Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Kebudayaan Jawa Barat

salah satu pembelajaran matakuliah Manusia dan Kebudayaan Arab (tugas kelompok)

  • Be the first to comment

Kebudayaan Jawa Barat

  1. 1. KEBUDAYAAN JAWA BARAT KUDA RENGGONG YANG BERADA DI DAERAH BANJARAN
  2. 2. KAMI ADALAH.... INDAH NURFITRIYANI 180910120040 FAUZIA ZAHRA PRIANOV 180910120041 BOBY FATHURAHMAN 180910120042 ZENAL FURQON 180910120043
  3. 3. SEKILAS TENTANG PROVINSI JAWA BARAT Jawa Barat adalah sebuah provinsi di Indonesia. Ibu kotanya berada di Kota Bandung. Perkembangan Sejarah menunjukkan bahwa Provinsi Jawa Barat merupakan Provinsi yang pertama dibentuk di wilayah Indonesia (staat blad Nomor : 378). Provinsi Jawa Barat dibentuk berdasarkan UU No.11 Tahun 1950, tentang Pembentukan Provinsi Jawa Barat. Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak ke 3 di Indonesia. Bagian barat laut provinsi Jawa Barat berbatasan langsung dengan Daerah Khusus Ibukota Jakarta, ibu kota negara Indonesia. Pada tahun 2000, Provinsi Jawa Barat dimekarkan dengan berdirinya Provinsi Banten, yang berada di bagian barat. Provinsi Jawa Barat berada di bagian barat Pulau Jawa. Wilayahnya berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Jawa Tengah di timur, Samudera Hindia di selatan, serta Banten dan DKI Jakarta di barat.
  4. 4. Slogan: "Gemah Ripah Repeh Rapih" (Bahasa Sunda: "Makmur Sentosa Sederhana Rapi") PARA PEMIMPIN PROVINSI JAWA BARAT 1. Mas Sutardjo Kertohadikusumo 2. Datuk Djamin 3. Murdjani 4. R. Mas Sewaka 5. Ukar Brata Kusumah
  5. 5. 6. R. Mas Sewaka 7. Sanusi Hardjadinata 8. Ipik Gandamana 9. Mashudi 10. Sholihin G.P 11. Aang Kunaefi 12. Yogie Suwardi Memet 13. R. Nuriana 14. Danny Setiawan 15. Ahmad Heryawan
  6. 6. KEBUDAYAAN JAWA BARAT Provinsi Jawa Barat adalah provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia. Bandung sebagai ibu kota provinsi, merupakan kota dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya. Kebudayaan masyarakat Jawa Barat terpengaruh dari 4 sumber, yaitu Hindu/Budha, Islam, Jawa, dan kebudayaan barat. Ini dapat dilihat dari upacara yang disertai membakar kemenyan (pengaruh Hindu), doa-doa menurut agama Islam, pakaian pernikahan tanpa baju dan berbentuk wayang orang (pengaruh Jawa Tengah), dan pemberian kado serta hidangan prasmanan model Belanda. Kebudayaan Jawa Barat sangat banyak sekali seperti : Wayang Golek, Jaipong, Degung, Rampak Gendang,Calung,Pencak silat, Sisingan, Kuda Lumping, Bajidoran, Cianjuran, Kecapi Suling, Reog, Kuda Renggong, Saweran, dan masih banyak lagi.
  7. 7. PROSESI KHITANAN • Definisi khitanan Sunatan yang sering kita sebut dengan khitanan yaitu proses ngabersihkeun diri dengan cara memotong (kulup) sebagian kecil kelamin laki-laki. Upacara sunatan/khitanan dilakukan dengan maksud agar alat vitalnya bersih dari najis . Anak yang telah menjalani upacara sunatan dianggap telah melaksanakan salah satu syarat utama sebagai umat Islam. Upacara sunatan diselenggarakan biasanya jika anak laki-laki menginjak usia 6 tahun. Dalam upacara sunatan selain paraji sunat, juga diundang para tetangga, handai tolan dan kerabat. Berbeda dengan anak perempuan, Upacara Sepitan anak perempuan diselenggarakan pada waktu anak itu masih kecil atau masih bayi, supaya tidak malu. Dahulu sebelum ada dokter masarakat sering menggunakan jasa bengkong atau mantri untuk menyunak budak sunat. Disebut bengkong karena alat yang biasa gunakan untuk sunatan, yaitu alat yang terbuat dari sebilu bambu yang tengahnya diberi lubang untuk mencapit ujung alat kelamin anak yang akan disunat.
  8. 8. PELAKSANAAN KHITANAN Sudah menjadi tradisi di tatar Sunda, kalau ada anak yang akan di sunat sehari sebelumnya suka ada acara arak-arakan (keliling kampung). Arak-arakan biasanya diiringi sekaligus dimeriahkan oleh kesenian tanjidor (untuk daerah Bekasi), sisingaan (daérah Subang), dan kuda renggong (Sumedang/ Majalengka). Malam harinya diadakan sukuran. Pada pelaksanaannya pagi-pagi sekali anak yang akan disunat dimandikan atau direndam di kolam sampai menggigil (kini hal semacam itu jarang dilakukan lagi berhubung teknologi kesehatan sudah berkembang), kemudian dipangku dibawa ke halaman rumah untuk disunat oleh paraji sunat (bengkong), banyak orang yang menyaksikan diantaranya ada yang memegang ayam jantan untuk disembelih, ada yang memegang petasan dan macam-macam tetabuhan sambil menyanyikan marhaban.
  9. 9. PROSESI SAWERAN Setelah Helaran (arak-arakan) khitanan selesai, di laksanakanlah sawer di tempatnya (Panyaweran). Biasanya untuk sawerannya uang logam, beras, atau permen untuk di sawerkan ke pengantin sunat dengan cara di tebarkan untuk di pungut oleh anak-anak yang menyaksikan dengan cara rebutan.
  10. 10. Ini dia acara prosesi saweran yang kami dapatkan...
  11. 11. SAWERAN
  12. 12. CONTOH PUISI SAWER PENGANTIN SUNAT Contoh 1 Beu kasep nu kuatan Hidep atos disepitan Teu aya kamadorotan Bapa teh lain teu watir Asep raheut nyeri nyengir Ku asep meureun kapikir Contoh 2 Lain ukur kagaliban Tapi misti kawajiban Ka islaman nu ngauban Ujang teh keur cacarakan Korban getih nu nyakclakan Ridhona sing bebeakan
  13. 13. KUDA RONGGENG
  14. 14. SEJARAH SINGKAT Kuda Renggong merupakan salah satu seni pertunjukan rakyat yang berasal dari Sumedang. Kata "renggong" di dalam kesenian ini merupakan metatesis dari kata ronggeng yaitu kamonesan (bahasa Sunda untuk "ketrampilan") cara berjalan kuda yang telah dilatih untuk menari mengikuti irama musik terutama kendang, yang biasanya dipakai sebagai media tunggangan dalam arak-arakan anak sunat. Menurut tuturan beberapa seniman, Kuda Renggong muncul pertama kali dari desa Cikurubuk, Kecamatan Buah Dua, Kabupaten Sumedang. Di dalam perkembangannya Kuda Renggong mengalami perkembangan yang cukup baik, sehingga tersebar ke berbagai desa di beberapa kecamatan di luar Kecamatan Buah Dua. Dewasa ini, Kuda Renggong menyebar juga ke daerah lainnya di luar Kabupaten Sumedang.
  15. 15. Mulai era 1990-an seni Kuda Renggong telah berkembangan menjadi semakin menarik dimana telah terjadi peningkatan kreasi tarian kuda,perubahan jenis musik yang digunakan bahkan perubahan pola manajamen dalam mengelola seni pertunjukkan Kuda Renggong. Beberapa Tokoh Kuda Renggong Di Kabupaten Sumedang seperti Bp.H. Ade Legok dan Bp.Kuwu Pasireungit di Kecamatan Paseh serta Bp.Aca Cidempet di Kecamatan Conggeang mengatakan bahwa selama dua puluh tahun terakhir seni tradisional Kuda Renggong mengalami perubahan dalam hal; kreasi kuda menari, kreasi musik dan penari pengiring, dan sistem pengelolaan pertunjukkan Kuda Renggong. Ada dua kategori pertunjukkan Kuda Renggong, yaitu sebagai kuda tunggangan dalam arak-¬arakan anak sunat dan Kuda Renggong yang dipertontonkan pada saat-saat tertentu seperti upacara peringatan hari besar, menerima tamu kehormatan, atau festival.
  16. 16. Makna simbolis dari pertunjukkan Kuda Renggong diantaranya adalah makna spiritual. Spirit yang dimunculkan merupakan rangkaian upacara inisiasi (pendewasaan) dari seorang anak laki¬laki yang disunat. Selanjutnya makna interaksi antar mahkluk Tuhan. Kesadaran para pelatih Kuda Renggong dalam memperlakukan kudanya, tidak semata mata seperti layaknya pada binatang peliharaan, tetapi memiliki kecenderungan memanjakan bahkan memposisikan kuda sebagai mahkluk Tuhan yang dimanjakan. Makna universal, sejak jaman manusia mengenal binatang Kuda, telah menjadi bagian dalam hidup manusia. Bahkan kuda banyak dijadikan simbol-simbol, kekuatan dan kejantanan, kepahlawanan, dan kewibawaan.
  17. 17. DAN INI DIA HASIL PENELUSURAN KAMI....
  18. 18. KATA TUAN RUMAH  Dari manakah Anda mengetahui kebudayaan Kuda Renggong ? Tahu dari warga sekitar yang sudah pernah memanggil kuda renggong, dan dari orangtua, buyut dan dari cerita orang-orang sekitar  Apakah yang menjadi alasan anda untuk memanggil Kuda Renggong saat acara khitanan ini? Apakah kuda renggong merupakan hal yang wajib ada? Alasannya memang awalnya sang anak yang meminta untuk di panggilkan kuda renggong, selain itu juga untuk melestarikan Budaya Indonesia khususnya budaya sunda. Hal ini tidak diwajibkan, terserah dari yang memiliki hajat.
  19. 19. KATA KETUA KUDA RENGGONG DI DAERAH BANJARAN 1. Darimanakah prosesi kuda renggong berasal? 2. Apakah maksud dan tujuan dari prosesi kuda ronggeng? 3. Apakah ada makna tersendiri dari prosesi kuda ronggeng?
  20. 20. Kata Ketua Adat Setempat...
  21. 21. شُكْرًا جَزيْلً Terima kasih atas perhatian teman-teman… Wabillahi taufik wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

×