PELUANG USAHA WARUNG NASI DILINGKUNGAN KAMPUS




                 Banyak kota di Indonesia yang memiliki sentra pendidika...
Usahakan warung kita berada di lingkungan yang banyak anak kosnya. Tempat seperti ini biasanya ada
di sekitar kampus. Perl...
Kebersihan. Meskipun warung kita bisa menyediakan menu yang murah meriah dan lezat rasanya,
namun konsumen akan kabur kala...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

PELUANG USAHA WARUNG NASI DILINGKUNGAN KAMPUS

4,631 views

Published on

  • Be the first to comment

PELUANG USAHA WARUNG NASI DILINGKUNGAN KAMPUS

  1. 1. PELUANG USAHA WARUNG NASI DILINGKUNGAN KAMPUS Banyak kota di Indonesia yang memiliki sentra pendidikan. Sebut saja seperti Yogyakarta, Bandung, Depok Malang , Jember dan lain-lain. Ribuan lulusan sekolah lanjutan atas setiap tahun berbondong-bondong mendatangi kota-kota tersebut dengan tujuan melanjutkan pendidikan. Ada yang Cuma setahun untuk mengambil D-1, ada yang tiga tahun mengambil D-3, empat tahun untuk S-1 , atau malah menjadi mahasiswa abadi sampai tujuh tahun atau lebih. Ribuan pelajar yang hendak kuliah ini tentu menjadi asset dan peluang tersendiri bagi daerah tujuan. Bisnis yang sifatnya melayani para pendatang ini pasti menguntungkan karena kebutuhan dan konsumennya sudah pasti ada. Ada pemilik kos-koasn, pemilik rumah kontrakan, pengembang perumahan, rumah makan, warung tegal, dealer, dan reparasi motor, minimarket, supermarket , mal, took buku, tukang ojek, penarik becak, tempat laundry, sopir , dan lain sebagainya. Semuanya diuntungkan dengan adanya pendatang musiman atau mahasiswa yang menetap disana. Nah, bukankah ini merupakan usaha yang menarik ? Dalam tulisan ini saya mencoba mengupas bagaimana caranya membuka warung nasi. Mengapa warung nasi ? Jawabannya mudah. Sebab, semua orang butuh makan dan minum untuk hidup. Jadi, warung nasi merupakan peluang usaha dengan pangsa pasar yang tidak terbatas. Konsumennya bisa mahasiswa atau kalangan pekerja umumnya, Usaha warung tidak terbatas hanya disekitar kampus, tapi juga di dekat kawasan industri atau lingkungan perkantoran di kota Anda. Kelebihan bisnis warung nasi ini adalah pada cash flow hariannya yang lumayan tinggi, sehingga modal yang diputar tidaklah terlalu besar, tapi berpeluang menghasilkan keuntungan sebesar 100 persen. Memang, kalau kita tidak memiliki tempat, otomatis kita harus menyewa di lokasi yang strategis serta dengan dekorasi awal tertentu yang membutuhkan modal lumayan. Namun, setelah warung jalan dan pelanggan tetap ada, jerih payah di awal usaha akan segera terbayar dengan potensi keuntungan yang kita dapat. Tulisan ini saya buat dengan asumsi kita adalah seorang karyawan yang hendak membuka bisnis. Oleh karena itu, kita harus mempekerjakan orang lain untuk menjalankan usaha warung nasi ini. Dengan demikian, kita bisa merekrut orang-orang yang pandai memasak dan melayani pelanggan, sehingga kita tidak perlu lama-lama ikut kursus memasak. Kita sudah bisa memulai ini tanpa harus mahir memasak dulu. Jadi, ini bisnis dengan menggunakan waktu, tenaga, dan keahlian orang lain. Tahap Persiapan Apa saja yang perlu dipersiapkan untuk membuka warung nasi ? Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan. Urutan berikut ini tidak harus diikuti. Namun, apa yang bisa kita lakukan terlebih dahulu, lakukan saja sambil disambung dengan persiapan lainnya. Pemilihan Lokasi
  2. 2. Usahakan warung kita berada di lingkungan yang banyak anak kosnya. Tempat seperti ini biasanya ada di sekitar kampus. Perlu juga diperhatikan, mau mengontrak rumah atau hanya kio. Ini juga perlu diperhatikan dimana karyawan akan menginap jika didatangkan dari luar kota, atau di mana kita akan memasak nantinya. Apakah kita masak di rumah dan dibawa ke kios/warung, atau kita manfaatkan bagian belakang warung sebagai dapurnya. Fasilitas yang sudah ada juga perlu dipertimbangkan, misalnya adakah sumber air, kamar mandi, tempat cuci piring, tempat masak, dan lain-lain. Menentukan Menu Masakan Cara sederhana, menu masakan bisa dikelompokkan menjadi menu khusus atau umum (banyak ragam menu). Mau berjualan jenis makanan khusus atau umum seperti pecel lele, nasi goring, sate dan gulai, tongseng, bakmi goring, atau menu campuran. Kalau mau membuka warung menu khusus, tentunya harus mencari pasar yang lebih luas, karena tidak semua orang suka menu tersebut. Sebaliknya dengan menu beragam, maka setiap orang bisa datang setiap hari dan makan dengan banyak pilihan menu masakan. Kalau misalnya setiap jam makan kita memiliki pelanggan setia 20 orang saja, tentunya 60 menu sudah terserap setiap hari. Supplier Murah Mencari pemasok bahan makanan yang murah tentu penting sifatnya. Dengan pasokan barang murah, kita akan bisa menekan harga jual atau mendapat keuntungan lebi. Tapi ingat, jangan membeli barang murah dengan kualitas jelek. Pilihlah kualitas bagus denga harga lebih murah. Pencarian bisa dilakukan di pasar, di took grosir terdekat, atau pedagang keliling. Keuntungan pedagang keliling adalah barang diantar ke rumah dan bisa mendapatkan pembayaran tunda. Tapi fasilitas ini pun bisa didapat di pasar atau pedagang grosir untuk jarak yang tidak terlalu jauh. Interior dan Perabot Dekorasi warung akan memberikan kesan tertentu kepada konsumen. Apakah mau didesain konvensional dengan etalase dan meja memanjang, dengan meja kecil berhadap-hadapan, atau cukup lesehan di bawah. Sesuaikan dengan kondisi lingkungan dan segmen yang dituju. Kalau memulai warung dari nol, tentunya perlu mencari etalase, meja, kursi, dan perabot dapur. Kalau ada pasar barang bekas di kota Anda, tentu bisa menjadi alternative. Piring, gelas, dan sendok memiliki seni tersendiri. Jadi, tampilan dan kondisi warung, minimal akan menambah kenyamanan dalam benak konsumen. Faktor Pendukung Sukses Usaha warung nasi yang dipersiapkan dengan baik sebenarnya bisa dikelola dengan efisien. Ada beberapa factor pendukung kesuksesan sebuah warung , diantaranya : Harga dan rasa . Bagi mahasiswa menengah bawah, harga adalah nomor satu dan rasa adalah pertimbangan berikutnya. Untuk mahasiswa menengah ke atas, rasa bisa nomor satu dan harga masuk pertimbangan berikutnya. Jadi, antara harga dan rasa ini setali tiga uang. Makanya, kunci suksesnya adalah menyajikan menu masakan yang rasanya enak namun dengan harga yang terjangkau untuk semua kalangan mahasiswa, Menu tambahan. Menu tambahan menjadi daya tarik tersendiri dan juga bisa menambah keuntungan. Menu tambahan bisa berupa variasi minuman seperti soft drink, the kemasan, aneka jus, sari buah, dan lain-lain. Menu tambahan ini bisa juga berupa menu khusus pada hari-hari tertentu, misalnya hari Minggu menyediakan menu khsusus khas ikan lele baker atau gurame goring.
  3. 3. Kebersihan. Meskipun warung kita bisa menyediakan menu yang murah meriah dan lezat rasanya, namun konsumen akan kabur kalau tempat kurang bersih dan rapi. Jadi, usahakan warung selalu tampak bersih, bebas lalat, dan jangan menjual menu yang mudah atau sudah basi. Ramah. Pelayanan yang ramah akan membuat pelanggan tidak segan kembali lagi. Carilah karyawan bagian depan yang murah senyum dengan penampilan rapi dan enak dipandan. Promosi. Promosi bisa dilakukan dengan spanduk, menyebar brosur, diskon waktu pembukaan atau jam-jam tertentu, atau memberikan door prize untuk bulan-bulan tertentu. Jadwal Kerja. Membuka usaha warung memang ribet. Pagi-pagi harus sudah belanja dan memasak. Bisa jafi siang hari akan menambah masakan atau menghangatkan masakan. Tentunya karyawan akan mudah merasakan kelelahan. Bila kondisi ini terjadi, perlu dipikirkan untuk penjadwalan kerja karyawan. Jadwal warung pun harus dijelaskana kepada konsumen. Jangan terkesan kadang buka kadang tutup. Kalau ada waktu tutup, sebaiknya memilih dan memberitahukan jadwal secara konsisten. Warung dengan cash flow harian memiliki konsekuensi bertemu pelanggan yang sama. Tentunya menjalin hubungan lebih dekat akan membuat mereka menjadi pelanggan setia. Jadi, sekalipun warung nasi kita tidak sekelas restoran besar, ada baiknya soal hubungan dengan pelanggan ini diperhatikan betul. Caranya bisa dengan bersikap ramah, melayani, cepat tanggap, dan menjalin keakraban dengan pelanggan. Resiko Basi. Setiap bisnis tentu memiliki resiko. Warung nasi juga memiliki risiko tidak laku sehingga masaklan pun jadi basi. Biasanya ada beberapa lauk yang tahan hingga dua hari. Jadi, jangan berisiko untuk menahannya saampai tiga hari. Jadi, harus pula kreatif untuk memilih menu-menu yang relative bisa tahan lama. Misalnya ikan, yang pada hari pertama dimasak goring, lalu pada hari kedua dimasak pakai kuah. Sebagai pengelola warung, tentunya kita perlu tahu tren ramai dan sepinya warung. Pengelola juga harus tahu kapan jadwal ujian dan jadwal mahasiswa pulang kampong. Jangan berspekulasi memasak banyak manakala mahasiswa pada pulang kampong. Jangan pula menyajikan menu yang mudah basi manakala warung trennya lagi sepi. Kita pun harus tahu menu-menu apa saja yang paling disuka dan menu yang kurang disuka. Nah, usaha warung nasi memiliki potensi pasar yang tidak terbatas, baik untuk mahasiswa maupun kalangan pekerja umumnya. Membuat warung juga tidaklah serumit yang kita bayangka. Meskipun ada resiko, tentu resiko itu bisa dikelola sedemikian rupa sehingga kita bisa meminimalkan kerugian. Semoga tulisan ini bisa menambah wawasan kita bahwa membuka warung nasi tidaklah rumit. Selamat mencoba dan sukses untuk Anda.

×