Pleno 3 Kelompok 2 (tropmed)

292 views

Published on

Published in: Science
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Pleno 3 Kelompok 2 (tropmed)

  1. 1. WELCOME to PLENO 3 Universitas
  2. 2. Nama Anggota • 11310015 Aghata Aprilia • 11310016 Agung Istiawan • 11310017 Agung Laksana • 11310018 Agung NF • 11310019 Agung PW • 11310020 Agus Hario • 11310021 Agus Yulianto • 11310022 Ahmad Amsori • 11310024 Ahmad Ryan Theo Saputra • 11310025 Ai Sri Indrawati • 11310026 Ainun Nissa • 11310028 Aldi Efanto Rahmadan
  3. 3. DEMAM TIFOID
  4. 4. Seorang wanita 16 tahun datang ke tempat praktek dg keluhan demam naik turun sejak 7 hari , makin hari demam makin tinggi menggigil tidak ada, penderita juga mengeluh sakit kepala mua muntah setiap makan, nyeri perut. Penderita sudah 5 hari tidak buang air besar, BAK tidak ada kelainan KASUS
  5. 5. Key Word Kelompok kami : • Perempuan 16 tahun • Demam naik turun sejak 7 hari yang lalu • Menggigil (-) sakit kepala • Demam makin hari makin naik • Sudah 5 hari tidak BAB • BAK normal • Mual muntah saat makan • Nyeri perut Key Word
  6. 6. Problem Kelompok kami : Wanita 16 tahun datang ke tempat praktek dg keluhan demam naik turun sejak 7 hari. Problem
  7. 7. Diagnosa Differential : • Demam Tifoid • Malaria • DBD • Leptospirosis DD
  8. 8. • Px.fisik – K.u : composmentis – T.D : 100/70 – H.R : 62x/menit – R.R : 22x/menit – Temp : 38,7ᵒc – Lidah tengah :putih kotor – Tepi :hiperemis – Tampak tremor – Hepato megali More Info
  9. 9. • Px . Lab – Hb : 13,4 gr% – Leukosit : 4000 – Trombosit : 230000 – Titer widal : OH 1/320 – Urin : normal More Info
  10. 10. Hipotesa Kelompok Kami : Demam tifoid Hipotesa
  11. 11. Don’t know kelompok kami : • Definisi • Etiologi • Klasifikasi • Patofisiologi • Gejala Klinis • Faktor Resiko • Px Penunjang • Penatalaksanaan • Prognosis • Komplikasi • Pencegahan • Cara Penularan • Interprestasi Uji Widal Don’t Know
  12. 12. Definisi Demam Tifoid : • Infeksi saluran pencernaan yang disebabkan oleh Salmonella typhi • Typhoid/ typhus berasal dari bahasa Yunani typhos yang berarti penderita demam dengan gangguan kesadaran Definisi
  13. 13. • Salmonella typhi • Morfologi : – Bakteri gram (-) – Tidak berkapsul – Mempunyai flagel – Tidak membentuk spora – Membentuk asam & gas dari glukosa & manosa menghasilkan H2S – Salmonella dapat hidup di makanan dan minuman dalam waktu berminggu minggu – Mati pada pemanasan 57oC Etiologi
  14. 14. • Memiliki antigen yang penting untuk pemeriksaan lab : – Antigen O (Somatik) – Antigen H (Flagelar) – Antigen Vi (Virulen) Salmonella memproduksi endotoxin (lipopolisakarida) yang menyebabkan demam, leukopeni, hemorraghi, hipotensi, syok. Etiologi
  15. 15. KLASIFIKASI KELOMPOK KAMI : • Salmonella bongori • Salmonella enterica • S. enterica servoar Typhi / S. Typhi • Salmonella paratyphi A,B,C,D Klasifikasi
  16. 16. Cara Penularan
  17. 17. • Fekal – oral – Kuman dari tinja, urin dari penderita/carrier masuk melalui makanan dan minuman. – Buah”an yang dipupuk mdengan kotoran manusia – vektor = lalat – Pamakaian air minum yang tercemar secara masal dapat menimbulkan KLB Cara Penularan
  18. 18. Cara Penularan Prinsip penularan penyakit ini adalah melalui fekal-oral. Kuman berasal dari tinja atau urin penderita, bahkan carrier yang masuk kedalam tubuh manusia melalui air & makanan. Makanan yang sudah dingin & dibiarkan di tempat terbuka merupakan media mikroorganisme yang lebih disukai. Pemakaian air minum yang tercemar kuman secara massal sering bertanggung jawab terhadap terjadinya KLB. Selain penderita tifoid, sumber penularan utama berasal dari carrier
  19. 19. Cara Penularan
  20. 20. • Demam berkepanjangan • Gangguan sistem pencernaan • Gangguan kesadaran Demam > 7 hari merupakan gejala yang menonjol. Demam ini biasanya diikuti dengan gejala tidak khas lainnya:  Gangguan pencernaan: konstipasi & obstipasi, meskipun diare juga dapat terjadi  Gejala lain pada saluran cerna: mual, muntah, perasaan tidak enak diperut  Pada kondisi yang parah: bisa disertai dengan gangguan kesadaran berupa penurunan kesadaran ringan, apatis, somnolen, hingga koma. GK
  21. 21. • Orang dengan status imunocomprised • Kebiasaan makan yang tidak mempertimbangkan faktor kebersihan & tidak terbiasa mencuci tangan sebelum makan. • Kepemilikan jamban yang tidak memenuhi syarat kesehatan Fak. Resiko
  22. 22. • Hematologi a. Hitung leukosit: sering leukopenia, tetapi dapat juga normal atau leukositosis b. Hitung jenis leukosit: sering neutropenia dengan limfositosis relatif c. LED: dapat meningkat d. Jumlah trombosit normal atau menurun (trombosiopenia) • Urinalisis Leukosit & eritrosit normal; bila meningkat kemungkinan terjadi penyulit • Kimia klinik SGOT & SGPT sering meningkat tetapi akan kembali menjadi normal setelah sembuh Px. Penunjang
  23. 23. Komplikasi intestinal • Perdarahan usus • Perforasi usus • Ileus paralitik • Pankrealitis Komplikasi intestinal a. Kardiovaskuler:  gagal sirkulasi perifer  Miokarditis  Tromboflebitis b. Darah:  anemia hemolitik  Trombositopenia  trombosis KOMPLIKASI
  24. 24. c. Paru • Pneumonia • Empiema • Pleuritis d. Hepatobiler • Hepatitis • Kolesistitis e. Ginjal • Glomerulonefritis • Pielonefritis • perinefritis f. Tulang • Osteomielitis • Pariostitis • Spondilitis • Ortitis g. Komplikasi neuroplastik / tifoid toksik KOMPLIKASI
  25. 25. Interpretasi uji titer widal Titer widal biasanya angka kelipatan: • 1/32 • 1/64 • 1/160 • 1/320 • 1/640 a) Peningkatan titer uji widal 4x (selama 2-3 minggu): dinyatakan (+) b) Tier 1/160: masih dilihat dulu dalam 1 minggu kedepan, apakah ada kenaikan titer. Jika ada, dinyatakan (+) c) Jika 1x pemeriksaan langsung 1/320 atau 1/640: langsung dinyatakan (+) pada pasien dengan gejala klinis khas. Hipotesa
  26. 26. Interpretasi uji titer widal Titer widal biasanya angka kelipatan: • 1/32 • 1/64 • 1/160 • 1/320 • 1/640 a) Peningkatan titer uji widal 4x (selama 2-3 minggu): dinyatakan (+) b) Tier 1/160: masih dilihat dulu dalam 1 minggu kedepan, apakah ada kenaikan titer. Jika ada, dinyatakan (+) c) Jika 1x pemeriksaan langsung 1/320 atau 1/640: langsung dinyatakan (+) pada pasien dengan gejala klinis khas. Interpretasi
  27. 27. Tergantung dari umur,keadaan umum,derajat kekebalan tubuh,jumlah dan virulensi salmonella serta cepat dan tepatnya pengobatan. Angka kematian pada anak-anak 2,6%, dan pada orang dewasa 7,4% rata-rata 5,7% Prognosis
  28. 28. • Kebersihan makanan dan minuman sangat penting • Merebus air minum sampai mendidih • Memasak makanan sampai matang sangat membantu • Sanitasi lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya • Pelaksanaan program imunisasi • Sosialisasi pada ibu menyusui • Pemberantasan lalat • Vaksinasi oral parenteral Pencegahan
  29. 29. Trilogi penatalaksanaan demam thypoid : • Istirahat dan perawatan tujuannya mencegah komplikasi dan mempercepat penyumbuhan • Diet dan terapi penunjang Tujuannya mengembalikan rasa nyaman dan kesehatan pasien secara optimal • Pemberian antimikroba Tujuannya menghentikan dan mencegah penyebaran kuman Penatalaksanaan
  30. 30. • Kloramphenicol Dosis 4x500mg/hr peroral atau IV (tdk boleh pd ibu hamil) • Tiamphenicol Dosis 4x500mg/hr(tdk boleh pd ibu hamil) • Ampisilin dan amoksisilin Dosis yg dianjurkan antara 50-150mg/kgBB slm 2 minggu • Sefalosporin generasi ketiga Seftriaxon dosis antara 3-4gram dlm dekstrose 100cc diberikan selama ½ jam perinfus sekali sehari slm 3-5 hari • Golongan fluorokuinolon - Norfloksasin dosis 2x400mg/hr slm 14 hr - Siprofloksasin dosis 2x500mg/hr slm 6 hr - Ofloksasin dosis 2x400mg/hr slm 7 hr - Pefloksasin dosis 400mg/hr slm 7 hr Penatalaksanaan
  31. 31. Wanita 16th Demam naik turun, 7hr lalu PX.FISIK: •Compos Mentis •Vital sign: TD 110/70mmHg •RR : 60x/menit •Hr: 20x/menit •T : 38,7ᵒc •Bag.lidah tengah putih Bag.tepi hiperemis •Tremor •hepatomegali Px.PENUNJANG : LAB: •Hb : 13 •Leu : 4000 •T : 230000 •T .w : OH 1/320 •Urin : normal ANAMNESA : Makin lama semakin Meningkat Mengigil(+) Sakit kepala, mual, muntah setiap hari Nyeri perut 5hr tdk BAB BAK : Normal Demam tifoid Penatalaksanaan Mekanisme
  32. 32. • Hipotesa terbukti benar bahwa laki-laki 16 tahun datang dengan keluhan demam sejak 7 hari lalu dikarenakan demam tifoid Kesimpulan
  33. 33. Terimakasih Penutup

×