Spermatogenesis

1,433 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,433
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
36
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Spermatogenesis

  1. 1. ASSALAMU’ALAIKUM KELOMPOK 12 BIOLOGI “ SPERMATOGENESIS ”ANGGOTA :• Vika Puji XI IA4/23• David Rudyanto XI IA4/29• Muhammad Fardan XI IA4/37
  2. 2. Proses pembentukan dan pemasakan spermatozoa disebut spermatogenesis. Hampir semua spesies hewan tingkat tinggi terutama mamalia mempunyai proses spermatogenesis yang hampir sama, dalam pembahasan ini akan di jelaskan mengenai proses spermatogenesis pada manusia.1.) Tempat spermatogenesis Spermatogenesis terjadi di testis. Didalam testis terdapat tublus seminiferus. Dinding tubulus seminiferus terdiri dari jaringan epitel dan jaringan ikat, pada jaringan epithelium terdapat sel – sel spermatogonia dan sel sertoli yang berfungsi member nutrisi pada spermatozoa. Selain itu pada tubulus seminiferus terdapat pula sel leydig yang mengsekresikan hormone testosterone yang berperan pada proses spermatogenesis.
  3. 3. 2.) Proses Spermatogenesis Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon perangsang folikel (Folicle Stimulating Hormone/FSH) dan hormon lutein (Luteinizing Hormone/LH). LH merangsang sel Leydig untuk menghasilkan hormon testosteron. Pada masa pubertas, androgen/testosteron memacu tumbuhnya sifat kelamin sekunder. FSH merangsang sel Sertoli untuk menghasilkan ABP (Androgen Binding Protein) yang akan memacu spermatogonium untuk memulai proses spermatogenesis. Proses pemasakan spermatosit menjadi spermatozoa disebut spermiogenesis. Spermiogenesis terjadi di dalam epididimis dan membutuhkan waktu selama 2 hari.
  4. 4. Spermatogonium berkembang menjadi sel spermatosit primer. Selspermatosit primer bermiosis menghasilkan spermatosit sekunder, spermatosit sekunder membelah lagi menghasilkan spermatid, spermatid berdiferensiasi menjadi spermatozoa masak. Bilaspermatogenesis sudah selesai, maka ABP testosteron (AndrogenBinding Protein Testosteron) tidak diperlukan lagi, sel sertoli akanmenghasilkan hormon inhibin untuk memberi umpan balik kepada hipofisis agar menghentikan sekresi FSH dan LH
  5. 5. Pada manusia proses spermatogenesis berlangsung setiap hari.Siklus spermatogenesis berlangsung rata – rata 74 hari. Artinya ,perkembangan sel spermatogonia menjadi spermatozoa matangmemerlukan waktu rata – rata 74 hari. Pada pria dewasa normal, prosesspermatogenesis terus berlangsung sepanjang hidup, walaupun kualitasdan kauntitasnya makin menurun dengan bertambahnya usia.
  6. 6. MEKANISME SPERMATOGENESISotak menerima rangsangan dari sinyal yang dikirim melalui korda spinalis penis Arteri membawa darah korpus kavernosus dankorpus spongiosum memberikan respon, yaitu berdilatasi (melebar)menyebabkan peningkatan aliran darah ke daerah erektil daerah erektilterisi darah dan melebar otot-otot di sekitar vena yang dalam keadaannormal mengalirkan darah dari penis, akan memperlambat aliran darahnya Tekanan darah yang meningkat di dalam penis menyebabkan panjang dandiameter penis bertambah Ejakulasi mencapai klimaks, yaitu ketikagesekan pada glans penis dan rangsangan mengirimkan sinyal otakdan korda spinalis,saraf merangsang kontraksi otot ,saluran epididimis danvas deferens, vesikula seminalis dan prostat Kontraksi ini mendorongsemen uretra. kontraksi otot di sekeliling uretra mendorong semen keluar dari penis Leher kandung kemih juga berkonstraksi sementidak mengalir kembali ke dalam kandung kemih Setelah terjadi ejakulasi(atau setelah rangsangan berhenti) arteri mengencang dan venamengendur aliran darah yang masuk ke arteri berkurang dan alirandarah yang keluar dari vena bertambah penis menjadi lunak.
  7. 7. Spermatozoa akan keluar melalui uretra bersama-samadengan cairan yang dihasilkan oleh kelenjar vesikulaseminalis, kelenjar prostat dan kelenjar cowper.Spermatozoa bersama cairan dari kelenjar-kelenjar tersebutdikenal sebagai semen atau air mani. Pada waktu ejakulasi,seorang laki-laki dapat mengeluarkan 300 - 400 juta selspermatozoa.
  8. 8. 3.) Bagian – Bagian Sperma 1. Kepala (caput), tidak hanya mengandung inti (nukleus) dengan kromosom dan bahan genetiknya, tetapi juga ditutup oleh akrosom yang mengandung enzim hialuronidase yang mempermudah fertilisasi ovum. 2. Leher (servix), menghubungkan kepala dengan badan. 3. Badan (corpus), bertanggungjawab untuk memproduksi tenaga yang dibutuhkan untuk motilitas. 4. Ekor (cauda), berfungsi untuk mendorong spermatozoa masak ke dalam vas defern dan ductus ejakulotorius.
  9. 9. KELAINAN-KELAINAN•AzoospermiaKelainan yang terjadi karena tidak adanya sperma dalam cairan yangdikeluarkan saat ejakulasi•AspermiaKelainan yang terjadi karena tidak mengeluarkan cairan sperma sama sekali Kelainan ini bisa terjadi akibat faktor genetik yang sulitdicegah. Atau, akibat faktor organik karena memiliki kelainanpenis•Oligozoospermiadisebabkan jumlah sperma yang dikeluarkan tidak memenuhi standar•Astenozoospermiakelainan yang menunjukkan sperma tidak bisa bergerak dengan baik
  10. 10. •ChlamydiaPMS yang paling umum yang dapat menyebabkan sterilitas. Klamidia bisamenyebabkan penyakit radang panggul yang dapat menyebabkan kemandulan.Infeksi ini sering tidak menunjukkan gejala yang jelas.•GonorrheaSalah satu PMS yang paling umum dan dapat disembuhkan. Gonorrhea dapatmenyebabkan infeksi pada lapisan dalam ureter(saluran kencing), leher rahim,rectum, tenggorokan dan bagian putih mata. Gonorrhea juga sering disebutkencing nanah. Dapat ditularkan melalui hubungan seksual, anal ataupun oral.•Genital Human Papiloma VirusSering menimbulkan kutil pada alat kelamin. Beberapa tipe menunjukkankemungkinan mengarah terhadap terjadinya keganasan seperti kanker serviks,penis ataupun anus. Pap Smear adalah salah satu tes yang direkomendasikanuntuk memeriksa/mendeteksi dini kemungkinan terjadinya kanker serviks padawanita.
  11. 11. •HerpesInfeksi yang sangat nyeri dan membuat kulit melepuh yang disebabkan olehvirus.. Otot disekitar daerah yang terjangkit juga akan terasa sakit. Kitadapat membawa virus tersebut tanpa gejala dan tetap berpotensimenularkan virus ini. Herpes dapat dirawat tapi sulit disembuhkan total.•SyphilisPenyakit ini sangat berbahaya dan fatal. Ditandai dengan kelainan kulit yangtidak nyeri. Sifilis dapat menyerang seluruh organ tubuh termasuk sistemperedaran darah. Sifilis juga dapat ditularkan ibu kepada bayi yangdikandungnya. Penularan dapat melalui kontak dengan penderita. Sifilisdapat menimbulkan komplikasi pada jantung, otak, dan korda spinal.Penyakit ini sering disebut dengan raja singa.•HIV/AIDSPenyakit ini ditandai dengan terjadinya penurunan sistem kekebalan tubuhdan timbulnya penyakit penyerta akibat mikroorganisme yang sebenarnyaflora normal pada tubuh. Penyakit ini hingga saat ini belum dapatdisembuhkan.•HipogonadismeHipogonadisme adalah penurunan fungsi testis yang disebabkan olehgangguan interaksi hormon, seperti hormon androgen dan testoteron.Gangguan ini menyebabkan infertilitas, impotensi dan tidak adanya tanda-tanda kepriaan. Penanganan dapat dilakukan dengan terapi hormon.
  12. 12. •KriptorkidismeKriptorkidisme adalah kegagalan dari satu atau kedua testis untuk turun darirongga abdomen ke dalam skrotum pada waktu bayi. Hal tersebut dapatditangani dengan pemberian hormon human chorionic gonadotropin untukmerangsang terstoteron. Jika belum turun juga, dilakukan pembedahan.•UretritisUretritis adalah peradangan uretra dengan gejala rasa gatal pada penis dansering buang air kecil. Organisme yang paling sering menyebabkan uretritisadalah Chlamydia trachomatis, Ureplasma urealyticum atau virus herpes.•ProstatitisProstatitis adalah peradangan prostat. Penyebabnya dapat berupa bakteri,seperti Escherichia coli maupun bukan bakteri.•EpididimitisEpididimitis adalah infeksi yang sering terjadi pada saluran reproduksi pria.Organisme penyebab epididimitis adalah E. coli dan Chlamydia.•OrkitisOrkitis adalah peradangan pada testis yang disebabkan oleh virus parotitis. Jikaterjadi pada pria dewasa dapat menyebabkan infertilitas.

×