Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

0

Share

Download to read offline

Canisius College Heat Insulation Thermal Comfort Design Consultation

Download to read offline

Konsultasi Design Thermal Insulation dengan sasaran:
-Meningkatkan kenyamanan termal menjadi Standard 55-2004 atau penurunan satu sampai dengan dua derajat celcius.
-menurunkan nilai energy radiasi dan konduksi dari jendela, atap dan dinding minimal 50%
-Mengurangi nilai radiasi panas artificial lighting minimal 40%

Related Books

Free with a 30 day trial from Scribd

See all
  • Be the first to like this

Canisius College Heat Insulation Thermal Comfort Design Consultation

  1. 1. HEAT INSULATION THERMAL COMFORT DESIGN CONSULTATION Canisius College Sport Hall
  2. 2. OUTLINE • Pendahuluan • Teori • Hasil Pengukuran • Hipotesa Permasalahan & Solusi • Rekomendasi Disain & Simulasi • Kesimpulan & Saran
  3. 3. PENDAHULUAN
  4. 4. Function, Occupancy, Time Occupancy Waktu Outdoor Temp Latihan Olahraga: Basket, Bulu Tangkis, Senam 1 – 100 8.00 – 21.00 26 - 34 Latihan Kesenian: Paduan suara, alat musik, seni tari, drama, dll 1 – 100 8.00 – 21.00 26 - 34 Pertandingan Olahraga: Basket, Bulu Tangkis 50 – 200 8.00 – 21.00 26 - 34 Pertunjukan Seni: Paduan suara, Band, Alat musik tiup, drama 50 – 200 8.00 – 21.00 26 - 34 Acara Formal: Wisuda, misa, briefing, seminar 300 – 500 8.00 – 21.00 26 - 34
  5. 5. Latar Belakang Permasalahan • Siang hari matahari terang ruangan terisi sampai dengan 50 orang sekitar 80% yang puas dengan kenyamanan termal • Apabila ruangan terisi lebih dari 300 orang ruangan terasa panas maka lebih dari 50% yang mengeluhkan ketidak-nyamanan termal
  6. 6. Tujuan • Menurunkan suhu ruangan dengan mengurangi radiasi matahari melalui jendela • Menurunkan suhu ruangan dengan mengurangi konduksi panas matahari melalui atap dan plafon • Menurunkan suhu ruangan dengan mengurangi radiasi panas artificial lighting
  7. 7. Sasaran • Meningkatkan kenyamanan termal menjadi upper line 90% adaptive comfort (garis merah) ASHRAE Standard 55-2004 atau penurunan satu sampai dengan dua derajat celcius. • menurunkan nilai energy radiasi dan konduksi dari jendela, atap dan dinding minimal 50% • Mengurangi nilai radiasi panas artificial lighting minimal 40%
  8. 8. Standarisasi ASHRAE Standard 55-2004 • kenyamanan termal PPD mengacu ke ASHRAE Standard 55-2004 pada upper line 80% adaptive comfort (garis merah)
  9. 9. TEORI
  10. 10. Radiasi panas Posisi orientasi bangunan terhadap matahari • Rambatan panas melalui rambatan sinar matahari (radiasi) masuk melalui jendela yang menghadap timur-barat. • Radiasi panas juga disebabkan oleh artificial lighting
  11. 11. Pengendalian panas radiasi sinar matahari • Mengatur Orientasi Jendela pada Bangunan – Menghindari atau mengurangi luas jendela atau bukaan bangunan yang menghadap ke arah timur-barat – Menggunakan material kaca jendela dengan material SHGC (Solar Heat Gain Coeficient) comply • Membuat design penghalang panas (façade) akibat sinar matahari langsung – Overhang horisontal yang melampaui lebar jendela di bagian atas jendela untuk menciptakan shadow effect – Fasad menghadap ke arah timur / barat – Louvered berlubang, untuk mencegah gelap dalam ruangan pada saat mendung dan hujan.
  12. 12. Konduksi panas • Konduksi panas adalah rambatan panas melalui medium benda padat. Panas matahari tersimpan pada tanah dan struktur bangungan yang kemudian memanaskan suhu dalam ruangan dengan adanya aliran udara (konveksi). • Konveksi panas adalah rambatan panas melalui medium udara atau cairan yang mengalir.
  13. 13. Pengendalian panas konduksi bangunan • Membungkus medium bangunan dengan insulasi • Membuat aliran pelepasan panas pada lantai • Menggunakan material dengan nilai konduksi rendah warm, Humid Climates Window Frame Aligned with Wall Insulation
  14. 14. Konveksi Panas • Konveksi panas adalah rambatan panas melalui medium udara atau cairan yang mengalir. • Sumber panas yang dialirkan oleh konveksi panas adalah panas tubuh manusia, panas bangunan, panas peralatan mesin dan listrik
  15. 15. Pengendalian panas konveksi panas • Membuat aliran udara alami yang mengeluarkan udara panas dari dalam bangunan dan memasukan udara yang lebih dingin ke dalam bangunan
  16. 16. HASIL PENGUKURAN 21 MEI 2014
  17. 17. 27,3--28,2 27,3--28,5 28,0--30,0 Suhu (°C) Permukaan Lantai pukul 10.00 dan 14.00
  18. 18. 28,9--29,8 28,0--30,3 27,6 29,0 27,9--31,5 28,6--31,5 28,7 29,7 Suhu (°C) Dinding Permukaan Dalam dan Luar pukul 10.00 dan 14.00 28,6--28,2 28,3--28,3 29,8 28,3 43,5--36,542,3--36,2 29,3 28,7
  19. 19. Suhu (°C) Sisi Atas Permukaan Luar pukul 10.00 dan 14.00 32,2--30,9 31,7--31,3 42,1 32,9 35,9--32,242,3--36,2 29,3 28,7
  20. 20. 30,0--32,1 29,6--32,8 28,9 30,8 28,4--32,0 28,5--31,8 29,6 31,3 Suhu (°C) Plafon pukul 10.00 dan 14.00 29,1 32,0
  21. 21. 1 2 3 4 5 6 7 8 14 13 12 11 10 9 16 15 Pengukuran Suhu (°C) Permukaan Dalam Titik Pukul 10.00 Pukul 14.00 Dinding Plafon Dinding Plafon 1 28,7 30 29,6 31,7 2 29 30 29,9 32 3 29 30 29,7 32,4 4 28 29,7 29,9 32,3 5 28 29,5 30,2 33 6 28 29,5 30,6 33 7 27,4 28,8 28,8 30,6 8 27,7 28,9 29,2 31 9 28,5 28,5 31,3 31,7 10 28,3 28,4 31,4 31,8 11 28,8 28,5 31,7 31,8 12 28,2 28,4 31,6 32,3 13 28 28,4 31,5 32 14 27,5 28,3 30,9 31,6 15 28,8 29,5 29,6 31 16 28,6 29,6 29,7 31,5 Suhu dalam ruangan: 29,8°C – 30,3°C Suhu luar ruangan: 32°C – 34°C Kelembaban: 54% – 56%
  22. 22. Titik Pukul 10.00 Pukul 14.00 Sisi Bawah Sisi Atas Sisi Bawah Sisi Atas 1 28,7 32,6 28,2 30,4 2 28,3 31,8 28,2 30,6 3 28,6 32 28,2 31,6 4 28,2 31,8 28,3 31,1 5 28,2 31,2 28,2 31,5 6 28,4 31,9 28,2 31,1 7 29,5 42,6 28,4 31,3 8 30 41,5 28,2 34,5 9 42,9 36 36,4 32,1 10 44,1 35,6 36,5 32,4 11 43,3 35,9 36,4 32 12 43 36,4 36,4 32,2 13 42,7 35,4 36,2 31,8 14 41,2 35,8 35,8 31,5 15 29,5 35,5 28,8 31,9 16 29 34,6 28,6 30,9 1 2 3 4 5 6 7 8 14 13 12 11 10 9 16 15 Pengukuran Suhu (°C) Permukaan Luar Suhu lantai lapangan luar pkl 10  45,5 °C Suhu lantai lapangan luar pkl 14  36,5 °C
  23. 23. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Pengukuran Laju Udara (m/s) pada Lubang Angin Bawah Titik Pukul 10 Pukul 14 1 1,1 0,65 (out) 2 1,4 0,65 (out) 3 1,33 1,37 4 1,08 1,4 5 1,46 0,21 6 0,9 1,64 7 0,83 1,01 8 1,3 1,8 9 0,72 0,9 10 0,58 0,72 Rata-rata 1,07 1,04
  24. 24. HIPOTESA PERMASALAHAN & SOLUSI
  25. 25. Existing Design Thermal Parameter Project Summary Location and Weather Project Canisius Collage Address Menteng Jakarta Calculation Time Friday, August 29, 2014 11:35 AM Report Type Detailed Latitude -6.18° Longitude 106.83° Summer Dry Bulb 33 °C Summer Wet Bulb 27 °C Winter Dry Bulb 22 °C Mean Daily Range 8 °C Building Summary Inputs Building Type Sports Arena Area (m2 ) 852 Volume (m3 ) 10,543.55 Calculated Results Peak Cooling Total Load (W) 392,556 Peak Cooling Month and Hour November 3:00 PM Peak Cooling Sensible Load (W) 258,686 Peak Cooling Latent Load (W) 133,869 Maximum Cooling Capacity (W) 379,829 Peak Cooling Airflow (L/s) 83,294.2 Peak Heating Load (W) 39,305 Peak Heating Airflow (L/s) 7,500.0 Checksums Cooling Load Density (W/m2 ) 460.65 Cooling Flow Density (L/(s·m2 )) 97.74 Cooling Flow / Load (L/(s·kW)) 212.18 Cooling Area / Load (m2 /kW) 2.17 Heating Load Density (W/m2 ) -46.12 Heating Flow Density (L/(s·m2 )) 8.80 Input Data Area (m2 ) 852 Volume (m3 ) 10,543.56 Wall Area (m2 ) 1,354 Roof Area (m2 ) 1,023 Door Area (m2 ) 12 Partition Area (m2 ) 0 Window Area (m2 ) 248 Skylight Area (m2 ) 0 Lighting Load (W) 21,100 Power Load (W) 9,169 Number of People 500 Sensible Heat Gain / Person (W) 73 Latent Heat Gain / Person (W) 59 Infiltration Airflow (L/s) 261.4 Space Type Court Sports Area - Sports Arena Calculated Results Peak Cooling Total Load (W) 222,089 Peak Cooling Sensible Load (W) 193,566 Peak Cooling Latent Load (W) 28,523 Peak Cooling Airflow (L/s) 83,293.7
  26. 26. Hipotesa • Dari hasil pengukuran temperature outdoor dan indoor pada saat tertentu berada pada 80% PPD Ashrae 55-2004
  27. 27. Konduksi, Radiasi dan Konveksi (Existing) • Cooling Load bidang atap 56.825W • Cooling Load bidang dinding 9.676W • Cooling Load jendela ventilasi 70.714W • Cooling Load lampu eksisting 18.404W • Cooling Load tubuh manusia 51.460W
  28. 28. Solusi Efisien • Memasang heat insulation material di plafon yang berfungsi sebagai light baffle dan acoustics treatment. • Mengganti material kaca jendela dengan material SHGC (Solar Heat Gain Coeficient). • Mengganti lampu dengan lampu hemat energy dan low heat.
  29. 29. REKOMENDASI DESIGN
  30. 30. Rekomendasi Design • Memasang heat insulation material Acourete Board pada plafon ±300 m2 • Mengganti seluruh material kaca jendela dengan EVONIK ACRYLITE, acrilic yang dapat memblock/mereduce IR 75% dan UV 100% ±210 m2 • Mengganti lampu High Intensity Discharge (HID) dengan lampu OSRAM PURSOS 120W.
  31. 31. Rekomendasi Design Suggest Product : ACOURETE BOARD 230,
  32. 32. Rekomendasi DesignSuggest Product : EVONIK ACRYLITE, acrilic yang dapat memblock/mereduce IR 75% dan UV 100%
  33. 33. Rekomendasi Design Suggest Product : OSRAM PURSOS 120W, LED Spotlight
  34. 34. New Design Thermal Parameter Project Summary Location and Weather Project Project Name Address Calculation Time Friday, August 29, 2014 11:36 AM Report Type Detailed Latitude -6.18° Longitude 106.83° Summer Dry Bulb 33 °C Summer Wet Bulb 27 °C Winter Dry Bulb 22 °C Mean Daily Range 8 °C Building Summary Inputs Building Type Sports Arena Area (m2 ) 852 Volume (m3 ) 10,028.46 Calculated Results Peak Cooling Total Load (W) 241,037 Peak Cooling Month and Hour November 5:00 PM Peak Cooling Sensible Load (W) 142,245 Peak Cooling Latent Load (W) 98,793 Maximum Cooling Capacity (W) 227,708 Peak Cooling Airflow (L/s) 40,083.5 Peak Heating Load (W) 35,604 Peak Heating Airflow (L/s) 7,500.0 Checksums Cooling Load Density (W/m2 ) 282.85 Cooling Flow Density (L/(s·m2 )) 47.04 Cooling Flow / Load (L/(s·kW)) 166.30 Cooling Area / Load (m2 /kW) 3.54 Heating Load Density (W/m2 ) -41.78 Heating Flow Density (L/(s·m2 )) 8.80 Input Data Area (m2 ) 852 Volume (m3 ) 10,028.46 Wall Area (m2 ) 1,444 Roof Area (m2 ) 974 Door Area (m2 ) 12 Partition Area (m2 ) 0 Window Area (m2 ) 222 Skylight Area (m2 ) 0 Lighting Load (W) 21,100 Power Load (W) 9,169 Number of People 500 Sensible Heat Gain / Person (W) 73 Latent Heat Gain / Person (W) 59 Infiltration Airflow (L/s) 139.4 Space Type Court Sports Area - Sports Arena Calculated Results Peak Cooling Total Load (W) 119,301 Peak Cooling Sensible Load (W) 93,149 Peak Cooling Latent Load (W) 26,153 Peak Cooling Airflow (L/s) 40,083.0
  35. 35. Konduksi, Radiasi dan Konveksi (Re-design) • Cooling Load bidang atap 16.925W • Cooling Load bidang dinding 12.141W • Cooling Load jendela ventilasi 18.108W • Cooling Load lampu 9.223W • Cooling Load tubuh manusia 51.767W
  36. 36. Penurunan daya yang dibutuhkan dari 222kW menjadi 119kW…..penghematan sebesar 46,4% Re-design Calculation Existing Calculation Cooling Components Total (W) Percentage Wall 9,676 4.36% Window 70,714 31.84% Door 684 0.31% Roof 56,825 25.59% Infiltration 6,328 2.85% Lighting 18,404 8.29% Power 7,998 3.60% People 51,460 23.17% Total 222,089 100% Cooling Components Total (W) Percentage Wall 12,141 10.18% Window 18,108 15.18% Door 718 0.60% Roof 16,925 14.19% Infiltration 3,375 2.83% Lighting 9,223 7.73% Power 7,044 5.90% People 51,767 43.39% Total 119,301 100%
  37. 37. Kesimpulan • Pengunaan material acrylite heatstop me-reduce panas dari jendela sebesar 74,4% • Pengunaan material acourete board me-reduce panas dari atap sebesar 70,22% • Pengunaan lighting baru me-reduce panas daripada lighting lama sebesar 49,89% • Estimasi penurunan suhu ruangan sebesar 1-2o Celcius dapat tercapai

Konsultasi Design Thermal Insulation dengan sasaran: -Meningkatkan kenyamanan termal menjadi Standard 55-2004 atau penurunan satu sampai dengan dua derajat celcius. -menurunkan nilai energy radiasi dan konduksi dari jendela, atap dan dinding minimal 50% -Mengurangi nilai radiasi panas artificial lighting minimal 40%

Views

Total views

1,160

On Slideshare

0

From embeds

0

Number of embeds

627

Actions

Downloads

11

Shares

0

Comments

0

Likes

0

×