Siapa Butuh Negara Demokrasi (Who Needs Democratic State)

330 views

Published on

Published in: News & Politics, Business
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Siapa Butuh Negara Demokrasi (Who Needs Democratic State)

  1. 1. m.hizbut-tahrir.or.id/2013/05/03/siapa-butuh-negara-demokrasi-who-needs-democratic-state/ 1/4HOME BERITA TERBARU TENTANG KAMI FAQ DEKSTOPSiapa Butuh Negara Demokrasi ?(Who Needs DemocraticState)May 3rd, 2013 by faridKarut marut negeri sungguh menyesakkan dadakita. Sungguh sulit diterima nalar, bagaimanaseorang bocah kecil yang berusia 8 tahun – kalaukemudian memang terbukti benar—tegamembunuh teman sepermainannya sendiri, yangusianya baru 6 tahun.Sampai sekarang polisi belum bisa memastikanapa motif sebenarnya dari tersangka pelaku,namun diduga karena korban memiliki utang seriburupiah kepada pelaku. Bagaimana mungkin anak sekecil itu sudah menjadi pembunuh ?Maraknya pencabulan, pemerkosaan, sampai pembunuhan sangat mengkhawatirkan kita.Pelakunya pun tak jarang masih berusia sangat muda. Seperti yang terjadi di Gowa SulawesiSelatan, lima orang siswa SD memperkosa temannya sendiri , akibat kecanduan nonton filmporno. Maraknya pula pencabulan yang dilakukan justru oleh ayah sendiri yang seharusnyamenjadi pelindung, atau oleh guru sendiri yang seharusnya menjadi teladan.Kita juga bersedih melihat lima orang siswa SMA 2 Tolitoli mempermainkan sholat yang sepertiyang kita saksikan dalam laman Youtube. Apakah begitu buramnya kondisi pendidikan kita,sehingga mereka tega mempermainkan ibadah suci umat Islam?Kita juga sulit untuk mencari apa prestasi dari negara ini yang bisa kita banggakan. Hampirsemua perkara, negara tidak becus mengurusnya. Mengurus Ujian Negara (UN), yang sudahpuluhan tahun dilakukan, tidak becus. Banjir dan kemacetan , seolah menjadi masalah yang tidakbisa diselesaikan, terus terjadi dan berulang. Harga-harga pun sering kali sulit dikontrol sepertibawang dan daging.VIDEO FOTO KEGIATAN
  2. 2. m.hizbut-tahrir.or.id/2013/05/03/siapa-butuh-negara-demokrasi-who-needs-democratic-state/ 2/4Masalah korupsi pun membuat kita miris. Meskipun sudah banya pelaku koruptor yangditangkap, dihukum dan dipenjarakan, namun masih saja koruptor-koruptor baru bermunculan.Saat media masih marak membicarakan korupsi proyek pembangunan pusat sarana olahraganasional Hambalang, Bogor, KPK menangkap ketua DPRD Bogor, Iyus Juher sebagai tersangkakasus pembangunan makam yang juga ada di Bogor.Sulitnya memberantas Korupsi ini sampai-sampai presiden SBYmengungkapkan rasa frustasi,kejengkelan , dan kegeramannya. Di depan peserta dialog Forum Pasar Global di Singapura(23/4), Presiden SBYmenyatakan betapa sulitnya memberantas korupsi di Indonesia.Tidak hanya itu, pemerintah pun kembali dengan teganya menyusahkan rakyatnya sendiri.Pemerintah bersikukuh untuk menaikkan harga BBM. Apapun ceritanya, pengalamanmenunjukkan kenaikan BBM pasti akan menambah beban hidup masyarakat.Menurut Pengamat ekonomi Komite Ekonomi Nasional (KEN) Nina Septi Triaswati, Denganmenaikkan harga BBM menjadi 6500 perliter jika diterapkan mulai awal Mei, pemerintah makahanya akan menghemat Rp16 triliun hingga akhir tahun. Sementara sebenarnya masih banyakcara lain untuk mendapatkan Rp 16 trilyun itu, tanpa menaikkan BBM yang sudah diduga kuatakan memberikan dampak yang menyulitkan masyarakat.Untuk mendapatkan 16 trilyun, kenapa tidak dihemat dari Belanja birokrasi di APBN 2013 yangbesarnya mencapai 400,3 triliun. Kenapa pula pemerintah selalu menjadikan rakyat sebagaitumbal kebijakannya ? Padahal disisi lain kita akan punya pendapatan yang sangat besar –mencapai lebih dari 1000 trilyun – kalau kekayaan alam berupa tambang-tambang yang dikuasaiasing itu diambil alih, dikembalikan sebagai pemilikan rakyat, yang dikelola oleh negara denganbaik, dan hasilnya untuk kepentingan rakyat . Lagi-lagi kenapa selalu rakyat yang dijadikan tumbal?Satu tambang emas Freeport saja sebenarnya lebih dari cukup untuk menutupi 16 trilyun itu.Menurut Marwan Batubara , potensi kerugian negara dari kontrak karya pertambangan denganPT Freeport diperkirakan mencapai 10 ribu triliun rupiah. Direktur Eksekutif IndonesianResources Studies itu mengatakan, potensi kerugian itu berasal dari hasil penjualan kandunganemas, tembaga dan perak di area Tembagapura, Timika Papua.Tercatat, dari tahun 2005 – September 2010, total penjualan PTFI sebesar US$ 28.816 juta atauRp 259,34 triliun; laba kotornya US$ 16.607 juta atau Rp 150,033 triliun. Bandingkan denganroyalti yang dibayarkan kepada Indonesia hanya sebesar US$ 732 juta atau Rp 6,588 triliun.(Baca kotrak freeport di http://ekonomi.kompasiana.com/bisnis/2010/11/04/data-dan-fakta-kontrak-freeport).Kita kembali tegaskan inilah potret negara demokrasi yang kita anut. Semua karut marut yangkita hadapi sekarang pangkalnya adalah sistem demokrasi. Demokrasi , bukan hanya sistemkufur, namun juga telah melahirkan berbagai banyak persoalan. Demokrasi, telah melahirkan
  3. 3. m.hizbut-tahrir.or.id/2013/05/03/siapa-butuh-negara-demokrasi-who-needs-democratic-state/ 3/4sistem politik transaksional, yang menumbuhsuburkan korupsi dan kolusi.Liberalisme (kebebasan) yang menjadi nilai penting dari sistem demokrasi telah benar-benarmerusak. Kebebasan bertingkah laku, memarakkan kemaksiatan dan kejahatan seksual.Kebebasan pemilikan telah melahirkan sistem ekonomi kapitalisme yang rakus. Ekonomi yangmemiskin rakyat dan memberikan jalan pada negara-negara imperialis untuk merampokkekayaan alam kita. Perlu kembali kita garis bawahi, semua ini merupakan penyakit bawaan darisistem demokrasi. Bukan penyimpangan dari sistem demokrasi.Karena itu yang kita yang harus lakukan bukan meluruskan atau memperbaiki sistem demokrasi.Karena sistem ini telah sakit sejak lahir dan mengandung dan memproduksi virus berbahaya daritubuhnya sendiri. Yang harus kita lakukan adalah mencampakkan demokrasi ke tong sampahperadaban.Tidak berhenti disana, kita menggantikannya dengan sistem yang dijamin kebenarannya karenaberasal dari Allah SWT, yaitu sistem Islam. Sistem Islam akan akan menerapkan syariah Islamsecara menyeluruh dengan sistem khilafah sebagai institusi negaranya.Karena itu siapa yang butuh dengan negara demokrasi yang karut marut ini ? Siapapun berpikirsehat , apalagi di dasarkan kepada aqidah Islam, akan menyimpulkan, kita tidak butuh sistemdemokrasi yang kufur dan merusak ini ! Yang kita butuhkan adalah sistem Khilafah yang akanmenerapkan syariah Islam. Dengan itu kita akan mendapatkan keridhoan Allah SWT, kebaikan didunia maupun di akhirat. (Farid Wadjdi)Baca juga :1. Hillary: Libya Mungkin Berubah Menjadi Negara Demokrasi Atau Menghadapi PerangBerkepanjangan2. Analisis : Draft UUD Mesir, Tegaskan Mesir Bukan Negara Islam Tapi Negara RepublikDemokrasi3. Liputan Dirasah Syari’iyyah III “Kriteria Kepala Negara: Islam vs Demokrasi”4. Demokrasi Menghasilkan Penguasa “Penjahat”5. Demokrasi Memuakkan !TweetTweet 0Posted in Editorial | No commentsPrevious post: Pernyataan HTI “Tolak Kenaikan Harga BBM, Tolak Liberalisasi Migas”Next post: Roadshow MK 2013 di Masjid Agung Haqqul Yakin, Malili, Kab Luwu TimurLeave a commentName (required)Like 0
  4. 4. m.hizbut-tahrir.or.id/2013/05/03/siapa-butuh-negara-demokrasi-who-needs-democratic-state/ 4/4Mail (required, but not published)Websitehttp://CommentSubmit commentHOME BERITA TERBARU TENTANG KAMI FAQ DEKSTOPKantor Pusat Hizbut Tahrir Indonesia:Crown Palace A25, Jl Prof. Soepomo No. 231, Jakarta Selatan 12390Telp/Fax: (62-21) 83787370 / 83787372, Email: info@hizbut-tahrir.or.id

×