Kata PengantarPuji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah, Taufikdan Hinayahnya sehing...
Daftar Isi
1. Definisi Desa       Menurut Bintarto, desa adalah suatu       perwujudan geografi yang ditimbulkan oleh       unsur-uns...
tinggal yang terletak di tengah kebun atau sawah. Kegiatan ekonomibiasanya dilaksanakan di luar perdesaan, baik di kebun m...
cenderung menyendiri (disseminatedrural settelment). Biasanya perdesaanseperti ini hanya merupakan farm stead,yaitu sebuah...
f. Sudah ada hubungan dengan daerah sekitarnya           3. Desa Swasembada           Ciri-cirinya:           a. Sarana da...
mereka cukup dapat melakukan tugasnya di kota dengan memanfaatkan angkutan umum     dan selanjutnya menjadi penglaju.     ...
Ø Faktor Alamiah : Lokasi, Fisiografi, Kekayaan alamØ Faktor Sosial : Penduduk, Kebijaksanaan pemerintah, Faktor Kebijaksa...
Kata pengantar
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Kata pengantar

2,376 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,376
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
7
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kata pengantar

  1. 1. Kata PengantarPuji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah, Taufikdan Hinayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan Makalah ini dalam bentukmaupun isinya yang sangat sederhana. Semoga Makalah ini dapat dipergunakan sebagai salahsatu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca dalam administrasi pendidikan dalamprofesi keguruan. Harapan saya semoga Makalah ini membantu menambah pengetahuan danpengalaman bagi para pembaca, sehingga saya dapat memperbaiki bentuk maupun isi Makalahini sehingga kedepannya dapat lebih baik. Makalah ini saya akui masih banyak kekurangankarena pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Oleh kerena itu saya harapkan kepada parapembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaanMakalah ini.
  2. 2. Daftar Isi
  3. 3. 1. Definisi Desa Menurut Bintarto, desa adalah suatu perwujudan geografi yang ditimbulkan oleh unsur-unsur fisiografis, sosial, ekonomis, politik, dan budaya di suatu wilayah dalam hubungan dengan pengaruh timbal balik dengan daerah-daerah lain. Dalam kehidupan sehari-hari desa sering disebut dengan istilah kampung, yaitu suatu daerah yang letaknya jauh dari keramaian kota dan dihuni oleh sekelompok masyarakat yang sebagian besar bermata pencaharian di bidang agraris. Suatu daerah dikatakan desa, jika masih memiliki ciri khas yang dapat dibedakan dengan daerah lain di sekitarnya. Berdasarkan pengertian Direktorat Jenderal Pembangunan Desa (Dirjen Bangdes), desa memiliki empat ciri. a. Perbandingan lahan dengan manusia (man land ratio) cukup besar. b. Lapangan kerja yang dominan adalah sektor pertanian (agraris). c. Hubungan antar warga desa masih sangat akrab. d. Sifat-sifat masyarakatnya masih memegang teguh tradisi yang berlaku. Sektor agraris, seperti halnya pertanian menjadi ciri khas dari perdesaan.Struktur Ruang DesaKalau diperhatikan secara seksama lahan di pedesaan selalu digunakanuntuk kegiatan sosial masyarakatnya seperti tempat tinggal, tempat ibadah,sekolah, dan tempat berkumpul warga. Ini menunjukkan karakteristik polaaktivitas masyarakat desa. Masyarakat desa pada dasarnya mempunyaikeinginan untuk berkumpul sehingga jarang sekali kita menemukan tempat
  4. 4. tinggal yang terletak di tengah kebun atau sawah. Kegiatan ekonomibiasanya dilaksanakan di luar perdesaan, baik di kebun maupun di sawah.Kalau ada perkebunan yang menyatu dengan permukiman itu hanya adapada daerah tertentu.Bentuk permukiman antara desa satu dengan desa lain mempunyaiperbedaan. Perbedaan tersebut terjadi karena faktor geografi yang berbeda.Secara umum permukiman pedesaan berbentuk memusat, linier, terpencar,dan mengelilingi fasilitas tertentu.a. Bentuk Perdesaan MemusatBentuk perdesaan memusat banyakditemukan di daerah pegunungan. Bentukperdesaan ini terpencar menyendiri (agglomeratedrural settlement). Biasanya dihuni olehpenduduk yang berasal dari satu keturunansehingga merupakan satu keluarga atau kerabat.Jumlah rumah umumnya kurang dari 40 rumahb. Bentuk Perdesaan LinierBentuk perdesaan linier banyak ditemukandi daerah pantai, jalan raya, dan sepanjangsungai. Bentuk perdesaan ini memanjangmengikuti jalur jalan raya, alur sungai ataugaris pantai. Pola ini digunakan masyarakat dengan tujuan untuk mendekatiprasana transportasi (jalan dan sungai) atau untuk mendekati lokasi tempatbekerja, seperti nelayan di pinggiran pantai (Gambar 4.4).c. Bentuk Perdesaan TerpencarBentuk perdesaan terpencar sulitditemukan di Indonesia karena hanyaterdapat di Negara-negara Eropa,Amerika Serikat, Kanada, dan Australia.Bentuk perdesaan yang terpencar
  5. 5. cenderung menyendiri (disseminatedrural settelment). Biasanya perdesaanseperti ini hanya merupakan farm stead,yaitu sebuah rumah petani yang terpencil,tetapi lengkap dengan gudang alat mesin,penggilingan gandum, lumbung, kandangternak, dan rumah petani.d. Bentuk Perdesaan Mengelilingi FasilitasBentuk perdesaan seperti ini umumnya ditemukan di daerah dataranrendah, di mana banyak fasilitas-fasilitas umum yang dimanfaatkanpenduduk setempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 2. KLASIFIKASI DESA DAN KOTA A. Menurut Aktivitasnya: Desa Nelayan, Desa agraris, Desa Industri B. Menurut Tingkat Perkembangannya 1. Desa Swadaya Ciri-cirinya: a. Sebagai besar kehidupan penduduknya masih menggantungkan pada alam b. Hasilnya untuk mencukupi kebutuhan sehari c. Administrasi desa belum dilaksanakan dengan baik d. Lembaga-lembaga desa belum berfungsi dengan baik e. Tingkat pendidikan dan produktivitas penduduknya masih rendah f. Belum mampu dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan sendiri 2. Desa Swakarya (Transisi) Ciri-cirinya: a. Sudah mampu menyelenggarakan urusan rumah tangga sendiri b. Lembaga social desa dan pemerintahan sudah berfungsi c. Administrasi desa sudah berjalan d. Adat-istiadat mulai longgar e. Mata pencaharian mulai bearagam
  6. 6. f. Sudah ada hubungan dengan daerah sekitarnya 3. Desa Swasembada Ciri-cirinya: a. Sarana dan prasarana desa lengkap b. Pengelolaan administrasi telah dilaksanakan dengan baik c. Pola piker masyarakat lebih rasional d. Mata pencaharian penduduk sebagaian besar di bidang jasa dan perdaganganCIRI FISIK KOTACiri Fisik Kota- Adanya sarana ekonomi, Gedung pemerintahan, Alun-alun, Tempat parker, Sarana rekreasi,Sarana olah raga, Komplek perumahan 4. Pengertian Interaksi Interaksi adalah kontak atau hubungan yang terjadi antara dua wilayah atau lebih (perkotaan dengan pedesaan) beserta hasil hubungannya. Interaksi antara desa dan kota terjadi karena berbagai faktor atau unsur yang ada dalam desa, kota dan diantara desa dan kota. Kemajuan masyarakat desa, perluasan jaringan jalan desa-kota, integrasi atau pengaruh kota terhaap desa, kebutuhan timbal balik desa- kota telah memacu interaksi desa-kota. Dengan adanya kemajuan di bidang perhubungan dan lalu lintas antar-daerah, maka sifat isolasi desa berangsur-angsur berkurang. Desa-desa yang dekat dengan kota telah banyak mendapat pengaruh kota sehingga persentase penduduk desa yang bertani berkurang dan beralih dengan pekerjaan nonagraris. Daerah-daerah pedesaan di perbatasan kota yang dipengaruhi oleh tata kehidupan kota disebut “rur-ban areas” singkatan dari rural-urban areas. Dengan perkembangan di bidang prasarana dan sarana transportasi ada kemungkinan gejala urbanisasi. Dalam hal ini, perpindahan penduduk desa ke kota dapat berkurang dan
  7. 7. mereka cukup dapat melakukan tugasnya di kota dengan memanfaatkan angkutan umum dan selanjutnya menjadi penglaju. Perkembangan ini juga mempengaruhi bidang-bidang lain, seperti pendidikan dan perdagangan. Gedung-gedung sekolah dapat didirikan juga di desa-desa yang letaknya jauh dari kota dan para pengajarnya dapat datang bertugas dari kota kecamatan dan kota kabupaten. Perdagangan antardesa-kota yang berupa barang-barang hasil kerajinan tangan dan terutama hasil pertanian dapat terlaksana dengan lancar sehingga para konsumen di kota masih bisa membeli sayur-mayur dan buah-buahan yang masih segar. Pasar-pasar kecil juga bermunculan di tempat-tempat tertentu di tepian kota. Daerah-daerah rurban ini makin lama berkembang sebagai desa dagang. Hasil-hasil bumi dari desa dan hasil industri dari kota diperdagangkan di daerah rurban ini. Bertambahnya penduduk dan jaringan lalu lintas di daerah ini akan mempercepat terjadinya suatu kota kecil yang baru. Zone Interaksi Zone-zone kota-desa yang dapat menimbulkan berbagai wujud interaksi desa-kota : 1. City diidentikkan dengan kota 2. Suburban adalah suatu area yang lokasinya dekat pada pusat kota dengan luas yang mencakup daerah penglaju (subdaerah perkotaan). 3. Suburban fringe adalah suatu area yang melingkari suburban dan merupakan daerah peralihan antara kota dan desa (jalur tepi subdaerah perkotaan). 4. Urban fringe adalah semua daerah batas luar kota yang mempunyai sifat-sifat mirip kota kecuali inti kota (jalur tepi daerah perkotaan aling luar). 5. Rural-urban fringe adalah jalur daerah yang terletak antara kota dan desa yang ditandai dengan penggunaan tanah campuran (jalur batas desa-kota). Zone suburban, suburban fringe, urban fringe dan rural urban fringe yaitu daerah-daerah yang memiliki suasana kehidupan modern yang dapat disebut daerah perkotaan.5.6. DAMPAK YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN Faktor yang mempengaruhi perkembangan kota
  8. 8. Ø Faktor Alamiah : Lokasi, Fisiografi, Kekayaan alamØ Faktor Sosial : Penduduk, Kebijaksanaan pemerintah, Faktor KebijaksanaanPemerintahan

×