Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Teks Prosedur Kompleks

14,857 views

Published on

Teks yang berisi langkah - langkah dan tujuan

Published in: Data & Analytics
  • Be the first to comment

Teks Prosedur Kompleks

  1. 1. AGNES TRISELIA YUDIA TEKS PROSEDUR KOMPLEKS BAHASA INDONESIA
  2. 2. Teks Prosedur Komplek
  3. 3.  Contoh : 1. Cara Memasak Nasi 2. Cara Membuat Pesawat dari Kertas 3. Cara Membuat Jus Jeruk
  4. 4.  Contoh : Sebagai warga yang baik, bagi yang sudah memenuhi syarat, hendaknya mempunyai KTP. KTP sangat berguna karena KTP ialah penanda Identitas seseorang dalam masyarakat.
  5. 5. contoh : Jika dalam membuat jus melon, dibutuhkan:  Bahan / Alat : 1. Blender 2. Melon 3. Gula / Susu (pelengkap) 4. Air mineral
  6. 6. Contoh : Berikut ini hal yang harus Anda lakukan ketika mengikuti ujian. Dengan memperhatikan hal tersebut Anda dapat mengerjakan ujian dengan baik dan lancar.
  7. 7. Contoh : Dalam membuat jus melon perhatikan langkah – langkah berikut : Pertama, Siapkan blender. Kedua, Masukkan melon ke dalam blender setelah dikupas dan dipotong – potong. Ketiga, Masukkan air mineral secukupnya, jika ingin menambahkan sesuatu seperti susu atau gula tambahkan sesuai selera. Keempat, Tekan tombol pada blender lalu tunggu sampai terlihat halus. Kelima, Sajikan minuman.
  8. 8. Menunjukkan atau menjelaskan bagaimana mengerjakan sesuatu dengan langkah – langkah yang urut dan mempermudah proses pengerjaan.
  9. 9. • Menggunakan kalimat imperatif, deklaratif dan interogratif Partisipan secara umum ialah manusia Menggunakan verba material dan verba tingkah laku Menggunakan konjungsi temporal
  10. 10. • Kalimat Imperatif ialah kalimat yang isinya memberikan perintah untuk melakukan sesuatu • Fungsi : meminta atau melarang seseorang untuk melakukan sesuatu • Ciri – cirinya: 1. Isinya perintah untuk melakukan sesuatu 2. Intonasinya perintah (nadanya agak naik sedikit) 3. Tanggapannya dalam, bentuk perbuatan 4. Dalam tulisan diakhiri dengan tanda seru ( ! )
  11. 11. • Perintah biasa : ‘’Buang sampah itu !.’’ • Permintaan : ‘’Tolong, ambilkan buku itu !.” • Ajakan : ‘’Ayo, kita bantu Ibu !.’’ • Ejekan / cemooh : ‘’Buatlah sendiri jika engkau bisa !.’’ • Larangan : ‘’Dilarang parkir disini !.’
  12. 12. • Kalimat Deklaratif ialah kalimat yang isinya memberikan sesuatu kepada pembaca atau pendengar. • Fungsi : memberikan informasi tentang sesuatu. • Ciri – cirinya : 1. Isinya memberikan sesuatu 2. Intonasinya netral (nada suara berakhir turun) 3. Tanggapan pembaca atau pendengar tidak ada 4. Dalam tulisan diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan titik
  13. 13. • Kalimat Interogratif ialah kalimat yang berisi pertanyaan • Fungsi : meminta informasi tentang sesuatu • Pada garis besarnya kalimat tanya itu ada dua macam : 1. Kalimat tanya total, yaitu kalimat tanya yang jawabannya ya atau tidak. 2. Kalimat tanya parsial, yaitu kalimat tanya yang jawabannya ditentukan oleh kata tanya. • Ciri – cirinya : 1. Isinya menanyakan sesuatu 2. Intonasinya tanya (naik pada akhir kalimat) 3. Tanggapannya berupa jawaban 4. Dalam bahasa tulis di akhiri dengan tanda tanya ( ? )
  14. 14. PARTISIPAN • Partisipan berarti secara umum ialah semua individu yang berperan serta/ mengikuti/ ikut andi dalam suatu kegiatan. Contoh : partispan manusia 1. Pengendara kendaraan bermotor harus mematuhi peraturan lalu linta di jalan raya. 2. Pengendara yang melanggar lalu lintas akan mengikuti sidang. 3. Kita harus membayar denda ke Bank jika melakukan pelanggaran lalu lintas. • Partisipan dapat meliputi pronomina (kata ganti), seperti : -nya (kata ganti orang ketiga tunggal). Contoh : jika pengendara melakukan pelanggaran, tentu pihak yang berwajib menilangnya
  15. 15. VERBS MATERIAL • Verba material : verba yang mengacu pada tindakan fisik dalam sutu peristiwa / kejadian. Contoh : 1. Saya mendatangi Rika yang sedang membaca buku di perpustakaan. 2. Kepala hakim sedang menyidang para koruptor di gedung KPK. 3. Pengendara selayaknya mengecek tuduhan pelanggaran polisi yang menilangnya.
  16. 16. VERBS TINGKAH LAKU • Verba tingkah laku ialah verba yang mengacu pada sikap yang dinyatakan denagn ungkapan. Contoh : 1. Adik menolak permintaan Ayah. 2. Polisi menilang pengendara yang melanggar lampu lalu lintas 3. Hakim memutuskan Hadi bersalah dalam Sidang yang diadakan seminggu lalu
  17. 17. KONJUNGSI TEMPORAL • Konjungsi Temporal ialah konjungsi mengacu pada urutan waktu. Contoh : • Pertama, Siapkan blender. Kedua, Masukkan melon ke dalam blender setelah dikupas dan dipotong – potong. Ketiga, Masukkan air mineral secukupnya, sebagai pelengkap tambahkan susu atau gula sesuai selera. Keempat, Tekan tombol pada blender lalu tunggu sampai terlihat halus. Kelima, Sajikan minuman.
  18. 18. • Konjungsi syarat ialah konjungsi yang menacu pada syarat – syarat dan pilihan – pilihan yang diungkapkan dengan konjungsi yang sama, yaitu jika, apabila, atau seandainya. Contoh : Ketiga, Masukkan air mineral secukupnya, jika ingin menambahkan sesuatu seperti susu atau gula tambahkan sesuai selera. KONJUNGSI SYARAT
  19. 19. CONTOH TEKS PROSEDUR KOMPLEK Cara Memasak Nasi pada Rice Cooker Memasak nasi menggunakan Rice Cooker memang sangat mudah dan praktis. Namun, untuk pemula, kadang hasilnya terlalu lembek atau terlalu kering. Berikut bahan yang diperlukan dan caranya : 1. Ambil beras sebanyak 2 gelas sedang / sesuai kebutuhan. 2. Cuci beras pada air bersih sebanyak 2x. 3. Isi dengan air, ukur hingga air berada ruas jari kedua dari beras yang berada di permukaan paling atas. 4. Nyalakan Rice Cooker pada posisi ‘’cook’’. 5. Tunggu sekitar 15 – 20 menit. Aduk nasi dan sajikan.
  20. 20. SEKIAN

×