Mastering The Strategic Tool KitKelompok IAnnaAdityoAndreeDina
Pengantar• Sebagai seorang manajer diharuskan menetapkan  strategi secara profesional untuk menciptakan terobosan  – terob...
PengantarProses Analisis Strategi yang terpenting adalah:• Identifikasi situasi yang dihadapi• Pemilihan tools/perangkat a...
Perangkat Analisis StrategiFase 1Fase 2
Fase 1 - Analisis SituasiAnalisis kesenjangan (Gap Analysis)• Meneliti kesenjangan antara target proyeksi  pengembangan st...
Analisis KesenjanganBertujuan menciptakan stretching: penetapan target disuatu titik tertentu di atas target dasar (based ...
SWOT Analisis               Strategi Do’s                                 Strategi Don’t• Bandingkan S&W secara kontinyu &...
SWOT Analisis
Industri AnalisisPEST Analisis• Analisis faktor Politik, Ekonomi, Sosial dan Teknologi yang  membentuk dinamika perubahan ...
PEST AnalisisPengaruh dari masing-masing faktor PEST tidakboleh dianalisis secara terpisah, karena pengaruhfaktor-faktor P...
Non PEST AnalisisNon PEST yang ikut mempengaruhi pertumbuhan(growth driver):   • Inovasi servis: lebih murah, lebih baik, ...
Non PEST Analisis• Non PEST menjadi juga sangat penting, karena  mampu mempengaruhi suatu perubahan dalam  industri. Conto...
Contoh Analisis Vector
Contoh Analisis Vector• Dari grafik vector tersebut dapat dilihat bahwa perkembangan  industri konsultan Manajemen UK meng...
Five Competitive Force• Five Force Analisis (Porter, 1980):       • New Entrants       • Substitute       • Buyer Power   ...
Five Competitive Force• Contoh Kasus (Industri Pemakaman):                       • Daya Tawar rendah, ketergantungan tingg...
Five Competitive Force
Five Competitive ForcesHal – hal yang perlu diperhatikan dalam analisis Five Forces: • Mengetahui kondisi/ciri khas/critic...
Five Competitive Force• Berikut adalah contoh analisis tingkat favourability dan  tingkat importance dari 5 forces dalam I...
Five Competitive ForceDinamika Industri juga memiliki peran penting, dan melengkapi 5Forces Porter yang selama ini merupak...
Porter‟s Five Force• Perbaikan Porter‟s Five Forces dengan menempatkan  Industry Mindset sebagai forces keenam, dan meliha...
Porter‟s Five ForcePengaruh Industry Mindset:• Menunjukkan secara spesifik bagaimana industry mindset dapat  memainkan per...
Porter‟s Five Force• Mengintenskan tingkat persaingan dalam industri oleh ‟sindrom  copycat‟ yang memberikan beragam perse...
Pengaruh Analisis Five ForcesTerhadap Strategi
Pengaruh Analisis Five ForcesTerhadap Strategi
Pengaruh Analisis Five ForcesTerhadap Strategi
Pengaruh Analisis Five ForcesTerhadap Strategi
Pengaruh Analisis Five ForcesTerhadap Strategi
Fase 2 – STRATEGIC POSITIONING                   AND DEVELOPMENTThe GE (Grow-Earnings) Grid:• Total Market Attractiveness ...
STRATEGIC POSITIONING        AND DEVELOPMENT• GE Grid memberikan info tentang:  • Posisi bisnis eksisting dalam pasar/indu...
STRATEGIC POSITIONING      AND DEVELOPMENT• GE Grid membutuhkan pandangan posisi kompetisi  perusahaan yang dilihat melalu...
STRATEGIC POSITIONING      AND DEVELOPMENTBeberapa hal yang harus diperhatikan dalam GE Grid • Analisis detail tidak selal...
STRATEGIC POSITIONING  AND DEVELOPMENT
Generic StrategyTerdiri dari- Strategi Diffferentiation- Cost Leadership- Focus StrategiesStrategi generik umumnya dilakuk...
Generic StrategyBeberapa hal yang harus diperhatikan:• Manajer seharusnya tidak mencari data/informasi hanya dari  satu su...
Generic StrategyGambar menunjukan contoh di perusahaan Marks & Spenceryang menerapkan broad strategy, yang bertujuan:a. Me...
Generic StrategyPemakaian strategi generik akan berhasil baik, apabila: • Memberikan penekanan pada pilihan/dilema strateg...
Catatan:- Strategi yang terlalu luas menyulitkan untuk  mengidentifikasi nilai yang dibuat atau  dihancurkan akibat banyak...
Seeking sustainable advantage• Kunci utama: melindungi keunggulan kompetitif yang sudah dimiliki• Sumber-sumber keunggulan...
Time-Based Competitive Advantage• Tingkat responsivitas dan fleksibilitas menjadi sangat penting   untuk kesuksesan perusa...
STAIR strategy health testDigunakan untuk :- Evaluasi strategi terobosan terbaru untuk pengembangan (baik pengembangan   a...
STAIR strategy health testContoh penerapan skoring STAIR di perusahaan WOK International
STAIR strategy health testDownward STAIR relevan untuk menghindari strategi yangkurang bijak dan over optimistic untuk per...
KESIMPULAN- Perangkat Analisis Strategi dapat digunakan untuk membantu  manajemen mengidentifikasikan dan mengevaluasi kes...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Matering The Strategic Tool Kits

896 views

Published on

MM UGM AP 16 - Strategic Leadership

Published in: Business, Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
896
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
37
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Matering The Strategic Tool Kits

  1. 1. Mastering The Strategic Tool KitKelompok IAnnaAdityoAndreeDina
  2. 2. Pengantar• Sebagai seorang manajer diharuskan menetapkan strategi secara profesional untuk menciptakan terobosan – terobosan tanpa harus melalui birokrasi yang terlalu panjang.• Untuk itu diperlukan suatu sistem/alat analisis untuk dapat menganalisis segala permasalahan yang timbul.• Kondisi yang sering terjadi adalah banyaknya pemahaman atau pemikiran strategis yang dilakukan tanpa menggunakan alat analisa, atau memilih suatu alat analisa tanpa tahu apakah alat tersebut dapat menjawab permasalahan yang muncul.
  3. 3. PengantarProses Analisis Strategi yang terpenting adalah:• Identifikasi situasi yang dihadapi• Pemilihan tools/perangkat analisis yang akan diambil dan bagaimana pelaksanaannya• Penetapan tujuan apa yang ingin diraih dari strategi tersebut
  4. 4. Perangkat Analisis StrategiFase 1Fase 2
  5. 5. Fase 1 - Analisis SituasiAnalisis kesenjangan (Gap Analysis)• Meneliti kesenjangan antara target proyeksi pengembangan strategi dengan kebutuhan.SWOT Analisis• sebuah gambaran (snapshot) tentang SWOT perusahaan dan strategi bisnis saat ini
  6. 6. Analisis KesenjanganBertujuan menciptakan stretching: penetapan target disuatu titik tertentu di atas target dasar (based target) yangtetap viable (mampu dicapai) sebagai strategi terobosanuntuk mendorong pertumbuhan
  7. 7. SWOT Analisis Strategi Do’s Strategi Don’t• Bandingkan S&W secara kontinyu & • Pengkhususan pada area variabel eksplisit dg competitor eksternal/internal tertentu yang dianggap potensial untuk substitusi  sebagai tes atas asumsi berkompetisi S&W perusahaan • Terlampau self critical atas• Bila ragu akan suatu variabel apakah aspek/variabel yang dianggap orang lain merupakan S atau W  tampilkan dan adalah kekuatan kita analisis variabel tsb secara terpisah baik • Pemikiran bahwa melakukan SWOT secara S maupun secara W perusahaan analisis sama dengan memiliki suatu• Menilai S&W dari produk dan jasa strategi perusahaan melalui perspektif pelanggan • Anggapan bahwa Analisis SWOT saja terhadap produk dan jasa tsb sudah cukup untuk melengkapi sebuah• Membuat rating S&W dalam suatu skala analisis strategi angka untuk menggambarkan S&W yang • Pelaksanaan analisis SWOT tanpa lebih komparatif mengevaluasi Pola yang muncul dalam• Menggunakan analisis SWOT untuk posisi bisnis secara keseluruhan dan menggambarkan profil posisi secara pendalaman opsi yang lebih besar keseluruhan apakah yang akan diperoleh dari analisis tersebut
  8. 8. SWOT Analisis
  9. 9. Industri AnalisisPEST Analisis• Analisis faktor Politik, Ekonomi, Sosial dan Teknologi yang membentuk dinamika perubahan dalam industriNon PEST Analisis• Analisis faktor – faktor lain (di luar PEST) yang mempengaruhi dinamika perubahan dalam industriFive Competitive Forces• Analisis lima faktor eksternal yang mempengaruhi kompetisi suatu perusahaan dalam suatu persaingan industri
  10. 10. PEST AnalisisPengaruh dari masing-masing faktor PEST tidakboleh dianalisis secara terpisah, karena pengaruhfaktor-faktor PEST akan muncul berupa pola yangsaling berkaitan satu dengan yang lainnya.
  11. 11. Non PEST AnalisisNon PEST yang ikut mempengaruhi pertumbuhan(growth driver): • Inovasi servis: lebih murah, lebih baik, dll • Inovasi teknologi: kebutuhan baru, kinerja baru • Pembelajaran lebih baik tentang produk dan jasa: benefit yang lebih baik • Pengurangan harga: skala ekonomis • Kelangkaan substitusi
  12. 12. Non PEST Analisis• Non PEST menjadi juga sangat penting, karena mampu mempengaruhi suatu perubahan dalam industri. Contoh: munculnya tablet dalam industri komputer.• PEST dan Non PEST harus dianalisis pengaruhnya dengan menggunakan analisis vector, yang membandingkan pengaruh dari faktor tersebut terhadap perkembangan dan pertumbuhan disuatu industri.
  13. 13. Contoh Analisis Vector
  14. 14. Contoh Analisis Vector• Dari grafik vector tersebut dapat dilihat bahwa perkembangan industri konsultan Manajemen UK mengalami dua tahap pertumbuhan.• Pada Tahun 1987 s/d 1990 terlihat bahwa perkembangan UK konsultan dapat dimungkinkan untuk tumbuh karena terdapat lebih banyak faktor untuk mendorong pertumbuhannya (growth driver) dan lebih sedikit faktor penghambatnya (Growth brakes).• Sedangkan pada vector untuk tahun 1991 s/d 2003 faktor yang mendukung pertumbuhan UK konsultan mulai berkurang dan faktor penghambat terjadi lebih banyak, sehingga pertumbuhan industri konsultan menurun.• Dengan demikian growth driver dan growth brakes cukup berperan signifikan dalam pertumbuhan suatu industri.
  15. 15. Five Competitive Force• Five Force Analisis (Porter, 1980): • New Entrants • Substitute • Buyer Power • Supplier Power • Competitive Rivalry (Tingkat Persaingan Eksisting)Setiap faktor dievaluasi dalam 2 cara:- Apakah faktor tersebut favourable/unfavourable untuk kemampuan menghasilkan profit lebih lama di industri- Apakah faktor tersebut cukup penting dan berpengaruh terhadap besaran profit.
  16. 16. Five Competitive Force• Contoh Kasus (Industri Pemakaman): • Daya Tawar rendah, ketergantungan tinggi terhadap perusahaan Buyer penyelenggara pemakaman • Daya Tawar Rendah, dan jasa pemakaman lain (kremasi, dll) Substitusi tidak terlalu mengganggu industri pemakaman umum • Daya tarik industri relatif rendah (imej tradisi yang suram), namun Threat of entrants tingkat barrier to entry juga rendah ditambah adanya kecenderungan perubahan tradisi pemakaman modern • Ada supplier yang cukup kuat (penyedia lahan kuburan), Supplier beberapa juga cukup lemah (penyedia bunga duka, penyedia peti mati, dll) karena cukup banyak pilihannya Competitive • Persaingan relatif rendah –medium, karena umumnya telah terfragmentasi dengan baik tergantung norma budaya masing- Rivalry masing
  17. 17. Five Competitive Force
  18. 18. Five Competitive ForcesHal – hal yang perlu diperhatikan dalam analisis Five Forces: • Mengetahui kondisi/ciri khas/critical success factors tertentu di dalam industri dimasuki. • Melakukan lebih dari 1 kali analisis five forces, tergantung dari apakah perusahaan memiliki pengaruh pada satu atau lebih industri/pasar • Mengamati interaksi antara kekuatan (force) satu dengan yang lainnya, dan dianalisis sejauh mana keterkaitannya. • Bila terjadi perubahan signifikan dalam industri umumnya disebabkan oleh perubahan lebih dari 2-3 forces • Analisis 5 Forces dapat digunakan untuk evaluasi strategi pengembangan baru selain untuk analisis strategi positioning. • Dalam realitas banyak manajer gagal menentukan tingkat pengaruh (favourability) dan kepentingan (importance) masing-masing forces.
  19. 19. Five Competitive Force• Berikut adalah contoh analisis tingkat favourability dan tingkat importance dari 5 forces dalam Industri Pemakaman
  20. 20. Five Competitive ForceDinamika Industri juga memiliki peran penting, dan melengkapi 5Forces Porter yang selama ini merupakan analisis statis tentangsuatu industri, dengan memperhitungkan:- Siklus Ekonomi- Siklus Industri
  21. 21. Porter‟s Five Force• Perbaikan Porter‟s Five Forces dengan menempatkan Industry Mindset sebagai forces keenam, dan melihat efek dan keterkaitan keenam forces tersebut.• Industry Mindset adalah persepsi, ekspektasi, dan asumsi tentang lingkungan persaingan, tingkat penghasilan finansial, dan critical success factors dalam industri.
  22. 22. Porter‟s Five ForcePengaruh Industry Mindset:• Menunjukkan secara spesifik bagaimana industry mindset dapat memainkan peran mendalam yang mempengaruhi dinamika industri.• Umumnya mengirimkan sinyal kepada perusahaan untuk menerjemahkan tentang suatu industri sehingga menarik pendatang baru dengan tingkat pertumbuhan dan ekspektasi profit yang umum terjadi.
  23. 23. Porter‟s Five Force• Mengintenskan tingkat persaingan dalam industri oleh ‟sindrom copycat‟ yang memberikan beragam persepsi tentang suatu resep untuk menghasilkan keuntungan, biasanya strategi pricing.• Mengubah kriteria kekuatan buyer dan substitusi melalui perubahan kriteria pembelian, ekspektasi pembeli terhadap substitusi, dan lain- lain.• Membantu mengatasi kegagalan analisis 5 forces dalam mengidentifikasi „key driver‟ dari suatu industri karena analisisnya bersifat snapshot (jangka pendek), dengan memberikan gambaran dinamika/siklus suatu industri• Memberi pengaruh terhadap kekuatan supplier melalui „fear factor‟ ketidakmampuan mengamankan bisnis
  24. 24. Pengaruh Analisis Five ForcesTerhadap Strategi
  25. 25. Pengaruh Analisis Five ForcesTerhadap Strategi
  26. 26. Pengaruh Analisis Five ForcesTerhadap Strategi
  27. 27. Pengaruh Analisis Five ForcesTerhadap Strategi
  28. 28. Pengaruh Analisis Five ForcesTerhadap Strategi
  29. 29. Fase 2 – STRATEGIC POSITIONING AND DEVELOPMENTThe GE (Grow-Earnings) Grid:• Total Market Attractiveness (TMA), pandangan pasar/segmen khusus manakah yang menawarkan return financial yang lebih lama, dibandingkan indutri lain baik setara maupun lebih besar (kecil)
  30. 30. STRATEGIC POSITIONING AND DEVELOPMENT• GE Grid memberikan info tentang: • Posisi bisnis eksisting dalam pasar/industri, dengan manganalisis TMA dan posisi kompetitifnya • Perbandingan antara business unit di dalam suatu industri • Evaluasi kesempatan bisnis baru • Reposisi suatu bisnis (dalam grid), baik dengan piliha cara strategi turn-around atau perbaikan secara kontinyu • Tantangan atas tingkat kecukupan investasi yang dibutuhkan untuk reposisi tersebut • Perbandingan positioning dengan pesaing kunci yang beroperasi di segmen baik yang sama maupun berbeda • Informasi terobosan-terobosan menyeluruh dalam strategi pertumbuhan yang layak dilakukan
  31. 31. STRATEGIC POSITIONING AND DEVELOPMENT• GE Grid membutuhkan pandangan posisi kompetisi perusahaan yang dilihat melalui kriteria-kriteria berbagai faktor berikut: – Brand, image and reputation – simplicity of product/market focus, or alternatively a relevant and broad offering – relative market (or niche) share – product and service performance – distribution channels – cost base – responsiveness (tetpai bukan berarti reactiveness) – technical and non-technical competencies – financial strength – management skills
  32. 32. STRATEGIC POSITIONING AND DEVELOPMENTBeberapa hal yang harus diperhatikan dalam GE Grid • Analisis detail tidak selalu merupakan simpulan akhir dari suatu riset, terkadang melakukan assesment yang cepat tetapi terarah bisa memberi hasil informasi yang sama baiknya • Manajer seringkali kesulitan dalam membuat penilaian karena minimnya data dan pengetahuan • Bila pengetahuan tentang faktor eksternal perusahaan sangat terbatas maka akan menimbulkan penilaian yang salah baik tentang kekuatan kompetitif maupun TMA
  33. 33. STRATEGIC POSITIONING AND DEVELOPMENT
  34. 34. Generic StrategyTerdiri dari- Strategi Diffferentiation- Cost Leadership- Focus StrategiesStrategi generik umumnya dilakukan secara mutually exclusive.• Bila dilakukan mixture strategi: mempengaruhi perkembangan perusahaan, yang mana hal tersebut seharusnya memebuat manajer dapat menentukan strategi yang lebih sesuai• Pada kenyataannya dalam pelaksanaan strategi: • cost differentiate  perusahaan juga tetap memperhatikan nilai yang di-deliver • differentiate  perusahaan juga tetap memperhatikan cost
  35. 35. Generic StrategyBeberapa hal yang harus diperhatikan:• Manajer seharusnya tidak mencari data/informasi hanya dari satu sumber saja tetapi dari beberapa sumber agar dapat melakukan perbandingan dan analisis yang tepat• Melakukan analisis tersebut tidak hanya dengan mengidentifikasi salah satu competitive advantage atau core advantage saja, tetapi harus multiple dan mendorong pemberdayaan sumberdaya yang ada.• Membuat sistem analisis berbasis competitive advantage yang senantiasa diperbaharui mengikuti perkembangan kompetisi yang ada.
  36. 36. Generic StrategyGambar menunjukan contoh di perusahaan Marks & Spenceryang menerapkan broad strategy, yang bertujuan:a. Mengcover perbedaan besar dari kebutuhan pelanggan dan segmen pasarb. Mengcover range produk/servis yang luas dan komplekc. Mengcover a dan b
  37. 37. Generic StrategyPemakaian strategi generik akan berhasil baik, apabila: • Memberikan penekanan pada pilihan/dilema strategis tentang bagaimana bisnis unit tertentu akan bersaing • Memunculkan isu tentang kesamaan strategi antara bisnis unit. Bila sebagian menggunakan stratefgi cost leadership dan sebagian lain diferensiasi, maka perusahaan akan terjebak dalam corporate stratophrenia – atau sebagian bisnis di manage dengan tidak selayaknya • Melakukan pilihan antara strategi diferensiasi versus strategi fokus memberi implikasi pada pendefinisian critical success factors, yang juga berdampak terhadap investasi dan biaya program, dan upaya peralihan kultur organisasi dan pengembangan keahlian.
  38. 38. Catatan:- Strategi yang terlalu luas menyulitkan untuk mengidentifikasi nilai yang dibuat atau dihancurkan akibat banyaknya faktor interdependen.- Strategi generik membantu manajemen memetakan posisi dan bagaimana seharusnya tindakan yang diambil bila ingin melakukan reposisi bisnis
  39. 39. Seeking sustainable advantage• Kunci utama: melindungi keunggulan kompetitif yang sudah dimiliki• Sumber-sumber keunggulan kompetitif: • building corporate image • responsivitas external terhadap permintaan pelanggan • responsivitas internal • masaslah diagnosis dan pemecahan masalah (teknikal/strategic) • capturing & evaluating dan eksploitasi kesempatan bisnis baru• Keseluruhannya harus terus berlanjut prosesnya dan didukung oleh pembelajaran strategi• Dalam jangka panjang sumber daya yang bersifat “softer” dan keunggulan kompetitif akan menjadi lebih penting dalam berbagai hal
  40. 40. Time-Based Competitive Advantage• Tingkat responsivitas dan fleksibilitas menjadi sangat penting untuk kesuksesan perusahaan• Speed atau tingkat kecepatan sangat penting dalam: • Waktu pengembangan dan peluncuran produk dan jasa • integrasi dalam akuisisi • data equiry costomer & konfirmasi transaksi • program perubahan organisasi • siklus planning bisnis dengan tetap fokus pada kualitas keputusan • Project manajement: quality, cost dan time adalah variable yang terus menerus mengalami trade off satu sama lain, contoh: accelerasi time: cost   value 
  41. 41. STAIR strategy health testDigunakan untuk :- Evaluasi strategi terobosan terbaru untuk pengembangan (baik pengembangan akuisitif maupun organik)- Aplikasi pada strategi eksisting yang mengalami beberapa perhatian tertentu- Upaya untuk belajar dari pengembangan strategi yang lama dan hasil dari strategi masa lalu tersebut
  42. 42. STAIR strategy health testContoh penerapan skoring STAIR di perusahaan WOK International
  43. 43. STAIR strategy health testDownward STAIR relevan untuk menghindari strategi yangkurang bijak dan over optimistic untuk pertumbuhan
  44. 44. KESIMPULAN- Perangkat Analisis Strategi dapat digunakan untuk membantu manajemen mengidentifikasikan dan mengevaluasi kesempatan baik di dalam maupun di luar aktivitas perusahan saat ini, dalam menciptakan strategi terobosan untuk pengembangan.- Terdapat dua fase dalam analisis perumusan strategi pengembangan tersebut, yakni analisis situasi yang memperdalam pemahaman terhadap kondisi perusahaan dalam suatu pasar/industri, struktur industri, perubahan dan dinamika industri tersebut. Fase berikutnya adalah fase analisis internal perusahaan untuk mengenali sumber daya, value, keunggulan kompetitif, fokus strategi yang dilakukan untuk mencapai tujuan perusahaan.- Kedua fase tersebut merupakan “guidance” dalam perusahaan mengambil keputusan strategi terobosan baru untuk pengembangan dan pertumbuhan bisnisnya.

×