Pengantar Teknik Industri Andik Diyan saputra  Fakultas Teknik Industri
Bab 1 Historis, Definisi dan Ruang Lingkup Disiplin Teknik Industri
I. Teknik Industri = Industrial Engineering <ul><li>Disiplin ilmu keteknikan yang baru </li></ul><ul><li>Lahir melalui pro...
Pengertian tentang Industri <ul><li>Pengertian Industri : </li></ul><ul><li>Suatu lokasi atau tempat dimana aktifitas prod...
Ketetapan mengenai proses manajemen <ul><li>Sistem nilai dan tujuan yang ingin dicapai </li></ul><ul><li>Struktur organisa...
II. Wawasan Teknik Industri dan Analisa Manajemen <ul><li>Frederick Winslow Taylor  –  pioner pengembangan ilmu Teknik Ind...
Ruang Lingkup wawasan  engineering  dan  management <ul><li>Engineering   </li></ul><ul><li>Problem terdefinisikan </li></...
Secara definitif ilmu teknik, keteknikan ataupun  engineering  bisa dinyatakan sebagai : “ The profession in which a knowl...
Teknik Industri merancang sistem industri yang berorientasi pada <ul><li>Human Activity System </li></ul><ul><li>Proses ma...
DEFINITION of Industrial Eng. – AIIE, 1962 Industrial Engineering is concerned with the design, installation, improvement,...
Kel.  Matematika & Ilmu Alam Kel. Umum Kel. Ilmu Sosial & Manajemen Kel. Eng. Science Umum Kel. Eng. Science TI INOVASI PR...
New model/ Project mngmt Production  Preparation INOVASI PRODUK Kontribusi Sarjana TI  dalam Inovasi Industri Technology M...
Quality  Management (QAC) Logistic / Supply Chain Mgt. Safety, Health  & Ergonomic (Peranc. Sist. Kerja) Moral &  Motivati...
Engineers or Managers? (Insinyur/Teknolog atau Ekonom/Teknokrat)
Phase-Phase Perkembangan Aktivitas Produksi di Industri Phase-Phase Perkembangan Job Order Mass Customization Mass Product...
Why  IE Was Born ? <ul><li>As a result of industrial Revolution </li></ul><ul><li>Need for technically  trained people who...
Perkembangan Teknik Industri (s/d tahun 1950-an) <ul><li>Tokoh-Tokoh : </li></ul><ul><ul><li>Adam Smith (1776) – specializ...
Perkembangan Teknik Industri (1950-1970) <ul><li>AIIE – American Institute of Industrial Engineers (1948) </li></ul><ul><l...
Perkembangan Teknik Industri (1970-1990) <ul><li>AIIE  menjadi IIE (Institute of Industrial Engineers) </li></ul><ul><li>B...
Perkembangan Teknik Industri (1990 s/d sekarang) <ul><li>Topik-Topik Baru : </li></ul><ul><ul><li>CIM – Computer Integrate...
Perkembangan Disiplin Teknik Industri Phase  Perkembangan Revolusi Industri (1750-1900-an) Scientific  Management (1890 - ...
Kompetensi Teknik Industri Menyongsong Masa Depan Sumber:  Sinks, DS.  Can IE’s Become Master of Change?  Journal Industri...
Karakteristik Keilmuan TI/MI <ul><li>TI/MI memberikan peluang untuk bekerja dalam berbagai jenis  bidang kerja (bisnis/ in...
What Do IEs Do ? <ul><li>As a   management engineer   in a hospital, you may  help doctors and nurses make the best use of...
Teknik Industri …Hard   or  Soft  Engineering? <ul><li>Orang seringkali sulit sekali menempatkan disiplin Teknik Industri ...
Tiga Topik Disiplin Teknik Industri <ul><li>Topik Pertama  -  Dinamika Aliran Material & Uang.   </li></ul><ul><li>Penekan...
Tiga Topik Disiplin Teknik Industri <ul><li>Kedua  -   Dinamika Aliran Informasi.   </li></ul><ul><li>Menyangkut aliran in...
Tiga Topik Disiplin Teknik Industri <ul><li>Ketiga   cenderung membawa disiplin Teknik Industri ini untuk bergerak kearah ...
I E Systems and Tools (Mathematical Models) Engineering Management Ergonomics/ Human Factors Manufacturing Process/Technol...
Tantangan & Peluang Riset ? <ul><li>Ditengah-tengah keterpurukan industri nasional --- baik yang bergerak di sektor manufa...
Sampai Jumpa Minggu Depan !!!
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Pengantar teknik industri 1 andik diyan

7,932 views

Published on

Published in: Technology, Business
  • Be the first to comment

Pengantar teknik industri 1 andik diyan

  1. 1. Pengantar Teknik Industri Andik Diyan saputra Fakultas Teknik Industri
  2. 2. Bab 1 Historis, Definisi dan Ruang Lingkup Disiplin Teknik Industri
  3. 3. I. Teknik Industri = Industrial Engineering <ul><li>Disiplin ilmu keteknikan yang baru </li></ul><ul><li>Lahir melalui proses evolusi yang lama </li></ul><ul><li>Memenuhi kebutuhan akan tenaga-tenaga yang ahli dan terampil dalam hal perencanaan, pengorganisasian, pengoperasian serta pengendalian suatu sistem produksi atau industri yang luas dan kompleks. </li></ul><ul><li>Kebutuhan untuk meningkatkan efektifitas, efisiensi maupun produktifitas sistem produksi merupakan pendorong utama munculnya disiplin Teknik Industri </li></ul><ul><li>Mengusahakan pencapaian hasil secara optimal dan pengelolaan faktor-faktor produksi yang didukung oleh pertimbangan kelayakan teknis dan kelayakan sosio-ekonomis dengan mengutamakan peranan manusia sebagai faktor produksi yang utama. </li></ul>
  4. 4. Pengertian tentang Industri <ul><li>Pengertian Industri : </li></ul><ul><li>Suatu lokasi atau tempat dimana aktifitas produksi akan diselenggarakan, sedangkan aktiftas produksi bisa dinyatakan sebagai sekumpulan aktifitas yang diperlukan untuk mengubah satu kumpulan masukan ( human resources, materials, energy, informasi dan lain-lain) menjadi produk keluaran ( finished product atau service ) yang memiliki nilai tambah. </li></ul>
  5. 5. Ketetapan mengenai proses manajemen <ul><li>Sistem nilai dan tujuan yang ingin dicapai </li></ul><ul><li>Struktur organisasi dikaitkan dengan hirarki, tanggung jawab dan wewenang </li></ul><ul><li>Perancangan, perencanaan dan pengendalian aktifitas operasional yang harus dilaksanakan </li></ul>
  6. 6. II. Wawasan Teknik Industri dan Analisa Manajemen <ul><li>Frederick Winslow Taylor – pioner pengembangan ilmu Teknik Industri memperkenalkan pendekatan manajemen ilmiah (scientific management) untuk menyelesaikan masalah – masalah industri secara lebih pasti. </li></ul><ul><li>Pernyataan Taylor yang terkenal “knowing exactly what you want to do, and then seeing that they do it in the best and cheapest way ”. </li></ul><ul><li>Filosofis dasar yang sama, perbedaan hanya terletak pada obyek yang dihadapi. </li></ul>
  7. 7. Ruang Lingkup wawasan engineering dan management <ul><li>Engineering </li></ul><ul><li>Problem terdefinisikan </li></ul><ul><li>Sub-sistem material </li></ul><ul><li>Penuh dengan faktor yang serba pasti </li></ul><ul><li>Asumsi berlangsung secara kontinue </li></ul><ul><li>Data-data bisa dikembangkan dengan baik </li></ul><ul><li>Keputusan diambil secara analitis </li></ul><ul><li>Management </li></ul><ul><li>Problem tidak bisa didefinisikan secara jelas </li></ul><ul><li>Sub-sistem manusia </li></ul><ul><li>Banyak berhadapan dengan faktor yang tidak pasti </li></ul><ul><li>Asumsi tidak berlaku secara kontinue </li></ul><ul><li>Data base tidak lengkap </li></ul><ul><li>Keputusan lebih banyak diambil berdasarkan intuisi </li></ul>
  8. 8. Secara definitif ilmu teknik, keteknikan ataupun engineering bisa dinyatakan sebagai : “ The profession in which a knowledge of the mathematical and natural sciences gained by study, experience, and practice is applied with judgement to develop ways to utilize, economically, the materials and forces of nature for the benefit of man kind “
  9. 9. Teknik Industri merancang sistem industri yang berorientasi pada <ul><li>Human Activity System </li></ul><ul><li>Proses manufacturing atau prosedur-prosedur proses lainnya dalam industri jasa, kimia </li></ul><ul><li>Material, mesin dan peralatan, metoda kerja </li></ul><ul><li>Tata letak (layout) dari faslitas dan aliran material </li></ul><ul><li>Desain area kerja </li></ul><ul><li>Prosedur perawatan, K-3 </li></ul><ul><li>Management Control System </li></ul><ul><li>Sistem manajemen perancangan </li></ul><ul><li>Prosedur peramalan, perencanaan dan pengendalian produksi </li></ul><ul><li>Analisa ekonomi dan penganggaran </li></ul><ul><li>Perancangan penggajian, upah dan insentif/bonus </li></ul><ul><li>Perancangan organisasi, alokasi sumber daya manusia </li></ul><ul><li>Perencanaan kebutuhan material, sistem pengendalian persediaan, sistem pengendalian kualitas </li></ul>
  10. 10. DEFINITION of Industrial Eng. – AIIE, 1962 Industrial Engineering is concerned with the design, installation, improvement, and operation of integrated system of men, machines, material, energy, land, and information ; Drawing upon the specialized knowledge in mathematics, social and natural sciences, principles and methodologies in engineering and management, to predict and to enhance the result to be obtained from the operation of such system. FALSAFAH ILMU TEKNIK INDUSTRI Dengan merancang, membangun, dan kemudian melakukan upaya-upaya perbaikan secara berkesinambungan pada sistem integral, dimunculkan suatu falsafah berikut ini : There is No Best Way to do a job, there is always a Better Way III. Peran Serta Profesional Teknik Industri ENGINEERING CRITERIA 2000 (ABET) <ul><li>Harus mampu mendemonstrasikan kemampuan untuk merancang, mengembangkan, menerapkan dan memperbaiki sistem integral yang terdiri dari orang, material, peralatan, energi, informasi, dan tanah/ lingkungan hidup. </li></ul><ul><li>Untuk itu, harus pula menyertakan instruksi yang mendalam untuk menyelesaikan integrasi sistem dengan menggunakan analitikal, komputerisasi dan praktek eksperimental secara tepat. </li></ul>ENGINEERING CRITERIA 2000
  11. 11. Kel. Matematika & Ilmu Alam Kel. Umum Kel. Ilmu Sosial & Manajemen Kel. Eng. Science Umum Kel. Eng. Science TI INOVASI PRODUK INOVASI PROSES Peran Keilmuan TI dalam Inovasi Industri Kel. Eng. design -Peranc TI, -Anal. Perc Bisnis -Perc. Tata Lt. Facilitas - Agama, Pend Kewrgnegaraan, bhs Inggris, TT&Kom, Peng.Ling - Peng.IE, analisa biaya, Psiko Indstri Perc Org, Peng.Bis &mgmn - MengTek, MekTek, MatTek, Elek.Ind, Pemrog &Dasar Komputer - Peng TI, Probabilitas, Statistik Ind, Optimasi, Mdl Stokastik, EkTek, SimKom, APK, PSKE, Pros.Mfktr, Peng&Penjmn Mutu, P2P, Pemodelan sistem
  12. 12. New model/ Project mngmt Production Preparation INOVASI PRODUK Kontribusi Sarjana TI dalam Inovasi Industri Technology Management Feasibility Study (Market, Cost, Prod.) 4M preparation Product techno choice Leadership, Plan.& Org.
  13. 13. Quality Management (QAC) Logistic / Supply Chain Mgt. Safety, Health & Ergonomic (Peranc. Sist. Kerja) Moral & Motivation (Psiko Ind.,etc) Productivity Mgt INOVASI PROSES Kontribusi Sarjana TI dalam Inovasi Industri Cost Mgt (analisa biaya, Ekon. teknik) Sistem produksi/proses manufaktur Environment Mgt
  14. 14. Engineers or Managers? (Insinyur/Teknolog atau Ekonom/Teknokrat)
  15. 15. Phase-Phase Perkembangan Aktivitas Produksi di Industri Phase-Phase Perkembangan Job Order Mass Customization Mass Production Mass Marketing Macam & Volume Produk Area Lokasi Pemasaran Sifat Perubahan Terjadi Periode Customized, kecil, terbatas Lokal Tersendat, Trial & Error Sebelum Revolusi Industri Standard, seri, batch, massal Diversifikasi, banyak model Sangat terdiver sifikasi & masal Regional Nasional Global/ Internasional Lambat, Scientific Method Cepat Turbulent 1930 - 1950 1950 - Skg Revolusi Industri - 1930
  16. 16. Why IE Was Born ? <ul><li>As a result of industrial Revolution </li></ul><ul><li>Need for technically trained people who could plan, organize, and manage the operations of large complex system </li></ul><ul><li>Need to increase productivity and efficiency of Operation System </li></ul>
  17. 17. Perkembangan Teknik Industri (s/d tahun 1950-an) <ul><li>Tokoh-Tokoh : </li></ul><ul><ul><li>Adam Smith (1776) – specialization, productivity </li></ul></ul><ul><ul><li>Charles Babbage (1832) – Division of Labor </li></ul></ul><ul><ul><li>Frederick W. Taylor (1905) – Scientific Management </li></ul></ul><ul><ul><li>Frank & Lillian Gilbreth (1912) – Micro-motion Study </li></ul></ul><ul><li>Organisasi : </li></ul><ul><ul><li>Society to Promote the Science of Management (1912) </li></ul></ul><ul><ul><li>The Taylor Society (1915) </li></ul></ul><ul><ul><li>Society of Industrial Engineers (1917) </li></ul></ul><ul><li>Konsep-Konsep : </li></ul><ul><ul><li>Wealth of Nations – spesialisasi/keahlian untuk meningkatkan produktivitas kerja </li></ul></ul><ul><ul><li>Economy of Machinery and Manufacturers – pembagian kerja </li></ul></ul><ul><ul><li>Principles of Scientific management </li></ul></ul><ul><ul><li>Human Factors, Ergonomics, Micro-motion Economy </li></ul></ul>
  18. 18. Perkembangan Teknik Industri (1950-1970) <ul><li>AIIE – American Institute of Industrial Engineers (1948) </li></ul><ul><li>Bidang perhatian : </li></ul><ul><ul><li>Teknik Tata Cara </li></ul></ul><ul><ul><li>Pengukuran Kerja </li></ul></ul><ul><ul><li>Pengendalian : produksi, persediaan, kualitas (mutu), waktu, biaya, anggaran, dll </li></ul></ul><ul><ul><li>Evaluasi jabatan, sistem pengupahan: analisis jabatan, analisis kinerja, upah perangsang, administrasi pengupahan, dll </li></ul></ul><ul><ul><li>Rancangan dan fasilitas pabrik : tata letak, pengadaan dan peremajaan peralatan, perancangan produk, perkakas, peralatan, dll </li></ul></ul><ul><li>Sarana : </li></ul><ul><ul><li>Statistika, Operation Research, Psikologi Industri </li></ul></ul>
  19. 19. Perkembangan Teknik Industri (1970-1990) <ul><li>AIIE menjadi IIE (Institute of Industrial Engineers) </li></ul><ul><li>Bidang perhatian : </li></ul><ul><ul><li>Bidang Industri : antariksa, bank dan keuangan, elektronika, pemerintahaan, pelayanan kesehatan (rumah sakit), retail, industri baja, transportasi dan distribusi, utilitas, dll. </li></ul></ul><ul><ul><li>Bidang Sistem Manusia dan Informasi : komputer dan sistem informasi, ekonomi teknik, ergonomi, hubungan kerja dan industri, manajemen, tata-cara dan pengukuran kerja, dll </li></ul></ul><ul><ul><li>Bidang Sistem Produksi : manajemen energi, perancangan dan perencanaan fasilitas, sistem manufaktur, penelitian operasional, pengendalian produksi dan persediaan, pengendalian mutu dan keandalan. </li></ul></ul>
  20. 20. Perkembangan Teknik Industri (1990 s/d sekarang) <ul><li>Topik-Topik Baru : </li></ul><ul><ul><li>CIM – Computer Integrated Manufacturing </li></ul></ul><ul><ul><li>DSS – Decision Support System </li></ul></ul><ul><ul><li>JIT – Just-in-Time Production System </li></ul></ul><ul><ul><li>Perkembangan variasi dari sistem produksi, penelitian operasional, manajemen sumber daya manusia, dsb </li></ul></ul><ul><ul><li>Knowledge-Based-Management, Supply Chain, Six Sigma, dll </li></ul></ul><ul><ul><li>Topik-topik lama tetap berkembang seperti ergonomi, pengukuran kerja (dalam skala makro) </li></ul></ul><ul><li>Didasari oleh perkembangan komputer dan teknologi informasi </li></ul>
  21. 21. Perkembangan Disiplin Teknik Industri Phase Perkembangan Revolusi Industri (1750-1900-an) Scientific Management (1890 - 1930-an) Industrial Engineering (1930-1950-an) Operations Research (1945-1970-an) Industrial & System Engineering Problematik, Kasus, Konsep, atau Pengembangan Teori Mekanisasi Proses-2 Produksi, Interchange-ability Parts, Standardisasi Produk (awal Mass Production) Time & Motion Studies, Organization (Functional) Design, Production Planning & Scheduling, Inventory Model (EOQ), Statistical QC, Line Balancing, etc. Control Theory, Large-Scale System, Total System Design, Social System, Cybernetics, Behavioral Theory Tool Design, Engineering Economy, Human Engineering (Ergonomics), Facilities Location & Layout, Queuing Theory, Analyzing Productivity, Management Controls, etc Digital Computer, Mathematical Programming, Reliability Analysis, Decision/Optimization Theory, System Engineering, Automation, Mgmt Information System, etc. Skala Pandang MIKRO MIKRO & MAKRO
  22. 22. Kompetensi Teknik Industri Menyongsong Masa Depan Sumber: Sinks, DS. Can IE’s Become Master of Change? Journal Industrial Engineering, December 1985 Teknik Industri Teknik Industri Aliran Tradisional Aliran Modern - Work Measurement + (plus) Performance & Productivity Measurement - Methods Engineering + (plus) Operation Analysis, I/O Analysis, etc - Human Factors Engineering + (plus) Socio -Technical System Design - Operation Research + (plus) Mgmt Support System Design, Development and Facilitation - Engineering Economy + (plus) Capital Productivity Management - Manufacturing Processes, + (plus) Manufacturing Systems Mgmt, Productivity Inventory Control, Facilities Management Planing, Production Control - Quality Control, Reliability + (plus) Quality Management (Total) and Statistics - Productivity Improvement + (plus) Strategic Planning/Mgmt, etc - Computers Programming, + (plus) Corporate Finance, Cost Analysis, Organization Industrial Organization/Mgmt Development/Behavior, Industrial Psychology
  23. 23. Karakteristik Keilmuan TI/MI <ul><li>TI/MI memberikan peluang untuk bekerja dalam berbagai jenis bidang kerja (bisnis/ industri). </li></ul><ul><li>Aspek yang paling menonjol dari disiplin TI/MI adalah “ flexibility ” dalam aplikasi ilmu TI/MI (all share the common goal of saving companies money and increasing efficiencies ). </li></ul><ul><li>Dalam kondisi dimana banyak manajer perusahaan menghadapi masalah peningkatan daya saing, maka mereka harus mampu memperbaiki kualitas/produktivitas, menekan biaya, dan mempercepat waktu penyerahan barang. Disini diperlukan lulusan TI/MI, karena disiplin TI/MI memang mengajarkan kompetensi dan/atau kemampuan (spesialis) untuk permasalahan ini ( eliminate waste of time, money, materials, energy, and other commodities ). </li></ul><ul><li>Disiplin TI/MI diharapkan mampu “menyelamatkan” uang perusahaan. Orang-orang TI/MI dianggap bisa memahami proses tetapi juga sekaligus melihat proses produksi tidak hanya sebagai proses aliran material ( material flow ) namun juga sekaligus sebagai proses aliran uang ( cash flow ). </li></ul><ul><li>Industrial engineers figure out how to do things better; they engineer processes and systems that improve quality and productivity . </li></ul>
  24. 24. What Do IEs Do ? <ul><li>As a management engineer in a hospital, you may help doctors and nurses make the best use of their time in treating patients. You may also design procedures for optimum use of medical facilities to help bring the cost of healthcare down. </li></ul><ul><li>As an ergonomist in a television manufacturing plant, you may change the tools workers use to assemble televisions to reduce the risk of repetitive stress injuries. </li></ul><ul><li>As an operations analysts for an airline, you may design a bar coding system for identifying and transporting passengers’ luggage to ensure that it does not get lost. </li></ul><ul><li>As a quality engineer for a public gas and electric company, you may improve customer satisfaction by designing a process to schedule service calls around the availability of the customer. </li></ul>
  25. 25. Teknik Industri …Hard or Soft Engineering? <ul><li>Orang seringkali sulit sekali menempatkan disiplin Teknik Industri ini didalam ranah habitat “engineering” yang begitu mengunggulkan kemampuan dan kompetensi merancang --- bisa berupa rancangan produk ataupun rancangan proses --- dengan berlandaskan analisa pendekatan kuantitatif dan serba eksak. </li></ul><ul><li>Disisi lain problematika industri yang dijumpai seringkali juga lebih cenderung begitu kompleks, gampang berubah, penuh unsur ketidak-pastian, abstraktif dan sulit untuk diramalkan dengan pendekatan obyektif; sehingga memerlukan penyelesaian yang lebih bersifat sistemik, holistik, dan komprehensif-integral. </li></ul>
  26. 26. Tiga Topik Disiplin Teknik Industri <ul><li>Topik Pertama - Dinamika Aliran Material & Uang. </li></ul><ul><li>Penekanan pada prinsip-prinsip yang terjadi saat proses transformasi --- seringkali juga disebut sebagai proses nilai tambah --- dan aliran material yang berlangsung dalam sistem produksi yang terus berkelanjutan sampai meningkat ke persoalan aliran distribusi dari produk akhir (output) menuju ke konsumen. </li></ul>
  27. 27. Tiga Topik Disiplin Teknik Industri <ul><li>Kedua - Dinamika Aliran Informasi. </li></ul><ul><li>Menyangkut aliran informasi yang diperlukan dalam proses pengambil an keputusan manajemen khusus nya dalam skala operasional seperti perencanaan produksi agregat, pe ngendalian kualitas, dan berbagai macam problem manajemen pro-duksi/operasional akan merupakan kajian pokoknya. </li></ul>
  28. 28. Tiga Topik Disiplin Teknik Industri <ul><li>Ketiga cenderung membawa disiplin Teknik Industri ini untuk bergerak kearah persoalan-persoalan yang bersifat makro-strategis sebagai sebuah mata rantai pasok (supply chain) yang saling terkait dan membentuk sebuah jaringan kerja (network). </li></ul><ul><li>Topik ketiga ini cenderung membawa disiplin teknik industri untuk menjauhi persoalan-persoalan teknis (deterministik-fisik-kuantitatif) yang umum dijumpai di lini produksi (topik pertama) dan lebih banyak bergelut dengan persoalan non-teknis (stokastik-abstraktif-kualitatif). </li></ul>
  29. 29. I E Systems and Tools (Mathematical Models) Engineering Management Ergonomics/ Human Factors Manufacturing Process/Technology Industrial Engineering (IE) Areas of Teaching & Research
  30. 30. Tantangan & Peluang Riset ? <ul><li>Ditengah-tengah keterpurukan industri nasional --- baik yang bergerak di sektor manufaktur maupun jasa --- didalam menghadapi persaingan global; disiplin Teknik Industri sudah sepatutnya mengambil peluang ini dengan menunjukkan letak keunggulan disiplin TI dibandingkan dengan disiplin keteknikan maupun keilmuan yang lain untuk memberi solusi-solusi yang lebih cerdas. </li></ul><ul><li>Tantangan maupun ancaman yang menimpa industri nasional justru membuka peluang lebih besar bagi disiplin Teknik Industri untuk melakukan penelitian-penelitian baik berupa penelitian dasar ( fundamental research ), penelitian terapan ( applied research ), ataupun penelitian tindakan/pesanan ( action research ). </li></ul><ul><li>Cukup banyak kasus yang bisa ditarik dari situasi dan kondisi yang terjadi di industri nasional yang memberi banyak peluang bagi kita untuk mengaplikasikan semua “ IE’s Tools ” yang kita miliki guna memberikan analisa dan jawaban konkrit. </li></ul><ul><li>Karakteristik disiplin Teknik Industri yang menekankan model pendekatan sistemik, holistik, serta komprehensif-integral akan sangat efektif untuk menyelesaikan persoalan-persoalan industri yang memiliki spektrum luas dari ranah mikro (teknis-operasional) sampai ke makro (sosial-ekonomis-lingkungan). </li></ul>
  31. 31. Sampai Jumpa Minggu Depan !!!

×