Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Pancasila sebagai dasar dan idelogi negara

3,780 views

Published on

pancasila

  • sangat ciamik
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Pancasila sebagai dasar dan idelogi negara

  1. 1. PANCASILA SEBAGAI DASAR DAN IDEOLOGI NEGARA
  2. 2. Mari KitaSimak Video Berikut ini!
  3. 3. PANCASILA DASAR NEGARA Alangkah bijaknya orang yang membangun rumahnya di atas batu karang, yang tangguh menghadapi gelombang pasang dan badai, dan betapa bodohnya orang yang membangun rumahnya di atas pasir, yang sewaktu-waktu akan roboh diterjang banjir dan topan.
  4. 4. LATAR BELAKANG PANCASILA DASAR NEGARAHISTORIS KULTURAL YURIDIS FILOSOFIS NILAI – NILAI PANCASILA • Asli dalam Kultural Bangsa • Hidup Subur Dalam Masyarakat Indonesia • Berusaha Dipelihara
  5. 5. NILAI – NILAI PANCASILA• PH MAN. IND. BLM DILAKS. DG BAIK• PH MASY. IND. ADA PASANG SURUT• PH BERBANGSA• PH BRENEGARA• IDENTITAS BGS. ADA UPAYA MEWARISKAN• KEPRIB. BGS. IDENTITAS BANGSA• ASAS KEROKH. NEG. IND HARUS DITAATI /• Ds. FIL.NEG.IND. DIPATUHI NGR-WNI• Ds. NEGARA IND PERLU UPAYA MEYAKINI KONGKRIT • Benar INGIN MEWARISKAN • Baik IDENTITAS BANGSA • Tepat
  6. 6. PANCASILA DASAR NEGARA Alangkah bijaknya orang yang membangun rumahnya di atas batu karang, yang tangguh menghadapi gelombang pasang dan badai, dan betapa bodohnya orang yang membangun rumahnya di atas pasir, yang sewaktu-waktu akan roboh diterjang banjir dan topan.
  7. 7. Yakin Kebenaran Pancasila “Terus terang aku berkata, jikalau saudara-saudara membelah dada Bung Karno ini, permohonanku kepada Allah Swt. ialah saudara-saudara bisa membaca di dalam dada Bung Karno memohon kepada Allah Swt. supaya Negara Republik Indonesia tetap berdasarkan Pancasila.”
  8. 8. Kajian Historis
  9. 9. Fase Perjuangan Bangsa Indonesia1 19459 1966- -0 1942 1998 19498 192 194 195 199 8 5 0- 8- 195 .... 9
  10. 10. PERJUANGAN BGS INDONESIA MELAWAN PENJAJAHAN GOLD, GOSPEL, GLORY PENJELAJAHAN SAMUDERAPORTUGIS BELANDA
  11. 11. • SUNDA KELAPA • VOC• MALAKA 1511 •TANAM PAKSA• MALUKU 1521 • LIBERALISME • ETIS REAKSI BANGSA INDONESIA • PATIMURA ( MALUKU 1817 ) • BADARUDIN ( PALEMBANG 1819 ) • IMAM BONJOL ( MINANGKABAU 1821 ) • P. DIPONEGORO ( JATENG 1825 ) • JELANTIK ( BALI 1850 ) • ANTASARI ( BANJARMASIN 1800 ) • PANGLIMA POLIM ( ACEH 1873 ) • TEUKU UMAR ( ACEH 1874 ) • SISINGA MANGARADJA ( BATAK 1900 )
  12. 12. NASIONALISME PERGERAKAN NASIONAL INDUSTRIALISASI NASIONALISME EROPA• BAHAN BAKU• PEMASARAN IMPERIALISME• INVESTASI KOLONIALISME
  13. 13. ASIA-AFRIKA NASIONALISME INDONESIA REAKSI PERGERAKAN NASIONAL
  14. 14. INTERNAL EXSTERNAL• MASA KEJAYAAN. • KEMENANGAN NAS JEPANG ATAS RUSIA• PENDERITAAN • PERGERAKAN NAS DI RAKYAT INDONESIA NEGARA LAIN• RASA SENASIB• CENDEKIAWAN PERGERAKAN NASIONAL
  15. 15. PEARL HARBOUR 7 – 12 – 1941 JEPANG FILIPINA 1942 SIMPATIK SINGAPURA 1942INDONESIA INDONESIA
  16. 16. INDONESIA TIGA A APRIL 1942 PUTERA MARET 1943 PETA OKT 1943JAWA HOKOKAI JANUARI 1944
  17. 17. JANJI KEMERDEKAAN 7 SEPT 1944 BPUPKI 29 – 4 – 1945SIDANG BPUPKI I SIDANG BPUPKI II RANCANGAN RANCANGANRUMUSAN DASAR NEG UUD
  18. 18. RANCANGAN RANCANGAN RUMUSAN DASAR NEGARA UUDMR MOH YAMIN MR. SOEPOMO IR. SOEKARNO29 - 5 - 1945 31 - 5 - 45 1 - 6 - 451. PERI KEBANGSAAN TEORI BERDIRINYA 1. NASIONALISME /2. PERIKEMANUSIAAN NEGARA, TEORI NEG KEBANGSAAN3. PERI KETUHANAN BENTUK NEG 2. INTERNASIONALISME4. PERI KERAKYATAN 3. MUFAKAT/DEMOKRASI5. KESEJAHTR RAKYAT 4. KESEJAHTERAAN SOSIAL 5. KETUHANAN YANG BERKEBUDAYAAN PANITIA KECIL PIAGAM JAKARTA 22 JUNI 1945
  19. 19. KEKALAHAN JEPANG THD SEKUTU INDONESIA MERDEKA GOL MUDA GOL TUAKEMERDEKAAN KEMERDEKAANLEPAS DARI JEPANG MENUNGGU PPKI
  20. 20. KEMERDEKAAN KEMERDEKAANLEPAS DARI JEPANG MENUNGGU PPKI PERISTIWA RENGAS DENGKLOK PENYUSUNAN TEKS PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI
  21. 21. Mari KitaSimak Video Berikut ini!
  22. 22. Kajian Yuridis1. Dalam Pembukaan Sidang BPUPKI tanggal 29 Mei 1945, KRT. Radjiman Widyodiningrat sebagai Ketua BPUPKI minta Sidang mengemukakan dasar Indonesia Merdeka (Philosofische Grondslag) dari Indonesia Merdeka.2. 29 Mei 1945, Moh. Yamin pada pidato Sidang BPUPKI …”Kewajiban untuk ikut menyelidiki bahan-bahan yang menjadi dasar negara yg akan terbentuk dalam suasana kemerdekaan yang telah diakui dan telah dibela oleh rakyat Indonesia dengan korban darah daging sejak beratus-ratus tahun lalu.”
  23. 23. 3. Dalam UUD 1945, tercantum kalimat; “…maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu UUD negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara RI yang berkedaulatan rakyat dengan Ketuhanan YME,……”.4. Setelah UUD 1945 diamandemen Dasar negara dan Pembukaan UUD 1945 tidak termasuk yang diamandemen, karena menjadi .
  24. 24. Kedudukan Pancasila sebagaiDASAR NEGARA  sebagai norma dasar negara  kaidah negara yang fundamental  sumber dari segala sumber hukum
  25. 25. PANCASILA DASAR NEGARA Alangkah bijaknya orang yang membangun rumahnya di atas batu karang, yang tangguh menghadapi gelombang pasang dan badai, dan betapa bodohnya orang yang membangun rumahnya di atas pasir, yang sewaktu-waktu akan roboh diterjang banjir dan topan.
  26. 26. Yakin Kebenaran Pancasila “Terus terang aku berkata, jikalau saudara-saudara membelah dada Bung Karno ini, permohonanku kepada Allah Swt. ialah saudara-saudara bisa membaca di dalam dada Bung Karno memohon kepada Allah Swt. supaya Negara Republik Indonesia tetap berdasarkan Pancasila.”
  27. 27. sebagai norma dasar negara merupakan norma hukum bersifat mengikat (harus ditaati) oleh semua warga negara dan pemerintah nilai-nilainya dijabarkan dalam UUD 1945 (konstitusi) memiliki kedudukan mendasar dan tertinggi
  28. 28. kaidah negara yang fundamental lahir bersama berdirinya negara menjiwai Pembukaan dan Batang Tubuh UUD 1945 tidak bisa diubah atau diganti mengubah/mengganti berarti membubarkan negara bersifat tetap (permanen)
  29. 29. Sumber dari segala sumberhukum bersifat positif (mendasari hukum yang sedang berlaku) semua perundang-undangan tidak boleh menyimpang/bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila harus dijadikan dasar bertindak dalam segala aspek kehidupan
  30. 30. Kajian Sosial Kulural Hakikat Bangsa Indonesia (HARMONI)
  31. 31. Info lebih...
  32. 32. Tantangan• peningkatan kualifikasi, kompetensi, sertifikasi, dan kinerja guru PKn secara berkelanjutan• perubahan pola pikir, pola sikap, dan pola tindak, serta budaya profesional guru terkait 6 dimensi PKN: • pengetahuan kewarganegaraan, • sikap kewarganegaraan, • keterampilan kewarganegaraan, • keteguhan kewarganegaraan, • komitmen kewarganegaraan, dan • kompetensi kewarganegaraan.
  33. 33. Tantangan Itu Nyata! Penduduk Indonesia no. 8 terbesar pengguna Internet di dunia No. 4 pengguna Facebook terbanyak di dunia Per-detik 30.076 jt dihabiskan untuk pornografi Per-detik 28.258 pengguna melihat pornografi Per-detik 372 pengguna memuat pornografi di internet 39 menit pornografi baru diciptakan di AS. China setiap tahun mencetak 50 ribu boneka pemuas seks.
  34. 34. Mari KitaSimak Video Berikut ini!
  35. 35. PENGERTIAN IDEOLOGIIDEA + LOGIA (EIDOS+LOGOS DLM BHS YUNANI:  Gagasan Yg Berdasar Pemikiran Yg Sedalam2nya  Ideologi Sbg Hasil Pemikiran Filsafat IDEOLOGI:  Ajaran Atau Ilmu Yg Diyakini Kebenarnya,  Tersusun Scr Sistematis,  Ada Petunjuk Pelaks Dlm Menghadapi Masalah IDEOLOGI  Ajaran/Ilmu Yang Memuat Hal Yang Ideal,  Kebenaranya Diyakini,  Menjadi Sikap Dan Pandangan Hidup,  Yang Ingin Dikonkretkan Dalam Kehidupan Nyata  Bila Ada Peluang & Kesempatan Yang Tepat
  36. 36. UNSUR-UNSUR IDEOLOGI1. KEYAKINAN Ideologi Sbg Sistem Keyakinan • Optimistik Terhadap2. MITOS Ajarannya • Bahkan Menjadi Tempat Bergantung3. LOYALITAS Menuntut Loyalitas Mutlak Pendukungnya
  37. 37. FUNGSI IDEOLOGI1. MELENGKAPI BUAH PEMIKIRAN MANUSIA2. SEBAGAI PANDUAN/PEDOMAN HIDUP3. SEBAGAI LENSA, CERMIN & JENDELA BAGI MANUSIA DALAM MELIHAT DUNIA, DIRINYA & ORANG LAIN MELIHAT KITA4. KEKUATAN PENGENDALI KONFLIK/PERTIKAIAN (FUNGSI PENYATUAN)
  38. 38. PANCASILA SBG IDEOLOGI TERBUKA IDEOLOGI TERBUKA TERTUTUP Mandeg-beku  Berkembang Dinamis Konservatif  Aktual Tidk Mampu  Antisipatif Interaktif Dg Berinteraksi Dg Tuntutan Jaman Tuntutan Jaman CENDERUNG CENDERUNG  Dipertahankan Ditinggalkan  Ada Dinamika Internal Pendukungnya HARUS MEMENUHI DIMENSI-DIMENSI  Realitias  Idealitas  Fleksibilitas
  39. 39. HARUS MEMENUHI DIMENSI2 Diangkat Dari Nilai Asli Tercermin Dlm Bangsa Indon. Realitas Hidup Oleh Bangsa Indon. REALITAS Masy Dimana Sendiri Ideologi Dikembkn Nampak Dlm Fakta/ Kenyataan Sejarah Pancasila PH+DN Memiliki Kadar Diyakini Terbaik IDEALITAS Idealisme Tetap Dipertahankan Dlm Mampu Beri Harapan Pas.Surut Sejrh Bangsa Mampu Beri Peluang Tafsiran FLEKSIBILITAS Menyesuaikan Baru Perkemb. Zaman Aturan Pelaksn Yg Fleksibel KOSISTEN-RELEVAN Pancasila Memenuhi Syarat Sbg Ideologi  Realitas Terbuka  Edealitas Perkemb. Zaman
  40. 40. PANCASILA DLM PERSPEKTIF PERBANDINGAN IDEOLOGI IDEOLOGI-IDEOLOGI BESARIDEOLOGI IDEOLOGI PANCASILA AGAMA IDEOLOGI FASISME IDEOLOGI IDEOLOGI LIBERALIS KOMUNIS
  41. 41. IDEOLOGI AGAMA IDEOLOGI LIBERALIS1. NEGARA+HUKUM BERDASAR KITAB SUCI 1. PENGHARGAAN HAM TINGGI2. PERAN PIMP. AGAMA KUAT3. PERSAINGAN PERAN NEGARAWAN DNG 2. DEMOKRATIS AGAMAWAN 3. TEGAKKAN HUKUM4. KELOMPOK AGAMAWAN PADA TINGKATAN TERATAS 4. TOLAK DOKMATISME5. KEPENT. AGAMA DIUTAMAKAN 5. EKONOMI PASAR BEBAS6 PEMBANGUNAN NEGARA = PEMBANGUNAN AGAMA 6. PERASAINGAN BEBAS7. PERUBAHAN SOSIAL SANGAT MINIM TERJADI 7. KAPITALISTIS - MATERIALISTIS IDEOLOGI KOMUNIS 1. ATHEIS IDEOLOGI FASISME 2. DOGMATIS 1. RASIALIS 3. OTORITER - DIKTAKTOR 2. TOTALITER - DIKTAKTOR 4. IMPERIALISTIS 3. IMPERIALIS 5. SISTEM PARTAI TUNGGAL 4. PERAN PEMIMPIN KUAT 6. MENGINGKARI HAM 5. SISTEM PARTAI TUNGGAL 7. SISTEM EKONOMI KOMANDO 6. EKSPANSIONIS 8. MASYARAKAT TANPA KLAS
  42. 42. KEKHASAN IDEOLOGI PANCASILABERKAITAN DG KEHIDUPAN KEMASYARAKATAN & KENEGARAAN: 1. Percaya ~ Takwa Terhadap Tuhan Yang Maha Esa 2. Penghargaan Kepada Sesama Umat Manusia - Menjunjung Tinggi Ham (Uud 1945 & Tap. Xvii/Mpr/1998) 3. MENJUNJUNG TINGGI PERSATUAN BANGSA. - Pokok Pikiran Kebangsaan - Slogan “Bhineka Tunggal Ika” - Sebagai Ciri Nasionalisme Indonesia * Etis: Berdasarkan Pancasila Yang Bulat * Terbuka: Berdasarkan Budayal-agama & Tidak Menutup Diri Dari Pengaruh Asing Yang Positif * Serasi-seimbang: Dlm Memandang Diri & Orang Lain * Berlandaskan Hakikat – Kodrat Manusia * Bhineka Tunggal Ika: Tidak Monolitik & Totaliter ( Mengakui Kebhinekaan Yg Ada) 4. Berdasar Atas Sistem Demokrasi 5. Keadilan Sosial Bagi Hidup Bersama
  43. 43. Wassalam Terima Kasih

×