MATERI MATA KULIAHPENGANTAR SOSIOLOGISALAHUDIN,S.IPEmail: s.ip_salahudin@yahoo.co.id
MERTEMUAN PERTAMA
Materi Kuliah1. Kontrak Belajar dan Pengenalasan Sosiologi2. Sejarah perkembangan sosiologi3. Proses sosial dan interaksi ...
Metode Perkuliahan Proses belajar dilakukan melalui kegiatan tatap muka, yang meliputiperkuliahan di kelas berupa ceramah,...
Kedisiplinan Tidak diperbolehkan memakai kaosoblong Mahasiswa wajib hadir tepat waktu.Toleransi waktu 15 menit. Terlamba...
Proses PenilaianRentang Penilaian :Nilai A (100 - 90) Sangat Baik SekaliNilai B+ (89 - 80 ) Baik SekaliNilai B (79-70) Bai...
Metode Pembelajaran (Kep. DiktiNo 30/2003) Menggunakan student center learning (scl) Yaitu: metode pembelajaran ygmenemp...
Sebagai ilmu sosial, kajian sosiologi adalahMASYARAKATBagaimana membedakan denganilmu sosial lainnya?Ilmu politikAntropolo...
APA YG DIMAKSUD DENGANMASYARAKAT DALAM ILMU SOSIOLOGI?Manusia yg hidup bersama&Bercampur untuk waktu yg cukuplama dan memi...
Pengertian Sosiologi (PitirimSorikin) Ilmu yg mempelajari Hub. Timbalbalik antara aneka macam gejala2sosial.(gejala ekono...
The Next Ilmu yg mempelajarai hubunganantara manusia dalam kelompok(Roucek and Warren) Ilmu pengetahuan tentang struktur...
PERTEMUAN KE DUA
Sejarah perkembangan sosiologi Sosilogi sebelum Auguste Comte Sosiologi Auguste Comte Sosiologi sesudah Auguste ComteTi...
Sosiologi sebelum Comte Sosiologi Plato (347-423 SM) Mengkaji tentang hubungan masyarakatdgn Negara Masyarakat merupaka...
The Next Sosiologi Aristoteles (384-322 SM) Melanjutkan analisis Plato, bahwamasyarakat dilindungi oleh Negara .Karena m...
The Next Sosiologi abad pertengahan, FilsafatArab Ibnu Khaldun (1332-1406): Stabilitas Negara tergantungkeseimbangan hid...
The Next Sosiologi zaman Renaissanse, N.Macheavelli (1200-1600): Mengkaji kekuasaan (politik) Masyarakat atau Negara u/...
The Next Abad ke 17, Hobbes (1588-1679): Mengkaji stabilitas masyarakat dan Negaramelalu perjanjian Manusia selalu sali...
Hubungan Negara dan Masy alaHobbesNegaraMasyHubungan Otoriter dan Dogmatis
The Next Abad ke 18, John Locke (1632-1740): Melanjutkan analisa Tomas Hobbes,Kontrak Sosial (Namun ada perubahan) Masy...
Hubungan masy dan Negara alaJohn LockeDemokratis dan tidak DogmatisNegaraMasyaRuang Publik
Sosiologi Auguste Comte (1798-1857) Orang yg pertama kali yg membedakan antara ruanglingkup kajian sosiologi dengan ruang...
Sosiologi statis (Comte) Belajar tentang hubungan antarmasyarakat Gejala sosial saling berkaitan Mempelajari sosiologi ...
Sosiologi dinamis (Comte) Sosiologi yang terkait denganpembangunan dan perubahan sosial.
Teori – Teori Sosiologi sesudahComte Teori- teori sosiologi sesudah comtedikaji sesui dengan bidang (mazhab)yang dituju:...
Mazhab Geografi dan lingkungan Mazhab ini dipopulerkan oleh Buckle dariInggris (1821) dan Le Play dari perancis Ada peng...
Mazhab Organis dan Evolusioner Mazhab ini mempelajari kehidupan masydikaitkan dengan organisme manusia(pendekatan biologi...
Mazhab Formil Mazhab ini dikembangkan olehSimmle (1858-1918) Seseorang dlm sosialisasi harusmenjadi warga masyarakat(ter...
Mazhab Psikhologi Mazhab ini berawal di Prancis ygdikembangkan oleh Gabriel Tarde (1843-1904) Proses interaksi sosial (m...
Mazhab Eknomi Mazhab ini dipelopori oleh tokoh terkenal dankontroversial, Karl Marx (1818-1883) yg berhayallahirnya masy ...
Mazhab Hukum Mazhab ini sedikit banyakdikembangkan oleh Durkheim Agar masyarakat dapat hdp teraturperlu ada hukum Seseo...
PERTEMUAN KE TIGA
PROSES SOSIALDAN INTERAKSI SOSIALSALAHUDIN,S.IPAlamat: www.cyberpolitika .blogspot.com
Proses Sosial Adalah cara2 berhubungan yg dapt dilihatapabila orang perorangan dan kelompok2manusia saling bertemu dan me...
Interaksi Sosial Adalah kunci dari semua kehidupan sosial.Kenapa?karena tanpa ada interaksi sosialtak mungkin ada kehidup...
The Next Interaksi sosial, harus mencapai pada tarafreaksi pihak lain (si A ketemu si B, maka siB harus bereaksi untuk me...
Faktor Imitasi Imitasi dpt mendorong seseorang untukmematuhi kaedah2 dan nilai2 yg berlaku Imitasi dimungkinkan terjadi ...
Faktor Sugesti Berlangsung apabila seseorang memberisesuatu pandangan atau suatu sikap ygberasal dari dirinya yg kemudian...
Faktor Identifikasi Merupakankecenderunga2/keinginan2 dlm diriseseorang untuk menjadi samadengan pihak lain. (ingin belaj...
Faktor Simpati Merupakan suatu proses dimanaseseorang merasa tertarik denganpihak lain Sama dengan identifikasi, bedanya...
Syarat-Syarat Terjadinya Interaksi Sosial Adanya Kontak Sosial Adanya Komunikasi
Kontak sosial dpt berlangsung pada 3bentuk: Antara orang-perorangan(Lingkungan Keluarga) Antara orang perorangandengan k...
Kontak Sosial dpt berlangsungpositif dan negatif Positif, ketika kontak sosialmenciptakan hubungan kerjasama Negatif, ke...
Kontak sosial dpt berlangsungprimer dan sekunder Primer, kontak langsung Sekunder, kontak melalui perantara
Komunikasi Sosial Seseorang memberikan tafsiran padaperilakuan orang lain (yg berwujudpembicaraan, gerak2 badaniyah ataus...
Bentuk2 Interaksi Sosial Kerjasama (cooperation) Persaingan (competition) Pertentangan atau pertikaian (conflik)
Cooperation Kerjasama karean orientasi/kepentinganorang perorangan terhadap kelompoknya(yaitu in-groupnya) dan kelompok l...
The Next Bentuk2 kerjasama: Bargaining, yaitu pelaksanaan perjanjianmengenai pertukaran barang2 dan jasa2 antardua organ...
Competition Sebagai proses sosial, dimana orangperorangan atau kelompok2 manusia yangbersaing mencari keuntungan (dalam p...
Conflict Suatu proses sosial dimana orang peroranganatau kelompok manusia berusaha untukmemenuhi tujuannya dngan jalan me...
The Next Bentuk khusus pertentangan: Pertentangan pribadi Pertentangan rasial Pertentangan antar kelas2 sosial Perten...
The Next Akibat atau hasil dari pertentangan: Kuatnya solidaritas dari in-group (khususpertentang dengan kelompok lain)...
PERTEMUAN KE IV
KELOMPOK – KELOMPOK SOSIALSALAHUDIN,S.IP
Latar Belakang Manusia adalah mahluk sosial Ingin berkumpul antara satu dengan yg lain(Ex. Adam dan Hawa) Tanpa kawan a...
Syarat2 Kelompok Sosial Anggota kelompok harus sdar bahwadia merupakan sebagian darikelompok yg bersangkutan Dalam kelom...
Macam-macam kelompok sosialNo Kategori utama Tipe umum Tipe khusus Kriteria Utama1 Kesatuan wilayah Community Daerah: rura...
Faktor2 yg menentukan kelompok sosial Kesadaran akan jenis yg sama(organisasi profesi, ex:IkatanPerempuan Indonesia, dll)...
Formal group dan informal group Formal Group adalah kelompok2 ygmempunyai peraturan2 yg tegas dandengan sengaja diciptaka...
Membership group dan Reference group(Robert K. Merton) Membership group merupakankelompok dimana setiap orang secarafisik...
The Next Reference group adalah klmpok sosial ygmenjadi ukuran bagi seseorang (bukananggota kelompok tersebut) untukmembe...
Kelompok2 sosial yg tidak teratur(Soerjono Soekanto) Kerumunan (Crowd) Bersifat sementara (kumpulan orang2 di stasiunker...
The Next Publik merupakan kumpulan manusiayg jumlahnya tidak bisa diukur : Interaksi mereka terjadi secara tidaklangsung...
Community (Soerjono Soekanto) Diterjemahkan sebagai “masyarakatsetempat” Masy setempat adalah suatu wilayahkehidupan sos...
Masy Desa (rural community) MasyPerkotaan (urban community) Rural community: Mempunyai hubungan yg lebih erat dan lebihm...
The Next Urban community: Individual, orang2 kota dapat mengurus dirinyasendiri tanpa harus nergantung pada orang lain ...
PERTEMUAN KE V
MANUSIA DAN BUDAYASALAHUDIN, S.IP
Latar belakang Masyarakat adalah orang yg hdpbersama dan menghasilkankebudayaan Tak ada masyarakat yg tidak memilikikebu...
MANUSIASBG MAHLUKSOSIALMASYARAKAT:Bersama , berkumpulwaktu yg lama.BUDAYADefinisi Kebudayaan2 Ruang Lingkup Budaya3 Unsur ...
Sekilas definisi kebudayaan E.B Tylor (pakar antropologi) megatakan :Kebudayaan adalah kompleks yg mencakup pengetahuan,k...
The Next Dalam skala bangsa dan negara,kebudayaan dibagi dua: kebudayaannasional (umum) dan kebudayaan lokal(sub cultur)...
Unsur2 kebudayaan yg dianggapsebagai cultural universals:1. Peralatan dan perlengkapan hidup manusia : pakaian,perumahan, ...
Fungsi kebudayaan bagi masyarakat Untuk melindungi diri terhadap alam(budaya orang papua, gunungsebagai ibu) Untuk menga...
Sifat hakikat kebudayaan (SoerjonoSoekanto) Kebudayaan terwujud dan tersalurkan dariperikelakuan manusia Kebudayaan tela...
Kepribadian, perikelakukan, dankebudayaan Kepribadian merupakan latar belakang perikelakuan manusia Kepribadian menunjuk...
Beberapa kebudayaan yg dengannyata mempengaruhi kepribadian Kebudayaan2 khusus atas dasarkedaerahan Kebudayaan cara hdp ...
Akulturasi kebudayaan Merupakan proses percampuranantara dua budaya atau lebih Ex. Budaya perekonomian indonesiayg menga...
Unsur2 kebudayaan asing ygmudah diterima Unsur2 kebudayaan kebendaan,misalnya peralatan yg sangatbermanfaan bagi masyarak...
Unsur2 kebudayaan asing yg sulitditerima oleh masyarakat Unsur2 yg menyangkut kepercayaanseperti ideologi, falsafah hidup...
Penyebab akulturasi budaya Kegoncangan budaya (Cultural shock)bagi masyarakt yg sulit menerima
PEREMUAN KE IV
Lembaga KemasyarakatanSALAHUDIN, S.IP
Latar Belakang Didalam masyarakat pasti ada norma ygmengatur hidup mereka guna mencapaiketertiban hidup Norma- norma ter...
The NextLembaga kemasyarakatan merupakanhimpunan daripada norma-norma darisegala tingkatan yg berkisar pada suatukebutuhan...
Fungis lembaga kemasyarakatan Memberikan pedoman pd anggota2 masy,bagiman mereka harus bertingkah lakuatau bersikap didal...
Ciri2 umum lembaga kemasyarakatan Terorganisir berdasarkan kebutuhanpokok (tujuan) Memiliki kelengkapan alat untukmencap...
Tipe2 lembaga kemasyarakatan Lembaga adat (kumpulan masyarakat adat) Lembaga pemerintahan (negara: eksekutif,yudikatif, ...
Cara menganalisa/menelitilembaga kemasyarakatan Analisa secara historis (bagaimanalembaga itu berdiri dan berkembang) An...
Conformity dan Devition Conformity, mentaati aturan dan nilai ygberkembang didalam masyarakat ataulembaga kemasyarakatan....
PERTEMUAN KE VII
Stratifikasi Social (Pelapisan Sosial)SALAHUDIN,S.IP
Pendahuluan Selama dlm masy ada sesuatu yg dihargaipasti ada sistem pelapisan sosial Pelapisan sosial adalah koadrat dal...
Pengeritan Pelapisan Sosial (PitrimA. Sorikin) Pembedaan penduduk atau masy ke dalamkelasa2 secara bertingkat(secara hira...
Bentuk-bentuk konkrit lapisan2 sosial(Soejono S.) Kelas ekonomis Kelas Politik Kelas Jabatan
Pelapisan, pertentangan, tatatertib Seperti yg sudah dijelaskan, pelapisansosial selalu ada dalam hdp bermasyarakat Deng...
Sifat lapisan dalam suatu masyarakat Bersifat tertutup, dimana mobilitassangat terbatas atau bahkan tdk ada(Statis)Biasan...
Ukuran untuk menggolongkan anggotamasy ke dalam lapisan2 sosial Ukuran kekayaan Ukuran kekuasaan Ukuran kehormatan Uku...
Unsur2 lapisan sosial Kedudukan sosial Tempat seseorang secara umum didalammasyarakatnya sehubngan dengan orang2 lain, d...
The Next Peran (role) Peran merupakan tindak lanjut dari kedudukan Peran merealisasikan fungsi kedudukan Tingkat peran...
Ilustrasi Peran Dlm KeseimbanganSosialPARPOL MasyarakatDPR/DPRDPresidenOrmas/LSMParpol harus menjaga perannya sebagaimana ...
Gerak sosial (social mobility) Merupkan peralihan status individu Jenis gerak sosial: Gerak horisontal dangerak vertikal...
Ada dua jenis gerak sosial ygvertikal Gerak sosial vertikal yg naik: Peralihan individu dari kedudukan ygrendah ke kedud...
Tujuan belajar/penelitian geraksosial Untuk memahami bagaimana peranindividu dlm melakukan gerak sosial Untuk mengetahui...
Saluran gerak sosial vertikal ygnaik (social circulation) Angkatan bersenjata (siapa mengabdi profesionalakan mendaptkan ...
Piramida lapisan sosialLapisanatasLapisan menengahLapisan bawahjumlahnya terbatas
PERTEMUAN KE VIII
Kekuasaan dan KewenanganSALAHUDIN, S.IP
Pengertian Kekuasaan Kekuasaan adalah kesempatan seseorang atau sekelompok orang untukmenyadarkan masyarakat akan kemauan...
Continue… Kekuasaan→kemampuan untuk mengendalikan tingkah laku orang lain, baik secaralangsung dengan memberi perintah , ...
Jenis Kekuasaan berdasarkan bidang : Kekuasaan militer Kekuasaan ekonomi Kekuasaan politik Kekuasaan budaya Kekuasaan...
Diskusi analisis:“Menurut anda, jenis kekuasaan manayang mendominasi diIndonesia?”Analisislah dengan data danberikan contoh.
Sumber Kekuasaan Legitimate Power → perolehan kekuasaan melaluipengangkatan (UU, SK, dll) Coersive Power → perolehan kek...
Bentuk-bentuk Kekuasaan Influence, kemampuan untuk mempengaruhi orang lain agarmengubah sikap dan perilakunya secara suka...
Ciri – ciri kekuasaan :1. Mengendalikan orang lain2. Orang mampu mengontrol pihak lain, tetapi adaperlawanan3. Dalam mengg...
Pelaksanaan Kekuasaan :3 Masalah utama kekuasaan: Bagaimana kekuasaan dilaksanakan Bagaimana kekuasaan didistribusikan ...
Tiga cara individu/organisasimempraktikkan kekuasaan (Collins) : Uang  banyak orang terkalahkan karenamembutuhkan uang....
Kewenangan : Kekuasaan negara dalam menguasaimasyarakat memiliki otoritas dan kewenangan Otoritas dalam arti hak untuk m...
Perbedaan Kekuasaan danKewenangan :Kekuasaan Berhubungan dengan kepribadian individu Tidak selalu berupa kewenangan Mem...
Permasalahan dlm kewenangan : Pembagian wewenang dlm sebuah persyarikatanmenciptakan kelompok – kelompok bertentangan(Con...
PERFORMANCE KEKUASAANPRESIDEN RI.
PRESIDEN IRAN
MOAMMAR KADAFI
OBAMA : PRESIDEN AS
Hugosaves : VENEZUALA
PERTEMUAN KE IX
Perubahan Sosial dan KebudayaanSALAHUDIN, S.IP
Latar Belakang Masy manusia adalah mahluk dinamis yg tiap saatselalu mengalami perubahan Perubahan dpt mengenai: nilai- ...
Rangkuman definisi perubahan2sosial dan kebudayaan William F. Ogburn, perubahan2 sosialmencakup unsur2 kebudayaan baik yg...
Bentuk2 perubahan sosial dan kebudayaan1. Perubahan2 yg terjadi secara lambat danperubahan2 yg terjadi secara cepat.1. Per...
Syarat2 Revolusi:1. Harus ada keinginan bersama untukmelakukan revolusi2. Harus ada persaan tidak puas terhdapkeadaan3. Ad...
The Next2. Perubahan2 yg pengaruhnya kecil dan pengaruhnyabesar1. Perubahan yg pengaruhnya kecil adalah perubahanyg tidak ...
Faktor penyebab perubahan2 sosial Faktor internal (perubahan yg datang dari masyarakatitu sendiri) Faktor eksternal (per...
Faktor internal1. Bertambah atau berkurangnya penduduk.2. Penemuan2 baru mealui dua tahap: Discovery, penemuan dari suatu...
The Next Kenapa individu itu mencari penemuanbaru?1. Kesadaran dari orangperorangan akankekurangan dlm kebudayaannya (Ex....
The Next3. Pertentang (conflik) dlm masyarakat.Biasanya terjadi karena kepentinganyg berbeda antara individu dengankelompo...
Faktor yg mendorong jalanyaproses perubahan1. Kontak dengan kebudayaan lain2. Sistem pendidikan formil yg maju3. Sikap men...
Faktor penghambat jalanya prosesperubahan sosial1. Kurangnya hubungan dengan masyarakat2 lain2. Perkembangan ilmu pengetah...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Sosiologi

470 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
470
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
37
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Sosiologi

  1. 1. MATERI MATA KULIAHPENGANTAR SOSIOLOGISALAHUDIN,S.IPEmail: s.ip_salahudin@yahoo.co.id
  2. 2. MERTEMUAN PERTAMA
  3. 3. Materi Kuliah1. Kontrak Belajar dan Pengenalasan Sosiologi2. Sejarah perkembangan sosiologi3. Proses sosial dan interaksi sosial4. Kelompok- kelompok sosial5. Manusia dan budaya6. Lembaga kemasyarakatan7. Stratifikasi social (pelapisan sosial)8. Kekuasaan dan kewenangan9. Perubahan sosial dan kebudayaan
  4. 4. Metode Perkuliahan Proses belajar dilakukan melalui kegiatan tatap muka, yang meliputiperkuliahan di kelas berupa ceramah, diskusi, dan presentasi tugas mengenaifenomena sosial dalam lingkup sosiologiTugasSetiap mahasiswa wajib membuat tugas: Tugas terstruktur yaitu membuat makalah kelompok. Tugas non struktur yaitu membuat catatan (review) tentangmateri pada setiap pertemuan kuliah.
  5. 5. Kedisiplinan Tidak diperbolehkan memakai kaosoblong Mahasiswa wajib hadir tepat waktu.Toleransi waktu 15 menit. Terlambatdiatas 15 menit mahasiswa tdkdiperbolehkan untuk ikut kuliah.
  6. 6. Proses PenilaianRentang Penilaian :Nilai A (100 - 90) Sangat Baik SekaliNilai B+ (89 - 80 ) Baik SekaliNilai B (79-70) BaikNilai C+ (69-60 ) Cukup BaikNilai C (59 - 50) Cukup / SebaiknyadiulangNilai D (49 - 40) Tidak LulusNilai E (40 - 0) Tidak LulusPresensi & kedisiplinan 20 %Keaktifan tugas nonterstruktur10 %Tugas PraUTS/terstruktur10 %UTS 25 %Tugas Pra UAS 10 %UAS 25 %
  7. 7. Metode Pembelajaran (Kep. DiktiNo 30/2003) Menggunakan student center learning (scl) Yaitu: metode pembelajaran ygmenempatkan mahasiswa sebagai subjekdidik, mitra dlm proses pembelajaran.Peran dosen hanya sebagaifasilitator(hanya mediasi) Mahasiswa mencari sendiri sumber2 belajaryg terkait dengan materi kuliah
  8. 8. Sebagai ilmu sosial, kajian sosiologi adalahMASYARAKATBagaimana membedakan denganilmu sosial lainnya?Ilmu politikAntropologiIlmu ekonomiPsikologi sosialKekuasaanKebudayaanKebutuhan produksi dan industriPrilaku manusiaSOSILOGI BERSIFAT UMUM
  9. 9. APA YG DIMAKSUD DENGANMASYARAKAT DALAM ILMU SOSIOLOGI?Manusia yg hidup bersama&Bercampur untuk waktu yg cukuplama dan memiliki:NORMA, NILAI DAN BUDAYAsebagai IKATAN SOSIAL
  10. 10. Pengertian Sosiologi (PitirimSorikin) Ilmu yg mempelajari Hub. Timbalbalik antara aneka macam gejala2sosial.(gejala ekonomi denganagama, keluarga dgn moral, gerakanmasy dgn politik) Hub dan pengaruh timbal balik antaragejala sosial dengan gejala2 nonsosial.(biologis)
  11. 11. The Next Ilmu yg mempelajarai hubunganantara manusia dalam kelompok(Roucek and Warren) Ilmu pengetahuan tentang struktur2dan proses2 kemasyarakatan ygbersifat stabil (Lammers) Ilmu yg mempelajari struktur sosial &proses2 sosial, termasuk perubahan2sosial (Selo Soemardjan)
  12. 12. PERTEMUAN KE DUA
  13. 13. Sejarah perkembangan sosiologi Sosilogi sebelum Auguste Comte Sosiologi Auguste Comte Sosiologi sesudah Auguste ComteTiga Tahap Perkembangan Ilmu SosiologiAgus Comte adalah orang yg pertama kalimengkaji sosiologi berdasarkan ruang lingkup ilmuSosiologi berdasarkan tahap perkembangan masyarakat.
  14. 14. Sosiologi sebelum Comte Sosiologi Plato (347-423 SM) Mengkaji tentang hubungan masyarakatdgn Negara Masyarakat merupakan refleksi darimanusia perorangan yg harus dilindungioleh Negara Masyarakat adalah lembaga fungsionilorganis.
  15. 15. The Next Sosiologi Aristoteles (384-322 SM) Melanjutkan analisis Plato, bahwamasyarakat dilindungi oleh Negara .Karena masyarakat mengandung basismoral.
  16. 16. The Next Sosiologi abad pertengahan, FilsafatArab Ibnu Khaldun (1332-1406): Stabilitas Negara tergantungkeseimbangan hidup masyarakat Negara kuat karena Solidaritasmasyarakat didalamnya Kuat
  17. 17. The Next Sosiologi zaman Renaissanse, N.Macheavelli (1200-1600): Mengkaji kekuasaan (politik) Masyarakat atau Negara u/mendapatkan kekuasaan harusmenggunakan segala cara Masyarakat dalam politik tidak ada moral Negara dalam politik tidak ada aturan Melalui power yg dimiliki, Negara selaluberkuasa atas masya (otoriter)
  18. 18. The Next Abad ke 17, Hobbes (1588-1679): Mengkaji stabilitas masyarakat dan Negaramelalu perjanjian Manusia selalu saling berkelahi Manusia (masy) perlu diatur oleh negara melaluikontrak sosial Dengan kontrak sosial masyarakat dapatberfungsi sebagaimana mestinya Dengan kontrak sosial negara memilikikewenangan untuk mengatur masy Merasa memiliki wewenang, Negara menjadiOTORITER.
  19. 19. Hubungan Negara dan Masy alaHobbesNegaraMasyHubungan Otoriter dan Dogmatis
  20. 20. The Next Abad ke 18, John Locke (1632-1740): Melanjutkan analisa Tomas Hobbes,Kontrak Sosial (Namun ada perubahan) Masy berhak merubah kontrak sosial jikapemegang kewenangan dianggapgagal/merugikan masy Masy memiliki hak- hak laten yg harusdihormati oleh pemegang kewenangan Proses pengambilan keputusan harusdemokratis
  21. 21. Hubungan masy dan Negara alaJohn LockeDemokratis dan tidak DogmatisNegaraMasyaRuang Publik
  22. 22. Sosiologi Auguste Comte (1798-1857) Orang yg pertama kali yg membedakan antara ruanglingkup kajian sosiologi dengan ruang lingkup ilmu-ilmu pengetahuan lainnya. Ada 3 tahap perkembangan ilmu pengetahuan: Tahap teologis (mempercayai kekuatan tuhan, roh,dan dewa-dewa) Tahap metafisik (mempercayai kekuatan alam tanpapembuktian ilmiah) Tahap positif (tahap rasional) Sosiologi merupakan studi positif tentang hukum2dasar dari gejala- gejalan sosial Comte membedakan antara sosiologi statis dansosiologi dinamis.
  23. 23. Sosiologi statis (Comte) Belajar tentang hubungan antarmasyarakat Gejala sosial saling berkaitan Mempelajari sosiologi harusmencakup segala yang terkait dengankehidupan masyarakat (ekonomi,politik, keluarga, budaya, norma dansosial, pembangunan,dll)
  24. 24. Sosiologi dinamis (Comte) Sosiologi yang terkait denganpembangunan dan perubahan sosial.
  25. 25. Teori – Teori Sosiologi sesudahComte Teori- teori sosiologi sesudah comtedikaji sesui dengan bidang (mazhab)yang dituju: Mazhab Geografi dan lingkungan Mazhab organis Mazhab formil Mazhab Psikhologi Mazhab ekonomi Mazhab hukum
  26. 26. Mazhab Geografi dan lingkungan Mazhab ini dipopulerkan oleh Buckle dariInggris (1821) dan Le Play dari perancis Ada pengaruh keadaan alam terhadapmanusia (Bukle) Semakin teratur siklus alam maka semakinteratur kehidupan manusia (Bukle) Karakter manusia titentukan oleh keadaanlingkungan yang ditempati (Play)
  27. 27. Mazhab Organis dan Evolusioner Mazhab ini mempelajari kehidupan masydikaitkan dengan organisme manusia(pendekatan biologis) Mazhab ini berkembang menjadi teorisosiologi fungsional yang dikembangkanoleh Herbert Spencer (1820-1903) Struktur masyarakat yg terkecil hingga ygbesar masing2 memiliki fungsi yg berbeda2 Fungsi yg berbeda2 tersebut saling mengisidalam menciptakan keseimbangan sosial.
  28. 28. Mazhab Formil Mazhab ini dikembangkan olehSimmle (1858-1918) Seseorang dlm sosialisasi harusmenjadi warga masyarakat(terlembaga) Tanpa menjadi warga masyarakattidak mungkin terjadi interaksi sosial Dalam hidup bermasyarakat, individupaham akan tugas dan peranny.
  29. 29. Mazhab Psikhologi Mazhab ini berawal di Prancis ygdikembangkan oleh Gabriel Tarde (1843-1904) Proses interaksi sosial (masyarkat)didasarkan pada keinginan dankepercayaan. Pilihan individu dipengaruhi oleh prilakusosial yang dimiliki (mis: pilihan politik,pilihan organisasi,dll) Biasanya prilaku sosial tergantunglingkungan sekitar.
  30. 30. Mazhab Eknomi Mazhab ini dipelopori oleh tokoh terkenal dankontroversial, Karl Marx (1818-1883) yg berhayallahirnya masy tanpa kelas (keadalian sosial) Selama masy hidup berdasarkan kelas selama itupulaterjadi ketidak adilan Masy dlm kelas selalu dikuasai olh Pengusaha danPenguasa Dan selalu terjadi pertikaian (konflik) Pertikaian akan hilang ketika dibawa kekuasaan kelasmasy kecil (proletar) Dan lahirlah masyarakat tanpa kelas
  31. 31. Mazhab Hukum Mazhab ini sedikit banyakdikembangkan oleh Durkheim Agar masyarakat dapat hdp teraturperlu ada hukum Seseorang yg melanggar hukum akandikenai sanksi. Berat ringanya sanksi tergantung darisifat pelanggaran.
  32. 32. PERTEMUAN KE TIGA
  33. 33. PROSES SOSIALDAN INTERAKSI SOSIALSALAHUDIN,S.IPAlamat: www.cyberpolitika .blogspot.com
  34. 34. Proses Sosial Adalah cara2 berhubungan yg dapt dilihatapabila orang perorangan dan kelompok2manusia saling bertemu dan menentukansistem,aturan,norma,dan nilai yg dapatmenciptakan kehidupan yg dinamis Proses belajar mengajar adalh contoh konkritterjadinya proses sosial Pada proses belajar mengajar, berhubunganberbagai elemen (mahasiswa) dan dosenuntuk menentukan aturan kuliah. Aturan kuliah adalah hasil dari proses sosialitu.
  35. 35. Interaksi Sosial Adalah kunci dari semua kehidupan sosial.Kenapa?karena tanpa ada interaksi sosialtak mungkin ada kehidupan bersama. Interaksi sosial bukan hanya bertemubelaka namun berusaha menghasilkanpergaulan hidup dlm suatu kelompok sosial Pergaulan hidup baru akan terjadi apabilaorang perorangan atau kelompok2 manusaibekerjasama, saling berbicara, menukarpengalaman/pikiran/pandangan,mengadakan persaingan, dan bahkanmengadakan pertikaian.
  36. 36. The Next Interaksi sosial, harus mencapai pada tarafreaksi pihak lain (si A ketemu si B, maka siB harus bereaksi untuk merespon si A) Jika tidak, interaksi sosial tidak terjadi Oleh karean itu, interaksi didasrkan olehberbagai faktor: Faktor Imitasi Faktor Sugesti Faktor Identifikasi, dan Faktor Simpati
  37. 37. Faktor Imitasi Imitasi dpt mendorong seseorang untukmematuhi kaedah2 dan nilai2 yg berlaku Imitasi dimungkinkan terjadi hal2 ygnegatif, yaitu pihak lain cenderung meniruatau menerima apa adanya yg dimiliki olehpihak yg mengajak bicara. Pihak lain (komunikan) menggunakan akaldan fikiranya namun tidak dipergunakanuntuk menyeleksi pesan yang disampaikanoleh komunikator. Berlangsung pada masy tradisional.
  38. 38. Faktor Sugesti Berlangsung apabila seseorang memberisesuatu pandangan atau suatu sikap ygberasal dari dirinya yg kemudian diterimapihak lain Sama dengan imitasi, bedanya adalahpihak lain (komunikan) tidak menggunakanakal fikiranya (rasionalitasnya) Berlangsung pada masy yg tradisional.
  39. 39. Faktor Identifikasi Merupakankecenderunga2/keinginan2 dlm diriseseorang untuk menjadi samadengan pihak lain. (ingin belajarbudaya orang lain) Proses awal pada faktor identifikasiini adalah adanya kesadaran untukmau bergabung untuk belajarkaedah2 yang berlaku pada pihaklain.
  40. 40. Faktor Simpati Merupakan suatu proses dimanaseseorang merasa tertarik denganpihak lain Sama dengan identifikasi, bedanyabukan hanya untuk belajar tapi untukbekerjasama.
  41. 41. Syarat-Syarat Terjadinya Interaksi Sosial Adanya Kontak Sosial Adanya Komunikasi
  42. 42. Kontak sosial dpt berlangsung pada 3bentuk: Antara orang-perorangan(Lingkungan Keluarga) Antara orang perorangandengan kelompok (lingkunganorganisasi) Antara kelompok dengankelompok (lingkungan antarorganisasi).
  43. 43. Kontak Sosial dpt berlangsungpositif dan negatif Positif, ketika kontak sosialmenciptakan hubungan kerjasama Negatif, ketika kontak sosial tidakdirespon oleh pihak lain.
  44. 44. Kontak sosial dpt berlangsungprimer dan sekunder Primer, kontak langsung Sekunder, kontak melalui perantara
  45. 45. Komunikasi Sosial Seseorang memberikan tafsiran padaperilakuan orang lain (yg berwujudpembicaraan, gerak2 badaniyah atausikap) perasaan2 apa yang ingindisampaikan oleh orang tersebut.Contoh kasus: Apabila seorang anak jalanan dikasihuang 200.000, dia akan bersyukur, tapi perhatianutamanya kenapa orang itu memberinya uang.Apakah orang itu kasian dengan keadaan si anakjalanan itu, atau orang itu ingin bersedekah. Jikaanak jalanan itu tidak bisa menemukan jawabannya.Maka selama itupula tidak terjadi KOMUNIKASISOSIAL.
  46. 46. Bentuk2 Interaksi Sosial Kerjasama (cooperation) Persaingan (competition) Pertentangan atau pertikaian (conflik)
  47. 47. Cooperation Kerjasama karean orientasi/kepentinganorang perorangan terhadap kelompoknya(yaitu in-groupnya) dan kelompok lainnya(yg merupakan out-groupnya)(Ex: IntraParpol dan Antar Parpol) Fungsi kerjasama adalah menghimpunkekuatan untuk mencapai tujuan ygdiinginkan (Ex: Koalisi antar parpol) Kerjasama akan kuat apabila ada ancamandari pihak luar
  48. 48. The Next Bentuk2 kerjasama: Bargaining, yaitu pelaksanaan perjanjianmengenai pertukaran barang2 dan jasa2 antardua organisasi atau lebih Co-optation, yaitu suatur proses penerimaanunsur2 dlm kepemimpinan atau pelaksanaanpolitik dlm suatu organisasi, sebagai salah satucara untuk menghindari terjadinya kegoncangandlm stabilitas organisasi yg bersangkutan Coalition, kombinasi antar dua organisasi ataulebih yg mempunyai tujuan2 yg sama.
  49. 49. Competition Sebagai proses sosial, dimana orangperorangan atau kelompok2 manusia yangbersaing mencari keuntungan (dalam politikdan ekonomi) Persaingan mempunyai dua tipe umum yaitubersifat pribadi dan tidak pribadi Bersifat pribadi, orang perorangan secaralangsung bersaing (Ex. Anggota partaibersaing untuk mendapatkan jabatan partai) Bersifat tdk pribadi, bersaing antar kelompok(Ex. Partai2 bersaing dlm Pemilu untukmendapatkan suara rakyat.
  50. 50. Conflict Suatu proses sosial dimana orang peroranganatau kelompok manusia berusaha untukmemenuhi tujuannya dngan jalan menantangpihak lawan yg disertai dengan ancaman dankekerasan Sebab terjadinya pertentangan adalah: Perbedaan antara orang perorangan (PerbedaanPendapat) pertengan positif Perbedaan kebudayaan pertentangan negatif Perbedaan kepentingan pertentangan negatif Perubahan2 sosial (tradisional melawan arusmodernisasi) pertentangan negatif
  51. 51. The Next Bentuk khusus pertentangan: Pertentangan pribadi Pertentangan rasial Pertentangan antar kelas2 sosial Pertentangan politik Pertentangan internasional (Ex. Indo VsMalaysia)
  52. 52. The Next Akibat atau hasil dari pertentangan: Kuatnya solidaritas dari in-group (khususpertentang dengan kelompok lain) Retaknya persatuan kelompok(khususnya pertentangan intrakelompok) (Ex. Konflik Internal PKB) Hancurnya harta benda dan jatuhnyakorban manusia (Ex. Etnis Maduran danSampit)
  53. 53. PERTEMUAN KE IV
  54. 54. KELOMPOK – KELOMPOK SOSIALSALAHUDIN,S.IP
  55. 55. Latar Belakang Manusia adalah mahluk sosial Ingin berkumpul antara satu dengan yg lain(Ex. Adam dan Hawa) Tanpa kawan atau teman hidup menjadihampa dan bahkan terjadi distabilitassosial/stres Oleh karena itu, tercipta kelompok sosial Kelompok sosial dintaranya: Keluarga,masyarakat,kumpulan, organisasi,dll Hubungan manusia dalam kelompok sosialadalah untuk saling tolong menolong.
  56. 56. Syarat2 Kelompok Sosial Anggota kelompok harus sdar bahwadia merupakan sebagian darikelompok yg bersangkutan Dalam kelompok, ada hubungantimabl balik antar anggota Ada kepentingan yg sama, tujuan ygsama, ideologi yg sama,dll.
  57. 57. Macam-macam kelompok sosialNo Kategori utama Tipe umum Tipe khusus Kriteria Utama1 Kesatuan wilayah Community Daerah: rural(desa), urban(kota)1. Kepentingan2. Bertempat tinggal disuatu wilayah tertentu2 Kesatuan2 atasdasar kepentinganyg samaKelas Status Sosial Perbedaan dlmkedudukan,kesempatan & tingkatEkonomisKelompoketnis danrasKelompok atasdasar perbedaanwarna kulitCiri-ciri badaniyahKerumunan Kerumunan dengankepentingan ygsamaTidak mengikatPrimarygroupKeluarga, danOrmas, OrpolOrganisasi sosial yg formil
  58. 58. Faktor2 yg menentukan kelompok sosial Kesadaran akan jenis yg sama(organisasi profesi, ex:IkatanPerempuan Indonesia, dll) Adanya hubungan sosial (IkatanPelajar dan Mahasiswa Bima) Orientasi pada tujuan yg sudahditentukan (Parpol,Ormas)
  59. 59. Formal group dan informal group Formal Group adalah kelompok2 ygmempunyai peraturan2 yg tegas dandengan sengaja diciptakan olehanggota2nya untuk mengatur hubunganantara anggota2nya (Ex. instansipemerintahan, Ikatan MahasiswaMuhammadiyah, Himpunan MahasiswaIslam Indonesia,dll) Informal Group tdk mempunyai strukturdan organisasi yg pasti. (Ex. MahasiswaKelas A/B)
  60. 60. Membership group dan Reference group(Robert K. Merton) Membership group merupakankelompok dimana setiap orang secarafisik menjadi anggota kelompkoktersebut Syarat2 membership group: Selalu berhubungan dengangroup/kelompok/organisasi/lembaga Membership group selalu membantuuntuk membangun group Memiliki kepekaan terhadap group
  61. 61. The Next Reference group adalah klmpok sosial ygmenjadi ukuran bagi seseorang (bukananggota kelompok tersebut) untukmembentuk pribadi dan prilakuknya(ANggota DPR/DPRD diarahkan oleh partaipolitik) Kelompok sosial memiliki aturan normatif ygharus dipatuhi oleh member/anggotaorganisasi (Anggota DPR/DPRD harus patuhterhadap partai politik) Aturan tersebut bersifat mengikat(Mahasiswa tdk mematuhi aturan dianggapgagal)
  62. 62. Kelompok2 sosial yg tidak teratur(Soerjono Soekanto) Kerumunan (Crowd) Bersifat sementara (kumpulan orang2 di stasiunkertea api) Tidak terorganisirkan (orang2 di stasiunberkumpul tanpa koordinasi sebelumnya) Memiliki tujuan yang sama (membeli karcis) Kesamaan identitas antar individu (di stasiun tdkada mahasiswa, guru, profesordll yg adaPembeli Karcis) Memiliki pimpinan namun tak mempunyai sistem(Direktur PT KA tdk memiliki hubungan ygterikat dengan pembeli karcis)
  63. 63. The Next Publik merupakan kumpulan manusiayg jumlahnya tidak bisa diukur : Interaksi mereka terjadi secara tidaklangsung melalui alat2 komunikasiseperti surat kabar, radio, TV, film,internet (email, FB, Blog, website,dll) Alat komunikasi tersebut adalah ruangpublik bagi publik.
  64. 64. Community (Soerjono Soekanto) Diterjemahkan sebagai “masyarakatsetempat” Masy setempat adalah suatu wilayahkehidupan sosial yg ditandai oleh suatuderajat hubungan sosial yg tertentu Dasar2 daripada masy setempat adalahlokalitas dan perasaan semasyarakatsetempat (Ex. Masyarakat Pedesaan danMasyarakat Perkotaan)
  65. 65. Masy Desa (rural community) MasyPerkotaan (urban community) Rural community: Mempunyai hubungan yg lebih erat dan lebihmendalam (semangat kebersamaan/gotongroyong) Segala sesuatunya dijalankan atas dasarmusyawarah Pada umunya hidup dari pertanian: cara bertanisangat tradisional, mereka merasa puas apabilakebutuhan keluarga telah dicukupinya, pekerjaandiluar pertanian hanya pekerjaan sampingan Rata2 hidup dalam kesederhanaan (makan,pakaian,dan kebutuhan2 lainya) Keyakinan terhadap hukum adat (tradisional) kuat.
  66. 66. The Next Urban community: Individual, orang2 kota dapat mengurus dirinyasendiri tanpa harus nergantung pada orang lain Keberagaman identitas. Dikarenakan, pendatangberangkat dari berbagai daerah Kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaanlebih banyak Menjalankan segala sesuatu atas dasarpertimbangan rasional bukan trdaisi Proses perubahan sosial lebih cepat.Dikarenakan hidup yg terbuka atas informasi ygada.
  67. 67. PERTEMUAN KE V
  68. 68. MANUSIA DAN BUDAYASALAHUDIN, S.IP
  69. 69. Latar belakang Masyarakat adalah orang yg hdpbersama dan menghasilkankebudayaan Tak ada masyarakat yg tidak memilikikebudayaan Tak ada kebudayaan tanpamasyarakatAPAKAH KEBUDAYAAN ITU?
  70. 70. MANUSIASBG MAHLUKSOSIALMASYARAKAT:Bersama , berkumpulwaktu yg lama.BUDAYADefinisi Kebudayaan2 Ruang Lingkup Budaya3 Unsur Kebudayaan4 Fungsi Kebudayaan5 Hakikat Kebudayaan6 Hub. Keprbadian, perilaku,dan budaya7 Akulturasi Kebudayaan8 Pengaruh Budaya Asing ygmudah diterima dan ygsulit diterima.MANUSIA, MASYARAKAT, DAN BUDAYA
  71. 71. Sekilas definisi kebudayaan E.B Tylor (pakar antropologi) megatakan :Kebudayaan adalah kompleks yg mencakup pengetahuan,kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat-istiadat dnkemampuan2 serta kebiasaan2 yg didapatkan oleh manusiasebagai anggota masyarakat Kebudayaan yg disebutkan diatas, dimiliki oleh masing2kebudayaan yg ada diberbagai masyarakat Bedanya, masing2 masyarakat memiliki kebudayaan ygberbeda (budaya jawa beda dengan budaya bima,budaya bima beda dengan budaya lombok, dll) Perbedaan budaya disebabkan oleh adanya perbedaanlatar belakang (lingkunga, pendidikan, ekonomi,dll)
  72. 72. The Next Dalam skala bangsa dan negara,kebudayaan dibagi dua: kebudayaannasional (umum) dan kebudayaan lokal(sub cultur) Kebudayaan nasional diakui dan dimilikioleh seluruh masyarakat yang ada didalambangsa tersebut (Ex. bendera merah2 putihadalah simbol budaya indonesia yg harusdiakui oleh warga negara indonesia) Kebudyaan lokal (sub cultur) adalahbudaya yg dimiliki oleh masing2 masydaerah Indonesia
  73. 73. Unsur2 kebudayaan yg dianggapsebagai cultural universals:1. Peralatan dan perlengkapan hidup manusia : pakaian,perumahan, alat2 rumah tangga, senjata, alat2produksi, transport dan sebagainya.2. Mata pencaharian dan sistem2 ekonomi : pertanian,peternakan, sistim produksi, sistim distribusi, dansebagainya.3. Sistem kemasyarakat : sistem kekerabatan,organisasi politik, sistim hukum,sistim perkawinan.4. Bahasa :lisan maupun tertulis.5. Kesenian :seni rupa, seni suara, seni gerak dansebagainya.6. Relisi (sistem kepercayaan).***Cultural universals adalah unsus-unsur kebudayaan yang berlaku umum pada setiap budaya .
  74. 74. Fungsi kebudayaan bagi masyarakat Untuk melindungi diri terhadap alam(budaya orang papua, gunungsebagai ibu) Untuk mengatur hubungan antarmanusia Sebagai wadah dari pada segenapperasaan manusia
  75. 75. Sifat hakikat kebudayaan (SoerjonoSoekanto) Kebudayaan terwujud dan tersalurkan dariperikelakuan manusia Kebudayaan telah ada terlebih dahulu daripada lahirnya suatu generasi tertentu, dantidak akan mati dengan habisnya usiagenerasi yg bersangkutan (BENARKAH ITU?) Kebudayaan diperlukan oleh manusia dandiwujudkan dlm tingkah lakunya Kebudayaan mencakup aturan2 yg berisikankewajiban2, tindakan2 yg diterima danditolak, tindakan2 yg dilarang dan tindakan2yg diizinkan.Sifat hakikat diatas menjadi ciri bagi setiap kebudayaan
  76. 76. Kepribadian, perikelakukan, dankebudayaan Kepribadian merupakan latar belakang perikelakuan manusia Kepribadian menunjukan pada sikap dan pikiran individu,bukantindakan Ex:Apabila seorang harus menyelesaikan perselihan yg terjadi antara 2orang; keinginannya u/ menyelesaikan perselisihan, kinginan u/ tdkmengacaukan, atapun keinginan u/ mempertajam perselihan tersebut.KEINGINAN2 ITU ADALAH KEPRIBADIANNYA.Sedangkan tindakanya dlm mewujudkan keinginan tersebut merupakanPERIKELAKUANNYA. Jadi, Kepribadian adalah wujud konkrit dari Perikelakuan. Apa bila Kepribadian dan keperilakuan dilakukan secara terusmeneru, menjadi kebiasaan, dan diakui oleh secara umum makaakan menjadi KEBUDAYAAN MASYARAKAT Pada perkembangan selanjutnya, KEBUDAYAAN DAPATMEMPENGARUHI KEPRIBADIAN INDIVIDU. (lingkungan berbasisBudaya islami sedikit banyak mempengaruhi kepribadian islamiindividu yg ada disekitarnya. Ex. Budaya pesantren)
  77. 77. Beberapa kebudayaan yg dengannyata mempengaruhi kepribadian Kebudayaan2 khusus atas dasarkedaerahan Kebudayaan cara hdp di desa dan di kota(rural and urban society) Kebudayaan khusus kelas sosial Kebudayaan khusus atas dasar agama Kebudayaan khusus atas dasar keahlian(Ex. Kepribadian seorang dosen berbedadengan kepribadian seorang tani)(Dari beberapa kenyataan diatas betapa besarnya pengaruh kebudayaan terhadap Pembentukan kepribadian individu)
  78. 78. Akulturasi kebudayaan Merupakan proses percampuranantara dua budaya atau lebih Ex. Budaya perekonomian indonesiayg mengalami percampuran denganbudaya perekonomian Barat(Ekonomi kerakyatan dan ekonomiliberal)
  79. 79. Unsur2 kebudayaan asing ygmudah diterima Unsur2 kebudayaan kebendaan,misalnya peralatan yg sangatbermanfaan bagi masyarakat: mesinpenggilingan, mesin pembajakan(traktor) untuk masy tani Unsur2 yg terbukti membawamanfaat besar, misalnya: INTERNET,COMPUTER, HP, PERCETAKAN, dll
  80. 80. Unsur2 kebudayaan asing yg sulitditerima oleh masyarakat Unsur2 yg menyangkut kepercayaanseperti ideologi, falsafah hidup,dll
  81. 81. Penyebab akulturasi budaya Kegoncangan budaya (Cultural shock)bagi masyarakt yg sulit menerima
  82. 82. PEREMUAN KE IV
  83. 83. Lembaga KemasyarakatanSALAHUDIN, S.IP
  84. 84. Latar Belakang Didalam masyarakat pasti ada norma ygmengatur hidup mereka guna mencapaiketertiban hidup Norma- norma tersebut berkelompok2 pdberbagai kebutuhan pokok manusia. Ex. Kebutuhan pendidikan, kebutuhan akanrasa keindahan,dll Kebutuhan2 itu menjelma menjadi lembagakemasyarakat berdasarkan bidangnya:Lembaga Pendidikan , lembaga kesenian,dllAPA YG DIMAKSUD DENGAN LEMBAGA KEMASAYARAKATAN ITU?
  85. 85. The NextLembaga kemasyarakatan merupakanhimpunan daripada norma-norma darisegala tingkatan yg berkisar pada suatukebutuhan pokok didalam kehidupanmasyarakat(Soerjono Soekanto)Pentingnya lembaga kemasyarakatanadalah agar ada keteraturan dan integrasidalam pemenuhan kebutuhan pokokmasyarakat
  86. 86. Fungis lembaga kemasyarakatan Memberikan pedoman pd anggota2 masy,bagiman mereka harus bertingkah lakuatau bersikap didalam menghadapimasalah2 dlm masy yg terutamamenyangkut kebutuhan2 yg bersangkutan Menjaga kebutuhan dari masyarakat ygbersangkutan Sebagai sistem pengendalian (socialcontrol)Apabila hendak mempelajari kebudayaan maka harus teliti denganlembaga kemasyarakatanya. KENAPA DEMIKIAN ?
  87. 87. Ciri2 umum lembaga kemasyarakatan Terorganisir berdasarkan kebutuhanpokok (tujuan) Memiliki kelengkapan alat untukmencapai tujuan (Aturan lembaga,pengurus lembaga, program kerjalembaga, dll) Dll
  88. 88. Tipe2 lembaga kemasyarakatan Lembaga adat (kumpulan masyarakat adat) Lembaga pemerintahan (negara: eksekutif,yudikatif, legislatif,dll) Lembaga politik (Partai Politik) Lembaga privat (Perusahaan) Lembaga pendidikan (sekolah:SD,SMP,SMA,Perguruan Tinggi) Lembaga sosial (Ormas: NU danMuhammadiyah,dll) Dll
  89. 89. Cara menganalisa/menelitilembaga kemasyarakatan Analisa secara historis (bagaimanalembaga itu berdiri dan berkembang) Analisa komparatif (menelaahlembaga kemasyarakatan tertentudalam berbagai masyarakat lainnya) Analisa secara fungsionil(menganalisahubungan antara lembaga )Ketiga cara analisa diatas saling melengkapi, atau dengan kata lain salah satu penDekatan dipakai sebagai alat pokok, yang lain sebagai alat tambahan
  90. 90. Conformity dan Devition Conformity, mentaati aturan dan nilai ygberkembang didalam masyarakat ataulembaga kemasyarakatan.Tradisi dan nilai sosial yg terlembagasangat kuat dan dijunjungtinggi Devition, penyimpangan terhadap aturandan nilai yang berlaku didalam masyarakat.Tradisi tidak lagi digunakan dalampemenuhan kebutuhan hidup atau aspirasi(Robert K. Merton)
  91. 91. PERTEMUAN KE VII
  92. 92. Stratifikasi Social (Pelapisan Sosial)SALAHUDIN,S.IP
  93. 93. Pendahuluan Selama dlm masy ada sesuatu yg dihargaipasti ada sistem pelapisan sosial Pelapisan sosial adalah koadrat dalamhidup bermasyarakat Ciri yg berlapis adalah ciri umum ygberlaku didalam hidup bermasyarakat(Pitrim A. Sorikin) Ada kaya, miskin, dosen, mahasiswa,karyawan,dll. Aristoteles: Kelas atas, rendah, danmenengah.APA YG DIMAKSUD DENGAN PELAPISAN- PELAPISAN SOSIAL ITU?
  94. 94. Pengeritan Pelapisan Sosial (PitrimA. Sorikin) Pembedaan penduduk atau masy ke dalamkelasa2 secara bertingkat(secara hirarkis) Perwujudannya adalah adanya kelas yglebih tinggi dan kelas yg lebih rendah Dasar terjadinya pelapisan sosialdikarenakan tidak adanya keseimbangandlm pembagian hak2 dan kewajiban2.
  95. 95. Bentuk-bentuk konkrit lapisan2 sosial(Soejono S.) Kelas ekonomis Kelas Politik Kelas Jabatan
  96. 96. Pelapisan, pertentangan, tatatertib Seperti yg sudah dijelaskan, pelapisansosial selalu ada dalam hdp bermasyarakat Dengan demikian pertentangan antarlapisan sosial pun selalu ada Padahal masy membutuhkan tatatertib,stabil, and aman Oleh karena itu perlu ada keadilan dalamdistribusi kekuasaan atau kewenangan. Kekuasaan semakin tdk didistribusikandengan baik maka pertentangan antarlapisan sosial meningkat (Ex. Negaraotoriter Indo era Orba)
  97. 97. Sifat lapisan dalam suatu masyarakat Bersifat tertutup, dimana mobilitassangat terbatas atau bahkan tdk ada(Statis)Biasanya terdapat pada masyarakat ygmenganut tradisi KASTA (terdapat diIndia dan Bali : Kasta Brahmana,Ksatria, Vaicya dan Sudra) Bersifat terbuka, dimana mobilitassangat besar (dinamis)
  98. 98. Ukuran untuk menggolongkan anggotamasy ke dalam lapisan2 sosial Ukuran kekayaan Ukuran kekuasaan Ukuran kehormatan Ukuran ilmu pengetahuanKriteria diatas bukanlah ukuran utamanamun menjadi dasar timbulnyasistem berlapis-lapisan dalammasyarakat
  99. 99. Unsur2 lapisan sosial Kedudukan sosial Tempat seseorang secara umum didalammasyarakatnya sehubngan dengan orang2 lain, dlmarti lingkungan pergaulannya atau organisasi(Kedudukan sebagai ketua organisasi, anggotaorganisasi,ketua adat,dll) Dua cara memperoleh kedudukan sosial: Ascribed-status, yaitu kedudukan yg diperoleh tanpamemperhatikan keterampilan dan kemampuan (biasaterdapat pada masyarakat pelapisankasta/teruntemurun) Achieved – status,adalah kedudukan yg dicapai olehseseorang atas dasar keterampilan dan kemampuan(untuk mendapatkan gelar Prof bidang pemerintahanharus memenuhi syarat: memiliki karya (buku) dankemampuan yng mempuni dalam bidang ilmupemerintahan)
  100. 100. The Next Peran (role) Peran merupakan tindak lanjut dari kedudukan Peran merealisasikan fungsi kedudukan Tingkat peran seseorang tergantung kedudukannya Ex. Seorang ketua umum partai memiliki peran yanglebih besar dibandingkan dengan seorang anggotapartai. Tujuan peran: untuk menjaga nilai2 sosial(hubungan) antara individu dengan individu,individudgn kelompok, dan kelompok dengan kelompok. Dengan adanya peran masing2 akan terciptakeseimbangan sosial.
  101. 101. Ilustrasi Peran Dlm KeseimbanganSosialPARPOL MasyarakatDPR/DPRDPresidenOrmas/LSMParpol harus menjaga perannya sebagaimana yg sudah disepakati secara bersama,Jika tdk akan tercipta hubungan yg tdk harmonis dan ketidak seimbangan sosial.
  102. 102. Gerak sosial (social mobility) Merupkan peralihan status individu Jenis gerak sosial: Gerak horisontal dangerak vertikal Gerak horisontal adalah peralihan individudari kelompok sosial ke kelompok sosiallainya (Ex. Dari PAN ke PDIP) Gerak vertikal adalah perpindahan individudari suatu kedudukan sosial ke kedudukansosial lainnya, yg tdk sederajat.
  103. 103. Ada dua jenis gerak sosial ygvertikal Gerak sosial vertikal yg naik: Peralihan individu dari kedudukan ygrendah ke kedudukan yg lebih tinggiI(dari anggota partai menjadi ketuaumum partai) Peralihan individu kelompok baru yglebih tinggi perannya (dari Partai kecil kepartai yg besar) Gerak sosial yg menurun: Kebalikandari gerak sosial vertikal yg naik.
  104. 104. Tujuan belajar/penelitian geraksosial Untuk memahami bagaimana peranindividu dlm melakukan gerak sosial Untuk mengetahui apa penyebabterjadinya gerak sosial vertikal ygnaik Untuk mengetahui apa penyebabterjadinya gerak sosial vertikal ygmenurunSemakin terbuka sistem pelapisan masy maka semakin besar peluang untuk gerak sosial Vertikal yg naik, dansemakin tertutup sistem pelapisan sosial masy maka semakin kecil peluang Untuk gerak sosial yg naik.
  105. 105. Saluran gerak sosial vertikal ygnaik (social circulation) Angkatan bersenjata (siapa mengabdi profesionalakan mendaptkan kedudukan yg lebih tinggi danmemiliki kewenangan yg besar) Lembaga keagamaan (ajaran agama,manusiamemiliki kesempatan yg sama untuk mendapatkankedudukan yg lebih tinggi. Nabi Muhammad SAW darianak gembala bisa mempengaruhi dunia,dll) Lembaga pendidikan (memberikan kesempatan untuksukses) Organisasi politik(orang yg pandai dlm politik akanmendapatkan kedudukan politik yg lebih tinggi) Organisasi ekonomi (orang yg kaya lebh besarpuluangnya untuk menduduki status yg lebih tinggi)
  106. 106. Piramida lapisan sosialLapisanatasLapisan menengahLapisan bawahjumlahnya terbatas
  107. 107. PERTEMUAN KE VIII
  108. 108. Kekuasaan dan KewenanganSALAHUDIN, S.IP
  109. 109. Pengertian Kekuasaan Kekuasaan adalah kesempatan seseorang atau sekelompok orang untukmenyadarkan masyarakat akan kemauan-kemauannya sendiri, dengansekaligus menerapkannya terhadap tindakan-tindakan perlawanan dari orang-orang atau golongan-golongan tertentu (Max Weber) Kekuasaankemampuan seseorang atau sekelompok manusia untukmempengaruhi tingkah lakunya seseorang atau kelompok lain sedemikianrupa, sehingga tingkah laku itu menjadi sesuai dengan keinginan dan tujuandari orang yang memiliki kekuasaan itu. (Miriam Budiardjo) Keseluruhan dari kemampuan , hubungan-hubungan dan proses-proses yangmenghasilkan ketaatan dari fihak lain…untuk tujuan-tujuan yang ditetapkanoleh pemegang kekuasaan. (Ossip K. Flechtheim)
  110. 110. Continue… Kekuasaan→kemampuan untuk mengendalikan tingkah laku orang lain, baik secaralangsung dengan memberi perintah , maupunsecara tidak langsung dengan memper- gunakansegala alat dan cara yang tersedia. (R.M. MacIver) Pada dasarnya kekuasaan →ditunjukkan padadiri manusia (utamanya kekuasaanpemerintahan dalam negara).
  111. 111. Jenis Kekuasaan berdasarkan bidang : Kekuasaan militer Kekuasaan ekonomi Kekuasaan politik Kekuasaan budaya Kekuasaan pemerintahan(birokrasi) Kekuasaan hukum.
  112. 112. Diskusi analisis:“Menurut anda, jenis kekuasaan manayang mendominasi diIndonesia?”Analisislah dengan data danberikan contoh.
  113. 113. Sumber Kekuasaan Legitimate Power → perolehan kekuasaan melaluipengangkatan (UU, SK, dll) Coersive Power → perolehan kekuasaan melalui cara kekerasan(perebutan atau perampasan bersenjata, unconstitutional, kudeta(coup d’ etat). Expert Power → perolehan kekuasaan berdasarkan keahlianseseorang (merit system). Reward Power → perolehan kekuasaan melalui suatu pemberianatau karena berbagai pemberian. Reverent Power perolehan kekuasaan melalui daya tarikseseorang (fisik, performance, dll). Legitimasi Sosial kekuasaan yag diperoleh melalui pemilihanyang dilakukan oleh masyarakat (rakyat).
  114. 114. Bentuk-bentuk Kekuasaan Influence, kemampuan untuk mempengaruhi orang lain agarmengubah sikap dan perilakunya secara sukarela. Persuasion, kemampuan meyakinkan orang lain denganargumentasi untuk melakukan sesuatu. Manipulasi, penggunaan pengaruh, dalam hal ini yangdipengaruhi tidak menyadari tingkahlakunya mematuhipemegang kekuasaan. Coercion, peragaan kekuasaan (ancaman paksaan) yangdilakukan seseorang atau kelompok terhadap pihak lain agarbersikap dan berperilaku sesuai dengan kehendak pemilikkeuasaan. Force, penggunaan tekanan fisik, membatasi kebebasanmenimbulkan rasa sakit, atau pun membetasi pemenuhankebutuhan biologis agar melakukan sesuatu.
  115. 115. Ciri – ciri kekuasaan :1. Mengendalikan orang lain2. Orang mampu mengontrol pihak lain, tetapi adaperlawanan3. Dalam menggunakan kekuasaan selalu ada konfliksosial4. Siapa yang memiliki social resources pastilah menang5. Tetapi sesuatu yg dikeluarkan blm tentu mendapatkansprti yg diinginkan, karena ada mekanismekompromi.
  116. 116. Pelaksanaan Kekuasaan :3 Masalah utama kekuasaan: Bagaimana kekuasaan dilaksanakan Bagaimana kekuasaan didistribusikan Mengapa seseorang atau kelompok tertentu memiliki kekuasaanyang lebih besar dalam situasi dan kondisi tertentu4 Faktor Pelaksanaan kekuasaan: Bentuk dan jumlah sumber Distribusi sumber Kapan mengunakan sumber dan hasil penggunaan sumberkekuasaan
  117. 117. Tiga cara individu/organisasimempraktikkan kekuasaan (Collins) : Uang  banyak orang terkalahkan karenamembutuhkan uang. Paksaan  banyak orang terkalahkan karenaancaman. Membangun solidaritas sosial. Langkah inilebih efektif, sebab berhasil membuat individumerasa memiliki identitas.
  118. 118. Kewenangan : Kekuasaan negara dalam menguasaimasyarakat memiliki otoritas dan kewenangan Otoritas dalam arti hak untuk memilikilegitimasi kekuasaan Kewenangan dalam arti hak untuk ditaati(obedience).
  119. 119. Perbedaan Kekuasaan danKewenangan :Kekuasaan Berhubungan dengan kepribadian individu Tidak selalu berupa kewenangan Memiliki keabsahan (legitimate power) Tidak selalu memiliki keabsahanKewenangan Berhubungan dengan posisi atau peranan sosial seseorang Hak moral untuk membuat dan melaksanakan keputusan politik dalamsebuah negara (pemerintahan) Wewenang adalah sebuah hubungan yang sah, dan tidak tunduk kepadaperintah orang yg berwenang dpt dikenai sanksi tertentu.
  120. 120. Permasalahan dlm kewenangan : Pembagian wewenang dlm sebuah persyarikatanmenciptakan kelompok – kelompok bertentangan(Contoh : perpecahan parpol di Indonesia) Kelompok setia org, karena mendapatkankewenangan Kelompok tandingan, karena tidakmendapatkan kewenangan penentu dlm org.
  121. 121. PERFORMANCE KEKUASAANPRESIDEN RI.
  122. 122. PRESIDEN IRAN
  123. 123. MOAMMAR KADAFI
  124. 124. OBAMA : PRESIDEN AS
  125. 125. Hugosaves : VENEZUALA
  126. 126. PERTEMUAN KE IX
  127. 127. Perubahan Sosial dan KebudayaanSALAHUDIN, S.IP
  128. 128. Latar Belakang Masy manusia adalah mahluk dinamis yg tiap saatselalu mengalami perubahan Perubahan dpt mengenai: nilai- nilai sosial, pola2perilakuan, susunan lembagakemasyarakatan,kekuasaan dan kewenangan,bentukinteraksi sosial,dll. Perubahan itu ada yg cepat ada yang lambat,tergantung sistem lapisan masy (seperti yg sudahdijelaskan) Lapisan sosial tertutup  perubahan cenderunglambat. Kenapa? Lapisan sosial terbuka perubahan cenderung cepat.Kenapa? Ingat!!perubahan itu bukanlah semata2 suatukemajuan namun juga kemunduran. Apa maksudnya?BAGAIMANA DENGAN PERUBAHAN SOSIAL DI INDONESIA?DISKUSIKAN!
  129. 129. Rangkuman definisi perubahan2sosial dan kebudayaan William F. Ogburn, perubahan2 sosialmencakup unsur2 kebudayaan baik ygmateril maupun immateril. Menurut Mac Iver, perubhana sosial dlmkebudayaan materil mencakup: mesinketik, alat pencetak, telekomunikasi (HP),dll. Immateril adalh cultur elementmencakup: cara berfikir, pergaulan hidup,seni, dll. Kingsley Davis mengartika, perubahan2sosial sebagai perubahan2 yg terjadi padastruktur dan fungsi masy.
  130. 130. Bentuk2 perubahan sosial dan kebudayaan1. Perubahan2 yg terjadi secara lambat danperubahan2 yg terjadi secara cepat.1. Peruabahan secara lambat (evolusi) adalhperubahan yg bertahap tanpa direncanakan dantdk perlu sejalan dengan peristiwa yg ada(Ex.Kita pada tahun 1880-an tdk pernahterfikirkan akan terjadi perubahan polakomunikasi jarak jauh (HP) seperti yg kita laluisekarang ini)2. Perubahan secara cepat (revolusi) adalahperubahan yg direncanakan atas dasarkeinginan bersama(Ex. Indonesia merdekakarena keinginan bersama rakyat indonesia,dariyg dijajah menjadi merdeka)
  131. 131. Syarat2 Revolusi:1. Harus ada keinginan bersama untukmelakukan revolusi2. Harus ada persaan tidak puas terhdapkeadaan3. Adanya seorang pemimpin atausekelompok orang yg dianggap mampumemimpin mas tersebut4. Harus ada momentum yg tepat
  132. 132. The Next2. Perubahan2 yg pengaruhnya kecil dan pengaruhnyabesar1. Perubahan yg pengaruhnya kecil adalah perubahanyg tidak membawa pengaruh langsung ataupengaruh yang berarti bagi masyarakat. Misanya:perubahan mode pakaian yang hanya dirasakan olehsi pemakai itu bukan lembaga- lembagakemasyarakatan2. Perubahan yang pengaruhnya besar adalahperubahan yang membawa pengaruh langsung bagimasyarakat. Misalnya perubahan sistem agrarismenuju sistem industrialisasi. (masyarakat tanisemakin susah mendapatkan tanah karena dikuasaioleh pemodal untuk industri, Ex. Di Jakarta)
  133. 133. Faktor penyebab perubahan2 sosial Faktor internal (perubahan yg datang dari masyarakatitu sendiri) Faktor eksternal (perubahan yg datang dari alamsekitarnya) yg dikarenakan oleh bencana alam. (Ex.Masyarakat Porong Suduarjo, kareana lumpur merekapindah, ada yang ke kota menjadi buruhperusahaan,pedagang dan ke desa menjadi buruhtani, nelayan, peternak,dll) Peperangan. (Jepang dengan Indonesia. Indonesiamenang merubah struktur pemerintahan jepangmenjadi struktur pemerintahan yg sesuai denganbudaya masy indonesia) Pengaruh kebudayaan masyarakat lain. (budaya baratmempengaruhi budaya indonesia)
  134. 134. Faktor internal1. Bertambah atau berkurangnya penduduk.2. Penemuan2 baru mealui dua tahap: Discovery, penemuan dari suatu unsurkebudayaan yg baru, baik suatu alat maupun ideyg diceptakan oleh seorang individu. (Ex.Penemuan alat komunikasi,HP, yg dulu tdkpernah kita kenal namun menjadi bagian darihidup masy manusia Invention, pengakuan masy umum terhadappenemuan tadi. (bahwa HP itu penting bagi hdpmereka)
  135. 135. The Next Kenapa individu itu mencari penemuanbaru?1. Kesadaran dari orangperorangan akankekurangan dlm kebudayaannya (Ex.orang ygmenggap nikah sirih adalh penyimpanganpadahal itu bagian dari budaya mereka)2. Kwalitas dari ahli2 dlm suatu kebudayaan(peran akademisi dlm mempertinggi kwalitaskeilmuannya melalui penelitian)PERUBAHAN PADA SATU BIDANG AKAN MEMPENGARUHI BIDANGYG LAINNYA. EX. PERUBAHAN POLA KOMUNIKASI HP MERUBAH PERILAKU INDIVIDU
  136. 136. The Next3. Pertentang (conflik) dlm masyarakat.Biasanya terjadi karena kepentinganyg berbeda antara individu dengankelompok4. Terjadinya pemberontakan ataurevolusi di dlm tubuh masyarakat itu.
  137. 137. Faktor yg mendorong jalanyaproses perubahan1. Kontak dengan kebudayaan lain2. Sistem pendidikan formil yg maju3. Sikap menghargai hasil karya seseorangdan keinginan2 untuk maju4. Sistem terbuka dalam lapisan2 masyarakat5. Penduduk yg heterogen6. Ketidakpuasan masyarakat terhadapbidang2 kehidupan tertentu7. Orientasi ke masa depan8. Nilai moral(ajaran agama),bahwa manusiaharus senangtiasa merubah hidupnya
  138. 138. Faktor penghambat jalanya prosesperubahan sosial1. Kurangnya hubungan dengan masyarakat2 lain2. Perkembangan ilmu pengetahuan yg terlambat3. Sikap masy yang sangat tradisional4. Adanya nilai yg tertanam kuat pada sekelompok masytertentu5. Rasa takut akan terjadi kegoyahan pada integrasikebudayaan6. Sikap masy yg tertutup7. Hambatan yg bersifat ideologi8. Adat atau kebiasaan9. Menggap hidup ini takdir dan tidak mungkindirubah/dipeerbaiki

×