Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)                                                        chairul hibban           ...
bagian tertentu. Untuk mengatasinya, selimuti korban dengan kain hangat dan usahakan tetap kering (sebaiknya di dalamruang...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

P3 k

626 views

Published on

A Description about the first aid treatment

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
626
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
10
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

P3 k

  1. 1. Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) chairul hibban email: chairuljuventini@rocketmail.com UNIVERSITAS SRIWIJAYA PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN (P3K)Langkah-langkah dasar Jangan pindahkan atau ubah posisi orang yang terluka, terutama bila luka-lukanya terjadi karenajatuh, jatuh dari ketinggian dengan keras atau kekerasan lain. Pindahkan atau ubah posisi penderita hanya apabila tindakananda adalah untuk menyelamatkan dari bahaya lain. Bertindaklah dengan cepat apabila penderita mengalami pendarahan,kesulitan bernapas, luka bakar atau kejutan. Baringkan penderita, dan selimuti agar tetap hangat, tetapi jangan sampaiterlalu panas. Apabila penderita muntah-muntah dan anda yakin bahwa tidak ada kemungkinan terdesak, hubungi dokter dantanyakan langkah-langkah apa yang harus anda ambil sebelum dokter tiba di tempat si penderita. Periksalah keadaanpenderita dengan teliti dan hati-hati, jangan melepas pakaian dari penderita luka bakar. Jangan mencuci luka bakar tahaptiga (luka bakar tahap tiga adalah luka bakar yang telah merusak lapisan kulit yang terdalam). Segera balut luka denganpenutup steril. Jangan berikan cairan apapun kepada penderita yang pingsan atau setengah pingsan. Cairan dapatmemasuki saluran pernapasan dan mengakibatkan kesulitan bernapas bagi penderita. Jangan mencoba menyadarkan orangyang pingsan dengan menampar wajahnya, menggoncang-goncangkan tubuhnya atau bahkan berteriak. Jangan berikanalkohol pada penderita yang mengalami luka parah. Menghentikan Pendarahan Hentikan pendarahan dengan cara menekanluka atau sekitar luka. Apabila luka terlalu lebar, mungkin anda harus menekan luka itu sendiri agar pendarahan segeraterhenti. Tekan terus-menerus. Jangan melepas tekanan tiap sebentar hanya untuk melihat apakah pendarahan sudahberhenti. Kalau luka terdapat di kaki atau tangan,naikkan tangan atau kaki sehingga posisinya lebih tinggi dari kepala.Lakukan hali ini bila anda yakin tidak ada bahaya lain, karena ini akan mengurangi aliran darah. Apabila setelah diberikantekanan pendarahan masih belum berhenti, mungkin nadi atau pembuluh darah balik terputus, tekan nadi yang di dekat luka,untuk menghentikan aliran darah dari jantung ke tempat lain. · Apabila luka di sekitar telapak tangan dan jari-jari tangan,tekan nadi di pergelangan tangan. · Apabila luka terdapat di lengan, tekankan tangan anda pada nadi di ketiak, tekan padabagian belakang telapak tangan anda, nadi yang terdapat di pangkal paha bagian depan agak ke bawah (selangkangan). ·Apabila luka terdapat di wajah, tekankan jari anda pada nadi di bawah rahang bawah. · Apabila luka terdapat pada kulittbagian atas kepala, tekan nadi di samping kepala tepat di depan telinga. · Apabila luka terdapat di leher atau kepala bagianbelakang, tekan nadi di leher di bawah telinga. Gunakan semacam sapu tangan yang diikatkan pada nadi dekat bagian yangluka adalah cara lain untuk menghentikan pendarahan. Untuk luka di lengan, gunakan sapu tangan danlipat kira-kira selebartelapak tangan untuk mengikat lengan atas sedikit di bawah ketiak. Untuk luka di kaki, buat ikatan yang kuat sedikit di bawahpangkal paha. Ikatan sapu tangan ini hendaknya cukup kuat untuk menghentikan pendarahan. Lepas ikatan setiap sepuluhmenit, selama satu menit. Jika pada saat dilepas tidak terjadi lagi pendarahan, jangan ikat lagi nadi tersebut. PernafasanBuatan Mulut ke Mulut Singkirkan segala sesuatu yang mungkin mengganggu pernafasan penderita, misalnya makanan,gula-gula atau lumpur. Baringkan penderita dalam posisi terlentang. Buka mulut penderita dengan cara menguakkanrahangnya. Jaga agar selama dilakukan pernafasan buatan mulut selalu dalam keadaan terbuka. Tutup lubang hidungpenderita. Tiup mulut penderita dan lepaskan mulut anda dari mulut penderita serta perhatikan apakah mulut penderitamengeluarkan kembali udara yang anda tiupkan. Jika tidak, periksa sekali lagi barangkali masih terdapat sesuatu yangmenghalangi pernafasan di dalam mulut penderita. Untuk orang dewasa lakukan 12 tiupan selama satu menit, dan untukanak-anak diperlukan 20 tiupan tiap menit. Membantu Denyut Jantung Lakukan pengurutan segera setelah jantung berhentiberdenyut. Letakkan kedua telapak tangan anda dalam posisi saling bertumpuk di bagian paling bawah dada penderita.Tekan dengan telapak tangan bawah sedalam kurang lebih 5 cm. Ulangi tekanan. Lakukan 60 tekanan dalam 1 menit.Penderita Schok/Terkejut Apabila seseorang mengalami schok, wajahnya akan tampak pucat, tubuhnya dingin danberkeringat. Nafasnya memburu. Usahakan untuk membaringkan dan menempatkan kakinya pada posisi yang lebih tinggidaripada kepala, kecuali apabila terdapat luka di kepalanya. Selimuti tubuhnya agar hangat, tetapi jangan sampai terlalupanas untuknya. Berikan minuman tak beralkohol kepada penderita dengan menambahkan gula atau garam pada minumantersebut, apabila penderita dalam keadaan benar-benar sadar. Ajaklah penderita bercakap-cakap atau bujuklah dengankalimat-kalimat yang menyenangkan sambil menggenggam tangannya. Tersedak Makanan Berdirilah di belakang penderitadan peluklah pinggangnya dengan kedua tangan.biarkan kepala dan tubuh bagian atasnya menggantungkedepan.kepalakan salah satu tangan anda dan tekan kepala ini pada perut bagian atas,tepat dibawah tulang iga dan diataspusat. Tarik kuat-kuat kepalkan tangan anda ke arah atas. Ulangi beberapa kali hingga makanan keluar dari tenggorokanpenderita. Bahan Kimia Atau Serangga Mengenai Mata Baringkan korban dan tuangkan air kedalam matanya untukmenghilangkan bahan kimianya, kemudian kompreslah dengan kain kasa steril dan segera ke dokter. Jika serangga yangmengenai mata, ambillah dengan ujung saputangan bersih. Namun jika masih terasa tidak enak,Padahal benda asing tidaktampak,segeralah ke dokter. Jangan sekali-kali mengusap mata yang terkena bahan kimia atau serangga dengan tangantelanjang. Digigit Binatang Cucilah bekas gigitan dengan air yang mengalir,dan tangkaplah binatang yang mengigit korbanuntuk diperiksa, terutama anjing pembawa rabies.bagian tubuh yang biasa terkena kejang antara lain : jari kaki, jari tangan,hidung dan kuping. Penyebab utamanya karena kedinginan. Adapun gejalanya, kulit pucat atau kebiruan dan mati rasa pada
  2. 2. bagian tertentu. Untuk mengatasinya, selimuti korban dengan kain hangat dan usahakan tetap kering (sebaiknya di dalamruangan tertutup. Kemudian berilah air hangat, dan jangan sekali-kali menggunakan botol berisi air panas atau mendekatkankorban dengan kompor pemanas karena dapat mengakibatkan luka bakar. Biarkan korban istirahat,dan jika terasa sakitsegera bawa ke dokter. Kemasukan Benda Di Hidung atau Telinga Benda jangan didorong ke dalam, bila hendakmengeluarkannya.jangan mencoba mengeluarkan benda yang keras dan licin seperti kelereng. Namun bila bendanya empukdan letaknya tidak terlalu dalam dapat dikeluarkan dengan pinset . Cara lain adalah dengan menyuruhnya bersin. Jika bendatetap bersarang, sebaiknya segera dibawa ke dokter. Keracunan Berilah minum (air biasa,susu ,atau kelapa )sebanyakmungkin hingga korban bisa muntah, dan bawalah ke dokter.meski demikian, tidak selalu korban muntah. Kram Panas Orangyang bekerja di tempat panas, biasanya mengalami kram pada bagian tubuhnya. Untuk mencegahnya, usahakan agarmereka banyak minum air dingin yang diberi sedikit garam. Adapun gejala orang terkena kram panas, biasanya kaki danpunggung terasa kaku, serta sulit bernafas mengatasinya dengan memindahkan korban keruangan dingin dan berilah minumair dingin tambahkan sedikit garam sambil dipijat bagian tubuhnya yang kaku. Luka Bakar Berilah air dingin atau es ditempatyang terbakar, jika lukanya masih tahap pertama, hingga rasa sakit hilang. Jika lukanya sudah melepuh, lepaskan semuapakaiannya tutup dengan kain dingin hingga sakitnya hilang, kemudian bawa ke rumah sakit. Luka Infeksi Kompreslahdengan air garam panas, agar nanah segera keluar. Namun jika kelenjar di ketiak dan dan selangkangannya terasa sakit,segera bawa ke dokter karena infeksi sudah menjalar serius. Luka Lecet dan Tersayat Cucilah dengan air dan sabun, dantutuplah luka dengan plester atau band aid, tensoplast. Namun jika luka besar, harus segera ditangani dokter. Patah TulangLindungilah agar dapat menyelamatkan korban dan luka yang lebih parah. Jangan mencoba mengangkat atau memindahkanbadan korban jika belum mahir melakukannya. Jika tulang belakang yang patah, korban hanya boleh diusung denganhati-hati dalam posisi terbaring di atas alas keras. Untuk patah tulang rahang, angkatlah rahang bawah hingga gigi atas danbawah bersatu, lalu diikat dan dibawa ke dokter. Patah tulang selangka, balut seperti balutan ransel, dan segera bawa kedokter. Adapun patah tulang tangan atau kaki, gunakan tongkat atau setumpuk Koran guna menyangga, dan balutlahsebelum memperoleh pertolongan dokter. Pendarahan Kompreslah luka dengan kain suci hama hingga pendarahanberhenti, atau angkatlah bagian tubuh yang luka lebih tinggi dari bagian tubuh lainnya. Untuk pendarahan berat, cepatlahtekan lukanya kuat-kuat dengan kain bersih, kemudian bersihkandan balut sebelum membawanya ke dokter. PingsanBaringkan korban di tempat tidur atau di lantai, agar korban tidak melukai dirinya. Lepaskan baju yang melekat pada dirinya,letakkan kepala menghadap samping dan jangan letakkan benda kasar diantara giginya. Jika sawan tidak segera berhenti,segeralah ke dokter. Sengatan Matahari Hindarkan korban dari shock dan segera pindahkan ke ruangan dingin namunjangan sampai badannya terlalu kedinginan. Kalau mukanya nampak merah, letakkan kepalanya agak tinggi, dan sebaiknyakalau mukanya nampak pucat, letakkan kepalanya lebih rendah. Bila kulit menegang, gosoklah dengan salep anti sengatanmatahari. Jika kulit panas sekali hingga melepuh, sebaiknya dirawat dokter. Sengatan Serangga Bekas sengatan lebah,biasanya berbahaya jika terpegang jari karena kemungkinan masih mengandung bisa. Sebaiknya menggunakan pinset.Bekas gigitan lebah, berilah salmiak atau ammonium untuk menghilangkan gatal dan mencegah bengkak. Namun jikabengkak telah muncul, kompreslah segera dengan es. Jika korban alergi terhadap sengatan serangga tertentu, segeralahmeminta pertolongan dokter. Schok Schok biasanya terjadi bersamaan dengan kehilangan darah amat banyak, kesulitanpernapasan, terbakar dan lain-lainnya. Gejala penyakit ini dapat menyerang siapapun dan di manapun. Untuk schok karenaaliran listrik, segeralah putuskan hubungan strum. Kemudian jauhkan korban dari aliran listrik tersebut, dan bantulahpernafasan dengan “bantuan mulut ke mulut”. Jika korban tampak kedinginan, berilah selimut. Sebaiknya jikakepanasan sinar matahari, lindungilah di tempat yang teduh. Tenggelam Jika mungkin, berilah korban bantuan nafas lewatmulutnya ketika masih dalam air, dan begitu keluar dari air. Bila perut korban nampak kembung, letakkan korban di atasperut dan tangan di bawah perutnya untuk mengangkat korban. Jika korban tidak bergerak, maka harus segera diberibantuan nafas di rumah sakit, karena harus dilakukan oleh yang ahli. Terkilir Letakkan bagian tubuh terkilir lebih tinggi daribagian tubuh lainnya, untuk mencegah pembengkakan dan pendarahan dari dalam, lalu segera meminta pertolongan ahliatau dokter. Khusus untuk lutut yang terkilir, segera bawa ke dokter, karena jika ditangani oleh yang kurang professional,akan berakibat buruk di kemudian hari. Tertelan Tidak perlu memberinya minuman atau makanan banyak atau bahkan obatmurus untuk mencuci perut korban. Perhatikan, apakah benda tersebut telah ada pada kotoran yang dibuangnya. Namun bilamuntah-muntah dan perutnya terasa sakit dan tertahan di leher, korban harus segera dibawa ke dokter. PencegahanPenyakit Setiap orang dapat melakukan pencegahan penyakit terutama dengan memelihara kebersihan (sanitasi) lingkungandan menu makanan. Sebab banyak kasus menunjukkan bahwa infeksi yang sering terjadi pada sistem pencernaan,ditularkan dari orang ke orang hanya karena yang tercemar sanitasi yang buruk dan makanan.

×