BAB I

SOSIOLOGI SEBAGAI
ILMU TENTANG
MASYARAKAT
Sosiologi dari kata socius (Latin) artinya teman dan logos
Sosiologi dari kata socius (Latin) artinya teman dan logos
(Yun...
SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU
TENTANG MASYARAKAT
DEFINISI SOSIOLOGI
SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU
PENGETAHUAN
SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIO...
PENGERTIAN SOSIOLOGI
Auguste Comte
Emile Durkheim
Karl Marx
Max Weber
George Simmel
Peter Berger
C Wright Mills
Alex Inkel...
Pengertian sosiologi:
1.Auguste Comte→ studi tentang statistika dan
dinamika sosial
2.Emile Durkheim → fakta sosial
3.Max ...
SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU

-

Pada awalnya, Sosiologi sebagai bagian dari filsafat, karena belum
memiliki ciri ilmu pengetahu...
OBJEK & TUJUAN SOSIOLOGI
OBJEK:
Masyarakat dengan
fokus kepada
hubungan
antarmanusia dalam
masyarakat dan
proses yang
diti...
DEFINISI MASYARAKAT
Emile Durkheim
masyarakat adalah suatu kenyataan objektif
individu yang merupakan anggotanya

Karl Mar...
UNSUR MASYARAKAT
Kepercayaan dan
Pengetahuan
keyakinan akan mempengaruhi
perilaku masyarakat

Perasaan
perasaan akan terbe...
POKOK BAHASAN SOSIOLOGI
Emile Durkehim; Fakta
Sosial
Fakta sosial adalah cara bertindak,
berpikir dan berperasaan yang
ber...
C. Wright Mills;
Sociological Imagination
Sociological imagination
diperlukan untuk memahami
apa yang terjadi dalam
masyar...
Sejarah
lahirnya
sosiologi
utkmenjawab pertanyaan :
1.Pengetahuan tentang fenomenafenomena kolektif
2.Mendeskripsikanmasya...
SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI
Menurut Berger dan Berger, sosiologi terjadi
karena adanya ancaman terhadap tatanan
masyara...
• Mazhab Perancis→personalitas Emile

Durkheim→pendekatan
obyaktif
dgn
model IPA
• Mazhab Jerman→ membedakan IPA dgn
ilmu
...
Ritzer, melihat perkembangan sosiologi terkait
dengan:
1. revolusi politik
2. revolusi industri dan kapitalisme
3. munculn...
Sosiologi di Indonesia
Sebelum Perang Dunia II, Sosiologi hanya
dianggap sebagai ilmu pembantu bagi ilmu-ilmu
pengetahuan ...
KEDUDUKAN SOSIOLOGI
DENGAN ILMU LAINNYA
ILMU ALAM

E
K
O
N
O
M
I

SOSIOLOGI

SEJARAH

A
N
T
R
O
P
O
L
O
G
I
PERAN SOSIOLOG
Ahli riset
Ahli riset
Konsultan kebijakan
Konsultan kebijakan
Teknisi
Teknisi
Guru atau pendidik
Guru atau ...
REALITAS SOSIAL
Berger
mengemukakan
bahwa realitas
terbentuk melalui tiga
tahapan proses
yaitu:
- internalisasi
- eksterna...
MASALAH SOSIAL

Kriteria utama
Sumber masalah sosial
Pihak yang menetapkan
masalah sosial
Masalah sosial yang laten
dan ma...
CONTOH MASALAH SOSIAL

Menaikkan dan menurunkan penumpang di sembarang
tempat merupakan salah satu contoh masalah sosial d...
Masalah sosial seperti misalnya kejahatan, sering
diberitakan di media massa
Perspektif utama Sosiologi:
1.Fungsional → makro→ Fungsional dan
disfungsional → Fungsi manifest dan laten,
disfungsi dan ...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Pokok pokok pikiran sosiologi

10,026 views

Published on

hasil pemikiran sosiolog

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
10,026
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
99
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pokok pokok pikiran sosiologi

  1. 1. BAB I SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU TENTANG MASYARAKAT
  2. 2. Sosiologi dari kata socius (Latin) artinya teman dan logos Sosiologi dari kata socius (Latin) artinya teman dan logos (Yunani) artinya ilmu (Yunani) artinya ilmu Pitirin Sorokin Pitirin Sorokin Pengertian Sosiologi Sosiologi adalah ilmu Sosiologi adalah ilmu yang mengkaji yang mengkaji interaksi manusia interaksi manusia dengan manusia dengan manusia lainnya dalam lainnya dalam kelompok dan kelompok dan produk yang timbul produk yang timbul dari interaksi dari interaksi tersebut seperti nilai, tersebut seperti nilai, norma dan kebiasaan norma dan kebiasaan yang dianut oleh yang dianut oleh masyarakat atau masyarakat atau kelompok tersebut kelompok tersebut Mayor Polak Mayor Polak Roucek dan Warren Roucek dan Warren Objek kajian sosiologi adalah manusia, namun dengan sudut pandang sosial berupa masyarakat Selo Sumardjan dan Selo Sumardjan dan Soelaeman Soemardi Soelaeman Soemardi Bersifat Empiris Bersifat Empiris SOSIOLOGI B A G A Sosiologi sebagai ilmu Bersifat Teoritis Bersifat Teoritis Bersifat kumulatif Bersifat kumulatif Ilmu adalah kumpulan pengetahuan yang tersusun secara sistematis dengan menggunakan pemikiran (logika) Bapak sosiologi Bapak sosiologi dengan memberikan dengan memberikan nama sosiologi nama sosiologi Bersifat Non Etis Bersifat Non Etis Hukum kemajuan Hukum kemajuan manusia: manusia: - teologi - teologi - metafisik - metafisik - positifis - positifis Aguste Comte Aguste Comte Lahirnya Sosiologi Karl Marx Karl Marx Konsep sejarah Konsep sejarah perjuangan kelas perjuangan kelas Emile Durkheim Emile Durkheim N Max Weber Max Weber Tindakan Tindakan sosial sosial Menetapkan objek kajian Menetapkan objek kajian berupa fakta sosial berupa fakta sosial
  3. 3. SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU TENTANG MASYARAKAT DEFINISI SOSIOLOGI SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU PENGETAHUAN SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI KEDUDUKAN SOSIOLOGI DENGAN ILMU LAINNYA KEGUNAAN SOSIOLOGI DALAM MASYARAKAT OBJEK DAN TUJUAN SOSIOLOGI POKOK BAHASAN SOSIOLOGI REALITAS SOSIAL
  4. 4. PENGERTIAN SOSIOLOGI Auguste Comte Emile Durkheim Karl Marx Max Weber George Simmel Peter Berger C Wright Mills Alex Inkeles Sosiologi adalah ilmu yang mengkaji interaksi manusia dengan manusia lainnya dalam kelompok dan produk yang timbul dari interaksi tersebut seperti nilai, norma dan kebiasaan
  5. 5. Pengertian sosiologi: 1.Auguste Comte→ studi tentang statistika dan dinamika sosial 2.Emile Durkheim → fakta sosial 3.Max Weber → tindakan sosial 4.George Simmel → menguraikan bentukbentuk interaksi sosial 5.C Wright Mills → sociological imagination → sejarah masyarakat, life history, dan hub antara keduanya 6.Peter Berger → pemahaman terhdp interaksi sosial
  6. 6. SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU - Pada awalnya, Sosiologi sebagai bagian dari filsafat, karena belum memiliki ciri ilmu pengetahuan yaitu memiliki landasan teoritis, objek dan metodologi. Walaupun Comte memberikan nama Sosiologi, namun peletak dasar Sosiologi sebagai ilmu adalah Emile Durkheim. Durkheim meletakan dasar teoritis bagi sosiologi serta menyatakan bahwa objek kajian sosiologi adalah fakta sosial dan memberikan landasan atas metodologi bagi sosiologi. Sosiologi sebagai ilmu karena mampu memenuhi persyaratan sebuah ilmu yaitu Empiris Teoretis Kumulatif Non-Etis
  7. 7. OBJEK & TUJUAN SOSIOLOGI OBJEK: Masyarakat dengan fokus kepada hubungan antarmanusia dalam masyarakat dan proses yang ditimbulkan dari hubungan tersebut TUJUAN: Meningkatkan daya & kemampuan manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
  8. 8. DEFINISI MASYARAKAT Emile Durkheim masyarakat adalah suatu kenyataan objektif individu yang merupakan anggotanya Karl Marx masyarakat adalah struktur yang menderita ketegangan kelompok yang terpecah secara ekonomi Max Weber masyarakat adalah struktur yang ditentukan oleh harapan dan nilai dominan dalam masyarakat Mac Iver dan Charles Page masyarakat adalah sistem yang mengatur hidup masyarakat Selo Sumardjan masyarakat adalah orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan Paul B Hurton dan C Hunt masyarakat adalah kumpulan manusia yang hidup bersama, memiliki kebudayaan dan melakukan aktifitas di dalamnya.
  9. 9. UNSUR MASYARAKAT Kepercayaan dan Pengetahuan keyakinan akan mempengaruhi perilaku masyarakat Perasaan perasaan akan terbentuk melalui hubungan sosial dalam masyarakat Tujuan masyarakat memiliki tujuan, dan tujuan tersebut dapat berupa persatuan dari tujuan-tujuan yang dimiliki anggota masyarakat. Kedudukan dan Peran setiap anggota masyarakat akan memiliki kedudukan dan perannya Norma patokan tingkah laku individu dalam masyarakat Pangkat kedudukan seseorang dalam masyarakat Kekuasaan kemampuan untuk mempengaruhi orang lain Sanksi sesuatu bentuk imbalan (punish and reward) atas tindakan seseorang. Fasilitas alat untuk mencapai tujuan
  10. 10. POKOK BAHASAN SOSIOLOGI Emile Durkehim; Fakta Sosial Fakta sosial adalah cara bertindak, berpikir dan berperasaan yang berada di luar individu dan memiliki kekuatan memaksa dan mengendalikan individu tersebut. Cth: tata peraturan sekolah Emile Durkheim Max Weber; Tindakan Sosial Tindakan sosial adalah tindakan yang dilakukan dengan mempertimbangkan perilaku orang lain. Cth: seseorang bernyanyi di kamar mandi bukanlah tindakan sosial tapi bila orang tersebut bernyanyi di atas panggung dengan mengharapkan pujian dari orang lain, maka tindakan tersebut disebut tindakan sosial. Max Weber
  11. 11. C. Wright Mills; Sociological Imagination Sociological imagination diperlukan untuk memahami apa yang terjadi dalam masyarkat maupun yang terjadi di dalam diri manusia. Mills menyebutkan terdapat dua alat dalam melakukan sociological imagination yaitu: 1. personal trouble of milieu 2. public issue of social structure C. Wright Mills Peter L. Berger; Realitas Sosial Realitas sosial merupakan bentukan dan bukan merupakan sesuatu yang begitu saja ada sehingga seorang sosiolog harus mampu membuka tabir realitas sosial. Peter L. Berger
  12. 12. Sejarah lahirnya sosiologi utkmenjawab pertanyaan : 1.Pengetahuan tentang fenomenafenomena kolektif 2.Mendeskripsikanmasyarakat dan fungsinya 3.Kepedulian memahami kehidupan sosial 4.Munculnya kritik dlm masyarakat danutk mengungkap tatanan sosial
  13. 13. SEJARAH PERKEMBANGAN SOSIOLOGI Menurut Berger dan Berger, sosiologi terjadi karena adanya ancaman terhadap tatanan masyarakat yang selama ini ada (threats to the taken-for-granted world) Menurut L. Laeyendecker, sosiologi lahir karena adanya perubahan jangka panjang yaitu: 1. Revolusi Prancis, dan revolusi intelektual 2. Revolusi ekonomi( industri) 3. Revolusi intelektual ↓ .Perancis, Jerman dan Amerika→ Mazhab yg berbeda dan bertentangan secara radikal
  14. 14. • Mazhab Perancis→personalitas Emile Durkheim→pendekatan obyaktif dgn model IPA • Mazhab Jerman→ membedakan IPA dgn ilmu kejiwaan, penjelasan dan cakupannya • Mazhab Chicago (Amerika)→ mengintervensi, konkret, empiris, membangun laboratorium,research dan publish.
  15. 15. Ritzer, melihat perkembangan sosiologi terkait dengan: 1. revolusi politik 2. revolusi industri dan kapitalisme 3. munculnya sosialisme 4. urbanisasi Aguste Comte 5. perubahan keagamaan 6. lahirnya ilmu modern Aguste Comte melihat adanya perubahan sistem pemerintahan menyebabkan terjadinya perubahan dalam masyarakat sehingga menurutnya ilmu sosial perlu untuk menjadi sebuah ilmu sendiri. Comte menyebutnya sosiologi (socius dan logos)
  16. 16. Sosiologi di Indonesia Sebelum Perang Dunia II, Sosiologi hanya dianggap sebagai ilmu pembantu bagi ilmu-ilmu pengetahuan lainnya Setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, Sosiologi mengalami perkembangan yang cukup signifikan Kuliah Sosiologi dalam bahasa Indonesia pertama kali diberikan oleh Soenario Kolopaking (1948) di Akademi Ilmu Politik Yogyakarta (sekarang menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM) Bermunculan buku-buku Sosiologi baik yang ditulis oleh orang Indonesia dan terjemahan dari bahasa asing
  17. 17. KEDUDUKAN SOSIOLOGI DENGAN ILMU LAINNYA ILMU ALAM E K O N O M I SOSIOLOGI SEJARAH A N T R O P O L O G I
  18. 18. PERAN SOSIOLOG Ahli riset Ahli riset Konsultan kebijakan Konsultan kebijakan Teknisi Teknisi Guru atau pendidik Guru atau pendidik Ket Gb.: Seorang sosiolog dapat menjadi Ket Gb.: Seorang sosiolog dapat menjadi peneliti mengapa suatu masyarakat peneliti mengapa suatu masyarakat mudah diprovokasi untuk membuat mudah diprovokasi untuk membuat kerusuhan. kerusuhan.
  19. 19. REALITAS SOSIAL Berger mengemukakan bahwa realitas terbentuk melalui tiga tahapan proses yaitu: - internalisasi - eksternalisasi - objektifikasi Realitas Realitas AA Ditangkap Ditangkap Produk Realitas. Produk Realitas. AKTOR AKTOR Eksternalisasi Eksternalisasi Objektivikasi Objektivikasi Digambarkan Digambarkan terus menerus terus menerus Internalisasi Internalisasi Realitas Yang Realitas Yang dikonsumsi dikonsumsi oleh oleh masyarakat masyarakat ∀ ∀ Dikonsumsi Dikonsumsi Masyarakat Masyarakat Realitas yang diterima Realitas yang diterima oleh masyarakat berbeda oleh masyarakat berbeda dengan realitas yang dengan realitas yang dilihat oleh media. dilihat oleh media. Realitas dibentuk oleh Realitas dibentuk oleh media dari sebuah media dari sebuah realitas berbentuk A, realitas berbentuk A, menjadi realitas menjadi realitas berbentuk ∀ berbentuk ∀
  20. 20. MASALAH SOSIAL Kriteria utama Sumber masalah sosial Pihak yang menetapkan masalah sosial Masalah sosial yang laten dan manifes
  21. 21. CONTOH MASALAH SOSIAL Menaikkan dan menurunkan penumpang di sembarang tempat merupakan salah satu contoh masalah sosial di masyarakat
  22. 22. Masalah sosial seperti misalnya kejahatan, sering diberitakan di media massa
  23. 23. Perspektif utama Sosiologi: 1.Fungsional → makro→ Fungsional dan disfungsional → Fungsi manifest dan laten, disfungsi dan ekuilibrium 2.Konflik → makro → dialektika, kontestasi dan konstelasi → ketidaksetaraan, konflik,persaingan dan eksploitasi 3.Interaksionisme simbolik → mikro → interaksi tatap muka dan simbol →simbol interaksi, makna dan defenisi.

×