Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Foto jurnalistik di media cetak

1,543 views

Published on

Foto Media Cetak-Jurnalistik

Published in: Art & Photos
  • Be the first to comment

Foto jurnalistik di media cetak

  1. 1. Foto Jurnalistik di Media CetakFoto Jurnalistik di Media Cetak Alfi SeptianiAlfi Septiani Mansur HidayatMansur Hidayat
  2. 2. Foto JurnalistikFoto Jurnalistik  Segala sesuatu yang berhubungan dengan manusia dan kehidupannya, dan benda-benda mati (mobil, puing-puing, boneka, alat-alat kerja) bisa menjadi subjek untuk berdiri sendiri sebagai suatu cerita  Di media cetak (surat kabar dan majalah) tidak hanya menampilkan berita politik dan sosial  Hal-hal disekitar kita atau aktivitas keseharian manusia. Misalnya foto human interest-foto yang menggugah sisi kemanusian manusia lain. contoh; foto realita sosial yang bersifat kontras
  3. 3. • Foto-foto kebudayaan dan pertunjukan (teater, tari, monolog, konser musik) adalah bagian dari foto jurnalistik yang biasa hadir di media massa • Foto-foto jenaka yang bersifat menarik dan menggelitik • Foto momen yang lucu dan spontan yang bersifat menghibur • Foto potret dan foto ilustrasi atau foto penggambaran sebuah artikel yang biasanya diperankan oleh model. • Foto potret bisa berupa foto tokoh, orang terkenal, atau orang biasa yang menjadi pelaku utama sebuah berita.(foto tokoh politik, pengusaha dan artis yang populer) • Foto ilustrasi sengaja dibuat hanya untuk melengkapi tulisan
  4. 4. Karakteristik Foto jurnalistik diKarakteristik Foto jurnalistik di Media CetakMedia Cetak • Kesederhanaan (simplicity) Kesederhanaan visual yang disampaikan lewat foto lebih mudah dipahami pembaca. adakalanya kesederhanaan foto didapat setelah di cropping karena jurnalis foto terlanjur memotret secara menyeluruh atau gambar yang tidak perlu kebetulan ikut masuk ke dalam frame dan dirasa menganggu. • Objektif-Covering both side Jurnalis berupaya menangkap citra apa adanya, mewartakan cerita dalam bentuk gambar dengan seimbang.
  5. 5. Alur Foto Jurnalistik di Media CetakAlur Foto Jurnalistik di Media Cetak Foto
  6. 6. Pertimbangan Sebelum Foto MasukPertimbangan Sebelum Foto Masuk Meja RedaksiMeja Redaksi • Jurnalis memotret 5 angle yang berbeda untuk tiap berita, kemudian mengisi foto-foto tersebut dengan caption • Foto-foto cacat (seperti; blur, shake, under-over, expose, dan komposisi buruk) biasanya dibuang. Namun, pada beberapa momen berharga dan penting, meskipun dari segi teknis buruk, foto tetap dipertahankan
  7. 7. Pertimbangan Redaktur Foto dalamPertimbangan Redaktur Foto dalam menyeleksi foto di Media Cetakmenyeleksi foto di Media Cetak • Nilai berita • Kebutuhan halaman • Keindahan teknis (estetika) • Kesesuaian dengan berita tulis
  8. 8. • Foto halaman utama (headline), biasanya redaktur foto berkonsultasi dengan pimred/wapimred/redaktur pelaksana (bergantung pada penanggung jawab halaman satu pada hari itu) • Bagian perwajahan menentukan kebutuhan posisi foto (horisontal atau vertikal) sesuai space pada dummy • Jika foto-foto yang masuk untuk kebutuhan halaman tidak memuaskan, redaktur bisa meminta foto lain (angle atau isi yang berbeda) atau menyuruh jurnalis foto melakukan pemotretan ulang.
  9. 9. • Redaktur juga berhak melakukan editing, termasuk melakukan cropping pada foto • Setelah rampung, foto kemudian berpindah ke tangan penata letak, dan diatur letaknya di dalam halaman. Halaman kemudian dicetak berbentuk proof untuk dikoreksi kembali sebelum dicetak secara massal.
  10. 10. Referensi Wijaya, Taufan. 2014. Foto Jurnalistik, jakarta; Gramedia Pustaka Utama.
  11. 11. Terima Kasih

×