BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Sistem operasi merupakan penghubung antara pengguna komputer dengan
perangkat keras k...
LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian Sistem Operasi
Sistem operasi merupakan sebuah penghubung / interface antara pengguna
dari k...
Sistem operasi mempunyai 3 sasaran utama yaitu :
1. Kenyamanan artinya sistem operasi membuat penggunaan komputer
lebih ny...
c. Linux ( bisa grafis dan text).
2.5 Sejarah Linux
Linux dikembangkan berawal dari sebuah proyek pengembangan GNU
berdiri...
untuk publik sehingga memungkinkan orang untuk membuat distribusi sesuai
dengan selera dan keinginan masing-masing.
Dalam ...
3) RedHat adalah distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia.
RedHat merupakan distribusi pertama yang instalasi ...
2.7 Perbedaan Linux dengan Windows
Linux Windows
Awalnya dikembangkan untuk
kebutuhan server, prioritas
jaringan tinggi se...
3.1 Pelaksanaan
Pelaksanaan menginstall sistem operasi berbasis teks dilakukan dengan cara
teori dan praktek. Masing - mas...
3.6 Alat dan Bahan
No Alat dan Bahan Jumlah
1.
2.
Komputer
CD Linux Debian
1 Unit
1 Buah
Tabel 3.1 Alat dan Bahan
3.7 Lang...
Gambar 3.2 Pemilihan Bahasa
3.7.4 Kemudian menentukan regional tempat tinggal. Jika regional tidak
terdaftar, pilih saja o...
Gambar 3.5 Pemilihan Negara
3.7.7 Untuk keyboard layout pilih American English lalu Enter.
Gambar 3.6 Pemilihan Tipe Keybo...
Gambar 3.8 Pemilihan Jaringan
3.7.10 Lalu installer akan mencari DHCP server untuk konfigurasi IP
Address secara otomatis....
Gambar 3.11 Configure Network Method
3.7.13 Pada kolom isian, isi IP address. Kemudian klik tab lalu pilih
continue dan te...
Gambar 3.14 IP Gateway
3.7.16 Selanjutnya isi IP DNS server.
Gambar 3.15 IP DNS Server
3.7.17 Isi nama komputer yang diing...
Gambar 3.17 Domain Network
3.7.19 Pilihan daerah waktu, pilih saja Jakarta.
Gambar 3.18 Pemilihan Daerah Waktu
3.7.20 Kemu...
Gambar 3.20 Free Space Harddisk
3.7.22 Pilih Create a new partition untuk membuat partisi baru.
Gambar 3.21 Create a New P...
Gambar 3.22 New Partition Size
3.7.24 Kemudian pilih Logical lalu tekan Enter.
Gambar 3.23 Type Partition
3.7.25 Dan pilih...
3.7.26 Kemudian pilih Use as lalu tekan Enter untuk mengubahnya.
Gambar 3.25 Partition Setting
3.7.27 Pilih swap area untu...
3.7.29 Maka partisi yang telah dibuat akan muncul seperti berikut. Dan
dilanjut untuk membuat partisi untuk sistem operasi...
3.7.32 Pada Use as pilih Ext3 seperti pada gambar diatas. Lalu pilih
bootable flag tekan Enter untuk mengaturnya menjadi O...
3.7.35 Maka partisi yang dibuat akan segera berlangsung.
Gambar 3.34 Pemformatan Partisi
3.7.36 Kemudian akan diminta mema...
3.7.38 Lalu masukkan nama yang diinginkan.
Gambar 3.37 Full Name for the new user
3.7.39 Setelah itu masukkan username unt...
DVD binary yang lainnya maka bisa sekalian untuk mescan isi
tersebut sekarang agar paket–paket software yang ada pada DVD
...
Gambar 3.42 Survey Paket
3.7.44 Lalu hilangkan tanda bintang di Desktop environment dengan cara
menekan spasi. Desktop env...
3.7.46 Apabila jika muncul tampilan seperti berikut pilih Yes untuk
menginstall GRUB Loader. Yang digunakan jika memiliki ...
BAB IV
LAPORAN
4.1 Hasil Yang Dicapai
Hasil yang dicapai setelah pembelajaran ini yaitu siswa dapat memahami dan
mengetahu...
BAB V
PENUTUP
2.1 Kesimpulan
Dalam menginstallasi sistem operasi berbasis teks yang telah dilakukan oleh
siswa, maka siswa...
DAFTAR PUSTAKA
Ghalib, Maronta. Pendekatan Sains–Teknologi-Masyarakat dalam Pembelajaran
Sains di Sekolah. Artikel. FKIP U...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Menginstallasi Sistem Operasi Berbasis Text

1,570 views

Published on

Menginstallasi Sistem Operasi Berbasis Text

Published in: Education
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Menginstallasi Sistem Operasi Berbasis Text

  1. 1. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Sistem operasi merupakan penghubung antara pengguna komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum sistem operasi ada, komputer menggunakan signal analog dan signal digital. Seiring perkembangan teknologi, berbagai sistem operasi memiliki keunggulan masing – masing. Jadi, dalam mengoperasikan komputer sangatlah membutuhkan sistem operasi agar pengguna dapat terhubung dengan perangkat keras, maka di zaman sekarang ini kita harus tahu bagaimana cara menginstall sistem operasi. 1.2 Masalah Dari uraian diatas dapat diambil suatu masalah yaitu bagaimana cara menginstalasi sistem operasi berbasis teks menggunakan Linux Debian dengan baik dan benar. 1.3 Tujuan Tujuannya adalah agar siswa dapat mengerti dan memahami bagaimana cara dan langkah-langkah menginstall sistem operasi berbasis teks yang baik dan benar. BAB II 1
  2. 2. LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Operasi Sistem operasi merupakan sebuah penghubung / interface antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya mengunakan komputer dengan menggunakan sinyal analog dan sinyal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai sistem operasi dengan keunggulan masing-masing. Untuk lebih memahami sistem operasi maka sebaiknya perlu diketahui terlebih dahulu beberapa konsep dasar mengenai sistem operasi itu sendiri. Pengertian sistem operasi secara umum ialah pengelola seluruh sumber daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber daya sistem komputer. 2.2 Fungsi Dasar Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat keras, program aplikasi, sistem operasi, dan pengguna. Pada dasarnya sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta pengguna. Untuk menghindari konflik yang terjadi pada sistem operasi maka sistem operasi tersebut harus mengatur dan mengakses sumber dayanya. Sistem operasi juga mengendalikan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer. 2.3 Sasaran Sistem Operasi 2
  3. 3. Sistem operasi mempunyai 3 sasaran utama yaitu : 1. Kenyamanan artinya sistem operasi membuat penggunaan komputer lebih nyaman. 2. Efisisen yaitu penggunaan sumber daya sistem komputer secara efisien. 3. Berevolusi yaitu sistem operasi harus dibangun sehingga memungkinkan dan memudahkan pengembangan, pengujian serta pengajuan sistem baru. 2.4 Jenis – Jenis Sistem Operasi Untuk saat ini banyak sistem operasi yang dapat digunakan, antara lain POSIX, UNIX, DOS, Microsoft Windows, Linux, Macintosh. Sistem operasi berbasis text artinya user berinteraksi dengan sistem berupa perintah – perintah yang berbentuk text. Sedangkan sistem operasi berbasis GUI user berinteraksi dengan sistem operasi melalui gambar - gambar atau simbol - simbol dan lebih memberi kemudahan kepada user, maka dari itu sistem operasi berbasis grafis sering disebut “User-Friendly”. 1) Sistem operasi yang interface (kontak) dengan user (pengguna) yaitu menggunakan text antara lain : a. DOS b. POSIX c. Linux 2) Sistem operasi yang mengunakan GUI (Graphical User Interface) antara lain : a. Microsoft Windows b. Machintosh 3
  4. 4. c. Linux ( bisa grafis dan text). 2.5 Sejarah Linux Linux dikembangkan berawal dari sebuah proyek pengembangan GNU berdiri pada th 1984 oleh Richard Matthew Stallman. Tujuan dari proyek ini adalah untuk mengembagkan software – software dengan penuh kebebasan (free Software), free software ini berarti kebebasan bagi setiap orang untuk menjalankan program, kebebasan mempelajari bagaimana program bekerja, kebebasan menyebarluaskan salinan dari program tersebut serta kebebasan untuk mengembangkannya. Pada tahun 1991 seorang Linus Benedict Torvalds menciptakan kernel linux yang dikombinasikan dengan software GNU, dari kombinasi antara kernel linux dan softare GNU inilah menjadi cikal bakal dari free operating system GNU / Linux. Linux sendiri adalah sebuah kernel yang dikembangkan oleh Linus Benedict Torvalds, satu hal yang perlu diketahui linux adalah pengembangan arsitektur komponen dasar yang menitikberatkan pada fasilitas pembagian sumber daya untuk aplikasi – aplikasi yang berjalan di atasnya. GNU dan Linux adalah suatu kesatuan software yang saling terintegrasi membentuk sebuah sistem operasi yang cukup handal dan stabil. 2.6 Distribusi GNU / Linux Sampai saat ini banyak sekali varian Linux, hal ini disebabkan karena sifatnya yang free software-open source alias kebebasan dan kode programnya terbuka 4
  5. 5. untuk publik sehingga memungkinkan orang untuk membuat distribusi sesuai dengan selera dan keinginan masing-masing. Dalam konteks open source distribusi merujuk ke organisasi profit / non profit yang memaketkan sejumlah paket software. Beberapa contoh distribusi besar yang ada seperti : Debian, Suse, Fedora, Redhat, Mandrake, Slakware. Ada ratusan distro linux di dunia ini, namun dapat dikelompokkam dalam 4 distro mayor linux yaitu Debian, Slackware, RedHat, dan Suse. 1) Debian adalah salah satu distribusi linux yang dikembangkan oleh Ian Murdock tahun 1993. Debian termasuk distro mayor. Distro turunan dari debian : a. Ubuntu, kubuntu, edubuntu b. Knoppix c. Xandros 2) Slackware merupakan distribusi yang pernah merajai di dunia Linux. Hampir semua dokumentasi Linux disusun berdasarkan Slackware. Dua hal penting dari Slackware adalah bahwa semua isinya (kernel, library ataupun aplikasinya) adalah yang sudah teruji. Sehingga mungkin agak tua tapi yang pasti stabil. Yang kedua karena dia menganjurkan untuk menginstall dari source sehingga setiap program yang kita install teroptimasi dengan sistem kita. Ini alasannya dia tidak mau untuk menggunakan binary RPM dan sampai Slackware 4.0, ia tetap menggunakan libc5 bukan glibc2 seperti yang lain. 5
  6. 6. 3) RedHat adalah distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia. RedHat merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah. 4) SuSE adalah distribusi yang sangat terkenal dengan YaST (Yet another Setup Tools) untuk mengkonfigurasi sistem. SuSE merupakan distribusi pertama dimana instalasinya dapat menggunakan bahasa Indonesia. 2.6.1 Pembacaan Partisi pada Linux Pada linux dikenal 3 partisi yaitu : 1. Primary (maksimal 4 partisi) 2. Logical 3. Swap (Rekomendasi 2 kali RAM fisik) Minimal harus dibuat 1 partisi primary dan 1 swap. 2.6.2 Pembacaan harddisk di Linux Terdapat 2 tipe hardisk yaitu : 1. ATA (IDE) dikenali sebagai hd 2. SATA dikenali sebagai sd 2.6.3 File System di Linux File System di linux yaitu : 1. Ext (Extended) 2. Ext2 3. Ext3 4. Reiser 5. Reiserfs 6
  7. 7. 2.7 Perbedaan Linux dengan Windows Linux Windows Awalnya dikembangkan untuk kebutuhan server, prioritas jaringan tinggi sehingga user merasa lebih sulit. Awalnya dikembangkan untuk kebutuhan dekstop, sehingga mengutamakan kemudahan (user friendly). Aplikasi tidak berjalan di Windows. Aplikasi tidak berjalan di Linux. File System Ext, Ext3, Reiser. File System FAT, FAT32, NTFS. Case Sensitive. Case Insensitive. Dikenali sebagai direktory biasa. Menggunakan istilah drive untuk device partisi. GUI hanya sebagai aplikasi. GUI terintegrasi dalam kernel sistem operasi. Nama aplikasi sulit dikenal. Nama aplikasi mudah diingat. Instalasi aplikasi menggunakan package management system dan paket tersebar. Instalasi aplikasi menggunakan installer yang pada umumnya dibantu wizard. Banyak distribusi. Hanya 1 distribusi yaitu Microsoft. Tabel 2.1 Perbedaan Linux denganWindows BAB III METODOLOGI 7
  8. 8. 3.1 Pelaksanaan Pelaksanaan menginstall sistem operasi berbasis teks dilakukan dengan cara teori dan praktek. Masing - masing siswa diberi satu unit komputer untuk praktek menginstall sistem operasi berbasis teks menggunakan sistem operasi Debian Lenny. 3.2 Jenis Kegiatan Kegiatan yang dilakukan yaitu : 1. Menginstallasi sistem operasi Debian pada komputer. 2. Memahami perintah – perintah saat menginstallasi Linux Debian. 3. Pengambilan nilai hasil installasi Linux Debian. 3.3 Waktu dan Tempat Kegiatan menginstall sistem operasi berbasis teks dilasanakan pada : Tanggal : 19 - 24 November 2012 Waktu : 07.00 Sampai 13.30 WIB Tempat : Laboratorium Komputer SMK Negeri 3 Metro 3.4 Petunjuk Pelaksanaan 1. Pastikan perintah - perintah yang diminta harus lengkap. 2. Lalu pahamilah perintah – perintah saat menginstallasi Linux Debian. 3. Diisi yang benar dan perhatikan guru yang sedang menjelaskan. 3.5 Keselamatan Kerja 1. Jangan menyalahgunakan peralatan yang ada . 2. Jangan bertindak sendiri atau sesuka hati. 3. Patuhi perintah yang ada dan jangan coba - coba melanggarnya. 8
  9. 9. 3.6 Alat dan Bahan No Alat dan Bahan Jumlah 1. 2. Komputer CD Linux Debian 1 Unit 1 Buah Tabel 3.1 Alat dan Bahan 3.7 Langkah Kerja Langkah – langkah menginstalasi Debian Lenny adalah sebagai berikut: 3.7.1 Sebelum menginstall, siapkan terlebih dahulu CD/DVD Installer linux Debian. Kemudian atur first boot pada BIOS agar booting dari CD/DVD Room. 3.7.2 Jika sudah diatur, maka akan muncul tampilan seperti berikut. Untuk memulai menginstall, pilih saja install lalu tekan Enter. Gambar 3.1 Installer Boot Menu 3.7.3 Kemudian akan muncul pilihan bahasa sistem operasi yang akan digunakan. Di sini gunakan default saja yaitu bahasa Inggris. 9
  10. 10. Gambar 3.2 Pemilihan Bahasa 3.7.4 Kemudian menentukan regional tempat tinggal. Jika regional tidak terdaftar, pilih saja other untuk daftar selanjutnya. Gambar 3.3 Pemilihan Benua 3.7.5 Maka akan muncul daftar – daftar benua. Pilih benua Asia. Gambar 3.4 Pemilihan Benua 3.7.6 Kemudian pilih Indonesia dan tekan Enter. 10
  11. 11. Gambar 3.5 Pemilihan Negara 3.7.7 Untuk keyboard layout pilih American English lalu Enter. Gambar 3.6 Pemilihan Tipe Keyboard 3.7.8 Tunggu sebentar, installer sedang mendeteksi hardware - hardware yang terpasang di komputer. Gambar 3.7 Pendeteksian Hardware 3.7.9 Selanjutnya jika memiliki lebih dari satu NIC card, maka pilih salah satu NIC card yang digunakan sebagai NIC card utama. 11
  12. 12. Gambar 3.8 Pemilihan Jaringan 3.7.10 Lalu installer akan mencari DHCP server untuk konfigurasi IP Address secara otomatis. Gambar 3.9 Pencarian DHCP Server 3.7.11 Berhubung sedang tidak terkoneksi dengan DHCP server, maka akan muncul pesan seperti gambar di bawah. Lalu tekan Enter. Gambar 3.10 Network AutoConfiguration Failed 3.7.12 Lalu pilih configure network manually untuk mengatur IP address secara manual. 12
  13. 13. Gambar 3.11 Configure Network Method 3.7.13 Pada kolom isian, isi IP address. Kemudian klik tab lalu pilih continue dan tekan Enter. Gambar 3.12 IP Address 3.7.14 Kemudian isi subnet mask. Gambar 3.13 Subnet Mask 3.7.15 Isi IP gateway jika komputer disambungkan komputer yang menghubungkan ke koneksi luar. 13
  14. 14. Gambar 3.14 IP Gateway 3.7.16 Selanjutnya isi IP DNS server. Gambar 3.15 IP DNS Server 3.7.17 Isi nama komputer yang diinginkan. Nama hostname ini digunakan sebagai nama komputer pada sebuah network. Gambar 3.16 Hostname 3.7.18 Kemudian masukkan domain network yang diinginkan. Semisal server-local.net. 14
  15. 15. Gambar 3.17 Domain Network 3.7.19 Pilihan daerah waktu, pilih saja Jakarta. Gambar 3.18 Pemilihan Daerah Waktu 3.7.20 Kemudian akan diminta untuk membuat partisi harddisk. Pilih manual untuk membuat partisi harddisk secara manual. Gambar 3.19 Partitioning Method 3.7.21 Maka akan ada tampilan seperti berikut. Jika memiliki partisi sebelumnya. Maka partisi tersebut juga akan ditampilkan disini. Pilih saja FREE SPACE untuk membuat partisi baru. 15
  16. 16. Gambar 3.20 Free Space Harddisk 3.7.22 Pilih Create a new partition untuk membuat partisi baru. Gambar 3.21 Create a New Partition 3.7.23 Kemudian masukkan berapa besar partisi yang akan dibuat. Disini akan membuat partisi untuk swap terlebih dahulu. Besar partisi swap adalah 2x besar memori RAM yang terpasang di komputer. Jadi jika RAM 512 MB. Maka 512 x 2 = 1024 MB atau 1 GB. 16
  17. 17. Gambar 3.22 New Partition Size 3.7.24 Kemudian pilih Logical lalu tekan Enter. Gambar 3.23 Type Partition 3.7.25 Dan pilih saja End agar partisi swap yang dibuat diletakkan di urutan belakang. Gambar 3.24 Location Partition 17
  18. 18. 3.7.26 Kemudian pilih Use as lalu tekan Enter untuk mengubahnya. Gambar 3.25 Partition Setting 3.7.27 Pilih swap area untuk menjadikan partisi ini menjadi partisi swap. Lalu tekan Enter. Gambar 3.26 Tampilan Use as 3.7.28 Setelah itu pilih done setting dan tekan Enter. Gambar 3.27 Tampilan Done Setting 18
  19. 19. 3.7.29 Maka partisi yang telah dibuat akan muncul seperti berikut. Dan dilanjut untuk membuat partisi untuk sistem operasi linux. Pilih bagian FREE SPACE lalu tekan enter. Gambar 3.28 Tampilan Free Space Harddisk 3.7.30 Masukkan besar partisi yang akan dibuat. Gambar 3.29 New Partition Size 3.7.31 Pilih primary, lalu tekan Enter. Gambar 3.30 Type New Partition 19
  20. 20. 3.7.32 Pada Use as pilih Ext3 seperti pada gambar diatas. Lalu pilih bootable flag tekan Enter untuk mengaturnya menjadi ON. Jika sudah, pilih Done setting. Gambar 3.31 Tampilan Partition Setting 3.7.33 Jika sudah selesai mempartisi harddisk. Pilih finish partitioning and write changes to disk. Gambar 3.32 Finish Partitioning 3.7.34 Maka akan muncul pesan konfirmasi. Pilih saja Yes untuk melanjutkan. Gambar 3.33 Write the changes to disk 20
  21. 21. 3.7.35 Maka partisi yang dibuat akan segera berlangsung. Gambar 3.34 Pemformatan Partisi 3.7.36 Kemudian akan diminta memasukkan password. Isi password yang diinginkan. Password ini digunakan untuk akses masuk root. Gambar 3.35 Root Password 3.7.37 Kemudian masukkan kembali password yang dimasukkan tadi. Gambar 3.36 Re-enter Password 21
  22. 22. 3.7.38 Lalu masukkan nama yang diinginkan. Gambar 3.37 Full Name for the new user 3.7.39 Setelah itu masukkan username untuk membuat account baru. Gambar 3.38 Username for account 3.7.40 Lalu masukkan password untuk account baru tersebut. Gambar 3.39 Password to verify 3.7.41 Setelah itu tunggu beberapa saat. Maka akan muncul pesan seperti gambar di bawah. Pesan di bawah yaitu jika PC memiliki beberapa 22
  23. 23. DVD binary yang lainnya maka bisa sekalian untuk mescan isi tersebut sekarang agar paket–paket software yang ada pada DVD yang lainnya bisa didaftarkan. Untuk melakukannya, Masukkan DVD yang lain lalu pilih Yes. Jika sudah selesai mescan semua DVD yang dimiliki, maka masukkan kembali DVD pertama yang digunakan untuk mengsintall. Lalu pilih No. Dan tunggu sampai muncul pesan selanjutnya. Gambar 3.40 Scan Another CD or DVD 3.7.42 Pilih saja No jika tidak ingin menggunakan network mirror. Gambar 3.41 Use a network mirror 3.7.43 Pilih No untuk tidak berpartisipasi dalam survey paket. 23
  24. 24. Gambar 3.42 Survey Paket 3.7.44 Lalu hilangkan tanda bintang di Desktop environment dengan cara menekan spasi. Desktop environment yaitu tampilan GUI dari linux. Saat ini tidak membutuhkan tampilan GUI untuk sebuah server linux. Gambar 3.43 Choose Software to install 3.7.45 Tunggu beberapa saat, sementara installer sedang menginstall sofware yang dibutuhkan. Gambar 3.44 Menginstall Software 24
  25. 25. 3.7.46 Apabila jika muncul tampilan seperti berikut pilih Yes untuk menginstall GRUB Loader. Yang digunakan jika memiliki beberapa sistem operasi dalam harddisk. Gambar 3.45 Install the Grub Loader 3.7.47 Maka komputer akan merestart dan tampilan login akan muncul seperti gambar diatas. Maka proses installasi telah selesai sampai disini. Gambar 3.46 Installasi telah selesai 25
  26. 26. BAB IV LAPORAN 4.1 Hasil Yang Dicapai Hasil yang dicapai setelah pembelajaran ini yaitu siswa dapat memahami dan mengetahui cara menginstall sistem operasi berbasis teks menggunakan Linux Debian. 4.2 Pemecahan Masalah 1. Mendengarkan saat pembimbing menjelaskan. 2. Memperhatikan materi yang diberikan oleh pembimbing. 3. Menanyakan kepada guru apabila ada masalah dalam penginstallan Linux Debian. 26
  27. 27. BAB V PENUTUP 2.1 Kesimpulan Dalam menginstallasi sistem operasi berbasis teks yang telah dilakukan oleh siswa, maka siswa memberi kesimpulan bahwa menginstall sistem operasi merupakan kompetensi yang harus dikuasai oleh siswa dan diharapkan siswa dapat menginstallnya sendiri untuk digunakan pada komputer server. 2.2 Saran 1. Dengarkan dengan seksama penjelasan dari pembimbing, dan kemudian mempraktekkannya. 2. Berkonsentrasi saat materi diberikan. 3. Melaksanakan perintah – perintah yang diberikan oleh pembimbing. 27
  28. 28. DAFTAR PUSTAKA Ghalib, Maronta. Pendekatan Sains–Teknologi-Masyarakat dalam Pembelajaran Sains di Sekolah. Artikel. FKIP Universitas Haluoleo : Kendari. Peranginangin, Kasiman (2006). Menginstall System Operasi Berbasis Teks. Yogyakarta : Penerbit Andi Offset. Soekirno, Harimurti. PT. Elex Media Komputindo ( 2005). Cara Mudah Menginstall Debian. Jakarta : Elex Media Komputindo. www.google.com http://id.wikipedia.org 28

×