang industri dan bidang perdagangan Sektor produksi tersier Sektor ini meliputi bidang jasa atau pelayanan
  7. 7. Faktor produksi asli Faktor tersebut meliputi alam dan tenaga kerja Faktor produksi turunan Faktor tersebut meliputi modal dan penguasaan
  8. 8. Rumus Fungsi Produksi fungsi produksi dapat dirumuskan : Q = F (C,L,R,T) Q: Quantity (Jumlah barang yang dihasilkan) f : Fungsi (fungsi persamaan fungsional) C : Capital (modal atau sarana yang digunakan) L : Labour (tenaga kerja) R : Resources (sumber daya alam) T : Technology (teknologi dan kewirausahaan)
  9. 9. Contoh Soal Produksi Pada tahun 2013 luas tanah yang digunakan untuk bertani padi seluas 25.767.153 Ha dan jumlah petani padi seluruh Indonesia 31.700.000 orang. Hitunglah produktivitas yang dihasilkan jika diketahui fungsi produksinya 789C+251L !
  10. 10. Penyelesaian Soal Total Produktivitas Diketahui: luas tanah pertanian 25.767.153 Ha Petani padi 31.743.231 orang Fungsi = 789C + 251L Ditanya: Total produktivitas? Penyelesaian: 789C + 251L =789 (25.767.153) + 251 (31.743.231) = 20.330.283.717 + 7.967.550.981 = 28.297.834.698 ton
  11. 11. Dimensi Produksi Jangka Pendek Periode Jangka Pendek periode produksi dimana perusahaan tidak mampu dengan segera melakukan penyesuaian jumlah penggunaan salah satu atau beberapa faktor produksi. (perusahaan barang modal 5 tahun periodenya, perusahaan olahan <5 tahun) Faktor Produksi Tetap Faktor produksi yang jumlah penggunaannya tidak tergantung pada jumlah produksi, ada atau tidak adanya kegiatan produksi faktor produksi itu harus ada. (contoh : mesin; dikarenakan mesin dalam jangka pendek susah untuk ditambah atau dikurangi)
  12. 12. Faktor Produksi Satu Variabel Pengertian produksi dengan satu faktor produksi variabel adalah pengertian analisis jangka pendek, dimana ada faktor produksi yang tidak dapat diubah.
  13. 13. Secara umum, hubungan matematis penggunaan faktor produksi yang menghasilkan output maksimum disebut faktor produksi, seperti dibawah ini : Q = f(K, L) di mana : Q = tingkat output K = barang modal L = tenaga kerja/buruh
  14. 14. Daftar Tenaga Kerja, Mesin, dan Total Produksi Perusahaan Motor di Indonesia Mesin 5143 5143 5143 5143 5143 5143 5143 5143 5143 L 178.865 179.955 180.745 181.496 182.265 182.428 182.813 183.432 183.954 TP 85.681.478 86.605.054 87.382.291 88.144.810 88.930.135 89.112.858 87.633.432 87.611.424 86.956.792
  15. 15. Produksi Total Produksi total (total product) adalah banyaknya produksi yang dihasilkan dari penggunaan total faktor produksi. Rumus Produksi Total TP= f (K,L) TP= Produksi total K = Barang modal (yang dianggap modal) L = Tenaga kerja (buruh)
  16. 16. Contoh Soal Produksi Total Pada bulan September 2014 jumlah output seluruh perusahaan motor di Indonesia ditunjukkan oleh persamaan Q = 479L + 5143 . Jika L adalah input variabel dan K sebagai input tetap. Berdasarkan informasi tersebut, tentukan jumlah output (Q) Jika jumlah buruh 178.865.
  17. 17. Penyelesaian Soal Produksi Total Diketahui : persamaan Q = 479L + 5143 tenaga kerja =178.865 Ditanya : jumlah output bulan September ? Penyelesaian : Q = 479L + 5143 = 479 (178.865) + 5143 = 85.681.478 unit
  18. 18. Produksi Marjinal Produksi marjinal (marjinal product) adalah tambahan produksi karena penambahan penggunaan satu unit produksi Rumus Produksi Marjinal MP = TP’= Δ TP Δ TP = Selisih total produksi Δ X = Selisih besarnya input Δ X
  19. 19. Contoh Soal Produksi Marjinal Pada bulan September 2014 jumlah tenaga kerja perusahaan motor di Indonesia sejumlah 178.865 dan outputnya sebesar 85681478. Sedangkan jumlah tenaga kerja bulan Agustus 2014 sebesar 179.995 serta outputnya 86.605.054. Hitunglah produk marjinal pada bulan Agustus 2014 !
  20. 20. Penyelesaian Soal Produksi Marginal Diketahui : September 2014 = tenaga kerja 178.865 orang, total produksi 85.681.478 unit Agustus 2014 = tenaga kerja 179.955 orang, total produksi 86.605.054 unit Ditanya : Produksi marjinal Agustus ? Penyelesaian : MPL = ΔQ ΔL = Q2 – Q1 L2 – L1 = 86.605.054 - 85.681.478 179.995 - 178.865 = 923576 1130 = 817 unit
  21. 21. Produksi Rata-Rata Produksi rata-rata (average product) adalah rata-rata output yang dihasilkan per unit faktor produksi. Rumus Produksi Rata-Rata AP = TP TP= Produksi total L = Tenaga kerja (buruh) L
  22. 22. Penyelesaian Soal Produksi Rata-Rata Pada bulan Agustus 2014 total produksi yang dihasilkan perusahaan motor di Indonesia sebesar 86.605.054 unit dan tenaga kerjanya sejumlah 179.995. Hitunglah produk rata rata yang dihasilkan pada bulan Agustus 2014 !
  23. 23. Contoh Soal Produksi Marjinal Diketahui : Agustus 2014 = tenaga kerja 179.955 orang, total produksi 86.605.054 unit Ditanya : Produksi rata-rata bulan Agustus ? Penyelesaian : AP = TP L = 86.605.054 179.995 = 481 unit
  24. 24. Produksi Total, Produksi Marjinal, dan Produksi Rata-Rata Perusahaan Motor di Indonesia Tahun 2014 (Januari-September) Mesin (unit) Tenaga Kerja (orang) Hasil Total “TP” (unit) Rata-Rata Hasil “AP” (unit) Tambahan hasil “MP” ( unit) 5.143 178.865 85.681.478 480 817 983 1015 1021 1121 -3842 -35 -1254 5.143 179.955 86.605.054 481 5.143 180.745 87.382.291 483 5.143 181.496 88.144.810 485 5.143 182.265 88.930.135 487 5.143 182.428 89.112.858 488 5.143 182.813 87.633.432 479 5.143 183.432 87.611.424 477 5.143 183.954 86.956.792 472
  25. 25. Kurva TP, AP, dan MP Kasus Perusahaan Motor di Indonesia Tahun 2014
  26. 26. Yang dapat disimpulkan : 1. Tahap I menunjukkan tenaga kerja yang masih sedikit, apabila ditambah akan meningkatkan total produksi, produksi rata-rata dan produksi marginal. 2. Tahap II Produksi total terus meningkat sampai produksi optimum sedang produksi rata-rata menurun dan produksi marginal menurun sampai titik nol. 3. Tahap III Penambahan tenaga kerja menurunkan total produksi, dan produksi rata-rata, sedangkan produksi marginal negatif.
  27. 27. Hubungan Antara Kurva MP dan TP MP adalah kemiringan dari kurva TP. Sehingga dapat dirumuskan : 1. Jika MP > 0, TP akan meningkat seiring bertambahnya jumlah L 2. Jika MP = 0, TP menunjukkan tingkat produksi maksimum/ titik puncak 3. Jika MP < 0, TP akan menurun seiring bertambahnya jumlah L
  28. 28. Elastisitas Produksi Elastisitas produksi (ɳ) menunjukkan rasio perubahan output yang dihasilkan terhadap perubahan relatif jumlah input yang digunakan. Rumus
  29. 29. Soal Elastisitas Produksi Pada bulan September total produksi sepeda motor sebesar 85.681.478 unit, sementara bulan Agustus sebanyak 86.605.054 unit. Jika Tenaga kerja bulan September dan Agustus adalah 178.865 serta 179.995. Berapa Elastisitasnya ?
  30. 30. Penyelesaian Elastisitas Produksi Diketahui : TP September 85.681.478 unit TP 86.605.054 unit. Tenaga kerja September 178.865 Tenaga kerja Agustus 179.995 Ditanya : Berapa Elastisitasnya ? Jawab : ᶮ = 923.576 x 178.865 1090 85.681.478 = 1190166212240 93392811020 =1,27
  31. 31. Produksi Total, Produksi Marjinal, Produksi Rata-Rata, dan Elastisitas Produksi Perusahaan Motor di Indonesia Tahun 2014 Mesin (unit) Tenaga Kerja (orang) Hasil Total “TP” (unit) Rata-Rata Hasil “AP” (unit) Tambahan hasil “MP” ( unit) ᶮ 5.143 178.865 85.681.478 480 817 983 1015 1021 1121 -3842 -35 -1254 1,27 2,04 2,10 2,10 2,10 2,29 -7,86 -0,074 -2,62 5.143 179.955 86.605.054 481 5.143 180.745 87.382.291 483 5.143 181.496 88.144.810 485 5.143 182.265 88.930.135 487 5.143 182.428 89.112.858 488 5.143 182.813 87.633.432 479 5.143 183.432 87.611.424 477 5.143 183.954 86.956.792 472 Daerah 1 Daerah 3
  32. 32. Atas dasar formula tersebut diketahui bahwa : · Pada saat MP > AP diperoleh Elastisitas Produksi > 1 · Pada saat MP = AP diperoleh elastisitas produksi = 1 · Pada saat MP = 0 diperoleh Elastisitas Produksi = 0 · Pada saat MP negatif diperoleh Elastisitas Produksi negatif Kaitan antara rasionalitas daerah produksi dengan elastisitas produksi adalah sebagai berikut : a. Daerah dengan Elastisitas Produksi > 1 sampai Elastisitas Produksi = 1 adalah irrational region b. Daerah dengan Elastisitas Produksi = 1 sampai Elatisitas Produksi = 1 adalah daerah rational region c. Daerah dengan Elastitas Produksi = 0 sampai Elastisitas Produksi < 0 adalah daerah irrational region
  33. 33. Quotes “Produksi adalah basis suatu negara. Jika ingin membangun negara yang baik, hendaknya setiap orang memiliki spesialisasi khusus agar mutu di segala bidang tinggi” -Plato-

×